Minggu, 31 Januari 2021

"Musuh Bebuyutan" AK-47, Senapan Serbu / Assault Rifle M-16


Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 30 Januari 2021

Senapan serbu ini pernah menjadi icon dari pasukan infantri Amerika Serikat sewaktu Perang Vietnam. Sebagian besar pasukan AS itu memang dibekali dengan senapan serbu M-16 ini. Walaupun demikian, banyak laporan "miring" yang dilayangkan kepada pabrikan terkait dengan performa senjata ini yang tergolong "manja". Berbeda jauh dengan rivalnya AK-47 yang memang terkenal "bandel". Alhasil, pada konflik tersebut, banyak serdadu AS yang berusaha matimatian untuk merebut AK-47 dari lawan, untuk digunakan sendiri. Ironis memang, pada awal kemunculannya, senapan serbu ini seakan menjadi "momok", bagi pasukan AS, dan bukan pasukan lawan. Walaupun demikian, senapan serbu ini lalu mengalami serangkaian proses modernisasi yang berujung pada meningkatnya performa serta kehandalannya. Dan ini adalah kisah singkatnya:

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Senapan serbu ini awalnya diproduksi oleh pabrikan Armalite untuk dapat memenuhi permintaan Angkatan Darat AS untuk pengadaan senapan serbu baru, yang menggunakan amunisi yang lebih kecil (amunisi kaliber 5.56mm) dari senapan yang ada saat itu (M-14 dengan kaliber 7.62mm). Perancang Eugene Stoner lalu mulai merancang senapan serbu dengan persyaratan tersebut dan hasil rancangannya diberi kode sebagai Armalite Rifle 15, atau disingkat AR-15. 

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Senapan serbu ini rancangannya didasarkan pada senapan AR-10 Armalite yang sudah ada sebelumnya, yang menggunakan amunisi 7,62x51 mm. Namun AR-15 dimensinya diperkecil, dimodifikasi secara ekstensif dan menggunakan amunisi baru kaliber 5,56x45 mm (.223 Remington). Senapan serbu Armalite AR-15 batch pertama lalu dikirimkan ke Angkatan Darat AS untuk pengujian pada tahun 1958. Pada saat tes awal tersebut terungkap beberapa masalah pada segi keandalan dan tingkat akurasi yang rendah. 

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1959, karena Armalite dililit masalah keuangan, semua hak untuk desain senapan ini lalu dijual kepada perusahaan Colt. Kemudian Eugene Stoner, perancang senapan ini, keluar dari perusahaan Armalite dan bergabung dengan perusahaan Colt. Perusahaan Colt kemudian membuat beberapa modifikasi pada senjata ini dan pada tahun 1962 mengirim sekitar 1.000 pucuk senapan serbu AR-15 ke front Vietnam untuk uji coba lapangan dan evaluasi. 

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1964 Angkatan Darat AS dan Angkatan Udara AS secara resmi mengadopsi senapan serbu ini dan memberinya kode nama sebagai M16. Tak lama setelah senjata ini diadopsi oleh militer, Colt memperkenalkan versi semi otomatis untuk dijual kepada pembeli non militer dan pasukan penegak hukum dan juga menggunakan merek dagang AR-15 untuk senjata ini. Saat ini varian senapan serbu ini masih digunakan oleh Militer AS, serta lebih dari 50 operator di seluruh dunia. Itu masih diproduksi di Amerika Serikat, Kanada dan Cina. 

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Konfigurasi dari senapan serbu ini banyak dipengaruhi oleh persyaratan yang diajukan oleh militer AS, yang meminta pengadaan senapan serbu yang memiliki bobot operasional yang ringan. Demi memenuhi persyaratan tersebut, M16 mengadopsi sejumlah material yang ringan yang terbilang “baru” (dalam hal penerapannya pada senapan serbu) untuk mereduksi bobot keseluruhan. Senapan ini menggunakan aluminium sebagai pengganti baja, beberapa bagian menggunakan material fiberglass sebagai pengganti kayu. Senapan serbu ini juga memiliki desain yang ergonomis.

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

M16 adalah senjata api dengan mode penembakan selektif yang menganut gas operated untuk mekanisme penembakannya, menggunakan chamber amunisi kaliber 5.56x45 mm (.223 Remington). Pada saat awal diperkenalkan, M16 ternyata memiliki banyak kekurangan, namun dengan seiringnya waktu, beberapa dari kekurangan tersebut telah diperbaiki dan hasilnya, senjata ini dianggap sebagai salah satu senapan serbu terbaik di dunia. Senapan serbu ini adalah senjata yang andal, akurat dan nyaman untuk digunakan. Sayangnya M16 tidak bisa menandingi “kebandelan” AK-47 atau AK-74 yang terkenal. Namun M16 memiliki kelebihan yang mengungguli kedua senapan serbu made in Rusia tersebut, yaitu pada jarak tembak efektifnya yang lebih jauh dan jauh lebih akurat daripada senapan serbu tipe AK.

