Kamis, 20 Februari 2020

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142


Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020

Tupolev Tu-142 adalah pesawat versi patroli maritim dari pesawat pembom strategis Tu-95 (Baca juga artikel tentang Tu-95 di sini). Varian ini sebenarnya berbasis pada pesawat pengintai maritim Tu-95RC. 

Tu-142 dikenal di Barat sebagai Bear-F. Pesawat ini dirancang terutama untuk misi anti-kapal selam dan berbagai peran angkatan laut lainnya. Rancang bangun Tu-142 dimulai pada tahun 1963. Pesawat ini ditujukan untuk mengeliminir atau paling tidak mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh kapal selam pembawa rudal balistik Amerika Serikat yang baru, yang membawa rudal balistik dengan hulu ledak nuklir "Polaris". 

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Pada awal 1960-an Angkatan Laut AS telah memiliki armada kecil kapal misil balistik kelas George Washington dan Ethan Allen dan dengan cepat menugaskan kapal-kapal baru yang lebih besar dan lebih baik di Lafayette. Kapal-kapal Amerika Serikat ini berkeliaran di lautan dan dapat meluncurkan rudal nuklir mereka terhadap sasaran strategis di wilayah Uni Soviet.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank - A9 Cruiser Tank Mark I)

Pesawat Tu-142 dirancang untuk dapat menjejak kapal-kapal rudal balistik AS ini dalam patroli pencegahan mereka. Namun itu adalah tugas yang sulit, karena pada tahun 1960-an dan 1970-an peralatan deteksi kapal selam yang dimiliki oleh Uni Soviet dapat dikatakan tertinggal dalam hal teknologi. Pesawat anti kapal selam Tu-142 ini hanya dilengkapi dengan sensor dan juga instrument yang berasal dari pesawat patroli maritime Il-38.

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Varian ini melakukan penerbangan perdana pada tahun 1968. Produksi massal dimulai pada tahun yang sama, meskipun jenisnya masih diuji dan ditingkatkan hingga tahun 1972. Tu-142 secara resmi operasional secara aktif pada tahun 1972. Pesawat patroli maritim ini diproduksi dalam sejumlah varian. 

Pesawat ini terus ditingkatkan sepanjang menjalankan produksinya sebagai perbaikan dan penyempurnaan baru secara terus-menerus. Sekitar 100 unit dari pesawat seri Tu-142 yang diproduksi, dalam berbagai varian, ketika produksi dihentikan pada tahun 1994. Dan beberapa unit dari pesawat ini masih terus operasional hingga tahun 2018. Pada awalnya, sekitar 49 unit contoh dikirim untuk memperkuat resimen penerbangan angkatan laut Uni Soviet di Kipelovo, ditugaskan untuk Armada Utara dan 24 unit contoh dikirimkan ke resimen lain di Kamenniy Ruchey, yang kemudian ditugaskan ke Armada Pasifik. 

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Selama tahun 2000-an kondisi Tu-142 Rusia semakin memburuk dan tingkat kesiapan semakin rendah. Akhirnya resimen penerbangan ini diorganisir ulang dan jumlah pesawat yang operasional dikurangi menjadi hanya 16 unit. Sebanyak 8 pesawat tetap beroperasi di Armada Utara dan 8 pesawat di armada Pasifik. Varian perang anti-kapal selam utama adalah Tu-142MK (kode identifikasi NATO “Bear-F Mod.3”) dan Tu-142MZ yang ditingkatkan (Bear-F Mod.4), yang terakhir diselesaikan pada 1994. 

Pada tahun 2018, hanya 12 unit Pesawat patroli maritim Tu-142MK / MZ yang dilaporkan masih beroperasi, ditambah dengan 10 unit pesawat komunikasi Tu-142MR. Meskipun pesawat ini sudah menua, Rusia terus mengoperasikan pesawat ini karena tidak ada pengganti yang tepat untuk pesawat ini. Alhasil,Tu-142 tetap menjadi pesawat yang posisinya sangat penting dalam jajaran alutsista Rusia. 

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Angkatan Laut Rusia juga masih mengoperasikan pesawat patroli maritim Il-38 yang lebih kecil untuk patrol maritim jarak pendek. Untuk beberapa Tu-142 yang masih operasional tersebut, kemungkinan akan ditingkatkan dengan penambahan radar yang lebih modern, sonobuoy, sistem pemantau perairan yang baru dan sistem deteksi anomali magnetik. 

Satu-satunya pengguna Tu-142 selain Rusia adalah Angkatan Laut India yang memperoleh tujuh unit Tu-142 MK-Es. Meskipun baru-baru ini India mengakuisisi sejumlah pesawat patroli maritim jarak jauh Boeing P-8I Neptunus baru (versi P-8 Poseidon P-8 dari Angkatan Laut India ) yang mana pesawat tersebut secara umum lebih modern dan dan memiliki performa yang lebih baik ketimbang Tu-142.

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Tu-142 ini dioperasikan oleh 11 orang awak. Pesawat ini dapat digunakan untuk perang anti-kapal selam, anti kapal permukaan, pengintaian, intelijen elektronik, Search & Rescue, dan peran lainnya.

Tu-142 dilengkapi dengan berbagai sensor pencarian, termasuk radar pencarian dan sonobuoy. Instrument elektronik asli berasal dari pesawat patroli maritim Il-38, meskipun beberapa elemen baru dikembangkan. Versi Tu-142 yang akhirnya ditingkatkan dilengkapi dengan sensor yang lebih modern. Sistem deteksi anomali magnetik ditambahkan pada versi Tu-142M yang ditingkatkan.

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Pesawat patrol maritime Tu-142 ini memiliki dapur pacu empat mesin NK-12MV turboprop, yang mampu menghasilkan daya sebesar 15.000 hp masing-masing dan dilengkapi dengan baling-baling counter-rotating (propeller kontra). Tu-142 memiliki jarak jelajah yang sangat mengesankan, sekitar 11.500 km. Pesawat ini dapat membawa 83,9 ton bahan bakar pada tangki bahan bakar internalnya. Selain itu dilengkapi dengan probe pengisian bahan bakar dalam penerbangan, yang dapat memperpanjang jangkauannya. Meski begitu, pesawat patroli maritim ini dapat mencapai pantai AS tanpa pengisian bahan bakar dalam penerbangan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Helikopter Serang - Transport / Attack - Transport Helicopter MIL MI-24

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Russian Naval Aviation juga mengoperasikan pesawat patroli maritim Il-38 yang lebih kecil untuk peran jarak pendek. Il-38 adalah pesawat tua lainnya, yang dioperasikan kembali pada tahun 1968. Rusia saat ini tidak mendapat pengganti yang cocok untuk jenis ini.

Tupolev Tu-142 memiliki dua compartment bom dengan dimensi yang luas, sama seperti pesawat pembom Tu-95. Pesawat patroli maritim ini dapat membawa 11.334 kg persenjataan, termasuk torpedo anti-kapal selam, bom dalam (depth charges) dan ranjau. Untuk pertahanan diri, pesawat ini dilengkapi dengan dua meriam twin-barrel 23 mm di bagian belakang (tepat di bawah ekor vertikalnya yang besar).

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Variants


Tu-142 
Ini adalah varian model produksi awal. Varian ini diadopsi pada tahun 1972. Varian ini memiliki undercarriage belakang dengan 12 roda per sisi. Varian awal ini sudah dipensiunkan dan dinonaktifkan pada awal 1990-an.

Tu-142M 
Ini adalah varian penyempurnaan atau modernisasi dari varian sebelumnya. Dirancang sejak 1969 untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh militer Uni Soviet. Pada varian awal, instrumen penjejak kapal selam "Berkut" ternyata memiliki performa yang buruk. Pada Tu-142M instrumen deteksi kapal selam lawas diganti dengan instrumen baru, "Korshun" yang memiliki performa yang cukup baik. Varian ini juga dilengkapi dengan sonobuoy yang lebih modern. Selain kelengkapan tadi, pada varian ini juga dilengkapi dengan sistem deteksi anomali magnetik yang sangat berguna pada saat menjejak kapal selam modern lawan yang memioiki tingkat kesenyapan mesin yang tinggi. Undercarriage belakang diganti dan memiliki 8 roda per sisi. Semua Tu-142Ms dilaporkan pensiun dan dinonaktifkan pada awal 1990-an.

Tu-142MP 
Varian ini adalah purwarupa tunggal, dibuat untuk menguji senjata anti-kapal selam.

Tu-142MR Orel (elang) (kode identifikasi dari NATO “Bear-J”) 
Ini adalah varian untuk platform pos komando / komunikasi untuk berkomunikasi dengan kapal selam rudal balistik yang sedang menyelam. Pesawat ini dirancang khusus untuk situasi perang nuklir. 
Pesawat ini berperan sebagai relay komunikasi antara markas besar angkatan laut dan kapal selam rudal balistik. Menariknya, pesawat ini dapat berkomunikasi dengan kapal selam walaupun dalam kondisi mendarat di pangkalan udara. Tu-142MR dikembangkan pada tahun 1977 dan didasarkan pada pesawat Tu-142M. Varian ini memiliki awak 9 orang. Percobaan pesawat ini selesai pada tahun 1980 dan diadopsi oleh Soviet Naval Aviation. Varian ini hanya diproduksi dalam jumlah kecil dan hingga saat ini masih beroperasi.

Tu-142MRM 
Varian ini adalah varian upgrade terencana dari varian Tu-142MR yang masih operasional untuk memperluas layanan operasional mereka. Versi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2014.

Tu-142MRC 
Ini adalah varian purwarupa untuk peran pengawasan tunggal dan penargetan pesawat. Varian ini dirancang untuk membidik rudal jelajah anti-kapal milik lawan. Pesawat ini mulai diproduksi pada awal 1990-an dan pada awalnya dimaksudkan untuk menggantikan Tu-95RC. Namun pada saat itu satelit digunakan untuk peran itu. Jadi pengembangan Tu-142MRC dibatalkan.

Tu-142MK (nama pelaporan Barat Bear-F Mod.3) 
Ini adalah salah satu varian perang anti-kapal selam yang paling banyak diproduksi.

Tu-142ME, juga disebut sebagai Tu-142MK-E 
Varian ini adalah versi ekspor yang designnya merupakan "pengembangan" dari Tu-142MK. Secara umum mirip dengan Tu-142MK, tetapi performanya di downgrade dari versi aslinya. Beberapa modifikasi dilakukan untuk mengadaptasi pesawat ini untuk iklim tropis. Pesawat ini telah diekspor ke India. 
Secara resmi diadopsi oleh Angkatan Laut India pada tahun 1988. Angkatan Laut India memperoleh 8 unit dari pesawat ini dan mengoperasikannya secara rutin. Selama layanan operasional mereka, pesawat India ditingkatkan dengan sistem baru dan memiliki kemampuan untuk membawa rudal jelajah anti-kapal Kh-35 untuk peran tambahan sebagai pesawat patroli maritim anti kapal permukaan. Pesawat dapat membawa 8 dari rudal anti-kapal ini. Baru-baru ini, India mengadopsi sejumlah pesawat patroli maritim jarak jauh Boeing P-8I Neptunus baru (versi P-8 Poseidon P-8 dari Angkatan Laut India). Ini adalah pesawat patroli maritim modern dan performanya jauh lebih baik ketimbang Tu-142. Tu-142 India pensiun pada 2017 setelah 29 tahun dioperasikan.

Tu-142MZ (nama pelaporan Barat Bear-F Mod.4) 
Varian ini adalah versi perbaikan dari Ty-142MK, dilengkapi dengan peralatan deteksi kapal selam terbaru. Pesawat ini dilengkapi dengan mesin NK-12MP yang performanya lebih tinggi dibandingkan mesin versi sbelumnya. Sistem pertahanan belakang dengan meriam digantikan oleh yang lebih modern. Varian ini dioperasikan oleh 10 orang awak dan mulai dioperasikan pada tahun 1985. Direncanakan untuk meningkatkan pesawat ini supaya mampu memikul peran sebagai pesawat patroli maritim anti kapal permukaan dan dilengkapi dengan rudal jelajah, namun rencana ini tak pernah terwujud.

Tu-142MZM 
Ini adalah varian upgrade terencana dari pesawat Tu-142MZ yang masih operasional untuk meningkatkan kemampuan operasional mereka dan menjaga mereka dalam pelayanan untuk tahun-tahun mendatang. Ada rencana untuk meningkatkan semua Tu-142MZs Rusia operasional ke standar baru ini pada tahun 2020.

Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142
Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh & Anti Kapal Selam
Long Range MAritime Patrol
& Anti Submarine Warfare Aircraft
Tupolev Tu-142. militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Patroli maritim jarak jauh dan pesawat perang anti-kapal selam / Long-range maritime patrol and anti-submarine warfare aircraft - Tupolev Tu-142


Asal Negara: Uni Soviet
Operasional aktif: 1972
Awak: 11 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 51,55 m
Rentang sayap: 50,2 m
Tinggi: 14,7 m
Berat (kosong): 93,89 ton
Berat (lepas landas maksimum): 185 ton
Mesin dan kinerja
Mesin: 4 x turboprop KKK (Kuznetsov) NK-12MV
Daya mesin: 4 x 15.000 hp
Kecepatan maksimum: 855 - 875 km/jam
Kecepatan jelajah ekonomis: 730 km / jam
Elevasi operasional efektif: 12 - 13,5 km
Jarak jelajah maksimum: 11.500 km
Radius tempur efektif: 5: 200 km

Persenjataan
Senjata tetap: 2 x Meriam caliber 23mm twin-barrel
Rudal: 8 x Kh-35 rudal jelajah anti-kapal (hanya pada beberapa pesawat yang ditingkatkan)
Senjata lain: torpedo anti-kapal selam, muatan dalam, ranjau

Versi Wikipedia
Tu-142 Angkatan Laut Rusia.
Tipe: Patroli maritim dan pesawat perang anti-kapal selam
Asal negara: Uni Soviet, Rusia
Pabrikan: Pabrik Penerbangan Kuibyshev,
Taganrog Machinery Plant
Tim Design: Tupolev
Penerbangan pertama: 18 Juli 1968
Operasional: Desember 1972
Status: Masih operasional (sebagian)

Pengguna utama 
Angkatan Laut Rusia 
Angkatan Udara India (Armada)
Diproduksi: 1968–1994
Jumlah produksi: 100
Basis pengembangan: Tupolev Tu-95

Demikianlah artikel tentang Pesawat Patroli Maritim Jarak Jauh dan Pesawat  Anti Kapal Selam / Long Range Maritime Patrol and Anti Submarine Warfare Aircraft - Tupolev Tu-142, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar