Jumat, 26 Januari 2018

Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad)


Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad) 1
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang, Banten, Senin, 25 Januari 2018

Setelah sekian lama…”mati suri”… alias kehilangan gairah untuk menulis ataupun mengisi blog, akibat dari cuaca es krim… maksudnya cuaca ekstrim, kini, saya mencoba untuk membangun kembali semangat untuk tulas-tulis dan isa-isi blog… demi membangun lagi “gairah yang telah lama pudar”!

Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad) 3
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Dan inilah postingan awal saya di tahun ini, dan postingan kali ini, adalah tentang kendaraan serba guna yang merupakan racikan dari Nazi Jerman, dan digunakan pada saat Perang Dunia II. Inilah kisahnya:

Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (6-rad) 1
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Lahirnya Sang Pelopor Pengintai: Asal-Usul SdKfz 231


Awal mula dirancangnya kendaraan ini adalah; keinginan pasukan Jerman untuk mempunyai kendaraan reconnaissance (pengintai) yang mampu bergerak cepat dan aman, namun juga bisa mendobrak dan membantu manuver pasukan infantri dengan efektif. Kendaraan tempur ini diharapkan menjadi ujung tombak atau alutsista pelopor dari pasukan Panzer.

Maka, pada awal tahun 1930-an, diciptakan sebuah kendaraan lapis baja dengan basis truk konfigurasi 6x4. Kendaraan ini dinamakan Schwerer Panzerspahwagen (SdKfz) tetap menggunakan 6 roda namun seluruh body kendaraan ini ditutup dengan baja dan diberi tambahan turret yang dilengkapi dengan meriam kaliber 20mm serta senapan mesin kaliber 7,92mm sebagai senjata pendamping atau sekunder.


Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad) 7
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Evolusi 8-Rad: Keunggulan Manuver di Berbagai Medan


Pada tahun 1937, konfigurasinya ditingkatkan menjadi 8 roda. Dimensinya otomatis menjadi lebih panjang, efeknya ruang tengah kendaraan menjadi lebih lapang. Tambahan ruang ini dapat digunakan untuk menyimpan amunisi, bahan bakar, serta sarana pendukung lain. Namun demikian, perubahan konfigurasi roda tersebut tidak mengurangi performa kendaraan, kendaraan ini tetap memiliki manuver yang lincah. Segera varian-varian ini dikirim ke Polandia, Prancis, Rusia, dan Afrika Utara (front Afrika dibawah komando Korps Afrika atau Korps Jerman Afrika (bahasa Jerman: Deutsches Afrika korps, DAK).

Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad) 10
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Akan tetapi, cuaca yang ekstrem di Rusia (salju dan lumpur) dan di Afrika Utara (padang pasir) terbukti bisa menghambat pergerakan panzer ini. Kendaraan ini memang memiliki penggerak utama roda, sudah barang tentu, kemampuan roda dalam mengakomodir kondisi medan seperti itu, sangatlah terbatas.


Namun demikian, Erwin Rommel memuji seri Panzerspahwagen sebagai sarana terbaik untuk model perang cepat atau pendobrakan pertahanan lawan. Dan pada kondisi yang ideal, kendaraan ini mampu memberikan kontribusi yang luar biasa pada manuver pasukan secara keseluruhan.

Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad) 12
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad)


  • Asal negara: Jerman 
  • Awak: 4 Kru


Persenjataan  

  • Senjata utama: 1 x meriam kaliber 20mm Kwk 40 L/48 
  • Senjata sekunder: 1 x Senapan mesin kaliber 7,92mm


Dimensi dan berat

  • Panjang: 5,85 m (berikut laras meriam) 
  • Lebar: 2,20 m 
  • Tinggi: 2,34 m 
  • Berat bersih: 8,3 ton


Mesin: 

  • Bussing-NAG L8V-Gs water cooled petrol engine developing 112 kw/150 hp


Performa  

  • Kecepatan maksimum: 85 km/jam.
  • Jarak tempuh maksimum: 270 km.
  • Genangan air maksimum: 1 m
  • Tanjakan maksimum: 30 derajat (naik) 
  • Halangan parit maksimal: 1,25 m

Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad) 16
Kendaraan Lapis Baja - SdKfz 231 (8-Rad)
militerbanget.blogspot.com

Analisis Historis: Warisan Taktis SdKfz 231


Kehadiran SdKfz 231 (8-rad) menandai evolusi penting dalam doktrin pengintaian Jerman. Sebagai pelopor taktik Blitzkrieg, kendaraan ini membuktikan bahwa mobilitas tinggi adalah kunci dalam mendominasi medan tempur terbuka. Meskipun performanya di medan ekstrem Rusia dan Afrika Utara memiliki keterbatasan teknis, efektivitasnya dalam mendukung manuver infantri tidak terbantahkan. Kemampuan kendaraan ini mengombinasikan perlindungan baja dengan kecepatan lincah menjadi inspirasi bagi pengembangan kendaraan tempur roda ban modern. Mempelajari sejarah SdKfz 231 memberikan kita wawasan mendalam tentang bagaimana adaptasi teknologi, di tengah tantangan lingkungan yang brutal, sangat menentukan arah serta hasil dari sebuah pertempuran besar dalam Perang Dunia II.

Demikianlah artikel tentang Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
1. Mesin Perang Nazi Jerman-Edisi Koleksi Angkasa
2. ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE  FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

2 komentar: