Sabtu, 24 Agustus 2024

Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kedua)


Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 24 Agustus 2024

Tank perusak atau tank destroyer milik Jerman ini memang tidak terlalu terkenal kiprahnya, tidak seperti PzKpfw V (Panther) atau PzKpfw VI (Tiger) yang memang sangat kesohor pada masa itu. Tetapi tidak bisa dipungkiri, kehadiran tank destroyer ini cukup untuk membuat barisan lapis baja pihak lawan pusing tujuh keliling karena keganasannya. Supaya artikel ini dapat dipahami dengan baik, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Pertama)", silahkan disimak:

Pada tahun-tahun berikutnya, saat Jerman mulai merangsek ke front lain, yaitu Uni Soviet dan Afrika Utara, kebutuhan akan tank perusak dengan mobilitas tinggi serta efektif menjadi sangat mendesak. Sekali lagi, karena kurangnya kemampuan produksi, Jerman sering dipaksa untuk menggunakan kembali sasis tank yang sudah ada dan, dalam kasus yang jarang terjadi, konsep ini diterapkan pada sasis yang tidak “umum” seperti half-track. Pada kasus ini,  meriam antitank 7,5 cm Pak 40 yang dipasangkan pada sasis half track ternyata terbukti efektif. Pendekatan ini akan menghasilkan tiga seri kendaraan yang berbeda, yang secara umum dikenal sebagai 'Marder'. Pada tahun 1943, kendaraan antitank Nashorn dengan persenjataan utama berupa meriam kaliber 8,8 cm yang disematkan pada sasis Panzer IV dan Panzer III juga diperkenalkan. Walaupun secara umum alutsista ini memberikan performa yang baik, alutsista ini juga dirundung banyak kekurangan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Angkut / Cargo Berat Antonov An-22 "Antaeus" atau "Cock")

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Di sisi lain, petinggi militer Jerman seperti Marsekal Lapangan Erich von Manstein, salah satu otak di balik invasi Jerman ke Barat pada tahun 1940, menganjurkan untuk diaplikasikannya senjata artileri swagerak yang lincah, terlindungi dengan baik, dan dipersenjatai dengan baik. Alutsista semacam itu dimaksudkan untuk memberikan dukungan tembakan jarak dekat yang lincah bagi pasukan infantri selama operasi tempur. Alutsista ini dikenal sebagai Sturmgeschütz (senjata serbu), atau biasanya hanya disebut sebagai 'StuG', yang akan mulai dioperasikan pada saat yang sama dengan tank perusak pertama selama serangan di Barat pada bulan Mei 1940. 

StuG mengadopsi pendekatan yang sangat baik, dimana alutsista ini memiliki system proteksi menyeluruh serta dibekali dengan senjata utama yang mematikan. Pada akhir tahun 1941, karena putus asa, Jerman mulai melengkapi kendaraan ini dengan meriam dengan spesifikasi high velocity untuk membuat alutsista antitank yang baru. Menggabungkan siluetnya yang rendah, perlindungan frontal yang baik, dan senjata yang kuat, Jerman secara tidak sengaja menciptakan tank perusak yang sangat efektif. StuG III akan terus diproduksi dalam jumlah besar dan terus dioperasikan hingga akhir perang. Kekhawatiran ini dan penambahan senjata yang lebih kuat menyebabkan terciptanya seri baru kendaraan antitank berdasarkan sasis Panzer IV (PzKpfw IV).

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Perkembangan 
Tank Perusak Jagdpanzer IV

'Kisah' Jagdpanzer IV dimulai pada bulan September 1942, ketika Waffenamt (Kantor Persenjataan Angkatan Darat) mengeluarkan permintaan untuk pengembangan desain Sturmgeschütz baru – 'Sturmgeschütze Neue Art', Stu.Gesch.nA (Senjata Serbu Tipe Baru). Alutsista yang baru ini akan dipersenjatai dengan meriam kaliber 7,5 cm KwK L/70 dan dilindungi dengan lapisan baja pada area depan dengan ketebalan 100 mm dan lapis baja bagian samping samping dengan ketebalan 40 hingga 50 mm. Tank perusak ini dirancang untuk memiliki tinggi serendah mungkin, kecepatan tertinggi 25 km/jam, ground clearance 500 mm, dan berat hingga 26 ton. Proposal persenjataan tambahan mencakup meriam kaliber 10,5 cm dan 15 cm untuk peran pendukung infanteri, tetapi kedua proyek ini tidak pernah terlaksana.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Fiat B.R.20 Cicogna)

Sekilas, pilihan yang jelas adalah menggunakan kembali kendaraan StuG III untuk tujuan ini guna mengurangi waktu pengembangan dan menggunakan kembali komponen yang sudah diproduksi. StuG III, meskipun tidak dirancang untuk peran khusus tersebut, tampil sangat baik saat digunakan dalam peran anti-tank berkat persenjataannya yang lebih baik. Meriam laras pendek 7,5 cm L/24 diganti dengan meriam 7,5 cm L/43, dan kemudian, meriam L/48 yang diproduksi secara massal. Senjata ini terbukti lebih dari mampu menghancurkan sebagian besar target musuh pada jarak lebih dari 1 km.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Perang_Dunia_II
#Tank_Perusak

Jumat, 23 Agustus 2024

Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Pertama)


Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Jum'at, 23 Agustus 2024

Seiring berlangsungnya Perang Dunia Kedua, Angkatan Darat Jerman menghadapi kenyataan pahit, yaitu jumlah tank musuh terus bertambah, sementara kekuatan tanknya sendiri terus berkurang. Akibat dari banyaknya lapis baja Jerman yang hancur dalam pertempuran yang dibarengi dengan kemampuan produksi yang terbatas, Jerman terpaksa melakukan improvisasi untuk mensiasatinya, yaitu dengan menciptakan alutsista berupa tank perusak (tank destroyer) dengan pendekatan yang paling efesien. Meskipun langkah ini tidak lebih dari solusi ad hoc, alutsista ini terbukti efektif karena dibekali dengan persenjataan utama yang kuat dan biaya produksi yang murah. 

Di sisi lain, kemampuan bertahan alutsista ini cukup terbatas karena perlindungan lapis baja yang tidak memadai. Selain itu, serangkaian alutsista yang punya kharakteristik yang mirip, seperti StuG III, ternyata mampu berperan sangat baik dalam tugas sebagai tank perusak saat dilengkapi dengan senjata utama yang memang memiliki spesifikasi anti tank. Pengembangan lebih lanjut dari konsep StuG III yang dipersenjatai dengan senjata yang lebih kuat akan mengarah pada penciptaan kendaraan tank perusak khusus pertama Jerman, Jagdpanzer IV.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Armstrong Whitworth Whitley)

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Kebutuhan Mendesak Akan Alutsista Tank Perusak (Tank Destroyer)

Senjata antitank utama Angkatan Darat Jerman sebelum dan pada periode pertama Perang Dunia Kedua adalah Meriam Pak 36 kaliber 3,7 cm. Meriam ini adalah senjata antitank yang efektif saat digunakan melawan tank dari generasi sebelum perang (yang memang memiliki lapisan proteksi yang tipis). Senjata ini dapat dengan mudah dikamuflase atau diangkut oleh kendaraan lapangan (setingkat jeep atau truk kecil). Meskipun ringan, senjata ini masih perlu ditarik untuk jarak yang lebih jauh dan memerlukan waktu persiapan yang cukup lama sebelum dapat ditembakkan. Kemudian, senjata antitank yang lebih kuat memberikan peningkatan besar dalam daya tembak saat menyerang tank musuh, tetapi bobotnya juga meningkat pesat, yang tentu saja membatasi mobilitasnya. 

Belajar dari hal di atas, maka lahirlah sebuah konsep dimana dibutuhkan suatu alutsista yang mampu berperan sebagai tank destroyer sekaligus berperan juga sebagai artileri, namun memiliki basis penggerak yang otonom sehingga memiliki tingkat mobilisasi yang mandiri dan tidak tergantung pada unit lain untuk manuvernya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Angkut / Cargo Berat Antonov An-22 "Antaeus" atau "Cock")

Tank Perusak/Tank Destroyer Jagdpanzer IV
militerbanget.blogspot.com

Upaya pertama untuk memproduksi tank destroyer versi rakitan dilakukan sesaat sebelum invasi Jerman ke Eropa dimulai pada bulan Mei 1940. Kendaraan ini adalah 4,7 cm PaK (t) (Sfl) auf Pz.Kpfw.I, yang sekarang dikenal sebagai 'Panzerjäger I' (penghancur tank atau pemburu). Kendaraan ini terdiri dari rangka Panzer I Ausf.B yang dipadukan dengan meriam kaliber 4,7 cm PaK (t) (meriam 4,7 cm hasil rampasan dari Cekoslowakia, oleh karena itu diterakan kode 't' untuk 'Tschechoslowakei' pada nama alutsista ini). 

Secara teknis, alutsista ini bukanlah rancangan yang benar-benar baru. Sebaliknya, alutsista ini dibuat dengan menggunakan rangka Panzer I yang sudah usang dan meriam yang dirampas dari Cekoslowakia. Meskipun merupakan improvisasi yang sifatnya “dadakan”, alutsista ini ternyata mampu memberikan prestasi yang mengesankan, yang menunjukkan kepada Jerman bahwa konsep alutsista seperti ini sangat potensial di masa mendatang. Namun, mengingat sifat rancangannya yang “serba dadakan” tadi, alutsista ini juga memiliki kekurangan dalam banyak aspek, seperti sasis yang kurang adaptif, mesin yang kurang bertenaga, profilnya yang tinggi dan berdimensi besar menjadikan alutsista ini target yang mudah. Hal tadi masih diperparah dengan tingkat proteksinya yang lemah, sehingga menjadikan alutsista ini mudah sekali dieliminasi oleh lawan.

Demikianlah artikel tentang Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Pertama). Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul “Tank Perusak Jagdpanzer IV, Penghancur Tank Andalan Jerman Saat Perang Dunia II (Bagian Kedua)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Perang_Dunia_II
#Tank_Perusak

Kamis, 22 Agustus 2024

Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Keenam)



Kediri, Tabanan, Bali, Kamis, 22 Agustus 2024

Pesawat tempur era sebelum Perang Dunia II ini kalau dilihat secara sepintas memang tidak terlalu meyakinkan sebagai pesawat tempur. Bentuknya yang gemuk dan lebih mirip drum, ditambah oleh kenyataan bahwa pesawat ini dirancang oleh narapidana semakin membuat orang menyangsikan performanya. Tetapi catatan sejarah berkata lain, pesawat ini ternyata memiliki performa yang cukup baik, dan bahkan teknologinya jauh melampaui pesawat-pesawat sejenis yang ada pada era itu. Supaya artikel ini mudah dimengerti, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Kelima)", silahkan disimak:


Sementara beberapa sumber menyatakan bahwa jumlah total I-16 yang diproduksi mendekati angka 18.000 hingga 20.000 unit, perkiraan yang paling masuk akal adalah 8.644 unit. Rincian akurat tentang banyak pesawat Soviet sulit diperoleh karena sifat rahasia Uni Soviet selama Perang Dingin, catatan yang dipindahkan atau dihancurkan selama Perang Dunia II, dan karena terbatasnya jumlah dokumen Rusia yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank M2)


Peluncuran terakhir I-16 terjadi pada awal Perang Dunia Kedua, tetapi saat itu mereka kalah performa dengan tipe pesawat asing yang lebih canggih. Menderita dampak invasi Jerman, pesawat-pesawat yang tersisa digantikan oleh pesawat tempur yang lebih modern pada tahun 1942-1943.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Armstrong Whitworth Whitley)


Spesifikasi Pesawat Tempur Propeller 
Polikarpov I-16 Tipe 18


Dimensi

Rentang sayap: 29 kaki 6,5 inci (9,18 m)
Panjang: 6,13 m (20 kaki 1,25 inci)
Tinggi: 8 kaki 5 inci (2,57 m)
Berat Kosong: 3.110 pon (1.412 kg)
Berat Operasional: 4.034 pon (1.831 kg)

Performa:

Kecepatan maksimum: 288 mph (463 km/jam)
Elevasi operasional:  29.500 kaki (8.998 m)
Jarak jelajah maksimum: 500 mil (805 km)
Mesin: Shvetsov M-62R 1.000 hp (746 kW) 9 silinder radial.

Persenjataan: 

2 x Dua senapan mesin ShKAS kaliber 7,62 mm 
2 x Meriam kaliber 20 mm.

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Keenam), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Fighter Airplane
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Uni_Soviet
#Pesawat_Tempur

Rabu, 21 Agustus 2024

Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Kelima)


Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Rabu, 21 Agustus 2024

Pesawat tempur era sebelum Perang Dunia II ini kalau dilihat secara sepintas memang tidak terlalu meyakinkan sebagai pesawat tempur. Bentuknya yang gemuk dan lebih mirip drum, ditambah oleh kenyataan bahwa pesawat ini dirancang oleh narapidana semakin membuat orang menyangsikan performanya. Tetapi catatan sejarah berkata lain, pesawat ini ternyata memiliki performa yang cukup baik, dan bahkan teknologinya jauh melampaui pesawat-pesawat sejenis yang ada pada era itu. Supaya artikel ini mudah dimengerti, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Keempat)", silahkan disimak:

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Jika pilot Jerman memutuskan untuk mengalahkan I-16 dalam pertempuran udara (dogfight), yang artinya mereka harus mengurangi kecepatan (agar dapat seimbang dengan I-16), mereka biasanya terkejut karena pilot Rusia dengan cepat menguasai keadaan (karena kemampuan manuver pesawat I-16 jauh lebih superior pada kecepatan yang lebih rendah). Namun, terhadap serangan menanjak dan menukik, I-16 jelas dalam kesulitan. Setelah model Messerschmitt Bf 109E dan F diperkenalkan, Jerman langsung menguasai pertempuran terhadap I-16.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency – antigerilya) FMA IA 58 Pucará)

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Polikarpov I-16 juga diekspor dan dibeli oleh Cina untuk melawan Jepang. Sekali lagi, kehadiran pesawat ini mengejutkan Jepang karena performanya yang sangat baik. Pesawat Soviet telah memainkan peran penting dalam konflik Jepang dan Mongolia, tetapi akhirnya I-16 dapat dikalahkan oleh pesawat tempur Jepang, yaitu Mitsubishi A5M yang memiliki roda pendarat tetap, yang merupakan basis dari pesawat tempur jepang yang sangat kesohor, A6M Zero. 

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1938, pertempuran udara sengit termasuk di antara pertempuran udara terbesar yang pernah terjadi saat itu, Dimana pada tanggal 29 April, 67 unit pesawat tempur Polikarpov bertempur melawan 18 unit pesawat pembom G3M yang dikawal oleh 27 unit pesawat tempur A5M. Masing-masing pihak mengklaim kemenangan dengan pihak Cina mengklaim 21 pesawat Jepang ditembak jatuh dan Jepang mengklaim sedikitnya 40 pesawat Cina ditembak jatuh.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank M2)

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Soviet telah lama dituduh sebagai peniru oleh Barat. (Hal yang sama dikatakan tentang Jepang sebelum Perang Dunia II). Dalam beberapa kasus, ini memang benar, tetapi pada tahun 1935, ketika I-16 melakukan debut publik pertamanya dalam perayaan May Day, Inggris belum memesan biplan Glouster Gladiator untuk diproduksi. Di Jerman, pesawat tempur biplan Heinkel He 51 baru saja dikirim ke Jagdgeschwader Richthofen. Di Prancis, pesawat dengan roda pendarat tetap, Dewoitine D.500 baru saja dioperasikan oleh Armée de l'Air dan Curtiss Model 75, cikal bakal P-36 masih belum melakukan penerbangan pertamanya. I-16 sebenarnya menjalani uji terbang sebelum Boeing P-26 pertama bahkan dikirim. Secara umum, pesawat ini jauh dari anggapan Dimana pesawat Soviet merupakan salinan desain Barat, I-16 justru menjadi pelopor revolusi penerbangan.

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Kelima). Artikel ini bersambung ke bagian kelima dengan judul “Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Keenam), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Fighter Airplane
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Uni_Soviet
#Pesawat_Tempur

Selasa, 20 Agustus 2024

Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Keempat)


Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 20 Agustus 2024

Pesawat tempur era sebelum Perang Dunia II ini kalau dilihat secara sepintas memang tidak terlalu meyakinkan sebagai pesawat tempur. Bentuknya yang gemuk dan lebih mirip drum, ditambah oleh kenyataan bahwa pesawat ini dirancang oleh narapidana semakin membuat orang menyangsikan performanya. Tetapi catatan sejarah berkata lain, pesawat ini ternyata memiliki performa yang cukup baik, dan bahkan teknologinya jauh melampaui pesawat-pesawat sejenis yang ada pada era itu. Supaya artikel ini mudah dimengerti, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul "Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Ketiga)", silahkan disimak:

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Mengambil pelajaran dari pengalaman saat pertempuran di Spanyol (Dimana daya gempur alias daya tembak pesawat ini masih dianggap lemah jika dibandingkan dengan pesawat lawan), I-16 Tipe 10 dikembangkan lagi kemampuan tempurnya serta ditingkatkan lagi daya gempurnya. Persenjataannya ditingkatkan dengan tambahan dua pucuk senapan mesin ShKAS 7,62 mm yang dipasang di badan pesawat bagian atas, disinkronkan untuk menembak melalui baling-baling. Dapur pacu pesawat ini kemudian diganti dengan mesin M-25V 750 hp (560 kW) yang lebih bertenaga.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Light Utility Helicopter / Helikopter Multiperan Ringan Aerospatiale SA 341 Gazelle) 

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Model Tipe 10 selanjutnya dilengkapi dengan alat bidik senjata reflektor yang merupakan modernisasi dari tipe kolimator tubular yang digunakan sebelumnya. Satu hal yang cukup menarik dari pesawat ini adalah, kanopinya cenderung macet sehingga pilot umumnya terbang dengan kanopi terbuka, dan pesawat Tipe 10 diproduksi dengan kokpit terbuka dan kaca depan tetap. 

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

I-16 Tipe 10 tiba di Spanyol pada tahun 1937 dan dibandingkan dengan Messerschmitt Bf 109B , ia memiliki tingkat belokan yang lebih baik, tingkat pendakian yang lebih baik, dan daya tembak yang lebih berat. 3 Hal ini membuat hasil pertemuan antara kedua pesawat sebagian besar bergantung pada keterampilan pilot. Tipe 10 juga memperkenalkan penggunaan pertama roket RS 82 yang pertama kali diuji pada bulan Juli 1937.

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Pesawat latih dua tempat duduk pertama diberi nama UTI-4 atau I-16 UTI. Pesawat ini dikembangkan secara paralel dengan pesawat tempur Tipe 10. Pesawat latih pertama merupakan pesawat Tipe 4 yang telah dimodifikasi. Kokpit kedua ditempatkan di depan tangki badan pesawat dan roda pendaratan pada model awal dikunci pada posisi bawah. Versi selanjutnya dilengkapi dengan roda pendaratan yang dapat ditarik (dilipat ke dalam badan pesawat).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur COIN (COunter Insurgency – antigerilya) FMA IA 58 Pucará)

Pesawat Tempur Polikarpov I-16
militerbanget.blogspot.com

Ketika Jerman menginvasi Rusia pada bulan Juni 1941, I-16 masih menjadi pesawat tempur terpenting Rusia dan meskipun sudah usang, lebih dari setengah dari 8.644 unit pesawat yang dibuat masih diterbangkan dalam pertempuran hingga tahun 1943. Salah satu penggunaan I-16 yang paling mengejutkan adalah serangan Taran atau serudukan. Dilengkapi dengan baling-baling berlapis baja, pilot dilatih untuk menabrak permukaan ekor pesawat pembom Jerman, lalu pilotnya melompat keluar. Secara teori, kekuatan I-16 akan memungkinkan pilot untuk melompat keluar setelah tabrakan (ironisnya, metode menabrakan diri ke alutsista lawan kemudian diadopsi secara total oleh Jepang pada saat Perang Dunia II memasuki fase-fase akhir).

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Keempat). Artikel ini bersambung ke bagian kelima dengan judul “Pesawat Tempur Polikarpov I-16, Pesawat Tempur Hebat Soviet Yang Lahir Dari Penjara (Bagian Kelima), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Fighter Airplane
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Uni_Soviet
#Pesawat_Tempur