Jumat, 18 September 2026

Mil Mi-35M Evolusi Sang Helikopter Serang Legendaris (Artikel Versi Pertama)



Beraban, Tabanan, Bali, Jum'at, 18 September 2026

Helikopter serang legendaris Mil Mi-24 (sebutan NATO: Hind) telah membuktikan ketangguhannya di berbagai medan perang, konflik bersenjata, dan operasi khusus di seluruh penjuru dunia. Meskipun usianya tidak lagi muda, helikopter ini masih diandalkan oleh setidaknya 50 angkatan udara.

Mi-24 dikenal luas karena perawatannya yang mudah dan murah, serta keandalannya yang tinggi. Namun, untuk menjaga "monster terbang" ini tetap kompetitif dan relevan di era peperangan modern, peremajaan dan peningkatan mutlak diperlukan—terutama di sektor perangkat elektronik.


Lahirnya Mi-35M sebagai Solusi Modern


Pada tahun 1999, versi pembaruan yang diberi nama Mi-35M (sebutan NATO: Hind-E) pertama kali diperkenalkan. Mi-35M merupakan varian khusus ekspor dari seri Mi-24VM.


Meski pabrikan Mil telah memperkenalkan helikopter Mi-28 yang lebih modern pada tahun 1990-an, banyak negara—termasuk Rusia—menghadapi kendala anggaran untuk mengganti armada Mi-24 mereka. Hasilnya, produksi dan peremajaan Mi-35M terus berlanjut. Mulai diproduksi tahun 2005, helikopter ini kini beroperasi di Azerbaijan (24 unit), Brasil (12 unit), Venezuela (8 unit), dan beberapa negara lainnya.


Peningkatan Fitur dan Kemampuan Tempur


Peran utama Mi-35M adalah menghancurkan kendaraan lapis baja, pasukan musuh, hingga pesawat tak berawak (UAV) dan helikopter lawan dalam segala cuaca, baik siang maupun malam. Sebagai peran sekunder, ia dapat mengangkut pasukan, kargo khusus, dan melakukan evakuasi medis.


Berikut adalah pembaruan utama yang membedakannya dari model dasar:


Aerodinamika & Mesin Baru

  • Mengadopsi sistem rotor utama milik Mi-28 dengan baling-baling fiberglass berbahan titanium yang ringan namun sangat kuat, serta rotor ekor berbentuk X. Mesin turboshaft yang ditingkatkan membuat manuver dan batas ketinggian helikopter ini menjadi jauh lebih baik.

Avionik Mutakhir

  • Kokpit dilengkapi sistem penglihatan malam (NVG), pencari jarak/target elektro-optik termal, navigasi satelit, layar multifungsi elektronik, hingga perangkat komunikasi anti-jamming generasi terbaru.

Persenjataan Ganas

  • Mampu mengangkut berbagai senjata sesuai pesanan, mulai dari pod senapan, rudal anti-tank Ataka-V/Shturm-V, rudal udara-ke-udara Igla, hingga roket tanpa pemandu. Di bagian hidung, terdapat menara meriam laras ganda GSh-231 23mm. Kokpit dan komponen vitalnya juga dilindungi oleh lapisan pelindung baja yang tebal.

Kapasitas Unik

  • Mampu membawa muatan seberat 2.400 kg atau mengangkut satu regu berisi 8 prajurit infanteri bersenjata lengkap. Kemampuan angkut ini menjadikannya sangat unik dibandingkan helikopter serang buatan Barat.

Roda Pendarat Tetap

  • Roda pendaratnya tidak lagi bisa dilipat masuk (retractable). Hal ini dilakukan untuk memangkas bobot keseluruhan dan berfungsi sebagai peredam energi benturan jika terjadi kecelakaan.

Mengingat masih ada sekitar 1.500 unit seri Hind yang beroperasi di seluruh dunia, pasar untuk pembaruan helikopter ini sangat besar. Beberapa negara bahkan menawarkan paket peningkatan mandiri, seperti perusahaan Advanced Technologies and Engineering (ATE) dari Afrika Selatan dengan program Superhind.


Varian Mi-35M


  • Mi-35M1: Versi dasar untuk serangan malam hari.
  • Mi-35M2: Versi khusus Angkatan Darat Venezuela, dibekali mesin VK-2500 untuk operasional di dataran tinggi.
  • Mi-35M3: Versi dengan avionik terbaru untuk operasi malam yang lebih optimal. Dilengkapi rudal Ataka, Shturm, Igla-V, meriam 23mm, dan dirancang agar lebih mudah dirawat serta berumur panjang.
  • Mi-35M4 (AH-2 Sabre): Versi pembaruan dengan sistem avionik buatan Israel, dirancang khusus untuk Angkatan Udara Brasil.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Jet, V-STOL Harrier)


Data Spesifikasi Teknis Utama


Informasi Umum

  • Fungsi Utama: Helikopter serang, dukungan udara, dan transportasi pasukan (kapasitas hingga 8 personel).
  • Kru: 2 orang (pilot dan operator senjata).

Dimensi, Berat operasional, Performa

  • Panjang: Sekitar 21,6 meter.
  • Tinggi: Sekitar 6,5 meter.
  • Diameter Rotor Utama: 17,3 meter.
  • Mesin: 2 buah mesin turboshaft Klimov TV3-117VMA atau VK-2500, masing-masing berdaya 2.200 hingga 2.225 tenaga kuda (hp).
  • Berat Lepas Landas Maksimum (MTOW): Sekitar 11.500 – 12.000 kg.
  • Kecepatan Maksimum: Sekitar 305 – 310 km/jam.
  • Ketinggian Operasional: Hingga 5.400 meter.
  • Jangkauan Normal: Sekitar 460 – 1.000 km (tergantung konfigurasi beban).

Persenjataan

  • Kanon: Meriam/kanon laras ganda GSh-30 kaliber 30 mm di bagian depan.
  • Roket: Roket tak berpandu S-8 kaliber 80 mm atau pod roket B-8-V-20.
  • Rudal Anti-Tank: Rudal pemandu 9M120 Ataka.
  • Rudal Udara-ke-Udara: Rudal pertahanan diri 9M39 Igla-V.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military Today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar