Jumat, 12 Maret 2021

Pesawat Tempur Jet, V-STOL Harrier


Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 1
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 12 Maret 2021

Inovasi desain pesawat Inggris terbaik hingga saat ini mungkin adalah Harrier. Pesawat ini sangat menakjubkan, terus ditingkatkan dan dimodernisasi sejak melakukan terbang vertikal pada Oktober 1960 dan satu-satunya pesawat bermesin tunggal yang memiliki kemampuan Vertical/ Short Take Off Landing (V/STOL).

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 3
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Lahir dari Skenario Kiamat Perang Dingin


Pada saat Perang Dingin dalam intensitas yang tinggi, salah satu skenario terburuk, lapangan terbang militer negara-negara Blok Barat pasti menjadi sasaran pertama bila perang benar benar terjadi. Menyebarkan pesawat dan peralatan pendukung menjadi salah satu opsi antisipasi skenario tersebut. Opsi lainnya adalah, menciptakan pesawat yang memiliki kemampuan mobilitas yang tinggi, dengan tingkat ketergantungan pada landasan udara yang minim. 

Perwujudan dari opsi tersebut adalah Harrier, pesawat yang mampu lepas landas dari landasan pendek dan terbatas. Bahkan kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikalnya masih memukau banyak orang setelah lebih dari 40 tahun lalu purwarupa pesawat ini pertama kali diterbangkan.

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 5
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Rahasia V/STOL: Menentang Gravitasi dengan Mesin Pegasus


Harrier dapat lepas landas dan mendarat bila pilot mengarahkan pipa gas jet mesin dengan sudut 80 derajat dengan tenaga mesin penuh. Pada ketinggian 50-100 kaki (15-30 meter), pipa itu perlahan-lahan dimiringkan ke belakang sampai sayap mendapatkan daya angkat yang cukup untuk terbang. 

Kunci kemampuan unik Harrier ini diperoleh dari mesin vectored thrust Pegasus, yang memiliki empat pipa gas jet yang dikendalikan oleh tuas seleksi yang berada di samping tuas throttle di kokpit. Keempatnya berputar dalam satu kesatuan, mengarahkan daya dorong dari belakang sampai ke bawah. Saat melayang atau terbang pada kecepatan rendah, pesawat dibantu pengendaliannya oleh semburan jet dari pipa kecil di hidung, pada ujung sayap, dan ekor, dan diarahkan lewat pedal rudder dan tuas pengontrol oleh pilot.

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 7
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Pembuktian Tempur: Dari Perang Malvinas hingga Badai Gurun


Harrier GR1 mulai berdinas di RAF pada Oktober 1969 dan digantikan oleh GR3 yang bermesin lebih kuat dan tail warning radar untuk mengingatkan pilot terhadap kuncian rudal musuh. GR3 milik No. 1 Squadron RAF beraksi saat Perang Falkland 1982 (Perang Malvinas). Dalam perang tersebut, Harrier berkontribusi besar dalam menjatuhkan pesawat Argentina, FMA IA 58 Pucara.

Pesawat ini melaksanakan misi penyerangan menggunakan bom tandan dan bom "pintar" dengan muatan bom sampai seberat 1,3 ton. Skuadron ini melaksanakan lebih dari 150 misi dan kehilangan dua pesawat akibat tembakan meriam anti pesawat saat menyerang Goose Green.

US Marine Corps (USMC) berminat terhadap pesawat ini dengan langkah awal membeli 100 unit Harrier versi awal yang disebut AV-8A produksi McDonnell Douglas. USMC terus mengoperasikan Harrier sampai saat ini yaitu tipe AV-8B yang setara dengan GR7 milik RAF. AV-8B milik USMC juga diterjunkan dalam Operasi Desert Storm pada 1991. Negara lainnya yang membeli Harrier versi awal adalah AL Spanyol dengan menerima AV-8A eks USMC dan telah menjualnya lagi kepada AL Thailand pada 1996.

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 9
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Evolusi Generasi Kedua: Upgrade Mematikan GR7 dan GR9


Harrier generasi kedua, GR5 dan GR7 menggantikan GR3 pada akhir 1980-an/awal 1990-an untuk tugas dukungan ofensif. GR7 merupakan produksi lisensi AV-8B Harrier II buatan Amerika Serikat yang dipasang sistem navigasi dan defensif serta peralatan lainnya yang khusus untuk RAF termasuk tambahan gantungan senjata di bawah sayap untuk membawa misil Sidewinder. 

GR7 dapat membawa muatan dua kali lebih berat dari GR3 untuk jarak terbang yang sama atau muatan sama tapi jarak terbang dua kalinya. Penerbangan perdana GR7 dilakukan pada 1989 dan mulai memperkuat RAF pada 1990. Total 96 unit dipesan termasuk 62 GR5 yang kemudian dimodifikasi menjadi GR7.

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 11
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Harrier GR7 dapat melaksanakan operasi serang darat dalam bentuk apapun baik pada siang maupun malam. Pesawat ini dipasang peralatan Forward Looking Infrared (FLIR) terintegrasi dengan Night Vision Google (NVG) di helm pilot sehingga dapat terbang rendah di malam hari. Harrier T10 adalah versi latih berkursi ganda dari GR7, mulai dimiliki pada 1995 dan dapat digunakan juga untuk bertempur.

Pergelaran Harier terakhir adalah di Italia untuk mendukung operasi NATO dan PBB di Bosnia dan Serbia serta di Teluk Persia, ditempatkan di kapal induk Royal Navy sebagai pelengkap Sea Harrier.

Rencana tahun 2002 adalah menarik Sea Harrier dari skuadron garis depan pada 2006 dan digantikan oleh Harrier GR7/GR9, dioperasikan oleh skuadron RAF dan Royal Navy.

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 13
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Harrier terus ditingkatkan kemampuannya. Dipasang mesin baru, Pegasus 107 yang daya dorongnya lebih kuat pada suhu tinggi sehingga membuat GR7A lebih efisien. Peningkatan pada sistem avionik dan senjata memungkinkan Harrier dapat membawa senjata lebih beragam dan lebih canggih. Senjata ini meliputi misil udara ke darat Maverick, misil anti tank Brimstone, dan misil udara ke udara Sidewinder. Struktur komposit yang baru dan lebih ringan juga dipasang.

Harrier hasil peningkatan ini disebut Harrier GR9, berikutnya ditambahkan mesin dan sistem senjata lebih baik menjadi GR9A. Program ini juga melingkupi peningkatan pada versi latih/kursi ganda sehingga varian latih GR9 adalah Harrier T12.

Harrier milik RAF beraksi di Kosovo dan invasi ke Irak pada 2003. Pada 22 Maret 2003 bersama-sama pesawat milik USAF dan US Navy, RAF terlibat dalam penyerangan penuh terhadap target-target penting milik Irak termasuk di ibukotanya, Baghdad. Salah satu penyerangan RAF adalah menggunakan misil Maverick, pilot Harrier GR7 meluncurkan satu misil ini terhadap kendaraan peluncur misil SCUD dengan jarak tembak mencapai 322km. Maverick berhasil mengenai dan menghancurkan target tersebut.

Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier 16
Pesawat Tempur Jet V-STOL Harrier
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis AV-8B+ Harrier II Plus


Ciri-ciri umum

  • Kru: 1 pilot
  • Panjang: 46 kaki 4 inci
  • Rentang sayap: 30 kaki 4 inci
  • Tinggi: 11 kaki 8 inci
  • Luas sayap: 243,4 kaki²
  • Airfoil: airfoil superkritis
  • Berat kosong: 13.968 lb
  • Berat isi: 22.950 lb

Berat maksimum saat lepas landas:

  • Konvensional: 31.000 lb (14.100 kg)
  • Vertikal: 20.755 lb

Dapur pacu: 

  • 1 × Rolls-Royce F402-RR-408 (Mk 107) vectored-thrust turbofan, 23.500 lbf

Kinerja

  • Kecepatan maksimum: Mach 0.89 (662 mph, 1.070 km/h) di permukaan laut
  • Jarak jelajah maksimum: 1.200 nm
  • Radius tempur: 300 nmi (556 km)
  • Jangkauan feri: 1.800 nmi (3.300 km)
  • Laju tanjak: 14.700 kaki/menit
  • Beban sayap: 94,29 lb/ft²

Persenjataan

  • Senjata api: Meriam GAU-12 Equalizer 1 × 25 mm (0,98 in) yang dipasang di bawah badan pesawat di pod kiri dengan 300 butir peluru di pod kanan (konfigurasi Amerika / Spanyol / Italia)
  • Hardpoint: Pylon bawah sayap 6 × yang menampung muatan hingga 13.200 lb (5.988 kg):

Roket:

  • 4 × LAU-5003 pod roket (masing-masing dengan roket 19 × CRV7 70 mm)

Rudal:


Rudal udara-ke-udara:

  • 4 × AIM-9 Sidewinder atau peluru kendali inframerah berukuran serupa
  • 6 × AIM-120 AMRAAM (dipasang pada varian AV-8B + yang dilengkapi radar)

Rudal udara-ke-permukaan:

  • 6 × RUPS-65 Maverick; atau
  • 2 × AGM-84 Harpoon; atau
  • 2 × RUPST-88 HARM; atau

Bom:

  • CBU-100 Cluster Bombs (CBUs)
  • Mark 80 seri bom tak berpandu (termasuk bom latihan 3 kg dan 14 kg)
  • Seri Paveway dari bom berpemandu laser (LGB)
  • Mark 77 tabung napalm

Lainnya:

  • Hingga 4 × 300/330/370 tangki drop Galon AS (stasiun tiang No. 2, 3, 4 & 5 menggunakan pipa basah) untuk penerbangan feri / jarak jauh / waktu terbang

Avionik

  • Raytheon APG-65Pod penargetan AN / AAQ-28V LITENING (dipasang pada varian AV-8B + yang dilengkapi radar)Catatan khusus: Program peningkatan saat ini memasang badan pesawat dengan kabel dan perangkat lunak untuk menggunakan senjata pintar berbasis bus 1760, seperti Joint Direct Attack Munitions

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Kamis, 11 Maret 2021

Pernah Menjadi Andalan Angkatan Darat Uni Soviet, Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika


Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 1
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Kamis, 11 Maret 2021

Sejarah dan Perkembangan 2S1 Gvozdika


Pengembangan artileri swagerak 2S1 Gvozdika (Gvozdika artinya bunga anyelir dalam Bahasa Indonesia) kaliber 122mm dimulai pada tahun 1967. Purwarupa pertama dibuat pada tahun 1969 dan artileri swagerak ini lalu diadopsi oleh Angkatan Darat Uni Soviet pada tahun 1971. Produksi 2S1 Gvosdika secara definitive dimulai pada tahun 1972. Sistem artileri ini pertama kali terlihat di depan umum pada parade Angkatan Darat Polandia pada tahun 1974. 

Sistem artileri ini diproduksi dalam jumlah yang signifikan. Artileri ini juga telah diekspor ke sejumlah negara yang merupakan sekutu Uni Soviet, dan tercatat telah terlibat dalam beberapa pertempuran di beberapa negara atau konflik. Sistem artileri Gvozdika hingga saat ini masih dioperasikan oleh  sejumlah negara, walaupun dalam jumlah yang kecil.

Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 3
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Persenjataan: Daya Gempur Howitzer D-32


2S1 Gvozdika dilengkapi dengan howitzer D-32 kaliber 122mm. Howitzer ini adalah varian modifikasi dari howitzer tipe derek D-30. D-32 juga dilengkapi dengan sistem bantuan pengisian amunisi. Kecepatan tembak maksimum alutsista ini adalah 4-5 tembakan per menit. 

Gvozdika kompatibel dengan semua amunisi kaliber 122mm yang dikembangkan untuk howitzer D-30. Tipe amunisi ini termasuk amunisi fragmentasi, HE-FRAG, HEAT, cluster, asap dan proyektil iluminasi. Sistem ini mampu membawa total 40 amunisi, biasanya terdiri dari 35 amunisi HE-FRAG dan 5 amunisi HEAT. Jarak tembak maksimum dengan proyektil HE-FRAG adalah 15,2 km.

2S1 Gvozdika SPH diawaki oleh empat personel, terdiri dari komandan, juru tembak, juru muat amunisi dan pengemudi.

(baca juga artikel “Tank Tempur Berat / Heavy Tank KV-2")

Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 5
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Proteksi Lapis Baja dan Mobilitas Amfibi


Hull dan turret terbuat dari konstruksi lapis baja baja yang dilas. Proteksi lapis baja ini memberikan perlindungan terhadap tembakan senjata kaliber kecil dan serpihan peluru artileri. Kendaraan juga sudah dilengkapi dengan sistem perlindungan serangan NBC.

Artileri swagerak 2S1 Gvozdika didasarkan pada sasis kendaraan lapis baja multiguna MT-LB yang dimodifikasi. Kendaraan ini didukung oleh mesin diesel YaMZ-238V, yang menghasilkan tenaga sebesar 240 tenaga kuda. 

Sistem artileri ini juga memiliki kemampuan amfibi, meski muatan amunisi harus dikurangi menjadi 30 butir amunisi agar bisa mengapung dan menyeberangi sungai dan danau. Pada saat melaju di air, artileri swagerak ini tetap mengandalkan penggerak dari putaran tracknya. Kecepatan maksimum di atas air adalah 4,5 km/jam. 

Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 7
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Keunggulan Lintas Udara (Air Mobile) SPH 2S1 Gvozdika


Kelebihan dari sistem artileri 2S1 Gvosdika adalah sifatnya yang air mobile alias lintas udara. Sistem ini dapat diangkut oleh pesawat An-12, Il-76, C-130, atau pesawat angkut militer yang sekelas.



Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 9
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Varian


  • 2S34 Hosta adalah versi modern dari 2S1 Gvozdika.

Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 11
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Kesimpulan


Sebagai penutup obrolan kita kali ini, Sobat bisa melihat bahwa 2S1 Gvozdika bukanlah sekadar artileri swagerak biasa pada masanya. Lahir dari era Perang Dingin dan mulai diproduksi secara masif pada awal dekade 1970-an, alutsista ini membuktikan betapa visionernya insinyur pertahanan Uni Soviet dalam merancang mesin perang yang tangguh, fungsional, dan mematikan. Dengan mengandalkan howitzer D-32 kaliber 122mm yang diadaptasi dari versi tarik D-30—yang sudah sangat teruji keandalannya—Gvozdika terbukti mampu memberikan daya tembak bantuan yang amat destruktif di garis depan pertempuran.

Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 13
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Namun, yang membuat 2S1 Gvozdika ini benar-benar istimewa dan patut diacungi jempol adalah fleksibilitasnya yang luar biasa di berbagai kondisi medan. Bayangkan saja, monster baja seberat hampir 16 ton ini tidak hanya memiliki kemampuan amfibi untuk melintasi rintangan sungai atau danau tanpa persiapan yang rumit, tetapi juga sedari awal dirancang agar air mobile. Artinya, sistem artileri ini bisa dengan santai diangkut melalui jalur udara menggunakan pesawat angkut berat sekelas Antonov An-12, Ilyushin Il-76, atau pesawat sejenisnya. Mobilitas yang tinggi inilah yang menjadikannya sangat krusial, karena pasukan bisa mengerahkan daya tembak besar dengan cepat ke titik-titik konflik yang kritis.

Bagi para pecinta sejarah militer, jejak rekam tempur Gvozdika di berbagai palagan dunia menjadi bukti nyata ketangguhan desainnya. Meski zaman sudah semakin maju dan saat ini banyak bermunculan artileri swagerak generasi baru dengan teknologi serba digital, fakta bahwa Gvozdika masih terus dioperasikan oleh sejumlah negara hingga detik ini menunjukkan sebuah kebenaran mutlak: desain klasik yang solid tidak akan pernah lekang dimakan waktu.

Artileri Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika 15
Artileri Swagerak 122 mm
122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Howitzer Swagerak 122 mm / 122 mm self-propelled howitzer - 2S1 Gvozdika


Informasi umum

  • Asal negara: Uni Soviet
  • Operasional aktif: 1971
  • Awak: 4 personel

Dimensi dan berat

  • Bobot: 15,7 ton
  • Panjang: 7,26 m
  • Lebar: 2,85 m
  • Tinggi: 2,73 m

Persenjataan

  • Senjata utama: meriam kaliber 122mm
  • Panjang Laras: (belum diketahui)
  • Senjata mesin: -
  • Berat proyektil: 14.08 - 21.76 kg
  • Jarak tembak maksimum: 15,2 km
  • Rate of fire maksimum: 4 - 5 rpm
  • Kisaran ketinggian senjata: - 3 hingga + 70 derajat
  • Radius senjata: 360 derajat

Kapasitas amunisi

  • Senjata utama: 40 peluru
  • Senjata mesin: -

Mobilitas

  • Mesin: YaMZ-238V diesel
  • Daya mesin: 240 hp
  • Kecepatan: maksimum: 60 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 500 km

Kemampuan manuver

  • Tanjakan: 60 derajat
  • Kemiringan samping: 30 derajat
  • Halangan vertical: 0,6 m
  • Halangan parit: 2,4 m
  • Kemampuan Amfibi: Penuh

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Selasa, 09 Maret 2021

Pesawat Tempur Siluman / Stealth Fighter - F-117A Nighthawk (Tulisan ke 2)


Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 1
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 9 Maret 2021

Pesawat ini lebih dikenal sebagai "stealth fighter" alias pesawat tempur “siluman” ketimbang pesawat pembom. Pesawat pembom F-117 Nighthawk menjadi pesawat pertama yang menggunakan teknologi siluman pengecoh deteksi radar. Pesawat serang presisi ini dapat menyusup ke wilayah udara musuh yang dilindungi dengan pertahanan udara yang kuat dan menjatuhkan bom berpemandu laser ke target penting milik musuh.

