Senin, 17 Maret 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketiga)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com
 

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 17 Maret 2025

Alutsista yang satu ini cukup populer di kalangan pengamat alutsista. Sosok lapis baja ini seolah menggambarkan eksistensi dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Reputasi tentang kecepatan manuver serta kedigdayaan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini dapat mudah dimengerti, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedua)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Berat kosong kendaraan ini berada dikisaran 6,8 ton, sedangkan dalam konfigurasi tempur bobotnya menjadi sekitar 7 ton. Bobotnya langsung melonjak drastic menjadi 8,5 ton atau lebih saat kondisi penuh (penambahan bobot dari muatan dan persenjataan). Kendaraan ini memiliki kapasitas muatan sekitar 1,5 ton dan mampu menarik (menderek) beban hingga seberat 2,7 ton, yang berarti bahwa Pak 36  atau meriam otomatis AA 20 mm (0,79 in) dapat diderek bersamaan dengan personel yang dimuat di kompartement penumpang. Total awak yang bisa dibawa adalah 12 personel, terdiri dari pengemudi, komandan peleton, dan sepuluh Panzergrenadier lengkap dengan peralatan mereka.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Senapan Serbu / Assault Rifle - Howa Type 89")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Produksi & evolusi: 


Varian Sd.Kfz.251 Ausf.A dan B
Ausf.A (Ausführung A atau “versi A”) adalah produk yang pertama dari Mittlerer Gepanzerter Mannschaftskraftwagen (Pengangkut personel lapis baja medium). Varian ini muncul pada pertengahan tahun 1939 dan pertama kali dialokasikan untuk Panzergrenadier (pasukan infantry mekanis Jerman pada saat itu) yang tergabung dalam Divisi Panzer ke-1 (ditempatkan di Weimar, selama musim semi tahun 1939), unit Jerman yang paling lengkap perlengkapannya pada saat Jerman memulai kampanye militer ke Polandia. Estimasi angka produksi untuk tahun 1939 hanya 232 unit, dan produksi diasumsikan oleh Hanomag di Hanover, Büssing-NAG dari Berlin Oberschoeneweide, Weserhuette dari Bad Oeynhause, Wumag dari Goerlitz, dan F. Schichau dari Elbing.

Ausf.B muncul pada tahun 1940 dan serupa dalam semua aspek kecuali antena radio yang direlokasi (dari anak tangga ke kompartemen pertempuran belakang), dan dihilangkannya alat bidik penglihatan arah belakang, untuk efesiensi dan mempermudah jalur produksi. Pada akhir tahun 1940, hanya 337 unit yang diproduksi dan didistribusikan ke lapangan. Diperkirakan 500 unit dilibatkan dalam operasi menyerbu Prancis saat Perang Dunia II.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Agram 2000")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Varian Sd.Kfz.251
 Ausf.C.
Varian Ausf.C (diproduksi akhir 1941) juga sangat mirip dengan produk sebelumnya, tetapi sudah diberi penambahan fitur pelat untuk pelindung bagian depan ruang mesin datar yang baru, setebal 14,5 mm (0,57 in), tanpa perangkap akses, diganti dengan lubang sederhana untuk manifold. Penyederhanaan produksi massal minor lainnya termasuk penambahan pintu akses belakang. Modifikasi (perbaikan) juga terjadi pada mesin, dengan dihapuskannya fitur kisi pendingin kap depan dan perangkap akses lateral, diganti dengan kotak ventilasi terbuka yang besar, dan bagian bawah lambung dimodifikasi untuk meningkatkan kapasitas beban kompartemen. 

Kotak pelindung knalpot belakang dipindahkan ke belakang, dan knalpot itu sendiri dimodifikasi sepenuhnya. Kaca spion dipindahkan dari celah penglihatan sisi pengemudi ke posisi yang lebih rendah. Lampu depan sekarang dipasang langsung ke sasis dan bemper dilepas dan diganti dengan kait (hook) penarik. Produksi untuk tahun 1941 diperkirakan sebanyak 389 unit kendaraan. Pada saat Perang Dunia berkecamuk, militer mengajukan peningkatan jumlah produksi, tetapi sayangnya pihak produsen tak sanggup memenuhinya, pada tahun 1942 jumlah ini hanya naik menjadi 424 dan sekitar 1200 untuk tahun 1942. Biaya produksi per unit adalah 22.560 DM.

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketiga). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian keempat dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keempat)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Kamis, 13 Maret 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedua)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Kamis, 13 Maret 2025

Alutsista yang satu ini memang sangat kesohor. Kehadirannya seakan menjadi perlambang dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Gambaran tentang kecepatan manuver serta kedigdayaan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini dapat mudah dimengerti, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Pertama)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Lambung kendaraan ini dirakit dengan cara dilas, dengan bagian-bagian yang telah dibuat sebelumnya. Konfigurasi bagian atas yang terbuka memungkinkan kru untuk yang lebih leluasa memantau kondisi di luar dan memungkinkan posisi tembakan yang lebih baik untuk senapan mesin. Badan kendaraan ini terdiri dari dua bagian utama, penutup depan dan "kompartemen penumpang" bagian atas terbuka di belakang. Kedua bagian ini terbuat dari pelat baja yang dilas dan dipaku keling ke sasis dasar. Kedua bagian ini disatukan dengan paku keling, rusuk baja penguat ditempatkan di belakang kompartemen pengemudi. Dengan metode penyatuan seperti ini, kekuatan body kendaraan meningkat secara signifikan jika dibandingkan dengan versi basisnya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengintai Lapis Baja Amfibi / Amphibious Scout Car - BRDM-2")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Dapur pacu kendaraan ini adalah mesin Maybach TUKRM HL 42 (4.17L), yang mana mesin ini sama dengan yang digunakan pada kendaraan Sd.Kfz.11. Ini adalah tipe mesin bensin 6 silinder empat langkah berpendingin air dengan system pengapian magnetik, yang menghasilkan daya 100 hp pada 2800 rpm. Mesin ini menghasilkan rasio tenaga terhadap berat sebesar 12,8 hp/ton, sehingga mampu menghela kendaraan dengan kecepatan rata-rata 52 km/jam (32 mph) di jalan raya atau medan yang sangat datar, dan 21 km/jam (13 mph) di medan off road ringan. Kecepatan ini tergolong tinggi untuk kendaraan sejenis yang ada waktu itu, yang mana sangat sesuai untuk taktik tempur yang diadopsi Jerman pada saat Perang Dunia II. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Senapan Serbu / Assault Rifle - Howa Type 89")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Kemudi kendaraan ini ada pada as roda depan, dengan radius putar sekitar 11 m pada saat berbelok. Track (rantai) yang digunakan adalah tipe Zgw 5001/280/140 atau Zpw 5001/280/140, yang mana relatif lebar dan memberikan cengkeraman yang sangat baik pada permukaan tanah (atau jalan), terutama dengan bantalan tapak karet W 302. Masing-masing terdiri dari 55 dan 56 (kiri / kanan) tautan dan panjang tracknya 7,7 dan 7,84 m. Sd.Kfz.251 adalah salah satu kendaraan lapis baja pertama yang dilengkapi dengan roda jalan yang saling mengisi (seperti pada roda jalan PzKpfw V Panther dan PzKpfw VI Tiger). 

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Model roda jalan yang saling bersisipan ini terbukti sangat baik dalam mendistibusikan berat kendaraan secara merata pada permukaan tanah dan juga mengurangi beban pada rantai. Walaupun efektif tetapi system roda yang bersisipan ini terbukti bermasalah di medan yang sangat berlumpur, seperti selama "Raspoutista" di front Rusia (pada saat melalui medan berlumpur, ruang antar roda akan rentan terisi dengan lumpur yang lengket sehingga berpotensi “mengunci” roda jalan satu sama lain).

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedua). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian ketiga dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Selasa, 11 Maret 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Pertama)


Kendaraan Lapis baja Serbaguna Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 11 Maret 2025

Alutsista yang satu ini memang sudah tidak asing lagi bagi para pengamat persenjataan di dunia, dan alutsista ini juga sering dikaitkan dengan manuver infanteri Jerman selama Perang Dunia Kedua. Kendaraan ini awalnya hanya versi lapis baja dari traktor artileri halftrack Sd.Kfz.11. 

Kendaraan Lapis baja Serbaguna Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Model kendaraan halftrack adalah salah satu dari beberapa solusi yang dimunculkan untuk mengatasi masalah rendahnya performa truk dan "kendaraan khusus" (Sonderkraftfahrzeug) di medan off-road. Sd.Kfz.11 dirancang pada tahun 1938 oleh Hanomag dan menjadi kendaraan utama untuk mengerek howitzer LeFH 105 mm (4,13 in) dan Flak 43 37 mm (1,46 in). Kendaraan ini diproduksi sebanyak 9000 unit hingga tahun 1945.


Kendaraan Lapis baja Serbaguna Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Alutsista half track ini merupakan pilihan yang tepat untuk memenuhi spesifikasi yang diajukan oleh Waffenamt, yang meminta pengadaan kendaraan lapis baja yang mampu membawa satu regu Panzergrenadier dan perlengkapannya untuk dapat selaras dan bergerak bersama manuver Divisi Panzer. 

Kendaraan Lapis baja Serbaguna Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Setiap korps infanteri mekanis Jerman harus dilengkapi dengan seratus unit kendaraan ini. Persyaratan lainnya adalah, kendaraan ini harus memilliki system proteksi yang memadai yang mampu menahan hantaman proyektil senjata ringan dan pecahan peluru artileri.  Kendaraan ini juga harus dilengkapi dengan persenjataan yang terdiri dari dua pucuk senapan mesin MG 34 untuk pertahanan dan dukungan tembakan jarak dekat dari unit lapis baja yang dikawalnya. Dalam aturan penamaan di militer Jerman, kendaraan ini digolongkan sebagai Mittlere Schützenpanzerwagen (“Kendaraan Lapis Baja Serbu Sedang”).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengintai Lapis Baja Amfibi / Amphibious Scout Car - BRDM-2")

Kendaraan Lapis baja Serbaguna Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Desain half track Hanomag


Karena Sd.Kfz.251 diproduksi oleh produsen yang sama dengan Sd.Kfz.11, pilihan yang efesien adalah menggunakan sasis HL kl.5 sebagai dasar yang di atasnya ditempatkan rangka yang lebih kuat, yang menopang struktur lapis baja di atasnya. Setelah beberapa rancangan, lapis baja dalam posisi miring yang menjadi ciri khas tipe ini diambil dari purwarupa kendaraan Selbstfahrlafette L40 7,5 cm sebelumnya yang dibuat oleh Hansa-Lloyd (1937). Posisi miring adalah pilihan yang berisiko dalam hal efesiensi ruang dan produksinya yang lebih sulit ketimbang lapisan baja dalam posisi tegak, tetapi ide di baliknya sederhana. Dengan lapisan baja yang terpasang dalam posisi miring berarti bahwa peluru atau pecahan amunisi artileri apa pun harus menembus pelat dengan ketebalan relative yang lebih tinggi. Lapisan baja tersebut melindungi sepanjang ruang mesin, radiator, ruang pengemudi, dan kompartemen belakang atas yang terbuka. Ketebalannya 14,5 mm (0,57 in), dengan kemiringan 14° di bagian depan, 10 mm (0,39 in)/80° untuk glacis (penutup mesin), 8 mm (0,31 in)/35° untuk panel samping dan belakang dan hanya 6 mm (0,24 in) untuk bagian bawah yang datar.

Itulah tadi tulisan yang membahas mengenai Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Pertama). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian kedua dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedua)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Senin, 10 Maret 2025

Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Keempat)


Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 10 Maret 2025

Senapan serbu ACR (Adaptive Combat Rifle) atau jika dalam Bahasa Indonesia secara bebas diterjemahkan sebagai “Senapan Tempur Adaptif” adalah senjata yang menarik. Salah satu hal yang tak biasa dari senjata ini adalah, senjata ini tidak dirancang oleh produsen yang memiliki latar belakang perancangan senapan serbu, melainkan didesign oleh perusahaan “Magpul” yang sejatinya adalah produsen untuk asesoris senjata (seperti wadah peluru alias magasen, alat bidik optik, dan lain-lain). Walaupun demikian, senapan serbu ini ternyata punya performa yang tergolong jempolan (bahkan beberapa sumber mengatakan kalau senapan serbu ini adalah senapan serbu yang andal dan memioiki tingkat akurasi yang cukup baik). Rancangannya merupakan kombinasi dari beberapa senapan serbu yang sudah operasional dan terbukti saat ini. Supaya artikel ini dapat mudah dimengerti, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul “Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Ketiga)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Kedua varian ACR menggunakan magasen Magpul PMAG berkapasitas 30 peluru, magasen polimer berkekuatan tinggi yang dirancang untuk senapan berpola AR-15 dan Magpul PDR. Karena PMAG mengikuti standar STANAG, ACR juga dapat menggunakan magasin STANAG versi standar. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Calico M950")

Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Baik varian sipil maupun varian militer dilengkapi dengan fitur pelepas magasin ambidextrous, dan operator dapat menukar popor standar dari pabrik dan menggantinya dengan popor keluaran Magpul lain pada kedua versi. Kedua varian tersebut juga memiliki keleluasaan dalam pilihan pistol grip, dimana operator dapat memilih pistol grip sesuai dengan kenyamanan, baik varian pabrik maupun produksi dari magpul dan komponen lainnya, menjadikan ACR senjata yang sangat modular.


Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Serbu/Assault Rifle ACR (Adaptive Combat Rifle - Senapan Tempur Adaptif)


Jenis
Senapan serbu (Produk Remington ACR)
Senapan semi otomatis (Produk Bushmaster ACR)

Asal negara: Amerika Serikat

Catatan operasional
Invasi Amerika Serikat di Afghanistan (2001–2021)

Sejarah produksi
Perancang: Magpul Industry
Tahun perancangan: 2006

Pabrikan
Remington Arms (untuk pasar militer)
Bushmaster (untuk pasar sipil)

Tahun produksi: 2010 - 2020

Spesifikasi
Bobot operasional: 7,9 – 9,8 pon (atau 3,6 – 4,4 kg)

Panjang
25,8 in (660 mm) (popor terlipat)
32,6 in (830 mm) (popor terentang)
35,5 in (900 mm) (popor terentang)

Panjang laras
8,25 inci (210 mm) (Varian Remington ACR)
10,5 inci (270 mm)
14,5 inci (370 mm) (Varian Remington ACR)
16,5 inci (420 mm)
18,5 inci (470 mm)

Amunisi (Peluru)
Kaliber 5,56×45mm NATO: Untuk versi standar (Organik)
Kaliber 7,62×39mm: Untuk varian purwarupa Masada/Non-Bushmaster/Remington ACR 
Remington SPC 6,8 mm: Untuk varian Bushmaster/Remington ACR
Kaliber 6,5 mm: Untuk varian bolt action (Remington ACR)
Kaliber .450 Bushmaster: Untuk varian Bushmaster ACR

Action: Piston langkah pendek yang dioperasikan dengan gas, rotating bolt

Rate of fire: 650–700 peluru/menit

V’o meninggalkan laras:
5,56×45mm NATO: 2.630–3.050 kaki/detik (800–930 m/detik)
.450 Bushmaster: 1.625–2.105 kaki/detik (495–642 m/detik)

Jarak tembak efektif
500 m (550 yd) untuk target titik
600 m (660 yd) untuk target area

Sistem pasokan amunisi: Magazin STANAG yang kompatibel dengan senapan serbu M16 dengan kapasitas 30 butir peluru

Sistem pembidik: Magpul MBUS dan rel Picatinny terintegrasi yang cocok dipadankan dengan berbagai pembidik optik

Demikianlah artikel yang mengulas tentang Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Keempat), semoga artikel ini bisa berguna bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel asli ditulis oleh Jason J. Brown - Jumat, 24 Februari 2017

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. NRABLOG
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Senapan_Serbu
#Assault_Rifle

Minggu, 09 Maret 2025

Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Ketiga)


Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 9 Maret 2025

Senapan serbu ACR (Adaptive Combat Rifle) atau jika diterjemahkan secara bebas kedalam Bahasa Indonesia menjadi “Senapan Tempur Adaptif” adalah senjata yang unik. Salah satu keunikannya adalah, senapan ini tidak dirancang oleh pabrikan yang memiliki latar belakang perancangan senapan serbu, melainkan dirancang oleh perusahaan “Magpul” yang merupakan produsen untuk alat-alat penunjang senjata (seperti magasen, optik, dan lain-lain). Walaupun demikian, senapan serbu ini ternyata memiliki kinerja yang cukup baik (bahkan beberapa sumber mengatakan kalau senapan serbu ini adalah senapan serbu yang handal dan mematikan). Designnya merupakan gabungan dari berbagai senapan serbu yang sudah operasional saat ini. Supaya artikel ini dapat mudah dimengerti, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul “ Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Kedua)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Detail Desain (Rancang Bangun)


Rancang bangun senapan serbu ini berdasar pada kombinasi beberapa desain senapan yang berbeda, seperti AR-15, FN Scar, dan lain-lain yang sudah teruji di medan tempur yang sebenarnya. Posisi dari rumah magasen (magwell) mengadopsi tata letak dari FN SCAR, dan penggunaan komponen dan suku cadang polimer merupakan adaptasi dari senapan serbu Heckler & Koch G36. Setelan mode penembakan menerapkan tata letak ambidextrous dan seperti kebanyakan senapan serbu modern, senapan ini memiliki desain modular, yang memungkinkan ACR dikonfigurasi dengan mudah untuk berbagai peran yang berbeda, hanya dalam hitungan menit (yang mana ini merupakan kabar baik bagi efesiensi budget).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Infantry Tank / Tank Infantri - Valentine")

Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

ACR untuk pasar militer dilengkapi dengan kenop atau tuas selector mode penembakan, dengan pengaturan aman (posisi bolt terkunci), tembakan semi otomatis, dan setelan otomatis penuh. Tuas pengokang biasanya ditempatkan di sebelah kiri senapan, walaupun ini adalah setelan standar, tuas pengokang ini dapat dilepas dan dipasang di sebelah kanan senapan, membuatnya ramah bagi penembak yang kidal. Sementara lubang ejektor (lubang untuk melontarkan selongsong peluru setelah ditembakkan) terletak di sisi kanan senjata. 

Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

Seperti halnya dengan sebagian besar senapan serbu modern saat ini, ACR juga dilengkapi dengan fitur deflektor casing, yang memantulkan selongsong peluru ke arah depan sehingga aman bagi penembak kidal. Hanya dengan mengubah beberapa komponen ACR, varian ACR militer dapat ditukar kaliber amunisinya mulai dari 5,56x45mm NATO ke kaliber 6,8mm Remington SPC, meskipun varian yang menggunakan 6,8mm Remington SPC saat ini masih dalam fase pengembangan. Pelindung tangan (handguard) ACR varian militer terbuat dari material aluminium dan dapat dipasangkan dengan sejumlah rel Picatinny.

ACR varian sipil juga memiliki desain modular, dan menggunakan banyak komponen yang kompatibel dengan senapan serbu AR-15. Bolt group telah disederhanakan dan dibuat menjadi satu unit, dengan penambahan pegas pengembali yang dapat dilepas. Bolt memiliki desain multi-lug yang berputar yang terkunci pada permukaan receiver.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Calico M950")

Senapan Serbu/Assault Rifle - ACR
militerbanget.blogspot.com

ACR varian sipil juga dapat diganti kalibernya dari 5,56×45mm NATO menjadi 6,8mm Remington SPC, sama seperti pada varian militer, meskipun varian yang menggunakan 6,8mm Remington SPC juga sedang dalam pengembangan. Pelindung tangan (Handguard) ACR varian sipil terbuat dari material polimer dan memiliki pelindung panas serta tri rel aluminium.

Demikianlah artikel yang mengulas tentang Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Kedua). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian keempat dengan judul: "Senapan Serbu/Assault Rifle ACR, Senapan Serbu yang Handal dan Sangat Mematikan (Bagian Keempat)", semoga artikel ini bisa berguna bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel asli ditulis oleh Jason J. Brown - Jumat, 24 Februari 2017

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. NRABLOG
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Senapan_Serbu
#Assault_Rifle