Rabu, 13 Februari 2019

Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan


Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019

Pesawat pembom strategis Vulcan menjadi salah satu pesawat yang bentuknya boleh dikatakan “futuristik” dan menakjubkan (pada masa itu). Diduga bentuk pesawat ini meniru dari beberapa pesawat NAZI Jerman yang memang terkenal inovatif dan melampaui jamannya. 

Avro membuat pesawat ini secara futuristik dan penuh dengan inovasi untuk memenuhi proposal 1946 Air Ministry Operational Requirement, yang berisi tentang permintaan akan sebuah pesawat pembom yang dapat membawa bom atom berbobot 4,5 ton dan mampu terbang menghantam target sejauh 2.775 kilometer.

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Avro Type 698 disebut sebagai pesawat pembom nuklir yang mampu terbang di elevasi yang tinggi dan merupakan pesawat bermesin empat pertama milik Inggris yang berkonfigurasi sayap delta. Bentuk sayap delta dipilih karena bentuk sayap seperti ini mampu mengakomodir muatan lebih banyak serta memenuhi syarat untuk terbang dengan kecepatan supersonik. 

Untuk mendapatkan data dari rancangan baru yang radikal ini, pesawat dengan skala kecil dibuat untuk penelitian, yaitu Avro Type 707. Secara berlahan-lahan, rancangannya berubah sampai didapat bentuk yang memenuhi syarat secara maksimal, dan bentuk tersebut akhirnya difinalisasi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Perusak / Tank Destroyer - SdKfz 173 JAGDPANTHER

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Pada rancangan sebelumnya (atau rancangan awalnya) pesawat ini berbentuk seperti sayap terbang dengan penambahan sirip vertikal di setiap ujung sayap. Rancangan ini lalu dirubah dengan dihapuskannya sirip vertikal pada ujung sayap, kemudian diganti dengan satu sirip vertikal pada bagian ekor. Perubahan lainnya yaitu dengan memperuncing/merampingkan area hidung pesawat (untuk alasan aerodinamis) dan menambah dimensi panjang bagian badan pesawat.

Purwarupa (yang diberi kode VX770) terbang pada bulan Agustus 1952, yang diawaki oleh pilot Wing Commander Roly Falk dan pada tahun 1953, Type 698 ini secara resmi diberi nama Vulcan. Profil pesawat ini mengejutkan masyarakat luas pada saat pesawat ini dipamerkan di ajang Farnborough Air Show pada tahun 1955.

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Setelah merancang ulang bentuk sayap serta mengganti mesin lama dengan mesin yang lebih bertenaga, Vulcan B.1 masuk operasional RAF pada bulan Februari 1957 dan memperkuat Skuadron No. 83 di Waddington pada bulan Juli di tahun yang sama.

Senjata penggetar kekuatan nuklir milik Inggris ini terbukti efesien dan menakjubkan, sangat jelas kalau kehadiran pesawat Vulcan ini membuat pihak Uni Soviet harus memperbaiki dan meningkatkan sistem pertahanan udaranya. 

Untuk semakin meningkatkan kemampuan RAF, Vulcan B.2 lalu ditawarkan, dengan dapur pacu yang jauh lebih bertenaga, instrumen Electronic Warfare (ECM) di bagian ekor yang diperbesar, penambahan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, dan termasuk dimensi sayap yang diperbesar (sehingga mampu membawa muatan dan bahan bakar yang lebih besar lagi).

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Untuk versi hematnya, pihak pabrikan juga memodernisasi Type B.1 yang sudah ada. Versi B.1 yang ditingkatkan tersebut diberi kode B.1A. dengan jarak terbang yang lebih jauh, dapat membawa muatan bom yang lebih besar lagi (pada versi awal, hanya satu unit bom nuklir). 

Pada versi peningkatan, pesawat ini mampu membawa dua unit bom yang sama dalam ruang bom internal), dan memiliki kemampuan defensif yang baik, dipastikan B.2 merupakan aset strategis berharga yang mampu memberi tekanan kepada pihak Uni Soviet.

Walaupun dengan peningkatan, seperti pada versi B.2, ternyata masih kurang memberikan hasil yang maksimal. Pesawat Vulcan B.2 ini ternyata masih belum memiliki kemampuan untuk menembus jantung pertahanan Uni Soviet. Seandainya misi tersebut harus dijalankan oleh Vulcan, maka pesawat Vulcan hanya mampu menjalankan misi sekali jalan saja (alias tidak bisa balik lagi, karena bahan bakarnya tidak cukup). 

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Untuk meningkatkan kemampuannya, maka ditempuh jalan alternatif berupa perubahan pada bom yang diangkut. Untuk itu, dirancanglah misil “Blue Steel”. Misil ini dapat diluncurkan maksimum 161 kilometer dari target sasaran, yang secara langsung, memberikan tambahan jarak bagi pesawat ini. Misil ini dapat dibawa dalam ruang bom pesawat Vulcan yang telah dimodifikasi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Helicopter Serang - Tempur / Attack Helicopter A-129 Mangusta Bagian 1)

Ketika teknologi pertahanan udara Uni Soviet semakin lama semakin modern dan semakin maju, Vulcan dianggap rentan bila harus terbang tinggi di atas wilayah musuh. Solusinya adalah, pesawat Vulcan harus terbang di elevasi rendah di bawah area sapuan efektif radar, sehingga pesawat ini ditingkatkan lagi dan diberi kode B.2A. 

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Vulcan B.2A memiliki dapur pacu mesin Olympus yang lebih kuat, terrain following radar ditempatkan di cone hidung, dan memasang warning radar di atas sirip vertikal. Dengan penambahan beberapa perangkat tersebut, pesawat ini mampu terbang rendah mengikuti kontur daratan dibawahnya, sehingga lebih sukar terjejak radar lawan.

Tugas dari pesawat pembom Vulcan akhirnya berubah saat kapal selam Polaris milik Royal Navy menjadi senjata penggetar nuklir terbaru milik Inggris, sehingga pesawat ini hanya digunakan untuk misi pengeboman taktis pada elevasi rendah.

Pesawat pembom Vulcan akhirnya menjajal kemampuan dalam medan perang yang sebenarnya (walaupun menggunakan senjata konvensional dan bukan nuklir), yaitu saat menyerang target yang dikuasai Argentina di Pulau Falkland (Perang Malvinas) pada tahun 1982 dan memecahkan rekor untuk pemboman dengan jarak terjauh dan terlama dalam sejarah (sampai kemudian rekornya dipecahkan oleh pesawat pembom B-52 milik Amerika Serikat).

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Selain misi pemboman, pesawat Vulcan juga digunakan untuk misi intai strategis dan sebagai pesawat tanker sebelum ditarik dari garis depan, dan posisinya diganti oleh pesawat Tornado. 

Secara resmi, pabrikan Avro memproduksi total 144 unit pesawat, suatu jumlah yang kecil dibandingkan dengan besarnya animo dan publisitas yang dialami oleh pesawat ini. Secara tidak langsung, kehadiran pesawat Vulcan mempengaruhi dunia penerbangan sekaligus mendapatkan banyak penggemar fanatik pada saat pesawat ini hadir dalam pelbagai pameran dirgantara di seluruh dunia.

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Aircraft Avro Vulcan B.2A


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Strategis 4 Mesin
Terbang Perdana: 30 Agustus 1952 (purwarupa Avro versi 698)  
Crew: 5 (pilot, co-pilot, AEO, Navigator Radar, Navigator Plotter) 

Dimensi
Panjang: 97 ft 1 in (29.59 m)
Rentang sayap: 99 ft 5 in (30.3 m)
Tinggi: 26 ft 6 in (8.0 m)
Wing area: 3,554 ft² (330.2 m²)

Bobot (Kosong): 83,573 lb (including crew) (37,144 kg)
Max. takeoff weight: 170,000 lb (77,111 kg)

Dapur pacu: 4 × Mesin Bristol Olympus 101, or 102 or 104 turbojet, 11,000 lbf (49 kN) each

Pesawat Pembom Strategis (Strategic Bomber Aircraft) - Avro Vulcan
Pesawat Pembom Strategis
Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan
militerbanget.blogspot.com

Performa
Kecepatan maksimum: Mach 0.96 (645 mph ( 1038.03km/h)) pada elevasi tinggi
Kecepatan menanjak: Mach 0.86 (567 miles per hour (912 km/h)) at 45,000 feet (14,000 m)
Jarak jelajah maksimum: 2,607 mi (4,171 km)
Elevasi maksimum: 55,000 ft (17,000 m)
Rasio Daya Dorong/Berat: 0.31

Persenjataan
21 × 1,000 pounds (454 kg) Bom konvensional
1 x Blue Danube nuclear gravity bomb
1 x Violet Club 400 kt nuclear gravity bomb
1 x U.S. Mark 5 nuclear gravity bomb supplied under 
Project E
1 x Yellow Sun Mk.1 400 kt nuclear gravity bomb
1 x Yellow Sun Mk 2 1.1 Mt thermonuclear gravity 

bomb
1 x Red Beard nuclear gravity bomb
1 x WE.177B parachute-retarded nuclear gravity bom

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Aircraft - Avro Vulcan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)