Tampilkan postingan dengan label Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2026

PZL TS-11 Iskra: Kisah Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Terlupakan (Bagian 2)


Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 1
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 22 Juli 2026

Pada bagian pertama, kita telah melihat bagaimana TS-11 Iskra lahir dari ambisi besar dan keahlian para insinyur Polandia di tengah dinginnya persaingan Perang Dingin. Meskipun sempat mengalami diskriminasi politik setelah ditolak dalam kompetisi standar Fakta Warsawa, Iskra menolak untuk punah. Ia justru membuktikan ketangguhannya dengan menjadi tulang punggung eksklusif di langit Polandia, berkat desainnya yang sangat hebat, andal, dan adaptif terhadap kebutuhan taktis penerbang. Namun, kisah Iskra tidak berhenti di dalam batas wilayah Polandia; ketangguhannya yang luar biasa justru menjadi pembuka jalan bagi petualangan internasional yang tak terduga, membawanya mengabdi di belahan dunia lain dan menjadikannya sebuah simbol estetika kedirgantaraan yang tak tertandingi sebelum akhirnya menutup usia operasionalnya yang legendaris.

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 3
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Sayap Iskra di Asia Selatan: Pengabdian Bersama India


Bukti nyata bahwa kualitas teknis TS-11 Iskra melampaui sekat-sekat politik terwujud ketika Angkatan Udara India (Indian Air Force/IAF) mencari jet latih baru pada tahun 1970-an. India, yang saat itu merupakan salah satu kekuatan militer terbesar yang tidak menyelaraskan diri secara mutlak dengan Blok Barat maupun Timur, membutuhkan pesawat latih jet tahap lanjut (Stage 2 trainer) yang tangguh dan efisien untuk mempersiapkan pilot-pilot mereka sebelum menerbangkan jet tempur garis depan seperti MiG-21.


Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 5
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Melihat rekam jejak Iskra yang luar biasa di Polandia, India memutuskan untuk membelinya. Sebanyak sekitar 50 unit TS-11 Iskra dikirim ke India, menjadikannya satu-satunya operator ekspor utama di luar Polandia. Di bawah terik matahari dan kelembapan ekstrem Asia Selatan, Iskra membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pesawat kompromi. Karakteristik terbangnya yang stabil dan struktur airframe-nya yang kokoh sangat dihargai oleh para instruktur penerbang India di Akademi Angkatan Udara Hakimpet.

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 7
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Selama hampir tiga dekade, Iskra melatih ribuan pilot tempur India, menanamkan disiplin terbang jet, dan membantu IAF menjaga kesiapan tempurnya menghadapi berbagai dinamika regional. Kehadiran Iskra di India membuktikan bahwa keputusan Fakta Warsawa yang menolaknya di masa lalu murni didasarkan pada bias politik, bukan karena kelemahan performa. Iskra baru secara resmi dipensiunkan oleh Angkatan Udara India pada bulan Desember tahun 2004, setelah menyelesaikan pengabdian yang gemilang tanpa cacat besar.

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 9
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Biało-Czerwone Iskry: Melukis Langit dengan Keindahan


Salah satu babak paling indah dan ikonik dalam sejarah TS-11 Iskra adalah kontribusinya dalam dunia aerobatik militer. Kemampuan manuvernya yang presisi, responsif, dan stabil pada kecepatan rendah menjadikannya platform yang sempurna untuk penerbangan formasi akrobatik jarak dekat. Hal ini diwujudkan melalui pembentukan tim aerobatik resmi Angkatan Udara Polandia yang terkenal dengan nama Biało-Czerwone Iskry (Iskra Putih-Merah).

Menggunakan pesawat Iskra yang dicat khusus dengan warna bendera nasional Polandia—putih dan merah—tim ini menjadi duta diplomasi dirgantara Polandia di kancah internasional. Di bawah kendali para pilot elit Angkatan Udara Polandia, Iskra tidak lagi dilihat sebagai mesin perang yang kaku, melainkan sebuah instrumen seni yang menari dengan anggun di udara. Mereka menampilkan berbagai manuver ekstrem yang memukau ratusan ribu pasang mata di berbagai pameran dirgantara di seluruh Eropa.

