Jumat, 20 November 2020

Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 Fencer (bagian 2)



Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 20 November 2020

Artikel ini meneruskan artikel sebelumnya yang mengulas tentang burung besi milik Uni Soviet , yaitu Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 "Fencer". Supaya tidak bingung, silahkan baca bagian pertama, "Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 Fencer (Bagian 1)". Dan inilah artikelnya:

Su-24MP (Fencer-F) adalah varian ELINT khusus. Varian ini dikembangkan bersamaan dengan varian Su-24MR. Fencer-F mulai beroperasi pada tahun 1983. Pesawat ini memiliki sensor pengumpulan intelijen tambahan. Berbagai pod SIGINT dan ECM dapat dibawa. Pesawat ini dipersenjatai dengan meriam dan dipersenjatai hingga empat rudal udara-ke-udara R-60. Hanya 10-20 unit varian ini yang diproduksi.


Setidaknya 670 unit Su-24 telah diproduksi (menurut catatan resmi dari pihak pabrikan, mengenai kebenaran catatan tersebut masih belum bisa dikonfirmasi). Total keseluruhan mungkin antara 900 – 1.200 unit. Fencer-B, -Cs, -Ds dan -E tetap digunakan secara luas di garis depan di Rusia, dan berbagai negara eks Uni Soviet. Su-24MK versi ekspor (varian yang tidak dilengkapi dengan kemampuian membawa persenjataan nuklir) diekspor ke Aljazair, Iran, Irak, Libya dan Suriah.


Pengganti Su-24 yang menua adalah interdictor jarak jauh Su-34 yang baru, yang merupakan turunan dari pesawat tempur superioritas udara Su-27. Su-34 saat ini telah operasional secara aktif di Angkatan Udara Rusia. Program peningkatan terus berlanjut untuk Su-24 Rusia yang masih operasional untuk memperpanjang batas waktu terbangnya. Pesawat yang baru diupgrade disebut sebagai Su-24M2.


Catatan Tambahan: Warisan dan Relevansi Su-24 di Era Modern

Melihat kembali sejarah operasional Sukhoi Su-24, kita bisa menarik kesimpulan bahwa pesawat ini merupakan salah satu platform tempur paling tangguh yang pernah dihasilkan oleh industri kedirgantaraan Uni Soviet. Meskipun desain dasarnya sudah berumur lebih dari lima dekade, kemampuan Su-24 untuk beradaptasi dengan berbagai peran—mulai dari serangan presisi, pengintaian, hingga peperangan elektronik (ELINT)—menjadikannya "kuda beban" yang sangat berharga bagi angkatan udara Rusia dan banyak negara penggunanya.



Keunggulan Strategis dan Ketangguhan Segala Cuaca

Penting untuk dicatat bahwa keberhasilan Su-24 tidak hanya terletak pada kapasitas muatannya yang besar atau kecepatan supersoniknya pada ketinggian rendah, tetapi juga pada filosofi desain "all-weather" yang memungkinkan pesawat ini beroperasi di bawah kondisi cuaca paling ekstrem sekalipun. Keberadaan varian modern seperti Su-24M2 membuktikan bahwa kerangka pesawat (airframe) yang solid tetap memiliki nilai strategis tinggi, selama dipadukan dengan avionik, sistem navigasi, dan integrasi senjata pintar yang terus diperbarui.



Tantangan Su-24 di Era Drone dan Generasi Kelima

Namun, di tengah munculnya teknologi pesawat tempur generasi kelima dan dominasi sistem drone (UAV) yang semakin masif, tantangan bagi platform lama seperti Su-24 kini semakin nyata. Ancaman sistem pertahanan udara modern (A2/AD) memaksa pesawat ini untuk terus berevolusi atau secara bertahap digantikan oleh platform yang lebih kapabel seperti Su-34 Fullback. Meski begitu, dedikasi teknisi dalam mempertahankan armada Su-24 menunjukkan bahwa "si Fencer" masih memiliki tempat yang signifikan di garis depan pertempuran modern, melayani peran strategis yang belum sepenuhnya bisa digantikan oleh aset udara yang lebih canggih. Pengalaman operasional Su-24 tetap menjadi pelajaran berharga bagi doktrin tempur udara taktis di seluruh dunia.


Spesifikasi Pesawat Interdiksi dan Serang / Interdiction and Attack Aircraft - Sukhoi Su-24 Fencer


  • Asal negara: Uni Soviet
  • Operasional aktif: 1973
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 22,59 m

Rentang sayap: 

  • Sayap terentang penuh: 17,64 m 
  • Sayap terlipat: 10,37 m tersapu

  • Tinggi: 6,19 m
  • Berat (kosong): 22.3 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 36 ton

Mesin dan performa

  • Mesin:  2 x turbojet Perm / Sploviev AL-21F-3A
  • Daya dorong (dengan afterburning): 2 x 109,83 kN
  • Kecepatan maksimum: 1.320 km/jam
  • Elevasi operasional maksimum: 17 km
  • Radius tempur: 560 - 1250 km
  • Jarak jelajah feri: 2.775 km


Persenjataan

  • 1 x Meriam kaliber 23mm
  • Rudal: Rudal udara-ke-permukaan Kh-23, Kh-25ML, Kh-29L / T, Kh-59 Ovod; Rudal anti-radar Kh-25MP, Kh-31P, Kh-29MP dan Kh-58; Kh-31A, rudal anti-kapal Kh-35, rudal udara-ke-udara R-60
  • Bom: Senjata nuklir jatuh bebas TN-1000 dan TN-1200, bom dipandu laser KAB-500Kr

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar