Selasa, 27 Januari 2026

KEDR, Pistol Mitraliur Mungil yang Dipeluk Polisi Rusia Sejak Era Soviet Runtuh (Bagian Kedua)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Selasa, 27 Januari 2026

Sambungan dari bagian Pertama

3. Ergonomi yang "Anti-Mainstream"

Ada satu detail pada KEDR yang jarang ditemukan pada senjata Rusia era itu: tuas pengokang (charging handle) berada di sisi kiri receiver.
Bagi pengguna senapan seri AK (AK-47 misalnya), tuas biasanya ada di kanan. Namun, penempatan di kiri pada pistol mitraliur KEDR memungkinkan operator (yang tidak kidal) untuk menarik tuas pengokang dengan tangan kiri sambil tetap menjaga tangan kanan tetap berada di gagang pistol dan jari siap sedia di pelatuk. Ini mempercepat waktu reaksi menembak dalam situasi darurat.

Selain itu, sistem pengamannya juga unik. Jika pada senapan serbu AK urutan pada setelan kenop pengaman adalah Safe - Auto - Semi, pada pistol mitraliur KEDR urutannya dibalik: posisi bawah untuk Safe, posisi tengah untuk Semi-Auto, dan posisi paling atas untuk Full-Auto.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Si Beruang Kini Bisa Melibas Target di Eropa dan Amerika dari Wilayah Rusia)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

4. Performa: Kecil-Kecil Cabe Rawit (dengan Catatan)

KEDR menggunakan peluru kaliber 9x18mm Makarov, amunisi standar pistol Uni Soviet. Di sinilah letak perdebatan mengenai efektivitasnya.

Di satu sisi, peluru Makarov memiliki daya henti (stopping power) yang cukup untuk melumpuhkan target tanpa risiko peluru menembus tembok dan mengenai warga sipil (over-penetration)—sangat ideal untuk polisi di kota. Namun di sisi lain, peluru ini lemah dalam menembus rompi antipeluru modern.

KEDR memiliki laju tembakan yang sangat cepat, mencapai 1.000 butir per menit. Dalam mode otomatis, senjata ini bisa "menguras" magasin dalam sekejap. Karena bentuknya yang mungil dan ringan, senjata ini cenderung “bergerak liar” saat ditembakkan secara beruntun. Jarak efektif idealnya hanya sekitar 50 meter. Lebih dari itu, akurasinya akan menurun drastis.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

5. Masalah dan Kelemahan

Tentu tidak ada senjata yang sempurna. KEDR memiliki beberapa kekurangan yang sering dikeluhkan penggunanya:
  • Laras Terbuka: Larasnya tidak memiliki pelindung panas (handguard) yang memadai. Setelah menembakkan banyak peluru, laras menjadi sangat panas dan bisa menyebabkan luka bakar jika tidak sengaja tersentuh tangan.
  • Magasin tidak rigid (goyah): Magasin pada KEDR seringkali terasa kurang rapat atau bergoyang, yang terkadang bisa menyebabkan masalah pengisian peluru ke bilik reaksi(feeding jam).
  • Popor Kurang Ergonomis: Meski praktis, popor besinya dianggap kurang nyaman dan terlalu dekat dengan wajah saat membidik.


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

6. Varian dan Modifikasi

Sepanjang perjalanannya, KEDR telah diproduksi dalam beberapa varian:
  • KEDR-B: Varian dengan peredam suara terintegrasi untuk operasi senyap.
  • KLIN (PP-9): Versi modifikasi yang diperkuat untuk bisa menembakkan amunisi 9x18mm PMM yang lebih bertenaga. Namun, varian ini kurang populer karena risiko tertukarnya amunisi yang bisa merusak senjata.
  • Klin-2: Varian di mana magasinnya dipindahkan ke dalam pegangan pistol (grip) agar lebih seimbang, mirip dengan desain Uzi.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Kesimpulan: Mengapa Masih Digunakan?

Hingga hari ini, pabrik Zlatoust (Zlatmash) masih memproduksi KEDR. Senjata ini bertahan bukan karena ia adalah yang tercanggih di dunia, melainkan karena ia praktis, murah, dan pas untuk tugas kepolisian sehari-hari.

Bagi polisi Rusia, KEDR adalah jembatan antara pistol biasa dan senapan serbu AK yang terlalu besar. Pistol mitraliur ini cukup kecil untuk disembunyikan di bawah jaket, cukup ringan untuk dibawa bergerak atau bermanuver, dan memiliki daya tembak yang cukup untuk menghentikan ancaman di gang-gang sempit Rusia.

PP-91 KEDR mungkin tidak akan memenangkan kontes senjata ter-apik, tapi dalam hal kesetiaan melayani di garis depan keamanan sipil, senjata ini telah membuktikan diri sebagai "pohon pinus" (arti kata Kedr dalam bahasa Rusia) yang kokoh di tengah badai sejarah Rusia.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) PP-19 KEDR
Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-19 KEDR
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur/Submachine Gun PP-91 KEDR


Jenis: Pistol Mitraliur (Submachine Gun)
Asal negara: Rusia
Operasional aktif: 1994–sekarang

Pengguna
MVD
FSKN
FSIN

Sejarah produksi
Perancang: Yevgeny Dragunov
Tahun: 1970

Produsen: 
Izhmash
Zlatoust Machine-Building Plant (PP-91 KEDR)

Spesifikasi Teknis


Berat/Bobot: 
1,57 kg (3,4613 pon) (PP-91 KEDR)
1,54 kg (3,40 pon) (PP-9 Klin)

Panjang
  • PP-91 KEDR
530 mm (20,9 in) Popor terentang 
305 mm (12,0 in) Popor terlipat
  • PP-9 Klin
539 mm (21,2 in) stock terentang 
305 mm (12,0 in) popor terlipat
671 mm (26,4 in) (KEDR-B)

Panjang laras: 120 mm (4,7 in)
Peluru: 9×18mm Makarov

Mekanisme: 
Straight blowback (PP-91 KEDR)
Delayed blowback (PP-9 Klin)

Laju tembakan:
1,000 rounds/min (PP-91 KEDR)
975–1,060 rounds/min (PP-9 Klin)

V’o meninggalkan laras:
310 m/s (1.017 ft/s) (PP-91 KEDR)
430 m/s (1.410,8 ft/s) (PP-9 Klin)

Jarak tembak efektif: 70 m (PP-91 KEDR)
Jarak jangkauan: 200 m (PP-91 KEDR)
Amunisi: 20, 30-round detachable box magazine
Alat bidik: Front blade, rear notch

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
World of Submachine Gun 
Beberapa sumber lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar