Pengembangan dari Martin Maryland
Berangkat dari dasar perancangan yang berbeda dengan pesawat pembom medium Martin Maryland, pesawat Martin Baltimore justru dirancang berdasarkan pada spesifikasi yang diajukan oleh RAF. Walaupun pesawat ini dikembangkan dari Maryland, dan menggunakan rancangan sayap yang sama, Martin Baltimore memiliki dapur pacu mesin yang lebih kuat, dan konfigurasi interior pada bodynya dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan komunikasi antar awaknya.
Walaupun dengan pendekatan seperti itu, karena dimensi badan pesawat ini sempit, kru pesawat ini tetap saja sulit bergerak pada saat pesawat ini menghadapi kondisi darurat.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635))
%20Martin%20%20Baltimore%202.png)
Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com
Kinerja dan Operasional di Front Mediterania
%20Martin%20%20Baltimore%202.png)
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com
Menurut sebuah catatan resmi, RAF memesan 400 unit pesawat ini pada bulan Mei 1940. Tetapi rupanya, ketika perang semakin menghebat, dan kebutuhan akan alutsista semakin meningkat, pesawat ini turut terkena imbasnya dan kebanjiran pesanan alias order. Sampai dengan perang berakhir, tercatat produksi untuk pesawat ini mencapai angka 1.575 unit.
Menurut satu catatan resmi, kiprah pesawat pembom ini hanya digunakan di front Mediterania dan pertama kali memperkuat skuadron No. 223 RAF.
![]() |
| Pesawat Pembom Ringan Light Bomber - Martin Baltimore militerbanget.blogspot.com |
Pesawat ini dioperasikan oleh empat orang awak yaitu pilot, navigator merangkap juru bom, juru tembak atas dan operator radio yang juga merangkap sebagai juru tembak bawah. Baltimore Mark I sampai dengan Mark IV memiliki mesin radial Wright GR-2600-A5B dengan daya 1.600hp, sedangkan versi Mark V dan Mark VI dipasangkan dengan mesin yang lebih bertenaga, yaitu Wright 1.700hp. Baltimore milik Desert Air Force menjalankan misi pengeboman baik siang atau malam hari untuk mendukung gerakan pasukan darat di Afrika Utara.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - M60)
Dikemudian hari, pesawat pembom ini digunakan untuk mendukung gerakan pasukan sekutu pada saat menginvasi Italia sebagai jalan menuju Jerman.
%20Martin%20%20Baltimore%204.png)
Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com
Spesifikasi Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Martin Baltimore Mk IV
%20Martin%20%20Baltimore%204.png)
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com
- Asal Negara: Amerika Serikat
- Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Ringan 2 Mesin
- Terbang Perdana: 14 Juni 1941
- Kru: Empat Orang (pilot, navigator/juru bom, radio operator/juru tembak bawah, Juru tembak atas)
- Bobot: 7.018 kg (Kosong), MTOW: 10.260 kg
Dimensi
- Panjang Pesawat: 14,8 m
- Bentangan sayap: 18,69 m
- Tinggi: 5.41 m
- Wing Area: 50,03 m2
Persenjataan
- 4 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di sayap (arah tembakan depan)
- 2 atau 4 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di turret atas
- 2 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di turret bawah
- Muatan bom sampai dengan 908 kg
Dapur pacu
- 2 X mesin Wright 1.660hp R-2600-19 Cyclone 14 radial piston engine
Performa
- Kecepatan maksimum: 491 km/jam
- Ketinggian maksimum: 7.106 m
- Kecepatan menanjak: 381 m/menit
- Jarak jelajah maksimum: 1.530 km
%20Martin%20%20Baltimore%209.png)
Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com
Catatan Tambahan: Mengapa Martin Baltimore Dikenang?
%20Martin%20%20Baltimore%209.png)
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com
Meskipun sering berada dalam bayang-bayang pembom strategis yang lebih besar, Martin Baltimore membuktikan bahwa efisiensi dan keandalan adalah kunci kemenangan dalam teater operasi yang dinamis seperti Mediterania. Dengan desain yang lebih kompak dibanding pendahulunya, pesawat ini mampu memberikan dukungan taktis yang presisi, menjadikannya aset tak ternilai bagi Desert Air Force. Meski ruang krunya yang sempit sering dikeluhkan oleh para awak, dedikasi mereka dalam mengoperasikan Baltimore di bawah tekanan pertempuran yang intens menunjukkan sisi manusiawi dari sejarah perang udara.
Warisan Martin Baltimore tidak hanya terletak pada statistik produksinya, melainkan pada kemampuannya beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan mendesak Sekutu dalam membalikkan keadaan di front Timur Tengah dan invasi Italia. Pesawat ini adalah simbol dari kerja keras kru darat dan udara yang memastikan suplai serta dukungan pengeboman tetap mengalir di tengah kerasnya kancah Perang Dunia II.
Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
%20Martin%20%20Baltimore%201.png)
%20Martin%20%20Baltimore%203.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar