Minggu, 07 Februari 2021

Andalan Mobilitas Pasukan Lintas Udara Era Uni Soviet, Kendaraan Tempur Lintas Udara / Airborne Combat Vehicle - BMD-1


Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 1
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 7 Februari 2021

Selama era Perang Dingin, militer Uni Soviet memiliki pasukan lintas udara yang jumlahnya lebih besar daripada gabungan semua negara lain di seluruh dunia. Divisi Serangan Udara adalah divisi pasukan elit, yang dilengkapi dengan persenjataan dan peralatan tempur terbaru. Termasuk kendaraan tempur lintas udara BMD-1 yang boleh dibilang, sangat unik. Pengembangan kendaraan lapis baja ini dimulai pada tahun 1965. Kendaraan ini mulai dioperasikan oleh pasukan lintas udara Uni Soviet pada tahun 1969. Pada saat diperkenalkan, Kendaraan tempur ini adalah kendaraan unik yang menerapkan banyak inovasi maju di eranya.

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 3
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Eksklusivitas dan Penyebaran di Berbagai Negara

Dibandingkan dengan kendaraan tempur infanteri Blok Timur dan pengangkut personel lapis baja lainnya (seperti BMP-1 atau BMP-2), BMD-1 hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil dan hanya dioperasikan oleh Divisi Serangan Udara Angkatan Darat Soviet. Walaupun di dalam militer Uni Soviet kendaraan ini tergolong “eksklusif”, kendaraan tempur ini ternyata telah diekspor ke Kuba, India, Iran dan Irak. Setelah runtuhnya Uni Soviet, kendaraan tempur ini masih terus dioperasikan oleh beberapa negara bekas Uni Soviet. BMD-1 telah beraksi selama beberapa perang. 

Saat ini operator utama kendaraan tempur udara ini adalah Azerbaijan, Belarusia, Iran, Moldova, Ukraina, dan Uzbekistan. Sebagian besar BMD-1 milik Rusia saat ini hanya dijadikan cadangan di gudang, sementara itu militer Rusia lebih memilih untuk mengoperasikan kendaraan tempur yang lebih modern. Saat ini hanya Rusia dan Cina yang masih terus merancang dan mengoperasikan kendaraan tempur lintas udara seperti ini. 

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 5
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Desain Ringan, Proteksi Lapis Baja, dan Fitur Amfibi

BMD-1 adalah kendaraan amfibi lapis baja ringan yang lincah dan cepat. Dan sesuai dengan spesifikasinya sebagai kendaraan tempur lintas udara, kendaraan tempur Ini dapat diangkut dan diterjunkan dari pesawat transport militer kelas medium.

Kendaraan tempur ini pertama kali terungkap pada tahun 1973, BMD-1 adalah kendaraan lapis baja dengan bobot yang tergolong ringan. BMD-1 memiliki lambung dengan tambahan proteksi dari aluminium yang dilas. Dimensi lambungnya besar, untuk menambah daya apung kendaraan amfibi ini. Struktur lambung kendaraan juga diperkuat untuk mampu menahan benturan pada saat penerjunan dari pesawat. Sistem proteksi pada bagian depan mampu memberikan perlindungan terhadap hantaman amunisi kaliber 12,7 mm. Sementara itu, di bagian lain sepertinya hanya memiliki proteksi untuk menahan gempuran amunisi kaliber kecil dan serpihan peluru artileri. ACV ini dilengkapi dengan sistem peredam hentakan tembakan otomatis dan sistem perlindungan NBC.

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 7
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan Utama dan Evaluasi Kemampuan Tempur

BMD-1 mampu mendukung pasukan lintas udara selama fase awal operasi lintas udara. Untuk peran ini, penekanan utamanya adalah pada dukungan tembakan langsung, sehingga BMD-1 dilengkapi dengan senjata yang sama seperti yang digunakan pada kendaraan tempur infanteri BMP-1 di bagian turret yang pada dasarnya serupa. Turret dengan awak satu orang dipersenjatai dengan meriam smoothbore kaliber 73mm yang menggunakan pasokan amunisi melalui sistem magasen. Sistem pengisian amunisi semi otomatis juga dihapuskan untuk menghemat bobot sehingga meriam dimuat secara manual oleh juru tembak. Kecepatan tembak maksimum adalah 7-8 tembakan per menit. Kapasitas amunisi internal pada kendaraan ini sekitar 40 butir amunisi.

Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi dengan persenjataan sekunder berupa senapan mesin koaksial kaliber 7,62mm sementara dua senapan mesin kaliber 7,62mm juga dipasang untuk menembak dari arah lambung depan. Sebagai tambahan, pelontar granat otomatis kaliber 30mm juga dibawa sebagai perlengkapan standar. Rel peluncur untuk peluru kendali anti-tank 9M14 Malyutka (nama pelaporan Barat AT-3 Sagger) juga disediakan pada kendaraan produksi awal.

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 9
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Kelemahan dan Batasan Operasional

Namun persenjataan itu ternyata tidak sekuat yang diperkirakan oleh pengamat Barat. Tampaknya meriam kecepatan rendah kaliber 73mm (tanpa penstabil meriam) itu tidak akurat pada jarak tembak yang jauh. Jarak bidik maksimumnya hanya di kisaran 1.300 m. Jarak tembak langsung hanya efektif pada jarak 765 m. Dan meriam ini Juga senjata ini tidak bisa digunakan untuk menyerang target udara. Rudal berpemandu kawat terbukti tidak efektif dan tak lagi diaplikasikan pada varian selanjutnya.

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 11
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Awak, Kapasitas Pasukan, dan Dapur Pacu

Kendaraan tempur lintas udara BMD-1 dikendalikan oleh dua orang awak, termasuk penembak dan pengemudi. Kendaraan ini memiliki kapasitas angkut sekitar 5 pasukan dengan perlengkapan penuh. Dua dari pasukan yang diangkut mengoperasikan senapan mesin yang dipasang di depan. Kompartemen interior dan kru sempit karena siluet rendah. Penumpang masuk dan keluar kendaraan melalui pintu belakang.

BMD-1 ACV didukung oleh mesin diesel 5D-20, yang menghasilkan tenaga 240 hp. Mesin terletak di bagian belakang. Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual 4 kecepatan. Salah satu fitur dari BMD-1 adalah sistem suspensi hidro-pneumatik dengan ketinggian variabel yang memungkinkan kendaraan untuk diterjunkan dari platform udara. Dimensi road wheelnya juga kecil sedangkan lebar track hanya 230 mm. Kendaraan memiliki mobilitas lintas negara yang baik karena rasio power-to-weight yang tinggi dan ground preassure yang rendah. BMD-1 memiliki kemampuan amfibi yang baik. Pada saat kendaraan ini melaju di air, penggeraknya mengandalkan dua unit mesin waterjet.

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 13
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Varian


  • BMD-1P dilengkapi dengan peluncur rudal anti-tank 9K111 Fagot (Kode identifikasi NATO “AT-4 Spigot”) yang lebih canggih. Kendaraan lapis baja ini juga telah mendapatkan modernisasi dari perangkat pembidik, dan pembidik malam yang lebih baik. Produksi versi ini dimulai pada tahun 1977.

  • Kendaraan komando BMD-1K dan BMD-1PK.

  • BTR-D adalah versi pengangkut personel lapis baja BMD-1 yang lebih ramping dan tidak dilengkapi dengan turret. Sebuah road wheel ekstra ditambahkan di setiap sisi. Varian ini memiliki kapasitas angkut 12 personel plus pengemudi.

  • 2S9 Nona-S adalah varian sistem pelontar mortar kaliber 120mm, berdasarkan sasis BMD-1 yang dimodifikasi. Varian ini dikembangkan untuk divisi serangan udara Uni Soviet. Kendaraan tidak dirancang untuk membawa pasukan, sehingga ruangan internal dimanfaatkan untuk menyimpan amunisi.

  • BMD-2 merupakan versi perbaikan dari BMD-1. Pengembangan dimulai pada awal 1980-an dan pada 1985 kendaraan ini mulai beroperasi dengan unit udara Angkatan Darat Uni Soviet. Meriam kaliber 73mm diganti dengan meriam otomatis kaliber 30mm yang lebih serbaguna. Namun akhirnya tampak bahwa BMD-2 terlalu ringan untuk meriam 30 mm-nya.

  • BMD-3. Sejak tahun 1990 dan seterusnya, BMD-3 telah muncul. Namun itu adalah desain baru, bukan versi BMD-1 dan BMD-2 yang dimodernisasi.

Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) BMD-1 15
Kendaraan Tempur Lintas Udara BMD-1
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Tempur Lintas Udara / Airborne Combat Vehicle - BMD-1


Asal negara: Uni Soviet
Operasional aktif: 1969
Awak: 2 orang
Kapasitas angkut personil: 5 orang

Dimensi dan berat

Bobot: 7,5 ton
Panjang: 5,4 m
Lebar: 2,63 m
Tinggi: 1,67 - 1,97 m

Persenjataan


  • Senjata utama
    1 x Meriam low velocity kaliber 73mm
    ATGW: 1 x peluncur Malyutka

  • Senjata sekunder: 3 x 7,62 mm

Kapasitas amunisi

  • Senjata utama: 40 butir
  • ATGW: 4 rudal
  • Senapan mesin: 4.000 x kaliber 7,62mm

Mobilitas dan Performa

  • Dapur pacu: Mesin 5D-20 diesel
  • Tenaga mesin: 240 hp
  • Kecepatan jelajah maksimum: 60 km/jam
  • Kecepatan melaju di air: 10 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 320 km

Kemampuan manuver

  • Tanjakan: 60 derajat
  • Kemiringan samping: 30 derajat
  • Halangan vertical: 0,7 m
  • Halangan parit: 1,6 m
  • Kemampuan Amfibi: penuh

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain