![]() |
| Tank Perusak/Tank Destroyer Sd. Kfz. 164 "Nashorn" militerbanget.blogspot.com |
Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 23 Februari 2026
Kelemahan, Operasional, dan Warisan Nashorn
Jika di bagian pertama kita membahas kehebatan ofensif Nashorn sebagai “Glass Cannon”, kini saatnya melihat sisi lain dari koin: bagaimana kendaraan ini bertahan (atau tidak) di medan tempur, kendala logistik yang menghantui kru, dan bagaimana reputasi dari sepak terjangnya serta warisan teknologi Nashorn tetap terus dikenang hingga hari ini.
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%202.jpeg)
Tank Perusak/Tank Destroyer
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Kelemahan Desain dan Operasional
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%202.jpeg)
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Sebagai kendaraan yang dirancang untuk mengeliminir tank dari jarak jauh, Nashorn ternyata harus mengorbankan hal yang paling krusial, yaitu lapisan pelindungnya. Lapisan proyeksi Nashorn bisa dideskripsikan:
- Lapisan Baja yang Tipis: Dengan ketebalan hanya 10 mm pada bagian atas dan 30 mm pada bagian depan, alutsista ini sangat rentan terhadap serpihan granat, serangan infanteri, bahkan dari tembakan senjata ringan. Kru harus selalu menempati posisi hull-down atau memposisikan alutsista ini pada pelindung yang baik seperti perbukitan atau reruntuhan bangunan untuk menambah proteksi.
- Overheating dan Tingkat Kebisingan: Mesin yang diletakkan pada bagian tengah kendaraan menyebabkan terhambatnya pelepasan panas dari mesin sehingga menyebabkan mesin sering mengalami overheat. Ditambah dengan raungan mesin yang posisinya tepat di bawah kompartement kru menyebabkan kru lebih terpapar kebisingan sehingga mempercepat tingkat kelelahan serta mengganggu konsentrasi.
- Sistem Pembidik Optik yang Sensitif: Guncangan dari medan kasar dan getaran mesin sangat mempengaruhi kalibrasi meriam. Akurasi bisa turun drastis jika optik tidak dikalibrasi secara rutin (yang mana langkah ini mengurangi efesiensi waktu tempur dan sanat sulit dilakukan pada kondisi pertempuran yang intens).
- Ketergantungan Logistik: Karena kendaraan ini menggunakan sasis hibrida PzKpfw III dan PzKpfw IV membuat suku cadang dan pemeliharaannya lebih rumit. Kekurangan suku cadang di front membuat Nashorn sering mengalami kerusakan, bukan akibat serangan lawan melainkan karena ketiadaan suku cadang.
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%209.jpeg)
Tank Perusak/Tank Destroyer
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Doktrin Tempur: Mengubah Kerapuhan Menjadi Keunggulan
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%209.jpeg)
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Nashorn hanya efektif apabila digunakan sesuai dengan ketentuan atau strategi doktrin yang spesifik. Kru dilatih untuk menembak dari jarak aman, melakukan manuver penyergapan secara mendadak, dan memanfaatkan medan yang terbuka sebagai titik target. Keberhasilan tempur Nashorn bukan semata karena kaliber meriamnya yang masif, tetapi bagaimana kru Nashorn mensinergikan taktik, posisi, dan jarak tembak untuk meminimalkan risiko serta memaksimalkan hasil.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kasar, Kuat, Tapi Tak Nyaman, Pesawat Angkut Taktis / Tactical Transport Aircraft - Antonov An-12)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%2010.jpeg)
Tank Perusak/Tank Destroyer
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Warisan dan Unit Nashorn yang Tersisa
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%2010.jpeg)
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Dari total produksi sebanyak 494 unit, sebagian besar alutsista ini hancur di medan perang atau dihancurkan sendiri untuk mencegahnya jatuh ke tangan musuh. Hanya tiga unit yang masih tersisa yaitu:
- Museum Patriot, Kubinka, Rusia: Salah satu unit paling terawat, menjadi simbol sejarah tank Jerman.
- US Army Armor and Cavalry Collection, AS: Unit ini menjadi studi lapangan bagi militer dan peneliti.
- Koleksi pribadi di Belanda: Unit unik ini sempat rusak parah, tetapi berhasil direstorasi sepenuhnya dan masih operasional—menjadi Nashorn berjalan terakhir di dunia.
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%205.jpeg)
Tank Perusak/Tank Destroyer
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Pelajaran dari Nashorn
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%205.jpeg)
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Sejarah Nashorn mengajarkan bahwa dalam perang, kekuatan ofensif ekstrem lahir dari kompromi defensif besar. Nashorn bukan kendaraan sempurna; ia rapuh, kompleks, dan memerlukan disiplin tinggi untuk digunakan. Namun, ia juga membuktikan bahwa dengan doktrin tepat, taktik cerdik, dan pemanfaatan medan yang optimal, “meriam kaca” ini mampu mengiris musuh jauh lebih kuat dan terlindungi.
Pada akhirnya, Nashorn tetap menjadi legenda militer: simbol inovasi yang lahir dari kebutuhan mendesak, bukti kompromi antara kekuatan, mobilitas, dan perlindungan, serta pengingat abadi bahwa dalam peperangan, manusia yang mengendalikan alutsista itu sama pentingnya atau bahkan lebih penting ketimbang alutsista itu sendiri.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Handal, tetapi Gagal - Senapan Serbu / Assault Rifle - Lada / CZ-2000)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%204.jpeg)
Tank Perusak/Tank Destroyer
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Spesifikasi Teknis Tank Perusak/Tank Destroyer Sd.Kfz. 164 Nashorn
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%204.jpeg)
Sd. Kfz. 164 "Nashorn"
militerbanget.blogspot.com
Jenis: Tank Perusak (Tank Destroyer)
Asal negara: Nazi Jerman
Sejarah produksi
Perancang: Alkett
Produsen: Deutsche Eisenwerke
Jumlah produksi: 473 Unit
Spesifikasi
Berat: 24 tonnes (52,910 lbs)
Panjang: 8,44 m (27 ft 8 in) (sampai ujung meriam)
Lebar: 2,95 m (9 ft 8 in)
Tinggi: 2,65 m (8 ft 8 in)
Awak: 4 atau 5 orang
Ketebalan lapis baja (proteksi)
Lambung: 20-30 mm (0,78-1,18 in)
Superstruktur: 10 mm (0,39 in)
Senjata
Senjata utama: 1 x Meriam kaliber 88 mm (3,46 in) Pak 43/1
Senjata sekunder: 1 x Senapan mesin kaliber 7,92 mm
Dapur pacu: Mesin V-12 Maybach 11,9 liter (bahan bakar bensin) 296 hp (300 PS, 221 kW)
Rasio daya terhadap berat: 12.3 hp/ton
Suspensi: leaf spring
Daya jelajah: 235 km (146 mi)
Kecepatan: 42 km/h (26.71 mph)
Demikianlah artikel mengenai tank perusak (tank destroyer) Sd. Kfz. 164 Nashorn. Terlepas dari perannya yang terlalu spesifik, tank ini menjadi cikal bakal dari tank perusak yang muncul di berbagai negara di tahun-tahun setelah perang. Apakah secara umum tank ini efektif dalam menghalau barisan tank lawan? Tulis pendapat rekan-rekan di kolom komentar!
(Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu)
Sumber:
1. Classic World War Source
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%2015.jpeg)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%203.jpeg)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%207.jpeg)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%2022.jpeg)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%206.jpeg)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%2011.jpeg)
%20Sd.Kfz.%20164%20Nashorn%2023.jpeg)
%20BRS-99%204.jpeg)
%20BRS-99%202.jpeg)
%20BRS-99%209.jpeg)
%20BRS-99%2017.jpeg)
%20BRS-99%203.jpeg)
%20BRS-99%2015.jpeg)
%20BRS-99%201.jpeg)
%20BRS-99%2010.jpeg)