F-117A dikembangkan oleh Lokheed Martin setelah pengerjaan teknologi siluman diselesaikan secara sangat rahasia sejak 1975. Pembangunan F-117A dimulai pada 1978 dan diuji terbang pada tahun 1981, tetapi baru pada tahun 1988 eksistensinya diumumkan kepada publik. F-117A pertama diserahkan pada tahun 1982 dan kesatuan pertama yang mulai mengoperasikan penuh pesawat ini adalah 4450th Tactical Group USAF Air Combat Command pada Oktober 1983. Lockheed Martin mengirim pesawat terakhir dari total pesanan sebanyak 59 unit ke USAF pada Juli 1990 dan lima unit pesawat uji masih dimiliki perusahaan ini.

(baca juga artikel lain tentang pesawat ini: "Pesawat Pembom Siluman / Stealth Bomber - F-117 Nighthawk" disini)

Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 3
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

Rahasia Teknologi Siluman F-117A: Canggih Namun Pantang Kena Air Hujan


Bentuk profil dan permukaan F-117A dirancang sedemikian rupa, dengan banyak sudut untuk mengelak atau mengacaukan gelombang pantul dari radar sehingga hanya menghasilkan sinyal sempit dan sering diabaikan oleh detektor radar musuh. Seluruh pintu dan panel yang bisa terbuka pada pesawat ini berbentuk bergerigi di pinggir depannya untuk memecah pantulan gelombang radar. 

Konstruksi pesawat ini umumnya terbuat dari alumunium dengan menggunakan titanium pada area mesin dan saluran gas buang. Permukaan luar pesawat ini dilapisi dengan lapisan Radar-Absorbent Material (RAM) yang juga berkontribusi terhadap efek silumannya. Selain itu F-117A tidak memiliki radar untuk navigasi dan menentukan target, sebagai gantinya dipasang Forward-Looking Infrared (FLIR) dan Downward-Looking Infrared (DLIR) dengan laser designator buatan Raytheon.

Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 5
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

F-117A diperkuat dengan dua mesin tipe turbofan low- bypass General Electric F404-GE-F1D2. Air intake berbentuk persegi panjang di setiap sisi badan, tertutup kisi kisi yang dilapisi RAM. Struktur saluran gas buang mesin berbentuk lebar dan datar untuk mengurangi deteksi inframerah dan radar dari belakang pesawat. Dua ekor vertikal berukuran besar dimiringkan ke luar untuk menghalangi deteksi radar dan inframerah dari area saluran gas buang mesin tersebut.

Sebelum terbang, mission data dimasukkan ke dalam komputer mission control IBM AP-102 yang terintegrasi dengan kontrol navigasi dan pengendali penerbangan sehingga sistem manajemen penerbangannya berlangsung secara otomatis. Setelah lepas landas, pilot dapat menyerahkan kontrol penerbangan kepada mission programme tersebut sampai mencapai target yang ditentukan. Pilot lantas mengambil alih kontrol, bersiap untuk meluncurkan senjata. 

Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 7
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dipasang Infrared Acquistion and Designation System (IRADS) yang terintegrasi dengan weapon delivery system. Pilot dapat melihat target pada Head-Up Display. Setelah penyerangan, mulai dari proses peluncuran senjata sampai impaknya direkam dengan sistem video sehingga dapat terlihat hasil kerusakannya secara real-time.

F-117A dapat meluncurkan berbagai macam senjata termasuk bom berpemandu laser di ketinggian rendah BLU-109B, bom berpemandu laser GBU 10 dan GBU-27, serta misil udara ke darat AGM 65 Maverick dan AGM-88 HARM.

Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 9
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

Jejak Tempur F-117A Nighthawk: Menguasai Baghdad, Runtuh oleh Radar Antik


F-117A beraksi pertama kali pada Desember 1989 saat Operasi "Just Cause" di Panama, tapi aksi ketika Perang Teluk Pertama yang membuat pesawat ini menjadi terkenal. Saat pelaksanaan misi itu, armada F-117 terbang non-stop dari Amerika Serikat menuju Kuwait, melaksanakan penerbangan selama 18,5 jam dengan sekali mengisi bahan bakar di udara sebuah rekor tersendiri bagi pesawat militer berkursi tunggal.

Periode Januari sampai Februari 1991, ketika Operasi Desert Storm, F-117A menyerang target yang dilindungi sangat kuat dan satu-satunya pesawat tempur jet Koalisi yang dapat menyerang jantung ibukota Irak, Baghdad. F-117A biasanya membawa sepasang bom berpemandu laser GBU-27 908kg, dan pada misi tersebut berhasil merusak dan menghancurkan pembangkit listrik, markas tentara, situs komunikasi, pusat operasi pertahanan udara, lapangan terbang, bunker amunisi, serta fasilitas produksi senjata kimia, biologi, dan nuklir milik Irak.

Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 11
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

Walaupun hanya 36 unit F-117A yang digelar saat Operasi Desert Storm dan hanya menyumbang 2,5 persen dari seluruh kekuatan udara yang seluruhnya berjumlah sekitar 1.900 pesawat tempur dan pembom, pesawat ini berhasil melaksanakan sepertiga dari serangan udara pada hari pertama perang. Secara keseluruhan, F-117A melakukan lebih dari 1.250 sorti, menjatuhkan lebih dari 2.000 ton bom, dan membukukan 6.900 jam terbang. Walaupun lebih dari 3.000 meriam anti pesawat dan 60 Surface-to-Air Missile melindungi Baghdad, Nighthawk menguasai wilayah udara di atasnya dan termasuk juga seluruh Irak.

Pada 24 Maret 1999, F-117A memimpin serangan udara NATO terhadap Yugoslavia. Saat kampanye itu, satu F-117A ditembak jatuh, dapat dideteksi oleh radar antik bergelombang panjang buatan Rusia. Biasanya pesawat ini kehilangan sifat silumannya saat badannya basah terkena air hujan atau saat membuka ruang bomnya.

Secara resmi Nighthawk terus dioperasikan oleh USAF sampai tahun 2020 dan hingga artikel ini ditulis, masih belum ada kabar, apakah pesawat ini akan terus mengangkasa, ataukah dipensiunkan.

Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter) - F-117A Nighthawk 13
Pesawat Tempur Siluman (Stealth Fighter)
F-117A Nighthawk
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi 
Pesawat Tempur Siluman / Stealth Fighter - F-117A Nighthawk

Ciri-ciri umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 65 ft 11 in
  • Rentang sayap: 43 ft 4 in
  • Tinggi: 12 ft 9.5 in
  • Luas sayap: 780 ft²
  • Berat kosong: 29,500 lb
  • Berat isi: 52,500 lb
  • Mesin: 2 × General Electric F404-F1D2 turbofans, 10,600 lbf masing-masing

Kinerja

  • Laju maksimum: Mach 0.92 (617 mph, 993 km/h)
  • Kecepatan maksimum: Mach 0.92
  • Jarak jelajah Ferry: Sekitar 1.750 km
  • Elevasi operasional maksimum: 69,000 ft
  • Beban sayap: 65 lb/ft²
  • Rasio daya dorong/berat: 0.40

Persenjataan

  • 2 × internal weapons bays with one hardpoint each (total of two weapons) equipped to carry:
  • BLU-109 bomb hardened penetrator
  • GBU-10 Paveway II laser-guided bomb
  • GBU-12 Paveway II laser-guided bomb
  • GBU-27 Paveway III laser-guided bomb
  • JDAM INS/GPS guided munition

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
    Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Senin, 08 Maret 2021

Kendaraan Tempur Pendukung Tank "Terminator" Menuai Pujian Media AS


Kendaraan Tempur Pendukung Tank "Terminator" 1
Kendaraan Tempur Pendukung Tank "Terminator"
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 8 Maret 2021

Kendaraan tempur Terminator menarik perhatian ahli militer Amerika. Menurut para pengamat, satu kendaraan tempur pendukung tank tersebut dapat menggantikan eksistensi 40 pasukan infanteri dan enam kendaraan lapis baja ringan.

Portal berita militer ‘Amerika Defense News’ melaporkan bahwa Terminator telah teruji dalam pertempuran yang sebenarnya, yaitu saat operasi tempur di Suriah, sebelum dikirim ke unit-unit tank Rusia. Pengalaman yang didapat di Timur Tengah menghilangkan keragu-raguan para petinggi militer Rusia, sehingga kendaraan itu dimasukkan ke dalam inventaris alutsista militer Rusia sekaligus mendongkrak reputasinya sehingga meningkatkan potensi ekspor dari alutsista ini.

Terminator memiliki senjata yang tergolong mematikan, yaitu dua pucuk meriam otomatis kaliber 30mm yang dipasangkan dengan senapan mesin kaliber 7,62mm, dua peluncur granat otomatis kaliber 30mm, dan dua peluncur rudal antitank Ataka-T.


Kendaraan Tempur Pendukung Tank "Terminator" 3
Kendaraan Tempur Pendukung Tank "Terminator"
militerbanget.blogspot.com

Sistem pengendalian tembakan memungkinkan operasi tempur dilakukan pada berbagai macam kondisi, seperti siang, malam dan dalam kondisi cuaca buruk sekali pun. Kendaraan tempur tersebut memiliki tiga operator sehingga dapat secara bersamaan melacak sekaligus mengunci beberapa target dalam radius 360 derajat. Terminator  dapat melaju hingga kecepatan maksimum 60 km/jam, dan mengangkut lima orang awak.

Delapan unit batch Terminator pertama telah dikirim ke divisi tank Vitebsk-Novgorod. Kedepannya, kemungkinan alutsista Terminator ini akan dilengkapi dengan kemampuan tambahan berupa "anti Drone" dan menjadi alutsista andalan sekaligus bagian tak terpisahkan dari barisan armada tank Rusia.

Artikel diadaptasi ulang oleh: Tuntas Trisunu

Artikel asli diambil dari laman Russia Beyond dengan judul "Media AS Puji Kendaraan Tempur Pendukung Tank Terminator"

Sumber:
Military today
Wikipedia

Minggu, 07 Maret 2021

Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion


Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion 1
Artileri Swagerak / Self Propelled Gun - 2S7 Pion
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 7 Maret 2021

Raksasa Kaliber 203mm: Sejarah Kelahiran Sang Monster Artileri Soviet
Artileri Swagerak kaliber 203mm 2S7 Pion mulai dioperasikan oleh Angkatan Darat Uni Soviet pada akhir 1970-an. Saat ini, alutsista tersebut masih digunakan oleh militer Rusia, Belarusia, Georgia dan Ukraina. Alutsista ini adalah sistem artileri konvensional paling kuat di dunia. Artileri Swagerak 2S7 Pion dirancang untuk menyerang target musuh jarak jauh dan penting, seperti pos komando, pusat komunikasi, atau gudang amunisi.

2S7 Pion dipersenjatai dengan meriam kaliber 203mm yang mematikan, dilengkapi dengan sistem pengisian amunisi otomatis. Alutsista ini mampu menembakkan proyektil HE-FRAG konvensional dan amunisi berpendorong roket, proyektil kimia dan proyektil nuklir. 

Sebuah proyektil HE-FRAG standar memiliki berat dikisaran 110 kg dan dibagian dalamnya terdapat bahan peledak seberat 17,8 kg. Proyektil ini memiliki jangkauan maksimum hingga 37,5 km. Berat proyektil berpendorong roket sekitar 103 kg dan memiliki 13,8 kg bahan peledak. Amunisi tipe ini memiliki jangkauan maksimum 47,5 km. 

Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion 3
Artileri Swagerak / Self Propelled Gun - 2S7 Pion
militerbanget.blogspot.com


Tembak dan Lari: Strategi Maut 2S7 Pion Menghindari Balasan Musuh


Muatan amunisi Pion 2S7 hanya terdiri dari 8 butir amunisi. Kapasitas internal sistem artileri ini hanya mampu mengangkut sekitar 4 butir amunisi, 4 amunisi lainnya diangkut oleh kendaraan pengawal. Tingkat tembakan maksimum adalah 3 tembakan per dua menit.

Waktu persiapan yang singkat memungkinkan sistem artileri 2S7 Pion menembakkan 1 atau 2 tembakan dan meninggalkan posisi menembak sebelum tembakan yang pertama mengenai target yang terletak hingga 47 km. Kemampuan tembak dan lari (hit and run) ini memungkinkan untuk menghindari tembakan balik dari artileri ataupun dari pelacak lawan.

Sayangnya, sistem artileri ini tidak dilengkapi dengan senjata perlindungan diri. Satu-satunya persenjataan pertahanan yang dibawa oleh Pion, selain senjata individu para kru, adalah peluncur rudal pertahanan udara portabel.

2S7 Pion memiliki 14 orang awak, namun hanya 7 awak yang bisa diakomodasi di dalam kendaraan dan sisa awak yang lain diangkut dengan truk pengawal atau pengangkut personel lapis baja pengiring.


Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion 5
Artileri Swagerak / Self Propelled Gun - 2S7 Pion
militerbanget.blogspot.com


Dapur Pacu V-46-1: Jantung Mekanik di Balik Bodi Raksasa 2S7 Pion


2S7 menggunakan sasis track yang memang dikembangkan secara khusus untuk alutsista ini, dengan sejumlah komponen otomotif dari tank tempur utama T-72 dan T-80. Sistem artileri ini menggunakan dapur pacu berupa mesin diesel turbocharged V-46-1, yang menghasilkan daya sebesar 750 tenaga kuda. Kendaraan juga dilengkapi dengan unit tenaga tambahan, yang menghasilkan tenaga sebesar 24 hp dan memberi daya pada semua sistem pada saat mesin utama dimatikan.


Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion 7
Artileri Swagerak / Self Propelled Gun - 2S7 Pion
militerbanget.blogspot.com


Evolusi Menjadi Malka: Jangkauan 50 Km dan Kolaborasi dengan Drone Orlan-10


2S7M Malka, varian yang ditingkatkan dari 2S7 Pion, terkadang disebut Pion-M. Alutsista modernisasi ini telah meningkatkan laju tembakan menjadi 2,5 tembakan per menit. Varian ini juga dapat membawa 8 butir amunisi, bukan 4. Malka 2S7M mulai digunakan oleh Angkatan Darat Uni Soviet pada tahun 1983.


Mesin parit Tundra BTM-4M. Ini didasarkan pada sasis 2S7 Pion atau 2S7M Malka. Mesin ini dilengkapi dengan penggali putar. Mesin ini diperkenalkan pada tahun 1997.

Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion 9
Artileri Swagerak / Self Propelled Gun - 2S7 Pion
militerbanget.blogspot.com


Spesifikasi Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion


Informasi umum

  • Asal negara: Uni Soviet
  • Operasional aktif: Akhir 1970-an
  • Awak: 14 personel

Dimensi dan berat

  • Bobot: 46 ton
  • Panjang (sampai ujung meriam): 13.1 m
  • Panjang lambung: 10,5 m
  • Lebar: 3,38 m
  • Tinggi: 3 m

Persenjataan

  • Senjata utama: Meriam kaliber 203 mm
  • Panjang Laras: (belum diketahui)
  • Senjata mesin: -
  • Berat proyektil: 110 kg
  • Jarak tembak maksimum: 37,5 - 47,5 km
  • Rate of fire maksimum: 1,5 rpm
  • Kisaran sudut ketinggian senjata utama: - 0 hingga + 60 derajat
  • Rotasi meriam: 30 derajat

Kapasitas amunisi

  • Senjata utama: 4 + 4 amunisi
Senjata mesin: 

Mobilitas

  • Mesin: V-46-1 diesel
  • Tenaga mesin: 750 hp
  • Kecepatan maksimum (jalan raya): 51 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 500 km

Kemampuan manuver

  • Tanjakan: 40 derajat
  • Kemiringan samping: 20 derajat
  • Halangan vertikal: 0,7 m
  • Halangan Parit: 2,5 m
  • Genangan air maksimum: 1,2 m

Artileri Swagerak 203mm / 203mm Self Propelled Gun - 2S7 Pion 11
Artileri Swagerak / Self Propelled Gun - 2S7 Pion
militerbanget.blogspot.com


Catatan Tambahan: 


Proyektil HE-FRAG adalah singkatan dari High-Explosive Fragmentation (Daya Ledak Tinggi - Fragmentasi). Ini adalah jenis amunisi militer yang dirancang untuk menghasilkan ledakan besar sekaligus menyebarkan serpihan tajam ke segala arah saat meledak.

Proyektil ini sangat efektif digunakan untuk menghadapi target "lunak" seperti personel musuh (infanteri), kendaraan tanpa lapis baja, atau posisi pertahanan ringan.

Cara Kerja Proyektil HE-FRAG

  • Daya Ledak Tinggi (High-Explosive / HE): Ketika proyektil mengenai target atau dipicu di udara, bahan peledak di dalamnya akan memicu gelombang kejut (ledakan) yang sangat kuat.
  • Fragmentasi (Fragmentation / FRAG): Dinding atau selongsong logam proyektil sengaja dirancang agar hancur menjadi ribuan serpihan kecil yang tajam (seperti pecahan kaca/pisau) saat terjadi ledakan. Serpihan-serpihan ini melesat dengan kecepatan tinggi untuk melukai atau merusak apa pun di radius ledakannya.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain