Jumat, 06 September 2024

AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Kedua)


Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Jum'at, 6 September 2024

Senapan serbu yang satu ini memang cukup unik. Keunikannya bukan berasal dari performanya, melainkan dari asal-usulnya yang seakan penuh kerahasiaan. Walaupun memiliki profil yang mirip dengan seri senapan serbu kalashnikov, senapan serbu yang kompak ini ternyata tak terdeteksi di blok timur. Supaya artikel ini dapat dipahami dengan baik, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Pertama)", silahkan disimak:

Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

AKMSU adalah senapan serbu yang mengadopsi system gas operated. Senjata ini menggunakan amunisi standar Soviet kaliber 7,62x39 mm. AKMSU memiliki profil yang ringan dan kompak seperti pistol mitraliur, namun memberikan daya tembak yang jauh lebih mematikan. Dalam jarak dekat senjata ini menghasilkan daya tembak yang sama dengan AK-47 atau senapan serbu AKM. Amunisi 7,62x39 mm-nya mampu menghasilkan tingkat penetrasi yang lebih unggul dibandingkan amunisi pistol mitraliur. Dalam jarak dekat AKMSU dapat dengan mudah menembus rompi pelindung tubuh dalam skala tertentu.

Senjata ini memiliki sejumlah fitur yang tidak biasa, yang tidak umum pada senapan serbu seri AKM. Fitur-fitur tersebut meliputi receiver yang dilengkapi dengan engsel, model tiang pembidik belakang (pisir) yang berbeda dengan seri senapan serbu Kalashnikov, muzzle brake yang tidak biasa, dan sebagainya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat (Tempur ?) Eksperimental Grumman X-29 Bagian 3)

Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Faktanya, AKMSU yang berhasil didapatkan oleh Kementerian Pertahanan Inggris memiliki susunan paku keling yang mirip dengan senapan serbu kompak Tipe 56-1 milik China. Oleh karena itu, muncul teori bahwa AKMSU hanyalah senjata rakitan khusus yang diproduksi di Khyber Pass.

Senjata ini menggunakan magasin standar berkapasitas 30 peluru dari senapan serbu AKM. Senjata ini juga kompatibel dengan magasin kotak berkapasitas 40 peluru dan magasin drum berkapasitas 75 peluru dari senapan mesin ringan RPK.

Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Untuk menambah kestabilan pada saat menembak, senjata ini dilengkapi dengan popor logam lipat yang tampilannya mirip dengan popor lipat pada AKMS.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Multirole Helicopter / Helikopter Multi Peran Mil Mi-14)

Tiang bidik depan (pejera) terintegrasi pada tabung penyalur gas. Jarak bidik maksimum berada pada kisaran 400 m. Meskipun memiliki jarak bidik yang cukup jauh, senjata ini ternyata tidak terlalu akurat pada jarak yang sama karena larasnya yang pendek. Menurut data dari uji tembak yang dilakukan di Inggris, jangkauan tembak efektifnya hanya berada di kisaran 150 m.

Demikianlah artikel tentang AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. Assault Rifle
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Senapan_Serbu

Kamis, 05 September 2024

AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Pertama)


Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Kamis, 5 September 2024

AKMSU adalah versi yang lebih ringkas dari senapan serbu AKMS. Sebutan AKMSU adalah singkatan dari АКМСУ, singkatan dari bahasa Rusia: Автомат Калашникова Mодернизированный Складной Укороченный yang diterjemahkan sebagai Modernized Kalashnikov's Assault Rifle, Foldable, Shortened. Senjata jenis ini biasanya digunakan oleh awak kendaraan dan awak artileri, personel staf, pasukan khusus, pasukan lintas udara dan unit lain yang biasanya menggunakan pistol mitraliur ketimbang senapan serbu yang memang memiliki dimensi yang cukup besar.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat (Tempur ?) Eksperimental Grumman X-29 Bagian 2)

Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Senapan serbu kompak seperti AKMSU ini memang sangat tepat untuk pertempuran jarak dekat dan dapat digunakan untuk peran ofensif dan defensif. Dimensinya yang kecil dan simple sangat cocok untuk pola pertempuran di ruang sempit. Walaupun menyandang ‘tampilan” seperti Kalashnikov, senapan serbu AKMSU asal muasalnya masih belum jelas. Beberapa sumber menyebutkan bahwa senjata ini sudah diguoperasikan oleh militer Soviet. Sementara itu beberapa sumber lain bahwa ini hanya produk purwarupa dan hanya diproduksi dalam jumlah yang sangat kecil. Ada juga sumber lain yang menyatakan bahwa senjata ini bukanlah produk resmi dari pabrikan, melainkan diproduksi oleh pembuat senjata lokal di wilayah Khyber Pass yang terletak antara Pakistan dan Afghanistan, dan karena bentuknya yang menyerupai produk dari AK maka senjata ini dianggap sebagai desain Soviet. 

Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1986 Kementerian Pertahanan Inggris berhasil mendapatkan satu contoh senjata ini dari Afghanistan. Gambar senapan serbu AKMSU ini beredar dan mulai menjadi topik hangat sejak akhir tahun 1980an. Senjata ini memiliki tanda TOZ (Pabrik Senjata Tula) dan tanggal pembuatannya pada tahun 1977. Walaupun demikian, masih dirasa belum ada bukti yang jelas bahwa AKMSU diproduksi dalam jumlah banyak atau digunakan oleh militer Soviet. Baik TOZ dan IZHMASH, dua pabrik utama Soviet yang memproduksi senjata seri AK, tidak pernah mengonfirmasi bahwa mereka memproduksi senapan serbu kompak ini. Ditambah lagi dengan tidak ada satupun museum militer Rusia yang memamerkan atau mengoleksi AKMSU. Jadi kemungkinan besar senjata ini tidak pernah diproduksi dalam jumlah banyak.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat (Tempur ?) Eksperimental Grumman X-29 Bagian 3)

Senapan Serbu Kompak AKMSU
militerbanget.blogspot.com

Saat ini semua jenis salinan yang serupa dari senapan serbu kompak ini sedang diproduksi. Negara-negara lain memproduksi produksi serbu kompak serupa. Khususnya adalah AR SF Bulgaria, Type 56C Tiongkok, PM Rumania md.90, dan M92 dari Serbia.

Demikianlah artikel tentang AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Pertama). Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul “AKMSU, Senapan Serbu Kompak yang Misterius Dengan Asal Usul Tak Jelas (Bagian Kedua)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Assault Rifle
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Senapan_Serbu

Rabu, 04 September 2024

Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesebelas)


Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 4 September 2024

Tank perusak atau tank destroyer milik Jerman ini memang tidak terlalu terkenal kiprahnya, tidak seperti PzKpfw V (Panther) atau PzKpfw VI (Tiger) yang memang sangat kesohor pada masa itu. Tetapi tidak bisa dipungkiri, kehadiran tank destroyer ini cukup untuk membuat barisan lapis baja pihak lawan pusing tujuh keliling karena keganasannya. Supaya artikel ini dapat dipahami dengan baik, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesepuluh)", silahkan disimak:

Kesimpulan

Jagdpanzer IV adalah alutsista antitank khusus Jerman yang pertama. Kendaraan ini memiliki perlindungan dan daya tembak yang sangat baik serta siluet yang rendah. Jagdpanzer IV memiliki semua karakteristik yang dibutuhkan untuk menjadi tank perusak yang mematikan. Tank perusak ini beraksi di hampir semua medan tempur Angkatan Darat Jerman saat itu, di Timur, di Barat, dan di Front Italia.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat (Tempur ?) Eksperimental Grumman X-29 Bagian 1)

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Ketika digunakan dalam pertempuran, tank perusak ini dengan cepat terbukti menjadi kendaraan antitank yang efektif. Meskipun tank perusak ini sudah pasti memadai, kinerja keseluruhannya hanya sedikit lebih baik daripada StuG III yang diproduksi secara massal. Tank perusak ini memiliki banyak kesamaan dengan StuG III, yaitu desain keseluruhan, daya tembak, dan tinggi yang kecil. Jika dipikir-pikir, Jerman mungkin akan lebih cocok jika mereka mengikuti saran Guederian dan lebih fokus pada produksi kendaraan StuG III dalam jumlah yang lebih banyak. Jagdpanzer IV menghabiskan banyak sumber daya yang sebenarnya sangat diperlukan untuk produksi Panzer IV (yang jauh lebih mendesak). Pada akhirnya, seperti banyak proyek Jerman di akhir perang, kendaraan ini dibuat terlambat dan dalam jumlah yang terlalu sedikit untuk benar-benar berdampak pada keseluruhan perang.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat (Tempur ?) Eksperimental Grumman X-29 Bagian 1)

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Perusak Jagdpanzer IV


Dimensi (P x L x T): 6,85 x 3,17 x 1,86 meter
Bobot tempur: 24 ton
Awak: 4 (pengemudi, komandan, penembak, pengisi amunisi)
Dapur pacu (mesin): Maybach HL 120 TRM, 272 hp @ 2.800 rpm
Kecepatan operasional: 40 km/jam (25 mph), 15-18 km/jam (lintas alam)
Jarak jelajah operasional: 210 km, 130 km (lintas alam)
Sudut serong senjata utama: 15° ke kanan dan 12° ke kiri
Ketinggian: -8° hingga +15°

Persenjataan
Senjata utama: 1 x 7,5 cm (2,95 inci) Pak 39 L/48 (79 butir peluru)
Senjata sekunder: 1 x MG 42 7,9 mm (0,31 inci), 1200 butir peluru
Pelindung suprastruktur:
Depan 60 mm, samping 40 mm, belakang 30 mm dan atas 20 mm

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesebelas), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Perang_Dunia_II
#Tank_Perusak

Selasa, 03 September 2024

Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesepuluh)


Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 3 September 2024

Tank perusak atau tank destroyer milik Jerman ini memang tidak terlalu terkenal kiprahnya, tidak seperti PzKpfw V (Panther) atau PzKpfw VI (Tiger) yang memang sangat kesohor pada masa itu. Tetapi tidak bisa dipungkiri, kehadiran tank destroyer ini cukup untuk membuat barisan lapis baja pihak lawan pusing tujuh keliling karena keganasannya. Supaya artikel ini dapat dipahami dengan baik, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesembilan)", silahkan disimak:

Versi Jagdpanzer IV


Panzer IV/70 (V)

Sejak awal, proyek Jagdpanzer IV baru dimaksudkan untuk dipersenjatai dengan meriam 7,5 cm L/70 yang lebih panjang. Karena senjata ini tidak tersedia dalam jumlah yang cukup, hal ini awalnya tidak memungkinkan. Setelah produksi meriam 7,5 cm L/70 meningkat cukup banyak sehingga jumlah yang cukup dapat disisihkan untuk proyek Jagdpanzer IV, pengerjaan Jagdpanzer IV yang disempurnakan yang dipersenjatai dengan meriam ini segera dimulai. Setelah periode modifikasi dan pengujian pada paruh pertama tahun 1944, produksi versi Jagdpanzer IV baru yang dipersenjatai dengan meriam 7,5 cm yang panjang akhirnya dimulai pada bulan November 1944. Kendaraan baru tersebut diberi nama Panzer IV/70 (V) dan, pada saat perang berakhir, kurang dari 1.000 unit telah diproduksi.

Tank Komando Jagdpanzer IV

Sejumlah Jagdpanzer IV yang tidak diketahui dimodifikasi untuk digunakan sebagai Befehlswagen (kendaraan komando). Kendaraan ini memiliki stasiun radio FuG 8 tambahan yang terpasang dan satu anggota awak tambahan. Befehlswagen dapat dengan mudah diidentifikasi oleh antena radio kedua yang terletak di sisi kiri belakang.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank Renault FT-17)

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Catatan Setelah Perang


Suriah

Anehnya, Jagdpanzer IV hanya digunakan dalam pertempuran terbatas setelah Perang Dunia II. Sekitar lima kendaraan diberikan kepada Suriah pada tahun 1950 oleh Prancis, meskipun, tergantung pada sumbernya, ada kemungkinan bahwa Soviet benar-benar memasoknya. Selama pertempuran dengan pasukan Israel pada tahun 1967 selama Perang Enam Hari, satu Jagdpanzer IV hilang ketika terkena tembakan tank. Sisanya ditarik dari garis depan dan mungkin ditempatkan sebagai cadangan atau bahkan disimpan. Jagdpanzer IV ini masih terdaftar dalam inventaris Angkatan Darat Suriah selama tahun 1990-1991. Sayangnya, apa yang terjadi pada mereka saat ini tidak diketahui.

Bulgaria

Karena Bulgaria merupakan bagian dari aliansi Poros selama Perang Dunia II, negara itu dipasok dengan peralatan Jerman, termasuk beberapa StuG III, Panzer III dan IV, dan sejumlah kecil Jagdpanzer IV. Selama Perang Dingin, untuk melindungi perbatasannya dengan Turki, Bulgaria, anggota Blok Timur Komunis, menggunakan kendaraan lapis baja lama yang dipasok Jerman, termasuk Jagdpanzer IV, sebagai bunker statis. Setelah runtuhnya Uni Soviet, kendaraan-kendaraan ini ditinggalkan oleh Angkatan Darat Bulgaria. Kendaraan-kendaraan ini tetap berada di sana hingga tahun 2007, ketika Angkatan Darat Bulgaria melakukan operasi pemulihan yang ekstensif untuk menyelamatkan kendaraan-kendaraan ini. Salah satu kendaraan yang diselamatkan adalah Jagdpanzer IV.

Penerus Jagdpanzer IV?

Bagi Angkatan Darat Jerman Barat yang direorganisasi setelah perang, konsep kendaraan antitank tidak sepenuhnya hilang. Mereka akan mengembangkan dan membangun Kanonenjagdpanzer , yang menurut desainnya sangat mirip dengan Jagdpanzer IV. Meskipun kendaraan semacam itu efektif selama Perang Dunia Kedua, perkembangan teknologi dan pengenalan serta penggunaan roket dan rudal antitank secara luas membuat kendaraan pemburu tank khusus tersebut menjadi usang.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat (Tempur ?) Eksperimental Grumman X-29 Bagian 1)

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Unit yang masih tersisa

Saat ini, beberapa kendaraan telah selamat dari perang di seluruh dunia. Satu Jagdanzer IV dapat ditemukan di Museum Bulgaria di Yambol. Ada tiga unit, termasuk satu dari seri 0, yang terletak di Prancis, di Museum Armor Saumur. Kendaraan seri 0 diberikan kepada Jerman dan saat ini dapat dilihat di Panzermuseum Munster, bersama dengan Jagdpanzer IV lain yang sudah ada di sana. Satu lagi dapat dilihat di Swiss di Panzermuseum Thun. Ada juga satu yang terletak di Suriah.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesepuluh). Artikel ini bersambung ke bagian kesebelas dengan judul “Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesebelas)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Perang_Dunia_II
#Tank_Perusak

Senin, 02 September 2024

Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesembilan)


Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 2 September 2024

Tank perusak atau tank destroyer milik Jerman ini memang tidak terlalu terkenal kiprahnya, tidak seperti PzKpfw V (Panther) atau PzKpfw VI (Tiger) yang memang sangat kesohor pada masa itu. Tetapi tidak bisa dipungkiri, kehadiran tank destroyer ini cukup untuk membuat barisan lapis baja pihak lawan pusing tujuh keliling karena keganasannya. Supaya artikel ini dapat dipahami dengan baik, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kedelapan)", silahkan disimak:

Keesokan harinya, Sekutu melancarkan serangan besar-besaran di wilayah Tilly-sur-Seulles. Saat garis pertahanan Jerman menahan serangan, Sekutu mengirim kelompok tank Cromwell lainnya. Enam Jagdpanzer IV memimpin serangan balik Jerman. Setelah menghancurkan beberapa Cromwell, sisanya mundur. Jagdpanzer IV melanjutkan serangan, memukul mundur Sekutu.

Pada tanggal 9 Agustus 1944, Sekutu meluncurkan formasi lapis baja besar yang bergerak menuju jalan Caen-Falaise, untuk membebaskan Cauvicourt. Kemajuan Sekutu disambut oleh Jagdpanzer IV dari Kompi 1 SS Panzerjäger Abteilung 12 , yang ditempatkan di sekitar Bukit 112, bersama dengan lapis baja Jerman lainnya. Selama pertempuran, dari 22 unit tank M4 Sekutu dihancurkan, antara 16 hingga 22 unit di antaranya dihancurkan oleh Jagdpanzer IV. Kerugian Jerman adalah empat unit Panther, enam Panzer IV, lima unit Tiger I, dan lima unit Jagdpanzer IV. Setelah pertempuran tersebut, dua unit Jagdpanzer IV kemudian dikirim ke depan dalam misi pengintaian dan berhasil menghancurkan 5 tank sekutu.

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Kemudian pada hari itu, Sekutu, yang frustrasi dengan terhambatnya gerak maju mereka, mengirim sekitar 9 unit tank Cromwell dari Resimen Senapan Berkuda ke-10 untuk mencoba mengepung posisi Jerman di jalan Maizières Estrées-la-Campagne. Semua tank berhasil dilumpuhkan oleh Jagdpanzer IV Jerman. Namun, karena serangan artileri Sekutu yang hebat, Jerman mulai mengevakuasi posisi mereka. Evakuasi yang berlangsung pada malam hari ternyata mendapat hambatan dimana tank-tank Resimen Lapis Baja ke-1 Polandia menyerang posisi mereka. Sayangnya usaha sekutu ternyata berbuah malapetaka, Dimana Jagdpanzer IV milik SS Panzerjäger Abteilung 12 berhasil mengalahkan tank-tank yang dioperasikan Polandia dan menghancurkan setidaknya 22 unit tank M4 Sherman dan Cromwell.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank, Vickers Mk I)

Walaupun secara umum performa Jagdpanzer IV memang sangat baik, dalam beberapa kasus tank perusak ini dapat juga dikalahkan. Misalnya, selama pertempuran di daerah Laval dan Le Mans, Divisi Panzergrenadier ke-17 kehilangan 9 unit Jagdpanzer IV.

Meskipun demikian, secara keseluruhan, tank perusak ini mencatatkan prestasi yang mengesankan selama kampanye Prancis tahun 1944. Misalnya, Oberscharfuehrer Rudolf Roy dari Divisi Panzer SS ke-12 mengklaim telah menghancurkan sekitar 36 tank Sekutu sebelum tewas tertembak oleh penembak jitu musuh pada bulan Desember 1944.

Serangan Ardennes dan Akhir Perang di Eropa Barat

Selama Serangan Ardennes, di Front Barat, Jerman memiliki 92 unit Jagdpanzer IV. Sekitar 20 Jagdpanzer IV merupakan bagian dari Divisi SS ke-2 Das Reich. Pada akhir tahun 1944, terdapat 56 Jagdpanzer IV, yang hanya 28 yang beroperasi.

Pada bulan Desember 1944, Jagdpanzer IV berpartisipasi dalam serangan besar terakhir Jerman di Barat, Operasi Northwind. Divisi Panzergrenadier SS ke-17 yang berpartisipasi dalam serangan tersebut dilengkapi dengan 31 unit StuG III, dua Jagdpanzer IV, dan satu unit Marder. Divisi Panzer ke-22 memiliki empat Jagdpanzer IV dan Divisi Panzergrenadier ke-25 memiliki lima Jagdpanzer IV. Operasi tersebut berakhir dengan kegagalan Jerman lainnya pada akhir Januari 1945, yang semakin menguras kekuatan unit lapis bajanya.

Italia

Jagdpanzer IV juga terlibat dalam pertempuran di Italia, meskipun dalam jumlah terbatas. Tiga divisi Panzer diperkuat dengan tank perusak ini, yaitu: Divisi Panzer Hermann Goering, divisi Panzergrenadier ke-3 dan ke-15. Kekuatan tempur gabungan ketiga divisi ini adalah 83 unit Jagdpanzer IV. Pada akhir tahun 1944, jumlah ini berkurang menjadi hanya 8 unit, 6 di antaranya masih operasional.

Front Timur

Mayoritas Jagdpanzer IV yang diproduksi dikerahkan di Front Timur, dalam upaya menghentikan laju Soviet. Mereka terlibat dalam pertempuran sengit di sana, tetapi juga digunakan sebagai tank atau senjata serbu, yang tidak dapat dilakukan oleh kendaraan tersebut. Pertempuran sengit di Polandia selama Oktober 1944 menelan banyak korban di pihak Jerman, termasuk sedikitnya 55 unit Jagdpanzer IV.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank Renault FT-17)

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Contoh lain termasuk pertempuran hebat di Hongaria. Saat menyerang garis Soviet di Homok (Hongaria) pada 19 Desember 1944, Panzerjäger Abteilung 43 kehilangan tiga dari empat Jagdpanzer IV. Pada 23 Desember 1944, Kampfgruppe “Scheppelmann ”, yang memiliki 8 Panzer IV dan 13 Jagdpanzer IV, terlibat pertempuran dengan pasukan Soviet di utara Kisgyarmat. Mereka berhasil menghancurkan sekitar 12 tank, 3 half-track antipesawat yang dipasok Amerika, 1 kendaraan lapis baja, dan 2 pengangkut personel lapis baja. Pada akhir tahun 1944, ada sekitar 311 unit Jagdpanzer IV, 209 di antaranya beroperasi. Dalam upaya membebaskan kota Budapest yang terkepung, Jerman mengerahkan Korps Panzer SS IV, yang memiliki sekitar 285 kendaraan lapis baja dalam inventarisnya, 55 di antaranya adalah Jagdpanzer IV. Semua upaya untuk mencapai Budapest akhirnya gagal, dengan banyak korban di antara pasukan Jerman. Selama beberapa bulan terakhir perang, hanya ada sedikit informasi tentang Jagdpanzer IV, karena sumber-sumber tersebut terutama berfokus pada versi yang disempurnakan kemudian yang dipersenjatai dengan senjata laras panjang. Seperti pasukan Jerman lainnya, mereka bertempur mundur hingga Pertempuran Berlin.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesembilan). Artikel ini bersambung ke bagian kesepuluh dengan judul “Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kesepuluh)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Perang_Dunia_II
#Tank_Perusak