Selasa, 22 Oktober 2024

StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Ketujuh)


Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 22 Oktober 2024

Tank destroyer dari Jerman ini memang eksistensinya tidak terlalu dikenal, tidak seperti alutsista Perang Dunia II milik Jerman yang lain. Walaupun tidak terlalu terkenal, tank perusak ini tetaplah menjadi bagian dari barisan alutsista Jerman yang cukup mematikan. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keenam)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Kru dan Radio


StuG IV memiliki empat awak, yang terdiri dari komandan, penembak, pengisi peluru, dan pengemudi. Pengemudi ditempatkan di sisi kiri depan badan kendaraan, di kompartemen pengemudi berbentuk kotak. Tepat di belakangnya adalah penembak. Di belakang penembak adalah komandan, yang memiliki kubah komando untuk pengamatan lingkungan sekitar yang lebih baik. Anggota awak terakhir adalah pengisi peluru, yang ditempatkan sendirian di sisi kanan kendaraan. Awak yang bertugas mengisi peluru mungkin adalah anggota awak yang paling terbebani. Di samping peran utamanya untuk mengisi peluru ke senjata utama, dia juga mengoperasikan perangkat radio pemancar-penerima Fu 15 atau 16. Peralatan ini memiliki jangkauan suara efektif sekitar 2 km. Batang antena sepanjang 2 m dipasang pada superstruktur. Di samping radio, awak dapat menggunakan pistol sinyal Walther LP untuk berkomunikasi dengan kendaraan lain. Selain itu, pengisi peluru bertugas menggunakan senapan mesin yang ditempatkan di atas kendaraan dan menggunakan senjata pertahanan jarak dekat pelontar granat (jika kendaraan memilikinya).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armoured Personnel Carrier "Boomerang")

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan


Persenjataan utama StuG IV adalah meriam serbu 7,5 cm StuK (Sturmkanone – meriam serbu) 40 L/48. Meriam ini dikembangkan oleh Rheinmetall-Borsig khusus untuk StuG III dan pada dasarnya merupakan meriam anti-tank 7,5 cm PaK 40 yang dimodifikasi. Panjang larasnya 3,6 m dan memiliki 32 alur, masing-masing sedalam 7,8 mm dan lebar 6,05 mm. Meriam ini memiliki system pengisian semi-otomatis, yang berarti bahwa, setelah ditembakkan, selongsong akan terlontar keluar secara otomatis, sehingga meningkatkan laju tembakan secara keseluruhan. Meriam ini ditembakkan secara elektrik.

Senjata ini memiliki v’o meninggalkan laras sebesar 790 m/s. Peluru penembus baja (Pz.Gr.39) dapat menembus baja setebal 85 mm (dengan kemiringan 30°) pada jarak 1 km. Jangkauan maksimum peluru berdaya ledak tinggi adalah 3,3 km, sedangkan untuk peluru penembus baja, 1,4 hingga 2,3 km, tergantung pada jenis yang digunakan. Penembak menggunakan alat bidik senjata 'Selbstfahrlafetten Zielfernrohr Sfl.ZF1a' untuk mengunci sasaran. Alat bidik ini memiliki perbesaran x5 dan bidang pandang 8°.

Sudut ketinggian senjata ini berkisar antara –6° hingga +20° (atau –5° hingga +15° tergantung sumbernya), sementara lintasannya adalah 10° (atau 20°, tergantung sumbernya) ke kedua sisi. Muatan amunisi, tergantung sumbernya, terdiri dari 61 hingga 63 butir peluru. Amunisi disimpan dalam wadah penyimpanan yang sebagian besar terletak di sisi kanan kendaraan, dengan beberapa ditempatkan di bawah senjata atau di belakang. Krupp secara khusus merancang wadah kotak amunisi yang dapat menampung 8 butir peluru. Wadah ini dapat digunakan pada tank StuG IV atau Panzer IV tanpa masalah.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber Short Stirling)

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Sementara, awalnya, meriam dikunci pada sudut melintang 0° pada saat tank ini bergerak, sudut ini kemudian diubah menjadi 12°. Alasan utama mengapa ini dilakukan adalah untuk memberi pengemudi pandangan yang lebih baik ke kanan selama kendaraan bergerak. Selain itu, kunci perjalanan frontal (yang berguna untuk menyangga Meriam) ditambahkan ke sejumlah kendaraan selama produksi.

