Selasa, 15 Mei 2018

Tank Tempur Ringan / Light Tank - A9 Cruiser Tank Mark I


Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 1
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, 15 Mei 2018

Cruiser Mk I (A9): Ambisi Kavaleri Cepat Inggris yang Berujung Ironi di Medan Tempur


Dalam sejarah perkembangan kendaraan lapis baja, periode antar-Perang Dunia merupakan era transisi yang dipenuhi oleh berbagai eksperimen doktrin militer. Militer Inggris pada masa itu mengadopsi filosofi yang membagi tank ke dalam dua kasta utama: Infantry Tank yang lambat namun berlapis baja tebal untuk melindungi pasukan infanteri, serta Cruiser Tank yang mengorbankan ketebalan zirah demi mobilitas tinggi.

Di sinilah Cruiser Mk I atau yang dikenal dengan kode A9 lahir. Tank ini dirancang murni sebagai perwujudan kavaleri modern: bergerak cepat, memotong garis pertahanan musuh, bermanuver ke garis belakang, dan melumpuhkan jalur komunikasi serta rantai pasokan lawan. Namun, di balik ambisi besar di atas kertas, A9 menyimpan berbagai kelemahan fatal yang kelak terungkap secara brutal di medan perang sesungguhnya.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 3
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Lahirnya Sang Pionir Kavaleri


Desain Cruiser Mk I berakar dari pemikiran Sir John Carden, seorang desainer alutsista ternama yang merampungkan cetak biru tank ini pada tahun 1934. Pada dasarnya, A9 merupakan evolusi dan adaptasi dari purwarupa tank medium masa itu. Prototipe tank ini mulai diuji coba secara intensif pada tahun 1936. Hasil uji coba tersebut dinilai cukup menjanjikan untuk doktrin pergerakan cepat Inggris, sehingga A9 mulai masuk ke jalur produksi massal pada tahun 1937.

Sayangnya, usia operasional tank ini terbilang sangat singkat, yakni hanya berkisar antara tahun 1938 hingga 1941. Selama periode tersebut, Inggris tercatat hanya memproduksi sebanyak 125 unit A9. Penggunaan yang eksklusif dan jumlah produksi yang terbatas ini menjadi indikasi awal bahwa militer Inggris pun dengan cepat menyadari bahwa konsep awal A9 membutuhkan banyak penyempurnaan.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 5
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis: Dapur Pacu Bus dan Suspensi "Slow Motion"


Sebagai sebuah cruiser tank yang dituntut untuk lincah, bobot A9 dijaga agar tetap ringan, yakni hanya sekitar 12 ton. Bobot yang tergolong ringan untuk ukuran kendaraan tempur berat ini membawa satu keuntungan logistik: ia tidak membutuhkan mesin militer khusus yang bertenaga masif. Sebagai gantinya, para insinyur Inggris membenamkan mesin komersial berupa mesin bus AEC berkapasitas 9,54 liter.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 7
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Mesin bus ini ternyata cukup andal untuk memacu tank seberat 12 ton hingga mencapai kecepatan maksimal 40 km/jam di jalan beraspal. Angka kecepatan ini cukup impresif pada masanya dan sesuai dengan doktrin cruiser yang diusung.

Untuk menunjang kelancaran bermanuver, A9 dilengkapi dengan sistem suspensi yang disebut "Slow Motion". Sistem ini menggunakan desain triple-wheel bogies (bogie beroda tiga) yang dipasang di atas pegas, dan dikombinasikan dengan newton hydraulic shock absorbers (peredam kejut hidrolik). Tujuan utama dari suspensi ini adalah memberikan pijakan yang stabil bagi meriam saat tank bergerak melintasi medan tidak rata, sebuah fitur krusial untuk menembak sambil bermanuver.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 9
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Inovasi Turret Hidrolik dan Ironi Multi-Turret


Dari segi daya gempur, A9 tidak bisa dipandang sebelah mata di awal kemunculannya. Tank ini dipersenjatai dengan meriam kaliber 2-pounder (setara dengan 40mm). Pada akhir dekade 1930-an, meriam 2-pounder adalah salah satu senjata anti-tank terbaik di dunia yang mampu menembus sebagian besar zirah tank ringan maupun medium pada masa itu.

Yang membuat A9 istimewa dalam sejarah militer Britania Raya adalah teknologi pemutar kubahnya. A9 adalah tank Inggris pertama yang dilengkapi dengan turret (kubah utama) bertenaga hidrolik. Inovasi ini memungkinkan komandan dan penembak untuk memutar kubah dan membidik sasaran dengan jauh lebih cepat dan presisi dibandingkan sistem putar manual, memberikan keuntungan sepersekian detik yang mematikan dalam duel antar-tank.

Selain meriam 40mm, A9 dibekali tiga senapan mesin Vickers kaliber .303. Satu senapan mesin dipasang secara koaksial (sejajar) dengan meriam utama, sementara dua lainnya ditempatkan di dalam dua turret tambahan (kubah mini) di bagian depan lambung tank. Desain multi-kubah ini sekilas terlihat garang untuk menyapu infanteri, namun kenyataannya justru merepotkan. Keberadaan dua kubah kecil ini tidak hanya membuat ruang awak tank menjadi sangat sempit, tetapi juga menciptakan sudut-sudut datar yang menjadi shot trap (jebakan peluru)—titik lemah yang sangat mudah ditembus oleh proyektil anti-tank musuh.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 11
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Ujian Nyata: Hancur di Prancis, Inferior di Afrika


Teori pertempuran yang indah di atas meja perencana militer akhirnya diuji secara tragis saat pecahnya Perang Dunia II. Ketika A9 diturunkan di front Prancis pada pertengahan tahun 1940 untuk menahan laju Blitzkrieg Jerman, dua kelemahan vital yang selama ini tersembunyi langsung terkuak.

Pertama, perlindungan zirahnya sangat memprihatinkan. Lapisan baja paling tebal pada A9 hanya berukuran 14mm. Zirah setipis ini mungkin bisa menahan peluru senapan mesin ringan, tetapi ia bagaikan kertas saat dihadapkan pada meriam anti-tank PaK 36 kaliber 37mm milik infanteri Jerman. Kedua, dan yang paling ironis bagi sebuah tank berjuluk cruiser, A9 ternyata bergerak terlalu lambat saat menjelajah di medan alam terbuka atau off-road. Bobotnya memang ringan, tetapi tekanan jejak lintasannya pada tanah liat dan lumpur Eropa membuat mobilitas alaminya menurun drastis.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 13
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Meski babak belur di Eropa daratan, A9 sempat menemukan sedikit kejayaannya saat dipindahkan ke medan gurun di front Afrika Utara. Melawan tank-tank dan tankette Italia yang lapis bajanya sama-sama tipis, meriam 2-pounder milik A9 berhasil menunjukkan taringnya. Namun, masa kejayaan itu berakhir singkat begitu Jenderal Erwin Rommel tiba bersama Afrika Korps.

Ketika harus berhadapan dengan mesin perang superior Jerman seperti Panzer III (PzKpfw III) dan Panzer IV (PzKpfw IV) yang memiliki lapisan baja lebih tebal serta meriam 50mm dan 75mm yang jauh lebih mematikan, A9 terbukti benar-benar inferior dan kalah kelas. Keterbatasan ruang untuk melakukan upgrade senjata atau menambah ketebalan baja membuat tank ini perlahan ditarik dari garis depan.

Pada akhirnya, Cruiser Mk I (A9) adalah sebuah eksperimen yang berani namun prematur. Meski kinerjanya di medan tempur kerap mengundang catatan kelam, inovasi yang ditanamkan pada tank ini—terutama penggunaan sistem hidrolik dan penyempurnaan suspensi—menjadi fondasi krusial bagi generasi tank cruiser Inggris yang jauh lebih sukses di kemudian hari.

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 15
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Ringan / Light Tank - A9 Cruiser Tank Mark I


Informasi umum

Mulai bertugas: 1938
Kru: 6 Orang
Bobot: 12.190 kg/12,19 ton

Tank Tempur Ringan (Light Tank) - A9 Cruiser Tank Mark I Milik Inggris 17
Tank Tempur Ringan/Light Tank
A9 Cruiser Tank Mark I
militerbanget.blogspot.com

Dimensi 

Panjang: 5,79 m / 19ft 
Tinggi: (over turret hutch): 2,54 m / 8ft 4 in
Lebar: 2,54 m/ 8ft 4 in

Persenjataan 

Senjata utama: Meriam kaliber 2 pdr Gun (setara dengan kaliber 40mm)
Senjata sekunder: 3 x senapan mesin kaliber 7.7 mm Vickers machine gun

Armor dan dapur pacu

Armor: maximum 10-14 mm
Mesin: AEC Type A179 6-cylinder petrol, 111.9 kW/150hp

Performa 

Kecepatan maksimum: 40 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 241 km

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar