Sabtu, 16 Maret 2019

Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - de Havilland/Airco DH10 Amiens



Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 16 Maret 2019

Pesawat pembom berat bersayap susun, de Havilland/Airco DH3 Amiens dirancang pada tahun 1916 sebagai pesawat pembom berat, dengan dua mesin yang memiliki konfigurasi pusher. Tetapi rancangan ini tidak pernah diproduksi massal dan yang lebih ironis, dua unit purwarupa yang sudah dibuat dihancurkan satu tahun setelah purwarupanya selesai. 


Tetapi ternyata kondisi di lapangan berkata lain, Royal flying Corps masih membutuhkan pesawat pembom berat dan mampu terbang dalam jarak yang jauh sehingga mampu terbang mencapai wilayah strategis Jerman, di belakang garis depan. Situasi ini semakin diperparah saat Jerman melaksanakan pemboman di atas kota London dengan menggunakan pesawat pembom Gotha (baca artikel tentang pesawat pembom "Gotha" disini) pada tahun 1917. 

Geoffery de Havilland menyadari bahwa tidak ada waktu lagi untuk merancang pesawat yang benar-benar baru sedari awal. Akibatnya, pesawat DH3 yang sudah dihancurkan tersebut, kembali dibangun disertai dengan beberapa peningkatan, dan digunakan sebagai dasar bagi pesawat pembom yang baru.


Pesawat pembom Airco DH10 Amiens sekilas memiliki bentuk yang hampir sama dengan DH3, tetapi memiliki dimensi yang lebih besar dan juga lebih kuat/kokoh. 

Rancangan ini segera direalisasikan menjadi bentuk yang divinitif berupa satu purwarupa pesawat. Memiliki mesin in line BHP 230hp dan masih menganut konfigurasi pusher. Purwarupa pesawat Amiens I (dengan nomor serial C8658) terbang pertama kali pada tanggal 4 Maret 1918. Trailing edge pada sayap memiliki tell tale cut out agar baling-baling pusher tersebut dapat berputar dengan bebas. 


Dua purwarupa lainnya dipasang mesin dengan konfigurasi tractor atau baling-baling menghadap ke depan. Untuk purwarupa yang memiliki konfigurasi tractor tersebut, ditenagai dengan mesin Rolls Royce Eagle VIII 360hp (Amiens II, C8659, terbang pertama kali pada 20 April) dan bermesin Libery 12 (Mk III). Baik pesawat yang berkonfigurasi pusher atau tractor, kedua mesin berada di antara kedua sayap, dipasang pada strut. 

Purwarupa keempat menggunakan mesin Liberty dan terbukti performanya meningkat tajam, purwarupa versi ini diberi kode Amiens IIIA atau DH10A. Uji terbang dilakukan untuk memperbaiki rancangannya yang kemudian terbukti mampu terbang dengan kecepatan jelajah yang lebih tinggi serta mampu membawa muatan bom dengan kuantitas dua kali lipat lebih banyak ketimbang DH9.


Tetapi sangat disayangkan, pesawat ini muncul terlalu terlambat, dan hanya delapan unit saja yang sempat direalisasikan, itupun pada saat gencatan senjata telah dimulai. 

Menurut catatan resmi, hanya delapan unit yang diserahkan saat gencatan senjata yang kemudian diserahkan kepada Skuadron No. 104 yang nantinya berubah menjadi Royal Air Force. Bila perang berlanjut, dipastikan pesawat ini dapat membuktikan kemampuannya.


Pesanan saat perang mencapai angka 1.291 unit, diproduksi oleh tujuh perusahaan berbeda tapi banyak pesanan dibatalkan saat perang berakhir. Hanya 220 unit dibuat, setengahnya adalah versi IIIA yang memiliki mesin Liberty atau Eagle.


Pasca perang, Amiens memperkuat skuadron udara no. 216 di Mesir sebelum posisinya digantikan oleh Vimy pada tahun 1923. Di eropa pesawat ini digunakan sebagai pesawat pos udara, dimulai tahun 1919 oleh skuadron udara no. 120, terbang melalui rute Hawkinge-Cologne untuk lebih meningkatkan komunikasi antara British Army of The Rhine. Pada bulan Mei 1919, Amiens menjadi pesawat pertama yang melayani pos malam. Pada bulan Juni 1921, DH10 menjadi pesawat pionir layanan pos udara antara Kairo dan Baghdad, dilaporkan menggunakan jalur rel kereta api di tengah gurun untuk membantu navigasinya.


Skuadron No. 60 (awalnya skuadron udara no. 97) yang ditempatkan di Risalpur, di perbatasan barat laut India menjadi satu-satunya skuadron udara RAF yang menggunakan pesawat Amiens secara maksimal. Pada bulan November 1920 sampai Januari 1922, pembom ini digunakan untuk membom posisi pemberontak di India. Tipe ini nantinya digantikan oleh DH9A pada tahun 1923.


Spesifikasi Pesawat  Pembom Berat / Heavy Bomber - de Havilland/Airco DH10 Amiens Mk III


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Berat 2 Mesin
Terbang Perdana: 4 Maret 1918  
Kru: 3 orang 
Bobot: 2.535 kg (Kosong), MTOW: 4.086 kg


Dimensi 
Panjang Pesawat: 12,08 m 
Bentangan sayap: 19,96 m
Tinggi: 4.42 m
Wing Area: 77.79m2



Persenjataan: 
3 X senapan mesin 7,7mm di depan kokpit dan belakang kokpit.
Muatan bom sampai dengan 408 kg

Mesin : 2 X Liberty 400hp 12 in line piston engines

Performa  
Kecepatan maksimum: 180 km/jam
Ketinggian maksimum: 5.030 m
Kecepatan menanjak: 133 m/menit
Jarak terbang maksimum: sekitar 900 km 

Sumber : 
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

-----------------------------------------
tag: Close Support Vehicle, Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, Heer , Helicopter, Helicopter Angkut/Serang, Helicopter, tempur/serang, Helikopter, Helikopter Anti Kapal Selam, Helikopter multi peran, Helikopter Serang-Tempur, Kapal Cepat, Kendaraan Intai/Tempur Ringan, Kendaraan Serba Guna, Kendaraan Taktis Lapis Baja, Kriegsmarine, Luftwaffe, MiG, Pesawat Angkut Berat Jet, Pesawat Angkut Propeller, Pesawat Anti Kapal Selam, Pesawat Anti Tank Propeller, Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, Pesawat pembom berat Jet, Pesawat Pembom Medium-Propeller, Pesawat Pembom Propeller, Pesawat Pembom Ringan Jet, Pesawat Pembom Strategis, Pesawat Pembom Tukik Propeller, Pesawat Pembom/Tempur Jet, Pesawat serang jet, Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Pesawat Tempur Jet, Pesawat Tempur Malam, Pesawat Tempur Propeller, Pistol Mitraliur/Submachine Gun, Senapan Serbu Otomatis, Senapan Serbu Semi Otomatis, Tank, Tank Amfibi, Tank Destroyer, Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, Tank Tempur Berat/Heavy Tank, Tank Tempur Medium/Medium Tank, Tank Tempur Ringan/Light Tank, Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, senjata, senapan serbu, amunisi, peluru, sniper, pesawat, pesawat tempur, helikopter tempur, perang, lapis baja, pembom, PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS.

Jumat, 15 Maret 2019

Tank Tempur Medium / Medium Tank - B Whippet


Tank Tempur Medium - B Whippet
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 15 Maret 2019

Tank tempur Medium “jadul” hasil racikan dari Inggris ini bentuknya mirip dengan tank berat ketimbang pendahulunya Medium A Whippet, tetapi tank ini dipasangkan turet yang lebih besar di bagian atas di depan badannya. 

Medium Tank B Whippet memiliki bobot tempur di kisaran 18 ton, dan memiliki dimensi yang lebih panjang serta lebih lebar daripada pendahulunya Medium Tank A Whippet, tetapi memiliki ketinggian yang lebih rendah. Dengan konfigurasi seperti ini, kestabilan tank ini tergolong sangat baik yang berefek pada peningkatan performanya secara keseluruhan dibandingkan dengan tank sebelumnya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Lght Tank - M22 LOCUST)

Tank Tempur Medium - B Whippet
militerbanget.blogspot.com

Tank ini memiliki dapur pacu mesin 6 silinder Ricardo 74,5 kW/100hp yang dipasangkan pada kompartment yang berbeda. Antara kompartmen mesin dengan kompartmen kru dipisahkan dengan sekat yang kedap udara, tujuannya supaya gas buang dari mesin tidak masuk ke dalam ruang awak (kasus yang sering muncul pada era tersebut adalah, banyak awak tank yang keracunan gas buang dari mesin karena antara kompartment mesin dan juga awak tidak terpisah, alias menyatu tanpa sekat), sekaligus meminimalisir bahaya apabila terjadi kebakaran pada mesin. 

Fitur ini terbilang suatu terobosan maju pada era tersebut, sekaligus menandai perubahan rancangan secara mendasar pada tank modern di masa selanjutnya.

Secara umum, tank rancangan tahun 1918 ini memiliki bentuk yang merujuk pada rancangan awal (klasik) tank pada saat itu.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Training Airplane / Pesawat Latih Jet - MB-339) 

Pada saat Perang Dunia ke I berakhir, seluruh pesanan yang dibuat untuk tank ini dibatalkan. Dari 45 unit yang sudah selesai diproduksi, 17 unit diantaranya dikirim ke Rusia pada tahun 1919 untuk mendukung Pasukan Putih Rusia menghadapi Pasukan Merah Bolshevik pada saat Perang Saudara di Rusia. 

Tank Tempur Medium - B Whippet
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Medium / Medium Tank B Whippet


Asal Negara: Inggris
Mulai bertugas: 1918
Kru: 4 Orang
Bobot: 18.289 kg/18.29 ton

Dimensi  

Panjang: 6,93 m  
Tinggi: (over turret hutch) 2,59 m 
Lebar: 2,69 m

Persenjataan  

Senjata utama: 
4 x 7.7mm machine gun

Armor: Maksimum 14mm
Mesin:  Ricardo 6 cylinder petrol, generating 74.57 kW/100 hp 

Performa  

Kecepatan maksimum: 12,7 km/jam 
Jarak tempuh maksimum: 64 kilometer

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Medium / Medium Tank - B Whippet, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Kamis, 14 Maret 2019

Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Aircraft - Myasishchev M-4 "Bison"


Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019

Pengembangan pesawat pembom strategis atau pesawat pembom antar benua milik Uni Soviet yang dapat meyerang daratan Amerika Serikat sebenarnya telah dirintis semenjak awal 1950-an. Pada bulan Maret 1951, biro design yang baru yang dipimpin oleh Vladimir Myasishchev didirikan untuk mengatur pengembangan dan produksi pesawat pembom strategis dengan beberapa spesifikasi khusus. 

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pesawat ini adalah; harus mampu terbang menempuh jarak maksimum sejauh 12.000 kilometer, memiliki kecepatan maksimum di angka 900 km/jam, dan dengan performa tersebut, pesawat ini harus dapat membawa muatan bom seberat lima ton.

Demi memenuhi spesifikasi atau syarat tersebut, biro Myasishchev lalu menawarkan proposal rancangan pesawat pembom bersayap sayung, memiliki empat buah mesin yang terpasang pada wing root. 

Walapun Tupolev berpendapat, untuk memenuhi spesifikasi jarak tersebut, mesin yang memenuhi syarat adalah mesin turboprop (yang kemudian diwujudkan oleh Tupolev lewat pesawat pembom rancangannya Tupolev Tu-95, baca juga artikel yang mengulas tentang Tupolev Tu-95 "Bear"), namun Myasishchev tetap bersikukuh untuk menggunakan mesin turbojet (disini Myasishchev lebih mengutamakan kecepatan ketimbang jarak jelajah).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Sa. Vz. 61 Skorpion)

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Kenyataannya, pada saat pesawat ini mulai dibangun, mesin jet dengan tenaga yang dipersyaratkan masih dalam tahap pengembangan, sehingga pada saat purwarupa M-4 ini selesai, mesin yang digunakan adalah mesin dengan spesifikasi yang lebih rendah, yaitu mesin turbojet tipe Mikulin AM-3A. 

Purwarupa ini terbang pertama kali pada tanggal 20 Januari 1953, dan dapat terbang dengan kecepatan maksimum 947 km/jam dan dapat terbang dengan elevasi tertinggi di kisaran 41.012 kaki (sekitar 12.500 meter). 

Dan seperti yang sudah diprediksi oleh Tupolev, pesawat M-4 ini ternyata tak berhasil memenuhi syarat jarak jelajah maksimum, karena mesin turbojet yang lebih boros ketimbang mesin turboprop, otomatis bahan bakar yang tersedia tak cukup untuk memenuhi kebutuhan durasi terbang yang diinginkan.

Walaupun syarat jarak jelajah tak terpenuhi, kecepatan jelajah dan lain-lain dianggap sudah memenuhi syarat, dan pesawat pembom M-4 mulai diproduksi di Moskow pada tahun 1955, dan menjadi pesawat pembom konfigurasi empat mesin pertama milik Uni Soviet (walaupun pesawat pembom ini tak lagi menjadi pesawat pembom strategis). 

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Pesawat M-4 tampil di hadapan publik dengan terbang lintas di atas Moskow pada tanggal 1 Mei 1954. Pesawat pembom ini diberi kode panggilan “Bison” oleh NATO. Fitur roda pendarat pesawat ini memiliki sepasang roda utama dipasang tandem di bawah badan dan ditambah masing-masing satu roda penyeimbang di ujung sayap yang bisa dilipat ke dalam ujung sayap. Kompartment dimana awak atau kru bekerja, diberi tekanan udara untuk kenyamanan dan juga keleluasaan beraktifitas.

M-4/2M (kode identifikasi dari NATO adalah “Bison A”) merupakan versi pembom nuklir, dapat dibedakan dari bentuk moncong atau hidung yang tembus pandang khas pesawat lansiran Uni Soviet. 

Banyak dari pesawat M-4 yang lalu dikonversi menjadi pesawat tanker dengan memasang unit hosereel di kompartment bom, tugasnya adalah memberikan pasokan bahan bakar sehingga meningkatkan jarak terbang pesawat pembom lainnya.

Jarak terbang jelajah pesawat ini terus menerus menjadi masalah pelik bagi pesawat M-4. Untuk mengatasi hal tersebut, pesawat ini dimodifikasi dengan mengganti mesinnya dengan mesin yang lebih bertenaga (VD-7) dan kapasitas bahan bakarnya juga ditambah, sehingga jarak terbang jelajah pesawat ini meningkat menjadi 11.850 kilometer. 

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Dengan sistem pengisian bahan bakar di udara, pesawat ini dapat terbang lebih jauh lagi, yaitu mencapai 15.400 kilometer, sehingga pesawat M-4 ini bisa digolongkan menjadi pesawat pembom strategis, sekaligus menjadi pesawat pembom strategis pertama milik Uni Soviet yang dapat terbang jauh ke wilayah musuh lalu dapat kembali pulang ke pangkalannya. Versi ini disebut dengan M-4/3M, yang terbang perdana pada bulan Maret 1956 dan mulai berdinas aktif di kemiliteran Uni Soviet pada tahun 1958.

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Pesawat M-4/3M/M-6 (kode identifikasi dari NATO adalah Bison-B”) memiliki dimensi sayap yang lebih besar dari versi A, dimensi moncong atau hidung juga lebih besar, dan dipasang instrument pengisian bahan bakar di udara atau refuelling probe, kapasitas bahan bakarnya lebih banyak, dan memiliki mesin dengan daya dorong yang lebih besar. 

Pesawat ini juga dilengkapi dengan instrument navigasi dan pengeboman yang lebih canggih dibandingkan versi pertama. Walaupun versi ini memiliki tugas utama sebagai pesawat pembom strategis, tetapi pesawat ini dapat dengan  mudah dimodifikasi menjadi pesawat tanker jarak jauh dengan hanya dengan memasang refuelling kit pada kompartment bom dalam badan pesawat.

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Ditengah jalan, ditemukan satu kekurangan lagi pada pesawat ini, yaitu pada dapur pacunya. Mesin VD-7 ternyata keandalannya tidak memuaskan, dan konsekuensinya pada periode tahun 1958-1960, pesawat pembom M-4 mesinnya diganti dengan mesin baru, yaitu RD-3M-500A, dan versi ini lalu dikenal dengan M-4/3MS.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Lght Tank - M22 LOCUST)

Pada tahun 1960, versi pembom M-4/3MD dikembangkan, dimensi sayapnya bertambah sedikit lebih besar, dan hidungnya dirancang ulang, bentuk baru hidung ini lebih pendek, lebih tajam, dan juga dipasang refuelling probe pada ujungnya. Pesawat ini juga dipasangi dengan radom ekor yang berukuran lebih besar. Versi ini diberi kode identifikasi oleh NATO menjadi “Bison-C”, sama seperti sebelumnya, selain sebagai pesawat pembom strategis, pesawat ini juga bisa dikonversi menjadi pesawat tanker.

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Pada akhir tahun 1970-an, satu unit pesawat pembom M-4/3M dikonversi menjadi pesawat angkut yang berfungsi untuk mengangkut komponen besar untuk proyek pesawat ulang alik Energiya Buran menuju tempat peluncuran roket di Baikonur. 

Tangki propelan yang berukuran raksasa itu dan juga orbiter Buran diangkut dengan cara ditempatkan di atas badan pesawat. Untuk meningkatkan stabilitas pada saat terbang, pesawat ini dimodifikasi, sirip vertikal pada ekor yang semula hanya satu, diganti dengan dua ekor sirip vertikal. Versi ini telah melaksanakan 150 sortie penerbangan pada awal tahun 1980-an

Pesawat Pembom Strategis M-4 "Bison"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Aircraft Myasishchev M-4/3M


Asal Negara: Uni Soviet
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Strategis 4 Mesin
Terbang Perdana: 20 Januari 1953  

Spesifikasi Umum

Jumlah Awak: 8 Orang
Panjang: 47.20 m (154 ft 10 in )
Rentang Sayap: 50.5 m (165 ft 7 in)
Tinggi: 14.10 m (46 ft 3 in)
Wing area: 326.35 m² (3,512.8 ft²)
Berat Kosong: 79,700 kg (175,700 lb)
Loaded weight: 138,500 kg (305,340 lb)
MTOW: 181,500 kg (400,135 lb)
Mesin: 4 × Mikulin AM-3A turbojets, 85.75 kN (19,280 lbf)Masing-masing

Performa

Kecepatan Maksimum: 947 km/h (588 mph)
Radius Tempur: 8,100 km (5,030 mi) ferry; 5,600 km (3,480 mi) normal range
Ketinggian Terbang Maksimum: 11,000 m (36,000 ft)
Wing loading: 425 kg/m² (87 lb/ft²)
Thrust/weight: 0.25

Persenjataan

Guns: 9 × 23 mm NR-23 cannon or 6 × 23 mm AM-23 cannon in ventral, dorsal and tail barbettes. 1,100 rounds in ventral and dorsal barbettes, 2,000 rounds in tail barbette.
Missiles: Up to four cruise missiles carried externally.
Bombs: Typically 9,000 kg (19,840 lb) of internal stores. Up to 24,000 kg (52,910 lb) could be carried, including nuclear and conventional bombs

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Aircraft - Myasishchev M-4 "Bison", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Rabu, 13 Maret 2019

Tank Tempur Ringan / Light Tanks - Ford 3 Ton



Kemayoran, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2019

Batalion US Army yang bertempur di Perancis pada Perang Dunia ke I semula hanya mengandalkan tank berat buatan Inggris dan tank ringan buatan Perancis. Pada tahun 1918, Ford membangun tank ringan yang berdimensi kecil, yang diawaki oleh dua orang kru, yang mengambil dasar rancangan dari tank yang sukses buatan Perancis, Renault FT-17.


Tank ini nantinya akan menjadi tank dengan biaya produksi paling murah (jika dibandingkan dengan tank sejenis dari Eropa), dengan dimensi yang terkecil, tetapi yang paling sukses yang pernah dibuat oleh Amerika Serikat (pada saat itu). 

Uniknya, walaupun Ford 3 dikategorikan sebagai tank, tapi ternyata tank ini dirancang hanya dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7,62mm.


Tank ini memiliki dapur pacu mesin Model T Ford dengan dua starter elektrik. Mesin ini mampu menghasilkan daya 33,58 kW/45hp. 

Tank ini memiliki konfigurasi klasik, pengemudi duduk di bagian depan dan tank dikemudikan dengan cara mengubah variasi roda giginya. Penembak berada di bagian depan mengawaki senapan mesin kaliber 7,62mm. 


Satu purwarupa dari tank kemudian dikirimkan ke Perancis untuk dilakukan pengujian. Dan tank ini disetujui pemakaiannya sebelum gencatan senjata atau perang berakhir. 


Walaupun di atas kertas, pemesanan tank ini mencapai angka 15.000 unit, tetapi realisasinya hanya 15 unit saja yang dibuat, karena perang keburu usai, yang otomatis menghentikan pesanan untuk tank ini.


Spesifikasi Tank Tempur Ringan / Light Tanks - Ford 3 Ton 

Asal Negara: Amerika Serikat
Mulai bertugas: 1918
Kru: 2 Orang
Bobot: 
3.150 kg/3,15 ton 


Dimensi  
Panjang: 4,17 m  
Tinggi: (over turret hutch) 1,60 m 
Lebar: 1,68 m

Persenjataan  
Senjata utama: 
Senapan mesin kaliber 7.62mm
Senjata sekunder: 
-
Armor: Maksimum 13mm
Mesin:  2 x Ford Model T 4-cylinder Petrol 33.58 kW/45 hp 

Performa  
Kecepatan maksimum: 13 km/jam 
Jarak tempuh maksimum: - km 

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

-----------------------------------------
tag: Close Support Vehicle, Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, Heer , Helicopter, Helicopter Angkut/Serang, Helicopter, tempur/serang, Helikopter, Helikopter Anti Kapal Selam, Helikopter multi peran, Helikopter Serang-Tempur, Kapal Cepat, Kendaraan Intai/Tempur Ringan, Kendaraan Serba Guna, Kendaraan Taktis Lapis Baja, Kriegsmarine, Luftwaffe, MiG, Pesawat Angkut Berat Jet, Pesawat Angkut Propeller, Pesawat Anti Kapal Selam, Pesawat Anti Tank Propeller, Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, Pesawat pembom berat Jet, Pesawat Pembom Medium-Propeller, Pesawat Pembom Propeller, Pesawat Pembom Ringan Jet, Pesawat Pembom Strategis, Pesawat Pembom Tukik Propeller, Pesawat Pembom/Tempur Jet, Pesawat serang jet, Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Pesawat Tempur Jet, Pesawat Tempur Malam, Pesawat Tempur Propeller, Pistol Mitraliur/Submachine Gun, Senapan Serbu Otomatis, Senapan Serbu Semi Otomatis, Tank, Tank Amfibi, Tank Destroyer, Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, Tank Tempur Berat/Heavy Tank, Tank Tempur Medium/Medium Tank, Tank Tempur Ringan/Light Tank, Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, senjata, senapan serbu, amunisi, peluru, sniper, pesawat, pesawat tempur, helikopter tempur, perang, lapis baja, pembom.

Selasa, 12 Maret 2019

Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Fairey III Family



Kemayoran, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019

Pesawat Pembom Fairey III ini pada awalnya adalah pesawat udara khusus yang dirancang untuk berpangkalan di perairan, memiliki pelampung untuk sarana pendaratnya, pada era Perang Dunia ke I, pesawat bersayap ganda serba guna ini dikonversi oleh pabrikan Fairey menjadi pesawat yang berpangkalan di darat, fitur pelampungnya dicopot dan diganti menjadi roda, dan diberi kode Fairey IIIA. Pesawat ini menjadi kekuatan Royal Navy sebagai pesawat pembom yang berbasis kapal induk, memiliki dua awak. 


Untuk versi IIIB adalah versi berpelampung, sedangkan IIIC memiliki mesin yang lebih kuat. Fairey IIID merupakan versi kedua yang paling banyak dibuat, muncul sebagai pesawat darat di RAF tapi kebanyakan sebagai pesawat yang berpangkalan di perairan di Royal Navy. 

Pada musim semi tahun 1926, empat Fairey IIID milik RAF (Royal Air Force) melaksanakan formasi terbang jarak jauh menempuh jarak 22.366 kilometer dari Northolt (dekat London) menuju Cape Town dan kembali lagi melewati Yunani, Italia, dan Perancis. Pesawat Fairey IIID juga diekspor ke Australia, Portugis, Swedia, dan Belanda.


Fairey IIIF, yang merupakan versi peningkatan dari Fairey IIID adalah pesawat yang paling banyak diproduksi. Total produksi pesawat versi ini sebanyak 597 unit. Pesawat ini, baik yang versi berpangkalan di darat maupun di air digunakan oleh RAF dan Fleet Air Arm baik di Inggris maupun luar negeri semenjak tahun 1927 sampai dengan pertengahan 1930-an. 


Pengganti IIIF yang hebat ini pastinya IIIF lainnya, untuk itulah dibuat Fairey Gordon untuk RAF dan Seal untuk Royal Navy, Gordon adalah IIIF berawak dua, dapur pacunya dari mesin tipe berbeda yang lebih kuat dari sebelumnya, dan perubahan kecil lainnya (airframe, rangka dan roda pendarat serta sistem kontrol), sedangkan Seal adalah versi laut berawak tiga dengan opsi konversi memasang pelampung dan kait penahan. Keluarga Fairey III ini beroperasi dari Perang Dunia I sampai dengan awal Perang Dunia ke II, benar-benar pencapaian yang luar biasa.


Spesifikasi Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Fairey IIIF Mk IV

Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom 
Terbang Perdana: 19 Maret 1926 
Kru: 2 Orang
Bobot: 1.762 kg (Kosong), MTOW: 2.743 kg


Dimensi 
Panjang Pesawat: 11,19 m 
Bentangan sayap: 13,94 m
Tinggi: 4.26 m
Wing Area: 40.74m2

Persenjataan:
1 x 7.7mm Vickers machine gun in front fuselage
1 x 7.7mm lewis machine gun  in rear cockpit
Bom sampai seberat  227 kg

Mesin: 1 X Napier 570hp Lion XIA 12-cylinder V-type engine

Performa  
Kecepatan maksimum: 193 km/jam
Ketinggian maksimum: 6.710 m
Kecepatan menanjak: 305m/menit
Jarak maksimum: 664 km 

Sumber : 
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

-----------------------------------------
tag: Close Support Vehicle, Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, Heer , Helicopter, Helicopter Angkut/Serang, Helicopter, tempur/serang, Helikopter, Helikopter Anti Kapal Selam, Helikopter multi peran, Helikopter Serang-Tempur, Kapal Cepat, Kendaraan Intai/Tempur Ringan, Kendaraan Serba Guna, Kendaraan Taktis Lapis Baja, Kriegsmarine, Luftwaffe, MiG, Pesawat Angkut Berat Jet, Pesawat Angkut Propeller, Pesawat Anti Kapal Selam, Pesawat Anti Tank Propeller, Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, Pesawat pembom berat Jet, Pesawat Pembom Medium-Propeller, Pesawat Pembom Propeller, Pesawat Pembom Ringan Jet, Pesawat Pembom Strategis, Pesawat Pembom Tukik Propeller, Pesawat Pembom/Tempur Jet, Pesawat serang jet, Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Pesawat Tempur Jet, Pesawat Tempur Malam, Pesawat Tempur Propeller, Pistol Mitraliur/Submachine Gun, Senapan Serbu Otomatis, Senapan Serbu Semi Otomatis, Tank, Tank Amfibi, Tank Destroyer, Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, Tank Tempur Berat/Heavy Tank, Tank Tempur Medium/Medium Tank, Tank Tempur Ringan/Light Tank, Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, senjata, senapan serbu, amunisi, peluru, sniper, pesawat, pesawat tempur, helikopter tempur, perang, lapis baja, pembom.