Jumat, 20 Juli 2018

Tank Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank T-37


Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at 20 Juli 2018

Artikel kali ini akan membahas tentang Tank tipe Amphibious Light (Tank Ampibi Ringan) yang diproduksi sebelum era Perang Dunia ke II, lansiran dari Rusia. Tank ini memiliki bentuk yang sangat "khas" tank era "jadul", dimana pendekatan fungsional jauh lebih diutamakan ketimbang pendekatan proteksional. 

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Filosofi di Balik Desain Amfibi


Tank ringan ini dirancang agar mampu “berenang” atau melaju di perairan. Pendekatan strategis ini diambil untuk menjawab perubahan strategi perang yang telah berubah dan berkembang. 

Jika strategi pada perang klasik sebelumnya, manuver pasukan mengandalkan pada ekspansi melalui jalur darat, maka perkembangan selanjutnya tak lagi bertumpu pada ekspansi melalui jalur darat, tetapi juga melalui jalur lautan dan udara (walau lewat jalur udara masih dalam kuantitas yang terbatas). Untuk itu, dibutuhkan satu jenis tank yang mampu mendukung pergerakan pasukan infantri setelah mendarat, dan tank amfibi adalah salah  satu jawabannya.

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Dapur Pacu dan Komponen Asing


T-37 dibangun dengan berbasis pada Carden Loyd Amphibious Tank yang lagi-lagi dibeli dari Inggris. Tapi, tank ini bermesin GAZ AA dan memiliki suspensi modifikasi yang diambil dari AMR Light Tank buatan Prancis. Tank ini juga dilengkapi dengan fitur floation pontoon agar bisa mengapung dan “berenang”. Bobotnya operasionalnya sangat ringan, “hanya” 3,15 ton, dengan jumlah kru dua orang, dan memiliki persenjataan utama satu senapan mesin kaliber 7,62mm yang ditempatkan di turret silinder kecil, terpasang di sisi atas kanan badan tank. Beberapa varian T-37 memiliki turret berkonstruksi las seluruhnya seperti pada T-25 atau T-28.

(Baca juga artikel tentang tank lawas buatan Rusia, dengan judul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank - JS-3)

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Evolusi dan Akhir Masa Produksi


Menjelang berakhirnya produksi pada tahun 1936, badan tank ini dirancang ulang, khususnya di ruang pengemudi, dan floation pontoon di setiap sisi badan dilepas. Total sekitar 1.200 unit T-37 diproduksi pada periode 1933-1936

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank T-37 


  • Asal Negara: Rusia
  • Mulai bertugas: 1933
  • Kru: 2 Orang
  • Bobot: 3.200 kg/3,20 ton

Dimensi 

  • Panjang: 3,75 m / 12ft 3.5in
  • Tinggi: (over turret hutch) 1,82 m / 5ft 11in
  • Lebar: 2,1 m/ 6ft 10 in

Persenjataan 

  • Senjata utama: Senapan mesin kaliber 7,62mm Gun/0.3in Machine Gun
  • Senjata sekunder:-

Lapisan baja/Proteksi

  • Armor: Maximum 4 mm/0.3in

Mesin: 

  • GAZ AA4-CYLINDER, developing 48.5 kW/65hp

Performa: 

  • Kecepatan maksimum: 56 km/jam (35 mph) 
  • Jarak maksimum: 185 km (115 miles)

Demikianlah artikel mengenai Tank Ringan Amfibi / Amphibious Light Tank T-37, semoga bermanfaat.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Tank Ringan Amfibi (Amphibious Light Tank) T-37
Tank Ringan Amfibi T-37
militerbanget.blogspot.com

Warisan Paradoks T-37


Jika kita menilik kembali sejarah pengembangan tank ringan sebelum Perang Dunia II, T-37 menempati posisi yang unik sekaligus kontroversial. Sebagai salah satu pelopor tank amfibi massal di dunia, ia mewakili ambisi Uni Soviet untuk menembus batas-batas geografis yang selama ini menghalangi gerak laju infanteri. Namun, di balik inovasi "berenang" yang revolusioner pada zamannya, T-37 juga menyimpan realitas pahit yang sering kali luput dari catatan sejarah populer.

Ketergantungan desain pada komponen asing—seperti basis Carden Loyd dari Inggris dan sistem suspensi Prancis—menunjukkan bahwa Soviet saat itu masih dalam fase "mencari jati diri" dalam industri otomotif tempur. Pengorbanan besar pada sisi proteksi baja yang hanya mencapai 4 mm memang secara drastis mengurangi bobot, namun di medan tempur sesungguhnya, angka ini hanyalah pelindung tipis yang tidak mampu menahan tembakan senapan mesin berat, apalagi meriam antitank.

Bagi para penggemar sejarah militer, T-37 bukan sekadar alutsista yang gagal atau sukses, melainkan sebuah laboratorium berjalan. Pengalaman operasionalnya memberikan pelajaran berharga bagi insinyur Soviet dalam memahami keseimbangan antara mobilitas, daya apung, dan ketahanan lapis baja. Tanpa eksperimen "nekat" melalui proyek T-37, mungkin kita tidak akan melihat evolusi kendaraan amfibi Soviet yang jauh lebih tangguh dan mumpuni pada dekade-dekade berikutnya. Artikel ini ditulis sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah teknis yang sering kali terlupakan, namun tetap memegang peranan krusial dalam evolusi taktik perang modern yang kita kenal sekarang.

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
wwwannesspublishing.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar