Tampilkan postingan dengan label Pesawat Serang Darat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat Serang Darat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2026

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur? (Bagian Pertama)


Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 25 Februari 2026

Ujian Realitas: Evaluasi Tempur dan Gugurnya Konsep Gunship Mini


Pada bagian pertama, kita telah sedikit menelisik bagaimana Helio AU-24A Stallion dirancang sebagai solusi cepat—platform STOL ringan dengan daya tembak cukup untuk memperkuat sekutu Amerika Serikat di Asia Tenggara. Namun desain dan spesifikasi teknis hanyalah separuh cerita. Separuh lainnya ditentukan oleh realitas operasional.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Evaluasi awal menunjukkan sejumlah kelemahan mendasar. Kecepatan tempur AU-24A sekitar 135 knot (sekitar 250 km/jam)—relatif rendah untuk lingkungan tempur dengan ancaman senjata anti pesawat. Elevasi operasi efektif di bawah 5.000 kaki (sekitar 1.524 meter) semakin memperburuk situasi. Dalam profil serangan semacam ini, opsi “zoom climb” atau manuver keluar vertikal setelah senjata ditembakkan atau dijatuhkan hampir tidak mungkin dilakukan. Alhasil, pada saat melakukan penyerangan, pesawat ini menjadi target empuk bagi senjata ringan hingga artileri anti pesawat kaliber kecil.


Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Tahap pengujian kedua dimulai Januari 1972 di Eglin Air Force Base. Unit awal yang digunakan masih mempertahankan konfigurasi sipil untuk pengujian penerbangan dasar. Namun ketika pengujian konfigurasi tempur skala penuh, masalah mulai bermunculan—mulai dari kendala kualitas produksi hingga pembatasan struktural yang memaksa pembatasan kecepatan maksimum, sudut menukik, dan larangan terbang malam maupun terbang instrumen.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Rencana Operational Test & Evaluation (OT&E) yang direvisi pada April–Mei 1972 bahkan mencakup pelatihan awak VNAF di Amerika Serikat. Data dari pengujian ini diharapkan memberi gambaran realistis mengenai kemampuan dan keterbatasan “mini gunship STOL”. Namun berbagai masalah yang timbul pada fase produksi memperlambat segalanya. Beberapa pesawat model produksi mengalami masalah struktural yang mengharuskan pelarangan terbang sementara.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Masalah lain yang muncul adalah ketidakstabilan dinamis saat penerbangan. Dalam konteks tempur, ketidakstabilan semacam ini bukan sekadar isu teknis—ini adalah ancaman keselamatan. Setelah perbaikan dilakukan pada Mei 1972, pengujian dilanjutkan hingga selesai. Namun kesimpulannya tegas: AU-24A tidak cocok untuk operasi tempur intensitas tinggi di Vietnam.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Dibandingkan platform berat seperti AC-130 yang mampu beroperasi di elevasi yang lebih aman dengan sistem sensor dan perlindungan lebih matang, AU-24A terlalu rentan. Konsep sederhana yang menjadi kekuatannya di awal justru berubah menjadi kelemahan di medan perang modern.

Akhirnya, mulai 28 Juni 1972, AU-24A diterbangkan ke Davis-Monthan Air Force Base untuk disimpan. Program Credible Chase dibatalkan. Tidak satu pun AU-24A dikirim ke Angkatan Udara Vietnam Selatan.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Namun kisahnya tidak sepenuhnya berakhir. Empat belas unit kemudian diserahkan ke Angkatan Udara Kamboja melalui skema Foreign Military Sales. Dalam peran pengawasan perbatasan dan kontra-infiltrasi—di lingkungan dengan ancaman tembakan anti pesawat minimal—platform ini masih dapat beraksi dengan maksimal. Di sinilah konteks menjadi segalanya. Pesawat yang dianggap tidak layak di satu teater operasi bisa tetap relevan di lingkungan dengan tingkat ancaman lebih rendah.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Helio AU-24A Stallion adalah studi kasus klasik tentang bagaimana ambisi operasional, tekanan waktu, dan realitas teknis saling berinteraksi. Ia menunjukkan bahwa mempersenjatai platform sipil bukan sekadar soal menambah hardpoint dan meriam. Integrasi sistem, dinamika penerbangan, pelatihan awak, dan ancaman musuh membentuk variabel kompleks yang tidak bisa disederhanakan.


