Senin, 15 Februari 2021

Lawan Tangguh F-15E Strike Eagle, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30 (Flanker C)


Pesawat Tempur Multi Peran (Multi Role Fighter) - Sukhoi Su-30 1
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 15 Februari 2021

Penerus Legenda Su-27: Evolusi Pesawat Tempur Multi-Peran


Su-30 adalah pesawat tempur multi-peran dengan konfigurasi dua kursi yang merupakan varian dari Su-27. Pesawat ini awalnya dikenal sebagai Su-27PU. Varian ini berevolusi dari versi pesawat latih tempur dua kursi Su-27UB, tetapi dilengkapi dengan sistem avionik baru dan memiliki kemampuan tambahan untuk menyerang sasaran darat. 

Secara sederhana dapat dikatakan, varian ini adalah varian dari Su-27 dengan peningkatan pada beberapa segmen serta modernisasi. Pesawat ini melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1986. Produksi definitifnya dimulai pada tahun 1992. Varian ini lalu diubah namanya menjadi Su-30 pada tahun 1996. Kode identifikasi dari NATO untuk varian ini adalah Flanker-C. Sampai dengan  saat ini, lebih dari 200 unit pesawat ini telah diproduksi di Rusia. Selain Rusia, India memproduksi versi pesawat ini secara lokal di bawah lisensi.

Su-30 saat ini digunakan oleh Angkatan Udara Rusia. Namun hanya beberapa pesawat Su-30 asli yang beroperasi. Baru-baru ini Rusia mendapatkan versi terbaru dari pesawat ini - Su-30SM.

Menurut catatan resmi, Su-30 telah dijual ke beberapa negara, diantaranya ke Aljazair, Angola, Armenia, China, India, Indonesia, Kazakhstan, Malaysia dan Venezuela, Vietnam dan Uganda.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi Role Fighter) - Sukhoi Su-30 3
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30
militerbanget.blogspot.com

Menandingi F-15E Strike Eagle: Desain, Manevabilitas, dan Radar


Su-30 mempertahankan tata konfigurasi design dasar Su-27, seperti konstruksi badan pesawat, mesin, sebagian besar struktur sayap, ekor, dan sebagian besar peralatan onboard. Beberapa versi Su-30 mengadopsi fitur canard dan mesin thrust-vectoring untuk meningkatkan kemampuan manuver. Pesawat ini juga memiliki radar phased-array jarak jauh. Dalam hal kemampuan, Su-30 secara keseluruhan mirip dengan F-15E Strike Eagle milik AS .

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi Role Fighter) - Sukhoi Su-30 5
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30
militerbanget.blogspot.com

Daya Gempur Mematikan: Meriam 30mm hingga Bom Berpemandu


Pesawat ini dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm GSh-301 built-in dengan 150 butir amunisi. Su-30 juga memiliki sejumlah pylon bawah sayap dan dapat membawa hingga 8.000 kg persenjataan termasuk rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan, bom cluster dan bom berpemandu laser, atau roket tanpa pemandu. Perlu dicatat bahwa Su-27PU asli memiliki 8 cantelan, sementara Su-30MK yang dimodernisasi memiliki 12.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi Role Fighter) - Sukhoi Su-30 7
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30
militerbanget.blogspot.com

Performa Dapur Pacu & Jangkauan Jelajah Lintas Benua


Su-30 mengandalkan dapur pacu dua unit mesin turbofan afterburning Saturn AL-31F.

Pesawat ini memiliki radius tempur yang terbilang tinggi. Dengan cadangan bahan bakar normal, Su-30 memiliki daya jelajah 3.000 km dan dapat melakukan misi tempur dikisaran 4-5 jam. Selain itu, pesawat ini memiliki probe pengisian bahan bakar dalam penerbangan, sehingga jangkauannya dapat ditingkatkan menjadi 5.200 km dan durasi penerbangan hingga 10 jam.

Ada banyak versi Su-30. Beberapa di antaranya dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tertentu. Jadi kinerja dan kemampuan sedikit berbeda dari versi ke versi.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi Role Fighter) - Sukhoi Su-30 9
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30
militerbanget.blogspot.com

Varian 
Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30 (Flanker C)


  • Su-30K. Versi ekspor. Varian ini telah diekspor ke India.

  • Su-30KN. Proyek upgrade untuk pesawat tempur dua kursi operasional, Su-27UB, Su-30 dan Su-30K. Program ini dibatalkan dengan hanya memasuki fase purwarupa. Varian ini Kemudian direvisi menjadi Su-30M2.

  • Su-30MK. Versi ekspor yang ditingkatkan. Varian ini pertama kali terungkap pada tahun 1993.

  • Su-30MKI. Versi ekspor yang ditingkatkan untuk India. Varian ini dikembangkan bersama dengan Hindustan Aeronautics Limited (HAL). Nama pelaporannya di Barat adalah Flanker-H. Pesawat ini menggunakan beberapa teknologi Su-37 yang kemudian dibatalkan, seperti mesin vektor dorong, canard, sistem radar dan avionik yang ditingkatkan. Avioniknya bersumber dari India, Rusia, Prancis, dan Israel. Rusia mengirimkan pesawat pertama tetapi kemudian pesawat ini diproduksi dengan lisensi secara lokal oleh pabrikan HAL. Pada 2015 India mengoperasikan sekitar 200 pesawat ini. Namun pesawat tempur Su-30MKI terkenal sering mengalami kecelakaan. Pada tahun 2019 India kehilangan 11 unit Su-30MKI.

  • Su-30MKM. Versi ekspor yang ditingkatkan untuk Malaysia. Ini adalah varian dari Su-30MKI, tetapi tidak memiliki canard. Pesawat ini menggunakan sejumlah subsistem dari negara lain. Pesawat pertama dikirim pada tahun 2007. Pada 2015 Malaysia mengoperasikan 18 unit pesawat ini.

  • Su-30MKA. Versi ekspor yang ditingkatkan untuk Aljazair. Tidak memiliki canard dan dilengkapi dengan avionik Prancis dan Rusia. Sebanyak 58 unit pesawat ini dipesan.

  • Su-30MKK. Versi ekspor yang ditingkatkan untuk China. Varian ini diadopsi oleh angkatan udara RRC. Kode identifikasi NATO untukvarian ini adalah Flanker-G. Angkatan udara RRC menggunakan varian ini untuk peran serangan jarak jauh. Pada tahun 2012 China mengoperasikan 76 unit pesawat ini. Versi ini juga telah diekspor ke Indonesia.

  • Su-30MK2 adalah versi ekspor yang ditingkatkan. Varian ini adalah pengembangan lebih lanjut dari Su-30MKK. Ivarian ini telah diekspor ke China (digunakan oleh angkatan laut). Pada tahun 2012, total 24 unit dioperasikan oleh Cina. Pesawat tempur ini juga telah diekspor ke Venezuela, Vietnam, dan Uganda. Pesawat ini tidak memiliki canard.

  • Su-30MKV adalah versi ekspor yang ditingkatkan untuk Venezuela. Varian ini merupakan modernisasi dari Su-30MK2.

  • Versi upgrade Su-30M2, berdasarkan Su-30MK2. Angkatan Udara Rusia memesan 20 unit pesawat ini. Pada 2014 setidaknya 12 unit telah diproduksi.

  • Su-30SM adalah pesawat tempur multi-peran yang digunakan oleh Angkatan Udara dan Penerbangan Angkatan Laut Rusia. Varian ini adalah varian yang ditingkatkan dari Su-30MKI dengan radar, sistem senjata, sistem komunikasi, dan kursi lontar yang ditingkatkan. Varian ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2012. Rusia memesan sejumlah pesawat ini. Pada 2015 setidaknya 39 telah dikirim. Su-30SM telah diekspor ke Kazakhstan. Pada 2015 setidaknya 4 dari pesawat ini dikirim.

  • J-16 adalah pesawat tempur multi-peran kursi ganda China, diproduksi oleh Shenyang Aircraft Corporation. Meski bukan turunan langsung dari Su-30, namun sangat mirip dalam bentuk dan fungsinya. Ini adalah versi lanjutan dari pesawat tempur superioritas udara J-11 (versi China dari Su-27), tetapi dilengkapi dengan instrument elektronik buatan dalam negeri RRC.

Pesawat Tempur Multi Peran (Multi Role Fighter) - Sukhoi Su-30 11
Pesawat Tempur Multi Peran
Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Sukhoi Su-30


  • Asal negara: Rusia
  • Operasional aktif: 1992
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 21,9 m
  • Rentang sayap: 14,7 m
  • Tinggi: 6,4 m
  • Berat (kosong): 17,7 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 34,5 ton

Dapur pacu dan performa

  • Mesin: 2 x Saturnus AL-31F turbofan
  • Daya dorong tanpa afterburner: 2 x 74,5 kN
  • Daya dorong dengan afterburner: 2 x 123 kN
  • Kecepatan maksimum: 2.120 km/jam
  • Elevasi operasional maksimum: 17,3 km
  • Jarak jelajah: 3.000 km

Persenjataan

  • Meriam: 1 x Meriam kaliber 30mm (150 peluru)
  • Rudal: Rudal udara-ke-udara R-27ER, R-27ET, R-73E, R-77 Rudal udara-ke-permukaan Kh-31P, Kh-31A, Kh-29T, Kh-29L, Kh-59ME
  • Bom: KAB-500KR, bom dipandu laser KAB-1500KR, bom jatuh bebas FAB-500T, OFAB-250-270, bom cluster dan nuklir

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar