Senin, 08 Oktober 2018

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)


Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)
Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Colt 9 mm (M635)
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018

Kembali pada artikel yang mengulas secara singkat tentang alutsista, artikel kali ini akan membahas tentang spesies pistol mitraliur atau submachine gun lansiran dari negeri Paman Sam alias Amerika Serikat. Pistol mitraliur ini merupakan adaptasi dari senapan serbu yang dikompromikan dengan pistol mitraliur. 

Profilnya sepintas terlihat ambigu dan sangat tidak "klik" dengan kebanyakan pistol mitraliur yang ada di dunia. Walaupun demikian, ada baiknya jika pistol mitraliur ini diketahui oleh khalayak pecinta alutsista dan militer. 

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)
Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Colt 9 mm (M635)
militerbanget.blogspot.com

Dan berikut ini adalah penuturan singkat tentang Pistol Mitraliur/Submachine Gun Colt 9 mm SMG (M635).

Pabrikan senjata legendaris M16 akhirnya mulai tertarik untuk ikut meramaikan pasar Pistol Mitraliur (Submachine Gun) dengan merilis Model 635 dalam kaliber 9mm. seperti umumnya senapan serbu yang bersalin rupa alias dimodifikasi menjadi pistol mitraliur, receiver M16 jelas dipertahankan, walaupun dengan beberapa perubahan di beberapa bagian. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang "Musuh Bebuyutan" AK-47, Senapan Serbu / Assault Rifle M-16)

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)
Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Colt 9 mm (M635)
militerbanget.blogspot.com

Perubahan yang paling mencolok adalah adaptor untuk rumah magasen (magwell) yang menutup lubang bagi magasen M16 dan tinggal menyisakan lubang untuk magasen lurus 9mm model Uzi atau M3/M3A1 Grease Gun. Karena mekanismenya yang berubah menjadi delayed blowback, hilang pula kebutuhan bagi forward assist sehingga sisi kanan receiver kehilangan fitur yang paling terkenal dari M16 tersebut.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Israeli Military Industries Uzi)

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)
Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Colt 9 mm (M635)
militerbanget.blogspot.com

Sementara untuk berjaga-jaga dari lontaran selongsong 9mm yang memiliki dimensi diameter yang lebih besar dari selongsong kaliber 5,56mm, shell deflector (perisai yang menahan selongsong) diperbesar dimensinya sekaligus menutup 25% bagian ejection port yang diperkecil untuk menyesuaikan dengan dimensi selongsong 9mm. Sentuhan terakhir pada bagian pisir, pistol mitraliur M635 tetap mempertahankan pisir khas M16A1 akan tetapi disimplifikasi dengan tidak menyediakan settingan untuk penyesuai simpangan angin (windage).

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - M3/M3A1)

Alasannya, jarak efektif peluru kaliber 9mm yang berada di kisaran 100 m dan pola kharakteristik dari CQB (Close Quarter Battle atau Pertempuran Jarak Dekat – PJD) yang menjadi skenario penggunaan senjata ini jelas tidak membutuhkan fitur windage. 

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)
Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Colt 9 mm (M635)
militerbanget.blogspot.com

Secara keseluruhan, ada empat varian Colt 9mm yang dirilis berdasarkan mode penembakannya:


M635 dengan mode penembakan: 
Safe – Tembakan Tunggal – Tembakan Runtut  (S-1-F)

M639 dengan mode penembakan: 
Safe – Tembakan Tunggal – Tembakan Runtut 3 tembakan  (S-1-3)

M633 dengan mode penembakan: 
Safe – Tembakan Tunggal – Tembakan Runtut  (S-1-F) Tipe ini disebut juga dengan pistol serbu atau Assault Rifle, dengan dimensi panjang laras 7 inci

M634 civillian dengan mode penembakan: 
Safe – Tembakan Tunggal (S-1)

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Tank Tempur Berat / Heavy Tank - Panzerkampfwagen V (PzKpfw V) - "PANTHER") 

Walaupun laporan dari lapangan menyebutkan adanya masalah dengan konsistensi kecepatan tambakan M635, banyak agensi federal dan militer Amerika Serikat yang mengadopsi senjata ini. 

Bahkan di tangan USMC FAST (Fleet Anti Terorism Security Force), M635 pernah dibawa dalam operasi Just Cause di Panama.

Colt 9mm SMG adalah pistol mitraliur yang dioperasikan dengan mekanisme close bolt dan blowback, bukan gas operated konvensional seperti pada senapan tipe M16 5,56×45mm standar. Sebagai senjata close bolt, Colt SMG secara inheren memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi daripada senjata dengan mekanisme open bolt seperti pistol mitraliur UZI milik Israel 

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635)
Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Colt 9 mm (M635)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur/Submachine Gun Colt 9 mm SMG (M635)


Asal negara: Amerika Serikat
Tahun produksi: 1970
Kaliber peluru: 9x19 mm Para
Sistem operasi: Delayed Blowback

Panjang keseluruhan  

Popor terentang: 730mm
Popor terlipat: 650mm
Panjang Laras: 260mm

Bobot kosong: 2,59 kg
Vo meninggalkan laras: 275 m/s
Jarak tembak efektif: 70 m
Rate of fire: 1.000 ppm
Kapasitas magasen: 20/32 peluru (standar)

Demikianlah artikel tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

COMMANDO-War Machine series, SUB MACHINE GUN, KECIL RINGKAS DAN MEMATIKAN

-----------------------------------------
Tag:
#Amerika_Serikat
#Pistol_Mitraliur
#Submachine_Gun

Jumat, 05 Oktober 2018

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead


Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead
Pesawat Nirawak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Piaggio P.1 HH Hammerhead
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 5 Oktober 2018

Pesawat Tanpa Awak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV) sebagai bidang yang telah didominasi oleh Amerika Serikat dan Israel, meski kini banyak konsep baru yang diusung oleh negara Eropa dan negara lainnya (Seperti Turki), produksi system UAS semakin berkembang luas hingga daratan Italia dengan produknya Piaggio Aero P.1 HH Hammerhead, sebuah pesawat tanpa awak berukuran besar dengan kemampuan terbang di elevasi menengah dan memiliki durasi tahan terbang yang lama (MALE/Medium Altitude Long Endurance). 

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead
Pesawat Nirawak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Piaggio P.1 HH Hammerhead
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Tanpa Awak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)P.1HH merupakan pesawat unik yang mengadopsi rancangan pesawat penumpang garapan perusahaan Piaggio, Avanti, dengan mesin pusher kembar dan bentuk body yang rapi dan mulus. Dengan bantuan dari Selex Electronic System, Avanti dikembangkan selama dua tahun untuk kemudian disebut sebagai pesawat UAS Hammerhead (bentuk sayap depan mirip dengan species ikan hiu kepala martil atau “Hammerhead Shark”), dengan tambahan jangkauan operasi, kapasitas muatan, dan performa yang lebih baik.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Transport Medium / Medium Transport - Douglas DC-3) 

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead
Pesawat Nirawak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Piaggio P.1 HH Hammerhead
militerbanget.blogspot.com

Uji terbang dijadwalkan terlaksana pada awal tahun 2013. Pesawat ini kemudian dipamerkan pada tahun 2013 dalam acara International Defence Exhibition an Conference (IDEX/Konferensi dan Pameran Pertahanan Internasional) di Abu Dhabi UEA. Hammerhead bisa dikatakan sebagai gebrakan berani dari pabrikan Piaggio yang merupakan “pemain lama” dalam dunia bisnis pesawat modern.

Hammerhead masih tetap mengusung sistem yang sama dengan seri Avanti yang pertama. 

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead
Pesawat Nirawak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Piaggio P.1 HH Hammerhead
militerbanget.blogspot.com

kerangkanya sangat langsing, sangat streamline dengan moncong kerucut dan bagian belakang yang meruncing dimana terdapat sirip ekor vertical. 

Sebuah sayap horizontal ditempelkan di bagian rudder (kendali) dengan bentuk T. Bagian roda pendaratnya dapat dilipat masuk ke dalam badan, dan terdiri atas tiga kaki beroda dengan dua kaki utama dan kaki moncong beroda kembar. Tinggi antara mesin dengan tanah terbilang rendah meski sayap yang terpasang di bagian atas pesawat sudah lebih dari cukup untuk memberikan jarak yang aman dan sesuai antara bilah propeller dan muka tanah.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - M3/M3A1) 

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead
Pesawat Nirawak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Piaggio P.1 HH Hammerhead
militerbanget.blogspot.com

Sayap utama Hammerhead dirancang agar dapat dilepas sehingga memudahkan proses mobilisasi seluruh pesawat. Seperti Avanti, Hammerhead juga memiliki sepasang sayap kecil di bagian hidung yang membantu meningkatkan kemampuan aerodinamiknya.

Bagian kunci yang membedakan Hammerhead dengan pesawat Avanti yang asli adalah bagian dek yang berlapis dan bagian punggung yang menonjol dimana didalamnya terdapat system SATCOM, alat avionic, dan peralatan penunjang isi. Selain itu, ruang tambahan yang bervolume lebih besar di bagian internalpun memberikan persediaan bahan bakar yang lebih banyak sehingga UAV ini memiliki jarak operasi dan durasi daya tahan terbang yang lebih lama. 

Semua kualitas tersebut membuatnya menjadi salah satu penantang yang kuat dalam dunia UAS. Peralatan tambahan akan ditempatkan di bagian bawah sayap. Kapasitas beban muatan internal mencapai 4.000 pon.

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead
Pesawat Nirawak/Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Piaggio P.1 HH Hammerhead
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead


Asal Negara: Italia
Tipe Pesawat: Pesawat Tanpa Awak
Bobot: 6.146 kg (MTOW)

Daya angkut 
Internal: 1.816 kg
Eksternal: - kg

Dimensi 
Panjang Pesawat: 14.408 m 
Bentangan sayap:  15.600 m
Tinggi: 3.980 m

Mesin:  2 × Pratt & Whitney Canada PT6A-66B 850 SHP (ISA, sea level)

Performa  
Kecepatan maksimum:  731,54 km/jam
Radius tempur: 8.148,8 km
Ketinggian maksimum: 13.725 m
Daya tahan terbang: 10.5 jam pada kecepatan jelajah ekonomis

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Pesawat Tanpa Awak 
Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Ferdinan Peys

-----------------------------------------
Tag:
#Italia
#UAV
#Pesawat_Nirawak
#Unmanned_Aerial_Vehicle

Kamis, 04 Oktober 2018

Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - Tupolev Tu-95 (kode identifikasi NATO: Bear)


Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018

Pesawat Pembom Tupolev Tu-95 (kode identifikasi NATO: Bear) menjadi salah satu design pembom buatan Uni Soviet yang paling sukses. Di era dimana mesin jet mendominasi dapur pacu hampir di sebagian besar pesawat terbang, Tu-95 yang bermesin turboprop ini tetap eksis, karena memiliki kelebihan pada jarak terbang yang menakjubkan, dan bahkan, walau mengusung mesin turboprop, kecepatan pesawat ini hampir setara dengan pesaingnya, pembom bermesin buatan blok Barat.

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Tu-95 memiliki asal mula yang menarik karena profil badannya mirip dengan Tu-4, yang tak lain adalah B-29 jiplakan Uni Soviet. Bear bahkan menjadi ikon Perang Dingin karena sering dipergoki dan dipotret saat melakukan patroli dekat wilayah udara Inggris dan harus dikawal oleh pesawat tempur milik RAF.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - B-29 Superfortress)

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Pengembangan Tu-95 dimulai pada awal tahun 1950-an saat Uni Soviet menginginkan pesawat pembom yang memiliki kemampuan serang yang hebat dengan radius tempur yang sangat jauh (pembom strategis). Tupolev lalu menyodorkan proposal pesawat pembom strategis bermesin turboprop empat buah dengan konfigurasi propeller kontra (baling-balingnya berputar berlawanan arah), yang dapat terbang sejauh 13.000 kilometer, dengan kecepatan mencapai 800 km/jam di ketinggian 32.810 kaki (sekitar 10.000 m).

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini memiliki design sayap sayung 35 derajat berdasarkan pengalaman mengembangkan pembom jet Tu-16 (dimana design ini tergolong unik pada pesawat dengan mesin turboprop, karena design sayap sayung hanya umum diterapkan pada pesawat dengan mesin jet).
(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - JUNKER JU 87 STUKA)

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Sama seperti pesawat lainnya, kesuksesan rancang bangun suatu pesawat ditentukan dari tingkat keefektifan mesin yang dipakai. Rancangan dari pesawat Pembom Tu-95 membutuhkan mesin yang menghasilkan daya dorong 10.000hp sementara mesin turboprop terkuat buatan Rusia yang tersedia saat itu hanya mampu menghasilkan tenaga sebesar 4.800hp. 

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Perancang mesin Kuznetsov bertugas untuk menyediakan mesin bagi pesawat “Bear” ini, dan solusinya sebelum mesin NK-12 yang hebat ini diproduksi massal, adalah mengembangkan pesawat menggunakan delapan mesin, diatur secara berpasangan, sehingga menghasilkan daya dorong yang kuat dengan akumulasi tenaga sebesar 12.000hp dengan konfigurasi propeller system tractor dan pusher. Delapan mesin tipe TV-2 secara efektif mendorong dan menarik pesawat secara simultan, cukup kuat untuk menerbangkan purwarupa Tu-95, (dengan kode 95/1) untuk kali pertama pada tanggal 12 November tahun 1952.

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa kedua, (kode 95/2) dipasang empat mesin tipe TV-12 (mesin turboprop terkuat yang pernah dibuat), selesai dibuat pada bulan Juni 1954 dan terbang pertama kali pada tanggal 16 Februari 1955. Mesin ini memutar contra rotating propeller agar penggunaan bahan bakar lebih ekonomis saat terbang jarak jauh.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Transport Medium / Medium Transport - Douglas DC-3)

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Produksi pesawat yang resmi disebut TU-95 ini dimulai pada bulan Januari 1956, yaitu Tu-95M (disebut “Bear A” oleh NATO), berkemampuan terbang tinggi, dapat membawa bom nuklir atau muatan bom seberat Sembilan ton di dalam ruang bom sepanjang 14,2m, sesuai dengan jarak terbang maksimum pesawat ini. 

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Tu-95M memiliki enam turret bersenjata meriam AM-23 untuk pertahanan diri dengan dikontrol oleh radar. Memiliki dapur pacu mesin NK-12M yang jauh efesien konsumsi bahan bakarnya, pesawat pembom ini mulai berdinas pada bulan Oktober 1957. Ini merupakan kabar buruk bagi NATO karena Uni Soviet telah memiliki pesawat pembom antar benua.

Banyak versi “Bear A” dikonversi menjadi pembawa misil AS-3 atau “Bear B”, sementara sekitar selusin versi A diubah menjadi pesawat latih Tu-95U.

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Versi berikutnya dari pembom ini adalah Tu-95K2 “Bear G” yang dapat membawa sepasang misil Kh-22 pada pylon di setiap sayapnya. Dengan jarak tembak efektif mencapai 460 km, misil berhulu ledak 350 kiloton ini membuat Tu-95 memiliki kemampuan menghancurkan target dari jarak jauh sekaligus meningkatkan keselamatan kru saat penyerangan. 

Versi terakhir dari pembom yang berdinas lama dan sangat handal ini adalah Tu-95MS “Bear-H”, dapat membawa enam misil jelajah Kh-15 “Kent” di ruang bom sekaligus 10 misil lagi pada pylon di bawah sayap.

Dikembangkan versi pengintai maritimnya, yaitu Tu-142, selain untuk tugas anti kapal selam, pesawat ini badannya lebih panjang dan memiliki radar pencari di bagian bawah badan pesawat. Tu-142 juga membawa sonobuoy untuk mendeteksi kapal selam, selain torpedo dan ranjau untuk menghancurkannya. Sebanyak 10 Tu-142 dioperasikan oleh India pada April 1988 untuk tugas intai permukaan jarak jauh dan misi anti submarine warfare.


Yang tak kalah menarik adalah, Tu-95 ini dikembangkan juga menjadi pesawat komersial Tu-114. Pesawat ini memiliki badan yang lebih besar dan dapat mengangkut 220 penumpang. Tu-144 muncul pertama kali saat Paris Air Show tahun 1959 dan dioperasikan oleh Aeroflot pada tahun 1961. Sebanyak 30 unit Tu-144 diproduksi dan terus menjalani tugas sampai dengan Oktober 1976.

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Strategis Tupolev Tu-95MS


Asal Negara: Rusia
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Strategis
Terbang Perdana: 12 November 1952 (Purwarupa)
Kru: sekitar 6 Orang
Bobot: 90.000 kg (Kosong), MTOW: 188.000 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 49,50 m 
Bentangan sayap: 51,10 m
Tinggi: 12.12 m
Wing Area: 297m2

Persenjataan: 

Kanon 2 x 23mm machine gun in tail
16 Kh-55 “Kent” cruise missiles carried pada Bombay dan pylon bawah sayap

Mesin: 

4 X KKBM Kuznetsov 15.000 shp NK-12MV turboprops

Performa  

Kecepatan maksimum: 828 km/jam
Ketinggian maksimum: 12.500 m
Kecepatan menanjak: - m/menit
Jarak maksimum: 12.800 km

Pesawat Pembom Strategis/Strategic Bomber
Tupolev Tu-95 "Bear"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi 
Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber (Tu-95MS) - Versi Wikipedia


Karakteristik umum

Kru: 6-7; Pilot, co pilot, insinyur penerbangan, operator sistem komunikasi, navigator, juru tembak ekor (dan tambahan awak sebagai navigator cadangan – opsional)

Dimensi

Panjang: 46,2 m (151 ft 6 in)
Lebar sayap: 50.10 m (164 ft 5 in)
Tinggi: 12.12 m (39 ft 9 in)
Luas area sayap: 310 m² (3.330 ft ²)
Berat kosong: 90.000 kg (198.000 lb)
Berat dengan muatan: 171.000 kg (376.200 lb)
Berat maksimum lepas landas: 188.000 kg (414.500 lb)
Mesin: 4 × Kuznetsov NK-12M turboprop, 11.000 kW (14.800 shp) masing-masing

Performa

Kecepatan maksimum: 920 km/jam (510 knot, 575 mph)
Jarak jelajah maksimum: 15.000 km (8.100 nm, 9.400 mi) tanpa isi bahan bakar ulang
Elevasi operasional: 13.716 m (45.000 kaki)
Laju menanjak: 10 m/s (2.000 ft / min)
Beban sayap: 606 kg / m² (£ 124 / ft ²)
Rasio daya/bobot: 235 W/kg (0.143 hp / lb)

Persenjataan

Senjata yang dikendalikan radar: 1 atau 2 × 23 mm AM-23 meriam di ekor turret.
Rudal: Hingga 15.000 kg (33.000 lb), termasuk Raduga Kh-20, Kh-22, Kh-26, dan Kh-55/101/102 rudal udara-ke-permukaan.

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Strategis / strategic Bomber - Tupolev Tu-95 (kode identifikasi NATO: Bear), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia

Tag:
#Rusia
#Pesawat#Pesawat_Pembom
#Pesawat_Pembom_Strategis

Rabu, 26 September 2018

Tank Tempur Medium / Medium Tank - Olifant


Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 26 September 2018

Medium Tank/Tank Tempur Medium Olifant adalah derivative dari Centurion Medium Tank produksi Inggris, menjadi tulang punggung pasukan tank negara Afrika Selatan selama bertahun-tahun. Olifant Mk1A Main Battle Tank (MBT) mengadopsi nama Gajah Afrika. Olifant adalah hewan darat terbesar dan dengan demikian, MBT Olifant tepat dinamai seperti itu karena merupakan alutsista militer terberat yang dimiliki oleh Pasukan Pertahanan Afrika Selatan (SADF) pada saat itu dan Pasukan Pertahanan Nasional Afrika Selatan pasca-demokrasi (SANDF). 

Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Olifant Mk1A dirancang untuk mampu beradaptasi dengan iklim dan alam Afrika yang panas dan kering. Tank ini dirancang dan diproduksi pada saat Afrika Selatan tunduk pada embargo senjata internasional yang semakin ketat karena kebijakan politiknya yang rasialis (Apartheid), dengan latar belakang Perang Dingin di Afrika Selatan yang melihat peningkatan tajam dalam gerakan pembebasan yang didukung oleh negara-negara komunis Blok Timur seperti Kuba dan dibawah pengaruh Uni Soviet.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Tank Tempur Medium / Medium Tank - A41 Centurion)

Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Olifant dibuat di Afrika Selatan oleh pabrikan Vickers OMC Company, yang merupakan anak perusahaan dari Vickers asal Inggris. Sejak diperkenalkan pada era 1980-an pada tank ini telah dilakukan berbagai peningkatan kemampuan agar mampu menghadapi perubahan taktik dan perkembangan pertempuran yang semakin berkembang.

Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Memiliki bobot operasional di kisaran 55 ton, dengan dapur pacu mesin diesel V12, dengan kecepatan tertinggi yang bisa dihasilkan adalah 45 km/jam dan jarak tempuh 500 kilometer.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang  Tank Tempur Medium / Medium Tank - Panzerkampfwagen IV (PzKpfw IV))

Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Tank Tempur Medium Olifant diawaki oleh empat kru dan memiliki persenjataan utama meriam tipe LIW GT-7 kaliber 105mm atau bisa juga disandingkan dengan meriam smoothbore tipe LIW 120mm yang dibuat berdasarkan lisensi. Kedua tipe meriam ini dipasang pada kubah atau turret yang memiliki design yang terbilang modern, memiliki bustle mounted ammunition carousel, dan system control penembakan dan keamanan terbaru termasuk panel blow off di dek turret.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber - JUNKER JU 87 STUKA)

Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Model terakhir Mark 1B dipasang mesin baru, suspensi torsion bar baru, sistem elektronik baru, dan paket modular add on armor.

Tank ini juga memiliki berbagai varian, beberapa diantaranya adalah varian ARV (Armoured Recovery Vehicle), AVLB (Armoured Vehicle Launched Bridge), serta varian penyapu ranjau.

Tank Tempur Medium Olifant
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Medium Tank/Tank Tempur Medium Olifant


Asal Negara: Afrika Selatan
Mulai bertugas: 1980
Kru: 4 Orang
Bobot: 56.000 kg/56 ton

Dimensi  

Panjang: 8,29 m 
Tinggi: (over turret hutch) 2,94 m 
Lebar: 3,39 m

Persenjataan  

Senjata utama: 
Meriam kaliber 105mm LIW GT-7 atau 120mm LIW smoothbore gun
Senjata sekunder: 
2 x Senapan mesin kaliber 7.62 mm /0.30 in machine gun 

Armor: Unspecified
Mesin:  V12 diesel, delivering 708 kW kW/950hp

Performa  

Kecepatan maksimum: 45 km/jam 
Jarak jelajah maksimum: 500km 

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Medium / Medium Tank - Olifant, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

-----------------------------------------
Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala)

Selasa, 25 September 2018

Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle - Steyr HS.50



Kemayoran, Jakarta, Selasa, 25 September 2018

Kembali pada artikel tentang persenjataan, yang kebagian jatah untuk diulas kali ini adalah Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat yang punya nama Steyr HS.50.

Secara umum dapat disimpulkan, tidak ada yang istimewa dari Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat Steyr HS.50. senapan runduk kaliber .50 ini tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan RAI 500 yang dibuat pada era 1980-an. Sistem penembakannya sama-sama menerapkan sistem bolt action, single shot (sistem kokang dan tembakan tunggal), tanpa magasen, sehingga penembak pasti kerepotan karena harus mengisi ulang peluru secara konvensional setiap kali selesai menembak.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle - RAI Model M500) 


Jika ada fitur unggulan pada senjata ini, keunggulan itu terletak pada laras HS.50 yang dibuat dengan teknologi cold, hammer forged yang memang menjadi ciri khas dari pabrikan senjata asal Eropa. 

Hasilnya, akurasi senjata ini dijamin tetap konsisten dari satu tembakan ke tembakan berikutnya. Yang membuat senapan ini menjadi sorotan dunia international adalah ketika Steyr Mannlicher, atas persetujuan kanselor Austria Wolfgang Schussel, menjual 800 pucuk senapan ini ke Iran pada tahun 2004. Iran menyatakan senapan ini akan digunakan untuk menumpas penyelundup obat bius dan senjata yang masuk ke negaranya. 


Namun, klaim ini tentu saja tidak dipercaya oleh Amerika Serikat dan negara negara sekutunya. Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat Steyr HS.50 malah kembali menghiasi headline banyak surat kabar di dunia ketika harian Inggris Daily Telegraph melansir berita bahwa 100 pucuk senapan runduk ini berhasil ditemukan dalam operasi pembersihan di Irak.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - MP38/40 (ERMA))

Berita ini diperparah lagi dengan kabar, bahwa seorang perwira Amerika Serikat terbunuh akibat tembakan HS.50 ketika sedang berada dalam kendaraan Humvee, hanya 45 hari sejak pengiriman pertama HS.50 tiba di Iran. Akibatnya, Amerika Serikat marah besar dan memasang status embargo pada produk buatan pabrikan Steyr.


Catatan Tambahan:

Hammer Forged Rifling

Metode pembentukan laras ini dikembangkan pada perang dunia ke-II. Waktu itu metoda pembentukan alur ini dikembangkan di Jerman pada tahun 1939. Metoda ini lalu menyebar ke daratan Eropa dan saat ini beberapa perusahaan masih mempergunakannya seperti BSA, Steyr, dan Feinwerkbau.

Hasil laras yang menggunakan metoda ini dikatakan sangat kuat. Ceritanya sebelum Perang Dunia II, Jerman berhasil menciptakan senapan mesin yang dapat memuntahkan lebih dari 1,200 peluru per menit. Dengan kecepatan dan panas yang begitu hebat, senapan ini membutuhkan penggantian laras yang sangat sering. Akibatnya mereka membutuhkan metoda produksi laras lain yang cepat namun kuat sehingga tidak perlu terlalu sering melakukan penggantian laras. Dari sanalah metoda hammer forged rifling ditemukan. Mesin hammer forged rifling diciptakan pertama kali di Erfurt, Jerman tahun 1939.

Proses ini menggunakan silinder yang lebih pendek 30% dan berdiameter 20% lebih besar dari ukuran yang dikehendaki. Suatu mandrel yang terbuat dari carbide, yang merupakan cetak negatif dari alur, kemudian dimasukkan ke dalam silinder blank. Kemudian palu bertenaga hidraulik memukul-mukul permukaan luar silinder sedikit demi sedikit. Sementara akibat tempaan tersebut, logam silinder mengalami perubahan bentuk untuk kemudian membentuk alur sesuai cetakan mandrel. Silinder bersama mandrel kemudian diputar dan didorong perlahan oleh batang pengarah. Tempaan palu hidraulik ini akan terjadi 1,000 sampai 1,500 kali per menit. Jumlah waktu yang diperlukan untuk membentuk laras relatif singkat, yaitu antara 3 sampai 4 menit.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Tank Tempur Medium / Medium Tank - Panzerkampfwagen IV (PzKpfw IV))


Laras yang dihasilkan dari proses ini akan berukuran lebih panjang 30% dan lebih sempit. Sebagai hasil tempaan, permukaan luar laras akan berbentuk cekungan-cekungan kecil yang terlihat seperti sisik ular. Permukaan luar ini dapat dirapikan kembali menjadi mulus atau bisa juga dibiarkan saja sebagai penanda proses produksi yang bergengsi ini, tergantung dari produsen laras.

Seperti halnya proses cold forming yang melibatkan banyak tekanan, logam laras akan mengalami stress metal dan mempengaruhi daya tahannya. Oleh karenanya, proses ini membutuhkan stress relief seperti halnya pada proses button rifling.

Keunggulan proses ini adalah keseragaman hasil yang diperoleh dan peningkatan kekerasan logam akibat proses penempaan. Melalui proses ini, produsen juga dapat menciptakan profil laras melalui satu tahap saja. Laras polygon juga dibentuk melalui proses ini.

Tentu saja ada kelemahan dalam metoda ini yaitu: biaya awal yang dibutuhkan untuk mengadakan alat hammer ini. Itulah sebabnya alat ini hanya tersedia pada perusahaan yang besar. Kelemahan yang lain telah disinggung yaitu menimbulkan stress pada logam.


Spesifikasi Heavy Sniper Rifle / Senapan Runduk Berat Steyr HS.50


Asal: Austria
Tahun: 1985
Kaliber: .50 BMG (12.7mm)/.460 Steyr
Sistem operasi: Bolt Action, single shot
Panjang keseluruhan:  - mm 
Panjang Laras: 833 mm
Bobot kosong: 12,90 kg 
Vo meninggalkan laras: - m/s
Jarak tembak efektif: 1.500 m
Tingkat Akurasi: 1.5 MOA
Kapasitas magasen: - peluru
Harga: 4.831 US$

Demikianlah artikel tentang Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle - Steyr HS.50, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
1. COMMANDO-War Machine series, 
.50 CAL – LONG RANGE SNIPER RIFLE (“That Goes The Distance)