Tampilkan postingan dengan label Iran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juli 2026

TAKTIK PELUNCURAN MASSAL DAN DILEMA PERTAHANAN BERLAPIS


Drone-bunuh-diri-Shahed-136 1
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Minggu, 12 Juli 2026

Setelah pada bagian pertama kita membedah anatomi "skuter terbang" ini dan bagaimana teknologi sederhananya justru menjadi kekuatan utama, kini saatnya kita melihat bagaimana Shahed-136 beroperasi di medan laga. Bagaimana senjata semurah ini bisa membuat sistem pertahanan udara kelas dunia seperti Iron Dome atau Patriot tampak kewalahan? Jawabannya ada pada strategi jumlah dan manajemen risiko.

Drone-bunuh-diri-Shahed-136 3
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Taktik Serangan Massal: Menang karena Koordinasi dan Jumlah


Shahed-136 jarang beroperasi seperti "serigala tunggal." Kekuatan utamanya terletak pada taktik swarm atau gerombolan. Alutsista ini diluncurkan dari rak truk yang bisa menampung beberapa unit sekaligus dalam sudut kemiringan tertentu. Begitu roket pendorong (booster) membawanya ke udara, mesin dua taknya mengambil alih dan booster pun dilepaskan untuk meringankan beban.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 2)

Dalam satu serangan, puluhan drone bisa diluncurkan secara bersamaan. Mereka terbang rendah, hampir mencium permukaan tanah untuk menghindari deteksi radar jarak jauh. Drone-drone ini saling berkoordinasi: tidak semuanya menghantam target yang sama. Mereka bisa membagi tugas untuk membuat sistem radar lawan kewalahan. Saat sistem pertahanan udara sibuk menembaki sepuluh drone pertama, sepuluh drone berikutnya mungkin sudah menyelinap masuk melalui celah pertahanan yang sedang melakukan pengisian ulang amunisi.

Drone-bunuh-diri-Shahed-136 5
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Dilema Tiga Lapis Pertahanan


Secara teori, setiap negara maju memiliki tiga lapis pertahanan udara. Lapis pertama adalah rudal jarak pendek seperti Iron Dome (Israel) atau Akash (India). Lapis kedua untuk ancaman medium seperti rudal jelajah, dan lapis ketiga untuk rudal balistik jarak jauh seperti sistem S-400 atau Arrow-3. Masalahnya, Shahed-136 memaksa lapis pertama bekerja terlalu keras.

Drone-bunuh-diri-Shahed-136 7
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Mari kita hitung biayanya. Satu unit pencegat Tamir milik Iron Dome harganya dua hingga tiga kali lipat harga drone Shahed. Jika menggunakan rudal Patriot PAC-2 milik Amerika, harganya melonjak menjadi 2 hingga 3 juta dolar—alias ratusan kali lipat lebih mahal dari target yang dihancurkannya. Menggunakan jet tempur untuk mencegatnya? Itu adalah metode yang paling tidak efisien karena biaya operasional per jam terbang jet tempur sangatlah tinggi. Solusi paling masuk akal adalah kanon anti-pesawat (AAA) dengan radar internal, namun jangkauannya sangat terbatas, hanya sekitar 5 kilometer.

Drone-bunuh-diri-Shahed-136 9
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Kesimpulan: Krisis Identitas Pertahanan Modern


Shahed-136 telah memicu krisis identitas dalam doktrin pertahanan modern. Alustsita ini membuktikan bahwa di era sekarang, "mahal" tidak selalu berarti "aman." Musuh tidak perlu menghancurkan sistem Patriot dengan ledakan; mereka cukup membuat pihak lawan menghabiskan seluruh stok rudal Patriot yang dimiliki untuk menembaki drone murah, sampai akhirnya lawan tidak punya apa-apa lagi untuk menangkis rudal yang sebenarnya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 3)

Keberhasilan amunisi yang berkeliaran ini memaksa dunia militer untuk kembali melirik sistem pertahanan berbasis peluru (kanon) dan teknologi laser yang memiliki biaya per tembakan jauh lebih rendah. Shahed-136 bukan sekadar senjata; alutsista ini adalah pengingat yang kejam bagi para petinggi militer bahwa dalam perang, ekonomi adalah panglima. Barangsiapa yang tidak mampu mengelola biaya pertahanannya dengan efisien, akan hancur bukan karena kalah teknologi, melainkan karena bangkrut di tengah jalan. Sebuah pelajaran yang sangat berharga yang harus segera diserap oleh siapa pun yang ingin menjaga kedaulatan langitnya.

Drone-bunuh-diri-Shahed-136 11
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Drone Shahed 136


  • Jenis: Drone serang satu arah
  • Asal negara: Iran

Operator: 

  • Iran
  • Rusia (sebagai Geran-2)

Catatan operasional (Perang)

  • Perang Rusia-Ukraina
  • Serangan September–Oktober 2022 di Kurdistan Irak
  • Serangan Iran di Israel pada April 2024
  • Perang Iran 2026

Catatan produksi

  • Perancang: Industri Penerbangan Shahed
  • Pabrikan: Shahed Aviation Industries (Iran), Rusia
  • Biaya per unit: $193.000 (ekspor; berbagai perkiraan biaya produksi domestik berkisar antara $10.000 hingga $50.000)
  • Jumlah produksi: Belum diketahui, menurut satu sumber lebih dari 10.000 unit

Drone-bunuh-diri-Shahed-136 13
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi dan performa

  • Bobot operasional: 200 kg (440 lb)
  • Panjang: 3,5 m (11 kaki)
  • Lebar sayap: 2,5 m (8,2 kaki)
  • Berat hulu ledak: 50 kilogram atau 90 kilogram (200 lb)
  • Dapur pacu: Mesin piston MD-550
  • Jangkauan operasional: 2.500 km (1.600 mil)
  • Kecepatan maksimum: Sekitar 185 km/jam (115 mph)
  • Sistem panuntun (Pemandu): GNSS, INS, Kemungkinan ada fitur pendeteksi target
  • Platform peluncuran: Lepas landas dengan bantuan roket

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
1. Modern Weapon Drone
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Sabtu, 11 Juli 2026

DRONE SHAHED-136: KUPAS JEROAN DAN FILOSOFI "SKUTER TERBANG"


Drone Bunuh Diri Shahed-136 Iran 1
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Sabtu, 11 Juli 2026

Hari ini, kita akan membedah salah satu fenomena paling unik dalam sejarah persenjataan modern: Shahed-136. Di dunia di mana rudal Tomahawk seharga 2 juta dolar dianggap sebagai standar emas, Iran muncul dengan sebuah alutsista yang harganya lebih murah daripada harga mobil keluarga, namun mampu menciptakan kekacauan yang setara (atau bahkan lebih, tergantung pada situasinya). Sering dijuluki sebagai "amunisi yang berkeliaran" (loitering munitions) atau drone bunuh diri, Shahed-136 adalah bukti bahwa perang masa depan tidak selalu dimenangkan oleh mereka yang memiliki laboratorium tercanggih, melainkan oleh mereka yang mampu memproduksi "kematian" dengan harga grosir. Mari kita buka jeroan dari alutsista ini dan lihat apa yang sebenarnya membuat drone ini begitu menjengkelkan bagi sistem pertahanan udara dari Barat yang mahal dan canggih.

Drone Bunuh Diri Shahed-136 Iran 3
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Mesin Skuter dan Horor Psikologis


Satu hal yang paling mencolok dari Shahed-136 adalah suaranya. Jika anda berada di medan tempur, anda tidak akan mendengar deru mesin jet yang gagah, melainkan suara berdengung persis seperti mesin skuter dua tak. Itu karena drone ini memang ditenagai oleh mesin bensin sederhana dengan daya 50 tenaga kuda yang terinspirasi dari desain Jerman dan diproduksi secara massal di Tiongkok. Mesin ini mampu menghela drone hingga kecepatan 200 km/jam.