Suara raungan mesin jet tunggal Iskra yang khas, dipadukan dengan asap putih dan merah yang membubung membentuk formasi vertikal, menjadi pemandangan yang selalu dinantikan. Melalui tim Biało-Czerwone Iskry, pesawat ini berhasil menembus batasan fungsionalnya; ia tidak hanya melatih pilot, tetapi juga menginspirasi jutaan anak muda untuk mencintai dunia kedirgantaraan dan menumbuhkan rasa bangga yang mendalam terhadap industri teknologi dalam negeri Polandia.

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 11
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Garis Akhir dan Pensiunnya Sang Legenda Tertua


Waktu adalah musuh yang tidak bisa dikalahkan oleh teknologi secanggih apa pun. Memasuki abad ke-21, meskipun airframe Iskra masih menunjukkan kekuatan strukturnya, teknologi avionik dan kebutuhan taktis udara telah berubah secara radikal. Jet tempur modern generasi keempat dan kelima menuntut simulator serta pesawat latih dengan sistem digital terintegrasi tinggi (glass cockpit) yang tidak lagi bisa diakomodasi oleh sistem analog kuno Iskra.


Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 13
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Secara perlahan, Angkatan Udara Polandia mulai mempensiunkan armada Iskra mereka dan menggantikannya dengan jet latih modern asal Italia, Alenia Aermacchi M-346 Master. Pada saat menjalani tahun-tahun terakhirnya, TS-11 Iskra memegang predikat yang sangat terhormat: ia adalah pesawat jet propulsi tertua yang masih aktif beroperasi di dunia, sebuah bukti yang tidak terbantahkan mengenai kualitas rekayasa teknik tingkat tinggi yang tertanam dalam tubuhnya sejak tahun 1960-an.

Detik-detik akhir perpisahan pun tiba dengan penuh keharuan. Tim aerobatik Biało-Czerwone Iskry melaksanakan pertunjukan udara terakhir mereka pada tanggal 22 Agustus 2021. Tidak lama setelah itu, Angkatan Udara Polandia secara resmi mempensiunkan seluruh armada TS-11 Iskra dari tugas aktif militer setelah lebih dari 50 tahun pelayanan tanpa henti. Penerbangan terakhir Iskra menandai berakhirnya sebuah era keemasan di mana mekanika murni dan keterampilan tangan pilot memegang kendali penuh di angkasa, sebelum digantikan oleh era komputerisasi modern.

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 15
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Epilog


PZL TS-11 Iskra kini mungkin telah melangkah turun dari langit operasional dan menempati ruang-ruang sunyi di berbagai museum kedirgantaraan, mulai dari Warsawa hingga New Delhi. Namun, warisan yang ditinggalkannya tetap hidup dan tidak akan pernah benar-benar terlupakan. Iskra adalah simbol kemenangan dari sebuah kegigihan teknis melawan penindasan politik. Ia mengajarkan kita bahwa sebuah karya yang diciptakan dengan dedikasi, kejujuran desain, dan ketangguhan material akan mampu bertahan melintasi badai zaman, bahkan melampaui usia para penciptanya sendiri. Bagi Polandia, Iskra adalah kebanggaan nasional yang membuktikan bahwa sebuah "Percikan" kecil dari sebuah institut penerbangan lokal mampu menerangi langit dunia selama lebih dari setengah abad. Ia telah menuntaskan tugasnya dengan paripurna: melatih para penjaga langit, melukis keindahan di udara, dan mengukir namanya dengan tinta emas dalam sejarah abadi penerbangan dunia. Selamat istirahat, sang percikan legendaris.

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 17
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Latih Jet TS-11 Iskra (Iskra bis D)


  • Jenis: Pesawat latih
  • Pabrikan: PZL-Mielec
  • Status: Non aktif (Pensiun)

Pengguna utama

  • Angkatan Udara Polandia
  • Angkatan Laut Polandia
  • Angkatan Udara India

  • Jumlah yang diproduksi: 424

Sejarah

  • Tahun produksi: 1963–1987
  • Diperkenalkan di publik: Tahun 1964
  • Penerbangan perdana: 5 Februari 1960
  • Non aktif: Tahun 2021

Karakteristik umum dan dapur pacu

  • Awak: 2 orang
  • Panjang: 11,15  m (36 kaki 7 inci)
  • Rentang sayap: 10,06  m (33  kaki 0 ​​inci)
  • Tinggi: 3,5  m (11  kaki 6 inci)
  • Luas sayap: 17,5 m² (188 kaki persegi )  
  • Sayap pesawat: pangkal: NACA 64-209; ujung: NACA 64-009
  • Berat kosong: 2.560  kg (5.644 lb)
  • Berat kotor: 3.734  kg (8.232 lb)
  • Berat lepas landas maksimum: 3.840  kg (8.466 lb)
  • Dapur pacu: 1 × mesin turbojet WSK SO-3 , daya dorong 9,81 kN (2.210 lbf)  

Pesawat Latih Jet/Trainer airplane-PZL TS-11 Iskra, Si Mungil Mematikan dari Polandia 19
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Performa

  • Kecepatan maksimum: 720 km/jam (450 mph, 390 knot) pada ketinggian 5.000  m (16.000  kaki)
  • Kecepatan jelajah: 600 km/jam (370 mph, 320 knot)
  • Kecepatan stall: 140 km/jam (87 mph, 76 knot)
  • Batas kecepatan aman: 750 km/jam (470 mph, 400 knot)
  • Jarak jelajah: 1.250  km (780 mil, 670 mil laut)
  • Elevasi terbang maksimum: 11.000 m (36.000 kaki)
  • Kecepatan mendaki: 14,8  m/s (2.910 kaki/menit)
  • Beban sayap: 213  kg/m² ( 44 lb/sq ft)
  • Rasio gaya d/berat: 0,30

Persenjataan

  • 1 x meriam kaliber 23 mm NS-23 atau NR-23 di bagian hidung
  • 4 x hardpoint di bawah sayap, hingga 400 kg (880 lb) bom atau pod roket S-5 tanpa penuntun, paket senjata Mars-4 (8 roket) atau Zeus-1 (12,7 mm).

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
1. World Warplane
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Selasa, 21 Juli 2026

PZL TS-11 Iskra: Kisah Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Terlupakan (Bagian 1)


PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 1
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Selasa, 21 Juli 2026

Sejarah kedirgantaraan militer sering kali hanya menyisakan panggung utama bagi jet-jet tempur supersonik yang gahar, penuh dengan publisitas, dan memenangkan pertempuran udara besar. Kita dengan mudah mengingat kecanggihan F-16 Falcon, kegarangan jet Sukhoi, atau dominasi MiG di era Perang Dingin. Namun, di balik kokpit para pilot andal yang menerbangkan burung-burung besi pemenang perang tersebut, ada sebuah instrumen krusial yang kerap terlupakan: pesawat jet latih (jet trainer). Tanpa kehadiran pesawat latih yang andal, tangguh, dan toleran terhadap kesalahan pilot pemula, sejarah penerbangan militer tidak akan pernah mencapai titik kejayaannya. 

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 3
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Salah satu legenda yang berdiri kokoh di balik layar sejarah ini adalah PZL TS-11 Iskra, sebuah mahakarya kedirgantaraan asal Polandia. Jet yang namanya berarti "Percikan" ini tidak hanya menjadi saksi isu dinamika politik Perang Dingin, tetapi juga menjadi tulang punggung yang menempa generasi-generasi penerbang andal selama lebih dari setengah abad. Di balik bentuknya yang khas dan fungsional, Iskra menyimpan narasi tentang ambisi nasional, persaingan geopolitik yang tidak adil, dan loyalitas tanpa batas yang membuatnya dinobatkan sebagai salah satu pesawat jet operasional tertua dalam sejarah kedirgantaraan modern.

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 5
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Ambisi Warsawa dan Lahirnya Sang 'Percikan'


Memasuki era 1950-an, lanskap dunia dicengkeram oleh ketegangan Perang Dingin. Teknologi penerbangan mengalami lompatan kuantum dengan beralihnya era mesin piston baling-baling menuju era mesin jet yang mampu memberikan kecepatan yang mencengangkan. Polandia, yang saat itu berada di bawah pengaruh geopolitik Uni Soviet sebagai bagian dari Blok Timur, menyadari bahwa mereka tidak boleh tertinggal dalam perlombaan teknologi ini. Angkatan Udara Polandia membutuhkan sebuah wahana baru yang mampu menjembatani transisi para pilot baru dari pesawat latih dasar menuju jet tempur modern yang kompleks dan berkecepatan tinggi.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Transport Taktis / Tactical Transport Aircraft – Antonov An-26)

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 7
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Tantangan ini direspon dengan berani oleh para insinyur Polandia di Institut Penerbangan Polandia (Instytut Lotnictwa). Di bawah kepemimpinan perancang berbakat Tadeusz Sołtyk—yang namanya kemudian diabadikan dalam inisial "TS" pada pesawat ini—pekerjaan awal untuk mendesain pesawat jet domestik pertama Polandia pun dimulai pada pertengahan tahun 1950-an. Misi mereka sangat jelas: menciptakan sebuah pesawat jet latih kursi ganda yang ekonomis, mudah dirawat, memiliki karakteristik terbang yang “jinak”, namun tetap responsif untuk mensimulasikan manuver jet tempur yang sesungguhnya.

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 9
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Pekerjaan keras ini membuahkan hasil ketika pabrik pesawat terbang PZL Mielec secara resmi memproduksi purwarupa pertama. Pada tanggal 5 Februari 1960, Iskra pertama kali mengepakkan sayapnya di angkasa, membuktikan kepada dunia—dan khususnya kepada Moskow—bahwa industri kedirgantaraan Polandia memiliki kapasitas mandiri yang tidak bisa dipandang sebelah mata. TS-11 Iskra lahir dengan desain mid-wing yang elegan, ditenagai oleh mesin turbojet internal, dan memiliki visibilitas kokpit yang luar biasa untuk instruktur maupun siswa penerbang. Keberhasilan terbang perdana ini melambungkan rasa percaya diri Polandia, memicu ambisi yang lebih besar untuk menjadikan Iskra sebagai standar di seluruh langit Blok Timur.

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 11
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Tersingkir di Panggung Geopolitik Fakta Warsawa


Momentum pembuktian bagi TS-11 Iskra datang pada tahun 1960. Saat itu, aliansi militer Blok Timur yang tergabung dalam Fakta Warsawa mengadakan sebuah kompetisi ketat untuk memilih satu jet latih standar yang akan digunakan oleh seluruh negara anggotanya. Ini bukan sekadar kompetisi teknis, melainkan panggung prestise politik tingkat tinggi. Iskra melangkah ke arena kompetisi dengan penuh percaya diri, bersaing ketat dengan kandidat dari Uni Soviet (Yakovlev Yak-30) dan Cekoslowakia (Aero L-29 Delfin).

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 13
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Dalam serangkaian uji coba, Iskra menunjukkan performa yang sangat impresif. Kecepatan, kelincahan, dan ketahanan strukturnya diakui oleh para penguji. Namun, sejarah mencatat bahwa di bawah tirai besi, keputusan teknis sering kali harus tunduk pada kepentingan politik geopolitik Moskow. Iskra pada akhirnya tidak terpilih untuk memenuhi peran krusial sebagai jet latih standar Fakta Warsawa. Posisi prestisius tersebut justru diberikan kepada Aero L-29 Delfin buatan Cekoslowakia.

Bagi Polandia, keputusan ini merupakan pukulan telak yang tidak adil. Penolakan ini membatasi pasar ekspor massal yang seharusnya bisa dinikmati oleh Iskra di seluruh negara satelit Soviet. Kendati demikian, harga diri nasional dan keyakinan akan kualitas TS-11 membuat Polandia menolak untuk menyerah. Alih-alih membatalkan proyek dan beralih membeli L-29 Delfin seperti yang dilakukan negara Blok Timur lainnya, Angkatan Udara Polandia mengambil keputusan berani: mereka tetap memproduksi Iskra dan menjadikannya sebagai jet latih utama eksklusif untuk kebutuhan dalam negeri mereka sendiri.