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Model produksi pertama M16 memiliki jarak tembak efektif yang relatif pendek, yaitu hanya sekitar 450 meter. Penyebab utamanya adalah, pada varian-varian awal, lintasan peluru yang ditembakkan ternyata tidak stabil. Model selanjutnya kemudian menggunakan peluru yang disempurnakan, dan hasilnya, senapan serbu ini mampu mencatatkan jarak tembak efektif dan akurasi yang lebih baik. Salah satu fitur menarik tentang M16 adalah desainnya yang progresif, karena laras senjata memiliki sumbu yang segaris dengan popor. Fitur ini mampu meminimalisir hentakan kea rah atas pada saat senjata ditembakkan, dan meningkatkan akurasi, karena gaya recoil diarahkan ke belakang, bukan ke atas.

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Tuas pemilih mode penembakan terletak di sisi kiri receiver, di atas gagang pistol grip. Tuas ini memiliki tiga setelan untuk moda "terkunci/aman", "semi-otomatis" dan "otomatis penuh". Gagang pengokang terletak di bagian belakang receiver dan gagang pengokang ini tidak bergerak pada saat senjata ditembakkan. Port ejector untuik mengeluarkan selongsong peluru terletak di sisi kanan receiver.

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Senapan M16 vasrian awal mengadopsi asupan amunisi menggunakan magasen aluminium berbentuk kotak, yang memiliki kapasitas 20 peluru. Magasen lengkung berkapasitas 30 peluru baru mulai diterapkan pada tahun 1970.

Sistem pembidik standar M16 dari besi dan menganut tipe diopter yang dapat disesuaikan oleh operator sesuai kebutuhan di lapangan. Penyesuaian jarak bidik dilakukan dengan memutar kenop belakang. Senapan produksi pertama memiliki jarak bidik di kisaran 500 meter.

Senapan serbu ini memiliki popor yang kokoh. Sayangnya, karena design internal dari mekanisme penembakan yang berbeda, alhasil senapan serbu ini tidak dapat mengadopsi popor lipat (seperti pada FN FNC atau SS-1 dan SS-2). Hal ini tentu saja menjadi nilai minus, karena dimensinya tidak dapat diperingkas. Untuk model pertempuran konvensional, mungkin senjata ini masih terbilang mumpuni, tetapi pada saat digunakan pada model pertempuran jarak dekat atau pertempuran dalam ruang sempit (pertempuran urban atau dalam kendaraan militer) maka senapan ini menjadi kurang “nyaman” alias canggung. Pihak pabrikan tidak tinggal diam menghadapi masalah ini. Untuk mensiasatinya, pihak pabrikan lalu merancang popor teleskopik untuk varian-varian tertentu.

M16 dan variannya juga kompatibel dengan peluncur granat underbarrel M203 kaliber 40mm, dipasang sebagai pengganti handguard standar. Pisau-bayonet bisa juga dipasang (walaupun saat ini hanya sedikit yang menerapkan konfigurtasi ini). Uniknya, senapan serbu ini memiliki fitur tambahan, yaitu pada beberapa jenis peredam kilatan (flash hider) dapat juga digunakan untuk memotong kawat berduri. Caranya adalah, dengan menempelkan flash hider tersebut di atas kawat duri, lalu si operator menembakkan senjatanya, alhasil, kawat tersebut akan langsung putus karena terpotong oleh efek blast dari tembakan.

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Varian

M16A1 merupakan versi peningkatan dari M16 asli. Varian ini telah diadopsi oleh Angkatan Darat AS sebagai senapan serbu standar pada tahun 1967.

M16A2 varian dari M16A1 sebelumnya, diadaptasi untuk peluru standar NATO SS109 5.56x45 mm baru. Senapan serbu ini memiliki laras tipe heavy barrel dan pembidik belakang yang berbeda. Setelah Perang Vietnam, militer AS memeriksa efektifitas penggunaan senapan serbu M16 dalam pertempuran. Hasilnya, ternyata karena efek full auto yang tak terkontrol, nilai efektifitas dari senapan serbu ini hanya pada tiga tembakan di awal saja, selebihnya, hanya membuang-buang peluru. Jadi mode tembak otomatis penuh diganti dengan mode burst 3 peluru. Port ejektor M16A2 memiliki deflektor selongsong (pemantul selongsong), sehingga arah lontaran selongsong bekas tidak lagi mengarah ke samping, melainkan ke depan (yang mana, arah lontaran selongsong kea rah samping sangat tidak bersahabat bagio penembak kidal atau pada saat menembak dalam regu yang berdekatan). M16A2 telah diadopsi oleh Angkatan Darat AS pada tahun 1982 dan oleh Korps Marinir AS pada tahun 1983. Tak lama kemudian senapan ini menjadi senapan standar. Meskipun M16A2 akhirnya digantikan oleh versi -A3 dan -A4 yang lebih baru, serta karaben M4, sejumlah senapan serbu ini tetap dioperasikan oleh semua cabang militer AS.

Versi perbaikan M16A3, dilengkapi dengan rel tipe Picatinny sebagai pengganti pegangan pembawa, yang mampu mengadopsi berbagai tipe sistem pembidik. Muncul dengan pegangan yang dapat dilepas dengan pemandangan built-in Mekanisme pemicu senjata hanya memiliki mode semi dan otomatis penuh. Hanya sejumlah kecil dari senapan serbu ini yang diadopsi oleh US Navy SEALs, US Navy Seabees, dan beberapa unit lainnya.

M16A4 mirip dengan M16A3, namun memiliki mode burst tiga tembakan, bukan mode otomatis penuh. Varian ini diadopsi oleh Korps Marinir AS pada tahun 1998 sebagai pengganti M16A2 mereka. Itu menjadi senjata USMC edisi standar dan banyak digunakan hingga tahun 2015, ketika digantikan oleh karabin M4 yang lebih kompak. Saat ini M16A4 masih digunakan oleh marinir pendukung dan non-infanteri.

M4 karabin, versi pendek dari M16A2, dilengkapi dengan popor teleskopik. Varian ini diadopsi oleh Angkatan Darat AS pada tahun 1994. Saat ini itu juga merupakan senjata standar Korps Marinir AS.

Senapan Serbu M-16
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Serbu M16A1

Asal negara: Amerika Serikat
Operasional aktif: 1967
Kaliber peluru: 5,56x45 mm
Berat (kosong): 2.89 kg
Panjang: 986 mm
Panjang laras: 508 mm
V;o meninggalkan laras: 945 m/dtk
Kecepatan tembak maksimum: 650 - 750 rpm
Kecepatan tembak terkontrol: 40 - 100 rpm
Kapasitas magasen: 20, 30 peluru
Jarak bidik efektif: 500 m
Jarak tembak efektif: 460 m

Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber : 
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Minggu, 24 Januari 2021

Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - B-2 Spirit, Si Kelelawar "Siluman" Nan Mahal


Pesawat pembom strategis B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 24 Januari 2021

Pada saat pesawat Northrop B-2 Spirit ini menggelinding dari hangar, dan dipertontonkan kepada khalayak untuk pertama kalinya, pada tanggal 22 November 1988, berbagai macam reaksi bermunculan. Kesan futuristik dan “pesawat mahluk asing” menjadi kata yang paling banyak digunakan untuk menggambarkan pesawat ini. Sama seperti Ketika pesawat pembom revolusioner buatan Northrop sebelumnya, si “sayap terbang” (flying wing), YB-49 muncul di tahun 1947.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Pesawat B-2 Spirit adalah pesawat pembom strategis jarak jauh, dan teknologi silumannya dapat membuat pesawat ini dengan mudah menyusup ke wilayah lawan yang dilindungi pertahanan udara yang kuat dan canggih. Pesawat B-2 dapat menjatuhkan hingga 16 unit bom nuklir di atas target penting tanpa dapat dijejak apalagi dikunci oleh lawan. Pesawat B-2 terbang perdana pada tanggal 17 Juli 1989.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Kemampuan siluman dari B-2 ini berasal dari kombinasi fitur peredam jejak inframerah, peredam suara (akustik), elektromagnetik, visual, dan pantulan radar. Semua kombinasi ini dapat membuat pesawat B-2 menjadi super sulit untuk terdeteksi oleh sistem pertahanan udara yang ada pada saat ini. Walaupun berbagai aspek yang menyangkut kemampuan siluman B-2 ini tergolong dalam “rahasia”, tapi diperkirakan dari penggunaan material grafit epoxy, lapisan khusus (cat penyerap radar di leading edge wing), dan juga bentuk desain flying wing menyumbangkan kontribusi yang sangat besar pada kemampuan silumannya.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Karena sulit dideteksi, B-2 tidak memerlukan pesawat pendukung (pesawat pengacau elektronik, anti radar, atau pesawat tempur pengawal) untuk menyelesaikan misinya, dan kemampuan angkut senjatanya juga relatif besar, sehingga jauh lebih ekonomis untuk menggelar pesawat ini dalam suatu misi ketimbang mengerahkan pesawat yang lebih kecil dalam jumlah yang banyak. 

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Teknologi “siluman” alias anti radar, ditambah dengan bentuk aerodinamiknya yang sangat efesien, serta kemampuannya dalam membawa muatan dalam jumlah yang lumayan besar (walaupun tidak sebesar kapasitas pesawat pembom B-52), membuat pesawat pembom B-2 ini menjadi pesawat pembom yang paling unggul saat ini. Kemampuan silumannya membuat pesawat pembom B-2 lebih bebas beraksi di elevasi yang tinggi sekaligus meningkatkan jarak terbang dan dapat mengaktifkan berbagai macam sensor rahasia di dalam pesawatnya secara lebih efektif. 

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

USAF (Angkatan Udara Amerika Serikat) telah mempublikasikan skenario misi yang menunjukkan bahwa dua unit pesawat B-2 yang membawa senjata presisi dapat menggantikan kemampuan 75 unit pesawat konvensional. B-2 hanya memiliki awak dua orang. Pilot duduk di sebelah kiri dan pimpinan misi duduk di sebelah kanan, sehingga hanya empat awak saja yang dibutuhkan untuk menjalankan misi yang beresiko ini, dibandingkan mengerahkan hingga 132 awak jika menggunakan pesawat konvensional.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Dapat menjatuhkan bom konvensional maupun bom nuklir, B-2 merupakan alutsista yang mengerikan dan dapat digelar setiap saat untuk menghantam target-target penting dan berharga milik lawan, yang pastinya dilindungi dengan ketat. Tanpa pengisian bahan bakar di udara, pesawat pembom ini dapat terbang hingga jarak jelajah efektif sejauh 9.654 kilometer.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Pesawat pembom B-2 bertempur pertama kali pada tanggal 24 Maret 1999 sebagai kekuatan operasi Allied Force, dua pesawat menjatuhkan Direct Attack Munitions (JDAM) sebanyak 33 ton di atas target milik Serbia. Dan misi ini dilaksanakan secara maraton, selama 31 jam. Pesawat B-2 ini lepas landas dari Whiteman Air Force Base, Missouri, Amerika Serikat, dan mengisi bahan bakar di udara, lalu menghantam target di Serbia, setelah itu kembali ke pangkalan, tanpa mendarat di pangkalan lain. 

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Perpaduan antara kemampuan menghantam target dengan akurasi yang tinggi, dalam segala kondisi cuaca, serta kemampuan pesawat ini dalam mengecoh radar lawan, jelas menimbulkan ancaman luar biasa bagi aset-aset penting yang tidak bergerak milik lawan. Pada saat operasi Allied Force itu, B-2 telah melaksanakan 45 sorti penerbangan dengan melibatkan enam unit pesawat. Total, dalam enam sorti itu, pesawat B-2 ini sudah menjatuhkan 656 unit JDAM pada target penting milik Yugoslavia. B-2 menyumbangkan kontribusi yang signifikan, dengan mengeliminir 33 persen target penting milik Serbia selama delapan minggu pada awal perang.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Ketika operasi Enduring Freedom di Afghanistan, pesawat B-2 melakukan total enam misi selama tiga hari pada awal perang. Setiap sorti penerbangan memakan waktu hingga 70 jam terbang, meliputi penerbangan menuju Afghanistan, mendarat di pangkalan di Diego Garcia untuk rotasi awak pesawat, lalu pulang kembali ke pangkalan B-2 di Whiteman Air Force Base.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Walaupun demikian, pesawat ini memiliki kelemahan yang sangat vital, yaitu dari biayanya yang super tinggi, baik itu dari biaya produksi, perawatan, maupun biaaya operasional. Pesawat pembom hebat ini biaya produksinya sekitar US$ 1,2 miliar per unit (atau sekitar 16 triliun rupiah kalau disetarakan dengan kurs saat ini). Dan biaya sebesar ini tentu saja tidak semua negara sanggup untuk memikulnya. Dan efeknya, B-2 tetap menjadi pesawat pembom terhebat (atau termahal) yang ada saat ini. 

Selain itu, hingga saat ini, pesawat pembom B-2 ini masih tetap menjadi alutsista penggentar yang masih eksis, karena kemampuan siluman yang melekat padanya.

Pesawat Pembom Strategis, B-2 Spirit
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - B-2 Spirit

Asal Negara: Amerika Serikat
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Strategis Stealth 
Terbang Perdana: 17 Juli 1989  
Kru: 2 Orang
Bobot: 69.780 kg (Kosong), MTOW: 170.704 kg

Dimensi 
Panjang pesawat: 20,9 m 
Bentangan sayap: 52,12 m
Tinggi: 5.1 m
Wing Area: 464.5m2

Persenjataan
2 ruang bom internal berkapasitas 50,000 lb (22,700 kg) persenjataan (bom dll)
80× 500 lb class bombs (Mk-82) mounted on Bomb Rack Assembly (BRA)
36× 750 lb CBU class bombs on BRA
16× 2000 lb class weapons (Mk-84, JDAM-84, JDAM-102) mounted on Rotary Launcher Assembly (RLA)
16× B61 or B83 nuclear weapons on RLA

Mesin: 
2 X General Electric 7.854 kg/17.300 lb thrust F-118-GE-100 Engines

Performa  
Kecepatan maksimum: 915 km/jam
Ketinggian maksimum: 15.250 m
Kecepatan menanjak: - m/menit
Jarak jelajah maksimum: 9.654 km

Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 
1. PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
    Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
2. wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana,
#Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Kamis, 21 Januari 2021

Bukti Kemandirian Eropa, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Eurofighter Typhoon



Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 21 Januari 2021

Saat ini,  pesawat tempur Eurofighter Typhoon adalah pesawat yang membentuk landasan kekuatan udara negara-negara Eropa, sekaligus sebagai bentuk “perlawanan” bagi negara-negara Eropa terhadap tekanan “produk” dari kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Rusia. Kecuali Prancis (yang memang sedari awal sudah “pasang badan” terhadap Amerika Serikat)Pesawat tempur multi-peran ini rencananya akan tetap beroperasi dengan baik hingga abad ke-21.


Banyak pengalaman tentang konsep utama tipe ini dibuktikan oleh program demonstran teknologi BAe EAP pada akhir 1980-an. Konsep-konsep ini termasuk konfigurasi canard delta yang tidak stabil, sistem kontrol fly-by-wire digital aktif, kokpit HOTAS dan avionik berkemampuan tinggi meskipun kompleks yang bahkan menyertakan input perintah suara langsung.


