Jumat, 04 Desember 2020

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-82


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 1
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 4 Desember 2020

Transisi Strategis: Dari BTR-80 ke BTR-82


Kendaraan pengangkut personel lapis baja (APC) BTR-82 merupakan langkah evolusi krusial dari keluarga besar BTR-80. APC ini lahir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak Angkatan Darat Rusia untuk melakukan modernisasi menyeluruh terhadap armada BTR-80A/S yang sudah operasional sejak tahun 1994. Selain sebagai pembaruan, BTR-82 dikembangkan sebagai solusi pragmatis untuk mengisi celah operasional setelah program BTR-90 menemui jalan buntu akibat kendala teknis dan biaya produksi yang membengkak. Secara desain, BTR-82 mempertahankan konfigurasi dasar pendahulunya namun membawa peningkatan signifikan pada subsistem internal dan mobilitas.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 3
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Sejak diperkenalkan ke publik pada 2009 dan resmi memasuki produksi massal pada 2010, BTR-82 dengan cepat menjadi tulang punggung infanteri mekanis Rusia. Varian awal mulai beroperasi pada 2011, namun fokus industri pertahanan Rusia segera bergeser ke varian BTR-82A yang memiliki kapabilitas tempur lebih tinggi. Sejak saat itu, Rusia secara bertahap mempensiunkan unit-unit BTR-80 lawas. Saat ini, BTR-82 diposisikan sebagai jembatan transisi sebelum kendaraan tempur generasi baru, "Bumerang," tersedia secara operasional penuh dalam jumlah besar. Kesuksesan desain ini juga terbukti di pasar internasional, dengan ekspor ke berbagai negara seperti Azerbaijan, Kazakhstan, Suriah, Turkmenistan, dan beberapa mitra strategis lainnya.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 5
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Ketahanan dan Proteksi: Memahami Batasan Desain


Dalam aspek perlindungan, BTR-82 mengalami peningkatan proteksi meski tidak secara radikal. Jika seri BTR-80 hanya memiliki ketahanan menyeluruh terhadap proyektil kaliber 7,62 mm dengan perlindungan busur depan yang mampu menahan kaliber 12,7 mm, BTR-82 memberikan margin keamanan yang lebih baik. Interior kendaraan kini dilengkapi dengan spall liner—lapisan pelindung yang berfungsi menahan serpihan logam saat lambung kendaraan terkena hantaman proyektil atau ledakan. 

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 7
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Selain itu, desain lantai lambung ganda diadopsi untuk meminimalisir dampak ledakan ranjau darat maupun alat peledak improvisasi (IED). Meski demikian, harus diakui bahwa desain dasar BTR-82 yang berbasis sasis tua tetap membatasi tingkat ketahanannya jika dibandingkan dengan standar APC modern dari blok Barat yang dirancang dengan orientasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP). Untuk meningkatkan keselamatan operasional, kendaraan ini juga telah dilengkapi sistem pencegah kebakaran otomatis yang lebih modern serta sistem perlindungan NBC (Nuclear, Biological, and Chemical).

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 9
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Daya Gempur dan Mobilitas di Medan Tempur


Daya gempur BTR-82 bertumpu pada persenjataan yang dipasang di luar kompartemen. Versi dasar mengusung senapan mesin berat 14,5 mm dan senapan mesin koaksial 7,62 mm. Peningkatan besar terlihat pada varian BTR-82A yang mengintegrasikan meriam 30 mm dengan sistem stabilisasi. Meriam ini merupakan standar yang juga digunakan pada berbagai kendaraan lapis baja dan helikopter tempur Rusia, dengan kemampuan melontarkan proyektil HE-FRAG dan AP-T. Jarak tembak efektif meriam mencapai 2 km di siang hari dan 800 m di malam hari. Elevasi laras yang tinggi memungkinkan APC ini berperan sebagai pertahanan udara darurat terhadap target udara terbang rendah.

Secara teknis, kendaraan ini diawaki tiga orang dan mampu menampung 7 infanteri berperalatan lengkap. Setiap prajurit dibekali dengan periskop dan port tembak, memungkinkan mereka melakukan perlawanan dari dalam kendaraan. Namun, posisi mesin yang terletak di bagian belakang masih menjadi titik lemah taktis; infanteri terpaksa turun melalui pintu samping, yang kerap menempatkan mereka di bawah ancaman tembakan langsung musuh saat kendaraan disergap.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 11
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Performa mesin ditopang oleh diesel KamAZ 740.14-300 turbocharged berkekuatan 300 hp. Penggunaan mesin komersial ini memudahkan perawatan di lapangan. Keberadaan Auxiliary Power Unit (APU) memberikan efisiensi tinggi, memungkinkan sistem kelistrikan kendaraan tetap beroperasi meski mesin utama mati, bahkan mampu mengekspor daya untuk perangkat eksternal. 

Mobilitas darat didukung oleh suspensi yang ditingkatkan, sistem inflasi ban sentral, serta ban run-flat yang mampu menempuh jarak ribuan kilometer meski tertembak. Bahkan, dalam kondisi darurat, kendaraan ini tetap dapat bergerak meskipun kehilangan dua pasang roda. Untuk operasi lintas air, APC ini mengandalkan mesin jet air di belakang dengan daya tahan operasional hingga 12 jam.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82A 1
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82A
militerbanget.blogspot.com

Varian


BTR-82A

Varian ini dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm dan senapan mesin koaksial kaliber 7,62mm. APC ini diadopsi oleh Angkatan Darat Rusia pada tahun 2013. APC ini telah diekspor ke Azerbaijan, Kazakhstan, dan Suriah. Belarusia memesan 32 unit APC ini untuk pengiriman pada tahun 2016, meskipun status pengiriman ini tidak jelas.

BTR-82AM

Varian ini merupakan peningkatan dari APC seri BTR-80 yang lebih lama ke standar BTR-82A. Militer Rusia memerintahkan peningkatan ini untuk sejumlah kendaraan yang lebih tua.

BTR-82A1

Varian yang dilengkapi dengan menara tak berawak. Senjata ini dipersenjatai dengan meriam 30 mm yang sama dan senapan mesin koaksial 7,62 mm. Senjata bisa ditembakkan oleh penembak atau komandan kendaraan. Versi ini terungkap pada tahun 2014.

BTR-82AT

Ini adalah versi modern dari BTR-82A yang dilengkapi dengan turret tak berawak dan perlindungan tambahan. Itu terungkap secara terbuka pada 2019.

Kendaraan pengintai Taifun-M

Varian ini dikembangkan khusus untuk pasukan rudal strategis Rusia. Ini dirancang untuk mengawal peluncur rudal balistik antarbenua seluler. Kendaraan lapis baja ini mulai beroperasi pada 2013.

BTR-82V

Ini adalah versi Kementerian Dalam Negeri Rusia. Varian ini memiliki turret yang mirip dengan BTR-80 standar, dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 14,5mm dan senapan mesin koaksial kaliber 7,62mm. Turet juga dilengkapi dengan sistem pembidik yang baru. Pengadaan kendaraan lapis baja ini dimulai pada tahun 2017.

BTR-82AT 

Ini adalah versi perbaikan dan lapis baja yang dilengkapi dengan sistem pembidik baru dengan penglihatan termal, pelat baja tambahan pasif dan pelindung sangkar. Kendaraan membawa peluncur peluru kendali anti-tank Kornet dengan dudukan tripod di kompartemen pasukannya. Berat kendaraan meningkat menjadi 17 ton karena peningkatan proteksi. Versi yang ditingkatkan ini terungkap pada 2019.

Pos pengintaian/pemantau sinyal seluler PRP-5 

Varian ini pertama kali diungkapkan secara terbuka pada tahun 2020.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-82 13
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-82
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-82


  • Asal negara: Rusia
  • Operasional aktif: 2011
  • Awak: 3 orang
  • Kapasitas angkut: 7 personel

Dimensi dan berat

  • Bobot: 15 ton
  • Panjang: ~ 7,7 m
  • Lebar: ~ 2,95 m
  • Tinggi: ~ 2,8 m

Persenjataan

  • 1 x Senapan mesin berat kaliber 14,5mm 
  • 1 x Senapan mesin kaliber 7,62mm

Kapasitas amunisi

  • 500 butir x Senapan mesin berat kaliber 14,5mm, 2000 butir x Senapan mesin kaliber 7,62mm

Mobilitas

  • Mesin: KamAZ 740.14-300 diesel
  • Tenaga mesin: 300 hp
  • Kecepatan maksimum: 100 km/jam (jalan raya)
  • Kecepatan amfibi di atas air: 10 km / jam
  • Jarak jelajah maksimum: 600 km

Kemampuan manuver

  • Tanjakan: 60 derajat
  • Kemiringan samping: 40 derajat
  • Halangan vertical: 0,5 m
  • Halangan Parit: 2 m
  • Kemampuan Amfibi: Penuh

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Senin, 30 November 2020

Ksatria Udara Blok Timur - Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Mikoyan MiG-29 (Fulcrum) Tulisan ke-2



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, 30 November 2020

Kalau dilihat dari dimensi keseluruhan dan jumlah dapur pacu yang digunakan, pesawat tempur buatan Rusia ini berada pada level yang berbeda dibanding dengan pesawat tempur Mirage 2000 dan F-16. Namun di negara asalnya, pesawat tempur ini diklasifikasikan sebagai "legkiy frontovoy istrebityel" (lightweight frontline fighter – pesawat tempur ringan garis depan) yang dirancang oleh biro design OKB Mikoyan-Gurevich sebagai tandingan pesawat tempur Mirage 2000 dan F-16.


Salah satu inovasi yang tergolong maju yang diterapkan pada MiG-29 (kode identifikasi NATO “Fulcrum”) adalah penutup padaa air intake ganda. Saat berada di landasan, air intake utama yang berada di bawah leading edge root extension (LERX) ditutup, dan udara dihisap masuk ke mesin turbofan Klimov RD33 melalui air intake berjeruji (seperti insang hiu atau grill) pada bagian atas LERX yang posisinya ada di bagian samping belakang dari kokpit. 


Setelah pesawat lepas landas, air intake utama dibuka, sementara air intake bagian atas ditutup. Fitur ini memungkinkan MiG-29 dioperasikan dari landasan yang kondisinya sederhana atau kasar. Karena bahaya kerusakan pada mesin (pada bagian blade) akibat terhisapnya benda asing (FOD, foreign object damage) bisa diminimalisir


Fitur lain yang juga diterapkan pada pesawat ini adalah perangkat IRST (infrared search and track system). Yaitu alat yang mirip teropong dengan lensa kaca yang ditempatkan di depan kanopi. IRST memungkinkan pilot MiG-29 menjejak target tanpa perlu menyalakan radarnya, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terdeteksi oleh pesawat lawan. 


Untuk pesawat tempur sekelas dan sezamannya, MiG-29 adalah yang pertama yang mengadopsi fitur ini. Walau demikian, radar yang terpasang pada MiG-29 varian awal bukanlah radar yang memiliki performa yang bagus dan dianggap masih kalah jika dibandingkan Mirage 2000 ataupun F-16. 

Soal urusan uji tempur yang sebenarnya, sayangnya MiG-29 tidak mencatatkan prestasi yang mengesankan, bahkan terkesan inferior. Secara resmi tercatat skornya 0-12, dengan kata lain 12 unit MiG-29 berhasil ditembak jatuh dalam pertempuran udara tanpa sekalipun berhasil mengeliminir lawannya. Lima MiG-29 ditembak jatuh oleh pesawat F-15 AU AS pada saat Perang Teluk I. Lima unit lagi dilibas oleh F-16 dan F 15 sewaktu konflik Balkan, sedangkan dua unit sisanya dijatuhkan oleh Su-27 Flanker dalam konflik antara Eritrea dan Ethiopia. 


Tragis memang! Padahal sewaktu Jerman bersatu, Jerman mengadopsi MiG 29 eks Jerman Timur. Dan dari hasil uji tanding, didapatkan hasil bahwa kemampuan manuver MiG-29 ternyata masih lebih baik ketimbang F-16. Sebagian besar ahli menduga bahwa penyebab utama dari buruknya catatan MiG-29 ini adalah teknologi elektronik (radar dan lain-lain) dan juga kemampuan dari pilotnya.



Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Mikoyan MiG-29 (Fulcrum)

Asal Negara: Uni Soviet
Operasional aktif: 1986
Awak: 1 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 17,32 m
Rentang sayap: 11,36 m
Tinggi: 4,73 m
Berat (kosong): 10.9 ton
Berat (lepas landas maksimum): 18,5 ton

Mesin dan performa
Mesin: 2 x Klimov RD-33 turbofan
Daya dorong 
(Tanpa / Dengan afterburning): 2 x 49,42 / 81,39 kN

Kecepatan maksimum: 2.445 km/jam
Elevasi operasional maksimum: 17 km
Jarak jelajah feri: 2.100 km
Jarak jelajah: 1.500 km

Persenjataan
Meriam : 1 x GSh-301 meriam kaliber 30mm
Rudal: 2 x R-27R / R1 atau R-27T / T1 dan 4 x R-60 / 60M atau R-73RM2D rudal udara-ke-udara

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Majalah Commando Edisi No. 2 tahun 2003
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19

Sabtu, 28 November 2020

Semakin Mematikan - Sistem Peluncur Roket Multiple Berat / Heavy Flamethrower System - TOS-1


Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 28 November 2020

Sistem peluncur roket multiple berat (Heavy flamethrower system)TOS-1 (TOS-1 (Dalam bahasa Rusia: тяжёлая огнемётная система [ТОС-1]) dirancang sebagai alutsista untuk dukungan tembakan langsung guna menopang gerak maju pasukan infanteri dan tank tempur utama, dan bergerak sesuai perintah tempur mereka. Alutsista ini dirancang untuk mengeliminir personel militer, benteng dan kendaraan lapis baja ringan milik lawan. 

Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

Sistem peluncur roket multiple berat secara garis besar mirip dengan sistem peluncur roket multiple yang biasa, tapi  memiliki kemampuan untuk menembakkan berbagai jenis roket dan memiliki jarak tembak yang lebih pendek. TOS-1 dikembangkan pada awal 1980-an dan digunakan oleh militer Uni Soviet di Perang Uni Soviet-Afghanistan dan kemudian oleh militer Rusia di konflik Chechnya. Alutsista ini dijuluki 'Buratino'. 

Sepertinya, Heavy flamethrower system TOS-1 hanya digunakan dalam skala terbatas untuk melihat efektifitas serta kinerjanya di medan pertempuran. Dan menurut sebuah catatan resmi, alutsista ini tak pernah memasuki jalur produksi massal (kemungkinan karena beberapa pertimbangan taktis dan strategis yang kurang memuaskan terhadap alutsista ini)

Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

TOS-1 mampu menembakkan roket kaliber 220mm. Ada dua jenis hulu ledak yang digunakan, yaitu tipe incendiary dan fuel-air explosive. Hulu ledak fuel-air explosive juga disebut sebagai vakum atau termobarik. Jenis amunisi ini akan melepaskan awan besar gas yang mudah terbakar dan menyebabkan ledakan besar. Hulu ledak tipe ini digunakan untuk membersihkan bunker dan benteng lainnya. 

Heavy flamethrower system TOS-1 memiliki jarak tembak maksimum yang relatif pendek hanya 3,5 km. Jangkauan minimum adalah 400 meter. Heavy flamethrower system ini dapat meluncurkan satu roket atau sepasang roket dalam waktu 0,5 detik. Durasi salvo penuh adalah 7,5 atau 15 detik. Salvo penuh dari Heavy flamethrower system ini mampu melumat area target seluas 200 kali 400 meter.

Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

TOS-1 dilengkapi dengan sistem pengendalian penembakan yang modern. Semua prosedur panduan dan penembakan dilakukan dari dalam kendaraan tanpa membuat awak terkena tembakan musuh. Kendaraan dapat berhenti dan menembak pada target yang terlihat dalam waktu 90 detik dari persiapan. Heavy flamethrower system ini dioperasikan oleh tiga awak, termasuk komandan, juru tembak dan juru mudi.

Heavy flamethrower system ini dipasang pada sasis tank tempur utama T-72 yang dimodifikasi.


Alutsista ini menggunakan dapur pacu mesin diesel V-84-1, yang menghasilkan daya 840 tenaga kuda. Kendaraan dilengkapi dengan bilah yang dapat menutup secara otomatis. Perlindungan lapis bajanya mirip dengan tank tempur utama T-72.

Reload alias pengisian ulang amunisi dibantu oleh kendaraan reload TZM, yang juga menggunakan sasis tank tempur utama (MBT) T-72. Kendaraan ini digunakan untuk mengangkut dan mengisi ulang roket. Kendaraan pendukung ini dilengkapi dengan crane dan membawa satu set roket isi ulang. Reload kendaraan juga dioperasikan oleh tiga awak. Beberapa sumber mengklaim bahwa ada juga kendaraan reload yang dibangun di atas sasis truk berat.

Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

Varian


TOS-1A adalah varian terbaru dari sistem Heavy flamethrower system versi awal. Varian ini diadopsi dan operasional pada Angkatan Darat Rusia pada tahun 2001. Kendaraan peluncuran BM-1 menggunakan roket kaliber 220mm yang lebih panjang. 

Kapasitas tabung peluncuran juga dikurangi dari 30 tabung menjadi 24 tabung. Tabung peluncuran yang baru memioiki dimensi yang lebih panjang dibandingkan dengan model sebelumnya. Jarak tembak maksimum ditingkatkan menjadi 6.000 m. Heavy flamethrower system ini didukung oleh kendaraan reload TZM-T baru. Varian ini membawa dua unit untuk masing-masing 12 roket. Derek dipasang di antara unit-unit ini. Kendaraan isi ulang juga membawa 400 liter bahan bakar untuk kendaraan peluncur.

Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Sistem Peluncur Roket Multiple Berat / Heavy Flamethrower System - TOS-1


Asal negara: Uni Soviet
Operasional aktif: 1980-an
Awak: 3 orang

Dimensi dan berat
Bobot tempur: 42 ton
Panjang: 9,53 m
Lebar: 3,37 m
Tinggi: 3,23 m

Persenjataan
Kaliber roket: 220mm
Jumlah tabung: 30 unit
Berat roket: belum diketahui
Berat hulu ledak: (belum diketahui)
Jarak tembak efektif:  0,4 - 3,5 km
Durasi salvo penuh: 7,5 -15 dtk
Waktu reload amunisi: (belum diketahui)

Mobilitas
Mesin: V-84-1 diesel
Daya mesin: 840 hp
Kecepatan maksimum: 60 km/jam
Jarak jelajah efektif: 550 km

Kemampuan manuver
Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 30 derajat
Halangan vertical: 0.85 m
Halangan Parit: 2.8 m
Genangan air maksimum: 1,2 m

Sistem Peluncur Roket Multiple Berat
Heavy Flamethrower System - TOS-1
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Sistem Peluncur Roket Multiple Berat / Heavy Flamethrower System - TOS-1 Versi Wikipedia


Jenis: Heavy Multiple Rocket Launcher
Asal Negara: Uni Soviet
Sejarah pemakaian
Masa operasional: 1988–sekarang
Operator: Uni Soviet, Russian Federation
Catatan operasional: Perang Afganistan, Second Chechen War, 2014 Iraq conflict
Sejarah produksi
Perancang: Omsk Transmash Design Bureau
Tahun: 1988
Diproduksi: 1988–sekarang
Varian: TOS-1A
Spesifikasi
Berat: 45,3 ton (100.000 pon)
Panjang: 9,5 m (31 ft 2 in)
Lebar: 3,6 m (11 ft 10 in)
Tinggi: 2,22 m (7 ft 3 in)
Awak: 3 orang
Kaliber: 220mm (8,7 in)
Rate of fire: 30 tembakan/15 detik
Jarak tembak efektif: 
500–3,500m (varian TOS-1)
6,000m (varian TOS-1A)
Dapur pacu: Mesin V-84 Diesel dengan daya 840 hp (630 kW)
Jarak jelajah maksimum: 550 km (340 mi)
Kecepatan maksimum: 60 km/h (37 mph)

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Senin, 23 November 2020

Ksatria Udara Era Perang Dingin, Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Mikoyan MiG-29 (Fulcrum)



Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 23 November 2020

MiG-29 dirancang untuk dapat memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Angkatan Udara Uni Soviet untuk pengadaan pesawat tempur multi-peran yang ringan. Pesawat ini merupakan jawaban Uni Soviet terhadap kemunculan pesawat tempur multi-peran F-16 Amerika. Dengan kemampuan manuvernya yang menakjubkan, MiG-29 telah membangun kembali reputasi Uni Soviet sebagai produsen pesawat tempur yang andal. 

Pesawat tempur ini dikenal di Barat dengan kode panggilan (call sign)  “Fulcrum”. Pesawat MiG-29 dibuat dalam jumlah besar, sekitar 1.600 unit pesawat tempur jenis ini telah diproduksi. Sebagian besar (sekitar 900 unit) diekspor. Setelah Rusia, Ukraina adalah pengguna terbesar berikutnya dengan enam resimen (termasuk varian Fulcrum-C). 


Operator lainnya adalah Belarus, Bulgaria, Kuba, Eritrea, Jerman, Hongaria, India, Iran, Irak, Kazakhstan, Korea Utara, Malaysia, Peru, Polandia, Rumania, Slovakia, Suriah, Turkmenistan, Uzbekistan dan Yugoslavia. MiG-29 berperan terutama sebagai pesawat tempur pertahanan udara atau superioritas udara. Semua negara pengguna juga memiliki varian pesawat yang dikonversi menjadi dua kursi, MiG-29UB.

Pesawat ini menggabungkan rancang bangun aerodinamis canggih, MiG-29 juga diperkuat dengan radar N-019 pulse-Doppler (kode identifikasi dari NATO, Slot Back) sebagai sensor utamanya. Radar ini menggunakan sistem pelacakan infra merah untuk pelacakan target secara pasif.


Purwarupa MiG-29 varian awal, yaitu 9-12 berhasil terbang perdana pada tahun 1977, dan pesawat ini mulai ditempatkan pada garda terdepan pertahanan udara pada tahun 1986, menggantikan posisi MiG-23 yang dirasa sudah mulai menua dan performanya dianggap kurang mampu meladeni pesawat garis depan NATO. Pesawat MiG-29 memikul peran ganda, yaitu sebagai pesawat superioritas udara dan serangan darat. Resimen tempur juga mendapat tugas taktis penting, yaitu melakukan serangan nuklir taktis dengan bom nuklir 30 kT RN-40.

MiG-29 varian awal telah membuktikan dirinya sebagai pesawat tempur jarak dekat yang tangguh. Pilot dilengkapi dengan sistem pembidik yang dipasang di helm untuk mengarahkan rudal ke target off-boresight. Rudal R-73 yang sangat lincah tetap dipandang sebagai senjata udara-ke-udara pertempuran jarak dekat terbaik. 


Namun, senjata utama MiG-29 sebenarnya adalah rudal BVR, R-27 (kode identifikasi NATO, AA-10 Alamo) yang performanya boleh dibilang menyedihkan. Selain akurasinya rendah, rudal ini juga mudah sekali “ditipu” dengan sistem countermeasure (pengecoh) yang ada saat itu. Selain itu, mesin RD-33 yang  menjadi dapur pacunya ternyata juga tidak menunjukkan performa yang maksimal karena kurangnya perawatan. Diluar itu semua, ternyata pesawat MiG-29 ini memiliki kekurangan yang sangat fundamental, yaitu radius tempurnya ternyata sangat pendek, serta daya tahannya kurang. Berbagai kekurangan ini lalu dicoba diperbaiki dengan dimunculkannya varian 9-13. 

NATO memberi kode untuk varian modernisasi ini sebagai Fulcrum-C. Varian ini mudah dibedakan dengan varian sebelumnya, karena bentuk bagian belakang yang menonjol dan diperpanjang, yang berfungsi untuk menampung bahan bakar dan avionic tambahan, termasuk jammer aktif. Varian ini lalu diberi julukan “Gorbatov” (artinya si bungkuk),


Untuk mengatasi kekurangan MiG-29 varian awal, biro desain lalu mengembangkan dua varian yang ditingkatkan secara radikal. Baik MiG-29M dan MiG-29K angkatan laut menjadi korban pemotongan pengeluaran yang sengit setelah Perang Dingin dan pengembangan lebih lanjut varian ini dihentikan. MiG MAPO memilih untuk mengejar program peningkatan yang lebih terbatas untuk aplikasi yang lebih langsung ke Rusia dan mengekspor MiG-29 versi dasar.

Upgrade MiG-29S diterapkan pada 9-13 MiG-29 Rusia dalam jumlah terbatas, tahap pertama berupa penambahan tangki bahan bakar underwing. Masih belum jelas apakah perbaikan bertahap diterapkan. Ini termasuk penggandaan muatan tempur, ketentuan untuk pengisian bahan bakar dalam penerbangan dan radar Topaz NO19MP yang ditingkatkan dengan kemampuan keterlibatan target ganda secara simultan. 


Radar akan memberikan kompatibilitas dengan R-77 di luar jangkauan visual rudal udara-ke-udara. Fitur-fitur tersebut kemudian ditawarkan untuk ekspor MiG-29, bersama dengan peralatan navigasi dan komunikasi Barat serta probe pengisian bahan bakar dalam penerbangan yang dapat ditarik dengan baut.

Ekspor standar MiG-29S dikenal sebagai MiG-29SD untuk 9-12 badan pesawat dan sebagai MiG-29SE jika didasarkan pada badan pesawat 9-13. MiG-29N Malaysia secara efektif adalah MiG-29SD. Sementara versi ini dipasarkan sebagai pesawat tempur superioritas udara, MiG-29SM menekankan kemampuan multi-perannya dengan senjata udara-ke-permukaan yang dipandu TV dan laser.


Sambil menunggu produksi pesawat tempur generasi kelima, angkatan udara Rusia meningkatkan lebih dari 150 unit 9-13 MiG-29 menjadi standar yang sebanding dengan MiG-29SMT (9-17); Purwarupa standar penuh pertama ini terbang pada tahun 1998. Peningkatan tersebut direncanakan untuk menyertakan radar N-019ME atau MP, kokpit kaca modern, kapasitas bahan bakar internal yang lebih besar, mesin RD-43, kemudahan servis, penambahan sistem IFR, dan kemampuan membawa muatan persenjataan yang lebih banyak; tidak semua fitur yang disebutkan direncanakan untuk digabungkan dalam tahap pertama peningkatan.

MiG-29K adalah pesawat tempur multi-peran yang berbasis pada kapal induk. Varian ini mulai beroperasi dengan Angkatan Laut Rusia pada tahun 2013 bersama dengan pesawat latih konversi dua kursi MiG-29KUB. Varian ini dioperasikan dari kapal induk Kuznetsov Rusia.


