Jumat, 27 Juli 2018

Attack Helicopter/Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50/Ka-52


Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50 "Hokum" 1
Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 27 Juli 2018

Artikel kali ini akan mengulas tentang satu helikopter Serang-Tempur yang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa. Helikopter Ka-50 (Kode Identifikasi NATO Hokum) dikembangkan di era 1980-an dari purwarupa Kamov V-80Sh-1 dan pertama kali diperlihatkan kepada khalayak pada pertunjukkan udara Zhukovsky, dekat Moskow, pada bulan Agustus 1992. Pada bulan yang sama, helikopter hasil produksi kedua ditampilkan di Inggris di pertunjukkan udara Farnborough. 

Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50 "Hokum" 3
Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50
militerbanget.blogspot.com

Latar Belakang dan Pengembangan Ka-50


Di bulan November 1993, empat unit helikopter dikirimkan untuk pengujian dengan militer Rusia. Dan pada akhir 1980-an, permintaan besar Ka-50 terjadi, hal ini dikarenakan runtuhnya Uni Soviet di tahun 1991 yang menjadikan pertahanan Uni Soviet dalam ambang kehancuran. 

Ironisnya, hanya 12 unit yang dikirimkan ke militer Rusia pada bulan Agustus 1995, tidak ratusan seperti jumlah permintaan semula (karena keterbatasan dana). Produksi Ka-50 dimulai kembali pada tahun 2006, tetapi hanya untuk meyelesaikan lima unit helikopter yang tidak sempat dikirimkan pada masa Uni Soviet.

Berdasarkan pada pengalaman militer Uni Soviet di Afghanistan, meski Mil Mi-24 dan Mil Mi-28 adalah helikopter penyerang yang hebat, helikopter ini terlalu besar dan sulit bermanuver. Juga dalam operasi yang tingkat ancaman berada di level rendah, Mil Mi-24 diketahui ternyata rentan terhadap serangan dari darat.


Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50 "Hokum" 5
Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50
militerbanget.blogspot.com

Desain Revolusioner dan Keunggulan "Black Shark"


Belajar dari pengalaman tersebut, militer kemudian meminta helikopter yang kuat serta handal, mampu membawa persenjataan lengkap, dan mampu bermanuver dengan baik dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap kerusakan besar. Ka-50 dinamai Black Shark oleh pembuatnya, memiliki bentuk profil yang similar alias mirip dengan profil pesawat terbang, lengkap dengan ekor vertikal. Dengan konfigurasi seperti ini, jelas sekali bahwa helikopter ini akan mampu bermanuver dengan baik.

Dengan dihilangkannya rotor ekor juga menambah kemampuan bertahan dalam pertempuran, selama perang di Afghanistan, banyak kru helikopter yang menemukan bahwa kerusakan di rotor ekor sangat berbahaya bagi helikopter, sekali rotor ekor mengalami kerusakan, dijamin, helikopter akan langsung hilang kendali dan jatuh. Gearbox utama juga ditempatkan dengan aman diantara mesin dan sangat terlindung. Kokpitnya dilindungi oleh kaca anti peluru dengan ketebalan 55mm dan ada tambahan pelindung baja yang mampu menahan benturan serangan proyektil kaliber 20mm.


Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50 "Hokum" 7
Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50
militerbanget.blogspot.com

Inovasi Keselamatan dan Pertahanan Kokpit


Ka-50 adalah helikopter produksi pertama yang dilengkapi dengan kursi lontar, mekanismenya adalah dengan meledakkan baling-balingnya terlebih dahulu sebelum kursi lontar bertenaga roket Zvezda K-37-800 dilontarkan.

Helikopter ini relatif ringan dan memiliki tenaga yang sangat hebat jika dibandingkan dengan beratnya, memungkinkan helikopter ini untuk membawa persenjataan di kedua sayapnya dengan jumlah yang mengagumkan. 

Setiap sayap memiliki dua pylon untuk dapat membawa roket, rudal, maupun pod senjata. 

Peredam panas dipasang di setiap ujung pipa pembuangan gas hasil pembakaran mesin, untuk mengurangi tampilan pesawat ini di radar infra merah, yang artinya menekan seminimal mungkin dijejak dan dikunci oleh misil pencari panas. Ka-50 bisa diterbangkan dengan hanya satu mesin jikalau dalam kondisi darurat, satu mesin rusak akibat terkena tembakan.


Pada bulan Januari 2001, Ka-50 pertama kali dgunakan dalam pertempuran saat penyerangan pemberontak chechen, dioperasikan dengan skuadron Ka-29 dan Mi-24.

Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50 "Hokum-B" 1
Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-52
militerbanget.blogspot.com

Pengembangan Varian Ka-52 "Alligator"


Ka-52 (Kode Identifikasi NATO Hokum-B), merupakan pengembangan lanjutan dari Ka-50. Konfigurasinya berbeda dengan Ka-50, pada Ka-52 diawaki oleh dua kru, dengan posisi tempat duduk saling menyamping, bukan depan belakang. Ka-52 terbang pertama kali pada bulan Juni 1997, dan rancang bangunnya mempertahankan sekitar 85 persen dari design Ka-50. Tipe ini diharapkan akan diterjunkan sebagai pemimpin pasukan Ka-50, Ka-52 dikenal sebagai Alligator, dan hanya dimiliki oleh pasukan khusus Rusia.

Saat ini, diperkirakan Rusia telah mengoperasikan pasukan gabungan dari 25 Ka-50 dan Ka-52 dalam jumlah yang belum diketahui.

Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50 "Hokum" 11
Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Attack Helicopter/Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50/Ka-52


  • Terbang Perdana: 27 Juli 1982

Kru: 

  • 1 Orang (Ka-50) 
  • 2 Orang (Ka-52)

  • Bobot: 9.800 kg (Kosong), MTOW: 10.800 kg

Dimensi 

  • Diameter rotor: 14,50 m 
  • Panjang: 16 m
  • Tinggi: 4,93 m

Persenjataan:       

  • 30mm kanon, AA-8 Aphid, AA-11 AAM Archer, 
  • AT-9 Ataka atau AT-16 Vikhr anti tank, AS-10 Karen anti Radiation
  • AS-12 Kegler air to surface

  • Dapur pacu: 2 X mesin Klimov TV3-117VMA Turboshaft

Performa  

  • Kecepatan maksimum: 310 km/jam
  • Ketinggian operasional maksimum: 5.500 m
  • Jarak jelajah maksimum: 460 km

Demikianlah artikel singkat tentang Attack Helicopter/Helikopter Serang-Tempur Kamov Ka-50/Ka-52.

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “HELIKOPTER MILITER” – FRANCIS CROSSBY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless


Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 1
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 27 Juli 2018

Lahir dari Kebutuhan akan Presisi


Pada saat Perang Dunia ke II berkecamuk, pemboman dengan ketepatan tinggi (presisi) menjadi hal yang diidam-idamkan oleh negara-negara yang terlibat pada perang tersebut. Pada era itu, teknologi bom tidaklah seperti sekarang. Ketepatan jatuhnya bom pada sasaran dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kecepatan angin, tingkat kerapatan udara, dan lain-lain. efeknya, tingkat perkenaan bom terhadap target sangat kecil, dikisaran 30% saja. Itupun hanya berlaku untuk sasaran yang stasioner atau sasaran diam, jika sasaran bergerak (seperti tank dan kapal laut) maka prosentase tingkat perkenaannya menjadi lebih kecil lagi. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 2
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Untuk mensiasatinya, diciptakanlah pesawat pembom tukik (dive bomber) untuk pemboman presisi. Pada saat Perang Dunia ke II, ada beberapa pesawat pembom tukik yang kesohor dan terbukti karena presisinya. Sebut saja Ju-87 Stuka dari Jerman, atau D3A Aichi dari Jepang, dan Dauntless dari Amerika Serikat.


Dauntless adalah pembom tukik paling sukses racikan dari Amerika Serikat pada era Perang Dunia ke II, kisahnya dimulai pada saat pabrikan Northrop menyerahkan proposal pada tahun 1934 untuk merancang bangun pesawat pembom tukik yang baru untuk US Navy berbasis pesawat pembom/serang ringan Northrop A-17.


Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 3
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Evolusi Douglas Dauntless: Dari XBT-1 hingga SBD-6


Satu purwarupa dipesan dan terbang perdana pada bulan Juli 1935 lalu diberi regristrasi XBT-1. Setelah beberapa tahap pengujian, dipesan 54 unit model BT-1. 

Produksi pertama ini diperkuat dengan mesin Wright R-1535-94 825 Hp. Tetapi, produksi terakhir diperkuat dengan mesin R-11820-32 1.000hp dan diberi registrasi XBT-2. Modifikasi berikutnya dilakukan dan setelah Northtrop Corporation menjadi divisi Douglas pada bulan Agustus 1937, pesawat diberi registrasi baru XSBD-1.

Pada bulan Juni 1940 US Marine Corps menerima 57 unit Dauntless SBD-1 dengan ciri khasnya memiliki perforated flap berukuran besar. Beberapa minggu kemudian, US Navy memesan 82 unit pesawat SBD-2 yang memiliki tangki bahan bakar dengan kapasitas yang lebih besar, lapisan baja proteksi pada kokpit, dan juga fitur autopilot. 

Setelah modifikasi berikutnya, US Navy menerima lebih dari 40 unit pesawat pembom tukik SBD-3 saat musim panas tahun 1941. Pada akhir tahun 1941, Dauntless membentuk elemen serang grup udara armada kapal induk US Navy untuk penempatan tugas tempur di Palagan Pasifik. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 4
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Taji di Palagan Pasifik: Aksi Tempur SBD Dauntless


Setelah Jepang menyerang Pearl Harbor, SBD dioperasikan dari kapal induk Lexington dan Yorktown pada awal 1942. Pembom tukik ini melaksanakan operasi ofensif menghadapi kapal musuh dan instalasi pertahanan pantai milik Jepang saat Battle of Coral Sea. 

Pada pertempuran ini, SBD bersama-sama pembom torpedo Douglas TBD Devastator berhasil menyerang dan menenggelamkan kapal induk ringan Jepang Shoho dan merusak kapal induk armada Shokaku. 

Aksi ini diikuti lagi pada bulan Juni 1942 saat battle of Midway, SBD Dauntless milik kapal induk Enterprise, Hornet, dan Yorktown menjadi kunci sukses penenggelaman kapal induk Jepang Akagi, Kaga, dan Soryu, serta berhasil menimbulkan kerusakan parah pada kapal induk Hiryu, sehingga terpaksa dikaramkan. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 5
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Titik Balik Perang Pasifik


Saat berakhirnya pertempuran itu, Jepang telah kehilangan armada kapal induk terpentingnya di Pasifik (yang kemudian menjadi titik balik dari perang Pasifik, dimana Jepang kehilangan superioritasnya terhadap Sekutu).

Pada bulan oktober 1942 SBD-4 hadir, dilengkapi dengan radar dan alat-alat navigasi radio. Diikuti kemudian dengan SBD-5 yang diproduksi lebih banyak dengan mesin yang lebih kuat, yaitu sekitar 1.200hp. Satu unit SBD-5 dibekali dapur pacu mesin R-1820-66 dengan kekuatan 1.350hp untuk digunakan sebagai purwarupa SBD-6, sekaligus menjadi versi Dauntless terakhir yang diproduksi dan muncul pertama kali tahun 1944

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 6
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless


Karakteristik umum

  • Terbang Perdana: Juli 1935
  • Kru: Dua (Pilot & Gunner)

Dimensi dan Berat (Bobot)

  • Panjang: 10,09 m 
  • Bentang sayap: 12,66 m 
  • Tinggi: 4,14 m 
  • Luas area sayap: 30.19 m² 
  • Aspek rasio: -
  • Berat kosong: 2.963 kg 
  • Max. berat lepas landas : 4858 kg 

  • Mesin: 1 × Wright 1200hp R-1820-60 Cyclone -cylinder radial engine

Performa

  • Kecepatan maksimum: 410 km/jam
  • Jarak tempuh Maksimum: 2.519 km 
  • Ketinggian Maksimum: 7.786 m 
  • Kecepatan menanjak: s/d 457 m per menit

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless 7
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Douglas SBD-5 Dauntless
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

  • 2 x 12.7mm fixed forward firing machine gun diatas mesin
  • 2 x 7.62mm machine gun di belakang kokpit (flexible)
  • Bom sampai dengan 1.021 kg

Demikianlah artikel yang berjudul "Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
wikipedia
Beberapa sumber lain