Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Mei 2026

Transformasi Sang 'Sher' dan Masa Depan Industri Senapan Serbu Dunia (Bagian Kedua)


Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, senapan serbu Rusia dengan cita rasa India
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 6 Mei 2026

Jika dalam Bagian Pertama yang kita ulas adalah latar belakang serta berbagai keunggulan dari senapan serbu AK-203, maka pada bagian kedua ini yang akan kita ulas adalah potensi dari produksi beserta spesifikasi teknis lainnya. Dan berikut ini adalah ulasannya:

Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, senapan serbu Rusia dengan cita rasa India
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Menuju Kemandirian Secara Penuh

Proses produksi di pabrik Korwa adalah bukti nyata ambisi "Make in India". Dimulai pada Januari 2023, pengiriman perdana sebanyak 35.000 pucuk telah diserahkan ke militer India pada pertengahan 2024. Yang menarik adalah progres teknologinya:
  • Batch Awal: Menggunakan 5% hingga 25% komponen lokal.
  • Target Akhir 2025: Mencapai 100% kandungan lokal.


Saat ini, sekitar 60 komponen kritis sudah dipasok oleh vendor-vendor domestik India. Tidak ada lagi ketergantungan mutlak pada suplai dari Rusia untuk suku cadang. Dengan tenaga kerja yang mayoritas adalah warga lokal di bawah bimbingan ahli Rusia, pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 105.000 unit per tahun.

Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, senapan serbu Rusia dengan cita rasa India
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Mengapa AK-203 Begitu Spesial?

Berbeda dengan varian lama, AK-203 sudah dilengkapi dengan Picatinny Rail. Ini adalah "game changer" bagi prajurit modern, karena mereka bisa dengan mudah memasang berbagai asesoris untuk menunjang system pembidik, seperti pembidik optik, senter, atau laser tanpa perlu mengubah detil senjata secara ekstrem. V’o meninggalkan laras mencapai 715 m/s dengan jarak tembak efektif hingga 800 meter (tergantung pengaturan sistem pembidik). Artinya, senapan ini sangat mematikan di tangan operator yang terlatih.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - VBTP-MR)

Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, senapan serbu Rusia dengan cita rasa India
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Potensi Ekspor di Masa Depan

Keberhasilan IRRPL memproduksi senapan serbu AK-203 di India mulai dilirik dunia. Meskipun Rusia sedang dibayangi sanksi internasional, banyak negara di Timur Tengah dan Afrika mulai "mengetuk pintu" India untuk menanyakan kemungkinan ekspor. Bahkan, kepolisian lokal seperti Kerala Police hingga negara tetangga seperti Nepal disebut-sebut tertarik untuk mengadopsi senjata ini.

Dengan kombinasi daya hancur khas Rusia dan efisiensi manufaktur India, AK-203 bukan sekadar alat perang. Ia adalah simbol baru kemandirian pertahanan India. Dari pegunungan Himalaya yang dingin hingga hutan tropis yang lembap, AK-203 siap membuktikan bahwa warisan Kalashnikov masih akan terus operasional hingga waktu yang lama.

Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, senapan serbu Rusia dengan cita rasa India
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Serbu/Assault Rifle - AK-203


Jenis: Senapan serbu (Assault Rifle)
Asal negara: Rusia

Catatan produksi
Perancang (secara umum): Mikhail Kalashnikov
Dirancang: Tahun 2007–2010

Pabrikan dan produksi
Perusahaan Kalashnikov
Senapan Indo-Rusia
Diproduksi: Tahun 2022-Sekarang
Total produksi: 53.000 (per September 2025) dari total 670.000 yang direncanakan.

Spesifikasi
Bobot operasional: 3,8 kg (8,4 lb)
Panjang: 880–940 mm (35–37 inci) (panjang popor diperpanjang)
Panjang laras: 415 mm (16,3 inci)
Amunisi: kaliber 7,62×39mm
Sistem operasi (Action): Rotating bolt, gas operated
Laju tembakan: ~700 tembakan/menit
V’o meninggalkan laras: 715 m/s (2.346 kaki/detik)
Jangkauan tembak yang efektif: 400–800 m (440–870 yd)
(berdasarkan penyesuaian alat bidik)

Pasokan amunisi: 
Magazin kotak lepas pasang kapasitas 30 peluru
Magazin kolom empat lepas pasang kapasitas 50 peluru

Sistem pembidik: Pisir dan pejera dari logam yang dapat disesuaikan atau rel picatinny untuk berbagai alat bidik optik.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World of Military Weapon
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Sabtu, 02 Mei 2026

Senapan Serbu AK-203: Kebangkitan Sang 'Harimau' Kalashnikov di Bumi India (Bagian Pertama)


Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, Senapan serbu kerja sama India dan Rusia
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Sabtu, 2 Mei 2026

Evolusi Sang Legenda – Dari Rusia untuk Infanteri India


Siapa yang tidak kenal siluet yang sangat khas dari senapan serbu AK-47? Namun, di era perang modern, sekadar "tahan banting" saja tidak cukup. Inilah yang melatarbelakangi lahirnya AK-203, anggota keluarga baru dari senapan serbu Kalashnikov yang kini didaulat untuk menjadi senjata organik militer India.

Senjata ini dirancang oleh Kalashnikov Concern di Rusia pada dekade 2010-an, AK-203 adalah jawaban atas kebutuhan senapan serbu yang menggabungkan keandalan system penembakan gas operated khas Rusia dengan standar ergonomic modern. Tetap mengusung amunisi kaliber 7,62×39mm, senapan ini mengusung Kembali kekuatan daya tembak (stopping power) yang saat ini mulai ditinggalkan banyak negara yang beralih ke kaliber kecil.


Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, Senapan serbu kerja sama India dan Rusia
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Diplomasi Senjata: Proyek Korwa


Kisah AK-203 di India tidak sesederhana penjualan senjata. Ini adalah kisah tentang kerja sama strategis antar negara. Pada tahun 2019, Perdana Menteri Narendra Modi dan Rusia sepakat membentuk proyek kerja sama Indo-Russia Rifles Private Limited (IRRPL). Lokasinya berada di Korwa, Uttar Pradesh. Proyek ini memiliki agenda yang cukup penting: memproduksi lebih dari 600.000 pucuk senapan di dalam negeri.

Namun, proyek ini ternyata mengalami kendala selama perjalanannya. Bencana pandemi COVID-19 dan negosiasi harga yang alot sempat membuat produksi menjadi terhenti. India menginginkan seluruh komponen senjata itu diproduksi di India, yang artinya biaya awal per unit sempat membengkak 20-25% dibandingkan impor langsung. Meski begitu, komitmen tetap berjalan. Hingga akhir 2021, kontrak raksasa senilai kurang lebih US$680 juta resmi ditandatangani untuk memenuhi kebutuhan personel militer India yang sangat besar.


Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, Senapan serbu kerja sama India dan Rusia
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Desain: Klasik tapi Modern


Secara visual, AK-203 masih mengadaptasi bentuk khas senapan serbu AK, namun dengan beberapa sentuhan modernisasi. Bobot tempurnya berada di kisaran 3,8 kg dan terasa solid. Salah satu fitur unggulannya adalah popor yang bisa dilipat dan disesuaikan panjangnya (adjustable), membuat senapan ini memiliki Tingkat ergonomic yang tinggi dan sangat cocok digunakan untuk pertempuran jarak dekat (CQB) maupun medan terbuka.

Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, Senapan serbu kerja sama India dan Rusia
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

"Sher" – Senapan Serbu Baru di Medan Tempur


Di India, AK-203 diterakan julukan yang cukup gahar, yaitu: "Sher" (Harimau). Kemunculan senapan serbu yang baru ini menandai berakhirnya era senapan INSAS kaliber 5,56mm yang selama ini mendapat banyak keluhan dari operator di lapangan. AK-203 secara resmi menjadi generasi keempat senapan standar organic militer India, meneruskan tongkat estafet dari Lee-Enfield yang legendaris dan L1A1 SLR.

Senapan Serbu (Assault Rifle) AK-203, Senapan serbu kerja sama India dan Rusia
Senapan Serbu/Assault Rifle AK-203
militerbanget.blogspot.com

Dengan kekuatan laras dan komponen internal yang tinggi (sampai dengan 15.000 tembakan, sementara senapan serbu lainnya hanya bisa mencatatkan angka di kisaran 5.000 tembakan atau sedikit di atas itu), AK-203 menjadi senjata yang dapat diandalkan prajurit di medan yang paling ekstrim sekalipun. Namun, pertanyaannya: mampukah senapan ini benar-benar menghapus 'rapor merah' senapan standar militer India sebelumnya? Dan bagaimana ambisi besar India untuk memproduksi 100% senjata ini secara mandiri menghadapi tantangan global?

Simak di Bagian Kedua: Transformasi Sang 'Sher' dan Masa Depan Industri Senapan Serbu Dunia.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World of Military Weapon
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Kamis, 31 Desember 2020

Pesawat Tempur Multi-peran Ringan / Lightweight Multi-role Fighter - HAL Tejas


Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 31 Desember 2020

Indian Tejas (Radiance) adalah pesawat tempur multi-peran ringan, yang dikembangkan oleh Aeronautical Development Agency dan diproduksi oleh pabrikan HAL. Pesawat ini secara resmi diberi nama Tejas yaitu Bahasa Sanskerta dari cahaya. Tejas melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2001 dan produksi terbatas pesawat ini dimulai pada tahun 2007. Pengembangan pesawat ini akhirnya selesai pada tahun 2013.

(Baca juga artikel tentang Pesawat MiG-21 Bagian 1) 

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Tejas awalnya direncanakan untuk dapat operasional secara penuh di bawah Angkatan Udara India dan secara bertahap menggantikan armada pesawat MiG-21, MiG- 23, MiG-27, Jaguar dan Mirage 2000 yang dirasa sudah mulai menua. Tetapi, hingga saat ini status produksinya tidak pasti. Unit Angkatan Udara India pertama dilengkapi dengan dua pesawat tempur Tejas pada tahun 2016. Namun tidak diketahui kapan pesawat ini akan dapat mencapai tahap operasional penuh.

(Baca juga artikel tentang Pesawat MiG-21 Bagian 2)

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Tejas berawal dari program Light Combat Aircraft atau LCA diluncurkan pada tahun 1983. Program ini dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat tempur secara mandiri, yang akan menggantikan armada pesawat MiG-21. Pada saat itu, pesawat buru-sergap MiG-21 menjadi tulang punggung Angkatan Udara India. Pada tahun 1984 Badan Pengembangan Penerbangan dibentuk untuk mengelola program LCA. Demonstran teknologi pertama selesai pada tahun 1995, namun dihentikan karena ada masalah dengan sistem kontrol penerbangan.

(Baca juga artikel tentang Pesawat MiG-23)

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini mengadopsi konfigurasi sayap delta, menggunakan dapur pacu mesin tunggal. Material komposit banyak digunakan pada struktur body pesawat untuk menekan bobot. Pesawat ini semula akan menggunakan dapur pacu mesin General Electric F404-GE-IN20 sebagai mesin pendorong sementara, hingga mesin turbofan GTRE GTX-35VS Kaveri tersedia. Dan beberapa alternatif mesin lain juga dimasukkan sebagai rencana cadangan. Kedua mesin ini dilengkapi dengan fitur afterburner. Tejas dilengkapi dengan sistem kendali fly-by-wire dan radar multi-mode.

(Baca Juga Artikel tentang pesawat MiG-27)

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Pesawat tempur multi-peran HAL Tejas dapat dilengkapi dengan berbagai macam persenjataan, terutama yang persenjataan dari Rusia. Pesawat dilengkapi dengan delapan pylon di bawah sayap dan di bawah badan pesawat. Kapasitas maksimum lebih dari 4.000 kg persenjataan eksternal dan bahan bakar.

(Baca juga artikel tentang pesawat S.E.P.E.C.A.T JAGUAR Bagian 1

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Untuk mode pertempuran udara, pesawat ini dapat dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara jarak pendek Astra, rudal jarak jauh (beyond visual range – BVR) R-77 (AA-12 Adder) dan R-73 (AA-11 Archer). Untuk urusan sasarn darat, Rudal udara ke permukaan termasuk Kh-59 dengan pemandu TV atau pemandu laser, atau Kh-31. Ada juga rudal jelajah anti kapal Kh-35. Pesawat ini juga bisa membawa berbagai macam bom, termasuk bom jatuh bebas, bom cluster atau bom presisi berpemandu. Sebagai kelengkapan standar, pesawat Tejas dilengkapi dengan meriam kaliber 23mm laras ganda.

(Baca juga artikel tentang pesawat S.E.P.E.C.A.T JAGUAR Bagian 2)

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Varian dengan konfigurasi dua kursi sedang dalam pengembangan. Dilaporkan bahwa Angkatan Udara India paling tidak membutuhkan sekitar 200 unit varian pesawat tempur satu kursi dan 20 pesawat varian latih dua kursi.

The Light Combat Aircraft (Naval) atau LCA (N) adalah versi angkatan laut dari Tejas. Varian ini mengadopsi konfigurasi dua kursi, dan purwarupa varian ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2012. Untuk varian pesawat tempur multi-peran versi angkatan laut kursi tunggal saat ini juga sedang dalam pengembangan. Angkatan Laut India kemungkinan akan mengadopsi 40 unit pesawat ini untuk menggantikan posisi Sea Harrier yang sudah mulai menua.

(Baca juga artikel tentang Pesawat MiG-21 Bagian 3)

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur Multi-peran Ringan / Lightweight Multi-role Fighter - HAL Tejas


Asal negara: India
Operasional aktif: 2016
Awak: 1 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 13,2 m
Rentang sayap: 8,2 m
Tinggi: 4,4 m
Berat (kosong): 6,5 ton
Berat (lepas landas maksimum): 14.5 ton

Mesin dan performa
Mesin: 1 x General Electric F404-GE-IN20
Daya dorong mesin 
Tanpa afterburner: 53,9
Dengan afterburner: 85 kN
Kecepatan maksimum: 1.990 ~ 2.376 km/jam
Elevasi operasional maksimum: ~ 16 km
Jarak jelajah maksimum: 3.000 km
Radius tempur: (belum diketahui)

Persenjataan

Meriam: 
1 x GSh-23 23 mm meriam laras ganda (220 peluru)

Rudal:
Rudal udara-ke-udara Astra 
R-77 (AA-12 Adder) 
R-73 (AA-11 Archer) 
Rudal udara-ke-permukaan Kh-59 dan Kh-31 
Rudal antikapal Kh-35

Bom: 
FAB-500T, OFAB-250-270, OFAB-100-120 bom jatuh bebas; Bom cluster RBK-500; Bom berpemandu laser KAB-1500L

Pesawat Tempur Multiperan Ringan
Lightweight Multirole Fighter - HAL Tejas
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia

Spesifikasi HAL Pesawat Tempur Multi peran Ringan / Lightweight multi-role fighter Tejas Mk.1


Karakteristik umum
Crew: 1 orang
Panjang: 13.20 m (43 ft 4 in)
Bentang sayap: 8.20 m (26 ft 11 in)
Tinggi: 4.40 m (14 ft 9 in)
Wing area: 38.4 m² (413 ft²)
Bobot (kosong): 6,500 kg (14,300 lb)
Bobot (penuh): 9,500 kg (20,944 lb)
Max. takeoff weight: 13,300 kg (29,100 lb)
Mesin: 1 × F404-GE-IN20 turbofan

Daya dorong 
Tanpa afterburner: 53.9 kN (12,100 lbf)
Dengan afterburner: 85 kN (19,000 lbf)
Kapasitas bahan bakar internal: 2,458 kg
Kapasitas bahan bakar external: 
2 x 1,200 litre drop tank at inboard, 
1 x 725-litre drop tank under fuselage

Performa
Kecepatan maksimum: Mach 1.8 (1,920 km/h) (CAS) at high altitude
Jarak jelajah maksimum: 850 km (459 nmi, 528 mi)
Radius tempur: 300 km (162 nmi, 186 mi)
Jarak jelajah ferry: 3,000 km (1,840 mi)
Elevasi operasional maksimum: 15,250 m (50,000 ft)
Wing loading: 247 kg/m² (50.7 lb/ft²)
Rasio daya dorong / berat: 1.07
g -limits: +8/−3.5 g

Persenjataan

Meriam: 1× mounted 23 mm twin-barrel GSh-23 cannon with 220 rounds of ammunition.
Hardpoints: 8 total: 1× beneath the port-side intake trunk for targeting pods, 6× under-wing, and 1× under-fuselage with a capacity of 4,000 kg external fuel and ordnance

Rudal:
Air-to-air missiles
Python 5
Derby
Astra Beyond Visual Range missile
Vympel R-77
Vympel R-73
Rudal udara-ke-permukaan
Kh-59 ME (TV guided standoff Missile)
Kh-59 MK (Laser guided standoff Missile)
Anti-ship missiles
Kh-35
Kh-31

Bombs
KAB-1500L laser-guided bombs
GBU-16 Paveway II
FAB-250
ODAB-500PM fuel-air explosives
ZAB-250/350 incendiary bombs
BetAB-500Shp powered concrete-piercing bombs
FAB-500T bom tanpa pemandu (jatuh bebas)
OFAB-250-270 bom tanpa pemandu (jatuh bebas)
OFAB-100-120 bom tanpa pemandu (jatuh bebas)
RBK-500 cluster bomb stake

Persenjataan lain:
S-8 rocket pods
Bofors 135 mm rocket
Drop tanks for ferry flight/extended range/loitering time.
LITENING targeting pod

Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
1. Military-today.com
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#India
#Pesawat
#Pesawat_Tempur
#Pesawat_Tempur_Multiperan
#Fighter_Jet

Senin, 25 Maret 2019

Multirole Helicopter / Helikopter Multi Peran HAL Dhruv Mk 1 to 4


Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019

Helikopter Dhruv (Hindi) adalah helikopter multifungsi yang dikembangkan dan diproduksi di India oleh pabrikan Hindustan Aeronatics Limited, dan helikopter ini dipasok untuk militer India, untuk angkatan udara, darat dan laut. Sebagai tambahan, helikopter ini juga dipasarkan keluar negeri, dan beberapa negara yang membeli helikopter ini adalah Bolivia, Ekuador, Maladewa, Israel, Mauritius, Nepal dan juga Suriname. Helikopter ini juga tersedia versi non militernya, dan sudah dibeli oleh banyak negara.

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Program Advance Light Helicopter (ALH) dicanangkan pada bulan November tahun 1984, dan direncanakan menjadi helikopter pertama yang dirancang dan dibuat di India. dengan mendapat bantuan teknis dari pabrikan German Messerchmitt Bolkow Blohm (MBB), yaitu pabrikan yang memproduksi MBB BO-105, program ALH ini dijalankan dan purwarupa pertama dari empat yang ada diterbangkan pada tanggal 20 Agustus 1992.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank - A43 INFANTRY TANK BLACK PRINCE)

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Versi helikopter serang dengan dilengkapi piranti pendarat berupa skit kemudian berhasil dibuat dan diuji terbang, dilanjutkan dengan pembuatan purwarupa versi angkatan laut yang dilengkapi dengan piranti pendaratan berupa roda pendarat tricycle yang dapat dilipat ke dalam untuk alasan aerodinamis. Walaupun demikian, pengembangan helikopter ini berjalan lambat dan tertahan beberapa kali karena adanya perubahan dalam rancangan karena keinginan calon pembeli utama, yaitu pihak militer India. 

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Dan masalah lain juga tak kalah pelik juga muncul, mesin helikopter ini yang semula direncanakan menggunakan mesin dari Amerika Serikat, ternyata tidak dapat direalisasikan karena terhalang dengan sanksi perdagangan yang diterapkan oleh Amerika Serikat kepada India. Alhasil, untuk mensiasati permasalahan pasokan mesin ini, dapur pacu helikopter ini lalu diganti dengan mesin produk dari Eropa, yaitu Turbomecca TM333-2B.

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Rancang bangun dari helikopter ini juga tergolong maju. Untuk bagian rangka kokpit, tidak lagi menggunakan logam melainkan dibuat dari plastik serat karbon yang diperkuat (CFRP), yang memberikan kontribusi yang cukup besar dalam hal menekan bobot helikopter ini. Posisi dari ekor yang tinggi memungkinkan diaplikasikannya pintu kabin dengan fitur clamchell (kerang) untuk memudahkan proses bongkar muat muatan pada helikopter. Empat bilah baling-baling utama juga dibuat dari bahan CFRP. Sistem navigasi menggunakan GPS, pengukur jarak DME, dan pencari arah otomatis.

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Pengiriman helikopter Druv direalisasikan pada tahun 2002, dan 75 unit telah dikirimkan kepada pihak pemesan, militer India sampai dengan tahun 2007. Pada tanggal 16 Agustus 2007, satu unit helikopter Druv yang dilengkapi dengan mesin HAL/Turbomecca Shakti (mesin hasil kerja sama antara India dengan pabrikan Turbomecca) menjalani uji terbang untuk pertama kalinya dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Karena kesuksesan ini, seluruh helikopter produksi selanjutnya mengadopsi  mesin yang baru ini. Sekitar 105 unit telah dihasilkan dengan menggunakan mesin ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun PM-63 RAK)

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Pabrikan HAL juga mengembangkan versi Light Combat Helicopter (LCH) atau helikopter tempur ringan, yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari helikopter Druv versi militer India. Helikopter tempur ringan ini dilengkapi dengan sayap kecil yang dilengkapi dengan pilon (hardpoint) untuk menempatkan berbagai macam persenjataan seperti misil anti tank, pod machine gun, roket, juga bom. Untuk menambah daya hantam helikopter ini, sebuah turet yang dilengkapi dengan senapan mesin ditempatkan pada bawah kokpit. 

Helikopter Multiperan HAL Dhruv Mk 1-4
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Multirole Helicopter / Helikopter Multi Peran HAL Dhruv Mk4


Terbang Perdana: 20 Agustus 1992
Kru: 2 orang 
Bobot: 2.500 kg (Kosong), MTOW: 5.500 kg

Dimensi 

Diameter rotor: 13,2m 
Panjang: 15,87 m
Tinggi: 4,98 m

Persenjataan:

Opsional tergantung pada misi yang harus dijalankan, termasuk turet senapan mesin, gun pods, roket, bom.

Mesin: 2 X HAL/Turbomeca Shakti turboshaft

Performa 

Kecepatan maksimum: 270 km/jam
Ketinggian maksimum: 4.500 m (Operasional)
Jarak terbang maksimum: 660 km

Demikianlah artikel tentang Multirole Helicopter / Helikopter Multi Peran HAL Dhruv Mk 1 to 4, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “HELIKOPTER MILITER” – FRANCIS CROSSBY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino