Artikel ini meneruskan artikel sebelumnya yang mengulas tentang satu jenis alutsista dari spesies Artileri Swagerak. Artileri swagerak ini memang cukup terkenal dan banyak diadopsi oleh beberapa negara di luar Amerika Serikat. Supaya dapat mengikuti artikel ini dengan baik, silahkan baca bagian pertama dengan judul, "Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm M109A6 Paladin (Bagian Pertama)". Dan inilah artikelnya:
Paladin dapat langsung menembak dari saat posisi berjalan dalam waktu kurang dari 60 detik. Waktu persiapan penembakan yang singkat memungkinkan untuk menghindari serangan balik dari baterai artileri lawan dan memberikan kemampuan tembak-menembak yang tinggi.
Persenjataan sekunder terdiri dari senapan mesin berat kaliber 12,7mm yang dipasang di atap. Beberapa kendaraan dilengkapi dengan peluncur granat otomatis kaliber 40mm sebagai pengganti senapan mesin.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Monster Baja NAZI Jerman, Sang Penebar Maut - Tank Tempur Berat / Heavy Tank - PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER" (Bagian 1))
M109A6 dilengkapi dengan sistem pengendalian tembakan otomatis dengan navigasi terintegrasi dan sistem pemosisian inersia. Hal ini juga dilengkapi dengan sistem referensi laras.
Lapisan baja atau armor M109A6 Paladin memberikan perlindungan terhadap tembakan senjata kaliber ringan dan serpihan peluru artileri. Kendaraan juga dilengkapi dengan fitur sistem proteksi NBC. Turret dilengkapi dengan lapisan anti bocor Kevlar.
Alutsista ini mengandalkan dapur pacu penggeraknya berupa mesin diesel Detroit Diesel 8V71T, yang menghasilkan daya sebesar 440 hp. Beberapa unit Paladin akan ditingkatkan dengan mesin diesel Cummins 600 hp.
M109A6 Paladin didukung oleh kendaraan pemasok amunisi M992. Kendaraan pendukung ini dapat membawa maksimal 93 peluru dan memasok amunisi tersebut ke howitzer self-propelled melalui sistem konveyor.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank - PzKpfw I)
Varian
M109A7
Varian ini adalah upgrade terbaru dari artileri swagerak Paladin. Dahulu sistem artileri ini dikenal sebagai M109A6 PIM (Paladin Integrated Management). Purwarupa pertama diluncurkan pada tahun 2007. Sistem artileri yang ditingkatkan memiliki fitur pemuat amunisi otomatis yang baru dan beberapa komponen Crusader dan NLOS-C yang dibatalkan.
Demikianlah artikel tentang "Semakin Modern dan Mematikan, Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm M109A6 Paladin (Bagian Kedua)", semoga dapat bermanfaat dan menghibur kita semua.
Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul: Semakin Modern dan Mematikan, Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm M109A6 Paladin (Bagian Ketiga)
Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com
Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com
Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:
military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain



