Senin, 23 Juli 2018

Pistol Mitraliur / Submachine Gun PM-84/98 Glauberyt


pistol-mitraliur-pm-98-glauberyt-polandia.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-98 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang, Banten, Senin, 23 Juli 2018

PM-84/98 Glauberyt: Evolusi Pistol Mitraliur Ikonik Polandia


Dalam sejarah persenjataan kecil blok Timur, Polandia menempati posisi yang unik. Meskipun berada di bawah bayang-bayang pengaruh Uni Soviet, industri pertahanan Polandia tetap menunjukkan kemandirian yang luar biasa melalui desain-desain senjata yang inovatif. Salah satu mahakarya yang lahir dari semangat tersebut adalah keluarga pistol mitraliur (submachine gun) Glauberyt, yang dimulai dengan model PM-84 dan disempurnakan menjadi PM-98.

submachine-gun-pm-84-glauberyt-spesifikasi.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-84 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Lahir dari Kebutuhan Reformasi


Pistol mitraliur PM-63 RAK, yang menjadi standar militer Polandia selama bertahun-tahun, memiliki karakteristik unik namun mulai dianggap ketinggalan zaman pada akhir 1960-an. Meskipun inovatif pada masanya, PM-63 memiliki kompleksitas mekanis yang tinggi dan biaya produksi yang relatif mahal. Pemerintah Polandia pun memandang perlunya mencari pengganti yang lebih modern: senjata yang lebih murah, lebih kompak, namun tetap tangguh dalam hal operasional dan perawatan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Socimi Type 821 (Bagian Pertama)) 

submachine-gun-pm-84-glauberyt-spesifikasi.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-84 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Proyek peremajaan ini diberi kode sandi "Glauberyt" dan resmi dimulai pada awal 1970-an. Ini adalah sebuah kompetisi desain tingkat nasional yang melibatkan tiga tim perancang independen: satu dari Institut Teknologi Persenjataan Militer di Zielonka, dan dua tim lainnya dari Pusat Penelitian dan Pengembangan di Radom. Setelah melakukan evaluasi komparatif yang ketat, rancangan dari tim Pusat Penelitian dan Pengembangan yang terafiliasi dengan Łucznik Metal Works keluar sebagai pemenang. Senjata ini adalah hasil pemikiran kolaboratif dari trio desainer: Ryszard Chełmicki, Janusz Chętkiewicz, dan Stanisław Brix.
Inovasi Mekanis dan Desain Receiver

submachine-gun-pm-84-glauberyt-spesifikasi.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-84 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Prototip awal yang diberi kode R-75-I dan kemudian berevolusi menjadi R-81 diuji secara intensif pada tahun 1981. Setelah melalui serangkaian penyempurnaan desain untuk memastikan keandalan di lapangan, senjata ini akhirnya diproduksi secara serial sebagai 9 mm wz. 1984 dan resmi diadopsi oleh Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Polandia.

Salah satu terobosan utama PM-84 terletak pada efisiensi produksinya. Untuk menekan biaya, para insinyur menggunakan teknik stamping (penempaan baja cetak) yang jauh lebih ekonomis dibandingkan metode permesinan tradisional. Secara estetika dan fungsional, receiver PM-84 berbentuk kotak yang solid. Berbeda dengan PM-63 yang menggunakan desain bolt terbuka yang cenderung rentan terhadap kotoran, PM-84 mengadopsi desain bolt yang terbungkus sepenuhnya di dalam receiver. Perubahan ini meningkatkan akurasi, mengurangi getaran, dan membuat senjata lebih ramah bagi operator.

(Baca juga artikel tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun PM-63 RAK)

pistol-mitraliur-pm-98-glauberyt-polandia.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-98 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Ergonomi dan Fleksibilitas Operasional


Salah satu keunggulan utama yang membuat Glauberyt sangat dicintai oleh operator adalah fleksibilitasnya. PM-84 dirancang dengan ambidextrous (dapat digunakan dua tangan), di mana tuas pengokang bolt diletakkan di sisi kiri dan kanan receiver. Fitur ini sangat krusial bagi operator kidal yang sering kali kesulitan dengan senjata standar militer pada masa itu.

Selain itu, Glauberyt mempertahankan tradisi desain Polandia dengan tetap menyertakan popor depan lipat sebagai opsi tambahan. Fitur standar lainnya adalah popor tarik atau sorong yang berfungsi sebagai penstabil tembakan, memberikan kontrol yang jauh lebih baik dibandingkan pistol mitraliur tanpa popor.

pistol-mitraliur-pm-98-glauberyt-polandia.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-98 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Transformasi Menjadi PM-98 untuk Pasar Global


Memasuki akhir 1990-an, tuntutan dunia terhadap senjata api mengalami perubahan drastis, terutama dengan populernya standar amunisi 9x19mm Parabellum di negara-negara NATO. Untuk menembus pasar ekspor, Polandia menyempurnakan PM-84 menjadi PM-98.

Perubahan ini tidak hanya bersifat kosmetik. PM-98 mengadopsi kaliber 9mm yang lebih universal. Fitur-fitur taktis modern juga disematkan, seperti penggantian grip depan konvensional dengan dudukan built-in untuk lampu taktis atau laser. Desain cerukan pada grip ini memberikan kenyamanan ekstra bagi penembak saat menembak dalam mode full-auto. Pemasangan alat bidik optik juga menjadi sangat mudah berkat integrasi rel Mil-Std 1913 Picatinny, menjadikannya senjata yang sangat relevan dengan kebutuhan unit kepolisian dan pasukan khusus modern.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Socimi Type 821 (Bagian Kedua)) 

pistol-mitraliur-pm-98-glauberyt-polandia.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-98 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Warisan di Medan Tempur


Hingga tahun 2004, tercatat sekitar 50.000 pucuk senjata dari keluarga PM-84 dan PM-98 telah diproduksi. Keandalannya telah terbukti tidak hanya di dalam negeri oleh militer dan polisi Polandia, tetapi juga di kancah internasional. Pengadopsian 3.000 pucuk PM-98 oleh militer Irak pada tahun 2004 menjadi bukti bahwa Glauberyt mampu beroperasi dengan baik di lingkungan gurun yang ekstrem sekalipun.

pistol-mitraliur-pm-98-glauberyt-polandia.jpg
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PM-98 Glauberyt
militerbanget.blogspot.com

Secara spesifikasi, Glauberyt adalah definisi dari efisiensi:


  • Negara Asal: Polandia
  • Tahun Produksi: 1984
  • Kaliber: 9x18mm Makarov (PM-84) / 9x19mm Parabellum (PM-98)
  • Sistem Operasi: Blowback
  • Panjang: 575mm (popor terentang), 375mm (popor terlipat)
  • Panjang Laras: 185mm
  • Bobot: 2,07 kg (kosong)
  • Kecepatan Proyektil (Vo): 332 m/s
  • Jarak Tembak Efektif: 150 meter
  • Laju Tembak: 600 peluru per menit
  • Kapasitas Magasen: 15 atau 25 peluru

Glauberyt tetap berdiri sebagai saksi bisu keahlian insinyur Polandia dalam menciptakan senjata yang ringkas, murah namun mematikan. Ia bukan sekadar alat perang, melainkan simbol evolusi taktis yang berhasil menjembatani era Perang Dingin menuju era militer modern yang lebih dinamis.

Demikianlah artikel tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun PM-84/98 Glauberyt, semoga bermanfaat.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
COMMANDO-War Machine series, SUB MACHINE GUN, KECIL RINGKAS DAN MEMATIKAN
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Helikopter Multiperan / Multirole Helicopter Mil Mi-2


Helikopter Multiperan (Multirole Helicopter) Mil Mi-2, Helikopter Kecil nan Lincah
Helikopter Multiperan
Multirole Helicopter Mil Mi-2
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang, Banten, Senin, 23 Juli 2018

Kembali pada artikel yang membahas tentang dunia militer, kali ini yang akan kita kulik adalah alut sista dari spesies helikopter tranport/multi peran, racikan dari Uni Soviet. Helikopter ini merupakan pengembangan dari helikopter Mil Mi-1 yang memang telah mengabdi lama di Angkatan Bersenjata Uni Soviet, dan dirasa perlu untuk dicarikan penggantinya yang memiliki kemampuan melebihi Mil Mi-1

Memang, disaat itu, para petinggi militer Uni Soviet telah melihat tentang pentingnya peran helikopter dalam suatu pertempuran, terutama dalam perannya menunjang mobilisasi logistik tempur maupun pasukan. saat itu pula, mulai dirancang suatu helikopter yang mampu memikul banyak peran, tanpa harus merubah rancangan keseluruhan helikopter secara total. Tetapi itu adalah cerita nanti, pada saat era Mil Mi-1 dan Mil Mi-2, yang masih menjadi fokus adalah memaksimalkan dan mengefesienkan helikopter itu sendiri. nah, berikut ini adalah sekelumit cerita tentang helikopter Mil Mi-2


Helikopter Multiperan (Multirole Helicopter) Mil Mi-2, Helikopter Kecil nan Lincah
Helikopter Multiperan
Multirole Helicopter Mil Mi-2
militerbanget.blogspot.com

Latar Belakang Pengembangan


Setelah melalui uji dan penerapan pada helikopter Mil Mi-1, didapatkan hasil signifikan bahwa mesin turboshaft mampu memberikan kinerja yang baik dan memuaskan, dan yang terpenting, sangat cocok digunakan untuk helikopter. Mesin ini memberikan kesempatan kepada para perancang untuk kembali merancang helikopter dengan kemampuan yang lebih besar serta performa yang lebih baik dan efisien. 

Mil Mi-2 (kode identifikasi NATO, “Hoplite”) dirancang berdasarkan pada rancangan helikopter yang sudah menjalani operasional sebelumnya, Mil Mi-1, namun ditingkatkan dengan konfigurasi dua mesin turboshaft baru dan pemasangan gearbox (konfigurasi gearbox hasil rancangan dari Isotov) yang berada pada bagian atas badan helikopter. Memiliki kesamaan design rotor dengan Mil Mi-1, Mil Mi-2 juga memiliki tiga bilah pada rotor utama, dan dua bilah pada rotor anti torque atau rotor ekor.


Helikopter Multiperan (Multirole Helicopter) Mil Mi-2, Helikopter Kecil nan Lincah
Helikopter Multiperan
Multirole Helicopter Mil Mi-2
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi dan Keunggulan Desain


Dengan model konfigurasi berupa penempatan mesin di atas kabin atau badan helikopter, tentu saja berimbas pada efesiensi pada ruang kabin, dengan kata lain, ruang kabin dapat dimaksimalkan karena ruang kabin tidak mengakomodir mesin. Pemasangan mesin baru juga membuat helikopter menjadi lebih stabil, karena perubahan Centre of Gravity dari kargo atau penumpang tidak berpengaruh banyak terhadap keseimbangan helikopter. Untuk konfigurasi roda pendarat, helikopter ini juga masih mengadopsi dari konfigurasi roda pendarat helikopter Mil Mi-1 dengan 2 roda di bagian badan dan satu roda di bagian moncong.

Dengan tenaga yang lebih besar, dan bobot mesin yang lebih ringan, Mil Mi-2 memiliki performa yang jauh lebih tinggi dan lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya, dan tak lama kemudian, helikopter ini mulai dijadikan standar helikopter bagi penggunaan militer maupun sipil. 

Helikopter Multiperan (Multirole Helicopter) Mil Mi-2, Helikopter Kecil nan Lincah
Helikopter Multiperan
Multirole Helicopter Mil Mi-2
militerbanget.blogspot.com

Sejarah Produksi dan Operasional


Tak lama setelah purwarupa dari helikopter Mil Mi-2 (kode V-2) terbang perdana di Rusia, seluruh produksi langsung diambil alih oleh PZL-Swidnik, yang berada di dekat Lublin di Polandia, helikopter pertama yang diproduksi di Polandia, terbang perdana pada tanggal 4 November 1965. Selama 26 tahun selanjutnya, total sebanyak 5.080 unit telah diproduksi, dengan porsi terbesar adalah penggunaan militer.

Tipe militer  ini secara luas di ekspor ke luar Uni Soviet. Militer pengguna tipe ini yaitu: Afghanistan, Albania, Algeria, Armenis, Azerbaijan, Belarus, Bulgaria, Cina, Kuba, Jerman Timur, Hungaria, Cekoslovakia, dan Polandia. Dan banyak dari negara-negara tersebut kemudian memberikan helikopter ini setelah meremajakan armadanya. Indonesia adalah salah satu negara yang menerima helikopter dengan status bekas pakai ini.

PZL mengembangkan  versi untuk digunakan oleh militer dan sipil, mulai dari pemadam kebakaran hingga pelatihan, ambulan (dengan empat tandu atau usungan terpasang di sisi helicopter), SAR, survey, dan pengintaian fotografis.

Helikopter Multiperan (Multirole Helicopter) Mil Mi-2, Helikopter Kecil nan Lincah
Helikopter Multiperan
Multirole Helicopter Mil Mi-2
militerbanget.blogspot.com

Varian Militer dan Penggunaan Khusus


Mi-2URN Zimija (viper) 

Ini adalah versi gunship dari tipe ini yang dipersenjatai dengan dua pod, masing-masing pod berisi 16 roket unguided, sebuah kanon NS-23 kaliber 23mm pada sisi kanan heli, ditambah dengan senapan mesin yang ada di kabin dan dioperasikan oleh kru. Mi-2US yang lebih baru dipersenjatai dengan dua pod senapan mesin PKT caliber 7,62mm, dan sebuah kanon NS-23 kaliber 23mm, serta sebuah senapan mesin di kabin. 

Mi-2URP Salamandra (Salamander) 

Ini adalah versi anti tank dan dipersenjatai dengan empat unit misil AT-3 Sagger (9M14M Malyutka) dengan empat unit misil tambahan yang ditempatkan di dalam kabin. Mi-2URP-G dilengkapi dengan system radar penerima peringatan untuk memberi peringatan kepada pilot akan ancaman apapun dari radar musuh.

Varian Mi-2S 

Beberapa unit Mi-2S tetap berada di garis depan dalam militer di banyak negara di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, sebuah museum Perang Dingin  dilaporkan telah mengoperasikan empat buah tipe ini dalam sebuah penerbangan yang bertujuan untuk menjajal dan memberikan pengalaman terbang bagi pengunjung mereka. Tentara Amerika Serikat juga mengoperasikan Mi-2 sebagai bagian dari program pelatihan untuk pilot dalam rangka mempelajari kharakteristik penerbangan dari tipe helikopter saat era Uni Soviet. 

Helikopter Multiperan (Multirole Helicopter) Mil Mi-2, Helikopter Kecil nan Lincah
Helikopter Multiperan
Multirole Helicopter Mil Mi-2
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Helikopter multiperan / Multirole Helicopter Mil Mi-2


Terbang Perdana: 4 November 1965
Kru: 1 Orang
Bobot: 2.402 kg (Kosong), MTOW: 3.700 kg

Dimensi 

Diameter rotor: 14,56 m 
Panjang: 11,94 m
Tinggi: 3,75 m

Persenjataan 

Senjata utama : -

Dapur pacu: 2 X mesin Isotov GTD-350P Turboshaft

Performa  

Kecepatan maksimum: 210 km/jam
Elevasi operasional maksimum: 4.000 m
Jarak jelajah maksimum: 170 km

Demikianlah artikel tentang Helikopter Multiperan / Multirole Helicopter Mil Mi-2.


Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “HELIKOPTER MILITER” – FRANCIS CROSSBY
Edisi terbitan Lorenz Book, 
dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com