Tampilkan postingan dengan label Pesawat Pembom Berat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat Pembom Berat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2019

Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Avro Lincoln


Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019

Pesawat pembom Avro Lincoln awalnya disebut sebagai Lancaster IV. Pesawat ini dibuat untuk memenuhi permintaan Air Ministry sebagai pesawat pengganti pesawat Lancaster. Pada tahun 1943, perencana strategis Air Ministry ingin mengembangkan armada pesawat pembom jarak jauh (pembom strategis, disebut dengan Tiger Force) yang akan berkiprah di palagan Pasifik. Pesawat pembom ini harus dapat lepas landas dan menjangkau target di wilayah yang sangat luas itu.

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Banyak dari fitur dan juga komponen dari Lancaster yang digunakan pada rancang bangun pesawat yang baru ini. Secara sepintas, bentuknya banyak memiliki kemiripan dengan Lancaster, tetapi sebenarnya, secara keseluruhan pesawat ini merupakan rancang bangun yang baru, sehingga pesawat ini diberi nama baru pula, yaitu Lincoln.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle - RAI Model M500)

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Badan dari pesawat ini memiliki dimensi yang lebih besar ketimbang Lancaster, dan ditopang dengan bentuk sayap yang baru. Lincoln juga dilengkapi dengan senjata pertahanan diri yang lebih banyak dan mematikan. Beberapa perubahan pada pesawat ini, mengakibatkan bobotnya bertambah secara signifikan, sehingga membutuhkan roda pendarat yang berbeda, dan lebih kuat. Purwarupa pesawat ini, yang diterbangkan oleh Kapten Brown, lepas landas untuk pertama kalinya dari Ringway, Manchester pada tanggal 9 Juni 1944.

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Produksi Lancaster masih terus dilakukan sehingga Lincoln baru masuk jalur produksi setelah produksi Lancaster selesai, dan baru dapat memperkuat RAF pada bulan Agustus tahun 1945, saat Perang Dunia ke II telah selesai. Walaupun Perang Dunia II telah selesai, tetapi pesawat pembom ini menjadi kekuatan utama Bomber Command pada periode kritis pasca perang dan sebelum kemunculan dari V Bomber (Vulcan, Valiant, dan Victor)

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Avro Lincoln memperkuat sekitar 20 skuadron milik RAF Bomber Command, segera disadari bahwa pesawat ini tidak akan mampu menandingi performa pesawat jet yang mulai mendominasi dunia. Untuk itulah, Inggris memutuskan untuk segera membeli pesawat pembom berat / Heavy Bomber - B-29 Superfortress bekas milik USAF. Walaupun demikian, pesawat Avro Lincoln ikut berpartisipasi dan digunakan untuk menggempur pasukan gerilyawan komunis di Malaysia pada tahun 1950 dan gerilyawan Mau-Mau di Kenya pada tahun 1953. 

Pesawat pembom Lincoln mulai digantikan oleh pesawat pembom V- Bomber (Vulcan, Valiant, dan Victor) pada tahun 1955. Lincoln terakhir yang dimiliki oleh RAF digunakan untuk uji coba pengembangan radar sampai pesawat ini benar-benar dinonaktifkan pada bulan Mei 1963.

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Australia membuat pesawat ini secara mandiri oleh pabrikan Government Aircraft Factory (GAF) dan diberi kode Lincoln Mk 30 dan Lincoln pertama buatan GAF, A73-1 diterbangkan pada bulan Maret 1946. Empat unit pesawat gelombang pertama merupakan rakitan di Inggris, tetapi, untuk produksi selanjutnya, sudah dirakit di Australia.

Beberapa unit dari pesawat ini digunakan untuk pesawat angkut berat dan diberi kode Mk 30A. Sebanyak 12 unit merupakan versi dengan design hidung yang lebih panjang untuk memuat tambahan kru menjadi 3 orang dan diberi kode Mk 31. Pesawat Lincoln GR.31 adalah pesawat Lincoln versi Australia yang berfungsi sebagai pesawat anti kapal selam. Lincoln milik Royal Australian Air Force juga ikut dioperasikan pada saat operasi Malayan Emergency.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / light Tank - M551 Sheridan)

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Menjelang berakhirnya Perang Dunia ke II, Kanada juga mengajukan permintaan untuk memproduksi Lincoln secara mandiri untuk memperkuat squadron pesawat pembom Kanada yang akan ditugaskan di Pasifik. Pada saat perang berakhir, produksi tersebut dihentikan setelah mencatatkan angka produksi sebanyak enam unit pesawat. Pada pasca perang, RCAF mengevaluasi Lincoln, kemudian diputuskan untuk tidak lagi memproduksi maupun membeli pesawat ini. Satu-satunya negara yang membeli pesawat Lincoln produksi Inggris adalah Argentina, dengan membeli 30 unit Lincoln Mk II pada tahun 1947.     

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber Avro Lincoln


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Berat 4 Mesin
Terbang Perdana: 9 Juni 1944  
Kru: 2 Orang
Bobot: 4.788 kg (Kosong), MTOW : 7.543 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 11,17 m 
Bentangan sayap: 15,16 m
Tinggi: 4.01 m
Wing Area: 39.2m2

Persenjataan

2 X Meriam kaliber 20mm di sayap
2 X Senapan mesin kaliber 7.62mm di kokpit bagian belakang
Bom 454kg atau torpedo pada ruang bom
Bom 454kg atau roket pada cantelan di kedua sayap

Mesin : 1 X Wright 1900hp Wright R-2600-20 cyclone radial engines

Performa 

Kecepatan maksimum: 434 km/jam
Ketinggian maksimum: 8.875 m
Kecepatan menanjak: 550 m/menit
Radius maksimum: 1.987km 

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia


Karakteristik umum

Awak: 7 atau 8 (pilot, insinyur penerbangan / co-pilot, navigator, operator nirkabel, penembak depan / pembidik bom, penembak punggung dan belakang)

Dimensi

Panjang: 78 ft 3,5 in (23.863 m)
Lebar sayap: 37 m (37 m)
Tinggi: 17 kaki 3,5 in (5,271 m)
Area sayap: 1.421 kaki persegi (132,0 m 2 )
Berat kosong: 44.188 lb (20.043 kg) dilengkapi
Berat kotor: 75.000 lb (34.019 kg)
Berat lepas landas maks: 37.000 pon (37.195 kg)
Kapasitas bahan bakar: 3.580 imp gal (4.300 US gal; 16.300 l) dalam 6 tangki sayap; bahan bakar 150 imp gal (180 US gal; 680 l) dalam empat tangki nacelle

Mesin: 4 × Rolls-Royce Merlin 85 atau Packard-Merlin 68 V-12 mesin piston berpendingin cair, masing-masing 1.750 hp (1.300 kW)

Mesin lain yang digunakan:

Rolls-Royce Merlin 66 
Rolls-Royce Merlin 102 
Rolls-Royce Merlin 300 
Rolls-Royce Derwent eksperimental 
Rolls-Royce Tyne eksperimental 
Bristol Phoebus eksperimental 
Armstrong Siddeley Python eksperimental 
Napier Naiad eksperimental 
Napier Nomad eksperimental 
Baling-baling: 4-berbilah ROTOL atau de Havilland Hydromatic , dengan diameter total 13 ft 0 in (3,96 m) diameter 

Performa

Kecepatan maksimum: 310 mph (500 km / jam, 270 kn) pada 18.300 kaki (5.600 m)
Kecepatan jelajah: 215 mph (346 km / jam, 187 kn) pada 20.000 kaki (6.100 m)
Kecepatan stall: 75 mph (121 km / jam, 65 kn) diperpanjang dan undercarriage diperpanjang

Radius tempur: 

2.800 mi (4.500 km, 2.400 nmi) pada 15.000 kaki (4.600 m) dengan beban bom 14.000 lb (6.400 kg) pada 200 mph (170 kn; 320 km / jam).
4.450 mi (3.870 nmi; 7.160 km) pada 15.000 kaki (4.600 m) dengan beban bom 3.000 lb (1.400 kg) pada kecepatan 200 mph (170 kn; 320 km / jam).
2.240 mi (1.950 nmi; 3.600 km) pada 20.000 kaki (6.100 m) dengan beban bom 14.000 lb (6.400 kg) pada 260 mph (230 kn; 420 km / jam).
3.560 mi (3.090 nmi; 5.730 km) pada 20.000 kaki (6.100 m) dengan muatan bom 3.000 lb (1.400 kg) pada kecepatan 260 mph (230 kn; 420 km / jam).

Elevasi terbang operasional: 30.500 kaki (9.300 m)
Kecepatan menanjak: 800 kaki / mnt (4,1 m / s)
Waktu ke ketinggian: 20.000 kaki (6.100 m) dalam 26 menit 30 detik
Beban sayap: 52,77 lb / sq ft (257,6 kg / m 2 )
Rasio Daya/bobot: 12,2 lb / hp (7,4 kg / kW)

Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Avro Lincoln
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

Senjata: 2 x 0,5 in (12,70 mm) M2 Browning senapan mesin di turret hidung Boulton Paul Type F , 2x20 mm (0,787 in) meriam Hispano MK.IV atau meriam Hispano Mk.V di meriam Bristol B.17 dan turret dorsal Bristol 2x 0,5 in (12,70 mm) M2 Browning senapan mesin di turret ekor Boulton Paul Tipe D.
(Beberapa pesawat dilengkapi dengan senapan mesin berat 0,5 Brown (12,70 mm) M2 tunggal dalam posisi perut)

Bom: 

Bom hingga 14.000 lb (6.400 kg) 
Kondisi khusus: 1 x 22.000 lb (10.000 kg) bom Penetrasi Dalam Grand Slam

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Jumat, 18 Oktober 2019

Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Mitsubishi G4M “Betty”


Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 18 Oktober 2019

Pesawat pembom milik Jepang G4M diberi kode atau “Nick Name” oleh sekutu sebagai “Betty”, adalah pesawat pembom berat utama sekaligus terpenting milik Angkatan Laut Jepang pada saat Perang Dunia ke II. Sebenarnya, pesawat ini tergolong ke dalam pesawat pembom medium (medium bomber), namun, karena pada saat itu, pesawat ini merupakan pesawat pembom terberat yang dimiliki oleh Jepang, maka pesawat ini lalu diklasifikasikan sebagai pesawat pembom berat (Heavy Bomber).

Dirancang berdasarkan spesifikasi yang diajukan oleh Imperial Japanese Navy pada tahun 1937, yaitu sebuah pesawat pembom yang berpangkalan di darat dan mampu terbang dengan jarak tempuh maksimum 3.704 kilometer dengan muatan penuh.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Jet Latih-Tempur Ringan / Advanced Trainer Aircraft - Hawk 100)

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Syarat yang diajukan oleh Imperial Japanese Navy tersebut ternyata sulit dipenuhi oleh para perancang pesawat terbang, karena pada saat itu, mesin yang dimiliki oleh Jepang tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk memenuhi spesifikasi tersebut. Alih-alih mencari pengganti mesin yang lebih kuat, para perancang malah memilih untuk mengurangi bobot pesawat pembom tersebut untuk memenuhi syarat yang ditetapkan. 

Akhirnya, performa yang diinginkan dapat dicapai dengan mengorbankan sistem perlindungan pada awak maupun pesawat (dengan menghapus lapisan baja pelindung serta mengurangi senjata defensif) dan tangki bahan bakar. Tangki bahan bakar ditempatkan di sayap tetapi tidak dilengkapi dengan fitur lapisan pelindung atau tanpa lapisan penutup (self sealing), sehingga tangki tersebut dapat meledak apabila terkena tembakan.

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dijuluki “One Shot Lighter” dan Flying Cigar” oleh kedua pihak (pihak Jepang yang menggunakan pesawat tersebut atau pihak musuh). Karena pesawat ini sangat mudah terbakar dan meledak jika terkena tembakan pada area vitalnya. Kelemahan ini selain dibenci oleh para kru yang mengoperasikan pesawat ini, juga menjadi faktor utama tingginya tingkat kehancuran pesawat ini pada saat pertempuran.

Purwarupa pesawat ini terbang perdana pada bulan Oktober tahun 1939. Karena rancangannya dianggap sangat baik sehingga pesawat ini mulai diproduksi secara massal pada tahun 1940. Pesawat pembom ini diberi nama Navy type 1 Attack Bomber Model 11 dan mulai memperkuat squadron di garis depan pada musim panas tahun 1941. Untuk varian produksi yang berikutnya, diberi nama G4M Model 12 yang memiliki dapur pacu mesin Kasei 5 yang memiliki performa yang lebih baik pada elevasi yang tinggi. 

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Pada akhir tahun 1942, muncul versi perbaikan atau peningkatannya, yang diberi nama G4M42 Model 22 yang memiliki bentuk sayap laminar flow, dengan dimensi ekor yang lebih besar, dan memiliki mesin yang lebih kuat, yaitu Mitsubshi Kasei 21 dengan output 1.880 hp.

Jika dirunut, aksi pesawat pembom ini yang paling terkenal dan paling diingat adalah peristiwa pada tanggal 10 Desember 1941 atau tiga hari setelah peristiwa besar Pearl Harbor. Pada tanggal tersebut, G4M dan G3M dibawah komando 22nd Air Flotilla berhasil mengkaramkan kapal perang kebanggan Inggris, Prince of Wales dan Repulse di lepas pantai Malaya. Dua kapal besar ini menjadi kapal perang (capital ship) pertama yang berhasil ditenggelamkan melalui serangan udara pada saat berlayar untuk menghindari armada Jepang. Pada bulan Maret tahun 1942, beberapa unit G4M melaksanakan serangan pengeboman pertama terhadap Darwin, di sebelah utara benua Australia.

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Seiring dengan perjalanan perang, sejumlah pesawat G4M model awal diberi kode registrasi G4M2e Model 24J. Pesawat ini dimodifikasi untuk dapat mengangkut misil atau roket kamikaze berawak, MXY-7 Okha. Karena ada tambahan berat muatan yang berlebihan, G4M2e hanya mampu terbang dengan kecepatan yang rendah pada saat membawa senjata ini. Dan ini adalah sumber petaka pada saat debut penyerangan kamikaze Okha pada tanggal 21 Maret 1945, banyak pesawat yang ditembak jatuh pesawat tempur milik Sekutu yang berbasis di kapal induk, sebelum berhasil meluncurkan muatannya.

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Kebutuhan terbang jarak jauh menjadi tidak penting lagi pada saat pasukan Sekutu semakin mendekati daratan utama Jepang. Untuk itu, pihak Jepang mulai memperbaiki G4M yang ada dan mulai membuat varian G4M3 Model 34 yang terbang pertama kali pada awal tahun 1944, dan telah dilengkapi dengan fitur lapisan self sealing pada tangki bahan bakar utama dan juga dilengkapi dengan fitur proteksi untuk para kru berupa lapisan baja pelindung. Tetapi ironisnya, versi ini hanya diproduksi sebanyak 60 unit saja, karena pada saat itu, kondisi Jepang sudah mulai terdesak di berbagai front, dan juga Jepang sendiri sudah terus menerus dibombardir, sehingga mengacaukan lini produksi persenjataan mereka.

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Pada bulan Agustus 1942, pesawat G4M yang berpangkalan di Rabaul melaksanakan serangan balasan pertama terhadap pasukan Amerika Serikat yang mendarat di Guadalcanal. Dari 26 unit pesawat yang dikirim untuk menyerang, 17 unit ditembak jatuh dalam satu serangan saja. Satu pesawat yang terbakar karena dihajar meriam anti pesawat, dalam usaha putus asa, melakukan serangan bunuh diri ke arah kapal transport George F. Elliot. Pesawat G4M beroperasi selama enam bulan mempertahankan Guadalcanal dan sebagian besar diantaranya ditembak jatuh.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Perusak / Tank Destroyer IKV-91)

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Pada awal tahun 1943, Angkatan Laut Jepang mengembangkan Teknik menggunakan pesawat pembom ini untuk melaksanakan serangan torpedo pada malam hari. Pada malam tanggal 29-30 Januari 1943, pada saat Battle of Rennel Island, G4M sukses meluncurkan torpedo dan menenggelamkan kapal penjelajah berat Chicago, dan pada bulan Februari 1944, satu “Betty” berhasil mentorpedo kapal induk Intrepid milik US Navy. Pada tanggal 19 Agustus 1945, dua G4M1 membawa delegasi kerajaan Jepang untuk mendiskusikan penyerahan tanpa syarat kepada Sekutu.

Secara keseluruhan, pabrikan Mitsubishi memproduksi total 2.416 unit G4M termasuk versi purwarupanya dan tambahan 30 unit versi penempur pengawal G6M1 yang memiliki awak 10 orang dan dilengkapi dengan 19 pucuk senapan mesin di seluruh badannya.

Pesawat Pembom Berat (Heavy Bomber) - Mitsubishi G4M “Betty”
Pesawat Pembom Berat/Heavy Bomber
Mitsubishi G4M "Betty"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Mitsubishi G4M “Betty”


Asal Negara: Jepang
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Berat 2 Mesin
Terbang Perdana: 23 Oktober 1939 
Kru: 10 orang
Bobot: 8.350 kg (Kosong), MTOW: 12.500 kg

Dimensi
Panjang Pesawat: 19,50 m
Bentangan sayap: 25,00 m
Tinggi: 6.00 m
Wing Area: 78.13m2

Persenjataan
4 X Meriam kaliber 20mm.
2 X Senapan mesin ringan kaliber 7.7mm
Muatan bom sampai dengan 1.000 kg, atau torpedo 1 X 800kg

Dapur pacu: 2 X Mesin Mitsubishi MK4T Kasel 25 radial engines

Performa 
Kecepatan maksimum: 470 km/jam
Elevasi maksimum: 9.220 m
Kecepatan menanjak: 420 m/menit
Jarak jelajah maksimum: 4.335 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Mitsubishi G4M “Betty”, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Rabu, 09 Oktober 2019

Pesawat Pembom Berat-Patroli Maritim / Heavy Bomber-Maritime Patrol - Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer


Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019

Sepertinya, pesawat ini luput dari perhatian dan juga pengamatan pecinta dunia penerbangan. Terbukti dengan, minimnya ulasan yang komprehensif dan mendetil tentang pesawat ini. Padahal, kalau boleh jujur, pesawat ini menjadi salah satu alutsista andalan US Navy dalam menjaga perairannya dari keganasan U-Boat Angkatan Laut Jerman. Dan kiprahnya juga terbilang menorehkan tinta emas. Sayangnya, prestasinya tersebut seolah tenggelam oleh sepak terjang “saudara tuanya” B-24 Liberator

Nah, supaya kita bisa sedikit mengetahui tentang pesawat ini, ada baiknya kalau kita mulai saja, artikel yang mengulas tentang Pesawat Pembom Berat-Patroli Maritim / Heavy Bomber-Maritime Patrol - Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Propeller Multi Peran / Multirole Propeller Airplane - Douglas Skyraider)

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Setelah mempelajari efek ancaman kapal selam (U-boat) Jerman terhadap konvoi kapal Inggris (terutama kapal barang), dibutuhkan pesawat berkemampuan intai maritim jarak jauh/anti kapal selam saat awal Perang Dunia ke II. Sebenarnya pihak US Navy berkeinginan untuk membuat pesawat yang dirancang khusus untuk tugas tersebut ketimbang sekedar mengubah atau mengkonversi dari pesawat pembom yang sudah operasional. Tetapi US Navy telah terlanjur memiliki dan mengoperasikan PB4Y-1, yang merupakan
B-24 Liberator versi pesawat patroli/intai maritim yang telah terbukti keandalannya.

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Karena itulah, tiga unit pesawat B-24D diambil langsung dari lini produksi B-24 di San Diego, dimodifikasi dengan memperpanjang bodynya sepanjang 2,1 meter. Interiornya secara keseluruhan dirombak dan dipasangi dengan persenjataan perlindungan diri (defensif) yang sesuai untuk tugas maritim tersebut. Engine cowling dirombak dan turbocharges dicopot dari mesin karena pesawat ini dioperasikan di elevasi yang tergolong rendah. 

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Perubahan lainnya adalah dengan merubah konfigurasi sirip ekor vertikal, yang semula adalah dua sirip vertikal, digantikan dengan satu sirip ekor vertikal yang berdimensi besar. Perbedaan ini terlihat sangat mencolok dibandingkan dengan pesawat B-24 versi pembom, sehingga banyak yang menyangka kalau pesawat ini adalah pesawat yang benar-benar baru, bukannya modifikasi pesawat pembom B-24.

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa pesawat XPB4Y-2 Privateer terbang pertama kali pada bulan September tahun 1943 dan dipesan sebanyak 1.370 unit. Pengiriman dimulai pada bulan Juli 1944 dan pesawat pembom/patroli maritim ini digunakan khusus di front Pasifik, berpatroli untuk mendukung operasi pendaratan amfibi pasukan sekutu. Menjelang akhir perang, 736 unit pesawat telah dikirim sedangkan sisa pesanan dibatalkan karena dinilai tidak terlalu urgent lagi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Main Battle Tank / Tank Tempur Utama Leopard 2)

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Pasca perang, enam skuadron US Navy masih mengoperasikan Privateer dan banyak melaksanakan misi saat Perang Korea berkecamuk. Pada masa itu, pesawat ini diberi kode registrasi baru P4Y-2. Pesawat pembom/patoli maritim ini juga dipakai sebagai pesawat intai elektronik ketika fase awal Perang Dingin dengan Blok Timur.

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Sebanyak 11 unit pesawat digunakan oleh US Coastal Guard (beregristrasi P4Y-2G) untuk membantu tugas SAR, lalu dipensiunkan dari dinas militer pada awal tahun 1960-an. Beberapa unit dari pesawat ini masih diterbangkan sebagai fire bomber, pesawat pemadam kebakaran, karena ruang kargo dalam badannya mampu menampung air dan bahan kimia pemadam api dalam kuantitas yang besar.

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Berat-Patroli Maritim / Heavy Bomber-Maritime Patrol - Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer


Asal Negara: Amerika Serikat
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom/Patroli Maritim  4 Mesin
Terbang Perdana: September 1943  
Kru: 11 Kru (pilot, kopilot,navigator,bombardier, two radio operator, five gunners)
Bobot: 17.018 kg (Kosong), MTOW : 29.510 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 22,73 m 
Bentangan sayap: 33,53 m
Tinggi: 9.17 m
Wing Area: 97,4m2

Persenjataan:

12 X senapan mesin kaliber 12,7mm di hidung dan dorsal turet di sisi dan ventral gondola 
Muatan bom sampai dengan 2.725 kg

Mesin: 4 X Pratt & Whitney R-1830-94 Twin Wasp 14 cylinder radials engines 1.350hp

Performa  

Kecepatan maksimum: 381 km/jam
Elevasi maksimum: 6.309 m
Kecepatan menanjak: 332 m/menit
Radius jelajah maksimum: 4.505 km 

Pesawat Pembom Berat - Patroli Maritim
Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer
militerbanget.blogspot.com

Kharakteristik Umum (Data dari Wikipedia)


• Crew: 11: two pilots, navigator, bombardier, five gunners, two radio operators
• Length: 74 ft 7 in (22.73 m)
• Wingspan: 110 ft 0 in (33.53 m)
• Height: 30 ft 1 in (9.17 m)
• Wing area: 1,048 ft² (97.4 m²)
• Empty weight: 27,485 lb (12,467 kg)
• Max. takeoff weight: 65,000 lb (29,500 kg)
• Powerplant: 4 × Pratt & Whitney R-1830-94 radial engines, 1,350 hp (1,007 kW) each

Performance

• Maximum speed: 300 mph (261 kn, 482 km/h)
• Cruise speed: 175 mph (121 kn, 224 km/h)
• Range: 2,820 mi (2,450 nmi, 4,540 km)
• Service ceiling: 21,000 ft (6,400 m)
• Wing loading: 62 lb/ft² (300 kg/m²)
Armament
• Guns: 12 × .50 in (12.7 mm) M2 Browning machine guns in six turrets
• Bombs: Up to 12,800 lb (5,800 kg) of bombs, mines, or torpedoes

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Berat-Patroli Maritim / Heavy Bomber-Maritime Patrol - Consolidated Vultee PB4Y-2/P4Y-2 Privateer, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron

Senin, 02 September 2019

Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Vickers Vimy


Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 2 September 2019

Pada tahun 1917, Inggris mengembangkan pesawat pembom yang dapat menjangkau sampai jauh ke dalam wilayah Jerman. Kalau saja Perang Dunia ke I tidak berakhir pada bulan November 1918, maka pesawat pembom ini akan menjadi bagian dari armada pesawat pembom strategis milik Inggris, yang kemungkinan besar dapt memaksa Jerman untuk menyerah.

Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Walaupun kehadiran pesawat ini terlambat dan tak sempat menjajal kemampuannya dalam medan perang besar yang terjadi tersebut, Pesawat pembom Vickers Vimy tetap operasional di RAF sebagai pesawat pembom garis depan sampai dengan akhir tahun 1920-an.

Vimy bersayap ganda merupakan pesawat yang tergolong besar pada jamannya, dengan bentang sayap keseluruhan mencapai 20 meter.


Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Purwarupanya yang diberi kode B9952 terbang pertama kali pada tanggal 17 November dengan dipasang sepasang mesin Hispano Suiza yang berkekuatan 270hp. Memiliki konstruksi dari kayu, dan body terbungkus fabric, Vickers Vimy berawak tiga orang dan dapat membawa muatan bom sampai dengan satu ton, dimana kemampuannya ini termasuk prestasi yang sangat gemilang jika dibandingkan dengan pesawat-pesawat sejenis di awal Perang Dunia ke I yang menggunakan metode sederhana, yaitu dengan melepaskan atau melemparkan bom dengan tangan.

Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Walaupun banyak produksi pesawatnya yang dibatalkan pasca perang, Vimy terus memenuhi pesanan RAF. Versi produksi utama Vimy adalah Mark IV yang memiliki dapur pacu mesin Rolls Royce Eagle VIII dan dibuat sebanyak 240 unit. Pesawat pesanan pertama dikirimkan kepada RAF yang berpangkalan di Prancis pada tahun 1918, sedangkan pesawat pesanan terakhir diserahkan kepada RAF pada tahun 1925.

Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Pesawat pembom Vickers Vimy belum dioperasikan secara penuh sampai dengan bulan Juli tahun 1919 saat pesawat ini memperkuat squdron no. 58 yang berpangkalan di Mesir. Di Inggris skuadron pertama yang memiliki Vimy adalah skuadron no. 100 yang berpangkalan di Spittlegate. 

Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Squadron No. 7 dibentuk pada bulan Juli tahun 1923 untuk mengoperasikan pesawat Vickers Vimy sehingga menjadi satu-satunya skuadron berkekutan Vickers Vimy di Inggris sebelum penyerahan Vimy kepada skuadron No. 9 dan Skuadron No. 58 pada tahun 1924. 

Pada tahun 1925, posisi pesawat pembom ini digantikan oleh pesawat Vickers Virginia, tetapi Vimy milik skuadron No. 502 di Irlandia Utara terus digunakan sampai dengan tahun 1929. Pesawat Vickers Vimy yang telah ditarik dari tugas militer lalu digunakan sebagai pesawat pengantar pos, pesawat latih, atau pesawat untuk pelatihan pasukan para.

Rancangan pesawat Vimy lalu dirubah dan dikembangkan lebih lanjut oleh Vimy Commersial dengan memperbesar dimensi badan pesawat untuk dioperasikan sebagai pesawat ambulan udara, dikenal degan “Vimy Ambulance”. Derivatif pembom angkut yaitu Vickers Vernon menjadi pesawat yang dirancang khusus untuk membawa pasukan dan kebanyakan di front Irak pada pertengahan sampai akhir 1920-an.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Perusak / Tank Destoyer - M50 Ontos)

Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Pada tanggal 14 Juni 1919, Vickers Vimy mengukir sejarah penerbangan saat Vimy IV milik Vickers sekaligus pesawat produksi ke 13 berhasil melewati Atlantik. Kru pesawat itu adalah perwira RAF, pilot kapten John Alcock dan navigator Letnan Arthur Whitten Brown, pesawat untuk penerbangan trans Atlantik jarak jauh ini dimuati oleh bahan bakar sebanyak 3.927 liter yang berspesifikasi oktan tinggi dan mudah terbakar. Untuk perjalanan ini, Vickers Vimy dimodifikasi, melepas seluruh peralatan militer dan kokpit diperlebar agar kru dapat duduk secara bersebelahan di atas tempat duduk kayu yang sempit yang dilapisi dengan kasur tipis untuk kenyamanan. Setelah dipersiapkan semuanya, pesawat dibongkar, dikemas, dan diangkut ke Newfoundland. Lalu pesawat dirakit kembali sebelum lepas landas.

Penerbangan legendaris yang dilakukan dengan kecepatan terbang rata-rata 190 kilometer/jam ini sangatlah berbahaya. Selama perjalanan pesawat harus menghadapi cuaca buruk, kabut, hujan salju dan es, belum lagi faktor kelelahan awak. Pada pukul 08.40 pada pagi keesokan harinya, Alcock dan Brown melihat daratan Irlandia dan segera bersiap mendarat. Pesawat berhasil mendarat namun tergelincir dan moncongnya menghujam ke tanah. Walaupun pesawat ini mengalami kerusakan yang terbilang parah, namun kedua awak tersebut tidak terluka sedikitpun.

Pesawat Pembom Berat
Vickers Vimy
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Vickers Vimy IV


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom 2 Mesin
Terbang Perdana: 30 November 1917  
Kru: Tiga orang (pilot, navigator/gunner, back gunners)
Bobot: 3.225 kg (Kosong), MTOW: 5.675 kg

Dimensi

Panjang Pesawat: 13,3 m 
Bentangan sayap: 20,7 m
Tinggi: 4.7 m
Wing Area: 124m2

Persenjataan

2 X senapan mesin Lewis kaliber 7,5mm di hidung dan belakang atas
Muatan bom sampai dengan 1.124 kg

Mesin: 2 X Rolls Royce 360hp Eagle VIII in line piston engines

Performa 

Kecepatan maksimum: 166 km/jam
Ketinggian maksimum: 3.660 m
Kecepatan menanjak: 110 m/menit
Jarak terbang maksimum: 1.448 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Vickers Vimy, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: TuntasTrisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron