Rabu, 02 Oktober 2024

Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Keempat)


Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Rabu, 2 Oktober 2024

Tank perusak yang satu ini memang sangat terkenal dan sangat ditakuti pada era Perang Dunia II. Jerman memang sangat piawai dalam hal menciptakan monster baja yang sangat mematikan, baik itu merupakan rancangan orisinil maupun hasil modifikasi dari alutsista rampasan dari negara taklukan. Seperti halnya dengan Jagdpanzer 38(t) "Hetzer ini yang merupakan alutsista modifikasi alutsista rampasan dari Cekoslovakia. Performanya terbilang jempolan, dan pada awal kemunculannya, berbagai kendaraan lapis baja milik Sekutu telah menjadi korban keganasannya. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca bagian sebelumnya dengan judul: "Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Ketiga)", dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Kolonel yang sama yang dikutip di atas mengatakan, "'Panzerjager 38 yang paling canggih' telah lulus uji tembak. Para kru bangga dengan Jagdpanzer ini dan infanteri memiliki kepercayaan padanya. Yang paling dipuji adalah ... senapan mesinnya. Senjata yang efektif, profil yang rendah, dan lapisan baja yang miring membuatnya sepenuhnya dapat beradaptasi dengan kedua peran utamanya dalam memerangi tank musuh dan mendukung infanteri dalam serangan dan pertahanan."

“Dalam waktu singkat, satu kompi menghancurkan 20 tank tanpa satu pun kerugian. Satu kelompok tugas menghancurkan 57 tank, dua di antaranya adalah JS 122 pada jarak 800 meter.”

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Amfibi / Seaplane Bomber Martin Mariner)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Kekurangan Hetzer

Seperti banyak improvisasi pada masa perang, tentu saja ada masalah pada alutsista ini. Karena lebar badan kendaraan yang tergolong kecil, meriam utama 75 mm harus dipasang di sisi kanan, dudukannya ditopang oleh pelat atas yang tebal. Ini membatasi meriam pada lintasan yang relatif sempit hanya lima derajat ke kiri dan 11 derajat ke kanan, lebih jauh lagi, atau jika menyerang target yang melintas, pengemudi harus membelokkan kendaraan ke arah target. 

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Berat ekstra di sisi kanan memberi tekanan yang tidak semestinya pada pegas daun suspensi dan juga membuat hidung kendaraan berat, dengan bagian belakang lebih rendah 10 cm lebih tinggi dari bagian depan (sehingga alutsista ini terlihat seperti mendongak). Saat produksi berlanjut, perbaikan segera dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah tadi, seperti memperkuat pegas daun dan rangkaian penggerak serta mengurangi bobot mantel pelindung meriam. Berbagai modifikasi lain untuk memudahkan pembuatan dan perawatan, seperti palka kecil di lapis baja untuk tutup bahan bakar, oli, dan antibeku, juga ditambahkan selama masa pakai kendaraan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank Renault Char D2)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Tidak ada yang dapat dilakukan untuk membuat lebih banyak ruang di dalam lambung tank yang sempit, dan awaknya hanya memiliki sedikit ruang. Pengemudi, penembak, dan loader semuanya duduk berjajar di sisi kiri dalam badan tank perusak ini. Komandan diposisikan di bagian kanan belakang dengan pelindung rekoil dari senjata utama yang mengisolasinya dari awak lainnya, sehingga mengganggu kerja sama tim yang penting dari seluruh awak. Pandangan pada kondisi luar sangat terbatas dan disajikan melalui periskop gunting SF14Z di depan dan periskop tetap kecil yang menghadap ke belakang.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Keempat). Artikel ini bersambung ke bagian kelima dengan judul “Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Kelima)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Artikel asli berjudul: “Senjata Perang Dunia II: Penghancur Tank Hetzer”, ditulis oleh Robert Cashner)

Sumber:
1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Perusak

Selasa, 01 Oktober 2024

Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Ketiga)


Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 1 Oktober 2024

Tank perusak yang satu ini memang sangat terkenal dan sangat ditakuti pada era Perang Dunia II. Jerman memang sangat piawai dalam hal menciptakan monster baja yang sangat mematikan, baik itu merupakan rancangan orisinil maupun hasil modifikasi dari alutsista rampasan dari negara taklukan. Seperti halnya dengan Jagdpanzer 38(t) "Hetzer ini yang merupakan alutsista modifikasi alutsista rampasan dari Cekoslovakia. Performanya terbilang jempolan, dan pada awal kemunculannya, berbagai kendaraan lapis baja milik Sekutu telah menjadi korban keganasannya. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca bagian sebelumnya dengan judul: "Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Kedua)", dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Untuk meningkatkan performa, beberapa fitur lain dirubah seperti penerapan empat roda jalan dari baja dengan bantalan karet yang dimensinya lebih besar dari aslinya, serta system track yang hanya memiliki satu rol roda pengembali di atasnya. Tank perusak ini punya bobot yang relatif ringan dengan berat operasional sekitar 16 ton (walaupun dalam spesifikasi desain dikatakan bahwa berat tank perusak ini sekitar 13 ton) dan dengan track (rantai) selebar 35 cm, Hetzer memiliki tekanan tanah (ground pressure) sebesar 0,76 kg/cm2. Bobot serta ground pressure ini tergolong kecil untuk alutsista sejenis. 

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Karena bobot tank perusak ini lebih berat ketimbang bobot pada design, kecepatan maksimumnya turun menjadi 26 mph (42 kph) jauh dibawah kecepatan rencana sebesar 55-60 kph yang awalnya ditetapkan dalam parameter rancangan. Tank perusak ini memiliki performa lintas alam yang baik, dan meskipun lamban pada kecepatan rendah, alutsista ini dapat melaju cukup lincah dengan mesin yang terus dihidupkan pada rpm tinggi. Tank perusak ini juga dilengkapi kemudi pivot, dengan satu jalur maju sementara yang lain mundur, yang memungkinkannya untuk berputar pada jarak yang sama (yang mana sangat dibutuhkan pada saat pertempuran).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank tempur Infantry / A22 infantry Tank Mark IV Churcill)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Lambung body yang baru dirancang dengan mengutamakan perlindungan lapis baja dan bukan kenyamanan awak. Lapis baja depan terbuat dari pelat baja gulung yang saling bertautan dan dilas, setebal 60 mm dengan bagian atas miring pada sudut 60 derajat dan pelat bawah miring pada sudut 40 derajat. Lapis baja samping dan belakang terbuat dari baja paduan berkualitas rendah dengan ketebalan hanya 20 mm. Pelat atas miring pada sudut 40 derajat, dan lambung bawah dan belakang miring pada sudut 15 derajat. Lapis baja bagian atas hanya memioiki ketebalan 8 mm, dan pelat bagian bawah setebal 10 mm.

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Satu laporan pasca-aksi Jerman oleh komandan batalion unit Hetzer mencatat keefektifan lapis baja ini. “Lapisan baja bagian depan mampu menahan hantaman proyektil senjata antitank Rusia kaliber 7,62 cm (76.2 mm). Hingga saat ini, kerugian hanya terjadi karena penetrasi dari bagian samping dan belakang. Oleh karena itu, sangat penting untuk hanya menghadapkan bagian depan yang kuat ke arah musuh.”

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Amfibi / Seaplane Bomber Martin Mariner)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Tank perusak lapis baja ini punya siluet yang rendah dan kompak, lambungnya sepanjang 15 kaki, 9 inci (sekitar 4.75 meter), lebarnya lebih dari delapan kaki (sekitar 2.4 meter), dan tingginya kurang dari tujuh kaki (sekitar 2 meter), hampir tidak lebih tinggi dari orang yang berdiri. Persenjataan utamanya adalah Meriam L48 PaK39 kaliber 75 mm yang andal dan kuat, dengan persenjataan sekunder berupa senapan mesin kaliber 7,92 mm yang dipasang di atas. Kecil, profil yang rendah, dan mudah berlindung, cukup lincah, dan dengan senjata yang kuat, Hetzer telah memenuhi syarat untuk menjadi penghancur tank yang sangat baik.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Ketiga). Artikel ini bersambung ke bagian keempat dengan judul “Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Keempat)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Artikel asli berjudul: “Senjata Perang Dunia II: Penghancur Tank Hetzer”, ditulis oleh Robert Cashner)

Sumber:
1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Perusak

Senin, 30 September 2024

Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Kedua)


Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 30 September 2024

Tank perusak yang satu ini memang sangat terkenal dan sangat ditakuti pada era Perang Dunia II. Jerman memang sangat piawai dalam hal menciptakan monster baja yang sangat mematikan, baik itu merupakan rancangan orisinil maupun hasil modifikasi dari alutsista rampasan dari negara taklukan. Seperti halnya dengan Jagdpanzer 38(t) "Hetzer ini yang merupakan alutsista modifikasi alutsista rampasan dari Cekoslovakia. Performanya terbilang jempolan, dan pada awal kemunculannya, berbagai kendaraan lapis baja milik Sekutu telah menjadi korban keganasannya. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca bagian sebelumnya dengan judul: "Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Pertama)", dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Ketika Prancis dan Inggris mengorbankan Cekoslowakia kepada Jerman untuk mendapatkan "Perdamaian Semu" dari Perdana Menteri Neville Chamberlain, Jerman seperti mendapat durian runtuh karena dapat dengan mudah menguasai industri senjata Ceko yang terkenal karena teknologi serta produk-produknya yang bermutu tinggi. Salah satunya adalah tank vz 38 yang rencananya akan dioperasikan oleh Angkatan Darat Ceko sebagai alutsista utamanya. Jerman kemudian merampas seluruh produksi tank tersebut dan menkonversinya menjadi tank PzKpfw. 38(t), dengan inisial "t" yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut berasal dari Ceko.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber Caproni Ca. 135)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Jerman menggunakan PzKpfw. 38(t) untuk melengkapi Divisi Panzer ke-7 dan ke-8 mereka untuk invasi Polandia pada tahun 1939 dan Prancis pada bulan Mei 1940. PzKpfw. 38(t), dengan berbagai peningkatan, tetap berada di garis depan dibawah kendali Wehrmacht dan diposisikan sebagai tank ringan hingga tahun 1942. Konfigurasi ini harus berakhir ketika kendaraan lapis baja Soviet yang baru seperti tank medium T-34 dan seri tank berat KV muncul ke medan laga dan jelas mengungguli PzKpfw 38 (t) dengan sangat mudah.

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Walaupun kendaraan ini tersingkir dari palagan, sasis dan sistem penggerak alutsista ini ternyata masih cukup layak. Sasis ini menjadi basis bagi berbagai kendaraan beroda rantai Jerman, termasuk artileri swagerak, tank perusak (tank destroyer), kendaraan penyergap, kendaraan pengintai, penangkis serangan udara kaliber 20 mm swagerak, dan berbagai macam kendaraan transportasi. Yang paling sukses di antara berbagai produk modikasi itu adalah Jagdpanzer 38(t) Hetzer yang dapat digolongkan sebagai tank perusak ringan. Istilah "Hetzer" atau "pengumpan" sebenarnya bukanlah penamaan resmi dari alutsista ini, melainkan kesalahpahaman antara pejabat Angkatan Darat Jerman dan produsen Ceko. Wlalaupun “Hetzer” bukanlah nama yang resmi, nama itu ternyata jauh lebih dikenal dan melekat pada alutsista ini selamanya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank tempur Infantry / A22 infantry Tank Mark IV Churcill)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Rancangan Penghancur Tank yang Efektif


Jagdpanzer 38(t) tetap mengandalkan mesin Praga AC/2800 berpendingin air, enam silinder inline, dengan daya antara 150 hingga 160 tenaga kuda yang ditransfer melalui transmisi “Praga” lima kecepatan semi otomatis dan kopling Wilson serta rem kemudi ke penggerak akhir. Sproket penggerak depan asli, roda idler belakang, dan suspensi pegas daun dari PzKpfw. 38 tetap dipertahankan karena telah terbukti andal.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Artikel asli berjudul: “Senjata Perang Dunia II: Penghancur Tank Hetzer”, ditulis oleh Robert Cashner)

Sumber:
1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Perusak

Minggu, 29 September 2024

Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Pertama)


Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 29 September 2024

Hetzer adalah aluitsista yang beroperasi pada semua lini di mana Angkatan Darat Jerman dan terlibat sepanjang Perang Dunia II.


Pada tahun 1943, jelas bagi Jerman bahwa produksi tank mereka tidak dapat mengimbangi kerugian di medan perang. Salah satu upaya Jerman untuk mempercepat produksi senjata adalah dengan modifikasi inventaris using dengan cara mengubah sasis tank lama yang sudah ketinggalan zaman menjadi tank perusak, atau Jagdpanzer. Langkah awal menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, dimana memadukan secara sederhana dan terkadang kasar antara sasis tank kecil dan tua dengan senjata besar yang kuat (seperti pada seri Marder) akan menghasilkan alutsista dengan performa yang “payah”.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Armored Personal Carrier (APC)/Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja BTR-152)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Pada seri marder, kendaraan itu memiliki tingkat manuver yang rendah serta level kestabilan yang kurang baik karena titik berat pada bagian atas. Efeknya, seri marder lebih banyak digunakan untuk artileri statis ketimbang kendaraan yang mobil. Walaupun demikian, ada beberapa hasil konversi yang berhasil sangat baik, salah satunya adalah Jagdpanzer 38(t), yang biasa disebut sebagai Hetzer.

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Sasis Ceko yang Handal dan Serbaguna


Dengan meningkatnya ketegangan negara-negara di Eropa, pada tahun 1937 Angkatan Darat Ceko mulai mengantisipasi hal ini dan merancang tank modern yang baru. Setelah pengujian yang panjang dan melelahkan, militer Ceko kemudian mengadopsi LT vz 38. Tank ini memiliki lapisan baja yang dipasang dengan ssstem pasak (paku keling) dengan ketebalan lapisan baja maksimum 25 mm dan minimum 10 mm yang merupakan ketebalan lapisan baja yang umum pada era itu. Awak tank terdiri dari empat orang yaitu pengemudi, loader, penembak, dan komandan. Senjata utamanya adalah meriam Skoda A7 kaliber 37 mm, yang kinerjanya setara dengan meriam 37 mm milik Jerman atau meriam 2-pounder milik Inggris.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber Caproni Ca. 135)

Tank Perusak/Tank Destroyer
Jagdpanzer 38(t) "Hetzer"
militerbanget.blogspot.com

Untuk urusan dapur pacu, dipercayakan pada mesin bensin Praga 6 silinder inline, dimana mesin ini mampu menggerakkan LT vz 38 i sampai kecepatan tertinggi 26 mil per jam (sekitar 40 km/jam) dan jarak jelajah maksimumnya hingga 125 mil (sekitar 210 km/jam). Secara keseluruhan, tank ini dapat mengungguli atau setidaknya sebanding dengan tank mana pun di Angkatan Darat Jerman kecuali PzKpfw IV dengan meriam laras pendek 75 mm. Walaupun secara performa lebih unggul, tank ini hanya tersedia dalam jumlah kecil di militer ceko sehingga secara taktis daya gempurnya tidak terlalu signifikan.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Pertama). Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul “Tank Perusak (Tank Destroyer) Jagdpanzer 38(t) “Hetzer”, Si Mungil Yang Sangat Mematikan, Mimpi Buruk Tank Sekutu (Bagian Kedua)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Artikel asli berjudul : “Senjata Perang Dunia II: Penghancur Tank Hetzer”, ditulis oleh Robert Cashner)

Sumber:
1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Perusak

Sabtu, 28 September 2024

Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41, Penantang Pistol Mitraliur MP-40


Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 28 September 2024

Pada saat pengembangan pistol mitraliur MP-41, Hugo Schmeisser adalah kepala desainer di perusahaan CG Haenel yang memproduksi pistol mitraliur MP40 untuk Angkatan Darat Jerman, yang kemudian terkenal sebagai icon pistol mitraliur militer Jerman. Ada kemungkinan bahwa Schmeisser memutuskan untuk mengembangkan pistol mitraliur yang lebih cocok untuk penggunaan pasukan infanteri dibandingkan MP-40 (dan kemudian terbukti bahwa usahanya gagal). 

Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41
militerbanget.blogspot.com

Untuk mencapai tujuan ini, Schmeisser  menggunakan pendekatan sederhana dengan mengkombinasikan dua pistol mitraliur yang sudah teruji performanya. Schmeisser menggabungkan receiver, action group, dan magasin dari MP40 dengan gagang kayu dan mekanisme pemicu tembakan model MP 28. Atas rekomendasi dari Schmeisser, pabrikan CG Haenel kemudian memproduksi beberapa pucuk pistol mitraliur MP-41, yang sebagian besar dibeli oleh pasukan SS.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Tempur Infanteri / Infantry Fighting Vehicle BMP-2)

Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41
militerbanget.blogspot.com

Kebanyakan orang menduga bahwa pistol mitraliur MP41 hanyalah MP40 yang terbuat dari kayu, namun kenyataannya tidak demikian karena MP-41 tidak seperti MP40, MP41 bisa disebut pistol mitraliur Schmeisser karena Hugo Schmeisser-lah yang merancangnya.

Secara sederhana, MP41 sebenarnya adalah kombinasi rakitan atas MP40 dengan bagian bawahnya merupakan elemen bawah MP28 – senjata yang merupakan versi perbaikan MP18 milik Schmeisser dari Perang Dunia Pertama. Jika MP40 hanya menembak dalam mode otomatis penuh, MP41 memiliki tuas pemilih mode penembakan (dengan system tekan) yang terletak di atas pelatuk yang memungkinkan senjata ini untuk menembak secara semi otomatis atau otomatis penuh.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41
militerbanget.blogspot.com

Namun, bagi pengguna pada umumnya, perbedaan mekanisme penembakan ini tidak terlalu penting, karena cara kerja maupun mekanisme penembakan pistol mitraliur MP41 sangat mirip dengan MP40. MP-41 memiliki laju tembakan yang relatif rendah yaitu sekitar 500 tembakan per menit (sehingga pistol mitraliur ini mudah dikontrol pada saat menembak secara otomatis), dan beratnya sekitar 8,2 pon (3,7kg).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Armored Personal Carrier (APC)/Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja BTR-152)

MP-41 menggunakan magasen yang sama dengan magasen pada pistol mitraliur MP40, meskipun magasen yang dibuat dan dijual dengan MP41 selalu diberi tanda “MP41”. Seperti banyak desain pistol mitraliur lainnya, MP41 tidak pernah diadopsi secara resmi oleh militer Jerman. Dalam hal ini, sebagian besar produksi MP41 (sekitar 26.000 pucuk pada tahun 1941 dan sekitar 1.800 pucuk lainnya pada tahun 1944) diberikan kepada militer Rumania.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur MP-41


Jenis: Pistol mitraliur ringan
Kaliber: Parabellum 9 mm (0,354 inci).
Panjang: 86.5 cm (34 inci)
Panjang Laras: 25 cm (9,9 inci)
Berat: 3,7kg (8,15 pon)
V’o meninggalkan laras: 380m (1247 kaki) per detik
Rate of fire: 525 tembakan per menit
Pasokan amunisi: Magasen kotak yang dapat dilepas dengan kapasitas  32 peluru
Mekanisme penembakan: Straight Blowback; Open-Bolt; Select-Fire Action
Sistem pembidik: Pisir dan pejera dari logam (besi)
Jarak bidik efektif: Sekitar 200 meter
Jarak tembak efektif: 150 meter

Demikianlah artikel tentang Pistol Mitraliur/Submachine Gun MP-41, Penantang Pistol Mitraliur MP-40, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Forgotten Weapon
2. Sabremilitaria
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Pesawat