Tampilkan postingan dengan label Pistol Mitraliur/Submachine Gun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pistol Mitraliur/Submachine Gun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2026

KEDR, Pistol Mitraliur Mungil yang Dipeluk Polisi Rusia Sejak Era Soviet Runtuh (Bagian Kedua)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Selasa, 27 Januari 2026

Sambungan dari bagian Pertama

3. Ergonomi yang "Anti-Mainstream"

Ada satu detail pada KEDR yang jarang ditemukan pada senjata Rusia era itu: tuas pengokang (charging handle) berada di sisi kiri receiver.
Bagi pengguna senapan seri AK (AK-47 misalnya), tuas biasanya ada di kanan. Namun, penempatan di kiri pada pistol mitraliur KEDR memungkinkan operator (yang tidak kidal) untuk menarik tuas pengokang dengan tangan kiri sambil tetap menjaga tangan kanan tetap berada di gagang pistol dan jari siap sedia di pelatuk. Ini mempercepat waktu reaksi menembak dalam situasi darurat.

Selain itu, sistem pengamannya juga unik. Jika pada senapan serbu AK urutan pada setelan kenop pengaman adalah Safe - Auto - Semi, pada pistol mitraliur KEDR urutannya dibalik: posisi bawah untuk Safe, posisi tengah untuk Semi-Auto, dan posisi paling atas untuk Full-Auto.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Si Beruang Kini Bisa Melibas Target di Eropa dan Amerika dari Wilayah Rusia)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

4. Performa: Kecil-Kecil Cabe Rawit (dengan Catatan)

KEDR menggunakan peluru kaliber 9x18mm Makarov, amunisi standar pistol Uni Soviet. Di sinilah letak perdebatan mengenai efektivitasnya.

Di satu sisi, peluru Makarov memiliki daya henti (stopping power) yang cukup untuk melumpuhkan target tanpa risiko peluru menembus tembok dan mengenai warga sipil (over-penetration)—sangat ideal untuk polisi di kota. Namun di sisi lain, peluru ini lemah dalam menembus rompi antipeluru modern.

KEDR memiliki laju tembakan yang sangat cepat, mencapai 1.000 butir per menit. Dalam mode otomatis, senjata ini bisa "menguras" magasin dalam sekejap. Karena bentuknya yang mungil dan ringan, senjata ini cenderung “bergerak liar” saat ditembakkan secara beruntun. Jarak efektif idealnya hanya sekitar 50 meter. Lebih dari itu, akurasinya akan menurun drastis.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

5. Masalah dan Kelemahan

Tentu tidak ada senjata yang sempurna. KEDR memiliki beberapa kekurangan yang sering dikeluhkan penggunanya:
  • Laras Terbuka: Larasnya tidak memiliki pelindung panas (handguard) yang memadai. Setelah menembakkan banyak peluru, laras menjadi sangat panas dan bisa menyebabkan luka bakar jika tidak sengaja tersentuh tangan.
  • Magasin tidak rigid (goyah): Magasin pada KEDR seringkali terasa kurang rapat atau bergoyang, yang terkadang bisa menyebabkan masalah pengisian peluru ke bilik reaksi(feeding jam).
  • Popor Kurang Ergonomis: Meski praktis, popor besinya dianggap kurang nyaman dan terlalu dekat dengan wajah saat membidik.


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

6. Varian dan Modifikasi

Sepanjang perjalanannya, KEDR telah diproduksi dalam beberapa varian:
  • KEDR-B: Varian dengan peredam suara terintegrasi untuk operasi senyap.
  • KLIN (PP-9): Versi modifikasi yang diperkuat untuk bisa menembakkan amunisi 9x18mm PMM yang lebih bertenaga. Namun, varian ini kurang populer karena risiko tertukarnya amunisi yang bisa merusak senjata.
  • Klin-2: Varian di mana magasinnya dipindahkan ke dalam pegangan pistol (grip) agar lebih seimbang, mirip dengan desain Uzi.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Kesimpulan: Mengapa Masih Digunakan?

Hingga hari ini, pabrik Zlatoust (Zlatmash) masih memproduksi KEDR. Senjata ini bertahan bukan karena ia adalah yang tercanggih di dunia, melainkan karena ia praktis, murah, dan pas untuk tugas kepolisian sehari-hari.

Bagi polisi Rusia, KEDR adalah jembatan antara pistol biasa dan senapan serbu AK yang terlalu besar. Pistol mitraliur ini cukup kecil untuk disembunyikan di bawah jaket, cukup ringan untuk dibawa bergerak atau bermanuver, dan memiliki daya tembak yang cukup untuk menghentikan ancaman di gang-gang sempit Rusia.

PP-91 KEDR mungkin tidak akan memenangkan kontes senjata ter-apik, tapi dalam hal kesetiaan melayani di garis depan keamanan sipil, senjata ini telah membuktikan diri sebagai "pohon pinus" (arti kata Kedr dalam bahasa Rusia) yang kokoh di tengah badai sejarah Rusia.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR


Jenis: Pistol Mitraliur (Submachine Gun)
Asal negara: Rusia
Operasional aktif: 1994–sekarang

Pengguna
MVD
FSKN
FSIN

Sejarah produksi
Perancang: Yevgeny Dragunov
Tahun: 1970

Produsen: 
Izhmash
Zlatoust Machine-Building Plant (PP-91 KEDR)

Spesifikasi Teknis


Berat/Bobot: 
1,57 kg (3,4613 pon) (PP-91 KEDR)
1,54 kg (3,40 pon) (PP-9 Klin)

Panjang
  • PP-91 KEDR
530 mm (20,9 in) Popor terentang 
305 mm (12,0 in) Popor terlipat
  • PP-9 Klin
539 mm (21,2 in) stock terentang 
305 mm (12,0 in) popor terlipat
671 mm (26,4 in) (KEDR-B)

Panjang laras: 120 mm (4,7 in)
Peluru: 9×18mm Makarov

Mekanisme: 
Straight blowback (PP-91 KEDR)
Delayed blowback (PP-9 Klin)

Laju tembakan:
1,000 rounds/min (PP-91 KEDR)
975–1,060 rounds/min (PP-9 Klin)

V’o meninggalkan laras:
310 m/s (1.017 ft/s) (PP-91 KEDR)
430 m/s (1.410,8 ft/s) (PP-9 Klin)

Jarak tembak efektif: 70 m (PP-91 KEDR)
Jarak jangkauan: 200 m (PP-91 KEDR)
Amunisi: 20, 30-round detachable box magazine
Alat bidik: Front blade, rear notch

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
World of Submachine Gun 
Beberapa sumber lain

Senin, 26 Januari 2026

KEDR, Pistol Mitraliur Mungil yang Dipeluk Polisi Rusia Sejak Era Soviet Runtuh (Bagian Pertama)


Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 26 Januari 2026

Sejarah, Desain, dan Ergonomi yang Tak Biasa

Jika Anda membayangkan polisi Rusia selalu bersenjata AK-47 seperti di film-film propaganda era Perang Dingin, maka berjalan-jalan di Moskow bisa menjadi pengalaman yang sedikit membingungkan. Di balik mantel tebal dan wajah dingin khas musim dingin Rusia, justru sering terselip sebuah senjata mungil berbentuk kotak—tanpa aura heroik, tanpa siluet agresif, dan nyaris tanpa kesan “menakutkan”. Nama senjata ini adalah PP-91 KEDR. 

Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Senjata ini tidak garang seperti AK, tidak legendaris seperti SVD, dan jelas bukan senjata yang membuat orang berdecak kagum di pameran militer. Namun anehnya, justru senjata inilah yang bertahan paling lama di tangan aparat penegak hukum Rusia. Mengapa desain sederhana dari arsip lama Soviet ini bisa terus hidup, bahkan ketika teknologi senjata bergerak jauh ke depan? Jawabannya bukan soal kehebatan semata, melainkan soal kebutuhan, kompromi, dan realitas pahit tugas kepolisian di kota-kota Rusia—sebuah cerita yang mulai masuk akal di bagian pertama, dan baru benar-benar terasa getir di bagian kedua.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
militerbanget.blogspot.com

1. Warisan Sang Maestro: Dari SVD ke KEDR

Nama "KEDR" sendiri sebenarnya adalah sebuah akronim dari Konstruktsiya Evgeniya DRagunova (Desain Evgeniy Dragunov). Ya, Anda tidak salah baca. Perancang senjata ini adalah orang yang sama di balik senapan runduk legendaris SVD Dragunov.

Namun, ada cerita menarik di balik kelahirannya. PP-91 KEDR bukanlah desain yang benar-benar baru saat diperkenalkan pada awal 1990-an. Sebenarnya, ini adalah "proyek lama yang bersemi kembali". Desain dasarnya berasal dari proyek PP-71 yang dikembangkan Dragunov pada awal 1970-an untuk personel militer Soviet. Saat itu, militer merasa belum membutuhkan pistol mitraliur, sehingga desain tersebut disimpan rapat-rapat di rak arsip.

Dua puluh tahun kemudian, saat Uni Soviet runtuh dan tingkat kriminalitas melonjak di Rusia, Kementerian Dalam Negeri (MVD) membutuhkan senjata yang kompak untuk pertempuran jarak dekat di lingkungan perkotaan. Mereka pun "meniup debu" dari cetak biru PP-71, memodifikasinya sedikit, dan lahirlah PP-91 KEDR yang kita kenal sekarang.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
militerbanget.blogspot.com

2. Desain Sederhana, Efisiensi Maksimal

Salah satu alasan utama mengapa KEDR bisa diproduksi secara masif adalah konstruksinya yang sangat ekonomis. Senjata ini mengadopsi prinsip desain modular. Badannya (receiver) terbuat dari lembaran baja yang dipres atau dicetak tekan (stamped steel), bukan hasil tempaan mesin yang mahal.

Hal ini membuat biaya produksinya rendah dan bobotnya sangat ringan, hanya sekitar 1,57 kilogram (kondisi kosong, tanpa amunisi). Untuk senjata yang dibawa patroli seharian, berat senjata tentu menjadi faktor krusial bagi kenyamanan operator.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Fitur teknis utama KEDR meliputi:

  • Laras: Memiliki panjang 15 cm yang dipres permanen ke badan senjata.
  • Popor: Menggunakan popor model lipat atas (top-folding stock) yang menyerupai kruk. Saat dilipat, senjata ini menjadi sangat ringkas, memudahkan personel untuk bermanuver di dalam kendaraan atau ruang sempit.
  • Magasin: Tersedia dalam kapasitas 20 dan 30 butir peluru.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Si Beruang Kini Bisa Melibas Target di Eropa dan Amerika dari Wilayah Rusia)

Secara teori, PP-91 KEDR tampak seperti senjata yang penuh kompromi: ringan tapi sulit dikendalikan, sederhana tapi minim kenyamanan, cepat tapi tidak selalu akurat. Senjata ini memang bukan solusi ideal, melainkan jawaban darurat yang kebetulan bertahan terlalu lama. Namun justru di situlah pertanyaan besarnya muncul—jika KEDR memiliki begitu banyak keterbatasan, mengapa senjata ini tetap dipertahankan hingga hari ini? Apakah ini sekadar soal anggaran dan kebiasaan lama, atau ada logika lain yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang benar-benar menghadapi ancaman di gang sempit, lift apartemen, dan mobil patroli yang sesak? Untuk menjawabnya, kita harus keluar dari meja gambar dan brosur teknis, lalu melihat bagaimana KEDR bekerja saat teori bertabrakan langsung dengan realitas jalanan Rusia—dan di situlah cerita sebenarnya baru dimulai.

(Bersambung ke Bagian 2...)

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
World of Submachine Gun 
Beberapa sumber lain

Sabtu, 02 Agustus 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941, Pelopor Pistol Mitraliur Rumania (Bagian Keempat)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 2 Agustus 2025

Sambungan dari Bagian Ketiga

Sejumlah Orita M1941/48 yang dimodifikasi menggunakan receiver lama yang sama dan beberapa senjata yang direkondisi memiliki receiver buatan baru. Receiver lama yang digunakan oleh M1941 dapat dikenali dari tanda yang dicap di atasnya dan dari tempat yang diperbaiki di mana sakelar pengaman vertikal terletak sejajar dengan pisir di sebelah kanan.

Varian langka pistol mitraliur Orita dengan popor logam lipat diproduksi di pabrik Cugir setelah tahun 1945. Senjata baru yang kokoh ini dilengkapi pengaman pegangan yang besar untuk mencegah peluru terlepas secara tidak sengaja. Pelat samping kayu beralur horizontal terpasang di setiap sisi senjata. Tuas kokangnya bergerigi dan mengarah ke atas pada sudut 45 derajat. Sebuah poros putar belakang terletak di dekat mekanisme yang melipat popor baja. Ini adalah pistol mitraliur pertama dengan popor lipat yang pernah diproduksi di Rumania.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak 155mm / Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Bagian atas receiver yang digunakan oleh pistol mitraliur Orita M1941 9mm ditandai: “UZINELE CMC CUGIR” di atas “PUA 'ORITA' Md.1941 Cal 9mm” diikuti dengan nomor seri enam digit. Receiver baru yang digunakan oleh beberapa pistol mitraliur M1941/48 ditandai di atasnya: “AUTOMATUL UMC 49” yang juga diikuti dengan nomor seri enam digit. Jumlah total model pistol mitraliur Orita M1941 dan M1941/48 yang dibuat dan dimodifikasi di pabrik Cugir masih belum diketahui hingga saat ini, tetapi nomor serinya mungkin dapat memberikan petunjuk. Sejumlah pistol mitraliur Orita M1941/48 yang dimodifikasi tetap menggunakan receiver lama yang dicap “Modificat 48” atau “Model 48”. Stempel segitiga dengan huruf “AA” di dalamnya berarti “Arsenalul Armatei” (Persenjataan Angkatan Darat). Tanda kontrol kualitas kecil juga dapat dicap.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-80)

Pistol mitraliur Orita M1941/48 9mm tetap digunakan oleh militer Rumania hingga akhir 1950-an. Pada pertengahan tahun 1970-an, senjata ini masih digunakan untuk pelatihan oleh Garzile Patriotice (Garda Patriotik), semacam garda nasional sipil dan pertahanan teritorial yang dibentuk di Rumania pada musim gugur 1968 sebagai respons langsung terhadap invasi militer Soviet ke Cekoslowakia pada bulan Agustus di tahun yang sama. Pada tahun 1980, pistol mitraliur Orita M1941/48 yang masih tersisa yang digunakan oleh Garzile Patriotice kemudian digantikan dengan Kalashnikov 7,62mm buatan Rumania.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941


Asal negara: Rumania
Catatan operasional: 1943–1970an

Negara pengguna dan catatan pertempuran:
Nazi Jerman
Vietnam Utara
Perang Dunia II
Perang Vietnam
Perang Tiongkok-Vietnam
Tahun perancangan: 1941
Pabrikan: Uzinele Metalurgice Copșa Mică dan Cugir
Jumlah produksi: Lebih dari 6000 pucuk

Spesifikasi


Bobot: 
3,45 kg (7,6 lb) tanpa magasin 
4 kg (8,8 lb) dengan magasin

Dimensi
Panjang keseluruhan: 894 mm (35,2 inci)
Panjang laras: 278 mm (10,9 inci)

Amunisi: Kartrid Parabellum 9×19mm
Rate of fire: 400-600 rpm siklik
V’o meninggalkan laras: 400 m/s (1.300 kaki/s)
Jarak tembak yang efektif: 200 m (656,2 kaki)
Sistem pasokan peluru: Magasen yang dapat dilepas dengan kapasitas 25 atau 32 butir peluru
Jarak bidik efektif: 100 m (328,1 kaki) hingga 500 m (1.640,4 kaki)

Catatan Tambahan:

Invasi militer Soviet ke negara Cekoslowakia, juga dikenal sebagai invasi Pakta Warsawa ke Cekoslowakia, terjadi pada tanggal 20-21 Agustus 1968. Serbuan militer ini melibatkan Rusia dan beberapa negara Pakta Warsawa lainnya (Polandia, Hongaria, dan Bulgaria) yang menginvasi Cekoslowakia dalam upaya menghentikan reformasi Musim Semi Praha. Serbuan militer ini menyebabkan terhentinya reformasi liberalisasi dan dibentuknya pemerintahan pro-Soviet di Cekoslowakia.   

Kronologis peristiwa


Reformasi Musim Semi Praha:
Pada tahun 1968, Cekoslowakia mengalami periode liberalisasi di bawah kepemimpinan Alexander Dubček, yang dikenal sebagai Musim Semi Praha. Periode ini mencakup reformasi yang ditujukan untuk memberikan lebih banyak ruang bagi hak kebebasan berbicara, pers, dan mobilisasi warga.   

Intervensi Soviet:
Uni Soviet menilai reformasi ini sebagai ancaman langsung terhadap pengaruh kekuasaan komunis dan persatuan Blok Timur. Soviet khawatir jika hal ini didiamkan akan berpotensi menyebarnya ide-ide liberal ke negara-negara anggota Pakta Warsawa dan potensi melemahnya kendali Soviet atas Cekoslowakia.   

Serbuan Militer (Invasi):
Pada malam tanggal 20-21 Agustus, pasukan Pakta Warsawa, termasuk pasukan Rusia, melintasi perbatasan Cekoslowakia dan dengan cepat menduduki obyek vital, kota-kota besar, pusat transportasi dan telekomunikasi, yang secara efektif mengakhiri Musim Semi Praha.   

Akibat yang ditimbulkan:
Invasi tersebut mengakibatkan berakhirnya reformasi Musim Semi Praha, penggulingan Dubček dari kekuasaan, dan pembentukan pemerintahan pro-Soviet di bawah Gustáv Husák. Cekoslowakia memasuki periode "normalisasi," di mana negara itu dikembalikan di bawah kendali Soviet yang lebih ketat.   

Reaksi Dunia Internasional:
Invasi tersebut dikutuk secara luas oleh negara-negara Barat sebagai pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan Cekoslowakia. Namun, Uni Soviet membela invasi tersebut dan memandangnya sebagai hal yang diperlukan untuk melindungi kepentingan sosialisme internasional dan persatuan blok komunis.  

Artikel asli ditulis oleh Liviu Stoica. Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Perang Dunia II
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rumania
#Pistol_Mitraliur
#Perang_Dunia_II

Jumat, 01 Agustus 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941, Pelopor Pistol Mitraliur Rumania (Bagian Ketiga)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Jum'at, 1 Agustus 2025

Sambungan dari Bagian Kedua

Pada tahun 1943, Kapten Orita mematenkan alat pemuat peluru ke dalam magasin, alat itu memiliki panjang 9,1 inci (232 mm) dan berat kosong 13,7 ons (0,388 kg). Alat unik ini dilengkapi empat cabang pada bagian dalam dan di bagian atasnya terdapat alur pemandu peluru dari baja vertikal yang dapat memuat hingga maksimum 15 peluru. Alat ini terkunci pada magasin kotak Orita dan, dengan memutar pegangan searah jarum jam, kartrid akan terisi dengan cepat melalui gerakan tangensial.

Pistol mitraliur Orita M1941 9mm dilengkapi dengan popor kayu bergaya pegangan semi-pistol tetap dengan pelatuk logam. Lengan bawah memanjang hingga ke wadah magasin. Sudut tajam yang dipotong pada popor memberikan sudut diagonal untuk gagang pemicu. Bentuk popor kayu panjang satu bagian sedikit berbeda, tergantung pada varian produksi. Terdapat sling swivel yang dipasang di ujung depan receiver dan di sisi kanan popor kayu. Tuas pengokang terletak di sisi kiri receiver. Pengaturan ini membantu penembak untuk mengganti magasin kotak dan menarik gagang kokang menggunakan tangan kiri, sementara tangan kanan tetap berada di dekat pelatuk. Tuas kokang dapat dilipat ke bawah sehingga lebih praktis.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-70)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Prosedur pembongkaran untuk pembersihan dan perawatan rutin juga tergolong sederhana. Setelah melepas magasin dan memastikan senjata bersih, tutup bergerigi dari ujung receiver dibuka untuk melepaskan pegas recoil yang terkompresi. Tutup receiver melingkar memiliki panjang yang sedikit berbeda tergantung varian Orita dan diamankan dengan perangkat sederhana. Bolt dilepas dan pistol mitraliur Orita dapat dengan mudah dibongkar.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Pistol mitraliur Orita M1941 9mm buatan Rumania ini dibuat dengan sangat baik, terdiri dari 78 komponen berbeda dan diberi lapisan akhir biru poles. Komponen kelompok pemicu (trigger group) dan sear terbuat dari baja yang telah melalui proses metalurgi yang tinggi sehingga kekuatannya juga keawetannya meningkat. Receiver dibuat dari baja tempa berkualitas tinggi dan hanya menggunakan sedikit komponen lembaran logam yang dipress. Proses pembuatannya memang mahal dan memakan waktu, tetapi kualitas yang dihasilkan sangat sepadan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak 155mm / Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria)

Meskipun Orita M1941 mendapat reputasi tinggi dan berkinerja baik dalam pertempuran, penggunaan actual di lapangan menunjukkan dua kekurangan yang vital: pegangan pistol rentan patah dan senjata dapat meletus secara tidak sengaja jika terjatuh atau salah penanganan saat dikokang. Sebuah cacat yang sangat umum pada semua desain pistol mitraliur yang mengadopsi system operasi open bolt.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Tak lama setelah tahun 1945, Orita M1941 peninggalan masa perang yang masih ada kemudian dimodifikasi di pabrik Cugir. Operasi besar ini dipimpin langsung oleh Marin Orita. Hasilnya adalah model Orita yang disederhanakan yang dikenal sebagai Orita M1941/48 9mm atau Model 48. Saat ini, pistol mitraliur Orita M1941 9mm asli yang belum dimodifikasi merupakan senjata yang sangat langka dan sangat berharga dalam koleksi.

Catatan Tambahan:

Baja tempa adalah sejenis baja yang proses pembuatannya melalui prosedur penempaan, yaitu pembentukan logam dengan cara dipukul atau ditekan saat masih material baja tersebut masih dalam kondisi panas (membara). Proses ini menghasilkan baja dengan kekuatan, daya tahan, dan keuletan yang lebih baik jika dibandingkan baja yang diproduksi dengan metode lain (seperti baja cor). 

Berikut beberapa poin penting mengenai baja tempa:


Proses Produksi:
Baja tempa diproduksi dengan memanaskan baja hingga mencapai suhu tinggi, kemudian membentuknya dengan cara dipukul atau ditekan menggunakan palu atau mesin tempa. 

Kekuatan dan Daya Tahan:
Penempaan meningkatkan kekuatan tarik, kekuatan luluh, dan ketahanan terhadap fatik (kelelahan material) pada baja. 

Keuletan:
Baja tempa memiliki tingkat keuletan yang lebih tinggi, artinya baja ini lebih mudah dibentuk tanpa mengalami kerusakan (patah). 

Struktur Butiran:
Penempaan dapat menghasilkan struktur butiran yang lebih halus dan terarah pada baja, meningkatkan sifat mekanik dari baja tersebut.

Bersambung ke Bagian Keempat

Artikel asli ditulis oleh Liviu Stoica. Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Perang Dunia II
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rumania
#Pistol_Mitraliur
#Perang_Dunia_II

Kamis, 31 Juli 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941, Pelopor Pistol Mitraliur Rumania (Bagian Kedua)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 30 Juli 2025

Sambungan dari Bagian Pertama

Pistol mitraliur Orita M1941 dilengkapi dengan tuas mode setelan penembakan berbentuk vertikal yang terletak di sisi kanan receiver, sekitar 77 mm (atau sekitar 3 inci) di belakang pembidik belakang (pisir). Terdapat dua posisi yang ditandai dengan huruf "A" untuk mode tembakan otomatis dengan tuas ditekan ke bawah dan "1" untuk mode tembakan semi otomatis dengan tuas pemilih didorong ke atas.

Pengaman tombol horizontal di depan pelindung pelatuk dapat digerakkan dari sisi ke sisi. Untuk menembakkan senjata, pengaman harus ditekan dari kanan ke kiri. Ujung kiri tombol pengaman memiliki perangkat berbentuk L yang menghalangi mekanisme penembakan ketika pengaman ditekan dari kiri ke kanan dan senjata tidak dapat menembak. Tombol pengaman ini terbukti tidak andal dan pada produksi selanjutnya tombol pengaman ini dihilangkan. Lubang kosong terlihat di depan pelindung pelatuk jika tempat tersebut tidak diisi dan diperbaiki. Pengaman sakelar vertikal baru dipasang sejajar dengan pembidik belakang (pisir) di sisi kanan receiver. Pengaman manual ini didorong ke atas untuk mode TEMBAK, ke bawah untuk mode AMAN.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Semi Otomatis / Semi Automatic Pistol - FN FNP)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun)
Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Foresight adalah bilah kokoh dengan sayap pelindung berlubang di kedua sisinya dan terletak di ujung laras. Bilah foresight dapat disesuaikan untuk setelan arah angin. Senjata ini memiliki pembidik belakang (pisir) berbentuk “V” terbuka yang diproteksi dan dikalibrasi hingga setelan jarak bidik 500 meter (548 yard), yang hanya dapat disesuaikan untuk elevasi. Jangkauan maksimum ini tampaknya terlalu optimis, tetapi hal ini sangat umum diterapkan pada pistol mitraliur lain pada masa itu, yang dilengkapi dengan pisir bergradasi hingga 500 meter atau lebih, seperti MP28 Jerman, M31 Suomi Finlandia, Beretta M1938A Italia, Lanchester Mark I Inggris, dan ZK383 Ceko.

Pistol mitraliur Orita M1941 9mm mengandalkan pasokan amunisinya dari magasin kotak yang dapat di lepas pasang dengan kapasitas 32 butir peluru yang andal, yang dimasukkan secara vertikal dari bawah receiver. Senjata ini memiliki rumah magasin yang sangat baik yang dicetak dengan tampilan menonjol dari dinding receiver dan berfungsi sebagai pegangan depan untuk tangan penembak. Magasin ini harus dimasukkan 2,5 inci (65mm) ke dalam rumah magasin (magwell) agar terkunci dengan benar. Pengunci-pelepas magasin bergerigi terletak dengan rapi di bagian belakang magwell, sehingga mengurangi kemungkinan operator menyentuhnya tanpa sengaja pada saat menembak. Magasen pistol mitraliur Orita menerapkan konfigurasi peluru yang disusun secara bertahap dalam dua kolom, dengan pengumpanan pada posisi tunggal.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-70)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Magasin Orita tidak memiliki lubang indikator untuk amunisi sehingga penembak tidak dapat mengidentifikasi sisa peluru dalam magasin. Tetapi magasen Orita memiliki kelebihan dalam hal pengisiannya yang mudah, karena magasen ini memiliki dua rusuk panjang yang dalam yang menjorok ke setiap sisi badan magasin dari atas ke bawah. Keempat rusuk ini meningkatkan kekuatan pada badan magasin (sehingga magasin tidak mudah penyok) dan pada saat yang sama mengurangi gesekan internal peluru pada body magasin. Selain bentuknya yang tidak biasa, magasin pistol mitraliur orita juga tergolong istimewa karena terbuat dari material baja padat yang kemudian dipoles sehingga sangat awet. Untuk mendorong peluru yang berjumlah 32 butir masuk ke dalam mekanisme penembakan, magasen ini dilengkapi dengan pegas kompresi konvensional berbentuk elips dengan 24 x 25 putaran. Sebuah lekukan dicap pada tepi belakang pelat bawah magasin yang dapat dilepas untuk membantu mengunci pada posisi yang tepat. Beberapa magazin kotak Orita berkapasitas 25 peluru juga diproduksi.

Catatan Tambahan:
Magazin, sering disebut magasin, adalah perangkat penyimpanan dan pengisian amunisi untuk senjata api dari berbagai jenis, baik yang terintegrasi dengan senjata (magasin internal/tetap) maupun yang terpasang di luar (magasin lepas pasang). Magazin berfungsi dengan menahan stock peluru di dalamnya dan secara berurutan mendorong masing-masing peluru ke posisi yang memungkinkannya untuk dengan mudah dimasukkan ke dalam ruang ledak oleh mekanisme senjata api. Magazin lepas pasang terkadang secara umum disebut sebagai " klip ", meskipun secara teknis istilah ini kurang tepat karena klip sebenarnya adalah perangkat aksesori yang digunakan untuk membantu memasukkan amunisi ke dalam magasin atau silinder.

Bersambung ke Bagian Ketiga

Artikel asli ditulis oleh Liviu Stoica. Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Perang Dunia II
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rumania
#Pistol_Mitraliur
#Perang_Dunia_II

Rabu, 30 Juli 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941, Pelopor Pistol Mitraliur Rumania (Bagian Pertama)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M 1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 30 Juli 2025

Menjelang akhir Perang Dunia I, menjadi jelas bahwa senjata api otomatis menjadi suatu keharusan untuk pola peperangan yang mobil guna meningkatkan efisiensi tempur. Solusinya adalah senjata jenis baru yang menggunakan amunisi kaliber pistol, namun mampu menembak secara runtun laiknya senapan mesin. Hasilnya adalah pistol mitraliur, dengan kaliber amunisi pistol, lebih berat dari pistol namun jauh lebih ringan dibandingkan dengan senapan tempur, dilengkapi dengan magasin yang mampu menampung banyak peluru (biasanya di kisaran 20 – 30 butir peluru) dan sangat efektif untuk pertempuran jarak dekat.

Di Eropa Tenggara, di Laut Hitam, petinggi militer Rumania sangat menyadari pentingnya mengembangkan industri persenjataan mereka pada awal Perang Dunia II. Produsen utama dari senjata infanteri dan amunisi senjata ringan Rumania adalah pabrik Cugir yang telah muncul sebagai pusat metalurgi pada tahun 1799. Selama Perang Dunia II, pabrik Cugir dari Transylvania merupakan bagian dari kompleks industri militer CMC (Copsa-Mica Cugir). Karena potensi teknisnya yang tinggi, pada awal tahun 1940-an, pabrik Cugir memproduksi pistol mitraliur pertama rancangan Rumania, disebut sebagai “model Orita”. Kapten Rumania, Marin Orita, bertanggung jawab atas beberapa desain militer, tetapi pencapaian puncaknya adalah rancangan pistol mitraliur 9mm Orita M1941 yang menggunakan namanya (sebagai bentuk identitas maupun sebagai bentuk penghormatan).


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M 1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Pistol mitraliur Orita M1941 9mm pertama kali digunakan pada tahun 1943 oleh pasukan Rumania yang bertempur di Front Timur, saat senjata api standar infanteri masih berupa senapan Model 24 (vz.24) 7,92mm buatan Ceko yang disebut Pusca ZB oleh Rumania. Senjata otomatis baru ini mampu mendongkrak daya tembak pasukan Rumania yang sebelumnya tidak berdaya menghadapi senapan mesin ringan Rusia yang punya rate of fire yang tergolong tinggi. Selama kampanye 1944-1945, ketika pasukan Rumania bertempur melawan Wehrmacht dalam upaya pembebasan Hongaria dan Cekoslowakia, pistol mitraliur Orita M1941 9mm digunakan dalam skala yang lebih besar, membuktikan kehebatannya.

Menggunakan kartrid pistol Parabellum 9x19mm, pistol mitraliur Orita M1941 menerapkan system operasi blowback dan open bolt. Tidak ada mekanisme setelan pengunci pada komponen bolt. Senjata akan menembak jika bolt bergerak maju dengan magasin pada kondisi terisi peluru. Bolt besar yang dipasang pada pistol mitraliur Orita M1941 memiliki pin penembakan dan internal hammer yang terintegrasi. Karena pin penembakan tidak tetap berada di depan baut secara permanen, tidak ada risiko tembakan sebelum bolt tertutup sepenuhnya. Saat bolt menutup, hammer mengenai tonjolan luar di jalur bolt dan gerakan berputar dimulai. Palu berputar di dalam mekanisme bolt dan ujung lainnya mengenai pin penembakan yang bergerak maju untuk mengenai primer pada kartrid (peluru). Sistem yang tidak biasa ini, seperti yang digunakan oleh Orita M1941, sangat aman karena hammer tidak dapat mengenai pin penembakan sebelum mekanisme action berada dalam kondisi tertutup.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Semi Otomatis / Semi Automatic Pistol - FN FNP)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M 1941
Pistol Mitraliur (Submachine Gun) Orita M1941
militerbanget.blogspot.com

Terdapat keseimbangan yang baik antara bolt dan pegas rekoil. Pegas rekoil yang lebih berat dan kaku akan meningkatkan laju siklus tembakan, tetapi bolt yang lebih berat akan menurunkannya.

Catatan Tambahan:
Wehrmacht (pengucapan dalam bahasa Jerman: [ˈveːɐ̯maxt] ⓘ ,diartikan secara harfiah 'kekuatan pertahanan'), adalah angkatan bersenjata Nazi Jerman dari tahun 1935 hingga 1945. Institusi militer ini merupakan induk dari Heer (angkatan darat), Kriegsmarine (angkatan laut), dan Luftwaffe (angkatan udara). "Wehrmacht" menggantikan istilah Reichswehr (Pertahanan Reich) yang pada periode sebelum Nazi digunakan dan merupakan perwujudan dari Nazi untuk memperkuat kembali militer Jerman yang sempat terpuyruk pasca Perjanjian Versailles.

Setelah Nazi berkuasa pada tahun 1933, salah satu upaya Adolf Hitler yang paling frontal dan agresif adalah mereorganisasi Wehrmacht, menjadi satu militer modern yang memioiki kemampuan menyerang, yang memenuhi tujuan jangka panjang rezim Nazi untuk merebut kembali wilayah yang hilang serta mendapatkan wilayah baru dan mendominasi negara-negara di dunia. Hal ini membutuhkan pemulihan wajib militer dan investasi besar-besaran serta pengeluaran pertahanan untuk industri persenjataan.

Bersambung ke Bagian Kedua

Artikel asli ditulis oleh Liviu Stoica. Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Perang Dunia II
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rumania
#Pistol_Mitraliur
#Perang_Dunia_II

Sabtu, 19 Juli 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M, Senjata Andalan Vietcong di Belantara Vietnam (Bagian Ketiga)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 19 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 2

Peluru yang digunakan pada pistol mitraliur ini memiliki daya dorong yang lebih lemah ketimbang senjata yang digunakan oleh militer Amerika, tetapi amunisi dan magasin yang lebih ringan, memungkinkan personel untuk membawa lebih banyak ketimbang yang dapat dibawa oleh lawan. Selain itu, para pemimpin NVA percaya volume tembakan yang dilancarkannya pada jarak dekat memberikan lebih dari cukup pukulan untuk memenangkan sebagian besar baku tembak, dan kenyataan di lapangan juga membuktikan hal tersebut.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BDX)

Pasukan Vietnam Utara membutuhkan senjata yang ringan, kuat, mudah dirawat, dan hanya membutuhkan sedikit pelatihan untuk dikuasai. Pistol mitraliur K-50M jelas sangat memenuhi kebutuhan tersebut.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M


Tipe: Pistol Mitraliur
Asal negara: Vietnam Utara (Sekarang Vietnam)
Tahun produksi: 1958
Amunisi:  kaliber 7.62x25 TT Tokarev
Sistem operasi penembakan: Blowback, open bolt
Jenis pemicu: Sa

Panjang
Popor terentang: 756 mm
Popor terlipat: 571 mm
Panjang laras: 269 mm

Berat kosong: 4.4 kg
Kapasitas magasin: 35 butir peluru
Rate of fire: 700 tembakan / menit
Jarak bidik efektif: Sekitar 100 – 200 meter
Jarak tembak maksimum: Sekitar 150 meter

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance)

Catatan tambahan:

North Vietnamese Army (NVA), atau secara resmi dikenal sebagai Tentara Rakyat Vietnam (PAVN), adalah angkatan bersenjata resmi dari Republik Demokratik Vietnam (atau lebih dikenal sebagai Vietnam Utara) selama Perang Vietnam. Mereka adalah kekuatan militer yang berperang melawan Vietnam Selatan dan sekutunya, Amerika Serikat. Pada periode tersebut, negara Vietnam masih terdiri dari dua negara dengan Haluan yang bertolak belakang. Vietnam Utara dipengaruhi oleh Haluan Komunis, sementara Vietnam Selatan dibawah pengaruh negara-negara Blok Barat, terutama Amerika Serikat. Benturan antara kedua negara ini kemudian memuncak menjadi satu perang yang berlarut-larut antara Vietnam Selatan dan Vietnam Utara. Perang Vietnam secara resmi berakhir pada tanggal 30 April 1975 dengan jatuhnya kota Saigon ke tangan militer Vietnam Utara. Peristiwa ini menandai berakhirnya konflik bersenjata yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara Vietnam Utara dan Selatan, serta berakhirnya keterlibatan Amerika Serikat secara langsung dalam perang tersebut. 

Tidak pernah ada laporan yang benar-benar akurat mengenai jumlah korban jiwa dalam Perang Vietnam, namun diperkirakan mencapai sekitar 3,8 juta jiwa, termasuk warga sipil dan tentara. Jumlah pasti korban tewas tidak pernah diketahui secara pasti, namun perkiraan resmi dari Pemerintah Vietnam pada tahun 1995 menyebutkan sekitar 2 juta warga sipil dan 1,1 juta pejuang Vietnam Utara dan Viet Cong tewas. Walaupun dari beberapa sumber lain juga disebutkan bahwa jumlah korban yang jatuh dari pihak Vietnam, baik itu dari pihak militer maupun sipil melebihi 4 juta orang.

Demikianlah artikel bersambung yang mengulas tentang pistol mitraliur K-50M racikan dari Vietnam Utara. Semoga artikel ini dapat menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi yang membacanya. 

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Vietnam War Weapon
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Vietnam
#Vietnam_Utara
#Pistol_Mitraliur