Tampilkan postingan dengan label Heer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 November 2020

Monster Baja NAZI Jerman, Sang Penebar Maut - Tank Tempur Berat / Heavy Tank - PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER" (Bagian 2)


Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 8 November 2020

Artikel ini meneruskan artikel sebelumnya yang mengulas tentang keganasan monster baja milik Angkatan darat Jerman di masa Perang Dunia ke II, yaitu PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER". Supaya tidak bingung, silahkan baca bagian pertama, "Monster Baja NAZI Jerman, Sang Penebar Maut - Tank Tempur Berat / Heavy Tank - PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER" (Bagian 1)". Dan inilah artikelnya:

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Karena bobot yang berat inilah juga berakibat Tiger tidak dapat dijalankan menempuh jarak yang sangat jauh, karena akan mengakibatkan overheating mesin dan bahkan bisa menyebabkan kebakaran. Jarang ada iring-iringan Tiger menempuh suatu perjalanan jauh tanpa ada satu pun yang mengalami kerusakan. Untuk mengatasi hal ini, Tiger menggunakan dua jenis track atau rantai roda yang berbeda. Track yang lebih sempit dan lebih ringan, berukuran lebar 66 cm digunakan untuk transportasi, dan track untuk bertempur digunakan yang berukuran lebar 80 cm. Kecepatan maksimal yang dicapai di jalanan lurus dan rata adalah 38 km/jam.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155 mm M109A6 Paladin (Bagian Pertama))

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Kelemahan lain seperti yang telah disebutkan adalah biaya produksi yang sangat mahal. Ini menyebabkan Tiger tidak dapat diproduksi dalam jumlah besar, seperti M4 Sherman yang mampu diproduksi sebanyak 40.000 unit selama perang dan T-34 sebanyak 57.000 unit. Total, hanya sebanyak 1.335 unit tank Tiger yang diproduksi selama perang. Sedangkan King Tiger hanya diproduksi sebanyak 500 unit, karena Jerman telah berada di ambang kekalahan ketika produksi King Tiger dimulai. Jadi meskipun seperti telah disebutkan bahwa untuk melumpuhkan satu unit Tiger perlu setidaknya 5 unit M4 Sherman, sehingga kehilangan M4 Sherman ini dapat segera diganti dengan unit yang baru.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Data Statistik Tank Tempur Berat / Heavy Tank PzKpfw VI "Tiger"


Klasifikasi/Kelas: Tank Tempur Berat / Heavy Tank
Bobot operasional:
57 ton (PzKpfw VI Ausf. E "Tiger")
68 ton (PzKpfw VI Ausf. B "King Tiger")

Persenjataan

Senjata Utama:
Meriam kaliber 88mm KwK 36 L/56 (PzKpfw VI Ausf. E "Tiger")
Meriam kaliber 88mm KwK 43 L/71 (PzKpfw VI Ausf. B "King Tiger")
Senjata Sekunder:
1 x Senapan mesin MG 34 kaliber 7.92mm Koaksial
1 x Senapan mesin MG 34 kaliber 7.92mm di depan

Kru: 5 orang

Proteksi/Lapisan baja:

25-100 mm (PzKpfw VI Ausf. E "Tiger")
25-180 mm (PzKpfw VI Ausf. B "King Tiger")

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Kecepatan jelajah:

38 km/jam (PzKpfw VI Ausf. E "Tiger")
35 km/jam (PzKpfw VI Ausf. B "King Tiger")

Kebanyakan ace tank Jerman yang paling ternama dalam Perang Dunia II mencatat kemenangan-kemenangan gemilang bersama tank Tiger. Banyak kisah menarik tentang ketangguhan tank Tiger di medan pertempuran. Misalnya seperti kisah tentang Tiger yang dipimpin oleh SS-Oberscharführer Franz Staudegger, seorang prajurit muda yang baru berusia 20 tahun, yang seorang diri berhasil menghancurkan 22 unit tank T-34 Uni Soviet dalam pertempuran Kursk

