Rabu, 13 November 2024

Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Kedua)


Pesawat Transport Medium
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Rabu, 14 November 2024

Pesawat transport medium ini memang sangat unik dan juga istimewa. Selain dari designnya yang "tak biasa" dan terkesan keluar dari pakem design pesawat konservatif pada umumnya, pesawat ini juga memiliki performa yang cukup baik, terutama dalam hal lepas landas dan juga mendarat dalam jarak yang cukup pendek. Lahir di era dimana Uni Soviet masih eksis, pesawat ini menjadi salah satu alutsista andalan militer Uni Soviet pada saat itu. Dan kini, setelah Uni Soviet bubar, pesawat ini masih banyak yang operasional, terutama di Rusia dan negara-negara eks Uni Soviet. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Pertama)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Pesawat Transport Medium
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Aeroflot ternyata sangat tertarik pada An-72, meskipun pesawat itu sedari awal hanya dirancang untuk spesifikasi militer sebagai pesawat pengangkut kargo taktis dan sepertinya akan spesifik mengusung misi militer saja, ada banyak lapangan udara sipil yang pendek dan kasar di utara Soviet dan Timur Jauh, dan pesawat terbang penumpang / pengangkut barang STOL seperti An-72 ini akan sangat efektif untuk landasan-landasan seperti itu. 

Masalahnya adalah, Aeroflot memiliki persyaratan yang lebih berat ketimbang persyaratan yang diajukan oleh militer, sementara militer hanya mengajukan persyaratan muatan maksimum seberat 5 ton (5,5 ton), Aeroflot mengajukan persyaratan muatan maksimum hingga 10 ton (11 ton), ditambah lagi dengan jarak jelajah 50% lebih jauh dengan muatan normal, dan volume ruang kargo yang lebih besar.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Tank Perusak Berat / A39 Heavy Assault Tank Tortoise")

Pesawat Transport Medium
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Meskipun purwarupa pesawat An-72 sebenarnya memiliki daya angkut muatan maksimum sampai dengan 7,5 ton (8,25 ton) dalam kondisi kelebihan beban, tentu saja itu masih belum cukup untuk memenuhi spesifikasi yang diajukan oleh Aeroflot. 

Untuk dapat memenuhi persyaratan yang baru tersebut, luas sayap An-72 ditingkatkan. Pihak pabrikan menempuh cara yang tergolong “simple dan sederhana”, dengan cara memotong sayap luar di sekitar pertengahan bentang dan menempatkan sayap luar yang lebih besar di tempatnya, yang mengakibatkan "tekuk" di tengah sayap, dan sapuan tepi depan yang lebih dangkal untuk bentang luar. Ide awalnya adalah mengganti sayap dari pangkal sayap ke luar, tetapi karena mesin dan teknologi yang dimiliki oleh Soviet pada saat itu belum siap, maka metode tadi dikesampingkan. 

Pesawat Transport Medium
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Tangki bahan bakar tambahan dipasang di bagian tengah sayap untuk mendapatkan jarak jelajah yang dipersyaratkan. Untuk menambah volume kargo, partisi badan pesawat sepanjang 1,4 meter (4 kaki 7 inci) dimasukkan ke depan sayap, tampaknya hal itu meningkatkan karakteristik kontrol pesawat. Purwarupa kedua untuk uji terbang kemudian dimodifikasi ke konfigurasi baru, purwarupa yang ketiga mungkin telah dibangun dari "dasar" dalam konfigurasi baru, tetapi tidak ada sumber resmi yang memberikan data yang jelas mengenai masalah tersebut.

Pesawat Transport Medium
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Membawa pesawat itu ke tahap produksi ternyata menjadi masalah yang lain. Sebagian besar masalah murni berasal dari system birokrasi, yang mana pabrik Kharkiv telah berpengalaman (dan terbiasa) memproduksi pesawat Tupolev, sedangkan cara Antonov dalam melangsungkan suatu produksi memiliki system yang berbeda. Sementara itu, tim desain An-72 kebanyakan telah ditarik untuk mengerjakan proyek lain, yang berarti manpower yang menguasai system Antonov jumlahnya tidak memadai.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Tempur Jet / Fighter Jet Hawker Hunter")

Ada juga fakta bahwa An-72 menggunakan teknologi baru dan relatif belum terlalu dikenal, misalnya perakitan komposit yang ekstensif, dan mempercepat pembuatan perangkat tersebut tidak selalu mudah. Karena berbagai masalah yang membelit tadi, produksi awal An-72 tidak terbang hingga Desember 1985, alias tiga tahun terlambat dari jadwal. Pengiriman pertama An-72 ke VVS baru dimulai pada tahun 1986.

Demikianlah artikel tentang Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Aircraft
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Uni_Soviet
#Ukraina
#Pesawat
#Pesawat_Transport_Medium

Selasa, 12 November 2024

Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Pertama)


Pesawat Transport Medium 
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 12 November 2024

Pada tahun 1970-an, Biro Design Antonov memulai proses rancang bangun untuk pesawat angkut kargo militer dengan konfigurasi dua mesin yang memiliki kemampuan terbang jarak pendek yang sangat baik. Biro tersebut bekerja dengan cepat dan muncul dengan design pesawat pada tahun 1980-an dan dikenal sebagai "An-72". Biro tersebut juga merancang varian sipil untuk pesawat ini dan dikenal sebagai "An-74". Pesawat ini dibuat dalam jumlah yang relatif sedikit (untuk skala produksi Uni Soviet tentunya), tetapi pesawat ini hingga sekarang tetap beroperasi dan pengerjaan telah dilakukan pada pesawat berikutnya. Artikel ini akan sedikit sejarah dan deskripsi An-72 / An-74.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Tank Perusak / Tank Destroyer M18 Hellcat")

Pesawat Transport Medium 
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Riwayat dan Latar Belakang Pesawat Transport Medium AN-72


Pada tahun 1972, biro desain eksperimental (OKB dalam akronim Rusia) yang didirikan oleh Oleg K. Antonov dan berpusat di Kyiv, Ukraina, mulai mengerjakan pesawat dengan dapur pacu mesin turbofan ganda untuk menggantikan pesawat angkut kargo turboprop ganda An-26 rancangan mereka sebelumnya yang saat itu masih terus beroperasi dan dirasa mulai menua. Pesawat dengan design baru ini, yang kemudian diberi kode oleh OKB sebagai "Pesawat 200", adalah pesawat angkut sedang dengan kemampuan operasional lepas landas dan mendarat jarak pendek (STOL) yang baik.

Pesawat Transport Medium 
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Upaya design awal dilakukan dengan anggaran yang tersisa dari anggaran tahunan, yang tidak akan cukup untuk membiayai proyek tersebut, tetapi VVS (Voyenno Vozdushniye Sily/Angkatan Udara Merah) menyukai konsep tersebut dan mendukungnya. Hasilnya adalah spesifikasi yang dikeluarkan oleh VVS dan MAP (Kementerian Produksi Pesawat Udara, kurang lebih), yang mengarah pada dimulainya pengembangan resmi untuk pesawat "An-72" pada tahun 1973, sebagaimana Pesawat Udara 200 secara resmi ditetapkan.

Pesawat Transport Medium 
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Tiga model pra purwarupa pesawat untuk uji darat kemudian diproduksi, diikuti oleh purwarupa untuk uji penerbangan pertama, yang berhasil melakukan penerbangan perdananya dengan baik pada 22 Desember 1977, dengan pilot uji VI Terskikh sebagai pilot, didukung oleh teknisi penerbangan AL Kroots. Pengujian awal menunjukkan bahwa pesawat itu "mudah untuk diterbangkan", dilengkapi dengan instrumentasi penerbangan modern, dan memiliki tingkat kebisingan yang rendah, dan yang paling mengesankan adalah kinerja STOL-nya luar biasa. Spesifikasi atau persyaratan uji darat ketiga ditingkatkan ke standar penerbangan untuk membantu uji coba udara, dan berbagai masalah yang ditemukan kemudian diperbaiki. 

Pesawat Transport Medium 
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Tak lama kemudian pesawat purwarupa tersebut melakukan debut pada event Paris Air Show pada Mei 1979, dengan seluruh pesawat dicat dengan warna Aeroflot (maskapai penerbangan negara Soviet) yang rapi dan menampilkan tampilan penerbangan yang sangat lincah. NATO kemudian memberikan kode untuk pesawat transport Soviet yang baru itu dengan kode"Coaler" -- kemudian "Coaler-A" ketika varian lain muncul.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Tank Perusak Berat / A39 Heavy Assault Tank Tortoise")

Pesawat Transport Medium 
Medium Transport Aircraft - An-72
militerbanget.blogspot.com

Pada saat An-72 dipamerkan di Paris Air Show, di Uni Soviet persiapan sudah mulai dilakukan untuk produksi pesawat ini, dengan pabrik negara di Kharkiv dipilih untuk pusat produksinya. Namun, rencana produksi ternyata menemui kendala besar. 

Demikianlah artikel tentang Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Pertama). Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul “Pesawat Transport Medium/Medium Transport Aircraft - Antonov AN-72 (Bagian Kedua)", semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Aircraft
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Uni_Soviet
#Ukraina
#Pesawat
#Pesawat_Transport_Medium

Senin, 11 November 2024

M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Keempat)


Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 11 November 2024

Senapan semi otomatis ringan era Perang Dunia II ini memang sedari awal dirancang sebagai senjata PDW (Personnel Defensi Weapon). Tujuannya adalah untuk mempersenjatai pasukan non garis depan dengan senjata yang memiliki daya tembak yang cukup besar (melebihi daya tembak pistol atau pistol mitraliur), namun daya tembaknya tetap berada di bawah battle rifle (pada waktu itu adalah M1 Garrand). karena itulah, senapan semi otomatis ini dirancang dengan dimensi yang simple dan kompak, serta cukup ringan, sehingga sangat cocok untuk personel non garis depan. Dan karena dimensinya yang kompak, senjata ini juga sangat sesuai sebagai senjata pasukan lintas udara. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Ketiga)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Meskipun demikian, beberapa karabin memang menerima laras baru sebagai bagian dari peremajaan pascaperang. Karabin M1 digunakan oleh pasukan AS di Korea, dan meskipun secara resmi telah digantikan oleh M14 pada tahun 1957, beberapa masih digunakan hingga fase awal Perang Vietnam. Beberapa juta karabin militer surplus juga diberikan kepada sekutu AS di seluruh Asia, termasuk angkatan bersenjata Filipina, Korea Selatan, dan Vietnam Selatan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber Handley Page Halifax")

Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Sekitar 250.000 senapan M1 Carbine dijual ke publik melalui program Director of Civilian Marksmanship selama tahun 1960-an, sementara yang lainnya dihancurkan oleh pemerintah selama periode tersebut. Replika yang diproduksi secara komersial juga tersedia dari Plainfield, Iver Johnson, dan Universal, serta dari sumber-sumber di luar negeri. Saat ini, M1 Carbine sangat populer, tetap menjadi favorit di kalangan kolektor senjata militer dan ditawarkan dalam bentuk replika retro oleh pembuat senjata seperti Inland Manufacturing.

Senapan Semi Otomatis - M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Karabin M1 tidak menggantikan senapan tempur M1 Garrand (dan senapan ini sedari awal memang tidak pernah dimaksudkan untuk menggantikannya), sebaliknya, senapan ini menyediakan opsi untuk senjata ofensif yang ringan namun efektif bagi perwira, pasukan udara, dan mereka yang bertugas di daerah garis belakang. Angka produksi karabin membuktikan keefektifannya dalam pertempuran.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Tank Perusak / Tank Destroyer M18 Hellcat")

Senapan Semi Otomatis - M1 & M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis Senapan Semi Otomatis Ringan M1 Carbine


Jenis: Karabin
Asal negara: Amerika Serikat
Sejarah operasional
Masa operasional: Juli 1942–1960-an (Amerika Serikat)

Negara Pengguna: 

Amerika Serikat
Israel 
Norwegia
Vietnam Selatan
Brasil
Indonesia

Catatan Operasional: 

Perang Dunia II,
Revolusi Nasional Indonesia
Perang Korea,
Perang Vietnam

Sejarah produksi

Design dan pengembangan: 1938–1941
Diproduksi: September 1941 – August 1945
Jumlah produksi: Diatas 6,25 juta
Varian: M1A1, M1A3, M2, M3

Spesifikasi

Berat: 2,36 kg (kosong)
Panjang: 904 mm
Panjang laras: 458 mm
Peluru: .30 Carbine (7,62 × 33 mm)
Kaliber: 7,62 mm (.30 in)
Mekanisme: Gas operated, rotating bolt
Rata² tembakan: 850–900 butir/menit (M2/M3)
Kecepatan peluru: 600 m/s
Jarak tembak efektif: 175–275 m
Pasokan amunisi: Magazen box dengan kapasitas 15 atau 30 butir peluru

Demikianlah artikel tentang M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Keempat), semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Weapon
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Senapan
#Senapan_Semi_Otomatis
#Perang_Dunia_II

Minggu, 10 November 2024

M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Ketiga)


Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 10 November 2024

Senapan semi otomatis ringan era Perang Dunia II ini memang sedari awal dirancang sebagai senjata PDW (Personnel Defensi Weapon). Tujuannya adalah untuk mempersenjatai pasukan non garis depan dengan senjata yang memiliki daya tembak yang cukup besar (melebihi daya tembak pistol atau pistol mitraliur), namun daya tembaknya tetap berada di bawah battle rifle (pada waktu itu adalah M1 Garrand). karena itulah, senapan semi otomatis ini dirancang dengan dimensi yang simple dan kompak, serta cukup ringan, sehingga sangat cocok untuk personel non garis depan. Dan karena dimensinya yang kompak, senjata ini juga sangat sesuai sebagai senjata pasukan lintas udara. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Kedua)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Peredam kilatan cahaya pada ujung laras, peluncur granat, dan dudukan (penjepit) untuk pisau bayonet kemudian juga menjadi fitur tambahan pada senapan ini pada  fase akhir perang.

M1 Carbine produksi standar dilengkapi dengan popor pejal dari kayu kenari, tetapi versi dengan popor logam yang bisa dilipat (varian M1A1) juga diproduksi, untuk mempersenjatai personel lintas udara. Varian lainnya termasuk T3, yang dapat dipasangkan dengan teropong penglihatan malam (inframerah), dan karabin M2 select fire. Versi standar dari M1 dilengkapi dengan magasin dengan kapasitas 15 peluru. Tetapi, berdasarkan pada pengalaman di medan perang dimana klip atau magasen dengan kapasitas yang besar menjadi suatu kebutuhan mutlak, karabin M1 akhirnya dimodifikasi sehinga juga dapat menggunakan magasin dengan kapasitas 30 peluru yang diproduksi kemudian untuk M2.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber Handley Page Halifax")

Senapan Semi Otomatis - M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Lebih dari 6 juta pucuk M1 Carabine telah diproduksi pada tahun 1945 (dengan berbagai variannya), menjadikan senapan ini sebagai senjata militer yang paling banyak diproduksi dalam sejarah AS. Sebagian besar diproduksi oleh perusahaan yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam pembuatan senjata api. Senjata-senjata ini digunakan di banyak front, tidak hanya digunakan oleh pasukan pendukung dan di daerah belakang, tetapi juga oleh infanteri Angkatan Darat garis depan dan unit udara serta Korps Marinir di Pasifik. Meskipun senapan ini juga dikritik karena jarak tembaknya yang relative pendek dan daya tembaknya dibawah senapan M1 Garrand dengan peluru .30-06 yang lebih kuat, karabin M1 tetaplah menjadi senjata yang disukai selain karena dimensinya yang kompak serta ringan (dibandingkan dengan M1 Garrand tentunya), daya tembaknya juga mengungguli pistol dan bahkan pistol mitraliur, terutama pada jarak yang lebih jauh.

Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Setelah perang, banyak karabin yang dibawa pulang oleh personel militer di barak dan tas laut sebagai kenang-kenangan dari dinas di luar negeri. Karabin yang tersisa dalam inventaris militer kemudian direstorasi di gudang senjata pemerintah dan disimpan sebagai senjata cadangan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Tank Perusak / Tank Destroyer M18 Hellcat")

Senapan Semi Otomatis - M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Meskipun jalur produksi karabin M1 telah ditutup pada tahun 1945, laras cadangan tetap diproduksi setelah perang. Tidak seperti amunisi .30-06 yang digunakan dalam senapan M1, amunisi karabin kaliber .30 tidak korosif, yang menghilangkan kebutuhan akan program penggantian laras karabin yang mahal.

Demikianlah artikel tentang M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Ketiga). Artikel ini bersambung ke bagian keempat dengan judul “M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Keempat)", semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Weapon
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Senapan
#Senapan_Semi_Otomatis
#Perang_Dunia_II

Sabtu, 09 November 2024

M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Kedua)


Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com
 

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 9 November 2024

Senapan semi otomatis ringan era Perang Dunia II ini memang sedari awal dirancang sebagai senjata PDW (Personnel Defensi Weapon). Tujuannya adalah untuk mempersenjatai pasukan non garis depan dengan senjata yang memiliki daya tembak yang cukup besar (melebihi daya tembak pistol atau pistol mitraliur), namun daya tembaknya tetap berada di bawah battle rifle (pada waktu itu adalah M1 Garrand). karena itulah, senapan semi otomatis ini dirancang dengan dimensi yang simple dan kompak, serta cukup ringan, sehingga sangat cocok untuk personel non garis depan. Dan karena dimensinya yang kompak, senjata ini juga sangat sesuai sebagai senjata pasukan lintas udara. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Pertama)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Dalam waktu kurang dari dua minggu, para insinyur dan desainer Winchester berhasil menyusun model buatan tangan yang kasar berdasarkan receiver Garand yang diperkecil dan sistem gas short-stroke yang diciptakan oleh David M. Williams. Angkatan Darat terkesan dengan desain ini, tetapi dengan waktu kurang dari enam minggu sebelum putaran kedua pengujian, perusahaan New Haven menghadapi tugas berat untuk memproduksi purwarupa operasional "senapan ringan" sebelum batas waktu yang baru.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Anti Kapal Selam / Anti Submarine Warfare Aircraft - Breguet Alize")

Senapan Semi Otomatis - M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Winchester berhasil mencapai prestasi yang hampir mustahil ini, dan ketika kemelut dalam pengujian berakhir, perusahaan tersebut muncul sebagai pemenang dengan keputusan bulat dari para juri pengujian. Senapan ini diberi kode sebagai "Carbine, Caliber .30 M1," desain ini telah berubah dari desain menjadi purwarupa buatan tangan hingga diadopsi oleh Angkatan Darat hanya dalam beberapa bulan.

Senapan Semi Otomatis - M1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Angkatan Laut dan Korps Marinir mengikuti langkah yang sama dalam memilih senapan baru untuk digunakan oleh para pelaut dan "pasukan khusus." Kurang dari sebulan sebelum serangan Jepang di Pearl Harbor, Winchester menerima kontrak untuk pengadaan 350.000 pucuk karabin. Winchester juga setuju untuk mengesahkan kontrak produksi karabin M1 tanpa royalti, dan sebagai gantinya, pemerintah membayar perusahaan tersebut sebesar $886.000 sebagai penggantian biaya penelitian dan pengembangan.

Senapan Semi Otomatis - M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Setelah AS bergabung dalam perang melawan kekuatan Poros, pemerintah mensubkontrakkan produksi karabin M1. Sepuluh kontraktor utama, termasuk Winchester, IBM, dan General Motors, merakit dan mengirimkan senjata jadi. Para kontraktor ini juga memproduksi beberapa suku cadang yang dibutuhkan, tetapi sebagian besarnya diproduksi oleh subkontraktor. Produksi dan alokasi suku cadang diarahkan oleh "Komite Integrasi Industri Karabin" yang dikelola pemerintah, guna memastikan tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan produksi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber Handley Page Halifax")

Senapan Semi Otomatis - M1A1 Carbine
militerbanget.blogspot.com

Selama sejarah produksinya, beberapa modifikasi dilakukan pada desain awal untuk meningkatkan kinerja atau mempercepat produksi. Termasuk perubahan pada bolt, klem ujung laras, popor, kenop pengunci mekanisme penembakan, pengunci magasin, dan alat bidik belakang (pisir). 

Demikianlah artikel tentang M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “M1 Carbine, Senapan Semi Otomatis “Ringan” Era Perang Dunia II (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Weapon
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Senapan
#Senapan_Semi_Otomatis
#Perang_Dunia_II