Dalam sejarah aviasi militer, AU-24A mungkin hanya catatan kaki. Namun ia menyimpan pelajaran penting: tidak semua solusi cepat benar-benar siap menghadapi kerasnya medan tempur. Dan dalam perang, margin kesalahan sering kali sangat tipis.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Pesawat Helio AU-24A Stallion
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24 Stallion
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis Pesawat STOL Helio AU-24A Stallion Mini Gunship


Karakteristik umum:
Awak: 1 (2 atau lebih jika senjata pada sisi terpasang)
Panjang: 39 kaki 7 inci (12,07 m)
Rentang sayap: 41 kaki (12,50 m)
Tinggi: 9 kaki 3 inci (2,82 m)
Luas sayap: 242 kaki persegi (22,5 m²)
Berat kosong: 2.860 lb (1.297 kg)
Berat lepas landas maksimum: 5.100 lb (2.313 kg)
Kapasitas bahan bakar: 120 galon AS (450 L)
Dapur pacu: 1 × turboprop Pratt & Whitney Canada PT6A-27, 680 hp

Performa
Kecepatan maksimum: 216 mph (348 km/jam, 188 knot) pada ketinggian 10.000 kaki (3.000 m)
Kecepatan jelajah: 160 mph (260 km/jam, 140 knot) pada ketinggian 10.000 kaki (3.000 m)
Jangan pernah melebihi kecepatan: 218 mph (351 km/jam, 189 knot)
Jarak: 641 mil (1.032 km)
Ketinggian jelajah maksimum: 25.000 kaki (7.600 m)
Kecepatan pendakian: 2.200 kaki/menit (11 m/detik)
Jarak lepas landas hingga ketinggian 50 kaki (15 m): 660 kaki (200 m)
Jarak pendaratan dari ketinggian 50 kaki (15 m): 750 kaki (230 m)

Persenjataan:
1 x meriam otomatis M197 kaliber 20 mm sebagai senjata samping
5 titik pemasangan senjata, 350 lbs (158 kg) pada pylon luar, 500 lbs (227 kg) pada pylon dalam, 600 lbs (272 kg) pada pylon badan pesawat.
Pod senjata SUU-11A
Bom tandan CBU-14A
Pod roket LAU-32/LAU-68
berbagai bom suar

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Military Magazine
Wikipedia
Berbagai Sumber Lain

Selasa, 24 Februari 2026

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur? (Bagian Pertama)


Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur?
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24A
militerbanget.blogspot.com

Beraban, tabanan, Bali, Selasa, 24 Februari 2026

Helio AU-24A Stallion: Ambisi “Mini Gunship” Berbasis STOL

Dalam situasi pertempuran Perang Vietnam yang kompleks dan dinamis, kebutuhan akan alutsista serangan ringan berbiaya rendah mendorong lahirnya berbagai program eksperimental. Salah satu yang paling menarik adalah kemunculan alutsista pesawat serang ringan Helio AU-24A Stallion, pesawat turboprop bermesin tunggal yang dikembangkan dari pesawat sipil berkemampuan STOL (Short Take-Off and Landing). Dirancang sebagai “mini gunship”, pesawat AU-24A diharapkan mampu memikul kombinasi mobilitas tinggi, daya tembak memadai, dan biaya operasional rendah—sebuah solusi cepat untuk medan tempur Kawasan Asia Tenggara.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur?
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24A
militerbanget.blogspot.com

AU-24A diproduksi oleh pabrikan Helio Aircraft Company, divisi dari General Aircraft Corporation yang berfokus pada pesawat ringan. Secara struktural, pesawat ini adalah monoplane sayap tinggi dengan Sebagian besar materialnya logam dan berkonfigurasi semi-monocoque pada badan pesawat. Aileron masih menggunakan pelapis kain—sebuah kompromi desain untuk menjaga agar bobot tetap ringan dan respons kendali tetap optimal pada kecepatan rendah.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Handal, tetapi Gagal - Senapan Serbu / Assault Rifle - Lada / CZ-2000)

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur?
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24A
militerbanget.blogspot.com

Konfigurasi sayap kantilever penuh tanpa penyangga eksternal memperlihatkan pendekatan desain sederhana namun fungsional. Untuk menunjang kemampuan STOL, AU-24A dilengkapi dengan flap bentang panjang tipe slot tunggal dan leading-edge slat otomatis sepanjang rentang sayap. Sistem ini memungkinkan pesawat mempertahankan kontrol pada kecepatan sangat rendah—fitur vital untuk operasi dari landasan pendek atau landasan kasar (darurat). Stabilator (slab tail) digunakan untuk kendali pitch, sementara trim dikombinasikan secara mekanis dan elektrik.

Dapur pacunya adalah mesin turboprop Pratt & Whitney dengan daya 680 hp yang menggerakkan baling-baling tiga bilah buatan Hartzell. Kombinasi ini memberikan performa lepas landas pendek yang impresif dikelasnya, dengan berat lepas landas maksimum sekitar 6.300 pon. Roda pendaratan dipasang relatif jauh ke depan, memungkinkan pengereman agresif saat mendarat di landasan terbatas—ciri khas filosofi STOL Helio.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur?
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24A
militerbanget.blogspot.com

Namun AU-24A bukan sekadar pesawat serbaguna. Pesawat ini dirancang untuk mampu membawa berbagai persenjataan yang mematikan. Terdapat lima hardpoint: empat titik di bawah sayap dan satu titik di garis tengah badan pesawat. Konfigurasi ini memungkinkan pesawat untuk dimuati dengan bom ringan, roket tanpa pemandu (NURS), suar penanda sasaran, dan flare parasut. Di kompartemen belakang terpasang dudukan meriam otomatis XM-197 kaliber 20 mm dengan konfigurasi tiga laras model Gatling. Panel kendali persenjataan ditempatkan di atas panel instrumen pilot, memudahkan pengoperasian dalam misi dukungan udara jarak dekat.

Secara konseptual, AU-24A adalah jawaban sederhana atas kebutuhan medan perang. Dibandingkan platform kelas berat seperti pesawat gunship AC-130, Stallion jauh lebih kecil (sehingga lebih fleksibel baik dalam hal penyimpanan maupun sarana pendukung operasionalnya), murah dan mudah dalam hal operasional maupun pemeliharaan. Namun di sinilah paradoks mulai muncul. Setiap upaya “memiliterisasi” platform sipil akan membawa konsekuensi teknis yang terkadang sangat rumit.

Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur?
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24A
militerbanget.blogspot.com

Program untuk pengembangan pesawat ini yaitu “Project Credible Chase”, dimulai pada Mei 1971. Tujuannya adalah memperkuat kemampuan tempur Angkatan Udara Vietnam Selatan (VNAF) dalam waktu singkat. Evaluasi tempur dilakukan dalam kerangka Project Pave Coin bersama pesaingnya, Fairchild AU-23 Peacemaker.

Di atas kertas, modifikasi yang dilakukan sekilas tidak terlalu berat: penambahan hardpoint, instalasi meriam samping, perangkat night vision sight, serta sensor sederhana. Namun dampak tingkat kedua dan ketiga segera terasa setelah berbagai instrument tambahan tersebut mulai dipasang. Integrasi sistem senjata mengubah karakteristik aerodinamika, distribusi bobot, hingga kebutuhan pelatihan awak. Awak tidak lagi sekadar menerbangkan pesawat ringan; mereka harus mengoperasikan platform serangan bersenjata dengan prosedur tempur lengkap.


Mini Gunship Era Perang Vietnam: Mengapa Pesawat Helio AU-24A Stallion Tidak Pernah Terjun Ke Medan Tempur?
Pesawat Mini Gunship Helio AU-24A
militerbanget.blogspot.com

Inilah titik kritisnya: waktu. Setiap perubahan yang dilakukan pada design berarti harus ada pengujian ulang. Setiap pembatasan penerbangan berarti jadwal mundur. Program yang dirancang sebagai solusi cepat justru tersandera kompleksitas teknis yang tak terduga sehingga realisasinya menjadi berlarut-larut.

Helio AU-24A Stallion lahir dari ambisi menghadirkan daya gempur dalam wujud pesawat ringan. Namun apakah konsep “gunship mini” benar-benar relevan menghadapi realitas medan tempur Asia Tenggara yang sarat dengan ancaman tembakan dari darat?

Jawabannya akan terungkap ketika kita menelusuri fase evaluasi operasional, serangkaian pembatasan penerbangan, serta keputusan akhir yang menentukan nasib AU-24A di Bagian Kedua.

Senin, 12 Januari 2026

Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia (Bagian Kedua)


Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 12 Januari 2025

Sambungan dari bagian Pertama

Mesin dan Performa

B-250 ditenagai oleh Pratt & Whitney PT6A-68 turboprop berkekuatan 1.600 shp, dipadukan dengan baling-baling empat bilah. Performa utama meliputi:

  • Kecepatan maksimum: 557 km/jam
  • Kecepatan jelajah: 520 km/jam
  • Jarak tempuh ferry: 4.500 km
  • Jarak jelajah operasional dengan muatan tempur: 2.400 km
  • Elevasi operasional maksimum: 30.000 kaki
  • Daya tahan terbang: hingga 12 jam

Pesawat ini mampu membawa muatan hingga 1.800 kg pada tujuh hardpoint, memberikan fleksibilitas tinggi untuk misi tempur ringan maupun latihan.

Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan dan Konfigurasi Misi

B-250 memiliki tujuh hardpoint untuk membawa berbagai senjata, termasuk:

  • Bom berpemandu laser
  • Rudal udara-ke-udara
  • Tangki bahan bakar cadangan

Dengan konfigurasi ini, B-250 dapat digunakan untuk:
  • COIN (Counter-Insurgency): operasi kontra pemberontakan di medan sulit
  • CAS (Close Air Support): mendukung pasukan darat dengan serangan presisi
  • ISR (Intelligence, Surveillance, Reconnaissance): pengintaian taktis menggunakan sensor canggih
  • SAR (Search and Rescue): operasi pencarian dan penyelamatan di medan terbatas

Kemampuan membawa muatan berstandar NATO membuat B-250 kompatibel dengan berbagai senjata ringan dan presisi.
Perbandingan dengan Super Tucano

B-250 sering dibandingkan dengan Embraer Super Tucano EMB-314, karena keduanya berasal dari rancangan Joseph Kovacs. Perbedaan utama meliputi:



Fakta Menarik tentang Calidus B-250

  • Awak tandem memungkinkan pilot dan instruktur atau co-pilot mengoperasikan pesawat dengan efektif.
  • Rangka serat karbon penuh membuat pesawat ringan namun kuat, cocok untuk manuver tinggi.
  • Avionik canggih meningkatkan kesadaran situasional dan keamanan pilot.
  • Jarak tempuh ferry hingga 4.500 km, memudahkan deployment antar pangkalan.
  • Tujuh hardpoint yang fleksibel memungkinkan pesawat ini untuk mengadopsi berbagai konfigurasi persenjataan, mulai dari bom hingga rudal udara-ke-udara.

Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Latih & Serang Ringan Calidus B-250  


Karakteristik umum
Awak: 2 orang
Panjang: 10,98 m (36 kaki 0 inci)
Rentang sayap: 12,09 m (39 kaki 8 inci)
Tinggi: 3,79 m (12 kaki 5 inci)
Dapur pacu: 1 × mesin turboprop Pratt & Whitney Canada PT6 A-68, 1.200 kW (1.600 shp)

Performa
Kecepatan maksimum: 557 km/jam (346 mph, 301 knot)
Kecepatan jelajah: 520 km/jam (320 mph, 280 knot) (bersih)
Jangkauan tempur: 560 km (350 mil, 300 mil laut) (radius tempur, 4 bom berpemandu laser, 2 rudal udara-ke-udara dan 1 tangki bahan bakar)
Jangkauan feri: 2.400 km (1.500 mil, 1.300 nmi)
Ketahanan: 12 jam
Ketinggian terbang maksimum: 9.100 m (30.000 kaki)

Persenjataan
Titik tumpu: 7 dengan kapasitas 1.800 kg (3.960 lb)

Kesimpulan: 


Alternatif Modern untuk Angkatan Udara
Calidus B-250 menawarkan kombinasi kecepatan, avionik canggih, fleksibilitas persenjataan, dan biaya operasional rendah, menjadikannya solusi ideal untuk angkatan udara negara berkembang maupun operasi militer ringan global. Pesawat ini menutup celah antara pesawat jet tempur mahal dan pesawat latih konvensional, sehingga memungkinkan operasi tempur ringan dan pelatihan efisien di berbagai medan.

Dengan teknologi global, kemampuan manuver tinggi, dan sistem perlindungan modern, Calidus B-250 siap menjadi andalan angkatan udara modern yang mengutamakan efisiensi, fleksibilitas, dan daya serang.

Demikianlah artikel tentang Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Jumat, 09 Januari 2026

Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia (Bagian Pertama)


Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia
Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Jum'at, 9 Januari 2026

Mengapa Calidus B-250 Menjadi Pilihan Strategis 

Calidus B-250 adalah pesawat serang dan pelatihan ringan generasi terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasi udara modern di seluruh dunia. Dibangun dengan teknologi global, B-250 menggabungkan kecepatan tinggi, manuver yang gesit, avionik modern, dan kemampuan membawa berbagai jenis persenjataan.

Pesawat ini ideal untuk misi serangan kontra pemberontakan (COIN), dukungan udara jarak dekat (CAS), pengintaian (ISR), dan pencarian serta penyelamatan (SAR). Dengan fleksibilitas tinggi, B-250 mampu mengisi celah antara pesawat jet tempur mahal dan pesawat latih konvensional, menjadikannya solusi efisien bagi angkatan udara dengan anggaran terbatas.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Heavy Sniper Rifle / Senapan Runduk Berat - EDM Arms M96/XM-107 Windrunner)

Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia
Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Sejarah dan Pengembangan B-250

Program B-250 dimulai pada 2015 oleh Calidus Aerospace, perusahaan asal Uni Emirat Arab. Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama dengan Novaer (Brasil), Rockwell Collins, dan Pratt & Whitney Canada, menggabungkan keahlian desain pesawat, avionik canggih, dan mesin turboprop kelas dunia.

Purwarupa pertama dikembangkan dalam tempo 25 bulan, dan melakukan penerbangan perdana pada Juli 2017. B-250 dirancang oleh Joseph Kovacs, perancang Super Tucano EMB-314, namun dimodifikasi agar lebih cepat dan memiliki performa manuver lebih baik. Tujuannya adalah untuk menghadirkan pesawat serang/latih ringan dengan kemampuan operasi tempur modern, yang bisa digunakan oleh negara berkembang maupun angkatan udara dengan kebutuhan COIN dan dukungan udara terbatas.

Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia
Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Kerjasama Internasional dan Keunggulan Teknologi


Salah satu keunggulan B-250 adalah kolaborasi internasional:
  • Novaer (Brasil): Merancang rangka pesawat dan aerodinamika, memanfaatkan pengalaman Super Tucano.
  • Rockwell Collins: Menyediakan sistem avionik Pro Line Fusion yang canggih, meningkatkan kesadaran situasional pilot.
  • Pratt & Whitney Canada: Memproduksi mesin PT6A-68 turboprop yang efisien dan andal, memberikan daya dorong tinggi dengan konsumsi bahan bakar rendah.

Kolaborasi ini memastikan B-250 menggunakan teknologi kelas dunia sambil tetap kompetitif dari sisi biaya.

Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia
Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Desain Bodi dan Rangka

B-250 menggunakan rangka yang sepenuhnya dari serat karbon, ringan namun kuat, yang memungkinkan pesawat ini untuk melakukan manuver dalam beban yang tinggi sekaligus meningkatkan umur operasional. Konfigurasi sayap rendah menghasilkan daya angkat yang optimal dan mengurangi hambatan aerodinamis. Sistem perlindungan balistik opsional memastikan keselamatan awak dalam skenario tempur.

Roda pendaratan tiga unit, yang dapat ditarik, diperkuat sehingga pesawat ini mampu mendarat dan lepas landas dari landasan kasar atau belum dipersiapkan, sehingga pesawat ini sangat adaptif di medan sulit.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Penyergap Jarak Jauh / Long Range Interceptor - Mikoyan MiG-31)

Calidus B-250: Pesawat Serang dan Latih Ringan Generasi Terbaru untuk Angkatan Udara Dunia
Pesawat Serang dan Latih Ringan
Calidus B-250
militerbanget.blogspot.com

Kokpit dan Avionik Canggih

Kokpit B-250 menampung dua awak dalam konfigurasi tandem. Dilengkapi kursi lontar zero-zero Martin Baker, kokpit ini bertekanan penuh dan dilengkapi dengan pendingin udara, serta memiliki sistem OBOGS (On-Board Oxygen Generation System).

Sistem avionik Rockwell Collins Pro Line Fusion memberikan informasi real-time tentang landasan, jalur taksi, lokasi pesawat, kondisi cuaca, dan sensor misi. Layar tampilan multifungsi, HUD digital, dan ikon intuitif membuat pilot dapat mengoperasikan pesawat dengan efisien. Radar cuaca otomatis juga memastikan keamanan penerbangan dalam berbagai kondisi.

Bersambung ke bagian Kedua

Selasa, 16 Mei 2023

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency – antigerilya) FMA IA 58 Pucará (Bagian Ketujuh)


Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Selasa, 16 Mei 2023

Artikel ini meneruskan artikel sebelumnya yang mengulas tentang tentang satu jenis pesawat serang darat, sekaligus berfungsi sebagai pesawat anti perang gerilya. Pesawat lansiran Argentina ini boleh dibilang "battle proven", alias sudah teruji dalam perang. Walaupun prestasi pesawat ini kurang begitu membanggakan, tetapi kehadiran pesawat ini cukup menjadi batu sandungan bagi pihak lawan. Supaya dapat mengikuti artikel ini dengan baik, silahkan baca bagian keenam dengan judul: "Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency – antigerilya) FMA IA 58 Pucará (Bagian Keenam)", dan inilah artikelnya:

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Kontrak yang gagal 

Kontrak asing pertama adalah pada Februari 1978 dengan Angkatan Udara Islam Mauritania untuk pengadaan empat  unit pesawat IA-58A ditambah dukungan dan pelatihan dengan anggaran US$ 10,8 juta. Delapan unit lainnya juga dinegosiasikan sebagai opsi. Ketika Presiden Mauritania Moktar Ould Daddah digulingkan dalam kudeta, kontrak dibatalkan. Seri pesawat no. 15 dan no.18 yang sudah selesai dibuat dan siap dikirim dengan nomor registrasi Mauritania terpaksa batal, kemudian kedua pesawat tersebut dimasukkan ke Angkatan Udara Argentina dengan kode registrasi A-515 dan A-518 tetapi kedua pesawat tersebut tetap menggunakan kamuflase dan konfigurasi gurun.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun Fabricas y Maestranzas del Ejercito (FAMAE) SAF)

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Pada bulan Maret 1983, Angkatan Udara Republik Afrika Tengah melakukan negoisasi untuk pengadaan 2 unit Pucaradengan nilai kontrak sebesar US$ 9,5 juta termasuk dukungan, pelatihan dan suku cadang. Kontrak dibatalkan. 

Pada bulan September 1983, kontrak lain ditandatangani, kali ini dengan Angkatan Udara Venezuela untuk 24 unit IA-58A yang dilengkapi dengan mesin turboprop Garrett TPE331-11-601W, dengan harga US$ 110 juta. Venezuela membatalkan pesanan pembelian. Sejumlah OV-10A Bronco kemudian dinegosiasikan sebagai penggantinya dan akhirnya terpilih (pesawat OV-10 Bronco yang dibeli adalah pesawat dari stock USAF) dengan fasilitas kredit. 

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Pada bulan Maret 1985, kontrak baru dengan Angkatan Udara Irak, yang kemudian dibubarkan karena masalah politik asing, ditandatangani dengan Irak untuk 20 IA-58A dengan 20 lebih pada pilihan untuk U $ 76 juta. 

Pada Mei 1986 Angkatan Udara Bolivia meminta 12 IA-58A seharga US$52 juta, tanpa ada pesanan pembelian.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Perusak / Tank Destroyer - M56 Scorpion)

Iran merundingkan 60 IA-58A untuk US$ 283 juta pada April 1987 dan pada akhir tahun itu kesepakatan baru untuk 50 pesawat dengan US$ 160 juta tanpa pesanan pembelian yang pernah dilakukan. 

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Pada November 1987, enam Pucará dinegosiasikan dengan Force Aérienne Zairoise untuk US$ 26,7 juta, kontrak dibatalkan. 

Pada tahun 1990 Angkatan Udara Brasil mengumumkan pembelian 30 IA-58A sebagai bagian dari proyek SIVAM. Tetapi dengan pengembangan Embraer EMB 314 Super Tucano, pesanan dibatalkan. 

Pada tahun 1991, pesanan pembelian dinegosiasikan oleh Angkatan Udara Paraguay untuk empat IA-58A seharga US$ 10,6 juta tetapi kemudian diabaikan. 

Angkatan Udara Peru dilaporkan telah menunjukkan minat besar dalam memperoleh hingga 25 IA-58A untuk pengiriman pada tahun 1974. Laporan ini dikeluarkan pada pertengahan tahun 1972. 

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Varian 


AX-02 Delfin: Versi Purwarupa saja

AX-04: Purwarupa pesawat pembawa torpedo.

IA-58A Pucará: Versi COIN dengan konfigurasi dua kursi, dukungan udara jarak dekat, pesawat serang Versi produksi utama. 

IA-58B Pucará Bravo: Pesawat versi COIN yang dimodifikasi dengan konfigurasi dua kursi, dengan badan pesawat lebih panjang, memungkinkan meriam Hispano kaliber 20 mm digantikan oleh dua meriam DEFA kaliber 30 mm yang lebih mematikan, dan dengan instrument avionik yang lebih modern. Satu purwarupa pesawat yang 
dikonversi dari IA-58A pertama kali terbang pada 15 Mei 1979.

IA-58C Pucará Charlie: Versi kursi tunggal yang dirancang untuk memanfaatkan pelajaran yang diperoleh selama Perang Falklands, dengan peningkatan kemampuan dalam misi anti kapal permukaan dan anti helikopter. Kokpit depan dihilangkan, dengan meriam DEFA kaliber 30 mm tambahan yang melengkapi persenjataan senjata yang ada, dan kemampuan untuk membawa Matra R550 Magic rudal udara-ke-udara dan rudal udara-ke-permukaan Martin Pescador di bawah sayap. Proteksi lapis baja yang ditingkatkan, dan rangkaian sistem EW (Early Warning – Peringatan dini) yang lebih canggih. Purwarupa tunggal dikonversi, terbang pada 30 Desember 1985. Rencana awal, sekitar 15 unit akan dikonversi menjadi versi ini, namun dibatalkan karena kekurangan anggaran.

IA-58D Pucará Delta: Program modernisasi dari pesawat IA-58A yang sudah ada, tetapi ditambahkan dengan sistem avionik baru dan mesin PT6A-62 Pratt & Whitney 950shp. 

IA-66: Modifikasi IA-58A ditenagai oleh dua 1.000-ehp (746-kW) Garrett TPE331-11-601W mesin turboprop. Prototipe tunggal yang dikonversi dari IA-58A terbang pada tahun 1980

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency – antigerilya) FMA IA 58 Pucará


Awak: Dua

Dimensi 

Panjang pesawat: 14.25 m (46 ft 9 in)
Bentang sayap: 14.50 m (47 ft 7 in)
Tinggi: 5.36 m (17 ft 7 in)
Wing area: 30.30 m2 (326.1 sq ft)

Aspect ratio: 6.9:1
Airfoil: NACA 642A215 at root, NACA641 at tip
Bobot kosong: 4,020 kg (8,863 lb)
MTOW: 6,800 kg (14,991 lb)

Kapasitas bahan bakar: 1,280 L (280 imp gal; 340 US gal) internal, up to 1,736 L (382 imp gal; 459 US gal) in external tanks

Mesin: 2 × Turbomeca Astazou XVIG turboprop, 729 kW (978 hp) each

Performa

Kecepatan Maksimum: 500 km/h (311 mph; 270 kn) pada elevasi 3,000 m (9,800 ft)
Kecepatan Jelajah: 430 km/h (267 mph; 232 kn) at 6,000 ft (1,800 m) (econ cruise)
Kecepatan Stall: 143 km/h (89 mph; 77 kn) (flaps and undercarriage down)
Never exceed speed: 750 km/h (466 mph; 405 kn)
Radius Tempur: 350 km (217 mi; 189 nmi) (Combat radius with 1,500 kg (3,300 lb) weapons, High-low-high profile)
Jarak Terbang Maksimum: 3,710 km (2,305 mi; 2,003 nmi) max internal and external fuel
Ketinggian terbang operasional: 10,000 m (33,000 ft)
g limits: +6/-3 g
Kecepatan menanjak: 18 m/s (3,500 ft/min)

Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency-Antigerilya)
FMA IA 58 Pucara
militerbanget.blogspot.com

Pesenjataan

Senjata: 
2×meriam kaliber 20mm Hispano-Suiza HS.804 autocannons
4×senapan mesin kaliber 7.62 mm FN Browning machine guns
Pylon: 3 with a capacity of centerline 1,000 kg (2,200 lb), wing pylons 500 kg (1,100 lb), total external stores 1,620 kg (3,570 lb)

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency – antigerilya) FMA IA 58 Pucará (Bagian Ketujuh), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber  

1. Wikipedia
2. PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Drone, #Kamikaze Drone, #Russian Drone, #Rudal Hipersonik, #Rudal Hipersonik Rusia