Beberapa waktu lalu India memperoleh dari Rusia sebuah bekas kapal induk ringan Admiral Gorshkov, tetapi dalam bentuk yang dimodifikasi dan ditingkatkan. Pada tahun 2004 sebuah perjanjian ditandatangani untuk mereparasi kapal Rusia ini dan menjualnya ke India. Kesepakatan ini juga termasuk 12 unit pesawat tempur MiG-29K dan 4 unit pesawat latih konversi MiG-29KUB. Pada tahun 2010 India memesan tambahan 29 unit MiG-29K. MiG-29K mulai dioperasikan oleh Angkatan Laut India pada tahun yang sama. Pada tahun 2014, kapal induk yang dipasang kembali ditugaskan oleh Angkatan Laut India sebagai INS Vikramaditya.

Penerus MiG-29 adalah MiG-35 (Fulcrum-F). Pesawat tempur multi-peran ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2007. Ia memiliki mesin yang lebih kuat, radar baru, dan avionik baru. Padahal MiG-35 tidak menerima pesanan produksi yang signifikan dari luar negeri (paling tidak untuk saat ini).


Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi Role Fighter - Mikoyan MiG-29 (Fulcrum)


Asal Negara: Uni Soviet
Operasional aktif: 1986
Awak: 1 orang
Dimensi dan berat
Panjang: 17,32 m
Rentang sayap: 11,36 m
Tinggi: 4,73 m
Berat (kosong): 10.9 ton
Berat (lepas landas maksimum): 18,5 ton

Mesin dan performa
Mesin: 2 x Klimov RD-33 turbofan

Daya dorong mesin
(Tanpa / Dengan afterburning): 2 x 49,42 / 81,39 kN

Kecepatan maksimum: 2.445 km/jam
Elevasi operasional maksimum: 17 km
Jarak jelajah feri: 2.100 km
Jarak jelajah: 1.500 km

Persenjataan
Meriam: 1 x GSh-301 meriam kaliber 30mm
Rudal: 2 x R-27R / R1 atau R-27T / T1 dan 4 x R-60 / 60M atau R-73RM2D rudal udara-ke-udara

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Rusia
#Pesawat_Tempur
_Pesawat_Tempur_Multi_Peran

Minggu, 22 November 2020

Senapan Serbu / Assault Rifle - IMBEL IA2


Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 22 November 2020

Senapan serbu IA2 dirancang oleh perusahaan IMBEL dari Brazil. IMBEL atau Industria de Material Belico do Brasil adalah perusahaan pertahanan milik negara. Pengembangan senjata ini dimulai pada tahun 2008. Pada saat itu sudah jelas bahwa senapan serbu IMBEL MD-97 sebelumnya tidak dapat memenuhi persyaratan dasar Angkatan Darat Brasil dan menggantikan FN-FAL. 

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Awalnya IMBEL mencoba untuk memodifikasi dan memodernisasi senapan serbu MD-97. Namun ternyata hal ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Darat Brasil. Jadi, senapan serbu yang benar-benar baru harus dikembangkan. IA2 adalah evolusi dari FN FAL, yang diproduksi dengan lisensi oleh IMBEL sejak pertengahan 1960-an. Awalnya senapan ini disebut sebagai MD-97 Mk.II. 

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Senapan serbu ini pertama kali diungkapkan secara terbuka pada tahun 2010. Pengujian oleh Angkatan Darat Brasil segera dimulai. Pada tahun 2012, pesanan awal untuk 1.500 pucuk senapan serbu ini dikeluarkan oleh pemerintah Brazil. Senapan serbu ini didistribusikan di antara semua cabang angkatan bersenjata Brasil, termasuk angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, dan brigade operasi khusus. Senjata ini juga diadopsi oleh Polisi Militer Brasil dan beberapa pasukan penegak hukum. 

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Beberapa sumber melaporkan bahwa pada tahun 2013 Tentara Brasil memesan 20.000 pucuk senapan serbu ini. Senapan serbu IA2 saat ini terus diproduksi untuk menggantikan posisi FAL, M16A2 dan HK33 yang sudah mulai menua, yang saat ini masih dioperasikan dalam militer Brasil.

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Senapan serbu IMBEL IA2 varian awal dilengkapi dengan peluru Remington kaliber 5,56 x 45mm. Ini adalah amunisi standar NATO. Ada juga varian yang menggunakan amunisi 7,62x51 mm, yang juga standar dengan anggota AS dan NATO. Meski varian yang menggunakan amunisi 5,56mm dan 7,62mm terlihat mirip, padahal kedua varian ini adalah dua senjata berbeda dengan mekanisme internal yang juga berbeda.

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

IMBEL IA2 sedikit banyak mengadopsi mekanisme operasi FN FAL. Secara umum, senjata adalah senjata dengan mekanisme gas-operated. Varian awal senjata ini memiliki panjang laras 17,7 "(440 mm). Ini adalah senapan serbu dengan selective fire power dengan mode penembakan semi-otomatis dan full-otomatis. Tuas pengokang  non-reciprocating (tidak bergerak maju mundur saat senjata ditembakkan) diposisikan di sisi kiri receiver.

IA2 memanfaatkan material polimer secara ekstensif. Secara signifikan bobotnya lebih ringan daripada FN FAL. Senapan serbu ini juga lebih ergonomis daripada FN FAL, dan juga menerapkan fitur popor lipat.

IMBEL IA2 menggunakan magasen dengan kapasitas 30 peluru. Senapan serbu ini juga dapat mengadopsi semua magasen STANAG standar, seperti magasen dari senapan serbu M16.

IMBEL IA2 memiliki sistem pembidik dari besi, mirip dengan yang dimiliki oleh FN FAL. Pembidik belakang flip-up dapat disesuaikan dalam 2 posisi, untuk jarak tembak 150 dan 300 meter. Senapan serbu ini juga memiliki fitur rel Picatinny yang menyatu dan dapat dipasang dengan berbagai optik, red-dot atau pembidik holografik. Jarak tembak efektif dapat meningkat hingga 600 m dengan berbagai tambahan alat bidik tersebut.

Berbagai macam peralatan tambahan dapat dipasang ke pegangan depan, seperti peluncur granat M203, senter taktis, laser, pegangan depan tambahan, bipod, dan sebagainya. IA2 juga bisa dipasang dengan pisau-bayonet yang bisa dilepas. Peredam kilatan cahaya (flash hider) dapat digunakan juga untuk meluncurkan granat senapan.

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Varian


Imbel IA2
Varian ini adalah senapan serbu varian dasar yang dijelaskan dalam artikel ini. Varian ini menggunakan amunisi kaliber 5,56 mm dan memiliki panjang laras 17,7 "(440 mm).

Imbel IA2 Carbine
Ini adalah varian yang dimensinya lebih pendek dari senapan serbu, karena menggunakan laras yang lebih pendek. Varian ini menggunakan amunisi kaliber 5,56mm dan memiliki panjang laras 14,5 "(370mm).
Imbel IA2 CQC

Varian Senapan Serbu Kompak
Varian ini adalah senapan serbu kompak untuk tugas-tugas khusus (seperti pertempuran jarak pendek dan dalam ruang yang sempit). Varian ini dilengkapi dengan bilik untuk amunisi kaliber 5,56mm dan memiliki panjang laras 10,3 "(260 mm).

Imbel IA2 Heavy Barrel
Varian ini menggunakan amunisi 7,62x51mm dan memiliki panjang laras 17,7 "(440 mm). Nyatanya, ini adalah konversi pabrik dari senapan jenis FN FAL yang lebih tua. Senapan serbu ini memiliki beberapa perbedaan dari versi bilik untuk peluru 5,56 mm. Ini memiliki popor kerangka besi yang berbeda, menggunakan magasen berbentuk kotak degan kapasitas 20 peluru dan memiliki flash hider yang lebih panjang, Varian ini menggunakan magasen FN FAL standar.

Senapan Sniper IA2 
Varian ini adalah senapan penembak jitu taktis, menggunakan amunisi 7,62x51mm. Pada dasarnya varian ini mirip dengan senapan serbu IA2, dilengkapi dengan amunisi 7,62 mm, tetapi memiliki laras yang lebih panjang, yaitu 20" (510 mm), dilengkapi dengan scope, bipod, dan memiliki popor berbeda dan ada fitur sandaran (bantalan) untuk pipi.

Senapan Serbu/Assault Rifle Imbel IA2
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Serbu / Assault Rifle - IMBEL IA2


Negara Asal: Brazil
Kaliber: 5,56x45 mm
Berat (kosong): 3,2 - 3,7 kg
Panjang: 939 mm
Panjang (dengan popor terlipat): Belum diketahui
Panjang laras: 440 mm
Vo meninggalkan laras: 850 - 900 m / dtk
Kecepatan tembak maksimum: 650 - 750 rpm
Kecepatan tembak terkontrol: 40 - 100 rpm
Kapasitas magasen: 30 peluru
Rentang bidik efektif: 150, 300 m
Jarak tembak efektif: 600 m

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain