Tampilkan postingan dengan label Pesawat Multi Peran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat Multi Peran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Desember 2020

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback (Tulisan ke 2)


Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 1
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 11 Desember 2020

Fullback: Evolusi Sang Interdiksi Jarak Jauh Rusia


Sukhoi Su-34 (kode identifikasi NATO “Fullback”) dikembangkan terutama untuk peran serang / interdiksi untuk menggantikan posisi Su-24 Fencer yang dirasa sudah mulai menua dan ketinggalan jaman. Pesawat ini adalah turunan dari Su-27 Flanker tapi dengan beberapa perbedaan yang signifikan, diantaranya adalah tata letak kokpit yang berdampingan dan bentuk hidung yang pipih seperti 'platypus'.

(baca juga artikel tentang Su-34: "Su-34 Si “Paruh Bebek” Penebar Maut Di Udara" sebagai pembanding)

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 3
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini pertama kali diterbangkan pada tahun 1990, pesawat ini awalnya diberi kode Su-27IB. Pada tahun 1995 sebuah pesawat pra-produksi, yang disebut sebagai Su-32, terungkap. Rancang bangun pesawat ini berjalan lambat karena terbentur masalah anggaran. Hingga tahun 2004, total hanya 8 unit pesawat pra-produksi dibuat untuk model uji coba dan evaluasi. Beberapa tahun lalu Angkatan Udara Rusia telah mengadopsi sebutan Su-34 untuk nama pesawat ini. 

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 5
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Su-34 secara resmi operasional secara aktif dibawah komando Angkatan Udara Rusia pada tahun 2014. Pada tahun 2015 Angkatan Udara Rusia mengoperasikan 76 unit pesawat serang ini. Salah satu sumber resmi menyebutkan, bahwa Rusia paling tidak membutuhkan 200 unit pesawat interdictors tipe baru ini. 

Su-34 juga diusulkan untuk pelanggan ekspor, namun sampai saat ini belum menerima pesanan yang menjanjikan. Sebagai pengisi kekosongan, program peremajaan dan modernisasi terus dilakukan pada pesawat Su-24 Rusia yang masih operasional untuk memperpanjang masa operasional pesawat ini.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 7
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Teknologi 'Paruh Bebek': Keunggulan Manuver Su-34 di Medan Tempur


Rancang bangun Su-34 Fullback mempertahankan tata letak fundamental dari pesawat Su-27, seperti konstruksi badan pesawat, mesin, sebagian besar struktur sayap, ekor, dan sebagian besar instrument onboard. Pesawat ini juga mengadopsi model canard Su-30 untuk meningkatkan kemampuan manuver. Pesawat memiliki hidung dan badan pesawat depan termasuk bagian kokpit yang sama sekali baru. 

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 9
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Mengupas Kecanggihan Kokpit dan Sistem Persenjataan Su-34


Keuntungan kokpit berdampingan adalah instrumen kendali duplikat tidak diperlukan untuk setiap pilot (instrument duplikat control dibutuhkan jika konfigurasi tempat duduknya depan belakang seperti lazimnya pesawat tempur). Konfigurasi tempat duduk berdampingan ini juga lebih nyaman bagi awak apabila harus melakukan misi yang lebih lama. Su-34 memiliki kokpit kaca modern, dengan tampilan multi fungsi berwarna. 

Bagian hidung dari Fullback mengakomodasi radar multi-mode phased array yang mampu mengikuti kontur daratan. Kokpit dan beberapa komponen serta sistem penting lainnya dilindungi dengan sistem proteksi lapis baja. Pesawat juga dilengkapi dengan fitur sistem pengecoh yang cukup modern.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 11
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Interdictor ini dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm (GSh-301) dengan kapasitas 180 butir peluru. Pesawat memiliki 10 pylon underwing dan underfusealage untuk berbagai macam senjata, termasuk rudal udara ke udara, udara ke permukaan, anti kapal dan anti radiasi, bom berpemandu atau bom jatuh bebas. Su-34 biasanya membawa 4.000 kg persenjataan, namun kapasitas maksimumnya adalah 8.000 kg. 

Senjata udara ke udara utama adalah rudal R-77 (AA-12). Dua rudal udara-ke-udara jarak pendek R-73 (AA-11 Archer) biasanya dibawa di rel ujung sayap. Su-34 memiliki radar yang menghadap ke belakang dan dapat meluncurkan rudal udara-ke-udara untuk mengejar pesawat musuh.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 13
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Untuk misi serang, pesawat ini dilengkapi dengan rudal dengan jarak jangkau yang cukup jauh, seperti rudal jelajah Kh-55 (AS-15 Kent), Kh-59 (AS-13 Kingbolt), Kh-25 (AS-10 Kerry), Kh-29 (AS-14 Kedge) rudal udara-ke-permukaan, rudal anti-kapal Kh-31 (AS-17 Krypton), Kh-35 (AS-20 Kayak), Kh-41 Moskit, dan P-800 Oniks, dan Kh -58 (AS-11 Kilter) rudal anti-radiasi.

Untuk muatan bom berpemandu ada banyak pilihan, termasuk KAB-500 dan KAB-1500. Pesawat juga bisa membawa peperangan elektronik atau pod pengintai. Kapasitas bahan bakar internal telah ditingkatkan dan tiga tangki bahan bakar eksternal dapat dibawa. Pesawat juga memiliki kemampuan pengisian bahan bakar dari udara, yang meningkatkan ketahanan terbang hingga 10 jam.

Pesawat ini juga sedang diusulkan agar dioperasikan penuh oleh Angkatan Udara Rusia untuk bertugas sebagai pesawat pencegat berat, pengintaian, peperangan elektronik dan peran penyusup pertahanan lawan.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 15
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Varian


  • Su-34 FN, pesawat anti kapal permukaan serang jarak jauh berbasis darat dan pesawat anti-kapal selam.

  • Su-34 MF, pembom tempur multi-peran.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 19
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback


Spesifikasi umum

  • Asal negara: Rusia
  • Operasional aktif: 2014
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 23,34 m
  • Rentang sayap: 14.05 m
  • Tinggi: 6,36 m
  • Berat (kosong): 22,5 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 45.1 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 2 x Saturnus AL-31F turbofan
  • Daya dorong (tanpa / dengan afterburning): 2 x 74,5 / 122,6 kN
  • Kecepatan maksimum: 1.900 km/jam
  • Elevasi operasional maksimum: 14 km
  • Jarak jelajah feri (dengan bahan bakar eksternal): 4.500 km
  • Radius tempur: 900 – 1.130 km

Persenjataan

  • Meriam: 1 x Meriam GSh-301 kaliber 30mm
  • Rudal: Rudal udara-ke-udara R-77, R-73; 
  • Rudal jelajah Kh-55, Kh-59; 
  • Rudal udara-ke-permukaan Kh-25, Kh-29; 
  • Rudal anti-kapal Kh-31, Kh-35, Kh-41, Yakhont; Rudal anti-radiasi Kh-58
  • Bom: Bom pemandu KAB-500 dan KAB-1500, bom jatuh bebas

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Keterangan tambahan:

"Interdiksi" adalah kata serapan dalam bahasa Inggris yaitu "Interdiction" yang dapat diartikan secara bebas (dalam konteks artikel ini tentunya) sebagai tindakan pencegatan atau penyergapan atau pemutusan jaringan (bisa berarti logistik atau pertahanan) milik lawan. 

Senin, 07 Desember 2020

Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo


Pesawat Tempur Multi Peran (Multi-role fighter) - AIDC F-CK-1 Ching Kuo 1
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 7 Desember 2020

Latar Belakang: Ambisi Kemandirian Pertahanan Taiwan


Pada tahun 1982, Taiwan memulai program dalam negeri yang ambisius untuk mengembangkan secara mandiri pesawat tempur canggih untuk menggantikan armada pesawat F-5 dan F-104 yang sudah mulai menua. Program ini merupakan respon Taiwan setelah pemerintah AS menjatuhkan embargo atas penjualan pesawat Northrop F-20, General Dynamics F-16 , dan produk pesawat tempur sejenis lainnya. 

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi-role fighter) - AIDC F-CK-1 Ching Kuo 3
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo
militerbanget.blogspot.com

Kolaborasi Teknologi: Sentuhan Dirgantara Amerika Serikat


Walaupun demikian, Amerika Serikat tidak membatasi kerjasama teknis untuk rancang bangun pesawat, dan perusahaan perusahaan dirgantara Amerika Serikat juga telah bekerjasama dengan AIDC untuk merancang dan membuat pesawat tempur multiperan beserta sistem persenjataannya. Kontribusi yang besar untuk pengembangan pesawat ini telah diberikan oleh General Dynamics (struktur badan pesawat), Garrett (sistem propulsi), Westinghouse (perangkat radar) dan tim yang dipimpin oleh Smiths Industries (avionik).

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi-role fighter) - AIDC F-CK-1 Ching Kuo 5
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo
militerbanget.blogspot.com

Profil "Naga Emas": Kecanggihan Radar dan Avionik


Secara sepintas, F-CK-1 Ching Kuo memiliki profil yang mirip dengan profil pesawat tempur multi-peran F-16 AS tetapi dengan konfigurasi dua mesin. Pesawat ini dilengkapi dengan radar Doppler multi-mode GD-53 multi-mode “Golden Dragon” yang rancangannya berdasarkan pada  radar AN / APG-67 (V) yang awalnya dikembangkan untuk digunakan oleh F-20, tetapi menggunakan beberapa teknologi dari unit Westinghouse AN / APG-66 yang digunakan. oleh F-16A.

Kebanyakan struktur logam konvensional pada pesawat Ching Kuo ini adalah konfigurasi konvensional, meskipun pada beberapa bagian di sayap dan badan pesawat mengadopsi logam komposit untuk menekan bobot keseluruhan. 

Kursi pilot dilengkapi dengan kursi lontar Martin-Baker Mk 12 dan kokpit bertekanan dilengkapi dengan pengontrol sidestick, tampilan head-up sudut lebar, dan tiga tampilan ke bawah multi-fungsi.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi-role fighter) - AIDC F-CK-1 Ching Kuo 7
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa pertama berhasil melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 28 Mei 1989, dan pada 10 Februari 1994, Skuadron No. 7 Angkatan Udara Republik China secara terbuka meluncurkan pesawatnya, yang meliputi dua produksi konfigurasi kursi tunggal (diberi kode identifikasi F-CK-1A) dan dua produksi dengan konfigurasi dua awak digunakan untuk versi pesawat latih (diberi kode identifikasiF-CK-1B). 

Pada bulan Maret 1993, badan legislatif negara mengumumkan bahwa pengadaan pesawat ini akan dibatasi hanya pada 130 unit pesawat, untuk melengkapi dua, bukan empat wings seperti yang direncanakan semula. Dua unit pesawat terakhir telah dikirim pada tahun 2000. Setelah pesanan dari pemerintah berakhir, AIDC lalu meminta persetujuan pemerintah untuk diperbolehkan mengekspor versi derivatif dari Ching Kuo berkonfigurasi dua tempat duduk sebagai pesawat latih tempur terdepan / maju (lead-in/advanced fighter trainer). Untuk varian versi ekspor ini tidak dilengkapi dengan sistem radar, senjata internal, atau sistem penanggulangan elektronik.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi-role fighter) - AIDC F-CK-1 Ching Kuo 9
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo
militerbanget.blogspot.com

Modernisasi Berkelanjutan: Adaptasi di Era Modern


Pada tahun 2013 dilaporkan bahwa 71 unit pesawat Ching Kuo Taiwan dari 120 unit yang operasional akan dimodernisasi. Versi modernisasi ini akan kompatibel dengan rudal baru dengan hulu ledak cluster. Rudal ini memiliki jangkauan efektif hingga 200 km dan membawa 100 submunisi.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi-role fighter) - AIDC F-CK-1 Ching Kuo 11
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - AIDC F-CK-1 Ching Kuo


  • Asal negara: Taiwan
  • Memasuki layanan: 1994
  • Awak: 1 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 14,21 m
  • Rentang sayap 8,53 m
  • Tinggi: 4,65 m
  • Berat (kosong): 6,48 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 12.2 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 2 x ITEC TFE-1042-70 furbofans
  • Daya dorong tanpa afterburner: 2 x 26,8 kN
  • Daya dorong dengan afterburner: 2 x 42,08 kN
  • Kecepatan maksimum: 1.275 km/jam
  • Elevasi operasional maksimum: 16,8 km
  • Jarak jelajah maksimum: 1.100 km

Persenjataan

  • Meriam: Meriam M61A1 1 x 20 mm
  • Rudal: Rudal udara-ke-udara AIM-9P, rudal udara-ke-udara Thien Chien I / II, rudal anti-kapal H incred Feng II
  • Bom: Bom Mk 80-series, bom berpemandu laser, bom tandan (cluster bomb)

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Senin, 05 Agustus 2019

Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Fighter Dornier Do 335 Pfeil


Pesawat Multiperan/Multirole Fighter 
Dornier Do 335 "Pfeil"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin 5 Agustus 2019

Pada era sebelum Perang Dunia II, disaat para insinyur perancang pesawat terbang di berbagai negara masih terbelenggu oleh “trend” lawas, insinyur perancang pesawat terbang Jerman memang telah beberapa langkah lebih maju dibanding mereka. Tanpa terhalang oleh tradisi dan trend, perancang Jerman mencari cara baru untuk menyelesaikan masalah lama yang membebani mayoritas rancangan pesawat pada masa itu, dan dengan demikian memberikan kepada Sekutu banyak bahan penelitian canggih di Timur dan Barat setelah berakhirnya peperangan. 

Pesawat Multiperan/Multirole Fighter 
Dornier Do 335 "Pfeil"
militerbanget.blogspot.com

Salah satu yang paling terkenal dari pesawat berbentuk aneh yang mengudara di Jerman adalah Dornier Do 335 Pfeil, yang menjadi salah satu contoh dari upaya berani untuk memberikan Luftwaffe sebuah pesawat multi peran yang potensial, pembom tempur, pesawat tempur malam hari dan pesawat yang dapat difungsikan untuk misi pengintaian.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - FOCKE WULF Ta-152)

Prof Dr Claudius Dornier adalah seorang jenius yang menjadi tulang punggung perusahaan Dornier-Werke GmbH yang terkenal, dan ia telah membangun garis panjang pesawat yang sukses, terutama di bidang pesawat terbang. Untuk sebagian besar akhir 1930-an dan Perang Dunia II, Dornier banyak berperan dalam produksi pesawat pembom untuk Luftwaffe. Sejak akhir Perang Dunia I, Claudius Dornier telah tertarik pada gaya dorong segaris (garis tengah), di mana dua mesin berbagi garis dorong yang sama (satu menarik dan satu mendorong). 

Pesawat Multiperan/Multirole Fighter 
Dornier Do 335 "Pfeil"
militerbanget.blogspot.com

Manfaat sistem ini jelas lebih unggul dibandingkan tata letak mesin kembar konvensional, dengan hanya area depan yang sama dengan pesawat bermesin tunggal, design sayap dapat dibuat bersih dari nacelles engine dan struktur yang menyertainya, dan tidak ada tarikan gaya asimetris jika satu mesin mati. Namun, masalah memang ada pada area poros penggerak yang menggerakkan baling-baling belakang. Tata letak mesin tandem yang tidak konvensional ini lalu dipatenkan oleh Claudius Dornier pada tahun 1937.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen)

Pesawat Multiperan/Multirole Fighter 
Dornier Do 335 "Pfeil"
militerbanget.blogspot.com

Pengalaman Dornier’s yang sangat banyak dalam merancang pesawat terbang amfibi memberi dia banyak pengetahuan dan masukan berharga dalam pengaturan dorong garis tengah sederhana, di mana dua mesin dipasang saling berhadapan di atas garis tengah (beberapa pesawat amfibi keluaran Dornier mengadopsi konfigurasi seperti ini). Pada pertengahan 1930-an, ia melihat kemungkinan menggunakan konsep ini untuk mengerakkan pesawat tempur berkecepatan tinggi, tetapi pertama-tama pengaturan poros ekstensi mesin belakang harus dibuktikan kehandalannya. 

Demikianlah artikel tantang Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Fighter Dornier Do 335 Pfeil, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.


Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber:

2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron

Senin, 08 April 2019

Pesawat Serang Ringan OV-10 Bronco


Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 1
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 8 April 2019

OV-10 Bronco, adalah pesawat multi-misi yang kokoh, memiliki kemampuan manuver yang tinggi, dengan dapur pacu mesin twin-turboprop, dioperasikan oleh Angkatan Udara dan Korps Marinir Amerika Serikat (OV-10A). Angkatan Laut AS juga menggunakan OV-10. Skuadron Angkatan Laut VAL-4 Black Ponies menerbangkan pesawat ini dan menuai banyak prestasi pada Perang Vietnam. Negara lain yang juga pernah mengoperasikan pesawat OV-10 adalah militer Jerman Barat (OV-10B), Thailand (OV-10C), Venezuela (OV-10E) dan Indonesia (OV-10F).

Dirancang dan diproduksi oleh North American Aviation di Columbus, Ohio, Bronco lebih cepat dan lebih fleksibel daripada helikopter, namun lebih lambat tetapi memiliki tingkat manuver yang lebih hebat ketimbang pesawat jet, dan dapat bermanuver serta memiliki ketahanan yang tidak mungkin dimiliki oleh pesawat jet.

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 3
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Sistem pencitraan malam OV-10D (NOS) menampilkan pengamatan malam yang unik dan sistem penandaan target yang mencakup inframerah (FLIR) dan laser designator / ranger. Dengan mesin turboprop SHP 1040 dan bilah propeler fiberglass yang diperkuat, NOS memberikan jangkauan yang lebih luas, peningkatan kinerja, dan kemampuan bertahan yang lebih besar.

Dalam operasi militer, kemampuan Bronco untuk menemukan dan mengenai sasaran pada lokasi yang dekat dengan pasukan kawan membuat pesawat ini efektif mengeliminir pasukan konvensional dan gerilyawan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun PINDAD PM-1/PM-1A1)

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 5
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Aplikasi militer di mana Bronco sangat cocok termasuk operasi anti-gerilya, pengawalan helikopter transport, dukungan udara dekat, pengintaian bersenjata dan kontrol udara ke depan. Selain itu, dapat digunakan untuk misi pendukung seperti penerjunan kargo (perbekalan) - pengiriman hingga enam personel pasukan para (penerjun payung), evakuasi medis, penembakan untuk menciptakan tabir asap dan perang psikologis dengan pamflet dan pengeras suara.

Untuk operasi di masa damai, senjata, rak bom, dan lapisan pelindung bisa dilepas dengan cepat, dan pesawat menjadi lebih ringan, sehingga mampu lepas landas dan mendarat dalam jarak landasan yang pendek. penggunaan potensial pesawat ini termasuk pemetaan udara, survei geologi, penyemprotan, bantuan bencana dan patroli. 

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 7
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Bronco berkonfigurasi sayap tinggi dan tempat duduk tandem untuk pilot dan observer. Desain kanopi yang menggelembung memberikan area pandang yang lebih luas dan lebih baik daripada kebanyakan helikopter. Setiap kru dilengkapi dengan sistem kursi lontar LW-3B, dirancang dan dibangun oleh pabrikan yang sama. Kursi lontar ini tergolong sangat aman dan andal, karena mampu melontar pada kecepatan nol, dan ketinggian nol.

Proteksi lapis baja, kaca depan tahan peluru, dan tangki bahan bakar self-sealing disediakan untuk operasi di lingkungan yang dengan tingkat kerawanan yang tinggi. Mesin kembar, kontrol penerbangan manual ganda, dan konstruksi yang kokoh dan sederhana juga berkontribusi terhadap keselamatan dan kehandalan pesawat.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Medium Bomber Aircraft/Pesawat Pembom Medium Fairey Hendon)

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 9
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

OV-10 dilengkapi dengan tujuh cantelan atau pylon untuk menggantungkan berbagai macam senjata dan ditambah dengan empat senjata pucuk senapan mesin kaliber 7,62 mm yang dipasang di sponson (untuk Indonesia, karena kaliber 7,62 dianggap kurang mematikan, maka senapan mesin ini dimodifikasi sendiri dan diganti dengan empat pucuk senapan mesin berat kaliber 12,7mm, yamng tentu saja lebih mematikan). Berbagai persenjataan konvensional dapat dibawa selain 2.000 butir amunisi.

Tujuh cantelan atau pylon eksternal terdiri dari pylon pada sponson, satu pylon pada garis tengah (atau di tengah badan) dan dua pylon pada sayap. Aksesibilitas Sponson juga memiliki fitur bongkar pasang persenjataan dan amunisi. Pylon sayap dapat dipasangkan peluncur roket LAU-7 / A untuk memasang paket roket atau rudal. Pylon pada tengah badan pesawat juga dapat mengakomodir pod meriam kaliber 20 mm atau tangki bahan bakar eksternal 150-, 230-, atau 300-galon (568-, 871- atau 1136-liter).

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 11
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Penghapusan sponson persenjataan dan kursi belakang dengan armor yang terkait memungkinkan konversi cepat dan sederhana ke konfigurasi aksi sipil, yang memungkinkan pengangkutan 3.200 pound (1452 kilogram) kargo di pesawat belakang.

Untuk operasi di daerah-daerah terpencil, Bronco memiliki roda pendaratan lapangan kasar yang dirancang khusus, tidak memerlukan peralatan dasar untuk memulai dan dapat dirawat dengan perkakas tangan sederhana. Jika terjadi keadaan darurat, Bronco dapat menggunakan bahan bakar oktan tinggi atau otomotif sebagai pengganti bahan bakar jet dengan hanya sedikit degradasi daya.

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 13
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi teknis Pesawat multiperan  OV-10 Bronco


Penerbangan pertama: 16 Juli 1965
Rentang Sayap: 40 kaki (12,2 meter)
Panjangnya: 41 kaki 7 inci (12,7 meter)
Tinggi: 15 kaki 1 inci (4,6 meter)
Berat Kosong: 7.190 pound (3.261 kilogram); berat kotor take-off maksimum: 14.444 pound (6.552 kilogram)
Mesin: 2 X turboprop Garrett-AiResearch, T76-G-412 dan T76-G-413, masing-masing 715 tenaga kuda
Kecepatan maksimum di permukaan laut 244 knot (452 kilometer / jam)
Jarak Terbang Maksimum: 700 mil laut (1.297 kilometer) dengan bahan bakar internal; 1200 mil laut (2224 kilometer) dengan tangki eksternal 150-galon (568-liter)
Ketinggian operasional maksimum: 28.800 kaki (8.778 meter)

Bahan Bakar:

Lima tangki bahan bakar self-sealing di sayap: kapasitas 252 galon (954 liter); 150-, 230- atau 300 galon (568-, 871-, atau 1.136 liter) tangki eksternal.

Awak: 

Satu pilot dan satu pengamat (kursi belakang yang dapat dilepas untuk kapasitas kargo yang lebih besar)
Pylon untuk pod meriam kaliber 20 mm, atau bom; empat pucuk senapan mesin M60C kaliber 7,62 mm di dalam sponson; empat pylon untuk roket, minigun, atau bom; dua pylon pada sayap untuk roket atau rudal
Kemampuan terbang berputar 5,5 jam dengan drop tank berkapasitas 150 galon (568 liter); 50 mil laut (93 kilometer) dan 2 jam waktu operasional dengan muatan persenjataan penuh.
Kursi pelontar Zero-speed, zero-altitude; sistem komunikasi udara-ke-udara dan udara-ke-darat

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 11
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia


OV-10 Bronco adalah sebuah pesawat militer ringan berbaling-baling bermesin turboprop ganda dengan konfigurasi sayap tinggi (high wing) buatan North American Rockwell sebagai pesawat serang ringan dan pesawat angkut ringan. Pesawat bermesin turboprop ini dikembangkan pada tahun 1960-an sebagai pesawat khusus untuk pertempuran COIN (COunter-INsurgency) atau anti-gerilya. Walaupun memiliki sayap tetap, kemampuannya mirip dengan kemampuan helikopter serbu berat yang cepat, mampu terbang jarak jauh, murah dan sangat dapat diandalkan.
OV-10 Bronco mampu terbang pada kecepatan sekitar 560 km/jam, memuat berbagai pesenjataan eksternal seberat 3 ton, dan memiliki ketahanan terbang selama 3 jam atau lebih. Pesawat ini sangatlah efesien dan juga dapat diandalkan karena kemampuannya dalam menjalankan berbagai misi, membawa berbagai macam persenjataan dan kargo, area pandang pilot yang luas, kemampuan terbang dan mendarat pada landasan yang pendek dan kasar, biaya operasional yang murah dan kemudahan dalam hal perawatan. Dalam banyak kejadian, pesawat ini mampu terbang dengan baik walaupun hanya dengan menggunakan satu mesin.

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 13
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

OV-10 Bronco dan TNI-AU


TNI-AU tercatat pernah memiliki 16 unit pesawat OV-10F (varian OV-10 khusus untuk TNI-AU) yang berada dibawah komando Skadron Udara 21 yang berpangkalan di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Pesawat-pesawat ini dibuat pada tahun 1976 dan berperan aktif dalam konflik di Timor Timur, ketiadaan bom yang baru akan dikirimkan oleh Amerika Serikat setelah 3 tahun dari pembelian disiasati dengan memasang bom-bom Rusia dengan memodifikasi bagian cantelan bom di pesawat. Pada tahun 2007 diketahui beberapa unit pesawat ini masih aktif dioperasikan oleh TNI-AU.

Setelah mengalami beberapa kecelakaan yang mematikan yang mengakibatkan pilotnya gugur, TNI-AU memutuskan untuk mengganti pesawat ini dengan pesawat yang baru. Pihak TNI lalu memilih pesawat Super Tucano buatan Embraer Brazil. Saat ini pesawat ini dioperasikan oleh beberapa negara di Amerika Latin, antara lain Brasil, Colombia, Guatemala dan Republik Dominika. Selain negara-negara tersebut, sebuah pesawat ini juga digunakan oleh perusahaan militer swasta dari Amerika Serikat, Blackwater.

Sebagaimana halnya OV-10 Bronco, Super Tucano juga didesain untuk serangan udara ringan, anti-gerilya, pesawat latih dan patroli perbatasan dengan sistem senjata dan avionik yang lebih canggih.

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 15
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Serang Ringan / Anti-Gerilya OV-10A


Kru: 2
Panjang: 41 ft 7 in (12.67 m)
Rentang sayap: 40 ft 0 in (12.19 m)
Tinggi: 15 ft 2 in (4.62 m)
Luas sayap: 290.95 ft² (27.03 m²)
Berat kosong: 6,893 lb (3,127 kg)
Berat maksimum saat lepas landas: 14,444 lb (6,552 kg)
Mesin: 2 × Garrett T76-G-410/412 turboprop, 715 hp (533 kW) masing-masing

Performa

Kecepatan maksimum: 281 mph (452 km/h)
Jarak terbang maksimum: 576 mi (927 km) – tanpa bahan bakar cadangan
Ketinggian Operasional Maksimum: 24,000 ft (7,315 m)

Pesawat OV-10 Bronco, "Si Kuda Liar" yang ganas dan mematikan 17
Pesawat Serang Ringan / Anti Gerilya
Light Attack / counter insurgency (COIN) OV-10 Bronco
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

4 × senapan mesin kaliber 7.62x51mm M60C 
Pylon: 5 fuselage and 2 underwing  yang dapat mengakomodir:
Roket: 7- or 19-tabung peluncur roket untuk roket 2.75" FFARs atau 2 atau 4 tabung peluncur roket untuk roket diameter 5" FFARs
Rudal: AIM-9 Sidewinder (hanya bisa ditempatkan pada pylon dibawah sayap)
Bom: sampai dengan 500 lb (sekitar 225 kg)
Lainnya: SUU-11/A or Mk 4 Mod 0 gun pods
Spesifikasi Pesawat Serang Ringan / Anti-Gerilya OV-10D

Ciri-ciri umum

Kru: 2
Panjang: 44 ft 0 in (13.41 m)
Rentang sayap: 40 ft 0 in (12.19 m)
Tinggi: 15 ft 2 in (4.62 m)
Luas sayap: 290.95 ft² (27.03 m²)
Berat kosong: 6,893 lb (3,127 kg)
Berat isi: 9,908 lb (4,494 kg)
Berat maksimum saat lepas landas: 14,444 lb (6,552 kg)
Mesin: 2 × Garrett T76-G-420/421 turboprop, 1,040 hp (775.5 kW) masing-masing
Rentang ekor horisontal: 14 ft, 7 in (4.45 m)

Kinerja

Kecepatan maksimum: 288 mph (463 km/h)
Jarak terbang maksimum: 1,382 mi (2,224 km)
Elevasi operasional maksimum: 30,000 ft (9,159 m)

Persenjataan

1x meriam kaliber 20 mm (.79 in) M197 cannon (YOV-10D) atau 
4x senapan mesin kaliber 7.62x51mm M60C machine guns (OV-10D/D+)
Pylon: 5 fuselage and 2 underwing  dengan kemampuan mengakomodir:
Roket: Roket: 7- or 19-tabung peluncur roket untuk roket 2.75" FFARs atau 2 atau 4 tabung peluncur roket untuk roket diameter 5" FFARs or WAFARs
Rudal: AIM-9 Sidewinder pada pylon di sayap
Bom: sampai dengan 500 lb (227 kg)

Demikianlah artikel yang berjudul "Pesawat Serang Ringan OV-10 Bronco", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 
Wikipedia
Beberapa sumber lain