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Dimulai ketika pada 5 Juli 1943, Batalion ke-2 Resimen Panzer Jerman "Leibstandarte" dari Divisi pertama SS-Adler melancarkan serangan ke posisi musuh. Franz Staudegger terpaksa tinggal di belakang karena tank Tigernya mengalami kerusakan. Seorang pengintai memberi berita bahwa satu rombongan besar yang terdiri kurang lebih 50-60 tank T-34 sedang melaju cepat ke arahnya.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Setelah selesai dengan proses perbaikan, Franz Staudegger memacu Tigernya untuk menyongsong rombongan T-34 tersebut. Pertempuran tidak dapat dihindari. Dalam 2 jam, Franz Staudegger berhasil menghancurkan 17 unit T-34. Tidak ada satu pun tembakan T-34 yang mempan terhadap tank Tigernya. Pasukan Uni Soviet memilih menarik mundur pasukannya. Franz Staudegger sedang dalam semangat yang berkobar-kobar dan memutuskan untuk mengejar tank Uni Soviet tersebut. Semua ini dilakukan seorang diri. 

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Akhirnya, ia menemukan posisi tank-tank T-34 yang sedang menyusun kekuatan kembali. Dari jarak yang aman, ia menembakkan peluru satu demi satu dengan tenang ke tengah-tengah kerumunan tank musuh dan menghabiskan seluruh pelurunya. Sebanyak 5 unit lagi T-34 menemui ajalnya. Tank-tank T-34 yang tersisa memilih melarikan diri karena panik dan merasa tidak ada gunanya menantang sang "Macan" secara langsung, padahal mereka tidak mengetahui kalau amunisi dari sang Tiger ini sudah habis. Total 22 unit T-34 Uni Soviet dihancurkan seorang diri dan membuat berantakan formasi tank T-34 tersebut. Untuk prestasi ini, Franz Stadegger mendapat undangan secara pribadi dari Der Fuhrer sendiri dan mendapat Ritterkreuz des Eisernez Kreuz.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Prestasi lain yang mengesankan dicatat oleh SS-Unterscharführer Willi Fey dari Kompi Pertama sSSPzAbt 102 (schewere SS Panzer Abteilung 102, atau Batalion Tank Berat SS 102) di Normandia. Pada 8 Agustus 1944, Willi Fey dan unit Tigernya menghadang 15 tank Sherman dari pasukan Inggris dan berhasil menghancurkan 14 Sherman, dengan menghabiskan seluruh amunisi yang ada. sSSPzAbt 102 kemudian kehilangan seluruh Tigernya yang dimiliki, tetapi berhasil menghancurkan 227 tank Sekutu dalam waktu 6 minggu.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Jerman juga memiliki seorang ace Tiger lain yang juga sangat disegani dalam Perang Dunia II dan salah seorang komandan tank yang paling dihormati dalam Panzertruppe. Ia adalah SS-Hauptsturmführer Michael Wittmann dari Kompi ke-2 sSSPzAbt 101. Wittmann telah berpengalaman mengoperasikan tank Jerman dari berbagai model, dimulai sebagai komandan StuG III sebelum akhirnya menutup karir sebagai komandan Tiger.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Namanya semakin terkenal dalam pertempuran di Villers-Bocage pada 13 Juni 1944, di mana Kompi ke-2 yang dipimpin oleh Michael Wittmann dan terdiri dari 6 unit Tiger berhasil memukul mundur Divisi Lapis Baja ke-7 Inggris. Kompi ke-2 berhasil menghancuran 32 kendaraan tempur Inggris termasuk 18 tank. Wittmann sendiri berhasil menghancurkan 11 tank Inggris dan beberapa kendaraan tempur lain dari berbagai jenis.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Selama karirnya, Michael Wittmann berhasil menghancurkan 138 tank dan 132 meriam anti-tank Sekutu. Michael Wittmann dan gunner-nya Balthasar 'Billy' Woll sang penembak jitu bersama awak yang lain adalah tim yang paling ditakuti dalam Perang Dunia II. Sepak terjang Michael Wittmann berakhir pada 8 Agustus 1944 ketika tank Sherman Firefly milik Inggris dalam pertempuran di dekat kota St. Aignan de Cramesnil, Prancis. 

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Gunner tank Firefly yang bernama Joe Ekins patut mendapatkan kredit tersendiri karena tembakannya yang jitu mematikan tepat mengenai tempat penyimpanan amunisi tank Tiger milik Michael Wittmann. Jerman berusaha menyebarkan propaganda bahwa Michael Wittmann tewas karena serangan udara dari pesawat tempur Sekutu, dan bukan tewas dalam pertempuran tank. Selain Staudegger, Willi Fey dan Wittmann, Jerman juga memiliki seorang ace Tiger yang sangat terkenal di medan perang Rusia. Dia adalah Oberleutnant Otto Carius dari Kompi ke-2 sPzAbt 502. 

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Di medan perang Rusia, nama Otto Carius berarti mimpi buruk bagi Uni Soviet, antara lain karena keberhasilannya menghancurkan lebih dari 150 tank Uni Soviet. Angkatan Bersenjata Uni Soviet sampai-sampai menawarkan penghargaan khusus bagi siapa saja yang berhasil menghentikan Otto Carius.

Carius memperoleh ketenaran ketika ia dan kompinya (satu kompi baja Jerman terdiri atas sekitar 8-15 tank) berhasil menghadang dan menghancurkan 28 tank berat terbaru Uni Soviet JS-2 (namun beberapa sumber juga menyebutkan JS-1).

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Taktiknya sangat brilian. Pertama-tama ia menempatkan tanknya dan tank-tank lain sedemikian rupa dalam posisi terjepit. Setelah konvoi tank Uni Soviet mendekat, ia menghancurkan tank-tank di barisan paling depan dan paling belakang terlebih dahulu, sehingga tank-tank Uni Soviet terkurung di tengah-tengah dan tidak dapat bergerak dengan leluasa atau mengundurkan diri. Carius juga mengincar truk-truk pengangkut bahan bakar dan amunisi untuk menambah kerusakan dalam barisan tank lawan. Dan dalam kekacauan hebat yang timbul kemudian, satu per satu tank berat JS-2 yang sangat tangguh menemui ajalnya.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Karena prestasinya di medan perang Rusia ini, Otto Carius kemudian meraih penghargaan Das Eichenlaub zum RItterkreuz des Eisernen Kreuzes, serta badge khusus Panzerkampfabzeichen untuk para ace yang berhasil menghancurkan 100 tank lawan.


Pada akhir perang, Otto Carius dipindahkan ke medan perang barat untuk memimpin Schewerer Panzerjager 512 Abteilungen (Batalion Antitank Berat) yang terdiri dari unit-unit tank destroyer berat JagdTiger. Otto Carius berhasil melewati perang dengan selamat dan menghabiskan akhir hidupnya dengan tenang. Ia juga menulis sebuah buku otobiografi dan kisah-kisah pertempurannya yang berjudul "Tiger in the Mud". 

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
PzKpfw VI "Tiger"
militerbanget.blogspot.com

Selain nama-nama yang tersebut di atas, masih ada banyak komandan tank Tiger yang mampu membukukan catatan korban lebih dari 100 tank. Di antaranya yang paling terkenal adalah Kurt Knispel (168) dan Johannes Bolter (139).

Demikianlah artikel yang berjudul "Monster Baja NAZI Jerman, Sang Penebar Maut - Tank Tempur Berat / Heavy Tank - PzKpfw VI (Panzerkampfwagen VI) "TIGER" (Bagian 2)", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

- Darmawan, Muh. Daud (2010). "Kendaraan Tempur Perang Dunia II". Penerbit NARASI

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina, #Perang-Rusia-Ukraina, #Pertempuran-Rusia-Ukraina, #Serbuan-Rusia-Ukraina

Selasa, 27 Oktober 2020

Tulang Punggung Wehrmacht Yang Terlupakan, Tank Perusak - Sturmgeschütz III (StuGs III) - Bagian 7



Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 27 Oktober 2020


Bagian 7

Varian kecil


The StuH 42

Pada tahun 1942, varian Ausf.F menggunakan meriam howitzer kaliber 4,1 in (105 mm) dengan nama varian ini adalah Sturmhaubitze 42, Sd.Kfz.142 / 2. Varian ini adalah seri terupdate (walaupun terambat) ke peran dukungan infanteri dekat, tetapi dengan sasis yang lebih modern, karena lebih banyak Ausf.F / 8s (panjang) dan Ausf.Gs digunakan untuk peran antitank. 


Howitzer berasal dari leFH 18 10,5 cm dengan sistem pemicu penembakan elektrik dan peredam hentakan laras, meskipun fitur yang terakhir sering dihilangkan karena kurangnya bahan baku. Sekitar 1.300 unit diproduksi oleh Alkett dari Maret 1943 hingga Maret 1945, setelah pengiriman awal 12 kendaraan diuji dari F dan F / 8 yang diperbaiki antara musim gugur 1942 dan Januari 1943.


StuG III (Flamm)

Pada tahun 1943, sepuluh versi awal, disimpan di depot, dipilih untuk dimodifikasi, senjata utama digantikan oleh penyembur api Schwade. 


Penggunaan operasional varian ini ternyata meragukan, karena tidak ada laporan yang menyatakan penggunaan varian dalam pertempuran, dan pada tahun 1944 varian ini dikembalikan ke depot.


Sturm-Infanteriegeschütz 33B

Pada awal tahun 1941, sasis StuG III dipilih untuk dipadukan dengan howitzer 15 cm sIG 33 yang berat untuk dukungan tembakan jarak dekat bagi pasukan infanteri. Namun pengembangan membutuhkan waktu, dan pada akhirnya, dua puluh empat kendaraan dikonversi dan semuanya dikirim pada Oktober 1942. Dua belas dari mereka dialihkan ke pertempuran Stalingrad dengan StuG Abteilung 177, dan tiba pada 8 November 1942. 


Varian ini dapat mendukung sistem yang efisien untuk menghadapi pertempuran urban atau pertempuran perkotaan ini. Sayangnya, kehadirannya sudah terlambat. Semua varian ini hilang dalam pertempuran atau dirampas, sementara setengah lainnya dikirim ke Divisi Panzer ke-23. Howitzer 15 cm ini sama dengan yang digunakan pada sasis Panzer I pada tahun 1940, dan Panzer II berbasis "15 cm sIG 33 auf Fahrgestell Panzerkampfwagen II (Sf)" di front Afrika Utara

Untuk memproduksi varian ini, biaya per unitnya (StuIG 33b) adalah 20.450 DM. kapasitas amunisinya sekitar tiga puluh amunisi, dan dibawa dalam dua bagian, proyektil dan mesiu pendorong dipisahkan, sebagian disimpan di dalam tong besar yang dipasang di belakang body tank, di atas dek mesin. Plat body itu sendiri setebal 10 mm (0,39 in), dengan lapisan tambahan appliqu armor di bagian depan (20 mm / 0,79 in), dan seluruhnya tertutup kecuali untuk bagian belakang, untuk memudahkan akses ke amunisi.


Sejarah operasional

Doktrin taktis

Instruksi manual tentang penggunaan Sturmartillerie pertama kali diterbitkan pada bulan Mei 1940 dan diperbarui dan dicetak ulang pada April 1942. Pada saat itu, pengalaman perang yang terbatas menembus dokumen dalam beberapa penyesuaian ulang taktis, sedangkan kemajuan teknologi lebih banyak hadir. Kedua dokumen digabungkan untuk edisi kedua, dengan kontradiksi yang dicatat. Perlu diingat bahwa karena sifatnya, dukungan infanteri adalah peran utama kendaraan, dengan efek moral yang menyertainya. 


Tank Destroyer ini juga sangat tergantung pada perlindungan pasukan infantri dalam pertempuran jarak dekat karena kerentanannya sendiri: Sisi lemah, atap dan proteksi belakang, kurangnya visibilitas, amunisinya kurang kuat dan, apalagi, tidak ada sistem pertahanan untuk serangan jarak dekat. Disebutkan bahwa tank destroyer ini dapat digunakan di medan perang dengan cara yang sama seperti Panzer IV, dan lebih kebal terhadap serangan amunisi anti tank karena profilnya yang rendah dan proteksi pada bagian depan yang tebal. 

Stug III hanya boleh "digunakan" digunakan sebagai artileri divisi jika kondisi dan jumlah armadanya mengizinkannya. Namun, hal ini dapat dilampirkan pada unit organik ini untuk tugas khusus yang membutuhkan mobilitasnya. Perlu diingat bahwa tank destroyer ini tidak akan digunakan untuk tugas-tugas anti-tank, hanya dalam kasus pertahanan diri. Untuk varian yang diproduksi pada tahun 1942, karena perbaikan dalam amunisi charge-shaped, menyatakan bahwa peran anti-tank ini harus dengan jelas disetujui.


Sturmartillerie Abteilung, atau batalion StuG, terdiri dari satu unit induk besar dan tiga baterai Sturm, masing-masing dengan enam kendaraan (tiga peleton dari dua StuG). Direvisi pada tahun 1942, ini dinaikkan menjadi tujuh kendaraan, StuG tambahan diberikan kepada komandan batalion. Sturmartillerie Abteilungs independen dan hanya di bawah otoritas Komando Tinggi, tetapi, dalam beberapa kasus, inklusi organik sementara di Divisi diizinkan untuk tugas-tugas khusus. Namun, unit-unit ini jarang ditempatkan di bawah komando komandan artileri. Komunikasi yang efisien harus dipastikan untuk memungkinkan pemindahan cepat Abteilung dalam mendukung berbagai unit di dalam Divisi.

Bersambung ke "Tulang Punggung Wehrmacht Yang Terlupakan, Tank Perusak - Sturmgeschütz III (StuG III) - Bagian 8".

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber : 
1. Tank Encyclopedia.com
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Rabu, 20 Juni 2018

Tank Perusak / Tank Destroyer - SdKfz 173 JAGDPANTHER


Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 20 Juni 2018

Artikel kali ini, akan membahas tentang satu jenis alut sista dari jenis “Tank Perusak” (Tank Destroyer) yang muncul di era Perang Dunia ke II. Tank Destroyer racikan Jerman ini memang sangat menakutkan. Lahir dari tuntutan perang di front, yang memaksa Jerman beralih dari posisi ofensif menjadi defensif. Dengan posisi defensif, maka dibutuhkan satu tipe alutsista yang berbeda kharakteristik dengan tank, untuk membendung dan menghancurkan tank lawan, terutama barisan tank milik Rusia yang terkenal karena lapisan bajanya yang tebal dan memiliki meriam dengan kaliber besar (terutama monster baja Rusia seperti T-34/85, T-34/76, JS-2, JS-1).