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 15
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Ketangguhan Teknis di Balik Kesetiaan Setengah Abad


Keputusan Polandia untuk mempertahankan TS-11 Iskra terbukti menjadi salah satu keputusan terbaik dalam sejarah militer mereka. Keputusan ini didasarkan pada fakta obyektif bahwa Iskra adalah pesawat yang luar biasa tangguh. Diproduksi hingga tahun 1987 oleh PZL Mielec, Iskra terus mengalami penyempurnaan. Desain aerodinamisnya yang sederhana namun efisien membuatnya sangat toleran terhadap kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh pilot yang baru pertama kali menerbangkan pesawat jet.

PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 17
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini ditenagai oleh mesin turbojet SO-1 atau SO-3 rancangan domestik Polandia, yang terkenal andal dan mudah dirawat oleh teknisi di lapangan. Dengan kecepatan maksimum mencapai sekitar 720 km/jam, Iskra memberikan sensasi kecepatan jet yang sesungguhnya tanpa membahayakan keselamatan. Keunggulan lainnya terletak pada fleksibilitasnya. Selain digunakan untuk pelatihan navigasi, formasi, dan instrumen, Iskra juga dilengkapi dengan persenjataan berupa meriam Kaliber 23mm serta pylon di bawah sayap untuk membawa bom ringan atau roket. 

Dengan beberapa tambahan kelengkapan persenjataan ini memungkinkannya berfungsi ganda sebagai pesawat serang darat ringan (light attack). Ketangguhan mekanis inilah yang membuat Iskra mampu bertahan menghadapi ujian waktu, melewati pergantian dekade, runtuhnya Tembok Berlin, hingga pembubaran Fakta Warsawa itu sendiri. Ketika jet-jet lain yang lebih modern mulai pensiun karena biaya operasional yang membengkak, Iskra tetap terbang tinggi, membuktikan bahwa kesederhanaan desain adalah kunci dari umur panjang sebuah alutsista.


PZL TS-11 Iskra, Pesawat Jet Latih Ikonik Asal Polandia yang Handal dan Lincah 20
Pesawat Latih Jet/Trainer airplane 
PZL TS-11 Iskra
militerbanget.blogspot.com

Meskipun Iskra tersingkir dari kompetisi Fakta Warsawa dan terisolasi di negerinya sendiri, takdir memiliki cara unik untuk membawa "Percikan" ini melompati batas-batas benua. Di saat pintu-pintu Eropa Timur tertutup, sebuah kekuatan militer besar di Asia Selatan justru berpaling pada Iskra, membuka babak baru migrasi sang jet melintasi samudra. Lebih dari sekadar pesawat latih militer yang kaku, TS-11 Iskra kemudian bertransformasi menjadi sebuah ikon budaya kedirgantaraan yang melukis langit dengan keindahan magis, mengabdi melampaui batas usia yang logis, hingga akhirnya menyentuh garis akhir dramatis yang menguras emosi. Bagaimana jet latih yang sempat ditolak ini justru mampu memikat hati Angkatan Udara India dan bertransformasi menjadi legenda pertunjukan udara global? Seluruh drama kedirgantaraan, pengabdian di Asia, dan detik-detik akhir pensiunnya yang mengharukan akan dikupas tuntas pada bagian kedua.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
1. World Warplane
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Sabtu, 14 Maret 2020

Pesawat Latih Dasar dan Lanjut / Basic and Advanced Trainer - Yakovlev Yak-130 (Bagian 1)


Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 14 Maret 2020

Yak-130 dirancang untuk memenuhi persyaratan sistem pelatih instruksional angkatan udara Rusia yang sama dengan MiG AT. Spesifikasi ini mempersyaratkan pesawat yang bisa disinergikan dengan simulator dan alat bantu pelatihan yang berbasis darat, seperti sistem T-45TS milik Angkatan Laut AS. Yak-130 memiliki konfigurasi yang lebih “modern” jika dibandingkan dengan kompetitornya dari MiG, memiliki profil sayap yang seakan "menyatu" dengan winglets. Pada saat lepas landas, pasokan udara ke mesin melalui intake udara overwing bantu dan juga intake utama, yang berkonfigurasi pintu masuk ayun, seperti fitur air intake yang dimiliki oleh MiG-29 dan Su-27.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank KV-2)

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1992, Yakovlev bekerja sama dengan pabrikan Aermacchi (Italia) untuk mengembangkan pesawat latih lanjut Yak-130. Seperti pada MiG AT, pesawat ini memiliki sistem kontrol penerbangan yang dapat diprogram ulang yang dapat digunakan untuk mensimulasikan penanganan berbagai jenis pertempuran di garis depan. Versi ekspor Yak / AEM-130 awal termasuk avionik dan sistem yang bersumber dari BAE Systems dan Honeywell.

Unit pertama dari tiga unit demonstran Yak-130D melakukan penerbangan pertama kali pada tahun 1996. Setelah unit ini terbang perdana, diikuti oleh tujuh seri pra-produksi lebih lanjut untuk di evaluasi. Konfigurasi produksi yang dimaksudkan dari Yak-130 berbeda dalam aspek-aspek penting, terutama badan pesawat yang lebih pendek dan dangkal dengan bentuk hidung yang lebih tersapu, dan dogtooth pada ujung terdepan tailplane untuk meningkatkan efektivitas pada sudut serang (AoA) yang tinggi.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 2000 kemitraan antara perusahaan-perusahaan ini berakhir dengan masing-masing mengembangkan versi pesawatnya secara mandiri. Aermacchi melanjutkan dan mengembangkan pesawat latih tingkat lanjut Master M-346, yang secara tampilan luar (profil) sangat mirip dengan Yak-130.

Pesawat latih Yak-130 pertama dioperasikan secara aktif oleh Angkatan Udara Rusia pada tahun 2009. Sebuah kontrak ditandatangani untuk pengiriman 12 unit pesawat latih. Saat ini persyaratan Rusia untuk pesawat latih barunya tetap tidak jelas. Ketertarikan yang kuat pada Yak-130 diungkapkan oleh Aljazair dan Slovakia. Aljazair memesan beberapa unit pesawat ini. Pengiriman dimulai pada 2012.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Transport Berat Jet / Heavy Transport Antonov AN-225 Mriya)

Yak-130 memiliki kemampuan untuk melakukan tempur / serang dalam skala ringan. Pesawat ini dilengkapi dengan 9 pylon untuk berbagai senjata, bom, rudal, dan roket.

Yakovlev berencana untuk mengembangkan keluarga varian Yak-130. Ini termasuk versi tempur satu kursi dengan tujuh pylon, kemudian juga versi pesawat yang berpangkalan di kapal induk (dilengkapi dengan arrester hook) dan pesawat latih dua kursi dengan konfigurasi side by side (duduk bersisian) yang akan digunakan untuk melatih pilot bomber dan juga pesawat transport khusus.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Latih Dasar dan Lanjut / Basic and Advanced Trainer - Yakovlev Yak-130


Asal negara: Rusia
Operasional aktif: 2009
Awak: 2 orang

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Dimensi dan berat

Panjang: 11,49 m
Rentang sayap: 9,72 m
Tinggi: 4,76 m
Berat (kosong): 4,6 ton
Berat (lepas landas maksimum): 9 ton

Mesin dan kinerja

Mesin: 2 x Povazske Strojarne ZMK DV-2S turbofans
Daya dorong mesin: 2 x 21,58 kN
Kecepatan maksimum: 1.037 km / jam
Elevasi operasional: 12,5 km
Jarak jelajah maksimum: 2.000 km
Radius tempur: 555 km

Persenjataan

Rudal: 
Rudal udara ke darat AGM-65 Maverick atau Kh-25ML dan ASM-1, AIM-9L, Magic 2 atau R-73 (AA-11 'Archer') 
Rudal udara-ke-udara

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia


Varian

Yak-130/Aermacchi - purwarupa pesawat latih.

Yak-130-01 - Russian-Italian joint training and combat fighter. 90% dirubah menjadi Yak-130. Avionik oleh "Elektroavtomatika", SPB, Russia. Produksi by "Sokol". pernerbangan pertama direncanakan pada kuarter ke IV 2003.

Spesifikasi (Yak-130)


Spesifikasi umum
Awak: 2 orang
Panjang: 11.49 m
Rentang sayap: 9.72 m
Tinggi: 4.76 m
Luas sayap: 23.52 m²
Berat kosong: 4,600 kg
Berat isi: 6,350 kg
Berat maksimum saat lepas landas: 6,500 kg
Mesin: 2 × Klimov RD-35 turbofan, 21.58 kN masing-masing

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Performa

Laju maksimum: 1,037 km/h (644 mph)
Kecepatan jelajah: km/h (mph)
Kecepatan Stall: 165 km/h (103 mph)
Jarak jelajah efektif: 2,546 km
Elevasi operasional maksimum: 13,000 m
Kecepatan menanjak: 50 m/s
Beban sayap: 276.4 kg/m²
Rasio daya dorong / berat: 0.68

Persenjataan

9 pylon untuk beragam senjata milik Rusia untuk udara ke udara (jarak pendek dan menengah) dan bom lepas (tanpa kendali)

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Untuk tambahan referensi, berikut ini adalah artikel yang menarik tentang pesawat Yak-130 dari laman Russia Beyond (id.rbth.com)

Moskow berencana memperluas pangsa pasar ekspor pesawat latihan tempur Yakovlev Yak-130 mulai dua atau tiga tahun mendatang.

Kepala Departemen Ekspor Pesawat dan Properti Khusus Rosoboronexport Sergey Kornev menyatakan bahwa Yak-130 adalah salah satu pesawat latih terbaik dunia. Pesawat ini merupakan pesawat serang darat ringan yang menjadi primadona di kalangan para importir pesawat Rusia. Hal tersebut disampaikan Kornev dalam Farnborough International Airshow 2014.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Yak-130 adalah salah satu pesawat paling unggul yang dimiliki militer Rusia. Pesawat ini mulai dikembangkan pada 1980-an sebagai pesawat latih utama yang mampu melakukan simulasi penerbangan untuk semua jenis pesawat tempur modern. Sayangnya, pengembangan pesawat harus berhenti saat Uni Soviet bubar. Badan militer Rusia kehabisan uang untuk membeli peralatan modern.

Pada pertengahan 1990-an, Rusia bekerja sama dengan perusahaan Italia Aermacchi untuk melakukan penyelesaian dan produksi bersama pesawat yang diberi nama Yak-130-AM ini. Pihak Italia bertanggung jawab untuk menyediakan peralatan udara untuk pesawat tersebut serta bertindak sebagai agen yang menjual pesawat ini di pasar dunia. Hak paten pesawat dibagi rata antara Rusia dan Italia. Namun, pihak Italia kemudian mengabaikan pesawat ini dan malah mengembangkan pesawat mereka sendiri, M-346. Pada Farnborough International Airshow 2014, Italia melakukan bernegosiasi untuk menjual pesawat itu ke Angkatan Udara Israel.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Angkatan bersenjata Rusia menjuluki Yak-130 sebagai “iPhone terbang”, karena pesawat ini memiliki karakteristik yang mirip produk Apple tersebut, yakni dapat diandalkan, mudah ditangani, punya pangsa pasar tersendiri (spesifik), dan dapat memenuhi keinginan operator hingga level maksimal. Mantan komandan Angkatan Udara Rusia yang juga merupakan pahlawan Rusia Vladimir Mikhailov berkesempatan menerbangkan pesawat Yak-130. Beliau berkomentar, “Saya belum pernah melihat ada pesawat yang lebih mudah untuk dikendalikan dan lebih fleksibel dibanding Yak-130.” Tentu saja, penerbangan latihan tidak pernah “mudah” dan pesawat tidak pernah “fleksibel”. Namun, seperti halnya iPhone, Yak-130 memiliki solusi teknis yang terintegrasi di dalamnya, yang membuat pesawat ini sangat mudah diaplikasikan oleh penggunanya.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Perancang pesawat menjelaskan bahwa Yak-130 dapat diprogram ulang untuk melakukan penerbangan latihan dalam berbagai kondisi cuaca atau panduan, bahkan ketika sedang terbang. Pemrograman tersebut tergantung pada pesawat mana si pilot sedang dipersiapkan. Jika program penerbangan pesawat Su-30 modern dimasukkan, Yak-130 akan terbang sesuai dengan skenario yang telah dirancang. Sementara, jika program pesawat tempur ringan terbaru Amerika F-35 dimasukkan maka Yak-130 akan terbang dengan cara yang berbeda. Selain itu, program penerbangan benar-benar aman dan dapat dikendalikan oleh pilot yang sedang berlatih, termasuk siswa dari akademi penerbangan. Jika siswa kehilangan kendali atas pesawat, pesawat ini dapat mendarat dengan bantuan instruktur dari darat menggunakan sinyal radio.

Yak-130 mampu terbang dengan aman pada sudut serangan hingga 40 derajat dengan kecepatan bervariasi antara 200 hingga 800 kilometer per jam. Parameter ini tidak dapat dijangkau oleh pesawat latih tempur lainnya.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Bukan Sekedar Pesawat Latih Tempur

Yak-130 tak hanya berguna sebagai pesawat latih. Pesawat ini dapat dengan mudah diubah menjadi pesawat tempur ringan atau pesawat serang darat jika perlu. Yak-130 memiliki sembilan cantelan atau pylon, enam di bawah sayap, dua di ujung sayap (wingtip), dan satu di bawah badan pesawat. Pylon tersebut dapat membawa beban senjata hingga tiga ton, termasuk rudal udara ke udara dan udara ke permukaan, bom dengan bobot 250 kilogram dan 500 kilogram, bom tandan, serta persenjataan standar lainnya.

Menurut para ahli dari Angkatan Udara Rusia, Yak-130 dapat dioperasikan untuk melakukan peran terbatas/internal, seperti eliminasi pangkalan teroris, perlindungan perbatasan (termasuk perbatasan laut), serta pemberantasan peredaran narkoba. Biaya operasional pesawat ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan mengirim F-35 atau Su-30 untuk misi tempur.

Selain itu, pesawat Yakovlev ini bisa berpangkalan di mana saja, baik di landasan pacu beton dengan sistem pemeliharaan yang normal, atau pada pelabuhan udara tak beraspal. Pesawat ini dapat ditaruh di pangkalan yang sangat dekat dengan wilayah operasi tempur. Yak-130 juga dapat dioperasikan di tempat-tempat yang belum memiliki infrastruktur penerbangan yang memadai.

Pesawat Latih dasar dan Lanjut/Basic & Advanced Trainer
Yakovlev Yak-130
militerbanget.blogspot.com

Prospek Ekspor

Yak-130 belum dipasok pada pelanggan asing. Produsen pesawat Irkut Corporation baru bekerja sama dengan Departemen Pertahanan Rusia untuk memenuhi kebutuhan militer Rusia sebanyak, dengan target sebanyak 70 pesawat.

Namun, dilihat dari pengalaman dari penggunaan Yak-130 dalam angkatan bersenjata, pesawat ini sebenarnya sangat potensial untuk diekspor. Aljazair telah memesan 16 pesawat ini untuk angkatan bersenjatanya dan negara tersebut menjadi pembeli pertama Yak-130. Produsen Yak-130 juga telah menandatangani kontrak dengan Suriah untuk memasok 36 pesawat, Bangladesh 26 pesawat, dan Belarus sebanyak empat pesawat.

Pada Farnborough International Airshow 2014, Moskow berharap dapat menandatangani kontrak dengan Malaysia dalam tender yang diumumkan oleh Angkatan Udara Rusia. Menurut Kornev, pilot Malaysia telah memiliki pengalaman positif menggunakan MiG-29 dan Su-30MKM Rusia. “Pelatihan pilot untuk mesin tersebut rumit dan mahal. Munculnya Yak-130 di pusat pelatihan di Angkatan Udara Malaysia akan membuat latihan menjadi lebih mudah dan murah,” ujar Kornev.

Artikel ini adalah Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

Artikel asli diambil dari laman Russia Beyond dengan judul "Yak-130, Pesawat Latih Tempur Rusia yang Berkarakter Seperti iPhone"

Demikianlah artikel tentang Pesawat Latih Dasar dan Lanjut / Basic and Advanced Trainer - Yakovlev Yak-130 (Bagian 1), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.


Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Military-today.com
Wikipedia

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina, #Perang-Rusia-Ukraina, #Pertempuran-Rusia-Ukraina, #Serbuan-Rusia-Ukraina