Pada bulan Juni 1986, konsorsium Eurofighter dibentuk oleh Jerman, Italia, Inggris dan, kemudian, Spanyol, untuk mengembangkan pesawat tempur multi-peran baru, yang dioptimalkan sebagai pesawat penyergap jarak jauh dengan kemampuan serangan darat sekunder. Konsorsium lain telah dibentuk untuk mengembangkan mesin EJ200, radar multi-mode ECR90, IRST dan sub-sistem bantuan pertahanan lanjutan (DAAS). DASS terdiri dari paket terintegrasi dari pendekatan rudal, elemen peringatan laser dan radar bersama-sama dengan ESM yang dipasang di ujung sayap dan pod pengukur balasan elektronik dan dispenser flare/chaff yang dipasang di badan pesawat serta pengecoh radar.


Kontrak pada awal tahun 1988 mencakup produksi delapan unit purwarupa (akan diproduksi di semua negara mitra). Pembiayaan dibagi secara proporsional dengan berbagai partisipasi industri nasional menurut kebutuhan nasional masing-masing.


Dua unit purwarupa Eurofighter 2000 pertama, diselesaikan di Jerman dan Inggris masing-masing sebagai DA.1 dan DA.2, melakukan penerbangan perdananya pada 27 Maret dan 6 April 1994. Produksi purwarupa ini telah diikuti oleh enam purwarupa lebih lanjut (termasuk dua unit dengan konfigurasi dua- seaters) yang digunakan sebagai testbeds untuk mesin EJ200, radar ECR90 dan untuk integrasi avionik dan senjata. Pada tahun 1998 Eurofighter 2000 resmi diberi nama nama Typhoon. Pesawat produksi pertama diluncurkan pada paruh kedua tahun 2001.


Persyaratan nasional akhirnya diselesaikan pada tahun 2000 dengan jumlah maksimum 297 unit untuk Inggris, 180 unit untuk Jerman, 130 unit untuk Italia dan 103 unit untuk Spanyol. Kenyataannya,  jumlah pengadaan pada akhirnya lebih kecil dari angka tersebut karena keterbatasan anggaran dan menurunnya nilai strategis dan taktis dari pesawat tersebuit. Inggris lalu mengakuisisi 160 unit pesawat. Semua pesawat tempur ini telah dikirim pada 2019. 


Jerman memperoleh 143 unit pesawat. Italia memperoleh 96 unit pesawat. Spanyol memesan 73 unit dan berencana memesan tambahan 40 unit lagi. Pesawat tempur multi peran ini telah diekspor ke Austria (15 unit), Oman (12 unit) dan Arab Saudi (72 unit). Kuwait memesan 28 unit pesawat multi peran ini dan Qatar memesan 24 unit.


Typhoon diklaim memiliki kemampuan tempur setengah dari F-22 Raptor Amerika. Ini adalah nilai perkiraan, namun tampaknya Typhoon lebih unggul dari F-15 Eagle, Rafale milik Perancis, varian Su-27 Rusia yang berevolusi, seperti Su-35, serta banyak pesawat lainnya.


Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Eurofighter Typhoon

Asal negara: Jerman, Italia, Spanyol, Inggris
Operasional aktif: 2001
Awak: 1 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 15,96 m
Rentang sayap: 10,95 m
Tinggi: 5,28 m
Berat (kosong): 11 ton
Berat (lepas landas maksimum): 23 ton

Mesin dan performa
Mesin: 2 x Eurojet EJ200 turbofan

Daya dorong 
Tanpa afterburner: 60.00 kN
Dengan afterburner: 90.00 kN
Kecepatan maksimum: 2.125 km/jam
Radius tempur: 1.390 km

Persenjataan
Meriam: 1 x 27 mm Mauser BK27
Rudal: 
Berbagai kombinasi dari AIM-120B AMRAAM atau Meteor FMRAAM, ASRAAM atau IRIS-T rudal udara-ke-udara, rudal anti-radar ALARM, rudal anti-kapal Penguin, rudal anti-armor Brimstone

Bom: Bom berpemandu laser Paveway III

Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber : 
2. Aviastar.org
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana,
#Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV


Senin, 18 Januari 2021

Pesawat Tempur "Paling Populer" Di Dunia, F-16 Fighting Falcon


F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 18 Januari 2021

Predikat sebagai jet tempur terlaris saat ini masih dipegang oleh si elang besi buatan negeri Paman Sam ini, dengan mencatatkan lebih dari 4.400 unit sudah diserahkan pada pengguna. Banyak kelebihan yang disandang pesawat tempur yang punya nama julukan “Viper" ini. Dengan mengadopsi kanopi model gelembung (bubble), membuat ruang pandang (visibility) pilot sangat baik, bahkan disebut sebagai yang terbaik. 

F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.com

F-16 juga menjadi pesawat pelopor yang menerapkan kemudi fly by wire. Pesawat ini juga mengaplikasikan rancangan aerodinamika yang cukup revolusioner untuk pesawat tempur, yaitu relaxed static stability yang membuat pesawat ini sangat lincah dalam bermanuver. Menurut satu sumber,  factor inilah yang menjadi penentu kemenangan kandidat YF-16 (purwarupa F-16) atas YF-17 dalam kompetisi lightweight fighter yang digelar USAF tahun 1970 an. 

F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.com

Kandidat YF-17 sendiri akhirnya dimodernisasi dan dimodifikasi menjadi F/A-18. Karena hampir semua sistemnya menganut asas modular, jet tempur ini sangat mudah di upgrade dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik penggunanya. Dengan sedikit modifikasi saja, jet tempur ini bisa mengusung rudal antikapal Penguin buatan Norwegia ataupun rudal udara ke udara Python racikan Israel.

F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.com

Berbagai varian F-16 telah menjadi kekuatan tempur udara berbagai negara di dunia. Varian paling mutakhir dari jet ini dimiliki oleh AU Uni Emirat Arab, F-16E/F (Block 60) Desert Falcon. Varian tercanggih ini dilengkapi IRSTS dan radar baru dari jenis “agile beam”. F-16 varian A, C dan E merupakan varian pesawat tempur berkursi tunggal, sedangkan varian B, D dan F berkursi ganda/tandem.

F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.con

Mulai dari varian Block 30, pihak pabrikan menawarkan alternatif dapur pacu, bisa memakai Pratt & Whitney F-100 atau mengusung mesin General Electric F-110. Angkaatan Udara Amerika Serikat sebagai penguna terbesar, secara bertahap akan mulai mengganti F-16 ini dengan F-35 Lightning II.

F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.com

Varian
Varian F-16 ditandai oleh nomor blok yang menandakan modernisasi yang signifikan. Blok ini mencakup varian kursi tunggal dan kursi ganda.

Blok 1
Blok awal (Blok 1/5/10) relatif memiliki sedikit perbedaan. Sebagian besar diperbarui menjadi Blok 10 pada awal 1980-an. Ada 94 unit Blok 1, 197 Blok 5, dan 312 Blok 10 yang diproduksi. Blok 1 model awal produksi dengan hidung dicat hitam.

Blok 5
Diketahui kemudian bahwa hidung hitam menjadi identifikasi visual jarak jauh untuk pesawat Blok 1, sehingga warnanya diubah menjadi abu-abu untuk Blok 5 ini. Pada F-16 Blok 1, ditemukan bahwa air hujan dapat berkumpul pada beberapa titik di badan pesawat, sehingga untuk Blok 5 dibuat lubang saluran air.

Blok 10
Pada akhir 1970-an, Uni Soviet secara signifikan mengurangi ekspor titanium, sehingga produsen F-16 mulai mengadopsi material alumunium. Metode pemasangan baru juga dilakukan: aluminium disekrup ke permukaan pesawat Blok 10, menggantikan cara perekatan pada pesawat sebelumnya.

Blok 15
Perubahan besar pertama F-16, pesawat Blok 15 dengan ditambahkan stabiliser horizontal yang lebih besar, ditambah dua hardpoint di bagian dagu, radar AN/APG-66 yang lebih baru, dan menambah kapasitas hardpoint bawah sayap. F-16 diberikan radio UHF Have Quick II. Blok 15 adalah varian F-16 yang paling banyak diproduksi, yaitu 983 buah. Produksi terakhir dikirim pada tahun 1996 ke Thailand. 

Indonesia memiliki varian ini sebanyak 12 unit. Pada bulan Februari 2020, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) sukses melakukan uji coba pesawat tempur F-16 A/B Block 15 hasil pembaruan yang dipiloti Dwayne "Pro" Opella di Apron Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur. 

Pesawat tempur F-16 berhasil diperbarui dalam program Enhanced Mid-Life Update (EMLU) – The Falcon Structural Augmentation Rodmap (Falcon STAR) yang dilakukan TNI AU dibantu PT Dirgantara Indonesia. Proyek ini juga melibatkan Lockheed Martin, pengawas dari pabrik pesawat F-16 di Amerika Serikat. Program Falcon Star dan EMLU bertujuan untuk meningkatkan kemampuan airframe, avionic, dan armament system pesawat F-16 A/B Block 15, serta memaksimalkan usia pakainya menjadi 8.000 actual flying hours.

Blok 15 OCU
Mulai tahun 1987 pesawat Blok dikirim ke dengan memenuhi standar Operational Capability Upgrade (OCU), yang mencakup mesin F100-PW-220 turbofans dengan kendali digital, kemamampuan menembakkan rudal AGM-65, AMRAAM, dan AGM-119 Penguin, serta modernisasi pada kokpit, komputer, dan jalur data. Berat maksimum lepas landasnya bertambah menjadi 17.000 kg. 214 pesawat dimodernisasi menjadi varian ini, ditambah dengan beberapa pesawat Blok 10.

Blok 20
150 Blok 15 OCU untuk Taiwan dengan tambahan kemampuan yang serupa dengan F-16 C/D Blok 50/52: menembakkan AGM-45 Shrike, AGM-84 Harpoon, AGM-88 HARM, dan bisa membawa LANTIRN. Komputer pada Blok 20 diperbarui secara signifikan, dengan kecepatan proses 740 kali lipat, dan memori 180 kali lipat dari Blok 15 OCU.

F-16 C/D
Varian F-16 C/D adalah varian yang paling banyak diproduksi. Awalnya diperlengkapi dengan radar Westinghouse AN/APG-68, mesin Pratt & Whitney F100, versi-versi selanjutnya juga diperlengkapi dengan turunan radar AN/APG-68, dan juga radar phased array Northrop Grumman AN/APG-80, selain juga mesin General Electric F110 yang lebih bertenaga dibanding Pratt & Whitney F100. Beberapa Block terbaru juga diperlengkapi pod infra merah seperti LANTRIN, LITENING, dan SNIPER untuk memudahkan operasi malam hari, dan pemboman presisi di segala cuaca.

Block 25
Ini adalah varian pertama F-16 C/D dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984. Dibandingkan dengan F-16 A/B, versi ini diperlengkapi radar AN/APG-68 yang memungkinkan perbaikan kinerja untuk operasi malam hari. Selain juga memiliki sistem penembakan dan persenjataan yang lebih baik. Awalnya diperlengkapi dengan mesin Pratt & Whitney F100-PW-200, beberapa pesawat kemudian juga diperlengkapi mesin F100-PW-220E yang lebih bertenaga.

Block 30/32
Block ini adalah varian produksi F-16 pertama yang terdampak oleh program Alternative Fighter Engine Project. Mulai diperkenalkan tahun 1987, tidak seperti versi F-16 terdahulu, pada Block produksi ini beberapa pesawat menggunakan mesin General Electric F110 dan diberi kode Block 30, sementara yang menggunakan mesin Pratt & Whitney F100 diberi kode Block 32. Karena tenaga mesin General Electric lebih besar, kemudian diperkenalkan juga varian Block 30D yang mempunyai intake lebih besar agar kinerja mesin optimal.

Dari segi persenjataan varian ini adalah model pertama yang sanggup menggotong rudal AGM-45, AGM-88, dan AIM-120. Untuk membantu operasional malam hari, Block ini kemudian diupgrade agar bisa menggunakan pod pembidik LITENING.

F-16 C/D terbaru milik TNI-AU, walaupun sering disebut sebagai F-16 Block 52ID, sebenarnya adalah F-16 Block 32+ atau F-16 Block 32 dengan tambahan fitur-fitur teknologi ala Block 52.

Block 40/42
Mulai diperkenalkan tahun 1988, F-16 Block 40/42 adalah pengembangan Block 30/32 yang diperlengkapi dengan pod infra merah LANTRIN, roda pendarat yang lebih tinggi dan lebih kuat, varian radar yang lebih canggih, dan antena GPS.

Block 50/52
Varian yang diperkenalkan pada tahun 1991 ini mempunyai fitur bisa membawa jenis senjata yang jauh lebih banyak daripada pendahulunya, dan sistem navigasi yang lebih handal. Dari segi tenaga, Block ini diperlengkapi dengan mesin yang lebih bertenaga, yaitu General Electric F110-GE-129 untuk Block 50, dan Pratt & Whitney F100-PW-229 untuk Block 52.

Block 50/52 Plus
F-16 Block 50/52 Plus merupakan pengembangan dari Block 50/52. Perbedaan dibanding pendahulunya antara lain tangki bahan bakar tambahan di badan, yang sering disebut sebagai Conformal Fuel Tank, bagian "punuk" (dorsal spine) untuk avionik tambahan, generator oxygen (OBOGS), helm JHMCS yang memungkinkan pilot membidik sasaran melalui pandangan di helm, dan radar APG-68(V9).

Salah satu turunan dari version ini yang cukup terkenal adalah F-16I Sufa milik Angkatan Udara Israel, yang pada dasarnya adalah F-16D Block 52 yang dimodifikasi dengan mengganti 50% avioniknya dengan avionik buatan Israel sendiri.

F-16 E/F Block 60
Kode ini awalnya akan diperuntukan untuk F-16XL yang memiliki konfigurasi sayap "cranked arrow". Sementara Block 60 tadinya akan dipakai untuk varian serang darat F-16, yaitu A-16. Namun karena semua proyek itu dibatalkan, akhirnya kode ini tidak jadi dipakai.

F-16 E/F Block 60 baru dihidupkan lagi sewaktu Uni Emirat Arab berniat untuk memesan pesawat tempur baru. Varian untuk Angkatan Udara Uni Emirat Arab ini merupakan pengembangan dari Block 50 Plus. Beberapa fitur teknologinya membuatnya menjadi salah satu varian tercanggih F-16 yang pernah diproduksi. Tidak seperti pendahulunya yang menggunakan radar pulse dopper AN/APG-68, varian ini menggunakan radar phased array "Agile Beam" AN/APG-80 yang memungkinkan pesawat tempur untuk mengunci dan menyerang target di darat dan udara secara bersamaan. 

Mesin yang digunakan adalah General Electric F110-GE-132 bertenaga 32,500 lbf (144 kN) yang merupakan mesin bertenaga paling besar yang pernah dipakai untuk F-16. Varian ini juga diperlengkapi dengan kamera infra merah yang terpasang paten di badan pesawat (seperti yang ditemui di pesawat MiG-29 dan Sukhoi Su-27) yaitu Northrop Grumman AN/ASQ-28. Hal ini memungkinkan pesawat F-16 Block 60 membawa senjata lebih banyak dibanding pendahulunya.
Varian ini diproduksi antara tahun 2004 hingga 2007, dan sejauh ini, varian ini hanya dioperasikan oleh Angkatan Udara Uni Emirat Arab.


Spesifikasi Pesawat Tempur F-16 (F-16C Block 50 dan 52)

Karakteristik umum
Panjang: 49 kaki 5 inci (15,06 m)
Bentang Sayap: 32 kaki 8 inci (9,96 m)
Tinggi: 16 kaki (4,9 m)
Luas area sayap: 300 kaki persegi (28 m2)
Airfoil: NACA 64A204
Berat kosong: 18.900 lb (8.573 kg)
Berat kotor: 26.500 lb (12.020 kg)
Berat lepas landas maks: 42.300 lb (19.187 kg)
Kapasitas bahan bakar: internal 7.000 pound (3.200 kg)
Mesin: 1 × General Electric F110 -GE-129 turbofan afterburning (untuk versi Block 50), 


Daya dorong 
Tanpa afterburner: 17.155 lbf (76,31 kN)
Dengan afterburner: 29.500 lbf (131 kN)
Mesin: 1 × Pratt & Whitney F100 -PW-229 turbofan afterburning (untuk versi Block 52), 
Daya dorong
Tanpa afterburner: 17.800 lbf (79 kN), 
Dengan afterburner: 29.160 lbf (129,7 kN) 


Performa
Kecepatan maksimum: 
Mach 2.05 1.145 kn (1.318 mph; 2.121 km / jam) pada elevasi 40.000 kaki
Mach 1.2, 800 kn (921 mph; 1.482 km / jam) di permukaan laut
Jarak jelajah tempur: 295 nmi (339 mi, 546 km) dalam misi hi-lo-hi dengan bom 4 × 1.000 lb (454 kg)
Kisaran feri: 2.277 nmi (2.620 mi, 4.217 km) dengan tangki eksternal
Elevasi maksimum operasional: 50.000 kaki (15.000 m) plus
batas g: +9.0
Kecepatan menanjak: 72.000 kaki/mnt (370 m/s)
Beban sayap: 88,3 lb/sq ft (431 kg/m2)
Rasio daya dorong/berat : 1,095 (1,24 dengan berat beban & bahan bakar internal 50%)


Persenjataan
Senjata tetap: 
1 × meriam kaliber 20 mm (0,787 in) M61A1 Vulcan 6-barrel rotary meriam , 511 butir peluru

Pylon: 
2 × rel peluncuran rudal udara-ke-udara ujung sayap, 
6 × di bawah sayap 
3 × pylon di bawah badan pesawat (2 dari 3 untuk sensor) dengan kapasitas hingga 17.000 lb (7.700 kg)

Roket:
4 × LAU-61 / LAU-68 roket pod (masing-masing dengan 19/7 × Hydra 70 mm / APKWS [329] roket, masing-masing)
4 × LAU-5003 roket pod (masing-masing dengan roket 19 × CRV7 70 mm)
4 buah roket LAU-10 (masing-masing dengan roket 4 × Zuni 127 mm)

F-16 Fighting Falcon
militerbanget.blogspot.com

Rudal:
Rudal udara-ke-udara
6 × AIM-9 Sidewinder
6 × AIM-120 AMRAAM
6 × IRIS-T
6 × Python-4
6 × Python-5
Rudal udara-ke-permukaan
6 × RUPS-65 Maverick
2 × RUPST-88 HARM
AGM-158 Joint Air-to-Surface Standoff Missile (JASSM)
4 × AGM-154 Joint Standoff Weapon (JSOW)
Rudal anti-kapal
2 × AGM-84 Harpoon
4 × RUPS-119 Penguin


Bom
8 × CBU-87 Gabungan Efek Munisi
8 × CBU-89 Gator tambang
8 × CBU-97 Sensor Fuzed Weapon
Bom serba guna 4 × Mark 84
8 × Mark 83 GP bom
12 × Mark 82 GP bom
8 × GBU-39 Small Diameter Bomb (SDB)
4 × GBU-10 Paveway II
6 × GBU-12 Paveway II
4 × GBU-24 Paveway III
4 × GBU-27 Paveway III
4 × Seri Joint Direct Attack Munition (JDAM)

Dispenser Munisi Koreksi Angin (WCMD)
Bom nuklir B61
Bom nuklir B83

Lainnya:
SUU-42A / A Flare / Infrared decoys dispenser pod dan chaff pod atau
AN / ALQ-131 & AN / ALQ-184 ECM polong atau
Pod penargetan LANTIRN , Lockheed Martin Sniper XR & LITENING atau
Hingga 3 × 300/330/370/600 galon AS drop tank Sargent Fletcher untuk penerbangan feri / terbang jarak jauh / waktu terbang atau
Pod sensor EO / IR jarak jauh UTC Aerospace DB-110 berada di garis tengah

Avionik
AN / APG-68 radar
MIL-STD-1553 bus
Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber : 
1. Majalah COMMANDO Volume III, Edisi No. 2 Tahun 2007
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana,
#Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV