![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Beraban, Tabanan, Bali, Selasa, 17 Februari 2024
Industri Senjata Polandia: Dari Warisan Komunis ke Standar NATO
Sambungan dari Bagian Pertama
Sebelum memahami BRS-99, kita perlu menoleh kembali ke konteks yang melahirkannya—sebuah industri yang berusaha keluar dari bayang-bayang era komunis dan masuk ke dalam orbit NATO. Seperti telah dibahas di bagian sebelumnya, BRS-99 bukan hanya produk teknis, melainkan simbol transformasi.
Perusahaan di baliknya, Fabryka Broni Radom—yang kini beroperasi sebagai Ćucznik-Radom—memiliki sejarah panjang. Kota Radom dikenal lewat pistol legendaris wz.35 sebelum Perang Dunia II. Di era berikutnya, pabrik ini memproduksi berbagai varian Kalashnikov, termasuk wz.90 Tantal dan wz.96 Beryl yang dikalibrasi ulang untuk 5.56x45mm NATO.
Langkah itu bukan kebetulan. Polandia sadar bahwa korelasi dan keterkaitan dengan NATO adalah kunci. Mengadopsi kaliber standar NATO berarti membuka akses pasar sekaligus memperkuat legitimasi internasional.
Strategi lain yang ditempuh adalah membeli lisensi produksi dari Barat, sekaligus menyempurnakan desain yang sudah ada. Dalam konteks ini, Uzi menjadi titik awal yang dipilih.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Raksasa Angkasa: Pesawat-Pesawat Raksasa yang Pernah Diciptakan Rusia dan Uni Soviet)
![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Dirancang pada 1950-an di Israel—negara dengan ekonomi dan industri persenjataan yang masih berkembang saat itu—Uzi mengadopsi banyak elemen dari SMG Ceko vz.23 dan vz.25. Penempatan magazen di dalam grip menciptakan keseimbangan alami dan mengurangi muzzle climb saat tembakan beruntun.
Namun, bahkan sang perancang, Uziel Gal, tidak pernah benar-benar puas. Ia menginginkan Uzi yang lebih ringan, lebih kompak, dan bisa beroperasi dari closed bolt demi akurasi lebih baik. Dari sana lahirlah Mini Uzi dan Micro Uzi.
Polandia mengambil semangat penyempurnaan itu dan menerapkannya pada BRS-99.
![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Karabin ini semiotomatis 9x19mm dengan selector “Z” (aman) dan “P” (tembak tunggal). Sistem hold-open pada tembakan terakhir menjadi peningkatan signifikan dibanding Uzi klasik bahkan dibanding MP5. Magazen yang dimodifikasi memungkinkan penguncian ambidextrous dan pelepasan cepat ala pistol.
Receiver dibuat dari stamped sheet metal, sementara mekanisme trigger terinspirasi Kalashnikov. Bolt beroperasi dari closed bolt dengan firing pin pegas internal—lebih menyerupai pistol daripada SMG tradisional.
BRS-99 juga dirancang modular: foregrip plastik besar dapat menampung laser produksi Lucznik atau lampu taktis SureFire. Stok lipat kawat lebih panjang dan nyaman dibanding Uzi, meski tidak sekuat aslinya.
Di lapangan tembak, performanya impresif. Dengan amunisi 115-grain dan 112-grain FMJ, tidak ditemukan kegagalan fungsi. Grup tembakan lima butir pada 50 meter rata-rata 2,7 inci—angka yang solid untuk platform kaliber pistol.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Utama / Main Battle Tank – T-80)
![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Pada jarak tembak 100 meter, rata-rata grup 12,19 cm dengan iron sight. Dengan optik modern, potensi akurasi tentu lebih tinggi.
Semua ini menunjukkan bahwa BRS-99 bukan eksperimen setengah matang. Ia adalah produk matang dari kebutuhan industri dan militer.
Namun, bagaimana posisinya jika dibandingkan langsung dengan varian Uzi modern dan desain lain yang terinspirasi oleh Uziel Gal? Apakah ia benar-benar puncak evolusi, atau sekadar salah satu cabang dalam pohon panjang pengembangan SMG?
Bagian terakhir akan membandingkan BRS-99 dengan varian Uzi modern lainnya, termasuk Mini Uzi dan Ruger MP-9, serta menilai apakah ia layak disebut sebagai penerus sejati legenda tersebut.
Sumber:
1. Classic World War Source
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain
%20BRS-99%203.jpeg)
%20BRS-99%2015.jpeg)
%20BRS-99%201.jpeg)
%20BRS-99%2010.jpeg)