Minggu, 04 Agustus 2024

ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Ketiga)


Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Minggu, 4 Agustus 2024

ISU -152 adalah artileri swagerak berat milik Rusia yang mulai dioperasikan selama Perang Dunia II dan masih terus dioperasikan lama setelahnya. Secara tampilan, alutsista ini sangat mirip dengan SU-152, Dimana senjata utamanya adalah howitzer ML-20S 152 mm (senjata yang sama dengan yang digunakan pada SU-152) dan dipadukan pada sasis tank berat IS. Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Kedua)", silahkan disimak:

Tembakan secara langsung biasanya menghancurkan atau merusak track dan suspensi dari tank lawan, sehingga melumpuhkannya. Meskipun peluru dengan daya ledak tinggi dari kaliber 152 mm umumnya tidak mampu menembus lapis baja yang tebal, amunisi ini sering kali membunuh atau paling tidak membuat awak tank lawan luka parah karena terkena lontaran pecahan logam pada bagian dalam tank serta cedera yang disebabkan oleh gegar otak akibat efek ledakan. Karena sifat rapuh dari baja tank Jerman pada tahap-tahap akhir perang (Dimana sambungan las antar plat baja tidak terlalu kuat), pelat baja yang terkena ledakan biasanya pecah akibat gelombang ledakan yang dahsyat, atau sambungan las pada baja langsung putus, sehingga seluruh bagian lapis baja terlepas.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom/Serang Darat/Close Air Support MiG-27)

Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Untuk operasi pertempuran antar tank setelah Pertempuran Kursk pada bulan Juli 1943, amunisi anti lapis baja (armor piercing) mulai dikembangkan untuk alutsista ini, dengan tujuan memberikan ISU-152 kemampuan anti tank yang lebih mumpuni. Namun amunisi jenis ini mahal, persediaannya sedikit, dan hanya sedikit lebih efektif dibandingkan peluru standar dengan daya ledak tinggi non-penetrasi. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Heavy Transport Helicopter / Helikopter Angkut Berat Mil Mi-26)

Dengan peran sebagai artileri swagerak, meriam ML-20S dirancang dengan mengorbankan kecepatan tembak dan tingkat akurasi dan lebih mengutamakan bobot amunisi (proyektil) serta jarak tembak. Hal ini dapat dimaklumi karena memang sedari awal meriam ini tidak didesign untuk menjadi meriam anti tank (yang memiliki v’o meninggalkan laras serta tingkat akurasi yang tinggi). 

Walaupun demikian, terkadang amunisi dengan daya ledak tinggi (HE) digunakan juga untuk peran anti-tank. Dalam perkembangannya, amunisi konvensional (amunisi design lawas), dengan bobot proyektil seberat 27,44 kilogram (60,49 lb), juga dikembangkan untuk digunakan pada alutsista ini. Amunisi jenis ini memiliki Tingkat penetrasi maksimum 250 mm RHA pada sudut perkenaan 90 derajat (tetapi amunisi jenis ini tidak digunakan selama perang Dunia II).

Demikianlah artikel tentang ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Ketiga). Artikel ini bersambung ke bagian keempat dengan judul “ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Keempat), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Uni_Soviet
#Tank_Perusak

Kamis, 01 Agustus 2024

ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Kedua)


Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Kamis, 1 Agustus 2024

ISU -152 adalah artileri swagerak berat milik Rusia yang mulai dioperasikan selama Perang Dunia II dan masih terus dioperasikan lama setelahnya. Secara tampilan, alutsista ini sangat mirip dengan SU-152, Dimana senjata utamanya adalah howitzer ML-20S 152 mm (senjata yang sama dengan yang digunakan pada SU-152) dan dipadukan pada sasis tank berat IS. Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Pertama)", silahkan disimak:

Walaupun sistem proteksinya tergolong lemah, lapisan baja pada tank perusak ini tetap dapat menahan SPAA, ISU memiliki pelindung yang sangat baik, karena sebagian besar penetrasi SPAA lebih rendah dari 60 mm. Bagian atas kendaraan ini dilapisi dengan RHA 30 mm, yang berarti bahwa sebagian besar proyektil pesawat berkaliber meriam tidak akan dapat menembusnya dengan mudah.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur The No. 1 Lincoln Machine “Litle Willie”)

Dalam hal kemampuan ketahanan, tank perusak ini juga tergolong lebih baik ketimbang pendahulunya. lima awak ISU-152 memiliki konfigurasi tata letak yang agak tersebar, yang berarti bahwa apabila alutsista ini terkena tembakan lawan dengan amunisi bahan peledak tinggi (HE), kemungkinan terjadinya benturan antar awak lebih kecil. Posisi senjata utama yang berada di Tengah juga sangat berguna karena dapat memblokir pecahan peluru untuk kru di satu sisi. Namun jika ada tembakan samping yang menembus struktur atas, atau jika proyektil kaliber besar dapat menembus kabin awak, kemungkinan besar awak tank perusak ini akan langsung tewas. 

Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Kelemahan utama dalam perlindungan ISU-152 adalah rak amunisinya, alutsista ini memiliki dua rak amunisi besar (amunisi di sisi kiri, muatan di sisi kanan) yang terletak tepat di bawah sabuk samping RHA 90 mm. Artinya, setiap tembakan yang menembus sisi lambung kemungkinan besar akan menyebabkan ledakan pada rak amunisi, yang berujung pada hancurnya alutsista ini. Tank perusak ini juga masih menerapkan konfigurasi standar tank, Dimana mesinnya terletak di bagian paling belakang kendaraan, ditutupi oleh tangki bahan bakar (yang berujung pada tereksposenya awak pada tembakan lawan).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom/Serang Darat/Close Air Support MiG-27)

ISU-152 juga dapat digunakan sebagai tank perusak berat yang efektif. Meskipun alutsista ini tidak dirancang untuk peran tersebut. ISU-152 ini mewarisi julukan Zveroboy ("pembunuh binatang buas") dari pendahulunya, SU-152, karena kemampuannya mengeliminir barisan lapis baja Jerman yang memiliki system proteksi alias lapis baja yang tebal seperti PzKpfw V Panther, Tiger I dan Tiger II, dan bahkan tank perusak Elefant dan Jagdtiger yang punya lapisan baja yang extra tebal. Bobot amunisi kaliber 152,4 mm menghasilkan laju tembakan yang sangat rendah, hanya dua hingga tiga peluru per menit, dan tidak seakurat amunisi tank dan anti tank berkecepatan tinggi dalam jarak jauh. Namun, efek gelombang kejut (blasting) dari hulu ledak berdaya ledak tinggi dari alutsista ini mampu meledakkan turet tank Tiger.

Demikianlah artikel tentang ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Uni_Soviet
#Tank_Perusak

Rabu, 31 Juli 2024

ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Pertama)


Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Rabu, 31 Juli 2024

ISU -152 adalah artileri swagerak berat milik Rusia yang mulai dioperasikan selama Perang Dunia II dan masih terus dioperasikan lama setelahnya. Secara tampilan, alutsista ini sangat mirip dengan SU-152, Dimana senjata utamanya adalah howitzer ML-20S 152 mm (senjata yang sama dengan yang digunakan pada SU-152) dan dipadukan pada sasis tank berat IS. Karena persenjataan utama dipasang di area casemate, maka konfigurasi tata ruangnya harus dimodifikasi ulang, untuk memudahkan proses pembidikan pada target. Alutsista ini digunakan untuk mendukung manuver pasukan infanteri dan lapis baja yang lebih mobile, ketimbang digunakan sebagai tank perusak. Walaupun terkesan “kurang mematikan”, alutsista ini ternyata memiliki catatan operasional yang panjang, dimana alutsista ini digunakan di banyak kampanye militer di berbagai negara hingga tahun 1970an.

Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Alutsista ini mulai diperkenalkan dalam Uji Beta Tertutup untuk Angkatan Darat dan awalnya diberi kode 1.41, dan diperkenalkan sebagai tank perusak yang dirancang untuk berbagai tujuan. Dasar perancangannya adalah sebagai alutsista pendukung tank tempur utama pada saat menghadapi pasukan lapis baja milik lawan. Karena tujuannya adalah sebagai tank perusak maka alutsista ini mengadalkan amunisi khusus untuk menembus lapis baja (armor piercing). Namun, peluru dengan daya ledak tinggi (HE – High Explosive) tetap menjadi kelengkapan amunisi yang harus dibawa oleh alutsista ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Propeller Amiot 143)

Amunisi jenis HE sangat berguna terutama untuk mengeliminir kendaraan lapis baja ringan atau konsentrasi pasukan infantry lawan. Namun, karena waktu muat ulang kendaraan ini yang sangat lama, awak tank perusak ini harus memastikan setiap tembakanya tepat sasaran atau presisi. Karena kalua tembakannya meleset, maka posisi tank perusak ini menjadi sangat rawan (menjadi sasaran empuk tembakan balasan dari lawan). Walaupun system proteksi tank perusak ini telah ditingkatkan dibandingkan SU-152, system proteksi lapis baja ini ternyata tidak bisa diandalkan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur The No. 1 Lincoln Machine “Litle Willie”)

Artileri Swagerak ISU-152
militerbanget.blogspot.com

Secara umum, ISU-152 sistem proteksinya tidak cukup kuat untuk menahan tembakan dari Sebagian besar tank musuh. Sistem proteksi pada alutsista ini sebagian besar dilapisi dengan lapis baja homogen (RHA) dengan ketebalan 90 mm, yang melindungi bagian samping, belakang, dan depan. Satu-satunya bagian lapis baja yang lebih tebal (dengan ketebalan 100 mm) hanyalah lapisan proteksi pada mantel senjata yang melengkung. Kalau menghadapi proyektil dari senjata anti tank, tingkat perlindungan seperti ini tidak memadai, karena pelat baja ISU-152 memiliki sudut yang buruk dan tidak cukup tebal. Lapis baja pada mantel senjata terkadang memang dapat memantulkan beberapa peluru, walaupun hanya terjadi pada prosentase yang kecil.

Demikianlah artikel tentang ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia. Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul “ISU-152, Artileri Swagerak Sekaligus Tank Perusak Yang Ganas Dari Rusia (Bagian Kedua), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World War II Tank
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Rusia
#Uni_Soviet
#Tank_Perusak

Selasa, 30 Juli 2024

De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Kelima)


Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 30 Juli 2024

Pesawat tempur ini terbilang unik dan juga tidak biasa. Konfigurasi kokpitnya juga aneh dan tidak seperti kebanyakan pesawat tempur yang ada saat itu yang masih menerapkan konfigurasi yang konservatif. Walaupun sepintas terlihat "modern" untuk ukuran jamannya, kenyataannya pesawat tempur ini tak pernah sekalipun mencicipi pertempuran yang sebenarnya, sehingga performa serta kaunggulan pesawat ini hanya sebatas pada performa design tanpa pernah benar-benar teruji di medan tempur. Dan artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul: "De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Keempat)", silahkan disimak:

esawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Walaupun pesawat ini secara performa kalah dengan pesawat lain yang setipe, tetapi dalam beberapa latihan pesawat ini bisa mengungguli lawan dengan penerapan taktik tempur yang tepat.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium/Medium Tank Strv 74)
 
esawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Taktik Sea Vixen pada saat melawan pesawat tempur supersonik yang lebih cepat seperti BAC Lightning dan Dassault Mirage III adalah dengan terus melakukan manuver berputar sampai lawannya kehabisan bahan bakar dan kemudian menyergap mereka dengan terbang menukik ketika mereka mencoba melepaskan diri menggunakan afterburner.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Propeller Amiot 143)

Ada satu catatan operasional yang cukup menarik yang pernah dilaksanakan oleh pesawat ini (meskipun bukan operasi tempur), De Havilland DH110 Sea Vixen digunakan untuk melepaskan bom dan roket ke bangkai kapal tanker minyak Torrey Canyon, sebuah kapal tanker minyak berbobot 120.000 ton yang kandas di Seven Stones Reef di ujung Cornwall pada tanggal 18 Maret 1967. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menyalakan lapisan minyak dan mengurangi sebaran minyak mentah yang tumpah ke lautan.

esawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen FAW.2


Kharakteristik Umum

Awak pesawat: 2 orang
Panjang: 55 ft 7 in (16.94 m)
Rentang sayap: 51 ft 0 in (15.54 m)
Tinggi: 10 ft 9 in (3.28 m)
Wing area: 648 sq ft (60.2 m2)
Airfoil: EC1040
Berat kosong: 27,950 lb (12,678 kg)
berat kotor: 41,575 lb (18,858 kg)
Max takeoff weight: 46,750 lb (21,205 kg)

Mesin: 2 × Rolls-Royce Avon 208 turbojet engines, 11,000 lbf (49 kN) thrust pada masing-masing mesin.

Performa

Kecepatan maksimum: 690 mph (1,110 km/h, 600 kn) atau Mach 0.91
Jarak jelajah: 790 mi (1,270 km, 690 nmi) dengan bahan bakar internal
Elevasi operasional: 48,000 ft (15,000 m)
Kecepatan menanjak: 9,000 ft/min (46 m/s)
Wing loading: 64.2 lb/sq ft (313 kg/m2)
Thrust/weight: 0.54

esawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

Hardpoints: 6 , with provisions to carry combinations of:
Roket: 4 pod roket Matra dengan masing-masing 18 roket SNEB 68 mm, atau 4 pod roket dengan 24 atau 32 roket Microcell 2 inci. atau 24 roket berukuran 3 inci
Rudal: 4 rudal udara-ke-udara Red Top atau Firestreak, 2 rudal udara-ke-darat AGM-12 Bullpup
Bom: 1 unit bom nuklir tanpa pemandu "Red Beard", atau empat unit bom konvensional seberat 500 lb (227 kg) atau dua bom konvensional seberat 1.000 lb (454 kg).

Avionik

Radar Intersepsi Udara GEC AI.18

Demikianlah artikel tentang De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Kelima), semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World Fighter Aircraft
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Inggris
#Pesawat_Tempur

Senin, 29 Juli 2024

De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Keempat)


Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 29 Juli 2024

Pesawat tempur ini terbilang unik dan juga tidak biasa. Konfigurasi kokpitnya juga aneh dan tidak seperti kebanyakan pesawat tempur yang ada saat itu yang masih menerapkan konfigurasi yang konservatif. Walaupun sepintas terlihat "modern" untuk ukuran jamannya, kenyataannya pesawat tempur ini tak pernah sekalipun mencicipi pertempuran yang sebenarnya, sehingga performa serta kaunggulan pesawat ini hanya sebatas pada performa design tanpa pernah benar-benar teruji di medan tempur. Dan artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul: "De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Ketiga)", silahkan disimak:

Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun yang sama, Sea Vixens dari HMS Centaur sekali lagi bertugas di Teluk Persia, termasuk peluncuran serangan udara terhadap pasukan pemberontak, kali ini Sea Vixen bertugas memberikan perlindungan pada pasukan Inggris yang berperang melawan penduduk setempat yang tidak puas dengan hilangnya korban jiwa di Radfan. Kemudian pada tahun 1964, Skuadron 892 Sea Vixens HMS Centaur juga ditempatkan di perairan Indonesiapada saat periode Ganyang Malaysia.

Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Secara umum, pesawat De Havilland DH110 Sea Vixen tidak pernah bertugas aktif dalam perang apa pun, meskipun pesawat ini memberikan tugas perlindungan berdasarkan dari berbagai operator di seluruh dunia.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Light Helicopter / Helikopter Ringan Hughes TH-55 Osage)

Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Sea Vixens bertugas lebih lanjut pada tahun 1960-an, menjalankan tugas di Patroli Beira, sebuah operasi Angkatan Laut Kerajaan yang dirancang untuk mencegah minyak mencapai Rhodesia yang terkurung daratan melalui koloni Portugis di Mozambik. Sea Vixen juga bertugas di Timur Jauh. Pada tahun 1967, sekali lagi di Teluk Persia, Sea Vixens membantu menutupi penarikan pasukan dari Aden. Ada sejumlah kapal perang Royal Navy yang terlibat, antara lain kapal induk HMS Albion, HMS Bulwark dan HMS Eagle (membawa Sea Vixens) serta LPD (Landing Platform Dock) HMS Fearless.

Sea Vixen juga rutin terbang dalam pertunjukkan aerobatic yang tampil dalam dua tim tampilan Angkatan Laut Kerajaan: Simon's Sircus dan Fred's Five.

Dari 145 unit Sea Vixen yang diproduksi, 55 unit hilang karena kecelakaan. Dua purwarupa pengembangan DH.110 juga hilang. Hilangnya 55 unit Sea Vixen mewakili tingkat kerugian yang sangat tinggi hampir 38%. 30 unit (54%) dari pesawat yang hilang itu di antaranya adalah insiden fatal, 21 unit diantaranya menyebabkan kematian pilot dan observer.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium/Medium Tank Strv 74)

Pesawat Tempur De Havilland DH.110 Sea Vixen
militerbanget.blogspot.com

Sejumlah kecil Sea Vixen dikirim ke FR Aviation di lapangan terbang Tarrant Rushton untuk diubah menjadi standar drone D.3, dengan beberapa menjalani pengujian di RAF Llanbedr sebelum program drone ditinggalkan. Diantaranya adalah XP924, sekarang G-CVIX, satu-satunya Sea Vixen yang siap dalam kondisi terbang, yang kini telah dikembalikan ke 899 NAS. Pesawat ini sebelumnya dimiliki dan dioperasikan oleh De Havilland Aviation, G-CVIX dapat dilihat di hanggar mereka di Bandara Bournemouth di Dorset, Inggris selatan, atau di pertunjukan udara di seluruh Inggris. Pada tanggal 16 September 2014, G-CVIX dipindahkan ke Naval Aviation Ltd., anak perusahaan Fly Navy Heritage Trust dan akan berbasis di Royal Naval Air Station Yeovilton di Somerset.

Demikianlah artikel tentang De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Keempat). Artikel ini bersambung ke bagian kelima dengan judul “De Havilland DH.110 Sea Vixen, Pesawat Tempur Yang Tak Pernah "Bertempur" (Bagian Kelima)", semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menghibur rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World Fighter Aircraft
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Inggris
#Pesawat_Tempur