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan ini haruslah memiliki meriam utama dengan kaliber besar untuk mampu menghancurkan tank-tank lawan (terutama Rusia) yang memang memiliki lapisan baja yang sangat tebal, tetapi juga harus memiliki sistem pertahanan/armor/lapisan baja yang mampu menahan hantaman proyektil lawan. Demi memenuhi syarat-syarat tersebut, Jerman memilih untuk mengurangi kemampuan mobilitas/manuver dari tipe kendaran ini.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Berdasarkan pada pertimbangan-pertimbangan tersebut, lahirlah spesies tank perusak (Tank Destroyer) yang kemudian diberi nama SdKfz 173 Jagdpanther. Kendaraan ini merupakan tank jenis destroyer yang dikembangkan Jerman pada Perang Dunia ke II dari varian tank Panther (PzKpfw V). Jagdpanther diproduksi pertama kali tahun 1944 dengan menggunakan kanon kaliber 88 mm dan sasis “warisan” dari tank Panther (PzKpfw V). Jagdpanther yang berarti Panther Pemburu langsung diterakan oleh Hitler sendiri.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Untuk menyelaraskan dengan kanonnya yang berdiameter besar, bentuk Jagdpanther dibuat melebar sehingga mempunyai ruangan dalam yang lebih luas. Namun ketinggiannya justru diperpendek. Dengan profil seperti ini, kendaraan ini dengan mudah melakukan kamuflase.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Jagdpanther juga dilengkapi dengan dua senapan mesin kaliber 7,92 mm di kiri dan kanan bodinya, yang cukup efektif untuk melindungi kendaraan ini dari serangan pasukan infantry lawan dari jarak dekat.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Dalam tahun 1944-1945, Jagdpanther diproduksi sebanyak 392 unit dan digabungkan dalam Batalion Tank Perusak yang banyak ditugaskan ke front timur, untuk menghadapi monster-monster lapis baja dari Rusia, seperti JS-1, JS-2, JS-3, T-34/76A dan T-34/85. Dengan dukungan sistem tenaga yang kuat, Jagdpanther memang sangat menakutkan, terutama jika diterapkan untuk sistem pertahanan. 

Saat ini, sebuah Jagdpanther tersimpan di Imperial War Museum, London.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Perusak / Tank Destroyer - SdKfz 173 JAGDPANTHER


Awak: 5 orang (komandan, sopir, petembak, pengisi peluru, operator radio)

Persenjataan 

Senjata utama: 1 X Meriam kaliber 88mm 
Senjata sekunder: 2 X senapan mesin kaliber 7,92mm

Dimensi 

Panjang: 9,654 m (berikut laras meriam)
Lebar: 3,27 m 
Tinggi: 2,715 m 
Berat bersih: 46 ton

Mesin: Maybach HL 230 P30 12-cylinder water cooled 23.1 L. Gasoline, 600 HP

Performa 

Kecepatan maksimum: 30 km/jam
Jarak tempuh maksimum: 140 km
Fording: 1,65 m
Tanjakan: 30 derajat (naik )~ 40 derajat (turun).
Lebar parit maksimum: 2,45 m
Kapasitas bahan bakar: 700 Liter

Untuk menambah perbendaharan artikel ini, tak ada salahnya jika saya sertakan, artikel dari satu sumber yang memang memiliki data yang jauh lebih valid, dan jauh lebih lengkap. 

Artikel berikut saya sadur dari

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

JagdPanther "Sang Panther Pemburu"

Oleh: Hostuf Ajisaka


JagdPanther (Panther Pemburu) adalah tank destroyer Jerman yang memakai chassis PzKpfw V Panther dan meriam antitank 88 mm. JagdPanther juga salah satu kendaraan tempur Jerman yang paling ditakuti oleh musuh-musuhnya. Produksi JagdPanther dimulai pada awal tahun 1944. Seperti Elefant, JagdPanther dibuat dengan pelindung yang kuat, dan dirancang untuk saling berhadapan secara langsung dengan tank lawan. Desain sebenarnya telah dimulai sejak akhir tahun 1942 dengan nama resmi SdKfz 173. Pada awal produksi di awal tahun 1944, Adolf Hitler menginstruksikan pemberian nama menjadi ’JagdPanther’.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Untuk membuat satu unit JagdPanther, sasis Panther kemudian dimodifikasi dengan membuat suatu ruangan atau kompartemen untuk para awak yang luas di bagian depan dengan tetap mempertahankan profil yang rendah, tidak seperti Elefant yang menempatkan kompartemen awak di bagian belakang. Senjata yang digunakan adalah versi meriam antitank dari 88 mm KwK 43 L/71, sama seperti pada PzKpfw VI B King Tiger, dan ditambah sebuah senapan mesin MG-34 7,92 mm untuk pertahanan diri. Meriam 88 mm KwK 43 L/71 dirasakan terlalu besar bagi awak yang ada di dalamnya sehingga seringkali mengakibatkan perasaan kurang nyaman. Tetapi, ini sama sekali tidak mempengaruhi penampilan JagdPanther di medan tempur sebagai tank destroyer yang sangat ditakuti.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Jagdpanther memiliki kekuatan penahan beban dan kekuatan tembakan yang sangat baik, yang membuatnya sangat mampu menghancurkan segala jenis tank-tank Sekutu. Berdasarkan pada chassis Panther Ausf G yang tersedia, JagdPanther sangat jarang mengalami masalah mesin yang terlalu serius. Hal ini karena telah dilengkapi dengan peningkatan pada transmisinya (ZF AK 7-400 heavy duty) – yang pada dasarnya ditujukan pada Panther II – dan dibuat untuk menghilangkan kelemahan utama pada Panther. JagdPanther dikendarai oleh 5 orang kru: 1 pengemudi, 1 operator radio, seorang komandan, 1 penembak dan 1 pengisi pelurunya.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Dengan chassis Panther yang digunakan, JagdPanther tidak banyak memiliki masalah mekanis. Selama perang, JagdPanther diproduksi sebanyak 392 unit (sumber lain mengatakan total yang diproduksi mencapai 419 unit). Sebanyak total 419 unit JagdPanther yang telah diproduksi sejak awal Januari 1944 oleh 3 pabrik manufaktur. MIAG memproduksi 270 unit JagdPanther dari awal Januari 1944 hingga masa akhir perang. Maschinenfabrik Niedersachsen-Hannover (MNH) memproduksi sebanyak 112 unit dari November 1944. Maschinenbau und Bahnbedarf (MBA) hanya memproduksi sebanyak 37 unit dari Desember 1944. Rencana produksi dari masing-masing pabrik ini sebenarnya sebanyak 150 unit JagdPanter per bulan, namun karena terganggunya produksi manufaktur Jerman akibat perang membuatnya hal tersebut susah dilakukan.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Pada bulan Juni 1944, unit-unit pertama yang tersedia telah memperkuat Panzerjäger Abteilungen 654 dan 559. Sebagian besar dari unit-unit ini diterjunkan di medan perang Rusia. Sebagian kecil lainnya (tidak lebih dari 10 unit) terlibat dalam pertempuran di Normandia untuk melawan pendaratan tentara Sekutu dalam Operasi Overlord.

Di antara catatan pertempuran JagdPanther di Front Eropa (Front Barat), yang paling mengesankan adalah yang terjadi di dekat kota Caumont, Prancis pada tanggal 31 Juli 1944. 3 unit JagdPanther dari Kompi ke-2 dalam kesatuan Panzeräger Abteilungen 654 (Batalion Antitank 654) yang dipimpin oleh Hauptmann Friedrich Luders, seorang ace JagdPanther yang sangat brilian dan cukup terkenal, menghadang dan menghajar pasukan Inggris dari Divisi Skotlandia ke-15 yang menggelar operasi ofensif ‘Operasi Blue Coat’. Dalam pertempuran ini, Friedrich Luders menunjukkan kelasnya sebagai seorang veteran yang sangat tangguh.

Mimpi buruk bagi Divisi Skotlandia ke-15 dimulai ketika 11 unit tank Churchill Inggris tiba-tiba meledak dan terbakar habis begitu saja hanya dalam waktu DUA MENIT, Akibat disergap oleh TIGA JagdPanther!! Tidak puas dengan ini, Kompi ke-2 dari Panzeräger Abteilungen 654 kembali mengamuk dan memakan korban berikutnya berupa beberapa truk pengangkut dan kendaraan APC (Armoured Personnel Carrier) ditambah dua unit Light Tank Inggris. Pembantaian Divisi Skotlandia ke-15 ini tidak dapat terhindarkan.

Akibatnya, selain tank-tank yang hancur tersebut, dua kompi pasukan Inggris binasa seluruhnya. Pada tanggal 3 Agustus 1944, pasukan Inggris kembali melakukan serangan di tempat yang sama setelah didahului oleh tembakan bertubi-tubi dari meriam artileri. Hauptmann Friedrich Luders dan anak buahnya masih tetap bertahan di tempatnya dan kembali berhasil menghancurkan 6 unit tank Inggris. Pasukan Inggris terpaksa memanggil bala bantuan dan akhirnya Friedrich Luders terpaksa mengundurkan diri.

Hasil akhir pertempuran dalam dua hari tersebut adalah Divisi Skotlandia ke-15 kehilangan 19 unit tank, beberapa truk dan tinggal menyisakan 4 unit kendaraan tempur saja sehingga harus membatalkan operasi ofensif mereka, sedangkan 3 unit JagdPanther dari Kompi ke-2 Panzeräger Abteilungen 654 berhasil menarik mundur dengan keadaan utuh tanpa kerusakan sedikit pun, setelah berhasil menghadang gerak laju musuhnya. Atas prestasi yang gemilang ini, Hauptmann Friedrich Luders memperoleh penghargaan Ritterkreuz der Eisernez Kreuz pada tanggal 21 Oktober 1944.

Beberapa unit JagdPanther yang masih bisa bertahan hingga saat ini! 

3 unit JagdPanther yang masih bertahan hingga saat ini tengah dipulihkan dan dalam keadaan siap dijalankan. 2 museum Jerman, Deutsches Panzermuseum di Munster dan Wehrtechnische Studiensammlung (WTS) di Koblenz, masing-masing memiliki koleksi JagdPanther tersebut. SDKFZ Foundation di Inggris telah memulihkan 1 unit JagdPanther seperti sedia kala, dengan memanfaatkan 2 unit JagdPanther yang telah rusak. 1 unit yang lainnya lagi juga akan diperbaiki dan dipulihkan.

Ini adalah 7 unit dari beberapa JagdPanther yang masih diketahui bertahan hingga saat ini, yang mana dipajang di:


1. Bovington Tank Museum, Dorset, Inggris 
Satu dari beberapa yang dipasang oleh British Army Royal Electrical and Mechanical Engineers untuk percobaan, model produksi akhir.

2. Imperial War Museum, London, Inggris. 
Varian dari produksi awal. Di sini terdapat bekas tembakan dan penetrasi di bagian sisi kanan kompartemen mesinnya yang mana pada bagian kiri memang sengaja dibuka untuk dilihat umum.

3. Kubinka Tank Museum, Moscow, Rusia;

4. Musée des Blindés in Saumur, Prancis;

5. Sinsheim Auto & Technik Museum, Sinsheim, Jerman;

6. Panzermuseum Thun, Thun, Switzerland;

7. United States Army Ordnance Museum, Aberdeen, Amerika Serikat.

Tank Perusak SdKfz 173
"JAGDPANTHER"
militerbanget.blogspot.com

Statistik JagdPanther:

*) Kelas: Medium Tank Destroyer
*) Berat: 45 ton
*) Ukuran:
- Panjang 9.87 m,
- Lebar 3.42 m,
- Tinggi 2.71 m.
*) Senjata Utama:
- meriam 88 mm KwK 43 L/71 ~ 57 peluru
- senapan mesin MG-34 7,92 mm ~ 600 peluru
*) Kru: 5 orang
*) Pelindung
- 80 mm bagian depan,
- 100 mm bagian mantelnya,
- 45mm sisi samping,
- 40mm sisi belakang.
*) Kecepatan: 46 km/jam
*) Jarak Tempuh: 160 km

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak / Tank Destroyer - SdKfz 173 JAGDPANTHER, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Darmawan, Muh. Daud (2010). "Kendaraan Tempur Perang Dunia II". Penerbit NARASI
www.en.wikipedia.org

ENSIKLOPEDIA DUNIA TANK – GEORGE FORTY