Tampilkan postingan dengan label Vietnam Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vietnam Utara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Juli 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M, Senjata Andalan Vietcong di Belantara Vietnam (Bagian Ketiga)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 19 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 2

Peluru yang digunakan pada pistol mitraliur ini memiliki daya dorong yang lebih lemah ketimbang senjata yang digunakan oleh militer Amerika, tetapi amunisi dan magasin yang lebih ringan, memungkinkan personel untuk membawa lebih banyak ketimbang yang dapat dibawa oleh lawan. Selain itu, para pemimpin NVA percaya volume tembakan yang dilancarkannya pada jarak dekat memberikan lebih dari cukup pukulan untuk memenangkan sebagian besar baku tembak, dan kenyataan di lapangan juga membuktikan hal tersebut.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BDX)

Pasukan Vietnam Utara membutuhkan senjata yang ringan, kuat, mudah dirawat, dan hanya membutuhkan sedikit pelatihan untuk dikuasai. Pistol mitraliur K-50M jelas sangat memenuhi kebutuhan tersebut.

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M


Tipe: Pistol Mitraliur
Asal negara: Vietnam Utara (Sekarang Vietnam)
Tahun produksi: 1958
Amunisi:  kaliber 7.62x25 TT Tokarev
Sistem operasi penembakan: Blowback, open bolt
Jenis pemicu: Sa

Panjang
Popor terentang: 756 mm
Popor terlipat: 571 mm
Panjang laras: 269 mm

Berat kosong: 4.4 kg
Kapasitas magasin: 35 butir peluru
Rate of fire: 700 tembakan / menit
Jarak bidik efektif: Sekitar 100 – 200 meter
Jarak tembak maksimum: Sekitar 150 meter

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - Vultee Vengeance)

Catatan tambahan:

North Vietnamese Army (NVA), atau secara resmi dikenal sebagai Tentara Rakyat Vietnam (PAVN), adalah angkatan bersenjata resmi dari Republik Demokratik Vietnam (atau lebih dikenal sebagai Vietnam Utara) selama Perang Vietnam. Mereka adalah kekuatan militer yang berperang melawan Vietnam Selatan dan sekutunya, Amerika Serikat. Pada periode tersebut, negara Vietnam masih terdiri dari dua negara dengan Haluan yang bertolak belakang. Vietnam Utara dipengaruhi oleh Haluan Komunis, sementara Vietnam Selatan dibawah pengaruh negara-negara Blok Barat, terutama Amerika Serikat. Benturan antara kedua negara ini kemudian memuncak menjadi satu perang yang berlarut-larut antara Vietnam Selatan dan Vietnam Utara. Perang Vietnam secara resmi berakhir pada tanggal 30 April 1975 dengan jatuhnya kota Saigon ke tangan militer Vietnam Utara. Peristiwa ini menandai berakhirnya konflik bersenjata yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara Vietnam Utara dan Selatan, serta berakhirnya keterlibatan Amerika Serikat secara langsung dalam perang tersebut. 

Tidak pernah ada laporan yang benar-benar akurat mengenai jumlah korban jiwa dalam Perang Vietnam, namun diperkirakan mencapai sekitar 3,8 juta jiwa, termasuk warga sipil dan tentara. Jumlah pasti korban tewas tidak pernah diketahui secara pasti, namun perkiraan resmi dari Pemerintah Vietnam pada tahun 1995 menyebutkan sekitar 2 juta warga sipil dan 1,1 juta pejuang Vietnam Utara dan Viet Cong tewas. Walaupun dari beberapa sumber lain juga disebutkan bahwa jumlah korban yang jatuh dari pihak Vietnam, baik itu dari pihak militer maupun sipil melebihi 4 juta orang.

Demikianlah artikel bersambung yang mengulas tentang pistol mitraliur K-50M racikan dari Vietnam Utara. Semoga artikel ini dapat menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi yang membacanya. 

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Vietnam War Weapon
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Vietnam
#Vietnam_Utara
#Pistol_Mitraliur

Jumat, 18 Juli 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M, Senjata Andalan Vietcong di Belantara Vietnam (Bagian Kedua)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Jum'at, 18 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 1

Produksi senjata ini berlangsung dari tahun 1958 hingga 1964. Model pertama diidentifikasi (dan berhasil dirampas) di Vietnam Selatan pada tahun 1963. Seperti desain yang menjadi dasar rancang bangunnya, K-50M adalah pistol mitraliur konvensional yang dioperasikan dengan system blowback dan mekanisme penembakan open bolt. Sebuah tuas sederhana di depan pelatuk memungkinkan operator untuk beralih dari mode tembakan otomatis ke semi-otomatis.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Aircraft – Panavia Tornado GR4)

Senjata ini dilengkapi dengan alat pembidik logam berbentuk daun terbuka yang dapat distel untuk jarak bidik efektif sekitar 100 atau 200 yard (sekitar 100 – 200 meter). Sebagian besar komponen senjata diproduksi dari baja yang ditempa atau dipres, dan langkah produksinya sederhana, cepat, serta murah, dengan sedikit penggunaan mesin produksi yang modern atau rumit. 

Sebagian besar fitur tambahan pada senjata ini dipasangkan dengan cara dilas dengan las tap. Banyak K-50M diproduksi oleh bengkel lokal yang memodifikasi pistol mitraliur Tipe 50 Tiongkok atau PPSh-41 Soviet yang saat itu tersedia dalam jumlah yang besar.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BDX)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Sebagian besar bagian atau komponen K-50M dapat dipertukarkan dengan bagian-bagian pistol mitraliur Tipe 50 dan PPSh-41. Namun, beberapa tidak memiliki penyangga berlapis kain felt atau kulit yang dipasang di belakang blok penahan recoil untuk menyerap hentakan senjata. Itu dan kurangnya kompensator moncong mengurangi akurasi secara signifikan pada saat penembakan mode otomatis. Namun hal ini tidak terlalu berpengaruh banyak karena taktik Viet Cong lebih menitikberatkan pada model pertempuran jarak dekat, biasanya pada jarak di bawah 50 yard (dibawah 50 meter). Pada jarak tersebut, rate of fire (laju tembakan) senjata yang tinggi dapat mengkompensasi hilangnya akurasi. 

Catatan tambahan:
Recoil, dalam konteks senjata api, adalah gaya tolak kea rah belakang (gerakan mundur) yang dialami oleh seorang penembak ketika peluru ditembakkan. Gaya tolak ke belakang ini adalah reaksi dari gaya yang diberikan oleh peluru yang keluar dari laras. Hukum Newton tentang aksi-reaksi menjelaskan mengenai hukum fisika ini: pada saat peluru bergerak mendorong ke arah depan, dan gaya ke arah depan ini mendapat reaksi dari senjata mendorong ke belakang. Recoil juga dapat merujuk pada gerakan moncong senjata yang terangkat (mendongak) ke atas pada saat ditembakkan. 

Tingkat dari kekuatan recoil dipengaruhi oleh beberapa faktor, beberapa diantaranya adalah tipe amunisi (kaliber peluru), bobot senjata, dan rancang bangun senjata. Senjata dengan kaliber yang besar dan bobot yang lebih ringan cenderung memiliki gaya recoil yang lebih kuat.

Bersambung ke Bagian 3

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Vietnam War Weapon
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Vietnam
#Vietnam_Utara
#Pistol_Mitraliur

Kamis, 17 Juli 2025

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M, Senjata Andalan Vietcong di Belantara Vietnam (Bagian Pertama)


Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Kamis, 17 Juli 2025

Pada fase-fase awal Perang Vietnam, sebelum pasokan senjata dari Uni Soviet memasuki Vietnam dalam skala besar (seperti senapan serbu AK-47 dan senapan mesin ringan RPD), Tentara Vietnam Utara (NVA) mengandalkan persenjataannya hanya dari sisa-sisa inventaris yang mereka miliki serta senjata selundupan. Varian senjata Uni Soviet yang dipasok oleh Cina merupakan sumber utama persenjataan mereka, tetapi Vietnam Utara tidak begitu saja bergantung pada sekutu sosialis mereka dan berupaya mengembangkan industri persenjataan mereka sendiri. Desain senjata produksi dalam negeri pertama ini adalah pistol mitraliur K-50M. Senjata ini pada dasarnya adalah varian dari pistol mitraliur PPSh-41 milik Soviet yang sangat kesohor. Pistol mitraliur K-50M dirancang berdasarkan pada pengalaman Vietnam dengan senjata Prancis yang berhasil dirampas, terutama pistol mitraliur MAT-49. K-50M menggunakan amunisi kaliber 7,62x25mm, amunisi ini sama dengan amunisi yang digunakan pada berbagai pistol mitraliur yang dipasok oleh Cina maupun Soviet.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Taktis / Tactical Bomber - Douglas A-3 Skywarrior Versi ke II)
 
Vietnam mengaplikasikan sedikit sentuhan modernitas pada senjata ini dengan mengganti popor kayu yang kaku dan tidak praktis dengan popor besi (skeleton) model sorong yang berasal dari MAT-49 milik Prancis. Vietnam juga mengurangi dimensi selubung pendingin (barrel shroud) hampir tiga inci, memasangkan pelindung ini pada pangkal laras, dan melepas kompensator pada ujung laras yang dimaksudkan untuk mengurangi efek mendongak pada saat tembakan otomatis. 

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Inovasi lainnya adalah pembidik depan dilas mati pada ujung laras dan penambahan pegangan pistol (pistol grip) dari kayu untuk menambah kestabilan pada saat senjata ini ditembakan dalam mode otomatis. Pistol mitraliur hasil modifikasi ini memiliki dimensi empat inchi (sekitar 10 cm) lebih pendek dan bobotnya lebih ringan dua pon (hampir satu kilogram) dibandingkan pistol mitraliur sejenis dari Soviet dan Tiongkok. Meskipun dirancang untuk menggunakan magasen melengkung berkapasitas 35 peluru, senjata ini juga dapat menggunakan magasen drum berkapasitas 71 butir peluru milik pistol mitraliur PPSh-41.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Aircraft – Panavia Tornado GR4)

Pistol Mitraliur (Submachine Gun) K-50M
Pistol Mitraliur/Submachine Gun K-50M
militerbanget.blogspot.com

Catatan tambahan:
Perang Vietnam adalah perang (yang sangat brutal) yang berlangsung semenjak 1 November 1955  sampai dengan 30 April 1975 dan meluas di beberapa negara seperti di Vietnam, Laos, dan Kamboja yang terjadi antara Vietnam Utara (dikenal dengan nama Republik Demokratik Vietnam) dan Vietnam Selatan (Republik Vietnam) beserta sekutu-sekutunya. Vietnam Utara mendapat dukungan penuh dari Uni Soviet dan Cina, sementara Vietnam Selatan disokong oleh Amerika Serikat serta negara-negara antikomunis lainnya. Konflik ini dikenal juga dengan istilah perang Indochina kedua dan merupakan perang proksi dari Perang Dingin antara blok Timur dan blok Barat. Keterlibatan militer secara langsung dari AS mulai meningkat dari tahun 1965 hingga penarikan secara total pada tahun 1973 (sekaligus penanda kekalahan dari Amerika Serikat secara “de facto” walaupun tidak pernah diakui secara resmi oleh AS). Pertempuran tersebut meluas menjadi Perang Saudara Laos dan Kamboja, yang berakhir dengan ketiga negara tersebut menjadi negara berhaluan komunis pada tahun 1975.

Bersambung ke Bagian 2

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Vietnam War Weapon
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Vietnam
#Vietnam_Utara
#Pistol_Mitraliur