Tampilkan postingan dengan label Pesawat Pembom Tukik Propeller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat Pembom Tukik Propeller. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2020

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance


Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 13 Desember 2020

Awalnya, pesawat ini dirancang atas permintaan dari RAF (Angkatan Udara Kerajaan Inggris) yang kagum akan kehebatan dari pesawat tukik milik Jerman yang sangat kesohor saat itu yaitu Ju-87 Stuka, yang begitu hebat sepak terjangnya pada saat Perang Sipil Spanyol. Pada perang tersebut, memang Ju-87 Stuka menunjukkan performa puncaknya, dan kehebatannya dalam mendukung gerakan pasukan darat dalam strategi Blietzkriegnya pada fase awal Perang Dunia ke II. Berdasarkan kenyataan itu, pihak RAF mengambil kesimpulan, bahwa RAF juga harus memiliki pesawat dengan kemampuan yang serupa dengan Ju-87 Stuka tersebut.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Ironisnya, pada saat pihak pabrikan asal Amerika Serikat sudah berhasil mewujudkan keinginan RAF tersebut dalam bentuk pesawat yang definitive, yaitu Vultee Vengeance, pihak RAF malah berubah pikiran. RAF berkesimpulan, bahwa pesawat tipe ini ternyata sangat rentan dan menjadi target yang sangat mudah bagi pesawat 
tempur. Kesimpulan tersebut berdasarkan kenyataan yang didapat pada saat Battle of Britain, dimana pada saat itu, Ju-87 Stuka ternyata sangat rentan dan sangat mudah dijatuhkan oleh pesawat tempur mesin tunggal milik Inggris. Akibatnya, RAF lalu memutuskan bahwa pesawat Vengeance tidak sesuai jika dioperasikan di Front Eropa tetapi cukup memenuhi syarat jika dioperasikan di wilayah yang kharakteristik perangnya berbeda, seperti di Birma (Myanmar).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad))

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Walaupun ketenaran pesawat ini seakan-akan lenyap dan tak tercatat dalam sejarah, tetapi faktanya, pesawat ini sangatlah andal, stabil, dan juga akurasinya sangat tinggi pada saat menjatuhkan bom di atas target. Di Myanmar, walaupun tanpa pengawalan pesawat tempur, Vengeance milik RAF dan Indian Air Force menyerang posisi Jepang di Imphal dan Kohima, serta melakukan serangan pemboman presisi terhadap target strategis berupa jembatan, yang merupakan jalur logistik yang sangat vital bagi bala tentara Jepang.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Fleet Air Arm (FAA) menerima 113 unit Vengeance, 88 unit dikirim pada akhir bulan Agustus 1945 dan sisanya dikirimkan pada tahun 1946. Tidak ada satupun Vengeance milik FAA tersebut yang pernah mencicipi pertempuran, dan pesawat-pesawat tersebut hanya digunakan sebagai target tug saja.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Royal Australian Air Force (RAAF) menerima Vengeance dalam jumlah yang signifikan pada tahun 1942, yaitu sekitar 342 unit. RAAF mengoperasikan pesawat ini di front Papua Nugini dan setelah ditarik dari garis depan, pesawat ini digunakan sebagai target tug dan pesawat penghubung/komunikasi sampai akhirnya dipensiunkan pada tahun 1946. Beberapa unit Vengeance dimodifikasi sebagai pesawat penyemprot hama pada saat perang berakhir di tahun 1945.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Focke-Wulf Fw-200 "Condor")

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Free Franch Air Force menggunakan pesawat ini di front Afrika Utara dan beberapa unit dikirim ke Brazil. USAAF meminta agar pesawat Vengeance yang ada dalam inventarisnya diambil alih oleh Inggris, tetapi pesawat-pesawat ini juga tidak pernah digunakan dalam pertempuran. Pada saat produksi pesawat ini berakhir pada tahun 1944, tercatat ada 1.528 unit pesawat Vultee Vengeance yang telah diproduksi.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee A-35B Vengeance


Asal Negara: Amerika Serikat
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Tukik mesin tunggal
Terbang Perdana: Juli 1941 (Purwarupa milik RAF)
Kru: 2 orang
Bobot: 4.676 kg (Kosong), MTOW: 7.445 kg

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance
Pesawat Pembom Tukik/Dive Bomber
Vultee Vengeance
militerbanget.blogspot.com

Dimensi

Panjang Pesawat: 12,12 m 
Bentangan sayap: 14,63 m
Tinggi: 4.67 m
Wing Area: 30.84m2

Persenjataan

6 X Senapan mesin kaliber 7.62mm di sayap dan di kokpit bagian belakang
Muatan bom sampai dengan 908 kg, 

Mesin: 1 X Wright 1.700 hp Double Row Cyclone R-2600 radial piston engine

Performa  

Kecepatan maksimum: 449 km/jam
Ketinggian maksimum: 6.800 m
Kecepatan menanjak: 366 m/menit
Jarak jelajah maksimum: 1.931 km

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia

Selasa, 20 Agustus 2019

Pesawat Pembom Ringan-Tukik / Dive Bomber Curtiss SB2C Helldiver


Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2019

Pesawat Curtiss SB2C merupakan pesawat kedua buatan pabrikan Curtiss untuk US Navy (Angkatan Laut Amerika Serikat) yang diberi nama Helldiver, sekedar nama saja dan bentuknya sangat berbeda dibandingkan dengan pesawat sebelumnya. Helldiver adalah salah satu pesawat yang namanya sering terlupakan, padahal pesawat ini menjadi penentu kemenangan pihak Sekutu. 

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini memiliki manuver yang lincah dalam kecepatan yang rendah, Helldiver berawak dua orang ini terbang pertama kali pada bulan Desember tahun 1940, tetapi pesawat ini baru beraksi pertama kali pada bulan November 1943 saat penyerangan dari kapal induk terhadap Rabaul. Helldiver menjadi pembom tukik milik Sekutu yang paling sukses pada Perang Dunia ke II, dan tentunya mempengaruhi kesuksesan pertempuran saat Perang Pasifik.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Sa. Vz. 61 Skorpion)

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini memiliki jarak terbang yang sangat baik, sehingga sangat cocok beroperasi di perairan Pasifik yang sangat luas. Pesawat ini juga memiliki persenjataan yang tergolong berat, dapat membawa bom 454kg di kedua sayapnya, dan membawa satu torpedo atau bom 454kg tambahan di dalam ruang bomnya. 

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Seperti halnya pesawat lain, pesawat ini juga mendapat perbaikan atau peningkatan untuk meningkatkan performanya. Peningkatan yang dijalani pesawat ini meliputi, penggantian mesin dengan mesin yang lebih kuat tipe Wright Cyclon dan pylon untuk membawa roket.

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Pesawat helldiver terlibat dalam Battle of Philippine Sea dan Leyte Gulf, termasuk beraksi dalam penenggelaman kapal perang raksasa milik Jepang, Yamato dan Musashi. Saat sekutu mulai mendekati daratan utama Jepang, Helldiver bertempur di inland Sea, membantu menghancurkan kekuatan Angkatan Laut Jepang yang masih tersisa.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank - M22 LOCUST)

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Setelah perang usai, pesawat Helldiver terus dioperasikan US Navy sampai tahun 1948 untuk kemudian digantikan oleh Douglas Skyraider (baca artikel saya tentang Douglas Skyrider).

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Negara lain yang juga mengoperasikan pesawat Helldiver setelah perang usai adalah Angkatan Laut Italia, Yunani, dan juga Portugis. Helldiver juga dipakai oleh Angkatan Laut Prancis dan berkiprah dalam pertempuran di Indo China. Thailand memperoleh enam unit Helldiver pada tahun 1951 dan dipurna tugaskan pada tahun 1955. 

Pesawat Pembom Tukik
Curtiss SB2C Helldiver
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Ringan/Tukik Curtiss SB2C Helldiver


Asal Negara: Amerika Serikat
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom 1 Mesin
Terbang Perdana : 18 Desember 1940  
Kru: 2 Orang
Bobot: 4.788 kg (Kosong), MTOW: 7.543 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 11,17 m 
Bentangan sayap: 15,16 m
Tinggi: 4.01 m
Wing Area: 39.2m2

Persenjataan 

2 X Meriam kaliber 20mm di sayap
2 X Senapan mesin kaliber 7.62mm di kokpit bagian belakang
Bom 454 kg atau torpedo pada ruang bom
Bom 454 kg atau roket pada cantelan di kedua sayap

Mesin: 1 X Wright 1900hp Wright R-2600-20 cyclone radial engines

Performa  

Kecepatan maksimum: 434 km/jam
Ketinggian maksimum: 8.875 m
Kecepatan menanjak: 550 m/menit
Jarak jelajah maksimum: 1.987km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Ringan-Tukik / Dive Bomber Curtiss SB2C Helldiver, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
berbagai sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Jumat, 28 Juni 2019

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Yokosuka D4Y Suisei


Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 28 Juni 2019

Yokosuka merupakan lokasi tempat berdirinya First Naval Air Technical Arsenal milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang telah merancang pesawat pembom tukik bermesin tunggal pada tahun 1938. Hasilnya adalah pesawat pembom tukik “Suisei” (atau comet dalam bahasa Inggris). Pesawat ini mengambil dasar rancangan dari pesawat milik Jerman, Heinkel He118. 

Pesawat ini tergolong unik, karena pesawat ini menerapkan mesin dengan konfigurasi pendingan cair. Pada era itu, hanya sedikit pesawat racikan Jepang yang menggunakan mesin dengan pendingin cairan. Mesin pada pesawat Yokosuka D4Y Suisei adalah mesin yang merupakan lisensi produksi dari mesin DB 601 buatan Jerman.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Yokosuka D4Y Suisei mulai masuk operasional aktif pada musim gugur tahun 1942. Pesawat ini pada awalnya digunakan sebagai pesawat pengintai (tipe D4Y1-C), lalu ditingkatkan lagi dengan berbagai modifikasi, terutama pada perkuatan struktur sayap serta cantelan bom serta sistem pembidik, dan berperan sebagai pesawat pembom tukik (tipe D4Y1) pada tahun 1943 (menemani pesawat pembom tukik yang sudah operasional, seperti Mitsubishi D3A Val yang legendaris).

Sayangnya, ternyata pesawat ini tidak memiliki performa sehebat yang diharapkan. Banyak dari pesawat ini yang ditembak jatuh karena manuver pesawat ini tidak mampu menandingi kelincahan manuver pesawat sekutu. Belum lagi, pesawat ini ternyata juga dihinggapi “penyakit” yang sama yang umum menjangkiti pesawat Jepang pada saat itu. Sistem proteksi pada pesawat ini sangat lemah, tidak ada lapisan baja pelindung untuk melindungi kru, dan bagian-bagian penting dari pesawat. Untuk tangki bahan bakar, tidak ada proteksi berupa lapisan yang dapat menutup sendiri (self sealing). Alhasil, ketika terkena beberapa tembakan saja, pesawat ini bisa langsung terbakar, tersungkur dan hancur. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Dari catatan resmi, total ada 2.038 unit pesawat ini yang telah diproduksi. Versi peningkatannya adalah D4Y2 yang memiliki dapur pacu yang lebih kuat. Dan ketika arah perang berbalik menghantam Jepang, pesawat ini juga menjadi korban dengan menjadi pesawat yang mengusung fungsi kamikaze. Untuk tugas ini, pesawat ini dimodifikasi lagi demi meningkatkan kecepatan dan juga daya hantam, dengan mengurangi beberapa sistem atau kelengkaapan yang dianggap tidak penting (toh pesawat ini ditargetkan untuk menabrakkan diri pada sasaran musuh). Khusus untuk tugas Kamikaze, pesawat ini dibekali dengan satu unit bom seberat 800 kilogram. Pesawat ini mendapat nick name “Judy” oleh pihak sekutu.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Versi dari sumber lain


Pesawat pembom tukik Angkatan Laut Jepang Yokosuka D4Y 'Suisei' (Eng: Comet) dioperasikan oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Kode identifikasi yang diberikan oleh Sekutu adalah 'Judy'. D4Y adalah salah satu pesawat pembom tukik tercepat dalam perang hanya saja karena keterlambatan dalam pengembangannya yang menghambat munculnya pesawat ini,  sementara pendahulunya, pesawat dengan roda pendarat yang tetap (tidak dapat dilipat) Aichi D3A yang lebih lambat, tetap beroperasi jauh lebih lama dari yang diharapkan. 

Kecepatan dan jarak jelajah pesawat D4Y memenuhi syarat untuk pesawat pembom jarak jauh, namun, seperti kebanyakan pesawat Jepang, pesawat ini tidak memiliki proteksi yang memadai seperti lapisan baja pelindung dan lapisan pelindung untuk tangki bahan bakar, sehingga pesawat ini sangat rentan, tetapi secara keseluruhan jenis ini digunakan dengan sukses sebagai pesawat pengintai serta untuk misi kamikaze

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Pengembangan

Pada awal tahun 1937, setelah mengunjungi Jerman, perwakilan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang kemudian membeli lisensi untuk memproduksi pesawat Heinkel He-118, pesaing yang kalah untuk peran pembom tukik (dimenangkan oleh Ju87 Stuka) untuk Luftwaffe karena Jepang merencanakan pesawat jenis baru untuk pesawat pembom tukik untuk menggantikan pesawat D3A Aichi. Bersama dengan lisensi yang diperoleh dan beberapa prototipe He118 V4 yang dibeli, dibawa ke Jepang, dan diganti namanya pada tahun 1938 menjadi DXHel dan menjalani serangkaian pengujian. Ketika Aichi memperoleh hak manufaktur untuk mesin DB 601A Jerman, tugas tersebut dipercayakan kepada arsenal Angkatan Laut Penerbangan ke-1 di Yokosuka dengan tim desain yang dipimpin oleh Yamana Masao untuk mulai bekerja pada versi derivatif dari He 118V4 Jerman dan tim tersebut berhasil merampungkan versi purwarupa pada November 1940. 

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Sayangnya, purwarupa pesawat itu ternyata terlalu berat untuk pesawat yang berpangkalan kapal induk, di samping itu, selama uji penerbangan, satu pesawat mengalami kecelakaan dan telah hancur di udara, sehingga rencana produksi dihentikan. Rancangan pesawat lebih kecil (lebar sayap hanya 11,5 m), tetapi memiliki kapasitas bahan bakar yang sama dengan pesawat D3A yang dimensinya jauh lebih besar. Selain itu, D4Y1 memiliki ruang bom internal, yang dapat mengakomodir bom seberat 500 kg - sebuah langkah maju yang lebih baik dibandingkan dengan He118. Dua bom dengan berat 30 kg lainnya bisa digantung di bawah sayap. Untuk mengurangi kecepatan pada saat pesawat menukik, pesawat dilengkapi dengan tiga flaps rem yang dikendalikan dengan listrik. Kendali roda pendarat juga dengan sistem listrik. 

Persenjataan D4Y1 tetap sama seperti di D3A1: dua senapan mesin kaliber 7,7mm (konfigurasinya sinkronisasi dengan baling-baling) Tipe 97 dan satu senapan mesin caliber 7,92mm tipe I pada bagian belakang kokpit. Dapur pacunya direncanakan menggunakan mesin berpendingin cairan 12 silinder. Aichi Atsuta berkekuatan 1200 hp, yang merupakan versi berlisensi dari mesin Daimler-Wentz DB 601A. Akhirnya tim telah merancang salah satu pesawat pembom bermesin tunggal dengan kinerja terbaik pada Perang Dunia Kedua. Pesawat ini mulai masuk ke jalur produksi pada musim semi tahun 1942.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Dinas (Operasional)

Pada saat yang sama, pesawat ini mulai dipersiapkan untuk produksi massal, yang direncanakan untuk memperluas pabrik, karena perusahaan "Aichi" di Eitoku - Arsenal tidak memiliki kapasitas produksi yang diperlukan. Namun, ketika produksi dimulai, cacat pada rancangan pesawat ini mulai ditemukan. Selama pelaksanaan uji coba pemboman menukik, muncul kelemahan terbesar dari pesawat, yaitu muncul getaran yang kuat pada sayap tukik bagian dalam (wing flutter), yang dapat menyebabkan hancurnya struktur sayap. Karena itu, produksi oleh "Aichi" ditangguhkan, dan pengembang diberi tugas untuk memperkuat struktur sayap. 

Tetapi karena pada saat ini batch praproduksi mesin, yang direncanakan untuk memasang mesin Aichi Atsuta 12 1.200 hp secara praktis telah dibangun, diputuskan untuk tetap memproduksi pesawat tersebut dalam konfigurasi pesawat pengintai dan pembom datar. Mereka dilengkapi dengan kamera K-8 dan menerima penunjukan resmi "Deck the scout Type 2" Suisei "(Comet) Model 11" (D-1V1-C Model 11), pada pesawat yang mempertahankan senjatanya, tetapi bomnya rak telah dihapus. D4Y2 Model 12 - seri produksi kedua, diproduksi mulai April 1944, tidak hanya di Eitoku (di sana hingga Agustus 1944, tempat 326 pesawat diproduksi), tetapi juga di pabrik arsenal Aviation Aviation ke-11 Hiro.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Versi awal D4Y sulit untuk tetap beroperasi karena mesin Atsuta tidak dapat diandalkan dan menyulitkan kru perawatan di garis depan. Sejak awal, beberapa insinyur berpendapat bahwa D4Y harus ditenagai oleh mesin radial berpendingin udara yang memang telah dikuasai betul oleh para insinyur dan awak pemeliharaan pesawat di Jepang, dan juga dapat diandalkan. Pesawat ini lalu dirancang ulang dengan menggunakan mesin Mitsubishi MK8P Kinsei 62 yang lebih andal, mesin radial dua baris 14 silinder sebagai Yokosuka D4Y3 Model 33.

Modifikasi pesawat D4Y2 berbeda dari pendahulunya dengan mesin yang lebih kuat, Atsuta 32 (1400 hp) dan dengan kapasitas tangki bahan bakar yang ditingkatkan, semula 1070 liter ditingkatkn menjadi 1660 liter. Selain versi dasar, dibuat juga opsi pesawat D4Y2a Model 12A (senjata utamanya bukan lagi senapan mesin kaliber 7,7mm tipe 1, tetapi diganti dengan senapan mesin berat kaliber 13mm Tipe 2) dan D4Y2-C Model 12 (versi pengintai). Selain itu, sejumlah pesawat dan opsi D4Y2. D4Y2a dilengkapi dengan perangkat untuk katapel yang merupakan fitur wajib pada kapal induk (yaitu dari versi D4Y2 KAI Model 22 dan Model 22A D4Y2a KAI).

Kamikaze

Versi terakhir adalah D4Y4 Special Strike Bomber, pesawat kamikaze satu kursi, yang mampu membawa satu bom seberat 800 kg (1.760 lb), yang diproduksi pada Februari 1945. Pesawat ini dilengkapi dengan tiga booster RATO untuk akselerasi saat menukik. Pesawat ini adalah model kamikaze yang sangat ideal: memiliki kombinasi kecepatan (560 km / jam / 350 mph), jarak jangkauan (2.500 km / 1.550 mi) dan muatan (800 kg / 1.760 lb). Dan muatan bom ini mungkin tidak cocok dengan pesawat Jepang tipe lainnya .

Pesawat Tempur Malam

Di sejumlah kecil pabrik Hiro yang dibangun di sana, pembom D4Y2 dikonversi menjadi pesawat tempur malam D4Y2- S. Pada posisi operator radio dipasang meriam caliber 20-mm yang dipasang pada sudut 30 derajat Tipe 99 Model 2: Pesawat ini menggunakan mesin yang lebih kuat sehingga kecepatan maksimum modifikasi pesawat D4Y2 meningkat menjadi 580 km / jam, yang merupakan indikator yang baik dari bomber pesawat tempur  malam. Namun, dalam kenyataannya, sangatlah berlainan. Pesawat ini hanya memiliki kecepatan mendaki yang lamban, sehingga tidak efesien. Bahkan pada saat pilot mendeteksi target, si pilot tidak mampu melancarkan serangan yang efektif karena harus sibuk mengendalika pesawat pada posissi yang tepat.

Kamikaze dan Pertahanan 

Pesawat ini terbukti menjadi pengebom tukik terbaik yang berpangkalan di Jepang, di mana pesawat kamikaze dari tipe ini bertanggung jawab atas kerusakan dengan pemboman atau serangan kamikaze, sejumlah kapal perang AS (USS Essex, Hancock, Intrepid dan Cabot) yang dihantam kamikaze. D4Y dari 761 Kokutai mungkin telah menabrak kapal pengawal USS Kalinin Bay pada tanggal 25 Oktober 1944, dan hari berikutnya, USS Suwannee. Keduanya rusak parah, terutama Suwannee, dengan korban banyak dan banyak pesawat hancur. The Carriers USS Enterprise dan USS Yorktown dirusak oleh D4Ys dari 701 Wing pada 18 Maret. Pada 19 Maret, kapal induk USS Franklin terkena dua bom dari satu D4Y, yang kemudian lolos meskipun ada tembakan anti-pesawat. Franklin sangat rusak sehingga kapal ini pensiun sampai perang berakhir. D4Y lain menabrak pembawa USS Wasp. Pada 12 April 1945, D4Y lain, bagian dari misi Kikusui N.2, menyerang USS Enterprise, menyebabkan beberapa kerusakan.

Dengan semua varian, total 2.038 unit pesawat ini diproduksi pada saat perang.

Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber
Yokosuka D4Y Suisei
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Pembom Tukik / Dive Bomber Yokosuka D4Y2 Suisei


Asal Negara: Jepang
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Tukik Mesin Tunggal
Terbang Perdana: November 1940  
Kru: 1 orang 
Bobot: 2.440 kg (Kosong), MTOW : 4.250 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 10,22 m 
Bentangan sayap: 11,5 m
Tinggi: 3.74 m
Wing Area: 23.56m2

Persenjataan 

2Xsenapan mesin kaliber 7,7mm di sayap (arah tembakan ke depan).
1Xsenapan mesin kaliber 7,7mm di atas kap mesin.
Muatan bom sampai dengan 800 kg

Mesin: 1 X Aichi 1.400hp Atsuta 32 piston engines

Performa  

Kecepatan maksimum: 550 km/jam
Ketinggian maksimum: 10.700 m
Kecepatan menanjak: 820 m/menit
Jarak terbang maksimum: 1.465 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Yokosuka D4Y Suisei, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:  
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Beberapa literasi lain
-----------------------------------------
Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina, #Perang-Rusia-Ukraina, #Pertempuran-Rusia-Ukraina, #Serbuan-Rusia-Ukraina #Drone, #Kamikaze Drone, #Russian Drone, #Rudal Hipersonik, #Rudal Hipersonik Rusia

Kamis, 13 Juni 2019

Pesawat Pembom Tukik-Torpedo / Dive-Torpedo Bomber Fairey Barracuda


Pesawat Pembom Tukik-Torpedo
Fairey Barracuda
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019

Pabrikan Fairey Aviation Company merespon terhadap proposal yang tercantum dalam Spesifikasi S.24/37 yang dikeluarkan oleh Kementrian Udara Inggris. Spesifikasi tersebut berisi permintaan untuk rancang bangun pesawat yang akan menggantikan pesawat Fairey Albacore yang dinilai memiliki performa yang kurang memuaskan. 

Fairey Aviation Company merancang Barracuda berawak tiga orang, dan purwarupanya terbang pertama kali pada tanggal 7 Desember 1940. Dari hasil uji terbang itu, kemudian dilakukan perbaikan dan peningkatan untuk pembuatan purwarupa kedua, tetapi purwarupa kedua ini baru bisa direalisasikan dan diterbangkan pada bulan Juni 1941.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - SKODA LT-35

Pesawat Pembom Tukik-Torpedo
Fairey Barracuda
militerbanget.blogspot.com

Industri penerbangan Inggris pada waktu itu lebih memprioritaskan produksi pesawat tempur dan pembom, sehingga pesawat pembom torpedo ini harus menunggu gilirannya. Pesawat Fairey Barracuda baru selesai menjalani uji coba pada bulan Februari 1942 setelah dipasangkan mesin yang lebih bertenaga, Merlin 32. Mesin baru ini diperlukan untuk dapat menggerakkan pesawat sesuai dengan performa yang diharapkan, karena Barracuda telah mengalami perubahan dan penambahan di berbagai lini, sehingga mesin yang lebih kuat diperlukan untuk mengkompensasikan kenaikan bobot struktur serta penambahan peralatan. 

Pesawat Pembom Tukik-Torpedo
Fairey Barracuda
militerbanget.blogspot.com

Barracuda yang memiliki mesin baru ini diberi kode Mark II, dan menjadi versi produksi utama. Mark II operasional pada awal tahun 1943, tercatat sebanyak 12 unit Mark II memperkuat Skuadron No. 827 lalu dibentuk ulang di Stretton.

Pada bulan Mei 1943, banyak skuadron milik fleet air diperkuat dengan pesawat Mark II, ditempatkan dalam armada laut di Inggris atau Timur Jauh.

Pesawat Pembom Tukik-Torpedo
Fairey Barracuda
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber Fairey Barracuda ini menjadi pesawat yang terkenal karena menjadi pesawat pembom torpedo sayap tunggal pertama milik Fleet Air Arm yang berpangkalan di kapal induk, sekaligus pesawat pembom torpedo yang berkonstruksi logam seluruhnya. Total ada 1.688 unit pesawat Barracuda Mk II diproduksi oleh Fairey termasuk sub kontraktor Westland, Blackburn, dan Boulton Paul.

Barracuda Mark III (912 unit diproduksi oleh Fairey dan Boulton Paul) dikembangkan untuk membawa radar Air to Surface Vessel (ASV) di radom blister, di bawah belakang badan pesawat, dan pertama kali dipasang pada tahun 1943. Radar ini dapat membuat pesawat Barracuda ini dapat memburu targetnya dengan lebih efektif. Di perairan wilayah Eropa, Mark III yang dilengkapi dengan radar ASV melaksanakan tugas anti kapal selam dari kapal induk pengawal, menggunakan Rocket Assisted Take Off agar bisa lepas landas dari dek terbang kapal induk yang panjangnya terbatas.

Pesawat Pembom Tukik-Torpedo
Fairey Barracuda
militerbanget.blogspot.com

Pada bulan April 1944, kapal induk milik Inggris, "Victorious" dan "Furious" mengirimkan 42 unit pesawat Barracuda untuk melaksanakan serangan pemboman tukik terhadap kapal perang Jerman Tirpitz yang sedang lego jangkar di Kaa Fjord, Norwegia. Barracuda ini menjadi bagian dari operasi Tungsten, tujuannya untuk menghancurkan kapal perang musuh. Pesawat ini juga telah berlatih terbang jarak jauh dan menyerang dengan menukik menghadapi meriam anti pesawat. 

Sekitar 15 buah bom Armour Piercing (AP) berhasil menghantam kapal perang Jerman “Tirpitz”, dan tim penyerang tersebut hanya kehilangan dua unit pesawat saja. serangan itu berhasil melumpuhkan Tirpitz selama tiga bulan, sehingga selama waktu itu, Royal Navy dapat mengerahkan kapal-kapal perangnya dengan lebih bebas di perairan Eropa.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun (Suomi Kenepistooli) KP-31)

Barracuda dari skuadron No. 810 dan 847 Squadron Fleet Air Arm yang berbasis di HMS Illustrious terlibat dalam pertempuran di front Pasifik untuk pertama kalinya pada bulan April 1944, mendukung penyerangan US Navy terhadap instalasi militer Jepang di Sumatera.

Keseluruhan ada 17 skuadron milik Fleet Air Arm yang diperkuat Barracuda selama Perang Dunia ke II. Total produksi Barracuda mencapai angka 2.541 unit. Pada tahun 1945 dimulai produksi Mark V dengan mesin yang lebih kuat, kemudian diberi registrasi TF. 5, tapi hanya 30 unit yang diproduksi dan digunakan sebagai pesawat latih pasca perang.

Setidaknya ada 2.572 unit pesawat Barracuda dari seluruh versi yang dioperasikan oleh Fleet Air Arm, selain itu, Barracuda juga dioperasikan oleh AL Prancis dan Belanda

Pesawat Pembom Tukik-Torpedo
Fairey Barracuda
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pesawat Pembom Tukik-Torpedo/Dive-Torpedo Bomber Fairey Barracuda


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Tukik/Torpedo
Terbang Perdana: 7 Desember 1940  
Kru: 3 Kru (pilot, bombardier, gunners)
Bobot: 4.245 kg (Kosong), MTOW : 6.401 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 12,12 m 
Bentangan sayap: 14,99 m
Tinggi: 4.60 m
Wing Area: 34,09m2

Persenjataan 

2 X senapan mesin kaliber 7,7mm Browning Machine Gun di turet belakang kokpit.
1 X Torpedo 735 kg atau
1 X Bom 454 kg dibawah fuselage atau
4 x Bom 204 kg atau 6 X Bom 113 kg atau bom dalam atau ranjau

Mesin: 1 X Rolls Royce 1.640hp Merlin 32 V-12 piston engine

Performa  

Kecepatan maksimum: 367 km/jam
Ketinggian maksimum: 5.060 m
Kecepatan menanjak: 250 m/menit
Jarak jelajah maksimum: 1.851 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Tukik-Torpedo / Dive-Torpedo Bomber Fairey Barracuda, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron