Tampilkan postingan dengan label Pesawat Pembom Propeller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat Pembom Propeller. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Februari 2022

Pesawat Pembom Cepat (Ringan) / Light Bomber de Havilland Mosquito (Bagian 2)


Pesawat Pembom Cepat (Ringan)
Light Bomber de Havilland Mosquito
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Rabu, 16 Februari 2022

Artikel ini meneruskan artikel sebelumnya yang mengulas tentang pesawat pembom ringan racikan dari Inggris. Supaya tidak bingung, silahkan baca bagian sebelumnya dengan judul, "Pesawat Pembom Cepat (Ringan) / Light Bomber de Havilland Mosquito (Bagian 1)". Dan inilah artikelnya:

Pada pertengahan tahun 1943, B.IX hadir dengan kapasitas ruang bom yang lebih besar dan sudah dilengkapi dengan alat navigasi “Oboe” untuk tugas Pathfinder. Pembom khusus ini digunakan oleh satuan Pathfinder Force yang merupakan bagian dari RAF Bomber Command. 

Pesawat Pembom Cepat (Ringan)
Light Bomber de Havilland Mosquito
militerbanget.blogspot.com

Tugas dari satuan ini adalah terbang ke wilayah musuh, mendahului grup pembom utama, lalu menandai target yang hendak di bom. Metode ini meningkatkan serangan akurat armada Bomber Command saat pemboman strategis pada malam hari di wilayah Thierd Reich (NAZI Jerman).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - Panzerkampfwagen IV (PzKpfw IV))

Pesawat Pembom Cepat (Ringan)
Light Bomber de Havilland Mosquito
militerbanget.blogspot.com

Versi pembom tempur juga dikembangkan dan FB. Mk VI menjadi pesawat Mosquito versi pesawat tempur yang paling banyak digunakan. Pesawat versi ini memiliki tugas yang sangat spesifik, yaitu sebagai penyusup di siang maupun malam hari, dapat membawa dua unit bom @227kg atau dilengkapi dengan persenjataan untuk tempur udara saja. 

Pesawat Pembom Cepat (Ringan)
Light Bomber de Havilland Mosquito
militerbanget.blogspot.com

RAF Coastal Command segera menyadari kemampuan potensial dari pesawat Mosquito ini, dan segera melakukan beberapa modifikasi untuk meningkatkan kemampuan tempurnya. Salah satunya adalah melengkapi pesawat ini dengan roket yang dipasang di bawah sayap untuk tugas menyergap dan menghancurkan kapal-kapal perang musuh.

Pesawat Pembom Cepat (Ringan)
Light Bomber de Havilland Mosquito
militerbanget.blogspot.com

Awak Mosquito segera meraih reputasi yang mengesankan, karena dapat menjatuhkan bom dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, baik itu dalam misi pemboman dari jarak jauh maupun jarak dekat. Hal ini terbukti pada tanggal 18 Februari 1944, dimana dalam misi itu, 19 unit Mosquito berhasil menghancurkan tembok penjara Jerman di Amiens, untuk membebaskan gerilyawan Prancis yang ditahan di sana. Kemudian pada bulan Oktober 1944, markas polisi rahasia Jerman (Gestapo) di Universitas Aarhus, Utland di bom dengan ketepatan tinggi sehingga pimpinan gerilyawan Denmark yang ditahan di sana bisa melarikan diri.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - JUNKER JU 87 STUKA)

Pesawat Pembom Cepat (Ringan)
Light Bomber de Havilland Mosquito
militerbanget.blogspot.com

Dari catatan resmi, terdata total 7.781 unit pesawat Mosquito telah diproduksi dalam 50 varian sebelum produksinya dihentikan pada tahun 1950. B35 menjadi versi pembom yang terpenting, dan “Mossie” (julukan untuk pesawat Mosquito) masih bertugas di Pathfinder Force sebelum posisinya digantikan oleh pesawat jet Canberra pada tahun 1953. Beberapa versi Mosquito masih digunakan oleh RAF sampai 15 Desember 1955.

Secara umum, pesawat pembom Mosquito menggambarkan filosofi berperang yang sangat khas “Inggris”, dimana kesederhanaan, ketepatan, dan juga efesiensi menjadi landasan utama dalam alutsistanya.

Spesifikasi Pesawat Pembom Cepat (Ringan) / Light Bomber de Havilland Mosquito B.IV


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: 
1. Pesawat Pembom/Intai Ringan
2. Light bomber
3. Fighter-bomber
4. Night fighter
5. Maritime strike aircraft
6. Photo-reconnaissance aircraft
Terbang Perdana: 25 November 1940  
Kru: 2 Orang
Bobot: 5.947 kg (Kosong), MTOW: 10.160 kg

Dimensi

Panjang Pesawat: 12,47 m 
Bentangan sayap: 16,51 m
Tinggi: 4.66 m
Wing Area: 42.18m2

Persenjataan:

Muatan persenjataan sampai dengan 908kg (opsional)
Mesin: 2 X Rolls Royce 1230hp Merlin 21 12-cylinder liquid cooled in line piston engine

Performa  

Kecepatan maksimum: 621 km/jam
Ketinggian maksimum: 9.455 m
Kecepatan menanjak: 878 m/menit
Radius jelajah maksimum: 1.963 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Cepat (Ringan) / Light Bomber de Havilland Mosquito (Bagian 2), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron

Jumat, 28 Juni 2019

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Yokosuka D4Y Suisei


Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 28 Juni 2019

Yokosuka merupakan lokasi tempat berdirinya First Naval Air Technical Arsenal milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang telah merancang pesawat pembom tukik bermesin tunggal pada tahun 1938. Hasilnya adalah pesawat pembom tukik “Suisei” (atau comet dalam bahasa Inggris). Pesawat ini mengambil dasar rancangan dari pesawat milik Jerman, Heinkel He118. 

Pesawat ini tergolong unik, karena pesawat ini menerapkan mesin dengan konfigurasi pendingan cair. Pada era itu, hanya sedikit pesawat racikan Jepang yang menggunakan mesin dengan pendingin cairan. Mesin pada pesawat Yokosuka D4Y Suisei adalah mesin yang merupakan lisensi produksi dari mesin DB 601 buatan Jerman.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Yokosuka D4Y Suisei mulai masuk operasional aktif pada musim gugur tahun 1942. Pesawat ini pada awalnya digunakan sebagai pesawat pengintai (tipe D4Y1-C), lalu ditingkatkan lagi dengan berbagai modifikasi, terutama pada perkuatan struktur sayap serta cantelan bom serta sistem pembidik, dan berperan sebagai pesawat pembom tukik (tipe D4Y1) pada tahun 1943 (menemani pesawat pembom tukik yang sudah operasional, seperti Mitsubishi D3A Val yang legendaris).

Sayangnya, ternyata pesawat ini tidak memiliki performa sehebat yang diharapkan. Banyak dari pesawat ini yang ditembak jatuh karena manuver pesawat ini tidak mampu menandingi kelincahan manuver pesawat sekutu. Belum lagi, pesawat ini ternyata juga dihinggapi “penyakit” yang sama yang umum menjangkiti pesawat Jepang pada saat itu. Sistem proteksi pada pesawat ini sangat lemah, tidak ada lapisan baja pelindung untuk melindungi kru, dan bagian-bagian penting dari pesawat. Untuk tangki bahan bakar, tidak ada proteksi berupa lapisan yang dapat menutup sendiri (self sealing). Alhasil, ketika terkena beberapa tembakan saja, pesawat ini bisa langsung terbakar, tersungkur dan hancur. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Dari catatan resmi, total ada 2.038 unit pesawat ini yang telah diproduksi. Versi peningkatannya adalah D4Y2 yang memiliki dapur pacu yang lebih kuat. Dan ketika arah perang berbalik menghantam Jepang, pesawat ini juga menjadi korban dengan menjadi pesawat yang mengusung fungsi kamikaze. Untuk tugas ini, pesawat ini dimodifikasi lagi demi meningkatkan kecepatan dan juga daya hantam, dengan mengurangi beberapa sistem atau kelengkaapan yang dianggap tidak penting (toh pesawat ini ditargetkan untuk menabrakkan diri pada sasaran musuh). Khusus untuk tugas Kamikaze, pesawat ini dibekali dengan satu unit bom seberat 800 kilogram. Pesawat ini mendapat nick name “Judy” oleh pihak sekutu.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Versi dari sumber lain


Pesawat pembom tukik Angkatan Laut Jepang Yokosuka D4Y 'Suisei' (Eng: Comet) dioperasikan oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Kode identifikasi yang diberikan oleh Sekutu adalah 'Judy'. D4Y adalah salah satu pesawat pembom tukik tercepat dalam perang hanya saja karena keterlambatan dalam pengembangannya yang menghambat munculnya pesawat ini,  sementara pendahulunya, pesawat dengan roda pendarat yang tetap (tidak dapat dilipat) Aichi D3A yang lebih lambat, tetap beroperasi jauh lebih lama dari yang diharapkan. 

Kecepatan dan jarak jelajah pesawat D4Y memenuhi syarat untuk pesawat pembom jarak jauh, namun, seperti kebanyakan pesawat Jepang, pesawat ini tidak memiliki proteksi yang memadai seperti lapisan baja pelindung dan lapisan pelindung untuk tangki bahan bakar, sehingga pesawat ini sangat rentan, tetapi secara keseluruhan jenis ini digunakan dengan sukses sebagai pesawat pengintai serta untuk misi kamikaze

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Pengembangan

Pada awal tahun 1937, setelah mengunjungi Jerman, perwakilan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang kemudian membeli lisensi untuk memproduksi pesawat Heinkel He-118, pesaing yang kalah untuk peran pembom tukik (dimenangkan oleh Ju87 Stuka) untuk Luftwaffe karena Jepang merencanakan pesawat jenis baru untuk pesawat pembom tukik untuk menggantikan pesawat D3A Aichi. Bersama dengan lisensi yang diperoleh dan beberapa prototipe He118 V4 yang dibeli, dibawa ke Jepang, dan diganti namanya pada tahun 1938 menjadi DXHel dan menjalani serangkaian pengujian. Ketika Aichi memperoleh hak manufaktur untuk mesin DB 601A Jerman, tugas tersebut dipercayakan kepada arsenal Angkatan Laut Penerbangan ke-1 di Yokosuka dengan tim desain yang dipimpin oleh Yamana Masao untuk mulai bekerja pada versi derivatif dari He 118V4 Jerman dan tim tersebut berhasil merampungkan versi purwarupa pada November 1940. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Sayangnya, purwarupa pesawat itu ternyata terlalu berat untuk pesawat yang berpangkalan kapal induk, di samping itu, selama uji penerbangan, satu pesawat mengalami kecelakaan dan telah hancur di udara, sehingga rencana produksi dihentikan. Rancangan pesawat lebih kecil (lebar sayap hanya 11,5 m), tetapi memiliki kapasitas bahan bakar yang sama dengan pesawat D3A yang dimensinya jauh lebih besar. Selain itu, D4Y1 memiliki ruang bom internal, yang dapat mengakomodir bom seberat 500 kg - sebuah langkah maju yang lebih baik dibandingkan dengan He118. Dua bom dengan berat 30 kg lainnya bisa digantung di bawah sayap. Untuk mengurangi kecepatan pada saat pesawat menukik, pesawat dilengkapi dengan tiga flaps rem yang dikendalikan dengan listrik. Kendali roda pendarat juga dengan sistem listrik. 

Persenjataan D4Y1 tetap sama seperti di D3A1: dua senapan mesin kaliber 7,7mm (konfigurasinya sinkronisasi dengan baling-baling) Tipe 97 dan satu senapan mesin caliber 7,92mm tipe I pada bagian belakang kokpit. Dapur pacunya direncanakan menggunakan mesin berpendingin cairan 12 silinder. Aichi Atsuta berkekuatan 1200 hp, yang merupakan versi berlisensi dari mesin Daimler-Wentz DB 601A. Akhirnya tim telah merancang salah satu pesawat pembom bermesin tunggal dengan kinerja terbaik pada Perang Dunia Kedua. Pesawat ini mulai masuk ke jalur produksi pada musim semi tahun 1942.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Dinas (Operasional)

Pada saat yang sama, pesawat ini mulai dipersiapkan untuk produksi massal, yang direncanakan untuk memperluas pabrik, karena perusahaan "Aichi" di Eitoku - Arsenal tidak memiliki kapasitas produksi yang diperlukan. Namun, ketika produksi dimulai, cacat pada rancangan pesawat ini mulai ditemukan. Selama pelaksanaan uji coba pemboman menukik, muncul kelemahan terbesar dari pesawat, yaitu muncul getaran yang kuat pada sayap tukik bagian dalam (wing flutter), yang dapat menyebabkan hancurnya struktur sayap. Karena itu, produksi oleh "Aichi" ditangguhkan, dan pengembang diberi tugas untuk memperkuat struktur sayap. 

Tetapi karena pada saat ini batch praproduksi mesin, yang direncanakan untuk memasang mesin Aichi Atsuta 12 1.200 hp secara praktis telah dibangun, diputuskan untuk tetap memproduksi pesawat tersebut dalam konfigurasi pesawat pengintai dan pembom datar. Mereka dilengkapi dengan kamera K-8 dan menerima penunjukan resmi "Deck the scout Type 2" Suisei "(Comet) Model 11" (D-1V1-C Model 11), pada pesawat yang mempertahankan senjatanya, tetapi bomnya rak telah dihapus. D4Y2 Model 12 - seri produksi kedua, diproduksi mulai April 1944, tidak hanya di Eitoku (di sana hingga Agustus 1944, tempat 326 pesawat diproduksi), tetapi juga di pabrik arsenal Aviation Aviation ke-11 Hiro.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Versi awal D4Y sulit untuk tetap beroperasi karena mesin Atsuta tidak dapat diandalkan dan menyulitkan kru perawatan di garis depan. Sejak awal, beberapa insinyur berpendapat bahwa D4Y harus ditenagai oleh mesin radial berpendingin udara yang memang telah dikuasai betul oleh para insinyur dan awak pemeliharaan pesawat di Jepang, dan juga dapat diandalkan. Pesawat ini lalu dirancang ulang dengan menggunakan mesin Mitsubishi MK8P Kinsei 62 yang lebih andal, mesin radial dua baris 14 silinder sebagai Yokosuka D4Y3 Model 33.

Modifikasi pesawat D4Y2 berbeda dari pendahulunya dengan mesin yang lebih kuat, Atsuta 32 (1400 hp) dan dengan kapasitas tangki bahan bakar yang ditingkatkan, semula 1070 liter ditingkatkn menjadi 1660 liter. Selain versi dasar, dibuat juga opsi pesawat D4Y2a Model 12A (senjata utamanya bukan lagi senapan mesin kaliber 7,7mm tipe 1, tetapi diganti dengan senapan mesin berat kaliber 13mm Tipe 2) dan D4Y2-C Model 12 (versi pengintai). Selain itu, sejumlah pesawat dan opsi D4Y2. D4Y2a dilengkapi dengan perangkat untuk katapel yang merupakan fitur wajib pada kapal induk (yaitu dari versi D4Y2 KAI Model 22 dan Model 22A D4Y2a KAI).

Kamikaze

Versi terakhir adalah D4Y4 Special Strike Bomber, pesawat kamikaze satu kursi, yang mampu membawa satu bom seberat 800 kg (1.760 lb), yang diproduksi pada Februari 1945. Pesawat ini dilengkapi dengan tiga booster RATO untuk akselerasi saat menukik. Pesawat ini adalah model kamikaze yang sangat ideal: memiliki kombinasi kecepatan (560 km / jam / 350 mph), jarak jangkauan (2.500 km / 1.550 mi) dan muatan (800 kg / 1.760 lb). Dan muatan bom ini mungkin tidak cocok dengan pesawat Jepang tipe lainnya .

Pesawat Tempur Malam

Di sejumlah kecil pabrik Hiro yang dibangun di sana, pembom D4Y2 dikonversi menjadi pesawat tempur malam D4Y2- S. Pada posisi operator radio dipasang meriam caliber 20-mm yang dipasang pada sudut 30 derajat Tipe 99 Model 2: Pesawat ini menggunakan mesin yang lebih kuat sehingga kecepatan maksimum modifikasi pesawat D4Y2 meningkat menjadi 580 km / jam, yang merupakan indikator yang baik dari bomber pesawat tempur  malam. Namun, dalam kenyataannya, sangatlah berlainan. Pesawat ini hanya memiliki kecepatan mendaki yang lamban, sehingga tidak efesien. Bahkan pada saat pilot mendeteksi target, si pilot tidak mampu melancarkan serangan yang efektif karena harus sibuk mengendalika pesawat pada posissi yang tepat.

Kamikaze dan Pertahanan 

Pesawat ini terbukti menjadi pengebom tukik terbaik yang berpangkalan di Jepang, di mana pesawat kamikaze dari tipe ini bertanggung jawab atas kerusakan dengan pemboman atau serangan kamikaze, sejumlah kapal perang AS (USS Essex, Hancock, Intrepid dan Cabot) yang dihantam kamikaze. D4Y dari 761 Kokutai mungkin telah menabrak kapal pengawal USS Kalinin Bay pada tanggal 25 Oktober 1944, dan hari berikutnya, USS Suwannee. Keduanya rusak parah, terutama Suwannee, dengan korban banyak dan banyak pesawat hancur. The Carriers USS Enterprise dan USS Yorktown dirusak oleh D4Ys dari 701 Wing pada 18 Maret. Pada 19 Maret, kapal induk USS Franklin terkena dua bom dari satu D4Y, yang kemudian lolos meskipun ada tembakan anti-pesawat. Franklin sangat rusak sehingga kapal ini pensiun sampai perang berakhir. D4Y lain menabrak pembawa USS Wasp. Pada 12 April 1945, D4Y lain, bagian dari misi Kikusui N.2, menyerang USS Enterprise, menyebabkan beberapa kerusakan.

Dengan semua varian, total 2.038 unit pesawat ini diproduksi pada saat perang.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Pembom Tukik / Dive Bomber Yokosuka D4Y2 Suisei


Asal Negara: Jepang
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Tukik Mesin Tunggal
Terbang Perdana: November 1940  
Kru: 1 orang 
Bobot: 2.440 kg (Kosong), MTOW : 4.250 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 10,22 m 
Bentangan sayap: 11,5 m
Tinggi: 3.74 m
Wing Area: 23.56m2

Persenjataan 

2Xsenapan mesin kaliber 7,7mm di sayap (arah tembakan ke depan).
1Xsenapan mesin kaliber 7,7mm di atas kap mesin.
Muatan bom sampai dengan 800 kg

Mesin: 1 X Aichi 1.400hp Atsuta 32 piston engines

Performa  

Kecepatan maksimum: 550 km/jam
Ketinggian maksimum: 10.700 m
Kecepatan menanjak: 820 m/menit
Jarak terbang maksimum: 1.465 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Yokosuka D4Y Suisei, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:  
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Beberapa literasi lain
-----------------------------------------
Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina, #Perang-Rusia-Ukraina, #Pertempuran-Rusia-Ukraina, #Serbuan-Rusia-Ukraina #Drone, #Kamikaze Drone, #Russian Drone, #Rudal Hipersonik, #Rudal Hipersonik Rusia

Kamis, 11 April 2019

Pesawat Pembom Propeller Amiot 143


Pesawat Pembom Propeller Amiot 143
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 11 April 2019

Pesawat pembom propeller Amiot 143 adalah pesawat pembom yang berdimensi besar (untuk jaman itu), tetapi performa dalam hal manuvernya sangat terbatas sehingga sering disebut “si besar yang canggung”. 

Pesawat ini merupakan pengembangan dari pesawat Amiot 140 yang diproduksi pada tahun 1930, dengan konfigurasi yang hampir sama. Pesawat ini masih menerapkan teknologi yang ber"aroma" era sebelumnya, yaitu roda pendarat yang fix (tak dapat dilipat ke dalam) tetapi dapur pacunya diganti dengan mesin yang lebih bertenaga. 

Pesawat Pembom Propeller Amiot 143
militerbanget.blogspot.com

Walaupun masih berkesan lawas, pesawat ini sudah menerapkan fitur terbaru, seperti seluruh struktur maupun kulit pesawat dibuat seluruhnya dari logam. Bagian dalam pesawat dibagi menjadi dua dek, memiliki wing section cukup dalam sehingga memungkinkan flight engineer mengakses mesin pada saat pesawat sedang terbang. Pesawat ini masih memiliki ciri khas pesawat era Perang Dunia I, yatu pada roda pendarat dengan penutup roda (Mainwheel Spat fairing) yang memiliki panjang hingga 2,13 meter.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - MP38/40 (ERMA))

Pesawat Pembom Propeller Amiot 143
militerbanget.blogspot.com

Menurut catatan resmi, ada lima Groupes de Bombardement yang dilengkapi dengan pesawat pembom Ariot 143 saat Jerman menyerang Prancis dan negeri-negeri rendah (Low Countries). Saat Perang Dunia ke II, pesawat ini hanya menjalankan misi pemboman malam hari di atas Jerman

Kerentanan yang tinggi serta rendahnya sistem proteksi menjadi alasan utama mengapa pesawat ini hanya dibatasi pada serangan malam hari. Saat pesawat ini dilibatkan pada misi pemboman siang hari, dapat dipastikan, pesawat ini akan mengalami kerugian yang sangat besar. 

Pesawat Pembom Propeller Amiot 143
militerbanget.blogspot.com

Salah satu contohnya adalah, saat misi pemboman siang hari pada tanggal 14 Mei 1940. Misi tersebut untuk menghancurkan jembatan untuk menghambat gerakan pasukan Jerman, sayangnya, dari 13 unit pesawat pembom yang dikirim, 12 unit berhasil ditembak jatuh oleh Jerman, dan 1 pesawat kembali ke pangkalan dalam keadaan “compang-camping” akibat diserang oleh pesawat-pesawat tempur Jerman.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - Panzerkampfwagen IV (PzKpfw IV))

Pesawat Pembom Propeller Amiot 143
militerbanget.blogspot.com

Pada saat Prancis menyerah, dari keseluruhan pesawat pembom Amiot 143 yang pernah ada, hanya tersisa 50 unit saja yang masih utuh, kemudian pengoperasiannya diambil alih oleh Vichy Air Force.

Karena manuvernya sangat terbatas, pesawat ini dianggap ketinggalan jaman dan sangat berbahaya jika digunakan untuk tugas-tugas tempur, sehingga perannya digeser ke garis belakang dan hanya menjalani tugas sebagai pesawat angkut.

Pesawat Pembom Propeller Amiot 143
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Amiot 143


Asal Negara: Prancis
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom 2 Mesin
Terbang Perdana: Agustus 1934  
Kru: Lima Kru (pilot, navigator/bombardier, radio operator, nose and dorsal gunners)

Bobot 

Kosong: 6.100 kg 
MTOW: 9.700 kg

Dimensi

Panjang Pesawat: 18,26 m 
Bentangan sayap: 24,53 m
Tinggi: 5.68 m
Wing Area: 100m2

Persenjataan 

4 X senapan mesin MAC 1934 kaliber 7,5mm di hidung dan dorsal turet di sisi dan ventral gondola 
Muatan bom sampai dengan 800 kg

Mesin: 2 X Gnome Rhone 870hp Kirs 14 cylinder radial engines

Performa  

Kecepatan maksimum: 310 km/jam
Ketinggian maksimum: 7.900 m
Kecepatan menanjak: 290 m/menit
Jarak jelajah maksimum: 1200 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Propeller Amiot 143, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Kamis, 28 Maret 2019

Pesawat Serang-Pembom Ringan / Attack-Light Bomber Hawker Typhoon


Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019

Pesawat Serang-Pembom Ringan yang satu ini dirancang berdasarkan pada mesin yang pada saat itu sedang dalam tahap pengembangan, yaitu mesin Rolls Royce and Naiper 24 cylinder yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 2.000hp. pesawat ini terbang perdana pada bulan Februari tahun 1940. Tetapi, karena adanya masalah pada fase pengembangan dan masalah pada jalur produksi mengakibatkan tertundanya pengadaan pesawat Typhoon untuk Royal Air Force sampai bulan Agustus 1941.

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini menjadi pesawat pertama RAF yang dapat mencapai kecepatan 634 km/jam, walaupun pada awalnya pesawat ini sering mengalami kerusakan teknis dan struktur sehingga banyak pesawat yang ditarik dari garis depan. Berbagai masalah yang muncul tersebut kemudian segera dipecahkan. Ketika semua masalah tersebut berhasil diatasi, segera disadari kehebatan dari pesawat ini, Hawker Typhoon ini mampu menyerang target di elevasi rendah dengan kecepatan yang tinggi.
 
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank PzKpfw VI Ausf B Tiger 2)

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Pada periode tersebut, pesawat Focke Wulf 190 milik Luftwaffe sering melakukan serangan serangan mendadak dengan pola hit and run di sepanjang pantai selatan Inggris, dan hanya pesawat Typhoon yang memiliki kecepatan maksimal 663 km/jam yang menjadi satu-satunya pesawat tempur Inggris yang dapat mengimbangi pesawat Jerman tersebut. Typhoon berhasil menembak jatuh empat pesawat penyerang hanya beberapa hari setelah pesawat typhoon ini operasional.

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Setelah melaksanakan penyerangan malam hari yang sukses terhadap target potensial milik Jerman di Prancis, tugas penyerangan pesawat ini semakin bertambah, seperti: menyerang lapangan terbang musuh, kapal, jalan, rel kereta api, dan jembatan. 

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1943, “Tiffie” (nama panggilan untuk pesawat Hawker Typhoon) digunakan untuk ofensif lebih lanjut, menyerang target di Low Countries, dan dilengkapi dengan roket, pesawat ini terbukti mampu menjalankan perannya sebagai alutsista penghancur dengan sangat baik.

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Sebelum pendaratan besar D-Day (pada tanggal 6 Juni 1944), armada Typhoon menyerang instalasi radar Jerman, serangan ini sangat beresiko karena dilakukan pada waktu siang hari. Dan target yang harus dihancurkan adalah target yang memiliki sistem perlindungan atau pertahanan diri yang sangat kuat. Namun serangan ini ternyata berhasil, dan berhasil mengeliminir banyak fasilitas radar tersebut sehingga melancarkan operasi pendaratan pasukan Sekutu.

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Typhoon ini melaksanakan operasi dalam intensitas yang sangat tinggi terhadap jalur komunikasi pasukan Jerman, yang secara langsung membantu pergerakan pasukan sekutu pada saat dan pasca pendaratan besar tersebut. Ironisnya, pesawat Typhoon ini awalnya sempat akan disingkirkan dari RAF karena berbagai pertimbangan, tetapi kenyataannya, karena performanya yang sangat baik, pesawat ini malah memperkuat hampir 26 skuadron udara yang tergabung dalam 2nd Tactical Air Force.

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Hawker Typhoon yang pada rancangan awalnya hanya mampu membawa bom seberat 227 kg. Ditingkatkan menjadi 908 kg bom, muatan bom paling berat yang bisa dibawa pesawat pembom tempur apapun. Dengan delapan proyektil roket 27,2 kilogram dan empat meriam kaliber 20mm yang sanggup menembakkan 600 butir peluru per menit, “Tiffie” yang mampu terbang di elevasi rendah menjadi monster yang menakutkan bagi pasukan darat Jerman di front Normandia. Pada produksi selanjutnya, Typhoon dipasangi kanopi kokpit berbentuk gelembung menggantikan kokpit kotak berkerangka “glasshouse” agar meningkatkan jangkauan pandangan pilot.

Pesawat Serang/Pembom Ringan
Hawker Typhoon
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Serang-Pembom Ringan/Attack-Light Bomber Hawker Typhoon IB


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom-Tempur ringan mesin tunggal
Terbang Perdana: 27 Mei 1941
Kru: 1 orang
Bobot: 3.995 kg (Kosong), MTOW : 8.800 kg

Dimensi

Panjang Pesawat: 9,73 m 
Bentangan sayap: 12,67 m
Tinggi: 4.67 m
Wing Area: 25.92m2

Persenjataan

4 X Meriam kaliber 20mm di sayap
8 Roket @22,7 kilogram
Muatan bom sampai dengan 554 kg, 

Mesin: 1 X Napier 2.180hp Sabre IIA-cylinder sleeve valve  liquid cooled piston engine

Performa 

Kecepatan maksimum: 663 km/jam
Ketinggian maksimum: 10.736 m
Kecepatan menanjak: 914 m/menit
Radius maksimum: 821 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Serang-Pembom Ringan / Attack-Light Bomber Hawker Typhoon, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron