Kamis, 10 Juli 2025

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister (Bagian Kedua)


Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traneer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Kamis, 10 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 1

Angkatan Laut Prancis, Aéronavale, kemudian mengadopsi turunan Magister, CM.175 Zéphyr, sebagai pesawat latih dasar untuk latihan pendaratan di dek dan operasi kapal induk. Pesawat-pesawat ini didahului oleh dua purwarupa "bukti konsep" yang diberi kode CM.170M Magister, yang melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1956/57.

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traneer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Versi Magister yang disempurnakan (dimodernisasi) yang diberi nama CM.170-2 Magister diproduksi mulai tahun 1960. Pesawat ini menggunakan dapur pacu mesin Turbomeca Marboré IV yang lebih bertenaga. Produksi Magister berakhir di Prancis pada tahun 1962 tetapi pesawat ini terus diproduksi di Finlandia hingga tahun 1967.

Pengembangan pesawat ini berakhir ketika Angkatan Udara Prancis memilih Alpha Jet sebagai pesawat latih jet baru mereka. Setelah dipensiunkan, sejumlah Magister dibeli oleh pribadi di AS dan dioperasikan dalam kategori eksperimental dan juga pesawat koleksi (hobby).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Bulat")

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traneer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Sejarah operasional


Pelanggan ekspor pertama adalah Jerman yang memesan 62 unit pesawat dari Fouga, dan Flugzeug Union Süd (konsorsium Heinkel dan Messerschmitt) kemudian memproduksi secara lisensi 188 unit pesawat. Selain itu CM.170 juga diproduksi di bawah lisensi oleh Valmet di Finlandia, dan Israel Aircraft Industries di Israel, dengan total produksi 929 unit. Dari jumlah tersebut 286 unit diselesaikan di bawah lisensi.
Israel

Angkatan Udara Israel mengoperasikan versi yang diproduksi dengan lisensi, IAI Tzukit. Meskipun pada dasarnya merupakan pesawat latih, pesawat ini ternyata digunakan dalam Perang Enam Hari 1967 oleh Skuadron 147 sebagai pesawat pendukung jarak dekat, menyerang target di garis depan Mesir selama hari pertama perang, ketika pesawat tempur Israel yang lebih canggih dikerahkan dalam Operasi Fokus terhadap pangkalan udara Arab. Pesawat-pesawat ini kemudian dikerahkan melawan pasukan Yordania, termasuk kendaraan lapis baja, di Tepi Barat. Magister terbukti efektif dalam misi dukungan jarak dekat meskipun menimbulkan banyak korban, dengan enam orang tewas.

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traneer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

El Salvador
El Salvador membeli 9 unit pesawat bekas Israel dan 3 pesawat Magister Prancis diakuisisi oleh Angkatan Udara Salvador yang kemudian digunakan sebagai pesawat latih dan pesawat serang darat dalam Perang Saudara Salvador dengan menggunakan bom dan senapan mesin 7,62 mm yang dipasang di hidung. Tidak ada yang tercatat hilang akibat tembakan musuh, tetapi hanya lima unit yang masih dalam kondisi siap pakai pada akhir perang.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Helikopter Transport-Multi Peran / Transport-Utility Helicopter - Kaman H-43B Huskie")

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traneer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Finlandia
Pada tahun 1958-1959, Finlandia membeli 18 Fouga Magister dari Prancis. Pada saat yang sama negara ini juga memperoleh lisensi manufaktur. Pabrikan pesawat Finlandia, Valmet, kemudian memproduksi 62 pesawat Fouga antara tahun 1958–67. Pesawat buatan Prancis itu membawa sebutan FM-1...-18 dan FM-21...-82 buatan Finlandia. Pesawat itu lalu dioperasikan sebagai pelatih jet di Angkatan Udara Finlandia antara tahun 1958–1988 hingga posisinya digantikan oleh BAe Hawks. Sebanyak 21 unit Fouga Magister hancur dalam kecelakaan, enam di antaranya berakibat fatal. Julukan Angkatan Udara Finlandia yang biasa untuk pesawat itu adalah Kukkopilli (Ocarina) karena suara unik yang keluar dari mesin turbojet Turbomeca Marboré.

Bersambung ke Bagian 3

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World of Airplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Prancis
#Pesawat
#Pesawat_Latih

Rabu, 09 Juli 2025

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister (Bagian Pertama)


Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traineer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 9 Juli 2025

Fouga Magister (nama resmi dari Perusahaan untuk pesawat ini adalah CM.170) adalah pesawat latih jet dua tempat duduk buatan Prancis tahun 1950-an. CM.175 Zéphyr yang dilengkapi dengan tailhook adalah varian untuk landasan kapal Induk Angkatan Laut Prancis.

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traineer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Meskipun pesawat ini didapuk sebagai pesawat latih pertama yang diproduksi khusus dengan konfigurasi dua kursi dan menggunakan mesin turbojet, ternyata konfigurasi ini sudah ada pada pesawat latih Fokker S.14 Machtrainer yang penerbangan pertamanya, produksi dan operasional aktif satu tahun sebelum CM.170. Namun, Magister jauh lebih sukses ketimbang Machtrainer, diproduksi dalam jumlah yang jauh lebih besar dan diekspor ke banyak negara. Hampir 1.000 unit pesawat Magister diproduksi dibandingkan dengan hanya 21 unit pesawat Machtrainer.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Tempur / Fighter Aircraft - Mikoyan-Gurevich MiG-19")

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traineer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Desain dan pengembangan

Pada tahun 1948, pabrikan Fouga merancang pesawat latih utama bertenaga jet yang disebut CM.130 untuk digunakan oleh Angkatan Udara Prancis (Armée de l'Air, AdA) yang rencananya diposisikan sebagai pengganti pesawat Morane-Saulnier MS.475 yang bermesin piston. Ketika AdA menemukan bahwa pesawat tersebut kekurangan tenaga dari dua mesin turbojet Turbomeca Palas, Fouga memperluas desain dasar dan menggunakan mesin Turbomeca Marboré yang lebih bertenaga. 

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traineer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Ekor berbentuk V yang khas dari CM.170 Magister yang baru berasal dari glider CM.8 (alias Castel-Mauboussin 8) yang digunakan Fouga sebagai basis uji coba penerapan mesin jet. Pada bulan Desember 1950, AdA memesan tiga unit purwarupa, dengan pesawat pertama terbang pada tanggal 23 Juli 1952. Sebanyak 10 pesawat praproduksi dipesan pada bulan Juni 1953 diikuti oleh pesanan produksi pertama sebanyak 95 unit pesawat pada tanggal 13 Januari 1954. Fouga kemudian membangun pabrik perakitan baru di Toulouse-Blagnac untuk memproduksi pesawat tersebut. Pesawat tersebut mulai mulai dioperasikan oleh Angkatan udara Prancis pada tahun 1956.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Bulat")

Fouga Magister 170R dirancang pada tahun 1949 oleh Robert Castello dan Pierre Mauboussin. Purwarupa pertama terbang pada tanggal 23 Juli 1952 dan yang pertama dijual ke AdA terbang pertama kali pada bulan Februari 1956.

Pesawat Latih / Traineer Airplane Fouga CM.170 Magister
Pesawat Latih (Traineer Airplane)
Fouga CM. 170 Magister
militerbanget.blogspot.com

Karena adanya beberapa penggabungan beberapa industri, pesawat ini kemudian dikenal dengan nama "Fouga CM.170 Magister", "Potez (Fouga) CM.170 Magister", Sud Aviation (Fouga) CM.170 Magister" dan "Aérospatiale (Fouga) CM.170 Magister" tergantung di mana dan kapan pesawat tersebut dibuat.

Catatan Tambahan:
Pesawat glider atau pesawat layang adalah pesawat  yang  terbang di udara dengan cara melayang, karena pesawat jenis ini tidak dilengkapi dengan mesin. Secara prinsip adalah pesawat bersayap, dan walaupun memiliki bobot yang lebih berat daripada udara, pesawat ini masih dapat melayang dengan sepenuhnya mengandalkan gravitasi untuk propulsi. Pesawat ini diluncurkan dari dataran tinggi dan meluncur ke depan sambil kehilangan ketinggian, dengan efisiensi penurunannya diukur sebagai laju penurunan. Atau ditarik oleh pesawat lain sampai dengan batas elevasi tertentu dan kemudian dilepas untuk melayang turun secara halus.

Bersambung ke Bagian 2

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World of Airplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Pesawat
#Pesawat_Transport
#Perang_Dunia_II

Selasa, 08 Juli 2025

Howitzer Swagerak M7 Priest, Sistem Artileri Swagerak Amerika Yang Paling Mematikan di Perang Dunia II (Bagian Keempat)


Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Selasa, 8 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 3

Catatan Operasional Artileri Swagerak M7


Melalui Lend-Lease, pengiriman pertama M7 dikirim ke Angkatan Darat Inggris yang beroperasi di Afrika Utara. Batch pertama yang berjumlah 90 unit langsung digunakan dalam pertempuran kedua El Alamein, pada bulan Oktober 1942, berdampingan dengan artileri swagerak 25 pdr Bishop buatan Inggris. Kedua system artileri ini berada dibawah komando Tentara Kedelapan militer Inggris dan terus dioperasikan hingga akhir kampanye dengan jumlah yang terus meningkat secara signifikan. Performa artileri ini terbukti sangat optimal pada front di daerah pegunungan dan perbukitan Sisilia dan Italia.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pistol Mitraliur / Submachine gun - TDI Kriss Super V")

Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Satu-satunya kendala yang harus dihadapi oleh Inggris adalah bahwa ini adalah alutsista orisinil buatan AS, dengan senjata dan persenjataan AS, yang mempersulit rantai logistik pasokan (terutama pada komponen dan sen jata dan mesin). Pada tahun 1943, semakin banyak Sexton standar Inggris buatan Kanada diperkenalkan. M7 juga terlibat secara besar-besaran di Normandia dan di seluruh kampanye Eropa barat. Walaupun alutsista ini diproduksi secara masif dan didistribusikan ke palagan Eropa, namun tak ada satupun yang dikirim ke Uni Soviet (kemungkinan karena Rusia memiliki inventaris artileri dan juga tank serta derivatifnya dalam jumlah yang sangat masif sehingga AS enggan untuk mendistribusikannya ke Rusia).

Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

M7 juga digunakan dalam jumlah yang semakin banyak di teater Pasifik. Misalnya, mereka mengambil peran yang sangat aktif selama kampanye Filipina. Kendaraan Inggris juga terlibat dalam kampanye Burma. Mereka terbukti berperan penting selama Pertempuran Meiktila dan kemajuan di Rangoon pada tahun 1945. Secara taktis, setiap divisi AS memiliki tiga batalion HMC M7, yang menyediakan tingkat dukungan artileri bergerak yang sangat baik. M7 terbukti cukup andal untuk bertugas lama setelah PD II, selama perang Korea. Varian B2 masih menjadi cadangan pada awal tahun 1960-an, dan banyak yang dilestarikan saat ini di beberapa museum dan juga koleksi pribadi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Tempur / Fighter Aircraft - Mikoyan-Gurevich MiG-19")

Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Artileri Swagerak M7 ”Priest”


Jenis: Arileri Swagerak (Self Propelled Artilerry/Self Propelled Gun)
Asal negara: Amerika Serikat

Negara Pengguna:
Angkatan Darat Amerika Serikat
Angkatan Darat Argentina
Angkatan Darat Austria
Angkatan Darat Belgia
Angkatan Darat Inggris
Angkatan Darat Kanada
Angkatan Darat Prancis
Pasukan Pertahanan Israel
Angkatan Darat Italia
Angkatan Darat Norwegia
Angkatan Darat Pakistan
Angkatan Darat Filipina
Kepolisian Filipina
Angkatan Bersenjata Republik Tiongkok
Bundeswehr (Angkatan Darat Jerman Barat)
Tentara Rakyat Yugoslavia

Catatan operasional di medan perang:
Perang Dunia II
Perang Korea

Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Sejarah produksi


Pabrikan
American Locomotive Company (M7)
Pressed Steel Car (M7B1)
Federal Machine and Welder (M7) 
Tahun Produksi: April 1942 – Juli 1945

Total produksi 
M7: 3489 Unit
M7B1: 826 Unit
M7B2: 127 Unit dikonversi dari M7B1
Varian: M7, M7B1, M7B2

Spesifikasi Teknis
Bobot operasional: 50.640 pon (22,97 metrik ton)
Panjang: 19 kaki 9 inci (6,02 m)
Lebar: 9 kaki 5 inci (2,87 m) dengan pelindung pasir
Tinggi: 8 kaki 4 inci (2,54 m) atau 9 kaki 8 inci (2,95 m) di atas senapan mesin AA
Awak: 8 Orang
Ketebalan lapisan baja: 12–62 mm

Persenjataan 
Senjata utama: 1 x Howitzer kaliber 105 mm M1/ M2 dengan 69 butir peluru
Persenjataan sekunder: 1 × Senapan mesin Browning M2 kaliber 0,5 inci (12,7 mm) dengan 300 butir peluru

Mesin: 
Continental R-975 C1 /C4 Ford GAA (M7B1) 400 atau 340 hp (298 atau 254 kW)

Suspensi: Pegas volute vertikal
Jangkauan operasional: 120 mil (193 km)

Kecepatan maksimum: 
24 mph (39 km/jam) di jalan raya
15 mph (24 km/jam) Medan off road (lintas alam)

Catatan Tambahan:
Kampanye Filipina (atau dalam literasi lain sebagai “Pertempuran Filipina”, Kampanye Filipina Kedua, atau Pembebasan Filipina dengan nama sandi Operasi Musketeer I, II, dan III) adalah kampanye militer gabungan yang terdiri dari militer Amerika, pejuang Filipina, militer Australia, dan Meksiko untuk mengusir pasukan Kekaisaran Jepang yang menduduki Filipina selama Perang Dunia II.

Militer Kekaisaran Jepang menguasai seluruh Filipina selama paruh pertama tahun 1942. Dua tahun kemudian, pembebasan Filipina dari Jepang dimulai dengan pendaratan pasukan Sekutu di pulau Leyte di Filipina timur pada tanggal 20 Oktober 1944. Sementara Manila berhasil dibebaskan setelah pertempuran perkotaan yang intens pada awal tahun 1945, pertempuran di tempat lain di Filipina berlanjut hingga akhir perang. Pasukan militer Amerika Serikat dan Persemakmuran Filipina, dengan dukungan angkatan laut dan udara dari Australia dan Skuadron Tempur ke-201 Meksiko, masih dalam proses membebaskan Filipina ketika pasukan Jepang di Filipina diperintahkan untuk menyerah oleh Tokyo pada tanggal 15 Agustus 1945, setelah Hiroshima dan Nagasaki di bom atom dan invasi Soviet ke Manchuria.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Tank Encyclopedia
2. Miltari Wiki
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Artileri
#Artileri_Swagerak
#Perang_Dunia_II

Senin, 07 Juli 2025

Howitzer Swagerak M7 Priest, Sistem Artileri Swagerak Amerika Yang Paling Mematikan di Perang Dunia II (Bagian Ketiga)


Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 7 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 2

Mobil M7B2 (1952)
Selama perang Korea, artileri swagerak ini dirasa kurang optimal karena sudut dongak senjata utamanya yang terbatas. Perang Korea didominasi oleh medan pertempuran yang berbukit-bukit sehingga membutuhkan sistem artileri yang memiliki sudut defleksi yang besar. Artileri swagerak Priest varian akhir memiliki sudut defleksi dibawah 65°. Akhirnya, modifikasi dilakukan agar sistem artileri ini dapat memioiki sudut senjata yang tinggi. Hal ini dicapai dengan memodifikasi dudukan secara menyeluruh dan penambahan perisai ekstra pada bagian depan. Dudukan senapan mesin berat juga dinaikkan agar dapat mencapai radius tembakan 360° penuh. Varian ini diproduksi sebanyak 127 unit oleh pabrikan Federal Machine and Welder.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Anoa")

Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Modifikasi Non Standar Artileri Swagerak M7 “Priest”
 
Beberapa M7 yang digunakan oleh Inggris dimodifikasi untuk peran kendaraan pengangkut personel lapis baja darurat untuk Operasi Goodwood (Juni 1944), untuk merebut Caen dan menerobos pertahanan Jerman yang mengisolasi Normandia.

Kanguru
Versi M7 Kanada yang diubah menjadi APC khusus, antara Oktober 1944 dan April 1945. Varian ini adalah konversi yang lebih menyeluruh yang dirancang berdasarkan pengalaman, dan dalam versi yang lebih lapang ini, kendaraan dapat mengangkut hingga 20 prajurit infanteri. Sebanyak 102 unit diubah dan digunakan oleh Inggris, Selandia Baru, dan Australia, baik di Eropa Utara maupun Italia.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pistol Mitraliur / Submachine gun - TDI Kriss Super V")

Purwarupa Kendaraan Pembawa Mortar Kimia 9,75 inci M7B1
Mortir Kimia PWD 9,75 inci "dipasarkan" ke Angkatan Darat ke-7 AS dalam uji coba di Benny, Prancis pada bulan Februari 1945. Senjata tersebut dikembangkan oleh Departemen Perang Perminyakan dan menembakkan peluru pembakar Fosfor Putih, oleh karena itu kata 'kimia' ada dalam namanya. Sebelumnya, mortir tersebut diuji coba pada sasis tank Valentine. Mortir tersebut dipasang pada tiga rangka HMC M7B1 yang berbeda untuk pengujian (bukan rangka M7). Mortir tersebut tidak diadopsi oleh Angkatan Darat AS karena dianggap tidak layak untuk digunakan (baik dalam hal performa maupun sebab teknis lain).

Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 "Priest"
militerbanget.blogspot.com

Catatan Tambahan:
Pertempuran Caen (berlangsung pada bulan Juni hingga Agustus 1944) adalah pertempuran besar yang terjadi antara Angkatan Darat Kedua Inggris dan Panzergruppe Barat Jerman. Perang tersebut bertujuan untuk menguasai kota Caen dan sekitarnya dan berlangsung selama Pertempuran Normandia. Kota Caen yang berjarak sekitar 9 mil (14 km) ke pedalaman dari pantai Calvados di antara Sungai Orne dan Terusan Caen merupakan kota yang sangat strategis jika ditilik dari kepentingan militer saat itu. Terletak di persimpangan beberapa jalan raya dan rel kereta api merupakan titik vital logistik. Hubungan komunikasi menjadikannya tujuan operasional yang penting bagi kedua belah pihak. Caen dan daerah di selatannya lebih datar dan lebih terbuka jika dibandingkan dengan daerah bocage di Normandia barat, dan komandan angkatan udara Sekutu ingin daerah itu segera direbut untuk membangun lapangan udara guna menempatkan lebih banyak pesawat tempur di Prancis guna mendukung gerak maju pasukan Sekutu di Benua Eropa.

Bersambung ke Bagian 4

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Tank Encyclopedia
2. Miltari Wiki
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Artileri
#Artileri_Swagerak
#Perang_Dunia_II

Jumat, 04 Juli 2025

Howitzer Swagerak M7 Priest, Sistem Artileri Swagerak Amerika Yang Paling Mematikan di Perang Dunia II (Bagian Kedua)


Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 Priest
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Jum'at, 4 Juli 2025

Sambungan dari Bagian 1

Karena anggaran untuk pembelian tank sangat besar, militer AS lalu memesan 4.400 unit untuk direalisasikan pada tahun 1943 (namun tidak pernah terwujud). Artileri swagerak ini kemudian mulai dioperasikan pada bulan Februari 1942 dan dikenal sebagai ”Self Propelled Gun 105 mm”. Produksi massal alutsista ini segera dimulai di American Locomotive Company. Pada tahun 1942, Pressed Steel Car bergabung dalam jalur produksi diikuti dengan pabrikan Federal Machine and Welder.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Martin Baltimore")

Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 Priest
militerbanget.blogspot.com

Modifikasi dan varian


Pada saat artileri swagerak ini mulai dioperasikan, didapatkan laporan bahwa kapasitas amunisi yang dbawa kendaraan ini ternyata kurang memadai. Untuk mensiasatinya, pihak perancang kemudian membuat kompartement tambahan di dinding (semacam bracket yang dapat menampung amunisi sebanyak 7 butir di kiri dan 5 butir di kanan), sementara 33 butir peluru sisanya disimpan di ruang pada pelat lantai. Konfigurasi penyimpanan amunisi seperti ini diterapkan di awal jalur produksi pada bulan Maret 1942. 

Sistem Artileri Swagerak Howitzer Swagerak M7 Priest
Howitzer Swagerak M7 Priest
militerbanget.blogspot.com

Kemudian, selama produksi, dilakukan perubahan teknis pada sasis kendaraan, yang semula menggunakan sasis M3 ke sasis M4 Sherman yang memiliki performa yang lebih baik, dan selanjutnya perubahan ini dijadikan standarisasi. Perubahan lain adalah pada sistem penggabungan bagian kendaraan yang menerapkan sistem modular, ditambah dengan perkuatan pada bagian depan serta peningkatan pada suspensi. Sebagian unit yang dikirimkan ke Inggris juga dilengkapi dengan pesawat radio sehingga mengorbankan kapasitas penyimpanan peluru dan kembali pada konfigurasi awal, dimana kapasitas ruang penyimpanan hanya dapat menampung 24 peluru.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Anoa")

Mobil M7B1 (1943)
Versi modernisasi ini didasarkan pada sasis M4A3 Sherman dan distandarisasi pada bulan September 1943. Diproduksi sebanyak 826 unit oleh pabrikan Pressed Steel Car. Varian ini memiliki ciri khas pada dapur pacu, dimana mesin Ford GAA V-8 (450 hp) digunakan menggantikan mesin yang lama, suspensi yang baru, roda jalan dan idler, serta side skirt, dengan banyak modifikasi internal.

Catatan Tambahan:
Artileri swagerak adalah sistem artileri yang dipasang (atau lebih tepatnya dikombinasikan) pada sasis kendaraan yang dapat bergerak sendiri, baik konfigurasi kendaraan beroda maupun rantai (tetapi mayoritas kendaraan pengusung yang digunakan adalah kendaraan dengan penggerak sistem rantai karena memiliki performa yang lebih baik serta lebih baik dalam hal menahan recoil, sehingga dapat menyederhanakan fitur pasak yang dibutuhkan untuk menstabilkan penembakan). Artinya, artileri ini tidak membutuhkan kendaraan lain untuk mobilisasinya sehingga lebih fleksibel dan juga lebih baik dalam system logistiknya. Fungsi utama system artileri ini sama dengan system artileri non swagerak yaitu untuk memberikan dukungan tembakan dari jarak jauh dalam pertempuran.

Bersambung ke Bagian 3

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Tank Encyclopedia
2. Miltari Wiki
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Amerika_Serikat
#Artileri
#Artileri_Swagerak
#Perang_Dunia_II