Sabtu, 24 Oktober 2020

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15


Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 24 Oktober 2020

Pada tahun 2017 howitzer kaliber 155mm yang dipasang di truk pertama teridentifikasi dioperasikan oleh militer Cina. Sistem artileri ini kemudian diungkapkan kepada publik pada tahun 2018. Pada saat itu setidaknya baterai howitzer yang dipasang di truk ini telah masuk dalam jalur produksi definitif, yang digunakan untuk pengujian dan evaluasi. Artileri SH-15 diproduksi dengan berdasar pada design SH-1 yang lebih tua, yang dimaksudkan terutama untuk pasar ekspor, tetapi howitzer yang baru ini telah mengalami modernisasi dalam banyak berbagai segmen dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan militer China

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Konsepnya mirip dengan howitzer yang dipasang di truk CAESAR milik Prancis. SH-15 diadopsi oleh militer Cina pada tahun 2018 atau 2019. howitzer yang telah operasional di militer dipamerkan selama parade militer pada tahun 2019. Sistem artileri ini juga ditawarkan untuk pelanggan ekspor. Pada tahun 2019, Pakistan diketahui telah memesan 236 unit sistem artileri ini.

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Sistem artileri yang dipasang di truk baru ini dilengkapi dengan howitzer 155 mm. Kemungkinan besar itu adalah persenjataan modifikasi dari howitzer AH-2 155 mm / L52. Artileri ini kompatibel dengan semua amunisi kaliber 155 mm standar NATO, serta amunisi original dari Cina yang dikembangkan oleh pabrikan NORINCO. Jadi howitzer ini dapat menggunakan berbagai macam amunisi yang berbeda. Sistem artileri ini mampu menembak target secara langsung dan tidak langsung. 

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Jarak tembak maksimum bisa mencapai jarak 53 km dengan proyektil V-LAP yang berpendorong roket. Walaupun jarak tembak maksimum ini sepintas terlihat mengesankan, kisaran jarak seperti itu ternyata tak jauh berbeda jika dibandingkan dengan artileri swagerak sistem SH-1 yang lebih lama. Selain itu, sistem artileri ini dapat menggunakan amunisi presisi berpemandu asli, ang rancangannya berdasarkan Krasnopol Rusia, teknologi proyektil dipandu laser. 

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Cina memperoleh lisensi teknologi dan produksi sistem artileri ini pada akhir 1990-an dan berhasil mengembangkan proyektil yang dipandu dengan presisi secara mandiri. Untuk varian ekspornya, artileri ini diberi kode GP155 atau GP1. Untuk varian proyektil ini memiliki jangkauan maksimum di kisaran 20-25 km.

Sistem artileri ini juga dilengkapi dengan compartment amunisi dan dapat membawa berbagai tipe amunisi dengan pendorong yang spesifik. Sebelum menembak, dua sekop besar diturunkan ke tanah di bagian belakang. Sekop ini memberikan platform penembakan yang lebih stabil. Laju tembakan maksimum (dalam kondisi ideal) bisa sekitar 4-6 tembakan per menit. 

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Alutsista ini juga punya waktu persiapan dan waktu berkemas yang cukup cepat. Waktu yang dibutuhkan dari menembak lalu selesai dan kendaraan siap untuk bergerak hanya membutuhkan waktu sekitar 1 menit. Jadi howitzer ini dapat secara singkat menembakkan beberapa peluru kemudian meninggalkan posisi penembakannya sebelum pasukan musuh sempat melakukan tembakan balasan.

SH-15 dilengkapi dengan sistem kontrol penembakan yang terkomputerisasi, navigasi, penentuan posisi dan sistem penargetan. Kendaraan ini menerima informasi mengenai target (jarak maupun koordinat) dari kendaraan komando artileri.

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Howitzer ini dirancang untuk dipadankan dengan truk militer Shaanxi baru dengan kabin yang memiliki proteksi lapis baja. Sistem ini menampung kru senjata lengkap (di kisaran 4 atau 5 orang awak). Sistem proteksinya memberikan perlindungan bagi kru terhadap tembakan senjata kaliber ringan dan serpihan artileri.

Untuk urusan proteksi atau perlindungan terhadap ancaman pasukan infantri lawan atau kendaraan tempur ringan, sistem artileri ini dilengkapi dengan senapan mesin berat kaliber 12,7mm yang dipasang di atap untuk pertahanan diri.

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Sistem artileri ini sangat mobile dan dapat beroperasi secara mandiri dengan radius tempur yang tergolong jauh. Sistem ini juga dapat diangkut oleh sebagian besar pesawat angkut menengah yang dimiliki oleh militer Cina, bahkan artileri ini cukup ringan untuk diangkut dengan  pesawat angkut Y-9  atau pesawat angkut militer yang sekelas, menjadikannya pilihan yang lebih fleksibel untuk unit reaksi cepat China yang sedang tumbuh.

Harga per unit sistem artileri SH-15 adalah sekitar $ 2,1 juta dilihat dari pesanan ekspor Pakistan.

Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15
Artileri Swagerak/Howitzer Self Propelled 155 mm
SH-15/PCL-181 155mm
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm - SH-15


Negara Asal: Cina
Operasional aktif: 2018 - 2019
Awak: 4 ~ 5 personel

Dimensi dan berat
Bobot: ~ 22 ton
Panjang (laras kearah depan): (Belum diketahui)
Panjang lambung: (Belum diketahui)
Lebar: (Belum diketahui)
Tinggi: (Belum diketahui)

Persenjataan
Senjata utama: Meriam kaliber 155mm
Panjang laras: 52 kaliber
Senapan mesin: 1 x 12,7 mm (opsional)
Jarak tembak maksimum: ~ 53 km
Tingkat penembakan maksimum: 4 ~ 6 rpm
Kisaran ketinggian: (Belum diketahui) 
Rentang melintasi: (Belum diketahui)

Kapasitas amunisi
Senjata utama: (Belum diketahui)
Senjata mesin: (Belum diketahui)

Mobilitas
Mesin diesel
Tenaga mesin: (Belum diketahui)
Kecepatan maksimum: ~ 90 km/jam (jalan raya)
Jarak jelajah maksimum: ~ 600 km

Kemampuan manuver
Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 40 derajat
Halangan vertical: ~ 0,6 m
Halangan Parit: ~ 1,2 m
Genangan air: ~ 1,2 m

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tulang Punggung Wehrmacht Yang Terlupakan, Tank Perusak - Sturmgeschütz III (StuGs III) - Bagian 6



Radio Dalam, Jakarta, Sabtu, 21 Oktober 2020

Lanjutan dari artikel sebelumnya dengan judul "Tulang Punggung Wehrmacht Yang Terlupakan, Tank Perusak Sturmgeschütz III (StuG III) - Bagian 5"

Bagian 6

Pada Maret 1943, penyederhanaan dilakukan sampai meniadakan periskop untuk jurumudi. Rol logam juga ditambahkan karena Jerman sudah mulai kekurangan bahan mentah karet. Road wheel dengan konfigurasi hemat karet telah diuji secara singkat pada bulan November 1942, tetapi tidak diadopsi. 

Pada Mei 1943, Alkett mulai memasang Schurzen (lembaran pelindung samping berlapis baja), tapi fitur ini kemudian dilepas dan fiksasi itu kemudian terbukti tidak memadai di Kursk (ini diperbaiki pada Maret 1944). Plat armor 80 mm (3,15 in) digunakan sebagai ganti armor appliqu. Persenjataan utama tidak berubah, tetapi ditandai dengan mantlet pot topfblende bulatnya setelah November 1943. 

Pascaperang, fitur ini disebut "kepala babi" (Saukopf atau Saukopfblende). Tidak ada pemasangan koaksial, dan proteksinya setebal 45 mm hingga 50 mm (1,77-1,97 in). Pada bulan Juni 1944, proteksi ini kekurangan pasokan bahan baku dan proteksi konfigurasi awal berbentuk trapesium muncul kembali di sampingnya. Pada Juni 1944, Stugg III mulai ditambahkan fitur senapan mesin koaksial MG 34. 

Perubahan besar lainnya adalah adopsi kubah berputar dengan periskop, yang kemudian diganti dengan kubah yang dilas, karena bantalan besi baja berbentuk bola mulai menipis stocknya. Varian Ini juga telah mengadpsi fitur deflektor tembakan yang digeneralisasi pada Februari 1944. Pelapisan anti-magnetik Zimmerit diterapkan di pabrik hanya selama satu tahun, dari September 1943 hingga September 1944.


Secara keseluruhan, Alkett bertanggung jawab untuk memproduksi 7500 unit StuGs, sementara MIAG memproduksi 2586 unit. Yang pertama juga melakukan konversi dari 173 Panzer III yang lebih tua ke standar StuG III Ausf.G, dan 142 didasarkan pada sasis Panzer III Ausf.M yang terakhir. 

Serangan bom besar-besaran pada bulan November 1943 membuat Krupp menyusun pengganti berdasarkan sasis Panzer IV mereka, yang dipresentasikan dan diterima oleh Hitler pada bulan Desember. Model ini dikenal sebagai Sturmeschütz IV dan keseluruhan 1140 unit yang diprduksi, menggunakan struktur atas StuG III yang dimodifikasi. 


Sampai akhir perang, banyak modifikasi "lapangan" muncul, karena Ausf.C / D yang lebih tua dipasang dengan meriam KwK 40 L / 48 yang panjang, kendaraan diperbaiki dan dilengkapi dengan kubah Panzer IV, MG 34 koaksial dipasang dan beberapa kendaraan bahkan memiliki semen super depan yang diplester untuk perlindungan tambahan, sekaligus menghemat baja. 

Bahkan ada model Soviet yang dibangun di atas sasis StuG III dan Panzer III yang dirampas (terutama di Stalingrad), yang disebut SU-76i, dan dipersenjatai dengan senapan S-1 AT Soviet 76,2 mm (3 in.), Dengan perlindungan tambahan. Tidak kurang dari 201 dikirimkan oleh Zavod 37 di Sverdlovsk, termasuk 20 varian komandan. Pengiriman dimulai pada musim gugur 1943, tetapi pada musim gugur 1944, varian ditarik dan hanya digunakan untuk pelatihan.

Bersambung ke "Tulang Punggung Wehrmacht Yang Terlupakan, Tank Perusak - Sturmgeschütz III (StuG III) - Bagian 7".

Artikel oleh: Tuntas Trisunu


Sumber : 

1. Tank Encyclopedia.com

2. Wikipedia 

3. Beberapa sumber lain

Tag:

#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV