Tampilkan postingan dengan label Tank Tempur Amfibi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tank Tempur Amfibi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Mei 2026

Kecepatan vs Daya Hancur: Bagaimana Scorpion dan BMP-3F Mengubah Doktrin Tempur Kita


Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Sabtu, 9 Mei 2026

Setelah di bagian pertama kita menelusuri bagaimana tank amfibi PT-76 dan tank ringan AMX-13 berhasil bertahan dari seleksi alam militer melalui modernisasi secara menyeluruh, kini saatnya kita melangkah ke era yang lebih modern. Memasuki dekade 1990-an dan awal 2000-an, kavaleri Indonesia mulai merasakan sentuhan teknologi Eropa Barat dan Rusia yang jauh lebih mutakhir. Artikel bagian kedua ini akan mengulas bagaimana FV101 Scorpion memberikan keunggulan kecepatan yang tak tertandingi, serta bagaimana BMP-3F hadir sebagai penguasa lautan dengan persenjataan yang sangat kompleks.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

FV101 Scorpion: Sang Kalajengking Pengintai


Pada pertengahan tahun 1990-an, TNI Angkatan Darat memperkuat barisan kavalerinya dengan mendatangkan FV101 Scorpion buatan Alvis Vickers, Inggris. Scorpion dikenal luas dalam literatur militer sebagai salah satu tank tercepat di dunia. Dengan bobot yang sangat ringan, hanya sekitar 8 ton, tank ini mampu melesat hingga 76 km/jam di jalan raya. Kecepatan ini adalah kunci dalam operasi pengintaian bersenjata, di mana Scorpion bertugas untuk mendeteksi posisi musuh dan segera menghilang sebelum musuh sempat bereaksi.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

Salah satu fitur paling hebat dari Scorpion adalah tekanan jejaknya ke tanah yang sangat rendah, bahkan lebih ringan dari kaki manusia saat berjalan. Hal ini memungkinkan Scorpion melintasi medan rawa, hutan lebat, atau tanah lunak yang akan membuat tank lain terjebak dalam lumpur. Scorpion milik Indonesia dipersenjatai dengan meriam Cockerill 90 mm, memberikan keseimbangan yang nyaris sempurna antara mobilitas tinggi dan daya gempur yang memadai untuk melumpuhkan kendaraan lapis baja musuh atau perkubuan infanteri.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Serbu / Assault Rifle - VHS-D2)

Tank Tempur Ringan (Light Tank) FV-101 Scorpion TNI Angkatan Darat
Tank Tempur Ringan/Light Tank
FV-101 Scorpion
militerbanget.blogspot.com

Modernisasi terhadap Scorpion tidak pernah berhenti. Sejak tahun 2017, TNI telah melakukan retrofit pada sistem optiknya. Kini, sang "Kalajengking" dilengkapi dengan kamera termal generasi terbaru yang memungkinkan komandan dan juru tembak melihat menembus kabut, debu, atau kegelapan total. Peningkatan komputer balistik juga memastikan setiap peluru yang keluar dari laras 90 mm-nya memiliki tingkat akurasi yang sangat presisi. Saat ini, Scorpion tetap menjadi andalan satuan kavaleri elit TNI AD di berbagai wilayah strategis Indonesia.

Tank Amfibi (Amphibious Tank) BMP-3F Marinir TNI Angkatan Laut
Tank Amfibi/Amphibious Tank BMP-3F
militerbanget.blogspot.com

BMP-3F: Monster Amfibi dari Rusia


Jika kita berbicara tentang dominasi di air, maka perhatian kita harus tertuju pada BMP-3F. Didatangkan dari Rusia mulai tahun 2010, BMP-3F (varian Fishery atau Marinir) adalah lompatan teknologi raksasa bagi Korps Marinir TNI AL. Jika PT-76 adalah alutsista veteran yang sangat diandalkan, maka BMP-3F adalah sang penguasa lautan modern. Dengan berat 18,5 ton dan ditenagai mesin bertenaga 500 HP, kendaraan ini mampu berenang di laut lepas dengan sangat stabil, bahkan dalam kondisi gelombang yang cukup tinggi.

Tank Amfibi (Amphibious Tank) BMP-3F Marinir TNI Angkatan Laut
Tank Amfibi/Amphibious Tank BMP-3F
militerbanget.blogspot.com

Sobat akan terkejut melihat persenjataan yang dibawa oleh kendaraan ini. BMP-3F sering dijuluki sebagai kendaraan yang "rakus" persenjataan karena ia membawa tiga jenis senjata utama dalam satu kubah. Pertama, meriam utama 100 mm yang tidak hanya mampu menembakkan peluru peledak, tetapi juga rudal anti-tank terpandu (Guided Missile). Kedua, kanon otomatis 30 mm untuk menyapu sasaran udara atau kendaraan ringan. Ketiga, tiga pucuk senapan mesin kaliber 7,62 mm yang tersebar di beberapa sisi. Daya hancur ini menjadikannya salah satu kendaraan tempur infanteri amfibi paling kuat di dunia saat ini.


Tank Amfibi (Amphibious Tank) BMP-3F Marinir TNI Angkatan Laut
Tank Amfibi/Amphibious Tank BMP-3F
militerbanget.blogspot.com

Integrasi Digital dan Masa Depan Kavaleri


Kehadiran BMP-3F di Indonesia tidak hanya menambah jumlah alutsista, tetapi juga mengubah cara Marinir bertempur. Integrasi sistem kendali tembak digital memungkinkan BMP-3F menembak sambil bergerak di air dengan akurasi yang mencengangkan. Hingga saat ini, pesanan tambahan terus dilakukan untuk memperkuat barisan marinir, menunjukkan kepercayaan tinggi TNI terhadap platform buatan Rusia ini. Diskusi teknis dengan para pakar terus dilakukan untuk merencanakan modernisasi pada sistem perlindungan aktifnya, agar tetap relevan dalam menghadapi ancaman drone bunuh diri yang kini menghantui medan tempur modern.

Era Scorpion dan BMP-3F menandai fase penting di mana kavaleri Indonesia mulai mengintegrasikan sistem optik digital dan persenjataan multi-kaliber dalam operasionalnya. Indonesia bukan lagi hanya menggunakan tank sebagai alat angkut, melainkan sebagai pusat kekuatan pemukul yang sangat mobile dan mematikan di berbagai medan, baik darat maupun perairan.

Demikianlah artikel dua bagian yang mengulas alutsista yang masih memperkuat militer Indonesia, semoga dapat berguna bagi rekan-rekan. 

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Sejarah Alutsista Indonesia
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Rabu, 06 November 2019

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD


Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 6 November 2019

Meskipun 2S25 Sprut-SD disebut oleh Rusia sebagai self-propelled gun atau tank destroyer, tetapi, sebenarnya alut sista ini adalah tank ringan dalam artian yang sebenarnya. Sprut-SD dirancang untuk pasukan lintas udara dan pasukan infantri angkatan laut. Tank ringan ini dapat dikatakan sebagai pengganti tank  tempur ringan PT-76 yang sudah mulai menua dan secara teknologi, dapat dikatakan usang. 2S25 Sprut-SD memiliki daya tembak yang dapat disejajarkan dengan Tank Tempur Utama (Main Battle Tank – MBT) modern dan dalam hal ini, mengungguli daya tembak dari kelas tank tempur ringan dan tank perusak. Secara resmi tank tempur ringan ini diadopsi untuk beroperasi pada tahun 2005. Beberapa sumber mengklaim bahwa 50 hingga 75 unit Spruts akan dikirimkan ke unit pasukan lintas udara Rusia.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Helikopter Serbaguna / Utility Helicopter - Hughes OH-6A Cayuse)

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Sistem perlindungan terhadap Sprut-SD boleh dikatakan sangat terbatas. Busur depannya memberikan perlindungan terhadap hantaman amunisi kaliber 12,7mm. Sedangkan system proteksi pada bagian tubuhnya yang lain, hanya mampu menahan proyektil dari kaliber kecil atau dari serpihan artileri saja. Walaupun demikian, sistem perlindungan alutsista ini dapat ditingkatkan dengan menambahkan proteksi tambahan berupa add-on armor dan berbagai system penanggulangan/pencegah hantaman proyektil lawan. Kendaraan ini dilengkapi dengan system perlindungan NBC dan system pemadam api otomatis.

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Sprut-SD dipersenjatai dengan meriam smoothbore kaliber 125mm yang dilengkapi dengan fitur penstabil tembakan, serta dilengkapi juga dengan fitur pengisian otomatis (autoloader). Meriam ini juga dapat digunakan untuk meluncurkan missil anti-tank dengan cara yang sama seperti proyektil biasa. Fitur ini umum untuk semua MBT Rusia yang modern. 

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Rudal anti-tank berpemandu laser memiliki jangkauan tembakan efektif hingga 5 km. Rudal juga dapat digunakan melawan helikopter yang terbang rendah. Sebanyak 40 butir peluru termasuk misil dapat dibawa untuk meriam utama. Autoloader menampung 22 di antaranya. 2s25 Sprut SD memiliki laju tembakan maksimum sekitar 7 tembakan per menit. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan system pengendali penembakan yang termodern (saat ini).

Selain itu, tank tempur ringan ini dilengkapi dengan persenjataan sekunder terdiri dari satu pucuk senapan mesin kaliber 7,62mm koaksial.

Tank ini memiliki tiga orang awak, termasuk komandan, penembak, dan pengemudi.

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

2S25 Sprut-SD menggunakan sasis modifikasi dari kendaraan tempur lintas udara BMD-3. Tank ini mengusung dapur pacu mesin diesel 2V-06-2S, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar  510 tenaga kuda. Kendaraan ini memiliki fitur suspense hidropneumatik dengan ground clearance yang dapat disesuaikan. Sprut-SD memiliki kemampuan amfibi sepenuhnya. Pada saat tank ini melaju di air, kendaraan ini mengandalkan daya penggeraknya dari dua mesin waterjets. Kendaraan ini mampu berlayar di lautan dengan tingkat gelombang  level 3. 

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan ini juga dapat menembak dari senjata utama dalam rentang lintasan terbatas pada saat mengapung di laut. Bobot tank tempur ini terbilang ringan, sehingga dapat diangkut melalui udara dengan kru atau awak tank berada di dalam tank tersebut. Ini tentu menjadi kelebihan tersendiri, karena tank ini dapat langsung siap tempur pada saat diterjunkan ke daratan

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Varian


Sprut-SDM1 adalah versi yang disempurnakan yang menggunakan beberapa teknologi dari kendaraan tempur lintas udara BMD-4M yang baru dan tank tempur utama T-90MS. Sprut-SDM1 dilengkapi dengan system pengendali penembakan yang baru.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank - M41 Bulldog) 

Varian ini memiliki system pembidik yang terbaru, yang merupakan pengembangan dari system pembidik dari tank tempur utama T-90MS. Tank tempur ringan ini ditenagai oleh mesin UTD-29, yang menghasilkan tenaga sebesar 500 hp. Mesin yang sama juga digunakan pada kendaraan tempur lintas udara BMP-3 IFV dan BMD-4M. Mesin ini lebih modern dibandingkan dengan mesin 2V-06-2S asli. Modifikasi dilakukan pada komponen suspensi. Sprut-SDM1 dilengkapi dengan port atau turet senjata tambahan yang dikendalikan dari jarak jauh, dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7,62mm.

Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
Tank Tempur Ringan Amfibi
Amphibious Light Tank 2S25 Sprut-SD
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious light tank 2S25 Sprut-SD


Negara Asal: Rusia
Operasional aktif: 2005
Awak: 3 orang

Dimensi dan berat

Bobot tempur: 18 ton
Panjang (sampai ujung meriam): 7,2 m
Panjang lambung: sekitar 6,5 m
Lebar: 3,2 m
Tinggi: 2,2 m

Persenjataan

Senjata utama:
Meriam Smoothbore kaliber 125mm
ATGW: (opsional)
Senjata sekunder:
1 x Senapan mesin kaliber 7,62mm
Kisaran ketinggian: - 5 hingga + 15 derajat
Radius putar Senjata utama: 360 derajat

Kapasitas amunisi

Senjata utama: 40 peluru
ATGW: (opsional)
Senjata sekunder: 2.000 peluru

Mobilitas

Mesin: 2V-06-2S diesel
Daya mesin: 510 hp
Kecepatan jalan maksimum: 70 km/jam
Kecepatan amfibi di atas air: 10 km/jam
Jarak jelajah: 500 km

Kemampuan manuver

Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 30 derajat
Halangan vertical: 0,9 m
Halangan parit: 1,8 m
Fording Amfibi

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Ringan Amfibi / Amphibious light tank 2S25 Sprut-SD, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 
Military today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

tag: 
#Rusia
#Tank
Tank_Tempur_Amfibi

Selasa, 27 November 2018

Tank Tempur Ringan-Amfibi / Amphibious Light Tank PT-76


Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 27 November 2018

Uni Soviet sempat menghentikan produksi tank ringan pasca Perang Dunia ke II. Dipengaruhi oleh hasil dari Perang Dunia ke II, dimana Uni Soviet percaya, bahwa pergelaran MBT secara masif akan mampu mengendalikan peperangan, dan posisi dari tank ringan akan sangat minor, sehingga dapat dinihilkan. Namun, seiring waktu, para petinggi militer Uni Soviet mulai berubah pikiran, dan mulai memberikan perintah untuk merancang kembali tank ringan, dengan kecepatan jelajah yang tinggi, memiliki kemampuan di segala kondisi medan, dan mampu mengemban tugas sebagai tank pengintai atau observer. 

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Hasilnya adalah PT-76, dibuat pada tahun 1952. Tank ringan berbobot 13,8 ton ini memiliki kemampuan tambahan yang sekaligus menjadi keunggulan utamanya, tank ini memiliki kemampuan amfibi, alias mampu “berenang” di air. Saat melaju di air, tank ini mengandalkan mesin sistem double hydro jet sebagai tenaga pendorongnya. Mesin ini menggunakan sistem menyedot air dari bagian depan tank, lalu dipompa dan disemprotkan ke belakang dengan tekanan tinggi. Mirip dengan prinsip mesin jet pada pesawat udara. 

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Tank ini dibangun berbasis pada chasis traktor kutub dengan sistem suspensi torsion bar dan bermesin diesel 6 silinder V6, PT-76 memiliki kecepatan maksimal 45 km/jam dan mampu menempuh jarak maksimum 280 kilometer. Tank kecil nan tangguh ini dikenal serba bisa, sangat populer di kalangan awaknya, walaupun proteksinya terbilang amat ringan (setara dengan Armor Vehicle yang ada saat ini).

(Baca juga artikel yang sangat menarik berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - FOCKE WULF Ta-152

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Senjata utama dari tank PT-76 adalah rifled gun kaliber 76,2mm yang dipasang pada turret berbentuk kepala jamur atau melingkar yang sangat “khas” Uni Soviet. Turret ini bersiluet rendah, dengan silinder kecil di bagian atas dan memiliki kupola elips lebar, yang cukup untuk mengakomodir dua orang kru. Senjata sekunder tank PT-76 adalah sepasang senapan mesin, satu kaliber 7,62mm dan yang satu lagi memiliki kaliber 12,7mm.

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

PT-76 adalah tank ringan yang dapat dikatakan sangat sukses di pasaran, lebih dari 7.000 unit diproduksi, dan diekspor ke negara-negara satelit Uni Soviet dan negara-negara sahabat saat Perang Dingin berkecamuk. Belum lagi, tank ini diproduksi secara lisensi di RRC (sudah menjadi rahasia umum, apabila RRC melisensi suatu produk, maka angka produksi riilnya jauh lebih besar dibandingkan dengan angka produksi yang dilaporkan), tank ini turut terlibat saat pertempuran di Perang Vietnam dan Perang India-Pakistan serta berbagai konflik di Afrika. Produksinya secara resmi dihentikan pada tahun 1967, namun, di RRC, produksinya masih terus berlanjut dengan berbagai peningkatan.

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Peningkatan PT-76


NIMDA, perusahaan asal Israel, menawarkan paket lengkap peningkatan untuk tank PT-76, meliputi: Pemasangan mesin baru yang lebih bertenaga, Detroit Diesel 6V-92T 223,7 kW/300hp pada 2.100 rpm, dipasang pada transmisi orisinilnya dengan tambahan kopling baru. Dipasang juga sistem alternator baru, sistem pendingin dan elektrik yang baru dan berbagai modifikasi lainnya pada knalpot, lubang pemasukan udara, badan, dan dek atas tank.

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Senjata utamanya, yang semula adalah meriam berkaliber 76,2mm diganti dengan meriam Cockeril Mark II kaliber 90mm yang dapat menembakkan berbagai tipe amunisi, termasuk APDS fin stabilized. 

Senjata sekundernya juga kebagian sentuhan peremajaan. Senapan mesin koaksial buatan Uni Soviet digantikan dengan senapan mesin buatan barat, plus masih ditambah lagi dengan satu senapan mesin kaliber 12,7mm yang dapat difungsikan sebagai penangkis serangan udara ringan. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen)

Bagian lain dari peremajaan meliputi pemasangan stabilization dan sistem kontrol mesin yang baru dan lebih kokoh, ditambah pula dengan sistem kontrol penembakan yang dibantu dengan alat penglihatan siang/malam dan juga laser penentu jarak sasaran. Sebagian dari PT-76 yang dimiliki oleh TNI juga telah ditingkatkan kemampuannya melalui paket ini.

Tank Amfibi PT-76
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Amphibious Light Tank/Tank Ringan Amfibi PT-76 


Asal Negara: Uni Soviet (Rusia)
Mulai bertugas: 1952 (purwarupa)
Kru: 3 Orang
Bobot: 13.800 kg/13,8 ton

Dimensi  

Panjang: 6,91 m 
Tinggi: (over turret hutch) 2,26 m 
Lebar: 3,14 m

Persenjataan  

Senjata utama: 
Kaliber 76.2mm rifle gun
Senjata sekunder: 
1 x 7.62 mm /0.30 in machine gun
1 x 12.7 mm /0.50 in machine gun

Armor: Maximum 17mm
Mesin:  V6 6 cylinder diesel  179 kW/240 hp

Performa  

Kecepatan maksimum: 45 km/jam 
Jarak jelajah maksimum: 280km 

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Ringan-Amfibi / Amphibious Light Tank PT-76, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala)

Jumat, 20 Juli 2018

Tank Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank T-37


Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at 20 Juli 2018

Artikel kali ini akan membahas tentang Tank tipe Amphibious Light (Tank Ampibi Ringan) yang diproduksi sebelum era Perang Dunia ke II, lansiran dari Rusia. Tank ini memiliki bentuk yang sangat "khas" tank era "jadul", dimana pendekatan fungsional jauh lebih diutamakan ketimbang pendekatan proteksional. 

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Filosofi di Balik Desain Amfibi


Tank ringan ini dirancang agar mampu “berenang” atau melaju di perairan. Pendekatan strategis ini diambil untuk menjawab perubahan strategi perang yang telah berubah dan berkembang. 

Jika strategi pada perang klasik sebelumnya, manuver pasukan mengandalkan pada ekspansi melalui jalur darat, maka perkembangan selanjutnya tak lagi bertumpu pada ekspansi melalui jalur darat, tetapi juga melalui jalur lautan dan udara (walau lewat jalur udara masih dalam kuantitas yang terbatas). Untuk itu, dibutuhkan satu jenis tank yang mampu mendukung pergerakan pasukan infantri setelah mendarat, dan tank amfibi adalah salah  satu jawabannya.

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Dapur Pacu dan Komponen Asing


T-37 dibangun dengan berbasis pada Carden Loyd Amphibious Tank yang lagi-lagi dibeli dari Inggris. Tapi, tank ini bermesin GAZ AA dan memiliki suspensi modifikasi yang diambil dari AMR Light Tank buatan Prancis. Tank ini juga dilengkapi dengan fitur floation pontoon agar bisa mengapung dan “berenang”. Bobotnya operasionalnya sangat ringan, “hanya” 3,15 ton, dengan jumlah kru dua orang, dan memiliki persenjataan utama satu senapan mesin kaliber 7,62mm yang ditempatkan di turret silinder kecil, terpasang di sisi atas kanan badan tank. Beberapa varian T-37 memiliki turret berkonstruksi las seluruhnya seperti pada T-25 atau T-28.

(Baca juga artikel tentang tank lawas buatan Rusia, dengan judul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank - JS-3)

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Evolusi dan Akhir Masa Produksi


Menjelang berakhirnya produksi pada tahun 1936, badan tank ini dirancang ulang, khususnya di ruang pengemudi, dan floation pontoon di setiap sisi badan dilepas. Total sekitar 1.200 unit T-37 diproduksi pada periode 1933-1936

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank T-37 


  • Asal Negara: Rusia
  • Mulai bertugas: 1933
  • Kru: 2 Orang
  • Bobot: 3.200 kg/3,20 ton

Dimensi 

  • Panjang: 3,75 m / 12ft 3.5in
  • Tinggi: (over turret hutch) 1,82 m / 5ft 11in
  • Lebar: 2,1 m/ 6ft 10 in

Persenjataan 

  • Senjata utama: Senapan mesin kaliber 7,62mm Gun/0.3in Machine Gun
  • Senjata sekunder:-

Lapisan baja/Proteksi

  • Armor: Maximum 4 mm/0.3in

Mesin: 

  • GAZ AA4-CYLINDER, developing 48.5 kW/65hp

Performa: 

  • Kecepatan maksimum: 56 km/jam (35 mph) 
  • Jarak maksimum: 185 km (115 miles)

Demikianlah artikel mengenai Tank Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank T-37, semoga bermanfaat.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Warisan Paradoks T-37


Jika kita menilik kembali sejarah pengembangan tank ringan sebelum Perang Dunia II, T-37 menempati posisi yang unik sekaligus kontroversial. Sebagai salah satu pelopor tank amfibi massal di dunia, ia mewakili ambisi Uni Soviet untuk menembus batas-batas geografis yang selama ini menghalangi gerak laju infanteri. Namun, di balik inovasi "berenang" yang revolusioner pada zamannya, T-37 juga menyimpan realitas pahit yang sering kali luput dari catatan sejarah populer.

Ketergantungan desain pada komponen asing—seperti basis Carden Loyd dari Inggris dan sistem suspensi Prancis—menunjukkan bahwa Soviet saat itu masih dalam fase "mencari jati diri" dalam industri otomotif tempur. Pengorbanan besar pada sisi proteksi baja yang hanya mencapai 4 mm memang secara drastis mengurangi bobot, namun di medan tempur sesungguhnya, angka ini hanyalah pelindung tipis yang tidak mampu menahan tembakan senapan mesin berat, apalagi meriam antitank.

Bagi para penggemar sejarah militer, T-37 bukan sekadar alutsista yang gagal atau sukses, melainkan sebuah laboratorium berjalan. Pengalaman operasionalnya memberikan pelajaran berharga bagi insinyur Soviet dalam memahami keseimbangan antara mobilitas, daya apung, dan ketahanan lapis baja. Tanpa eksperimen "nekat" melalui proyek T-37, mungkin kita tidak akan melihat evolusi kendaraan amfibi Soviet yang jauh lebih tangguh dan mumpuni pada dekade-dekade berikutnya. Artikel ini ditulis sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah teknis yang sering kali terlupakan, namun tetap memegang peranan krusial dalam evolusi taktik perang modern yang kita kenal sekarang.

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
wwwannesspublishing.com