Tampilkan postingan dengan label Tank Tempur Ringan/Light Tank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tank Tempur Ringan/Light Tank. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2026

Tank Ringan AMX-13: Mahakarya Tank Ringan Prancis yang Mengubah Paradigma Perang Modern


Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 1
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Minggu, 19 Juli 2026

Dunia militer pasca-Perang Dunia II dihadapkan pada sebuah dilema besar mengenai masa depan kendaraan lapis baja. Selama perang berkecamuk, doktrin yang mendominasi adalah pembuatan tank-tank raksasa dengan lapisan baja super tebal dan bobot yang sangat berat. Namun, pergerakan yang lambat dan ketidakfleksibelan di medan tempur membuat para insinyur militer mulai berpikir ulang. Di tengah situasi inilah, sekolah teknik militer Prancis mengambil langkah berani yang radikal. Mereka memutuskan untuk membalikkan tren global saat itu, yaitu beralih dari monster besi yang lamban dan menaruh taruhan sepenuhnya pada aspek mobilitas tinggi. Keputusan visioner ini melahirkan salah satu tank ringan paling inovatif dan ikonik dalam sejarah militer dunia: AMX-13.

Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 3
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Inovasi Radikal: Desain Kubah Berosilasi (Oscillating Turret)


Salah satu daya tarik utama sekaligus kebanggaan mutlak dari AMX-13 terletak pada desain kubahnya yang sangat unik dan tidak konvensional, yang dikenal sebagai oscillating turret (kubah berosilasi). Berbeda dengan kubah tank konvensional yang berputar secara horizontal sementara laras meriamnya bergerak naik-turun secara mandiri di dalam kubah, kubah AMX-13 terbagi menjadi dua bagian utama.

Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 5
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Bagian atas kubah dirancang menyatu secara kaku dengan meriam utama berkaliber 75mm serta sebuah senapan mesin koaksial. Ketika tank ini membidik sasaran secara vertikal (naik atau turun), seluruh bagian atas kubah tersebut ikut miring dan bergerak secara utuh. Selain memberikan efisiensi ruang yang luar biasa, mekanisme ini memberikan pertahanan tambahan bagi kru di dalamnya. Tidak hanya itu, untuk memperkuat daya gempur dan pertahanan udara, sebuah senapan mesin antipesawat juga kerap dipasang di bagian atap kubah untuk mengantisipasi ancaman dari langit.

Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 7
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Sistem Pemuat Otomatis dan Kecepatan Tembak yang Menakjubkan


Desain kubah berosilasi yang berani ini bukan sekadar estetika untuk tampil beda, melainkan sebuah solusi teknik cerdas yang memungkinkan integrasi sistem pemuat peluru otomatis (autoloader). Di era di mana sebagian besar tank dunia masih mengandalkan kekuatan fisik manusia untuk memasukkan peluru berbobot berat ke dalam meriam, AMX-13 melompati zaman dengan teknologi barunya.

Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 9
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Dua buah magasin berbentuk revolver berkapasitas masing-masing enam butir peluru ditempatkan di bagian belakang kubah tank. Berkat sistem mekanis yang presisi ini, AMX-13 mampu memuntahkan total 12 selongsong peluru dengan kecepatan yang sangat luar biasa dalam hitungan detik tanpa membutuhkan keberadaan kru pemuat peluru sama sekali. Keunggulan mekanisasi ini memberikan efek kejut yang masif di medan laga, memungkinkan tank ini memberondong posisi musuh dengan rentetan tembakan cepat sebelum musuh sempat melakukan kalkulasi balasan.

Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 11
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Gesit di Lapangan: Filosofi Hit and Run


Sesuai dengan filosofi awalnya yang memprioritaskan aspek kelincahan, AMX-13 dirancang agar bertubuh ramping dan berbobot ringan. Tank ini ditenagai oleh mesin bertenaga 250 tenaga kuda. Kombinasi antara bobot kendaraan yang ringan dan mesin yang responsif membuat AMX-13 mampu melesat hingga kecepatan 60 kilometer per jam atau sekitar 37 mil per jam.

Kemampuan mobilitas yang superior ini memungkinkannya mempraktikkan taktik hit and run secara sempurna di berbagai medan. AMX-13 dapat dengan cepat merangsek ke posisi strategis, mengunci dan menghancurkan target secara sukses dengan 12 tembakan cepatnya, lalu menghilang seketika di balik cakrawala sebelum pasukan lawan menyadari dari mana arah datangnya serangan tersebut.

Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 13
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Rekam Jejak Tempur dan Warisan yang Abadi


AMX-13 membuktikan diri bahwa ia bukanlah sekadar eksperimen laboratorium yang menarik atau sekadar pajangan pameran militer yang teoritis. Tank ringan ini terlibat aktif dalam berbagai operasi tempur riil di berbagai belahan dunia, termasuk menjadi aktor penting dalam beberapa konflik besar di kawasan Timur Tengah.


Tank Ringan AMX-13, tank ringan dari Prancis yang masih memperkuat alutsista Indonesia 15
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Keberhasilan desain dan efektivitasnya di medan perang membuat militer Prancis terus mempercayai dan mengoperasikan tank ini dalam waktu yang sangat lama, yaitu hingga akhir dekade 1980-an. Bahkan, warisan AMX-13 tidak berhenti sampai di situ. Berkat cetak birunya yang tangguh dan mudah dimodifikasi, beberapa negara di dunia—termasuk Indonesia dalam sejarah panjang kavaleri TNI Angkatan Darat—terus melakukan modernisasi dan mengoperasikan versi mutakhir dari tank legendaris ini hingga hari ini.

Pada akhirnya, AMX-13 adalah bukti nyata bagaimana sebuah inovasi yang berani menantang arus utama dapat melahirkan mahakarya yang mengubah jalannya sejarah teknologi militer global. Tank ini akan selalu dikenang sebagai sang pelopor kecepatan yang mendefinisikan ulang arti fleksibilitas di medan tempur modern.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Sabtu, 09 Mei 2026

Kecepatan vs Daya Hancur: Bagaimana Scorpion dan BMP-3F Mengubah Doktrin Tempur Kita


Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Sabtu, 9 Mei 2026

Setelah di bagian pertama kita menelusuri bagaimana tank amfibi PT-76 dan tank ringan AMX-13 berhasil bertahan dari seleksi alam militer melalui modernisasi secara menyeluruh, kini saatnya kita melangkah ke era yang lebih modern. Memasuki dekade 1990-an dan awal 2000-an, kavaleri Indonesia mulai merasakan sentuhan teknologi Eropa Barat dan Rusia yang jauh lebih mutakhir. Artikel bagian kedua ini akan mengulas bagaimana FV101 Scorpion memberikan keunggulan kecepatan yang tak tertandingi, serta bagaimana BMP-3F hadir sebagai penguasa lautan dengan persenjataan yang sangat kompleks.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

FV101 Scorpion: Sang Kalajengking Pengintai


Pada pertengahan tahun 1990-an, TNI Angkatan Darat memperkuat barisan kavalerinya dengan mendatangkan FV101 Scorpion buatan Alvis Vickers, Inggris. Scorpion dikenal luas dalam literatur militer sebagai salah satu tank tercepat di dunia. Dengan bobot yang sangat ringan, hanya sekitar 8 ton, tank ini mampu melesat hingga 76 km/jam di jalan raya. Kecepatan ini adalah kunci dalam operasi pengintaian bersenjata, di mana Scorpion bertugas untuk mendeteksi posisi musuh dan segera menghilang sebelum musuh sempat bereaksi.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

Salah satu fitur paling hebat dari Scorpion adalah tekanan jejaknya ke tanah yang sangat rendah, bahkan lebih ringan dari kaki manusia saat berjalan. Hal ini memungkinkan Scorpion melintasi medan rawa, hutan lebat, atau tanah lunak yang akan membuat tank lain terjebak dalam lumpur. Scorpion milik Indonesia dipersenjatai dengan meriam Cockerill 90 mm, memberikan keseimbangan yang nyaris sempurna antara mobilitas tinggi dan daya gempur yang memadai untuk melumpuhkan kendaraan lapis baja musuh atau perkubuan infanteri.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Serbu / Assault Rifle - VHS-D2)

Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

Modernisasi terhadap Scorpion tidak pernah berhenti. Sejak tahun 2017, TNI telah melakukan retrofit pada sistem optiknya. Kini, sang "Kalajengking" dilengkapi dengan kamera termal generasi terbaru yang memungkinkan komandan dan juru tembak melihat menembus kabut, debu, atau kegelapan total. Peningkatan komputer balistik juga memastikan setiap peluru yang keluar dari laras 90 mm-nya memiliki tingkat akurasi yang sangat presisi. Saat ini, Scorpion tetap menjadi andalan satuan kavaleri elit TNI AD di berbagai wilayah strategis Indonesia.

Tank Amfibi (Amphibious Tank) BMP-3F Marinir TNI Angkatan Laut
Tank Amfibi/Amphibious Tank BMP-3F
militerbanget.blogspot.com

BMP-3F: Monster Amfibi dari Rusia


Jika kita berbicara tentang dominasi di air, maka perhatian kita harus tertuju pada BMP-3F. Didatangkan dari Rusia mulai tahun 2010, BMP-3F (varian Fishery atau Marinir) adalah lompatan teknologi raksasa bagi Korps Marinir TNI AL. Jika PT-76 adalah alutsista veteran yang sangat diandalkan, maka BMP-3F adalah sang penguasa lautan modern. Dengan berat 18,5 ton dan ditenagai mesin bertenaga 500 HP, kendaraan ini mampu berenang di laut lepas dengan sangat stabil, bahkan dalam kondisi gelombang yang cukup tinggi.

Tank Amfibi (Amphibious Tank) BMP-3F Marinir TNI Angkatan Laut
Tank Amfibi/Amphibious Tank BMP-3F
militerbanget.blogspot.com

Sobat akan terkejut melihat persenjataan yang dibawa oleh kendaraan ini. BMP-3F sering dijuluki sebagai kendaraan yang "rakus" persenjataan karena ia membawa tiga jenis senjata utama dalam satu kubah. Pertama, meriam utama 100 mm yang tidak hanya mampu menembakkan peluru peledak, tetapi juga rudal anti-tank terpandu (Guided Missile). Kedua, kanon otomatis 30 mm untuk menyapu sasaran udara atau kendaraan ringan. Ketiga, tiga pucuk senapan mesin kaliber 7,62 mm yang tersebar di beberapa sisi. Daya hancur ini menjadikannya salah satu kendaraan tempur infanteri amfibi paling kuat di dunia saat ini.


Tank Amfibi (Amphibious Tank) BMP-3F Marinir TNI Angkatan Laut
Tank Amfibi/Amphibious Tank BMP-3F
militerbanget.blogspot.com

Integrasi Digital dan Masa Depan Kavaleri


Kehadiran BMP-3F di Indonesia tidak hanya menambah jumlah alutsista, tetapi juga mengubah cara Marinir bertempur. Integrasi sistem kendali tembak digital memungkinkan BMP-3F menembak sambil bergerak di air dengan akurasi yang mencengangkan. Hingga saat ini, pesanan tambahan terus dilakukan untuk memperkuat barisan marinir, menunjukkan kepercayaan tinggi TNI terhadap platform buatan Rusia ini. Diskusi teknis dengan para pakar terus dilakukan untuk merencanakan modernisasi pada sistem perlindungan aktifnya, agar tetap relevan dalam menghadapi ancaman drone bunuh diri yang kini menghantui medan tempur modern.

Era Scorpion dan BMP-3F menandai fase penting di mana kavaleri Indonesia mulai mengintegrasikan sistem optik digital dan persenjataan multi-kaliber dalam operasionalnya. Indonesia bukan lagi hanya menggunakan tank sebagai alat angkut, melainkan sebagai pusat kekuatan pemukul yang sangat mobile dan mematikan di berbagai medan, baik darat maupun perairan.

Demikianlah artikel dua bagian yang mengulas alutsista yang masih memperkuat militer Indonesia, semoga dapat berguna bagi rekan-rekan. 

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Sejarah Alutsista Indonesia
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Kamis, 07 Mei 2026

Bukan Sekadar Besi Tua! Alasan Mengapa Tank 60-an TNI Masih Ditakuti Lawan


Tank Amfibi (Amphibious Tank) - PT-76 milik Marinir Indonesia
Tank Amfibi/Amphibious Tank - PT-76
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Kamis, 7 Mei 2026

Sejarah militer Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran monster lapis baja yang telah mengawal kedaulatan NKRI sejak era 1960-an. Artikel bagian pertama ini akan membawa kita menelusuri jejak dua tank legendaris, PT-76 dan AMX-13, yang meski sudah berusia senja, tetap menjadi taring yang mematikan bagi TNI berkat serangkaian modernisasi radikal yang dilakukan oleh industri pertahanan dalam dan luar negeri. Indonesia menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk memiliki kekuatan pemukul yang relevan; kuncinya adalah kreativitas dalam melakukan retrofit dan adaptasi terhadap medan tropis yang unik.

Tank Amfibi (Amphibious Tank) - PT-76 milik Marinir Indonesia
Tank Amfibi/Amphibious Tank - PT-76
militerbanget.blogspot.com

PT-76: Sang Legenda dari Blok Timur


Perjalanan tank tempur Indonesia dimulai secara signifikan pada era 1960-an ketika Indonesia melakukan pengadaan alutsista besar-besaran untuk mendukung kampanye Trikora. Salah satu yang paling menonjol adalah PT-76, tank amfibi ringan buatan Uni Soviet yang menjadi andalan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Dengan berat sekitar 14,6 ton, tank ini dirancang khusus untuk operasi pendaratan amfibi yang cepat. Kemampuannya untuk "berenang" di laut atau sungai dengan kecepatan 10,2 km/jam menjadikannya momok menakutkan bagi pertahanan pantai lawan. Di darat, ia mampu melaju hingga 44 km/jam, kecepatan yang cukup memadai untuk manuver taktis di garis depan.

Tank Amfibi (Amphibious Tank) - PT-76 milik Marinir Indonesia
Tank Amfibi/Amphibious Tank - PT-76
militerbanget.blogspot.com

Namun, seiring berjalannya waktu, Sobat harus mengakui bahwa persenjataan asli PT-76 yang berupa meriam D-56T kaliber 76,2 mm dianggap sudah usang. Proyektilnya mulai kesulitan menembus lapisan baja kendaraan tempur modern dan sistem bidiknya yang analog sudah tertinggal jauh dari standar era digital. Menyadari hal tersebut, TNI tidak tinggal diam dan membiarkan sang veteran ini membusuk di gudang atau berakhir menjadi monumen saja. Pada tahun 2020, sebuah langkah besar diambil melalui kerja sama dengan perusahaan Ukraina untuk melakukan modernisasi besar-besaran pada sekitar 86 unit PT-76 yang masih aktif di jajaran Korps Marinir.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - VBTP-MR)

Tank Amfibi (Amphibious Tank) - PT-76 milik Marinir Indonesia
Tank Amfibi/Amphibious Tank - PT-76
militerbanget.blogspot.com

Napas Baru Melalui Modernisasi Radikal


Peningkatan pada PT-76 ini mencakup penggantian total pada sistem persenjataan utama. Meriam lama diganti dengan Cockerill Mark 3 kaliber 90 mm yang jauh lebih kuat dan memiliki daya penetrasi lebih tinggi terhadap kendaraan lapis baja masa kini. Tidak hanya larasnya, sistem "otak" tank ini pun dirombak total dengan pemasangan sistem kendali senjata digital serta pencitraan siang malam berbasis laser yang memungkinkan penembakan presisi dalam kondisi cuaca buruk sekalipun.

Sobat juga perlu tahu bahwa dapur pacu asli Soviet yang boros dan sulit suku cadangnya diganti dengan mesin Detroit Diesel yang lebih bertenaga dan efisien. Perubahan ini memastikan bahwa PT-76 bukan lagi sekadar sisa-sisa Perang Dingin, melainkan aset yang masih sangat mumpuni untuk mendukung operasi amfibi marinir, memberikan dukungan tembakan bagi infanteri yang mendarat di pantai musuh.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) AMX-13 milik TNI AD
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

AMX-13: Sang "Revolver" dari Prancis


Di sisi lain, TNI Angkatan Darat juga mengoperasikan sang veteran dari Prancis, yaitu AMX-13. Tank ringan ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki tank lain pada zamannya, yaitu penggunaan sistem pengisian amunisi otomatis tipe revolver. Sistem ini memungkinkan AMX-13 menembakkan peluru dengan laju yang sangat cepat tanpa memerlukan kru pengisi peluru (loader). Dengan bobot sekitar 14,5 ton, AMX-13 sangat cocok dengan karakteristik geografis Indonesia yang dipenuhi banyak jembatan kecil dengan daya dukung beban yang terbatas.

Namun, seperti halnya PT-76, AMX-13 juga menghadapi kendala usia. Mesin bensin aslinya terkenal sangat panas dan rawan kebakaran jika terkena tembakan, selain itu konsumsi bahan bakarnya sangat boros. PT Pindad sebagai ujung tombak industri pertahanan dalam negeri kemudian melakukan program retrofit besar-besaran. Modernisasi oleh Pindad meliputi penggantian meriam menjadi kaliber 105 mm untuk daya pukul yang lebih dahsyat, sebanding dengan tank-tank yang lebih berat.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Serbu / Assault Rifle - VHS-D2)

Tank Tempur Ringan (Light Tank) AMX-13 milik TNI AD
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Efisiensi menjadi kunci dalam pembaruan AMX-13. Mesin bensin diganti dengan mesin diesel Navistar atau Cummins yang mampu menghasilkan tenaga hingga 400 HP. Penggantian ini tidak hanya meningkatkan jarak tempuh operasional, tetapi juga mengurangi risiko kegagalan teknis di medan tempur. Hingga saat ini, TNI AD masih mengoperasikan ratusan unit AMX-13 dalam berbagai varian, mulai dari pengangkut personel hingga jembatan taktis. Keberadaan PT-76 dan AMX-13 membuktikan bahwa dengan sentuhan teknologi modern, kendaraan tempur era Perang Dingin masih bisa memiliki "napas kedua" untuk menjaga stabilitas keamanan nasional.

Dua veteran ini telah menjadi saksi bisu berbagai operasi militer di Indonesia, mulai dari pembebasan Irian Barat hingga penumpasan pemberontakan di berbagai pelosok tanah air. Modernisasi yang dilakukan adalah bukti bahwa TNI sangat menghargai sejarah sambil tetap berpijak pada kebutuhan pragmatis di medan laga.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) AMX-13 milik TNI AD
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Namun, Sobat, kebutuhan akan kecepatan tinggi dan daya gempur amfibi yang lebih modern di era milenium menuntut Indonesia untuk mencari pengganti yang lebih mumpuni. Bagaimana kemunculan FV101 Scorpion dari Inggris yang lincah dan BMP-3F dari Rusia yang perkasa mengubah peta kekuatan kavaleri Indonesia? Kita akan membedah kelincahan sang "Kalajengking" dan ketangguhan tank amfibi paling ditakuti di kawasan tersebut di bagian kedua artikel ini.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Sejarah Alutsista Indonesia
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Kamis, 30 Januari 2020

Tank Tempur Ringan / Light Tank Series – M5 "Stuart"


Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020

Varian dari tank tempur ringan “Honey” yang terakhir adalah M5. Sengaja tidak diberikan nama “M4” agar tank ringan ini tidak rancu atau salah identifikasi dengan tank tempur medium M4 Sherman (baca juga artikel tentang medium tank M4 Sherman). Dalam hal persenjataan, tank tempur ringan ini masih mengusung persenjataan yang sama dengan Tank Tempur Ringan / Light Tank Series – M3.

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Tank ini mulai diproduksi beberapa saat setelah produksi varian tank M3, dan keluar dari jalur produksi pada bulan Maret tahun 1942. Militer Inggris menyebut tank ini sebagai Stuart VI. Secara umum, tank ini memiliki performa yang lebih baik jika dibandingkan dengan M3, memiliki bobot tempur sekitar 14,7 ton. Dapur pacunya adalah dua mesin Cadillac, dan memiliki kecepatan tertinggi di angka 60 km/jam pada kondisi medan jalan raya. Tergolong tinggi untuk ukuran saat itu.

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Versi Robertsarmory.com


Tank Tempur Ringan M5A1 "STUART"


Pengantar

Selama periode 1930-an, Angkatan Darat Amerika Serikat tidak berfikir tentang tank sebagai senjata yang dominan di medan perang. Akibatnya, sedikit sekali penelitian dan pengembangan dilakukan terhadap alutsista yang satu ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-34/76A)

Kemenangan Jerman di Eropa dengan cara memaksimalkan senjata dan mobilitas perang tank membangkitkan kembali minat pada tank di antara para pemimpin militer Amerika Serikat, menghasilkan rencana untuk mengembangkan alutsista jenis tank ringan. Beberapa model tank ringan dikembangkan, termasuk seri M1, M2 dan M3. Pada tahun 1942 produksi dimulai pada tank ringan seri M5 di Divisi Cadillac dari General Motors Corporation. 

Tidak ada penamaan untuk tank ringan M4 untuk menghindari kekacauan identifikasi dengan tank tempur medium M4 Sherman (yang sangat terkenal), kemudian di bawah produksi. Pada bulan September 1942, perbaikan desain dilakukan, yang berpuncak pada M5A1, penyempurnaan akhir dari teknologi tank tempur ringan Amerika Serikat tahun 1930-an.

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Konsep dan Pengembangan Design

Evaluasi konsep desain M5A1 mencakup prinsip-prinsip dasar perang tank; lapisan baja, daya tembak, dan mobilitas. Sifat yang melekat dari tank ringan menyiratkan lapisan baja ringan yang merupakan kekurangan yang jelas untuk kendaraan tempur. Bagian depan tank terbuat dari baja homogen dengan ketebalan sekitar 1,125 inci (29 mm), cukup sesuai untuk front Timur Jauh, tetapi tidak cukup untuk amunisi Jerman terutama menjelang akhir perang. 

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Alutsista ini memiliki profil yang relatif tinggi (tinggi 101 inci atau 250 cm), memudahkan pekerjaan penembak musuh untuk mendapatkan target. Tank ringan juga memiliki daya tembak yang ringan, dalam bentuk senjata utama meriam kaliber 37mm, kalibernya lebih rendah daripada kendaraan tempur lainnya pada saat itu di front Eropa. Namun, persenjataan itu cukup efektif terhadap kendaraan tempur Jepang di front Timur Jauh. 

Performa tank ini memang mengagumkan, dengan kecepatan maksimum 36 MPH (sekitar 58 km/jam). Walaupun demikian, terkadang tank tempur ringan ini mampu digeber sampai dengan kecepatan 45 mph (sekitar 72 km/jam) tergantung pada kondisi lapangan. Mesin V8 memiliki tingkat kebisingan yang rendah dan transmisi Hydromatic memungkinkan pemindahan gigi yang mudah, menghasilkan kendaraan yang memiliki tingkat deteksi yang rendah.

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Kharakteristik Teknik

M5A1 dilengkapi dengan senapan mesin kaliber .30, senapan mesin koaksial kaliber .30, senjata utama tank ini berupa meriam kaliber 37mm (yang terbukti mandul ketika harus berhadapan dengan barisan monster lapis baja Jerman seperti PzKpfw V "Panther", apalagi dengan PzKpfw VI "Tiger") dan senapan mesin kaliber .50. M5A1 pada awalnya dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 0,30 di turret, tetapi kemudian diganti dengan senapan mesin kaliber .50 karena lebih efektif dan mematikan. 

Tekanan kendaraan pada tanah adalah 12,3 psi. Suspensi menggunakan pegas volute vertikal. Diferensial yang dikendalikan ada di sisi kanan pengemudi. Sistem ini pada dasarnya adalah kotak persneling otomatis dengan 2 kecepatan yang dipasangkan dengan 2 poros penggerak dari 2 transmisi 4 kecepatan otomatis. Trnasmisi ini memberi kendaraan 8 kecepatan maju dan 2 kecepatan mundur, semua perpindahan otomatis. 

Dapur pacu tank ringan ini menggunakan mesin 346 cu.in. mesin V8 kepala datar, dua di antaranya dipasang di bagian belakang kendaraan, terhubung ke transmisi Hydromatic 4 percepatan. Setiap mesin menghasilkan 110 tenaga kuda. 

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Karburator Carter dua barel memasok bahan bakar ke mesin dengan choke termal pegas termal untuk start dingin. Komandan tank / pemuat senjata utama duduk di sebelah kanan, sedangkan penembak duduk di sebelah kiri. Giroskop di sebelah kanan turret digunakan untuk membantu mengarahkan senjata utama di medan yang tidak beraturan. M5A1 memiliki awak 4 orang: pengemudi, asisten pengemudi / penembak depan, penembak utama dan komandan tank / loader.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank T-34/85) 

Periskop M6 digunakan di 5 lokasi pada kendaraan dengan 4 melihat ke depan dan satu ke belakang. M5A1 memiliki awak 4: pengemudi, asisten pengemudi / penembak busur, penembak utama dan komandan tank / loader. 

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Catatan Oprasional pada Perang Dunia ke II

M5 memulai debutnya dalam invasi Casablanca di Prancis Afrika Utara. Pada 1943, dan pada saat invasi Sisilia, M5A1 menjadi tank tempur ringan standar divisi lapis baja Amerika. Karena daya tembaknya yang terbatas, M5A1 akhirnya hanya diberikan tugas pengintaian dan pengawalan di Italia dan, setelah invasi Normandia, di seluruh Eropa. 

Di front Pasifik, M5A1 melakukan debut di Roi-Namur pada bulan Februari 1944 dan di Saipan, tahun yang sama. M5A1 cukup efektif terhadap sebagian besar ranpur lapis baja milik Jepang, bahkan untuk menghadapi tank tempur medium milik Jepang tipe 97 Chi-Ha yang banyak digunakan di front Pasifik. 

Senjata utama meriam kaliber 37mm, meskipun kaliber senjata utama ini mandul di palagan Eropa, tetapi terbukti efektif terhadap alutsista Jepang. Akibatnya, banyak ranpur lain yang kemudian dilengkapi dengan meriam kaliber 37mm.

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series
M5 "Stuart"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Ringan / Light Tank Series – M5 "Stuart" 


Asal Negara: Amerika Serikat
Mulai bertugas: 1942
Kru: 4 Orang
Bobot: 14.936 kg / 14.94 ton

Dimensi

Panjang: 4,34 m  
Tinggi: (over turret hutch) 2,31 m 
Lebar: 2,26 m

Persenjataan 

Senjata utama: 
1 x Meriam kaliber 37mm M6 Gun
Senjata sekunder:
3 x Senapan mesin kaliber 7.62mm 

Armor: Maksimum 64 mm

Mesin: 

2 x Cadillac Series 42 V8 dengan daya 82 kW / 110 hp masing-masing 

Performa  
Kecepatan maksimum: 60 km/jam (jalan aspal)
Jarak jelajah maksimum: 161 km

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Ringan / Light Tank Series – M5 "Stuart", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina

Rabu, 29 Januari 2020

Tank Tempur Ringan / Light Tank Series – M3


Tank Tempur Ringan/Light Tank Series - M3
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020

M2A4 adalah tank purwarupa untuk dikembangkan menjadi tank ringan selanjutnya. Dan tank tempur ringan M3 menerapkan banyak sekali fitur dari M2A4, seperti turret dengan bentuk profil yang bersudut tujuh dan meriam kaliber 37mm. Tank tempur ringan M3 dirancang pada musim panas tahun 1940. 

Lapisan baja pada tank ini dipertebal yang mana berpengaruh terhadap bobot tempur keseluruhan. Bobot tempurnya mencapai angka 12,7 ton (dalam keadaan terisi penuh dengan bahan bakar dan amunisi) sehingga tank ini membutuhkan system suspensi yang lebih kuat untuk menopangnya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - M4 "SHERMAN")

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series - M3
militerbanget.blogspot.com

Tank tempur ringan ini diberi nama “Honey” atau “Stuart I” oleh Angkatan Darat Inggris. Tank M3 mencicipi pertempuran pertamanya di front Western Dessert melawan barisan monster baja Jerman (kebanyakan dari seri PzKpfw III). Tank M3 produksi tahap pertama menerapkan konstruksi rivet, tetapi selanjutnya digantikan dengan konstruksi las yang performanya lebih baik ketimbang rivet. 

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series - M3
militerbanget.blogspot.com

Dapur pacu untuk tank ini juga beragam, ada yang menggunakan mesin berbahan bakar bensin, dan ada yang menggunakan mesin diesel. Pada varian M3A1, sponson senapan mesin dihilangkan karena dianggap mengganggu proses penembakan pada senjata utama dan juga dianggap kurang efektif serta menghabiskan amunisi. Pada varian ini juga mulai dipasang kupola untuk komandan, selain dipasang juga keranjang dan power taverse pada turret.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - MITSUBISHI A6M ZERO)

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series - M3
militerbanget.blogspot.com

M3 model terakhir adalah varian M3A3 (atau dikenal dengan Stuart V). Dimensi turretnya lebih besar dan tidak dilengkapi dengan sponson senapan mesin. Dengan dihilangkannya sponson tersebut, kapasitas bahan bakar dan amunisi yang dapat diangkut menjadi meningkat. Model lainnya yang memiliki dapur pacu mesin kembar Cadillac, keranjang di turret, dan beberapa modifikasi lain merupakan purwarupa tank tempur ringan M5 yang kemudian menjadi tank definitive. 

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series - M3
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Ringan / Light Tank – Stuart Mk III 


Asal Negara: Amerika Serikat
Mulai bertugas: 1940
Kru: 4 Orang
Bobot: 12.904 kg / 12.9 ton

Dimensi

Panjang: 4,52 m  
Tinggi: (over turret hutch) 2,31 m 
Lebar: 2,24 m

Persenjataan 

Senjata utama: 
1 x Meriam kaliber 37mm M6 Gun
Senjata sekunder:
3 x Senapan mesin kaliber 7.62mm 
Armor: Maksimum 51 mm
Mesin: Continental W-670 7 cylinder petrol, 186.4 kW / 250 hp 

Performa  

Kecepatan maksimum: 58 km/jam (jalan aspal)
Jarak jelajah maksimum: 113 km 

Tank Tempur Ringan/Light Tank Series - M3
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia


Tank ringan M3

Tipe: Tank Tempur Ringan
Asal negara: Amerika Serikat

Sejarah produksi

Perancang: U.S. Army Ordnance Department

Produsen: 

American Car and Foundry Company
General Motors Massey-Harris
Tahun produksi: 1941-1944
Jumlah produksi: 22.744 M3 dan M5

Spesifikasi Teknis

Berat: 15,2 ton
Panjang: 4,84 m
Lebar: 2,29 m
Tinggi: 2,57 m
Awak: 4 (komandan, juru tembak, pengemudi, asisten pengemudi)
Lapisan baja: 9,5 hingga 63,5 mm

Senjata

Senjata utama: 37 mm M6 147 peluru

Jenis Mesin: Twin Cadillac Series 42
220 hp (160 kW) pada 3.400 rpm
Rasio tenaga/berat: 14,48 hp/metrik ton
Transmisi: Hydromatic
4 kecepatan maju, 1 mundur
Suspensi: Vertical volute spring suspension (VVSS)
Kapasitas tangki: 340 liter
Daya jelajah: 160 km
Kecepatan: 58 km/jam

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Ringan / Light Tank Series – M3, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com
Wikipedia

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina