Jumat, 26 April 2019

Pesawat Angkut / Cargo Berat Antonov An-22 "Antaeus" atau "Cock"


Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 26 April 2019

Pesawat ini memang mencerminkan falsafah dari Uni Soviet dalam hal alutsista kemiliteran; kuat, besar, sekaligus tahan banting. Dan pesawat ini seakan menjadi perlambang dan mewakili keseluruhan dari falsafah tersebut.

An-22 Antei adalah pesawat angkut berat dalam arti yang sebenarnya. Berawal pada medio 1960-an industri pesawat terbang Uni Soviet menerima perintah dari pemerintah Uni Soviet untuk mengembangkan pesawat kargo, yang mampu mengangkut rudal balistik antar benua. Pengembangan pesawat baru diserahkan ke biro desain Antonov di Ukraina, yang merupakan biro design khusus dalam pengembangan pesawat kargo.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Proyek pengembangan pesawat baru, yang nantinya akan menjadi An-22, dimulai pada tahun 1961. Persyaratan utama untuk pesawat baru tersebut adalah kemampuan untuk tinggal landas dan mendarat di tanah lunak atau landasan yang kasar (sederhana atau darurat). Hasilnya, perancang memasang 12 roda (6 pasang pada setiap sisi) di tengah badan pesawat. Roda pendaratan tersebut memiliki beberapa keunggulan, terutama dalam hal menopang bobot pesawat yang berat sekaligus dengan muatannya, ditambah dengan kemampuan sistem roda pendarat dalam "mencengkeram" landasan yang lunak. Namun sistem roda pendarat seperti ini memiliki kelemahan, yaitu sulit untuk mengendalikan pesawat pada saat pesawat berada di darat, karena bobotnya tidak merata. Setiap roda sasis dapat dikontrol secara terpisah. Hasilnya, An-22 dapat beroperasi dari lapangan terbang yang kasar dan sederhana atau landasan darurat.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Penampilan perdana purwarupa pertama An-22 terjadi pada tahun 1965. Pesawat ini mendapat nama Antei (antaeus). Pada tahun yang sama pesawat ini dipamerkan pada event pertunjukan udara Paris le Bourget. Pada saat itu, An-22 adalah pesawat terbesar di dunia, sehingga membuat kesan yang sangat hebat dari penonton dan menerima nilai tertinggi dari para pengamat. Bahkan hingga saat ini, An-22 ini masih menjadi pesawat dengan mesin turboprop terbesar di dunia.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Setelah satu tahun, selama penerbangan uji coba, An-22 telah memecahkan 12 rekor dunia. Pesawat ini telah mendapatkan total 41 rekor dunia, yang darinya 20 adalah jasa dari pilot wanita terkenal Marina Popovich.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / Light Tank - PzKpfw II)

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Produksi pesawat kargo militer ini diluncurkan pada tahun 1969. Selain sebagai pesawat kargo militer,  pesawat angkut berat ini juga digunakan untuk membawa peralatan pertanian dan bantuan kemanusiaan ke Peru dan India. An-22 secara aktif digunakan di Afghanistan untuk mengangkut pasukan, kendaraan tempur dan persediaan, serta selama konflik militer lainnya.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Sebanyak 68 unit pesawat diproduksi selama 1965-1975. Dari jumlah tersebut, 2 unit tidak pernah terbang (karena menjadi unit test darat), 19 unit telah dimuseumkan, 33 unit discrap alias dibesituakan dari layanan karena masalah pemeliharaan (karena selain perawatannya yang rumit,  biaya perawatannya juga terbilang tinggi untuk menjaga pesawat "uzur" ini untuk tetap laik terbang), dan 7 unit pesawat telah hilang dalam berbagai kecelakaan. Saat ini hanya ada 7 unit pesawat An-22 yang masih operasional. Enam unit diantaranya digunakan oleh Angkatan Udara Rusia dan satu unit milik biro desain Antonov dan digunakan untuk kebutuhan sipil. 

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Angkut / Cargo Berat - Antonov An-22 "Antaeus" atau "Cock"


Asal negara: Uni Soviet, Ukraina
Operasional aktif: 1969
Awak: 5 - 6 orang

Dimensi dan berat

Panjang: 57,9 m
Rentang sayap: 64,04 m
Tinggi: 12,05 m
Berat (kosong): 115 ton
Berat (lepas landas maksimum): 250 ton

Mesin dan performa

Mesin: 4 × Kuznetsov NK-12MA turboprop yang menggerakkan baling-baling berlawanan arah (baling-baling kontra), masing-masing 11.186 kW (15.000 shp)
Kecepatan maksimum: 740 km/jam
Elevasi operasional maksimum: 8 km
Jarak jelajah maksimum: 5.250 km
Jarak jelajah feri: 10.950 km
Radius tempur: 

Kapasitas muatan

Muatan maksimum: 80 ton
Muatan standar: 50 ton
Pasukan: 290 pria atau 150 pasukan terjun payung

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Cerita lain dari pesawat Angkut Berat Antonov An-22 (berdasarkan versi wikipedia)


Antonov An-22 Antei (bahasa Rusia: 'Антей' Antaeus) (Kode NATO "Cock") adalah pesawat angkut turboprop terberat dan terbesar dengan konfigurasi sayap tinggi (high wing) di dunia sampai dengan saat ini. Pesawat ini memiliki dapur pacu berupa empat mesin turboprop, dimana masing-masing mesin menggerakkan sepasang baling-baling yang berputar dengan arah yang berlawanan. Penampilan pertamanya di luar Uni Soviet pada tahun 1965 di Paris Air Show.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Antonov An-22 memakai pendekatan dasar rancangan pesawat transport kargo konvensional, dengan sayap terpasang tinggi di badan pesawat yang memungkinkan pesawat ini untuk memiliki ruang kargo sepanjang 108 kaki (33m) dan dengan volume kargo 22.500 kaki kubik (639 meter kubik).

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Sebenarnya, dapat dikatakan pesawat An-22 ini pada dasarnya adalah pesawat angkut lawas An-12 tapi dalam versi “raksasa”nya. Secara tampilan, kedua pesawat itu memang memiliki tampilan yang terbilang mirip, kecuali bentuk ekornya yang dirancang ulang menjadi sirip ekor vertikal kembar. Pesawat ini memiliki performa yang dapat dikatakan sangat baik, dengan dapur pacu berupa empat mesin turboprop yang sangat bertenaga, masing-masing memakai propeller contra-rotating yang menghasilkan slipstream signifikan di atas sayap.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Dikombinasikan dengan “double-slotted flaps” besar sepanjang ujung belakang sayap, An-22 mampu beroperasi pada landasan pacu yang relatif pendek untuk pesawat seukurannya. Dengan mesinnya yang sangat kuat ini, pesawat ini juga telah membuat beberapa rekor dunia dalam hal daya angkut beban dan daya angkut beban pada elevasi maksimum. Roda pendaratannya dibuat tidak rata untuk pengoperasian di landasan yang kasar, dan tekanan bannya dapat diatur pada saat terbang untuk mengoptimalkan performa pendaratan. Bodi pesawat bagian depan yang bertekanan menyediakan ruang untuk 5 sampai 8 awak serta mampu juga mengakomodir sampai 28 penumpang, tetapi ruang kargonya tidak bertekanan sehingga memungkinkan pintu kargo dibuka saat terbang untuk menjatuhkan barang/cargo dengan parasut.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Walaupun 100 unit pesawat An-22 telah dipesan oleh AU Uni Soviet dan Aeroflot, tetapi hanya sekitar setengahnya saja yang diproduksi. Sekitar 45 unit masih beroperasi pada pertengahan 1990an, sebagian besar dioperasikan oleh AU Rusia, tetapi secara perlahan posisinya digantikan dengan pesawat An-124 yang lebih modern, lebih kuat dan lebih cepat.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Rancangan dan pengembangan

Pada akhir tahun 1950an, militer Uni Soviet memiliki kebutuhan untuk sebuah pesawat transport militer besar sebagai pelengkap dari pesawat Antonov An-8 dan An-12 yang sudah operasional. Pesawat ini awalnya dikenal sebagai An-20, dengan design sayap tinggi dan mengadopsi empat mesin sebagai dapur pacunya. Pada awal tahun 1960-an perusahaan membuat sebuah model dari kayu di bengkel perusahaan di Kiev yang kemudian disebut dengan Model 100. 

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa dari yang sekarang dikenal sebagai An-22 pertama ditampilkan pada 18 Agustus 1964 dan terbang perdana pada 27 Februari 1965. Purwarupa tersebut diberi nama Antheus dan setelah empat bulan uji coba terbang lalu pesawat ini ditampilkan di Paris Air Show 1965. Produksi pesawat dilakukan di Pabrik Pesawat Negara di Tashkent dan pengiriman pertama diberikan kepada Wing Transportasi Udara di Pangkalan Udara Ivanova pada tahun 1969.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dirancang sebagai Pesawat angkut strategis, dirancang secara khusus untuk meningkatkan kapabilitas pasukan lintas udara untuk mendarat bersama dengan kendaraan lapis baja lintas udara yang baru (pada saat itu) BMD-1. Ruang kargo An-22 dapat menampung sampai dengan empat ranpur tersebut dibandingkan dengan hanya satu ranpur di pesawat An-12.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Lapis Baja / Panzer - Schwerer Panzerspahwagen SdKfz 231 (8-rad))

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Pesawat bermesin turboprop ini juga memiliki kemampuan lepas landas dari lapangan terbang yang sederhana, kasar, tak dibeton, dan pendek, yang memungkinkan pasukan lintas udara untuk melakukan operasi pendaratan secara cepat. Performa yang menakjubkan ini dapat diwujudkan dengan mesin yang menggunakan empat pasang propeller yang berputar berlawanan, sama dengan yang ada di Tupolev Tu-95. Mesin ini menghasilkan daya dorong yang signifikan, dan memproduksi slipstream di atas sayap dan pada sayap kemudi. Roda pada pesawat ini dirancang secara mandiri untuk dapat mendarat di landasan pacu yang kasar, dan pada versi awal, tekanan udara dapat diatur dalam penerbangan untuk meningkatkan performa pendaratan, meskipun fitur ini kemudian tidak diterapkan di versi berikutnya (karena terlalu rumit dan mahal).

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

An-22 berbasis pada rancangan pesawat kargo konvensional pada masa itu,  dengan konfigurasi sayap tinggi yang memungkinkan ruang luas di lambung sepanjang 33m dengan volume 639m³. Lambung depan memiliki ruang bertekanan yang menyediakan ruang bagi 5 hingga 8 orang awak dan sebanyak 28 penumpang, namun ruang kargo hanya memiliki tekanan 3,55 PSI / 0,245 bar (penerapan ruang kargo tak bertekanan ini untuk mengurangi bobot pesawat, karena rangkanya tidak perlu diperkuat). 

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Sebuah pintu dengan palka bertekanan terletak di rangka 14, memisahkan kompartemen penumpang dengan kompartemen kargo utama. Hal ini memungkinkan pintu kargo belakang dibuka saat penerbangan untuk menurunkan pasukan terjun payung dan perlengkapan. Seperti An-12, pesawat memiliki lambung berbentuk lingkaran. An-22 telah memecahkan sejumlah rekor daya angkut dan daya angkut/ketinggian.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

An-22 memiliki tampilan umum seperti versi “perbesaran” dari Antonov An-12 yang telah dibuat lebih dahulu, kecuali bahwa pesawat ini dilengkapi dengan ekor ganda. Hal ini menyebabkan An-22 memiliki performa manuver yang lebih lebih baik, dan mengurangi tinggi pesawat secara signifikan, sehingga banyak hanggar pesawat yang dapat menampung pesawat ini. Terdapat juga stabilisator besar di ujung masing-masing ekor.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Hanya satu varian produksi yang dibuat, An-22 standard. Purwarupanya, yang ditampilkan pada event Paris Air Show memiliki hidung yang berbeda dibandingkan pada model produksi yang dilengkapi banyak radar. Pesawat ini memiliki radar yang diletakkan di bawah roda belakang kanan, tepat di depannya. Antonov memiliki sebuah varian dengan modifikasi sistem kelistrikan dan penambahan sistem pengendali penerbangan dengan nama An-22A namun varian tersebut tidak diadopsi oleh militer.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Catatan Operasional

Pesawat An-22 pada awalnya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Uni Soviet dan Aeroflot, maskapai penerbangan nasional Uni Soviet. Konversi dari An-12 di Angkatan Udara dimulai pada Juli 1974. Beberapa unit Penerbangan Transportasi Militer dilengkapi dengan pesawat tersebut. Divisi Penerbangan Transportasi Banner Merah Mginsk ke-12 (di pangkalan udara Migalovo) adalah satu dari beberapa unit yang ketiga resimennya seluruhnya dilengkapi dengan An-22. Unit lain yang mengoperasikannya adalah Resimen Penerbangan Transportasi Militer 'Solnechnogorsk' ke-566, yang menggunakan An-22 dari tahun 1970 hingga 1987.

Debut awal dari An-22 adalah untuk mengirimkan bantuan menuju Peru setelah negara itu dilanda gempa bumi pada Juli 1970. Satu unit pesawat An-22 hilang pada 18 Juli saat melakukan penerbangan tersebut. An-22 juga digunakan untuk mengirimkan bantuan militer menuju Mesir dan Suriah saat Perang Yom Kippur pada tahun 1973, bantuan menuju Angola pada tahun 1975 dan bantuan militer menuju Ethiopia pada tahun 1977. An-22 dari Migalovo digunakan untuk insersi awal dari Pasukan Lintas Udara Uni Soviet (VDV) masuk menuju Kabul, Kandahar dan Bagram pada tahun 1979 saat Perang di Afghanistan. Sebuah An-22 ditembak jatuh di dekat Kabul pada 28 Oktober 1984. Pada tahun 1980 sebuah An-22 jatuh di Bandar Udara Internasional Vnukovo sedangkan dua lainnya jatuh di Migalovo (tahun 1992 dan 1994).

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1984 pesawat militer ini digunakan untuk mengirimkan helikopter transport medium Mil Mi-8 menuju Ethiopia saat operasi pemulihan akibat kekeringan.

Pada tahun 1986 pesawat dari resimen penerbangan transportasi udara ke-8 dari Migalovo digunakan untuk mengirimkan material untuk mengatasi efek Bencana Chernobyl.

Pada tahun 1987 pesawat digunakan untuk mengirimkan perlengkapan militer menuju Angola. Setahun kemudian, An-22 militer digunakan untuk mengirimkan 15.000 ton dan 1.000 personil untuk membantu pemulihan setelah bencana gempa bumi di Armenia.

Pesawat An-22 sering terlihat di event Le Bourget Air Show, dan pada tahun 1988 tercatat satu unit pesawat An-22 digunakan untuk mengirimkan pasukan keamanan internal ke banyak wilayah konflik regional selama dan pasca perpecahan Uni Soviet, dan saat penarikan pasukan Uni Soviet dari Jerman Timur. 

Pada tahun 1995 pesawat An-22 mengirimkan kontingen pasukan perdamaian Rusia dari Divisi Penjaga Lintas Udara ke-98 menuju Bosnia – Herzegovina pada saat Perang Bosnia.

Sekitar 45 pesawat masih aktif hingga pertengahan tahun 1990an, terutama di Angkatan Udara Rusia, namun secara perlahan digantikan dengan pesawat bermesin turbofan yang lebih bertenaga, Antonov An-124. An-22 yang masih tersisa lalu dioperasikan oleh skadron penerbangan transportasi militer independen di Tver (Migalovo).Saat ini satu An-22 digunakan untuk penerbangan kargo sipil di bawah bendera Antonov Airlines.

Pernah ada satu rencana untuk memodifikasi pesawat ini menjadi pesawat penumpang sipil yang mampu mengangkut hingga 724 penumpang, di lantai atas maupun bawah. Rencana tersebut sudah memasuki fase proses pra design, tetapi entah kenapa tidak diteruskan. (Sebagai perbandingan, Boeing 747 hanya mampu mengangkut 400–500 penumpang.)

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Varian


An-22

Purwarupa yang dibangun di Kiev-Svyatoshino dengan hidung kaca, dibuat sebanyak tiga unit.

An-22

Varian produksi awal dengan sistem startter eksternal, dibuat sebanyak 37 unit di Tashkent.

An-22A

Varian yang dikembangkan dengan kapabilitas penyalaan mesin di udara, modifikasi sistem elektronika, dan pembaruan perlengkapan komunikasi dan navigasi, dibuat sebanyak 28 unit di Tashkent.

An-22PZ

Konversi dua An-22 untuk membawa bagian tengah dari sayap luar Antonov An-124 atau An-225 di luar di atas lambung. Dilengkapi dengan sirip tengah ketiga.

Pesawat Angkut / Cargo Berat
Antonov An-22 "Antaeus" (Cock)
militerbanget.blogspot.com

Karakteristik umum Pesawat Angkut / Cargo Berat Antonov An-22 "Antaeus" atau "Cock"


Awak: 5–6 orang

Kapasitas 

Penumpang: 290 penumpang 
Kargo: 80.000 kg (176.350 lb)

Dimensi dan Berat

Panjang: 57,9 m (189 kaki 11½ in)
Bentang sayap: 64,40 m (211 kaki 4 in)
Tinggi: 12,53 m (41 kaki 1½ in)
Area sayap: 345 m² (3.713 kaki²)
Berat kosong: 114.000 kg (251.325 lb)
MTOW: 250.000 kg (551.160 lb)

Mesin: 4 × Kuznetsov NK-12MA turboprop yang menggerakkan baling-baling berlawanan arah (baling-baling kontra), masing-masing 11.186 kW (15.000 shp)

Performa

Kecepatan maksimum: 740 km / jam (399 knot, 460 mph)
Jarak terbang maksimum: 5.000 km (2.700 nmi, 3.100 mi) dengan muatan maksimum, 10.950 km (5.905 nmi, 6.800 mi) dengan bahan bakar maksimum dan muatan 45.000 kg (99.200 lb)

Demikianlah artikel tentang Pesawat Angkut / Cargo Berat Antonov An-22 "Antaeus" atau "Cock", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Tidak ada komentar:

Posting Komentar