![]() |
| Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter Chengdu J-10 militerbanget.blogspot.com |
Kemayoran, Jakarta, Kamis, 26 September 2019
Pesawat tempur multi-peran J-10 adalah pesawat tempur pertama yang dikembangkan oleh RRC dengan spesifikasi yang lebih condong ke Blok Barat ketimbang Rusia, dalam hal profil, kinerja dan kemampuan.
Pesawat tempur multi peran ini dikenal dengan nama “Meng Long” atau “Vigorous Dragon” di Cina dan sebagai “Firebird” di Barat. Pengembangan pesawat J-10 dimulai pada tahun 1988. Perancangan pesawat ini dimaksudkan untuk menciptakan satu pesawat, yang mampu meladeni ancaman yang ditimbulkan oleh pesawat tempur generasi keempat milik Uni Soviet seperti MiG-29 dan Su-27.
![]() |
| Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter Chengdu J-10 militerbanget.blogspot.com |
J-10 pada awalnya dirancang sebagai pesawat tempur untuk superioritas udara, namun runtuhnya Uni Soviet dan perubahan persyaratan telah menggeser rancangan dasar ini menjadi pesawat tempur multi-peran. Purwarupa pesawat ini terbang perdana pada tahun 1998. Seluruh proyek berada dalam kerahasiaan yang tinggi. Perlu disebutkan, bahwa foto-foto pertama J-10 keluar hanya 3-4 tahun setelah penerbangan pertama. Beberapa sumber mengklaim bahwa design pesawat ini banyak dipengaruhi oleh pesawat IAI Lavi.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Leopard 1)
Pesawat tempur multi-peran J-10 mulai operasional dalam angkatan udara Cina pada tahun 2004, namun pesawat ini pertama kali diungkapkan kepada publik pada tahun 2006. Saat ini sekitar 240 unit pesawat ini yang operasional aktif. Diperkirakan militer Cina membutuhkan paling tidak 300 unit pesawat tempur jenis ini dengan penempatan pada Angkatan Udara maupun Angkatan Laut. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, Iran, Pakistan dan Thailand menyatakan minatnya untuk membeli pesawat ini (walaupun kemudian Indonesia menyatakan kehilangan minatnya atas pesawat ini.
![]() |
| Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter Chengdu J-10 militerbanget.blogspot.com |
Meskipun J-10 adalah pesawat tempur yang agak canggih, pesawat ini tidak dapat menyamai performa pesawat tempur multi-peran Barat yang sekelas, seperti F-16 AS dan Eurofighter Typhoon.
J-10 berkonfigurasi mesin tunggal. Batch pertama dari sekitar 50 unit pesawat mengandalkan dapur pacu mesin turbofan AL-31FN buatan Rusia. Batch ini dikirim ke angkatan udara RRC antara 2004 dan 2006. Sedangkan mesin turbofan hasil pengembangan dalam negeri pada saat itu masih dalam tahap pengembangan.
![]() |
| Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter Chengdu J-10 militerbanget.blogspot.com |
J-10 memiliki kemampuan tempur udara ke udara di luar jarak penglihatan (BVR atau Beyond Visula Range) dan juga memiliki kemampuan menyerang target permukaan.
Pesawat ini dilengkapi dengan 11 pylon eksternal untuk menggantung berbagai persenjataan. Atau dapat juga membawa pod untuk akuisisi target, pod navigasi atau tangki bahan bakar tambahan. Perlu disebutkan bahwa J-10 juga memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-54/T-55)
![]() |
| Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter Chengdu J-10 militerbanget.blogspot.com |
Persenjataan utama pada misi superioritas udara adalah rudal udara ke udara jarak jauh dengan penuntun radar PL-12. Untuk jarak dekat pesawat ini dapat membawa rudal penuntun inframerah PL-8. Untuk peran serangan sasaran permukaan, J-10 mampu membawa hingga enam unit bom @500 kg berpemandu laser, bom jatuh bebas (tanpa pemandu), atau pod dengan roket kaliber 90mm (tanpa penuntun). Pesawat juga dipersenjatai dengan meriam kaliber 23mm untuk pertempuran jarak dekat (dogfight).
Pesawat J-10 dilengkapi dengan radar pengontrol penembakan pulsa-doppler yang dirancang secara mandiri oleh Cina. Radar ini mampu melacak 10 target secara bersamaan dan mengunci 4 dari mereka. Perkiraan rentang deteksi maksimum adalah 100 km. Pesawat dilengkapi dengan sistem pengendali penerbangan fly-by-wire.

Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter
Chengdu J-10
militerbanget.blogspot.com
Varian

Chengdu J-10
militerbanget.blogspot.com
Varian dua kursi, untuk latih tempur J-10S
Varian ini identik dengan varian kursi tunggal, tetapi memiliki bentuk badan membentang untuk mengakomodasi kursi pilot kedua. J-10S dapat digunakan untuk pelatihan pilot atau bila keadaan memaksa, pesawat ini juga dapat difungsikan sebagai pesawat tempur. Pesawat ini terbang perdana pada tahun 2003.
Pesawat tempur multi-peran J-10B
Varian ini hadir dengan bentuk body pesawat dan avionik yang lebih baik. Varian ini menggunakan mesin turbofan WS-10 Tiongkok. Pesawat J-10 versi awal menggunakan mesin Rusia. The J-10B memasuki layanan dengan angkatan udara Cina pada tahun 2014. Setidaknya 14 unit pesawat dikirim pada tahun yang sama. J-10B kemungkinan akan menjadi model produksi standar.

Pesawat Tempur Multiperan/Multirole Fighter
Chengdu J-10
militerbanget.blogspot.com
Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Chengdu J-10

Chengdu J-10
militerbanget.blogspot.com
Negara Asal: Cina
Operasional aktif: Tahun 2004
Awak: 1 orang
Dimensi dan berat
Panjang: 15,5 m
Rentang sayap: 9,7 m
Tinggi: (tidak diketahui)
Bobot (kosong): 8.3 ton
Berat (lepas landas maksimum): 18 ton
Mesin: 1 x turbofan Lyulka-Saturn AL-31FN
Gaya dorong
Tanpa afterburner: 79,43 kN
Dengan afterburner: 122,58 kN
Performa
Kecepatan maksimum: Mach 2.2
Ketinggian operasional: (tidak diketahui)
Jarak jelajah maksimum: (tidak diketahui)
Radius Tempur: (tidak diketahui)
Persenjataan:
Persenjataan tetap: 1 x Meriam kaliber 23mm
Rudal: Rudal udara-ke-udara PL-12 dan PL-8
Bom: bom jatuh bebas, 500 kg bom berpemandu laser
Persenjataan lain: Pod dengan roket tanpa pemandu kaliber 90mm
Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Chengdu J-10, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com
Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com
Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. beberapa sumber lain




