Senin, 03 Desember 2018

Tank Tempur Ringan / Light Tank - AMX-13


Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 1
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018

Artikel kali ini akan mengulas tentang Tank Tempur Ringan (Light Tank) yang juga memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. Tank tersebut adalah AMX-13 buatan Prancis

Menurut salah satu sumber yang valid (seperti dikutip dari ANGKASAREVIEW.COM)  Di awal tahun 1960-an Pemerintah Indonesia memborong beragam senjata dalam jumlah besar guna persiapan kampanye militer Trikora, menyatukan Irian Barat ke Bumi Pertiwi. Pilihan ini diambil bila perundingan damai dengan pihak Belanda mendapati jalan buntu.

Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 3
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Salah satu alusista yang diboyong pada masa tersebut adalah tank ringan berawak tiga orang buatan Atelier de Construction d’Issy les Moulineaux (AMX) dari Prancis, atau lebih populer dengan nama AMX-13. Sekitar 400 unit tank dengan beberapa variannya ini lalu diboyong ke Tanah Air. Sebanyak 275 unit di antaranya adalah versi kanon kaliber 75mm dan 105mm.

(Baca juga artikel yang sangat menarik berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - MESSERCHMITT Bf-110)

Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 5
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Tank ini dirancang tak lama setelah Perang Dunia ke II usai, AMX-13 (angka 13 adalah bobot rancangan orisinil tank ini dalam ton) awalnya diproduksi pada tahun 1950 oleh Atelier de Construction Roanne, lalu pada awal tahun 1960 oleh Mecanique Creusot – Loire, dan terakhir oleh GIAT pada akhir tahun 1980. Periode produksinya memang panjang dan menghasilkan keluarga besar Tank AMX-13 dalam berbagai varian yang sukses.

AMX-13 diawaki oleh tiga orang, memiliki dapur pacu berupa mesin 8 silinder "SOFAM" yang berbahan bakar bensin. Mesin tersebut dapat menghela tank ringan ini sampai dengan kecepatan maksimum 60 km/jam serta memiliki jarak tempuh maksimum hingga 400 kilometer. Satu hal yang menjadi ciri khas dari tank ini adalah, turet ayun yang memiliki profil yang kecil, berbentuk unik, dan terpasang di bagian belakang badan tank. 

Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 7
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Pada awalnya, tank ini memiliki persenjataan utama meriam laras panjang kaliber 75mm self loading yang berbasis pada rancangan Jerman sebelum tahun 1945. Senjata utama tersebut lalu ditingkatkan dengan memasang meriam kaliber 90mm, dan pada tahun 1987 oleh Creusot Loire, dipasang meriam kaliber 105mm dengan spesifikasi low recoil. Ketika Tank AMX-13 ini diekspor, beberapa negara yang menggunakannya memilih untuk memodifikasi senjata utamanya dengan kaliber meriam yang variatif (sebagian besar diganti dengan meriam kaliber 105mm yang lebih powerful ketimbang meriam standarnya yang berkaliber 75mm), sesuai dengan kebutuhannya.


Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 9
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Seluruh peningkatan senjata utama ini, tetap dipasang pada turet ayun orisinilnya, yang terbukti sangat menyulitkan. Casis yang terbukti tangguh, masih berbentuk sama sejak rancangan awal, walaupun ada penggantian pada dapur pacunya (tidak lagi dengan mesin berbahan bakar bensin, tetapi juga diesel). Varian dari tank ini meliputi Armoured Personnel Carrier, Light Recovery Vehicle, Self Propelled Gun dengan berbagai kaliber, Armoured Bridgelayer, dan juga peluncur roket artileri. 

Menurut data yang valid, sebagian dari tank ini menjalani paket peningkatan untuk memperpanjang usia pakainya. Beberapa paket peningkatannya berupa, penggantian mesin (yang semula adalah mesin berbahan bakar bensin, kemudian diganti dengan mesin berbahan bakar diesel yang lebih hemat), penambahan lapisan pelindung, penambahan instrumen pengendali tembakan, penggantian senjata utama dengan kaliber yang lebih mematikan (lebih besar), suspensi yang lebih baik, dan beberapa item lain. Tercatat, ada 8.000 unit tank ini yang telah diproduksi.

Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 11
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Ringan / Light Tank - AMX-13  


  • Asal Negara: Perancis
  • Mulai bertugas: 1950
  • Kru: 3 Orang
  • Bobot: 15.000 kg/15 ton (versi akhir)

Dimensi  

  • Panjang: 4,88 m 
  • Tinggi: (over turret hutch) 2,3 m 
  • Lebar: 2,51 m

Persenjataan  

  • Senjata utama: Kaliber 75mm atau 90mm Rifle Gun atau 105mm
  • Senjata sekunder: 2 x Senapan mesin kaliber 7.5mm 

Armor: Maksimum 25mm
Mesin:  SOFAM 8Gxb petrol 186,4 kW/250 hp

Performa  

  • Kecepatan maksimum: 60 km/jam 
  • Jarak jelajah maksimum: 400 km

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Ringan / Light Tank - AMX-13, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Tank Ringan AMX-13, Tank imut yang masih jadi andalan Angkatan Darat Indonesia 13
Tank Tempur Ringan/Light Tank AMX-13
militerbanget.blogspot.com

Catatan tambahan:


Kampanye Trikora (Tri Komando Rakyat) adalah kampanye politik dan militer yang dikumandangkan oleh Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961 di Yogyakarta. Tujuan utamanya adalah untuk membebaskan wilayah Irian Barat (kini Papua) dari pendudukan Belanda dan menyatukannya ke dalam pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Versi pendek isi Trikora

Dalam pidato bersejarahnya, Soekarno mengeluarkan tiga instruksi utama kepada rakyat Indonesia, yaitu:
  • Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda.
  • Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat.
  • Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air.

Latar Belakang

Konflik ini terjadi karena Belanda mengingkari hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949. Dalam perundingan tersebut, disepakati bahwa masalah Irian Barat akan ditunda penyelesaiannya selama satu tahun. Namun, hingga bertahun-tahun kemudian, Belanda tetap menguasai wilayah tersebut dan menolak menyerahkannya kepada Indonesia.

Jalannya Operasi dan Dampaknya

Untuk merealisasikan Trikora, pemerintah membentuk Komando Mandala di bawah pimpinan Mayor Jenderal Soeharto. Kampanye ini dijalankan melalui tiga tahap:
  • Infiltrasi (Penyusupan): Memasukkan sukarelawan dan tentara ke wilayah Irian Barat melalui laut dan udara.
  • Eksploitasi: Menyerang pos-pos pertahanan musuh dan menduduki wilayah strategis.
  • Konsolidasi: Menegakkan kekuasaan Republik Indonesia secara mutlak di wilayah tersebut.

Operasi militer ini sempat memakan korban jiwa, salah satunya dalam pertempuran sengit di Laut Aru yang menenggelamkan KRI Macan Tutul dan menewaskan Komodor Yos Sudarso serta kapten kapal Kapten Wiratno. Selain sang kapten dan Yos Sudarso, perwira lain seperti Kapten Memet Sastrawiria dan Kapten Tjiptadi beserta 21 awak kapal lainnya juga gugur. Namun, tekanan militer dan diplomasi yang gencar akhirnya memaksa Belanda untuk berunding. Melalui Perjanjian New York pada 15 Agustus 1962, Belanda sepakat untuk menyerahkan wilayah Irian Barat kepada PBB (UNTEA), yang kemudian diserahkan sepenuhnya kepada Indonesia.

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Wikipedia
Beberapa sumber lain