Mesin Pendorong Drone Bunuh Diri Shahed-136 Iran 1
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Penggunaan mesin sederhana ini bukan tanpa alasan. Selain murah, suara dengungan yang konsisten ini menciptakan efek psikologis yang dalam—sebuah taktik yang mengingatkan kita pada sirene Jericho Trumpet milik pesawat Junker Ju-87 Stuka milik Nazi yang sangat fenomenal saat Perang Dunia II. Suara itu adalah pengumuman bahwa serangan sedang datang, memicu kecemasan bahkan sebelum ledakan terjadi. Pendinginannya pun hanya mengandalkan aliran udara saat terbang tinggi (air-cooled), sehingga tidak memerlukan sistem radiator yang rumit dan berat.

Drone Bunuh Diri Shahed-136 Iran 5
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Navigasi: Antara Satelit dan Sensor Mandiri


Di dalam tubuhnya yang berukuran Panjang 3,6 meter, Shahed-136 membawa otak komputer yang terhubung dengan sistem GPS dan GLONASS untuk menentukan posisi. Namun, para insinyur Iran sadar bahwa sinyal satelit mudah diacak (jamming). Oleh karena itu, drone ini dilengkapi dengan sistem navigasi inersia (INS) yang menggunakan giroskop dan akselerometer untuk tetap berada di jalur meskipun koneksi GPS terputus.

Yang lebih berbahaya adalah adanya sensor Anti-Radiation Seeker. Sensor ini mampu mendeteksi emisi gelombang elektromagnetik dari radar lawan. Begitu radar pertahanan udara milik lawan menyala untuk mencari drone ini, si Shahed justru akan "mengendus" sinyal tersebut dan menabrakkan diri tepat ke arah sumber radar. Menghancurkan radar berarti membuat sistem pertahanan lawan menjadi "buta," sebuah taktik yang sangat efektif untuk melumpuhkan baterai rudal yang mahal.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 2)

Drone Bunuh Diri Shahed-136 Iran 7
Drone Shahed-136
militerbanget.blogspot.com

Dengan hulu ledak seberat 30 hingga 50 kg dan kemampuan terbang rendah yang sulit dideteksi radar, Shahed-136 adalah ancaman nyata bagi infrastruktur vital. Namun, bagaimana alutsista ini bisa menembus lapisan pertahanan udara yang paling canggih sekalipun? Kita akan bedah taktik peluncuran secara massal dan dilema pertahanan berlapis di bagian kedua artikel ini.

Sumber: 
1. Modern Weapon Drone
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Sabtu, 29 Februari 2020

Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Karrar (Striker)


Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang, Banten, Sabtu, 29 Februari 2020

Tank Tempur Utama (Main Battle Tank) Karrar (Striker) adalah tank tempur utama baru milik Iran. Ini adalah versi lain atau versi peningkatan dari MBT T-72S Iran. Sejumlah tank ini dipasok ke Iran dari Uni Soviet. Saat ini Iran mengoperasikan sekitar 480 unit T-72S dan bahkan tank T-72M1 yang lebih tua yang dapat diupgrade ke varian yang baru. Sekelumit informasi tentang MBT Karrar dirilis pada 2016. Tank itu sendiri pertama kali diungkapkan kepada publik pada tahun 2017. 

Tank yang hasil upgrade ini dilengkapi dengan turret baru, add-on armor baru, sistem pengamatan dan pembidik baru, sistem pengendalian penembakan baru, dan memiliki sejumlah upgrade lainnya. Beberapa paket peningkatan tersebut secara signifikan mampu mendongkrak kemampuan tempur MBT T-72 series yang sudah mulai menua, dimana peningkatan tersebut meningkatkan performa MBT ini dalam hal system proteksi, daya tembak dan, mungkin, mobilitas. Pada tahun 2017 produksi Karrar sedang berlangsung. Namun tidak ada informasi lebih lanjut, apakah produksi ini adalah produksi awal, ataukah produksi skala penuh.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank - KV-1)

Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Pengembangan MBT Karrar terindikasi dibantu oleh Rusia. MBT ini memiliki sejumlah kemiripan dengan MBT T-90MS Rusia dan menggunakan beberapa komponen serupa. Ada kemungkinan, tank Karrar adalah versi T-90MS yang diproduksi lisensi dengan komponen yang dipasok Rusia. Namun, MBT Karrar ternyata tidak memiliki performa seperti T-90MS. Performa MBT ini juga kalah performa jika dibandingkan dengan tank tempur modern Barat dan RRC.

MBT Karrar memiliki sistem proteksi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan T-72S. Turret T-72 asli yang menggunakan baja tuang digantikan oleh turret dari baja yang dilas. Beberapa amunisi disimpan dalam bagian turret yang “menjulur” keluar di bagian belakang, yang disebut panel blow-out. Namun ada kemungkinan bahwa panel blow out turret tersebut hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan amunisi eksternal dan tidak dapat diakses dari bagian dalam tank.

Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Lambung dan turret dilengkapi dengan fitur pelindung reaktif bahan peledak add-on baru. Secara eksternal fitur ini menyerupai explosive armor Rusia Relikt generasi baru. Walaupun demikian, reactive armor milik Karrar ini sedikit berbeda. Tetapi, modul ini pastinya lebih unggul dari kit baju besi reaktif bahan peledak Kontakt-1 yang sudah menua, yang digunakan pada tank T-72S. Sisi bawah lambung dilindungi oleh tirai karet (rubber skirts). Bagian belakang lambung dan turret dicover dengan pagar baja (cage armor). Karrar dilengkapi dengan perlindungan NBC dan sistem pencegah kebakaran otomatis.

Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Tank Iran Karra memiliki persenjataan utama berupa meriam smoothbore kaliber 125mm yang baru. Meriam ini mampu menembakkan berbagai jenis amunisi, termasuk amunisi tipe APFSDS, HE dan HE-FRAG. Jarak tembak efektif dengan amunisi tipe APFSDS adalah sekitar 2.000 - 3.000 m. Meriam ini juga dapat meluncurkan rudal anti-tank dengan cara yang sama seperti menembakkan amunisi biasa. Rudal ini memiliki jangkauan 4.000 - 5.000 m. Meriam memiliki lengan logam di bagian bawah laras senapan. Tujuan dari lengan ini tidak jelas. Ada kemungkinan bahwa itu meningkatkan stabilisasi senjata ketika menembak sambil bergerak.

Meriam dilengkapi dengan mekanisme pengisian amunisi otomatis atau autoloader. Karrar mempertahankan autoloader tipe carousel milik T-72S. Tingkat maksimum penembakan hingga 8 tembakan per menit, atau 1-2 tembakan per menit, ketika amunisi harus dimuat secara manual. 

Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Autoloader teknologi Uni Soviet ini memang terbukti praktis, tetapi memiliki kelemahan yang sangat vital karena amunisi harus disimpan langsung di kompartemen awak, sehingga jika terjadi ledakan, maka tamat sudah seluruh awak di compartment tersebut (kecuali pengemudi). Total ada 22 amunisi yang disimpan dalam autoloader dan siap digunakan. Namun amunisi yang lain disimpan dalam panel blow-out baru daripada kompartemen kru untuk menghindari risiko ledakan. Sekitar 40 butir amunisi dibawa untuk meriam utama, termasuk peluru kendali anti-tank.

Karrar dilengkapi dengan stasiun senjata yang dikendalikan dengan remote dan dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 12,7mm. Sepertinya fitur senapan mesin coaxial tidak lagi diterapkan pada tank Karrar.

Tank ini telah mendapat sistem pembidik yang baru dan sistem pengendalian penembakan. Sistem pengamat dilengkapi dengan display pengamat untuk komandan (panoramic) dan display untuk penembak baru. Pemandangan utama dilaporkan diproduksi oleh perusahaan Slovenia, Fotona. Karrar juga mempertahankan pandangan asli T-72S. Pemandangan dan sistem pengendali penembakan jelas lebih unggul dibandingkan dengan T-72S. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Izmash PP-19 Bizon)

Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Display pengamatan komandan panorama hadir di sebagian besar tank Barat dan Cina dan Rusia terbaru. Tank Iran yang baru ini telah dilengkapi dengan kemampuan hunter-killer engagement. Komandan menggunakan sistem pembidik panoramik untuk mencari target. Setelah target dipilih, meriam diarahkan pada target secara otomatis dan penembak menyelesaikan semua proses membidik dan menembak. Selama waktu itu komandan mencari target berikutnya.

Tank Iran baru telah meningkatkan sistem pembidik dan alat bantu mengemudi. Itu dilengkapi dengan kamera, sistem navigasi satelit dan panel instrumen digital.

Tank ini dioperasikan oleh 3 orang awak, yaitu komandan, penembak, dan pengemudi.

Dokumentasi resmi dari Iran menunjukkan tank-tank ini dengan kompartment mesin yang dilucuti. Ini bisa menjadi indikasi bahwa tank Karrar dilengkapi dengan mesin jenis lain yang berbeda dengan T-72. Kemungkinan besar bahwa Karrar dilengkapi dengan mesin diesel baru, yang mampu menghasilkan daya sekitar 1.000 hingga 1.200 hp. Mungkin juga mesin-mesin untuk tank Iran yang baru ini dipasok dari Rusia. Track pada Karrar serupa dengan yang ada di tank Rusia T-90MS, American M1 Abrams atau German Leopard 2 series. Tangki bahan bakar eksternal tambahan dapat dipasang untuk meningkatkan jangkauan operasional tank ini.

Tank Tempur utama/Main Battle Tank 
Karrar (Striker)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Karrar (Striker) 


Asal negara: Iran
Operasional aktif: (belum diketahui)
Awak: 3 orang

Dimensi dan berat

Bobot: sekitar 48 ton
Panjang (sampai ujung moncong meriam): sekitar 10 m
Panjang lambung: sekitar 6,8 m
Lebar: sekitar 3,5 m
Tinggi: sekitar 2,3 m

Persenjataan

Senjata utama: Meriam Smoothbore kaliber 125mm
ATGW tipe yang tidak ditentukan
Senjata sekunder: 
1 x Senapan mesin berat kaliber 12,7mm
Sudut senjata utama:  - 6 hingga + 14 derajat
Rotasi turret: 360 derajat

Kapasitas amunisi

Senjata utama: sekita 40 peluru
Senjata Sekunder: (belum diketahui)

Mobilitas

Mesin: diesel
Daya mesin: 1.000 ~ 1.200 hp
Kecepatan jalan maksimum: sekitar70 km / jam
Jarak jelajah: sekitar 550 km

Kemampuan manuver

Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 40 derajat
Halangan vertical: 0,8 m
Halangan Parit: 2,85 m
Genangan air maksimum: 1,2 m

Versi Wikipedia


Tipe: Tank tempur utama
Asal negara: Iran
Catatan operasional
Digunakan oleh: Iran

Sejarah produksi

Pabrikan: Kompleks Industri Pertahanan Bani Hashim
Tahun produksi: 2017 – sekarang

Spesifikasi

Bobot: 51 ton
Panjang: 6,8 m (lambung)
Lebar: 3,5 m
Tinggi: 2,3 m
Awak: 3 orang (Penembak, Komandan dan Pengemudi)
Proteksi: Armor komposit, dengan ERA (mungkin Relikt "copy" ERA untuk turret)

Persenjataan utama

Smoothbore gun kaliber 125 mm 2A46M / M-2 / M-5 dengan stabilizer
Persenjataan sekunder
12.7mm senapan mesin / 7.62mm senapan mesin

Mesin: Diesel
Suspensi: Bilah torsi

Rentang operasional

Kemungkinan 550 km (ditambah dengan 280 km lebih dari tangki bahan bakar)
Kecepatan: 70 km/jam

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - Karrar (Striker), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina, #Perang-Rusia-Ukraina, #Pertempuran-Rusia-Ukraina, #Serbuan-Rusia-Ukraina