Di balik celah senjata, perisai logam kecil ditempatkan untuk memberikan perlindungan bagi penembak. Selain itu, kantong peluru ditambahkan ke bagian belakang senjata, yang menampung selongsong bekas. Sementara, awalnya, StuG IV yang diproduksi pertama menggunakan mantel tipe kotak sebelumnya, ini akan digantikan oleh Saukopfblende (mantel kepala babi) dari baja cor, yang secara umum dikenal sebagai Saukopf.

Demikianlah artikel tentang StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Ketujuh). Artikel ini bersambung ke bagian kedelapan dengan judul “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Kedelapan)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Panzer
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Destroyer

Senin, 21 Oktober 2024

StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keenam)


Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 21 Oktober 2024

Tank destroyer dari Jerman ini memang eksistensinya tidak terlalu dikenal, tidak seperti alutsista Perang Dunia II milik Jerman yang lain. Walaupun tidak terlalu terkenal, tank perusak ini tetaplah menjadi bagian dari barisan alutsista Jerman yang cukup mematikan. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Kelima)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Tank perusak ini dilengkapi dengan transmisi enam kecepatan ZF SSG 75S (dan satu transmisi untuk mundur) yang dihubungkan ke mesin melalui poros penggerak yang melewati bagian bawah kompartemen awak. Mekanisme kemudi adalah tipe 'Wilson' yang sama yang dirancang dan diproduksi oleh Krupp.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank PanzerKampfwagen Neubaufahrzeug V)

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Lapisan baja atau Armor


Pelindung lapis baja bagian depan StuG IV relatif kuat dan memadai. Pelat pelindung glacis depan atas memioiki ketebalan 20 mm dan dipasang dengan sudut 70°, glacis bagian depan setebal 80 mm ditempatkan pada sudut 12° dan glacis bagian bawah setebal 30 mm ditempatkan pada sudut 60°. Lapis baja bagian samping memioiki ketebalan 30 mm, pada bagian belakang setebal 14,5-20 mm dan bagian bawah setebal 10 mm.

Pelindung superstruktur depan setebal 80 mm, dengan pelindung atas setebal 30 mm ditempatkan pada sudut 50°. Pelindung depan setebal 80 mm pada beberapa varian ditingkatkan dengan penambahan pelat pelindung yang memioiki ketebalan 30 mm. Pelat pelindung tambahan dipasang menggunakan enam baut. Karena hal ini ternyata terlalu sulit dilakukan di lapangan (apabila kru lapangan harus mengganti plat tambahan ini), kebanyakan mekanik di lapangan memasang pelat tambahan dengan cara di las dengan lapis baja pada body. Pelat pelindung yang diperpanjang dari superstruktur setebal 50 mm ditempatkan pada sudut 15°. Sisi-sisinya setebal 30 mm pada sudut 10°.

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Mantel datar dilindungi oleh lapisan baja setebal 50 mm. Bagian belakang superstruktur setebal 30 mm. Bagian atas superstruktur dan kompartemen mesin setebal 10 mm. Kubah komandan memiliki lapisan baja setebal 30 mm. Kompartemen pengemudi yang baru diperluas dilindungi dengan lapisan baja depan setebal 80 mm dan lapisan baja samping setebal 30 mm.

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

StuG IV, seperti kebanyakan lapis baja Jerman lainnya, dapat dilengkapi dengan lapisan pelindung samping setebal 5 mm, yang dikenal dalam bahasa Jerman sebagai Schürtzen. Misi utama lapisan ini adalah untuk memberikan perlindungan ekstra dari senapan antitank Soviet. Selama transportasi kereta api, lapisan pelindung dapat dengan mudah diturunkan dan kemudian dipasang kembali. Beberapa model kedapatan menggunakan system proteksi kawat kasa Thoma Schürtzen. Meskipun lapisan ini lebih ringan dan memberikan tingkat perlindungan yang sama, penerapan system proteksi ini tertunda karena masalah produksi. Penggunaan lapisan ranjau antimagnetik Zimmerit cukup umum, meskipun, pada akhir September 1944, lapisan ini tidak lagi digunakan pada StuG IV.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armoured Personnel Carrier "Boomerang")

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Para kru sering kali melakukan upaya improvisasi untuk meningkatkan kekuatan proteksi lapis baja kendaraan mereka, dengan harapan untuk meningkatkan kemampuan bertahan tempur StuG IV. Praktik yang agak umum adalah menambahkan lapisan beton (pada tingkat yang lebih besar atau lebih kecil) di bagian depan superstruktur (ini juga dilakukan pada beberapa kendaraan lain, seperti StuG III). Baja beton improvisasi ini terbukti tidak efektif dalam pertempuran. Bahkan Inspektur Artileri Umum memberikan laporan yang menyatakan bahwa improvisasi ini hampir tidak berguna. Meskipun demikian, banyak StuG IV terpaksa menggunakan 'baju besi beton' hingga akhir perang karena perintah. Para kru lainnya menambahkan apa yang dapat mereka dapat di medan perang, mulai dari rantai (track) milik lawan yang berhasil dirampas, suku cadang, seperti roda jalan, dan beberapa bahkan menambahkan kayu gelondongan atau cabang kayu biasa. Beberapa kendaraan dilengkapi dengan pelat baja tambahan yang dilas ke bagian depan dan ditempatkan pada sudut yang sangat besar. Efektivitas upaya improvisasi ini lebih bersifat psikologis daripada realistis.

Demikianlah artikel tentang StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keenam). Artikel ini bersambung ke bagian ketujuh dengan judul “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Ketujuh)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Panzer
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Destroyer

Minggu, 20 Oktober 2024

StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Kelima)



Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 20 Oktober 2024

Tank destroyer dari Jerman ini memang eksistensinya tidak terlalu dikenal, tidak seperti alutsista Perang Dunia II milik Jerman yang lain. Walaupun tidak terlalu terkenal, tank perusak ini tetaplah menjadi bagian dari barisan alutsista Jerman yang cukup mematikan. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keempat)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Di depan kubah komando, terdapat pelat geser sebagai dudukan teleskop gunting yang dapat ditarik yang dioperasikan oleh gunner. Di sisi kanan struktur atas, palka pemuat yang terdiri dari dua bagian ditempatkan. Konfigurasi ini akan digantikan oleh palka satu bagian di kemudian hari dalam produksi.

Sejak Juni 1944, StuG IV yang baru diproduksi ditambahkan fitur lubang kait yang ditempatkan di bagian atas superstruktur. Tujuannya adalah untuk memasang derek lipat dengan kapasitas angkat sekitar 2 ton, untuk membantu perawatan dan perbaikan. Bagian atas superstruktur ditahan di tempatnya dengan baut sederhana dan, jika diperlukan (misalnya untuk mengganti senjata), dapat dengan mudah dilepas. Pada lapisan baja datar belakang superstruktur, ditambahkan lubang ventilasi. Lubang tersebut dilindungi oleh penutup berlapis baja.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Serbu / Assault Rifle FN FAL)


Suspensi dan Roda (Fitur penggerak)


Suspensi tank perusak ini terdiri dari delapan roda dengan diameter kecil (470 x 75 x 660 mm) yang ditempatkan pada setiap sisi, diletakkan secara berpasangan dan diposisikan pada empat rakitan bogie. Roda jalan yang kecil ini digantung oleh unit pegas daun., dan jarak antara setiap poros bogie adalah 500 mm. Ada juga empat rol roda pengembali (250 x 65 x 135 mm) di setiap sisi. Sementara penggunaan tiga rol pengembali per sisi mulai diuji pada bulan Juni 1944, penerapannya pada kendaraan StuG IV ditunda hingga Desember 1944. Karena pada masa akhir perang Jerman mengalami kekurangan sumber bahan baku termasuk karet, rol pengembali yang semula menggunakan baja dengan lapisan luar dari karet lalu disederhanakan dan menggunakan baja sepenuhnya. Di bagian depan, dua sproket penggerak ditempatkan, dan di bagian belakang, dua idler (diameter 650 mm) memiliki mekanisme penegang trek yang dapat disesuaikan.

Ground clearance tank perusak ini sekitar 40 cm. Sementara StuG IV menggunakan track Panzer IV standar, untuk beroperasi di wilayah Timur dan selama musim dingin, track Ostketten yang dirancang khusus dan lebih lebar digunakan (untuk menghadapi medan yang becek atau lunak).


Dapur Pacu dan Sistem Transmisi


Ruang mesin sebagian besar tidak mengalami perubahan. Dapur pacu StuG IV menggunakan mesin Maybach HL 120TRM standar, yang menghasilkan daya sebesar 265 hp pada 2600 rpm. Dengan berat hampir 26 ton (atau 23 ton tergantung sumbernya), kecepatan maksimumnya berada pada kisaran 38 km/jam (atau 20 km/jam pada medan lintas alam) dengan jangkauan operasional sekitar 220 km dan 130 km di medan lintas alam (beberapa sumber menyebutkan 320 km dan 198 km lintas alam). kapasitas bahan bakar internal sebanyak 450 l (kapasitas 430 dan 470 l juga tercantum dalam sumber yang berbeda) disimpan dalam tiga tangki bahan bakar yang ditempatkan di bawah kompartemen untuk kru. Ruang mesin dan kru dipisahkan oleh firewall lapis baja yang tahan api dan kedap gas. Ruang ini dilengkapi dengan sistem pemadam api otomatis. Sementara sasis Ausf.H menggunakan knalpot berbentuk tabung, Ausf.J kemudian menggunakan dua knalpot Flammentöter vertikal.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank PanzerKampfwagen Neubaufahrzeug V)


Menurut instruksi Wa Pruef 6 kepada Krupp mulai Maret 1944, mesin bensin DKW tambahan yang awalnya digunakan untuk menyediakan lintasan bagi turret Panzer IV harus dilepaskan dari tangki. Untuk menggunakan ruang tambahan yang tersedia, teknisi Krupp menambahkan tangki bahan bakar tambahan sebagai pengganti mesin DKW. Meskipun sempat dipertimbangkan untuk menggunakan ini sebagai tempat penyimpanan amunisi tambahan, hal itu akan mengharuskan pelepasan bagian-bagian dari firewall, yang hanya akan menunda dan mempersulit produksi. Hal ini juga berlaku pada StuG IV.

Demikianlah artikel tentang StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Kelima). Artikel ini bersambung ke bagian keenam dengan judul “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keenam)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Panzer
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Destroyer

Sabtu, 19 Oktober 2024

StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keempat)


Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 19 Oktober 2024

Tank destroyer dari Jerman ini memang keberadaannya tidak terlalu dikenal oleh kalangan pengamat alutsista. Eksistensinya seolah "tersingkir" oleh alutsista sejenis yang lebih populer dan lebih banyak ditulis, seperti StuG III, Jagdpanzer IV, Jagdpanther, Hetzer, dan lain sebagainya. Walaupun demikian, alutsista ini sebenarnya sangat mematikan dan juga andal. Sayangnya, karena hanya diproduksi dalam jumlah "sedikit", maka prestasi yang ditorehkan juga tidak terlalu besar. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Ketiga)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi StuG IV


Seperti yang disebutkan sebelumnya, tank perusak ini dibuat menggunakan kombinasi elemen Panzer IV (PzKpfw IV) dan StuG III. Jadi, wajar saja jika perubahan yang diperkenalkan pada StuG III juga diterapkan pada StuG IV berikutnya. Produsen sasis Panzer IV tidak selalu diberi tahu sebelumnya untuk peran apa sasis yang mereka produksi akan digunakan (untuk tank biasa atau tank perusak). Banyak perubahan yang kemudian diaplikasikan pada StuG IV yang dibuat kemudian tidak selalu diterapkan pada semua kendaraan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank Mk VIII Liberty International)

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Lambung (Body) StuG IV


Lambung StuG IV diproduksi dari material pelat baja yang diperkeras permukaannya dan kemudian digabungkan atau disatukan dengan cara dilas. Lambung atau badan StuG IV dibagi menjadi kompartemen mesin belakang, kompartemen kru tengah, dan transmisi yang dipasang di bagian depan serta kompartemen untuk pengemudi tertutup ( yang merupakan konfigurasi yang baru). Tidak seperti lambung pada Panzer IV memiliki pintu darurat yang ditempatkan di bawah kursi operator radio, pada StuG IV fitur tersebut dihapus. Hal ini dilakukan terutama karena perubahan posisi peralatan radio yang ditempatkan pada akses pintu darurat tadi.

Lambung depan diposisikan untuk sistem transmisi dan kemudi yang dilindungi dengan pelat baja yang dibentuk bersudut. Untuk mendapatkan akses yang lebih baik untuk perbaikan, palka transmisi berbentuk persegi yang terletak di tengah pelat ini dan dua palka inspeksi rem kemudi persegi panjang dengan lubang ventilasi ditambahkan pada bagian lambung.

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Struktur Atas


Rancangan struktur atas dari StuG IV kurang lebih merupakan salinan dari StuG III. Kendaraan ini terdiri dari dasar berbentuk kotak dengan pelat baja depan yang bersudut. Perubahan yang paling jelas adalah diperkenalkannya kompartemen untuk pengemudi yang berbentuk kotak yang menonjol ke depan. Di atasnya terdapat pintu palka dan dua periskop dengan penutup lapis baja. Awalnya, ada masalah dengan pintu palka yang berbentuk seperti tingkap bisa secara tiba-tiba menutup (akibat guncangan kendaraan) dan berpotensi melukai kepala pengemudi. Jadi, pintu palka diperbaiki dengan menambahkan mekanisme yang mengunci pintu dalam posisi terbuka atau tertutup. Tepat di atas kompartemen pengemudi, selama proses produksi, atap pelindung hujan ditambahkan untuk menghindari air masuk ke dalam palka pengemudi. Selain itu, karena sasis Panzer IV lebih panjang, di samping kompartemen pengemudi yang baru, pelat lapis baja dibaut ke bawah untuk mengisi celah tersebut.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Serbu / Assault Rifle FN FAL)

Di kiri atas bangunan atas ini, ditempatkan kubah komando. Di palkanya, terdapat palka kedua yang lebih kecil yang memungkinkan komandan menggunakan periskop untuk mengamati calon target. Tetapi design kubah komandan ini terus mengalami perubahan selama produksi. Awalnya, pengelasan digunakan selama konstruksinya sementara, di kemudian hari dalam perang, beberapa elemen tidak lagi dilas melainkan dicetak langsung secara keseluruhan, sehingga mempersingkat waktu dan juga lebih kuat. Sementara itu, kubah untuk komandan yang bisa berotasi (yang mana fitur ini sangat penting), karena masalah produksi, kubah itu baru dipasang mulai Agustus 1944 dan seterusnya. Bagian depan kubah diperkuat dengan deflektor pelindung, yang terbukti menjadi titik lemah pada StuG III sebelumnya.

Demikianlah artikel tentang StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keempat). Artikel ini bersambung ke bagian kelima dengan judul “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Kelima)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Panzer
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Destroyer

Jumat, 18 Oktober 2024

StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Ketiga)


Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Jum'at, 18 Oktober 2024

Tank destroyer dari Jerman ini memang keberadaannya tidak terlalu dikenal oleh kalangan pengamat alutsista. Eksistensinya seolah "tersingkir" oleh alutsista sejenis yang lebih populer dan lebih banyak ditulis, seperti StuG III, Jagdpanzer IV, Jagdpanther, Hetzer, dan lain sebagainya. Walaupun demikian, alutsista ini sebenarnya sangat mematikan dan juga andal. Sayangnya, karena hanya diproduksi dalam jumlah "sedikit", maka prestasi yang ditorehkan juga tidak terlalu besar. Supaya artikel ini dapat mudah dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Kedua)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Meskipun angka-angka optimis yang diberikan oleh Hitler seakan masuk akal, tetapi kondisi Jerman pada saat itu tidaklah mendukung. Krupp sebenarnya menerima pesanan untuk memproduksi 10 kendaraan uji pertama pada akhir tahun 1943. Walaupun demikian, Krupp berhasil dengan cepat memproduksi 30 kendaraan pada akhir Desember 1943. Target produksi untuk Januari dan Februari 1944 adalah 210, sedangkan Krupp berhasil memproduksi 214 kendaraan. Selama tahun 1944, target produksi bulanan adalah sekitar 90, dengan pengecualian (selain Januari dan Februari) pada bulan November, dengan 100, dan Desember dengan 110 kendaraan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun QCW-05)

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Walaupun pada saat itu situasi ekonomi Jerman sangat buruk dan serangan bom Sekutu semakin menghebat, pabrikan Krupp ternyata tetap dapat memproduksi alutsista ini sesuai dengan target. 87 unit kendaraan dibuat pada bulan Maret, 91 unit pada bulan April, 90 unit pada bulan Juni dan Juli, 70 unit pada bulan Agustus, 56 unit pada bulan September, 84 unit di bulan Oktober, 80 unit pada bulan November, dan 49 unit pada bulan Desember 1944. 

Sayangnya, pada tahun 1945 jumlah produksi menurun drastis karena berbagai faktor, tetapi mungkin factor yang paling utama adalah serangan bom Sekutu yang semakin massif serta kurangnya sumber daya (baik bahan baku maupun tenaga kerja). Pada bulan Januari 1945, jumlah StuG IV yang diproduksi adalah 46 unit, 18 unit pada bulan Februari, 38 unit pada bulan Maret dan 3 unit terakhir diselesaikan pada bulan April. Pada saat produksi berhenti pada bulan April, Krupp telah berhasil memproduksi total 1.111 unit Stug IV. Selain Krupp, Alkett juga memproduksi sekitar 30 StuG IV dengan sasis yang disediakan oleh Nibelungwerke.

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Tentu saja, seperti banyak angka produksi Jerman lainnya, terdapat beberapa perbedaan pendapat di antara para nara sumber. Angka-angka yang disebutkan sebelumnya adalah menurut TL Jentz dan HL Doyle dalam buku Panzer Tracts No.23 Panzer Production from 1933 to 1945 dan Walter J. Spielberger dalam Sturmgeschütz and its Variants. A. Lüdeke (Waffentechnik im Zweiten Weltkrieg) memperkirakan 1.500 kendaraan diproduksi. Menurut sumber lain, D. Nešić (Naoružanje Drugog Svetsko Rata-Nemačka) memperkirakan bahwa sekitar 1.139 kendaraan dibuat dari Desember 1943 hingga Maret 1944 (tahun ini mungkin kesalahan cetak atau kesalahan penulis). Tetapi, ada satu naras umber yang memberikan data yang jauh berbeda, Dimana angka produksi StuG IV hanya sekitar 632 unit saja (data ini dipaparkan oleh B. Perrett dalam bukunya Sturmartillerie and Panzerjager 1939-45). Data ini hampir kurang dari setengah angka yang diberikan oleh semua sumber lain dan kemungkinan besar data ini tidak valid.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Berat / Heavy Tank Mk VIII Liberty International)

Sementara perakitan akhir, bersama dengan pembuatan sasis dan roda gigi penggerak, dilakukan oleh Krupp, semua komponen lain yang diperlukan dipasok oleh perusahaan lain. Sasis rangka tambahan dipasok oleh Eisen Hüttenverein, Eisenwerke Oberdonau, Krupp (Essen) dan Böhler. Senjata dibuat oleh Škoda dan Wimag. Superstruktur StuG III disediakan oleh Brandenburgische Eisenwerke.

Tank Perusak/Tank Destroyer StuG IV
militerbanget.blogspot.com

Pemberian Nama StuG IV 


Karena sedari awal kendaraan ini dirancang untuk melengkapi StuG III, kendaraan ini juga mewarisi namanya, Sturmgeschütz IV für 7.5 cm Sturmkanone 40. Secara umum, kendaraan ini juga dikenal sebagai StuG IV, yang akan digunakan dalam artikel ini demi mempermudah penjabaran.

Demikianlah artikel tentang StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Ketiga). Artikel ini bersambung ke bagian keempat dengan judul “StuG IV (Sturmgeschütz IV) Tank Perusak Jerman yang Sangat Mematikan (Bagian Keempat)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World War II Panzer
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Tank_Destroyer