Kamis, 04 Juli 2019

Pesawat Serang Jarak Jauh Blackburn Buccaneer


Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot
 

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019

Pesawat yang bentuknya gemuk dan terlihat aneh ini memang cukup disegani waktu itu. Buccaneer pada satu sisi merupakan pesawat penyerang berkecepatan tinggi yang beroperasi di elevasi yang rendah, pada masa itu memang merupakan pesawat yang canggih pada masanya. Kisah pembuatan pesawat ini dimulai pada tahun 1953, pada saat dikeluarkan proposal oleh Naval Staff Requirement NA.39, yang berisi permintaan untuk pengadaan pesawat serang jarak jauh yang berpangkalan di kapal induk, dan dapat membawa misil berhulu ledak nuklir dan meluncurkannya di elevasi rendah di bawah sapuan radar. Selain syarat tersebut, pesawat ini juga harus dapat menyerang kapal musuh yang sedang berlayar atau yang sedang bersandar di pelabuhan.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Rancangan N.A. 39 buatan pabrikan Blackburn, B-103 menjadi pemenangnya dan kontrak pengembangannya diberikan pada tahun 1955, satu dari 20 unit pesawat pra produksi terbang pertama kali pada tanggal 30 April 1958, sekaligus menjadi pesawat demo pada saat event kedirgantaraan Farmborough Air Show. Purwarupa B-103 awal diperkuat dengan mesin turbojet Gyron yang memiliki daya dorong sebesar 3,2 ton. Memang mesin ini tidak sekuat mesin Spey yang dipasangkan pada model berikutnya. Pesawat ini juga memiliki fitur yang sangat khas pada pesawat-pesawat yang berpangkalan di kapal induk, seperti sayap yang dapat dilipat, folding nose catapult fitting, dan arrester hook. Dan berbagai fitur tersebut dipasang mulai pada pesawat produksi keempat.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Patchett Sterling L2A1)

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Pesawat ini banyak menerapkan inovasi aerodinamika yang terbaru dan terbilang canggih pada era itu termasuk rotary bomb bay door (untuk mengurangi daya hambat, seperti diketahui, pintu ruang bom pada era sebelumnya menerapkan bukaan daun pintu ke arah luar, yang berakibat pada tingginya gaya hambat yang terbentuk, yang secara otomatis meningkatkan kerentanan pada pesawat selama proses tersebut) dan split tail cone yang dapat terbuka sebagai airbrake (rem). Pesawat ini juga memiliki boundary layer control system yang terbilang canggih, dimana udara dari mesin dipaksa masuk melewati celah panjang pada tepi badan (leading edge) sayap agar menghasilkan daya angkat yang lebih besar.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Fitur tersebut mampu meningkatkan efesiensi daya angkat sayap, yang berarti  pesawat dapat mendarat dengan kecepatan seminimal mungkin, dan juga pesawat dapat membawa muatan dengan tonase yang lebih besar.

Miniature detonating Cord (MDC) yang berfungsi untuk menghancurkan kaca kanopi kokpit sebelum pilot dilontarkan ke luar mulai menjadi fitur standar pada mayoritas pesawat jet buatan Inggris dan diterapkan untuk pertama kalinya pada pesawat Blackburn ini. Pesawat ini sebenarnya juga dilengkapi dengan fitur khusus apabila pesawat ini terpaksa harus melontar dari bawah laut.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Pengujian pesawat ini pada kapal induk dimulai pada bulan Januari tahun 1960 dan pendaratan di dek pertama B-103 dilakukan di kapal induk Inggris, HMS Victorious pada tanggal 19 pada bulan yang sama. Dan pesawat ini disematkan nama Buccaneer pada tahun 1960. Royal Navy menerima versi produksi pertama, S.1 pada bulan Juli 1962. HMS Ark Royal berlayar bersama Squadron Buccaneer pertama yaitu Squadron No. 801 dan diberi lapisan cat anti flash white pada enam bulan kemudian pada bulan Januari 1963. Perang Dingin menjadi prioritas pertama dan Inggris menginginkan pesawat penyerang yang mampu membawa bom nuklir dengan mode respon cepat.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Pada saat operasional, didapatkan hasil bahwa ternyata pesawat ini ternyata tidak didukung dengan kekuatan mesin yang memadai, dan dalam kondisi tertentu, mesin Gryon membuat pesawat ini harus mengurangi muatannya serta mengurangi muatan bahan bakarnya agar dapat lepas landas dari dek kapal induk dengan aman. Karena sebab itulah, Fleet Air Arm memasang tangki pengisi bahan bakar di udara pada Scimitar untuk memasok bahan bakar pada pesawat Buccaneer ini pada saat diterbangkan. 

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Sebanyak 40 unit Buccanneer versi ini telah dibuat sebelum beralih ke versi berikutnya. Versi S.2 merupakan versi produksi terbanyak (diproduksi sebanyak 84 unit) dan memiliki jarak terbang yang lebih jauh dari versi sebelumnya, karena versi ini telah diganti mesinnya dengan mesin yang lebih kuat tetapi lebih efesien dalam konsumsi bahan bakar, yaitu mesin Spey. S.2 dapat dengan mudah dibedakan dari versi sebelumnya karena memiliki fixed refulling probe di depan kokpitnya.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Versi S.2 memperkuat squadron garis depan US Navy pada bulan Januari 1967 sampai pesawat Buccaneer S.2 terakhir lepas landas dari dek kapal induk Ark Royal pada bulan November 1978. Walaupun demikian, karir pesawat Buccaneer belum berakhir, karena sebanyak 90 unit mulai memperkuat RAF pada bulan Oktober 1969, mengisi kekosongan pada squadron tersebut karena batalnya proyek pembuatan pesawat TSR.2 dan dibatalkannya pembelian pesawat pembom F-111 (Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber General Dynamics F-111 "Aardvark"). Sebanyak 26 unit lagi diproduksi untuk RAF sedangkan 62 unit yang diserahkan merupakan pesawat bekas pakai Royal Navy. Sebagai tambahan, sebagai pesawat penyerang nuklir, Buccaneer juga ditugaskan sebagai pesawat penyerang maritim dan berpangkalan di darat.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

RAF Germany (RAF yang berpangkalan di Jerman Barat) sebagai garda penyerang nuklir garis depan menerima pesawat Buccaneer untuk memperkuat Squadron Udara No. 15 pada awal tahun 1971. Pesawat Tornado mulai menggantikan Buccaneer di Jerman pada tahun 1983, tetapi masih ada dua squadron tersisa untuk tugas anti kapal yang berpangkalan di Skotlandia. Pada tahun 1991 beberapa unit dari pesawat ini ditugaskan kembali saat Perang Teluk Pertama, menjadi pembidik laser untuk mengarahkan bom pintar yang dijatuhkan oleh pesawat Tornado. Agar memiliki jangkauan terbang yang lebih jauh, pesawat Buccaneer untuk tugas khusus ini dilengkapi dengan tangki bahan bakar tambahan dengan kapasitas 2.000 liter yang ditempatkan pada ruang bomnya. 

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Persenjataan dan peralatan

Buccaneer sejatinya dirancang khusus sebagai pesawat penyerang nuklir maritim. Senjata yang menjadi andalan untuk tugas ini adalah rudal udara-ke-permukaan berhulu ledak nuklir: (diberi kode Green Cheese), tetapi pengembangan senjata ini dibatalkan, dan sebagai gantinya adalah Red Beard berbobot 2.000 pound (900 kg), yang dikembangkan oleh English Electric Canberra. Red Beard memiliki hasil yang eksplosif dalam kisaran 10 hingga 20 kiloton; dan dipasang di pintu ruang bom khusus, yang memiliki system yang unik sehingga tidak mengurangi tingkat aerodinamis pada pesawat pada saat pelepasan senjata ini. 

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Pada saat pesawat ini terbang dalam elevasi rendah dan kecepatan tinggi, pintu ruang bom konvensional yang umum pada saat itu (terbuka ke arah luar atau bawah) tidak dapat dibuka dengan aman dan dapat mengganggu kestabilan pesawat, oleh karena itu, pintu dikembangkan yang terbuka dengan cara dilipat/digulung ke dalam badan pesawat. Fitur ini juga terbukti sangat efesien dan efektif, dan juga tidak mengganggu aerodinamis pesawat.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Ruang bom juga dapat menampung tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 2.000 liter (440 imp; 530 galon standar AS), box yang berisi alat-alat pengintaian fotografi, atau wadah kargo. Paket pengintaian yang terdiri dari enam kamera, masing-masing pada sudut yang berbeda atau memiliki sifat pencitraan yang berbeda, dan hanya dipasang pada misi yang secara khusus melibatkan kegiatan pengintaian. Buccaneer juga memiliki empat cantelan atau pylon yang dapat di lepas-pasang yang mampu mengakomodir berbagai persenjataan seperti bom, misil, tangki bahan bakar 1.000 pon (450 kg), atau peralatan lainnya seperti suar. 

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Pada perkembangan selanjutnya melihat penerapan peperangan elektronik yang terpasang di sayap dan pod penunjuk laser. Setelah mulai beroperasi, Buccaneer mampu membawa hampir semua amunisi yang pada saat itu digunakan oleh pesawat Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Bahkan rencananya pesawat ini juga akan dilengkapi dengan meriam laras ganda Aden kaliber 30mm (1,2 in), meriam yang memang rencananya akan dikembangkan khusus untuk Buccaneer, tetapi kemudian rencana ini dikesampingkan karena nilai efektifitasnya yang rendah.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur / Fighter Plane Propeller - Heinkel He 219 Uhu)

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Di awal karir Buccaneer, misi anti-kapal konvensional rencananya akan menggunakan persenjataan "campuran" berupa bom konvensional dan roket dalam jarak dekat. Taktik ini menjadi semakin tidak praktis dalam menghadapi kemajuan rudal anti-pesawat milik Uni Soviet, dengan demikian, Buccaneers kemudian diadaptasi untuk menggunakan beberapa rudal yang mampu menyerang kapal musuh dari jarak jauh. 

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Rudal Anglo-Prancis Martel diperkenalkan pada Buccaneer, tetapi senjata itu dikatakan "sangat temperamental", dan proses peluncuran rudal ini “mengharuskan” Buccaneer yang menyerang untuk menambah ketinggiannya, dengan demikian, kerentanan pesawat ini menjadi semakin meningkat. Program peningkatan ekstensif yang dilakukan pada 1980-an menambah kompatibilitas dengan beberapa peralatan baru; termasuk rudal Sea Eagle, rudal 'tembak-dan-lupakan' yang dapat memandu diri sendiri yang mampu menyerang sasaran pada jarak efektif 60 mil (100 km), lima kali lipat dari rudal anti-kapal Martel AJ 168, sementara juga menjadi salah satu kelebihan yang cukup signifikan.

Pesawat Serang Jarak Jauh
Blackburn Buccaneer
militerbanget.blogspot

Spesifikasi Pesawat Serang Jarak Jauh Blackburn Buccaneer S.2


Asal Negara: Inggris
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom/Serang jarak jauh.
Terbang Perdana: 30 April 1958

Kharakteristik Umum

Awak: 2 Orang
Panjang: 63 ft 5 in (19.33 m)
bentang sayap: 44 ft (13 m)
Tinggi: 16 ft 3 in (4.95 m)
Luas Area Sayap: 514 sq ft (47.8 m2)
Bobot Kosong: 30,000 lb (13,608 kg)
MTOW: 62,000 lb (28,123 kg)
Mesin: 2× Rolls-Royce Spey Mk.101 turbofanengines, 11,000 lbf (49 kN) thrust each

Performa

Maximum speed: 580 kn (667 mph; 1,074 km/h) at 200 ft (61 m)
Range: 2,000 nmi (2,302 mi; 3,704 km)
Service ceiling: 40,000 ft (12,000 m)
Wing loading: 120.5 lb/sq ft (588 kg/m2)
Thrust/weight: 0.36 lbf/lb (0.0035 kN/kg)

Persenjataan

Hardpoints: 4 × under-wing pylon stations for up to 4,000 lb (1,814 kg) of bombs, and 1 × internal rotating bomb bay with a capacity of 12,000 lb (5,443 kg),with provisions to carry combinations of:
Rockets: 4 × Matra rocket pods with 18 × SNEB 68-mm rockets each
Missiles: Either 2 × AIM-9 Sidewinders for self-defence, 2 × AS-37 Martel missiles, or 4 × Sea Eagle missile
Bombs: Various unguided bombs, laser-guided bombs, as well as either the Red Beard or WE.177 tactical nuclear bombs
Other: AN/ALQ-101 ECM protection pod, AN/AVQ-23 Pave Spike laser designator pod, buddy refuelling pack or drop tanks for extended range/loitering time
Avionics:Blue Parrot ASV search/attack radar

Demikianlah artikel tentang Pesawat Serang Jarak Jauh Blackburn Buccaneer, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Rabu, 03 Juli 2019

Tank Tempur Berat/A33 Heavy Assault Tank Excelsior


Tank Tempur Berat
A33 Heavy Assault Tank Excelsior
militerbanget.blogspot.com
 

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019

Setelah kekalahan pada pertempuran di Dieppe, Perancis pada bulan Agustus 1942,dan juga ketika mendapatkan hasil atas kinerja tank Churchill A22 yang tidak memuaskan, sebagian besar karena mekaniknya tidak dapat diandalkan dan kecepatannya yang buruk. Ini mengarah pada beberapa mock-up dan desain, yang merupakan bagian dari proyek yang dikenal sebagai "Program Rasionalisasi Cromwell". 

Tank Tempur Berat
A33 Heavy Assault Tank Excelsior
militerbanget.blogspot.com

Awalnya tank ini menggunakan sasis A27 Cromwell dan komponen otomotif sebagai dasar untuk kendaraan masa depan. Proyek disusun oleh Departemen Pengembangan Tank Rolls Royce dan oleh English Electric. Proyek-proyek ini, antara lain, menyebabkan serangkaian perancangan tank infanteri dan tank berat. 

Tank Tempur Berat
A33 Heavy Assault Tank Excelsior
militerbanget.blogspot.com

Secara keseluruhan, tank-tank ini mewakili contoh yang bagus dari peningkatan cepat persyaratan, terutama yang menonjol adalah peningkatan perlindungan dan berat lapisan baja proteksi, mengingat kerangka waktu yang singkat antara desain A.28 dan prototipe A.33 antara akhir 1941 dan awal 1943. Tank alternatif ini dirancang untuk mengkombinasikan kedua fungsi, yaitu fungsi “cruiser” dan “infantry”. Hasilnya adalah tank yang mampu mengusung rancangan tersebut, dan diberi nama Excelsior.

Tank ini dibangun dengan dasar body tank A27, memiliki senjata utama meriam kaliber 75mm yang berkonfigurasi dual purpose, dimana meriam ini sanggup menembakkan amunisi HE (High Explosive), dan juga sanggup menembakkan amunisi dengan spesifikasi AP (Armour Piercing-Penembus baja). 

Tank ini juga dilengkapi dengan lapisan proteksi tambahan (baja tambahan dengan sistem add on) dan juga dimensi track yang diperlebar, tujuannya agar tank ini tetap memiliki kemampuan manuver yang tinggi dan juga mampu mengakomodir penambahan berat tank (penambahan berat tank sebagai konsekuensi penambahan dimensi turet untuk dapat dipasang meriam dengan kaliber yang lebih besar).

Tank Tempur Berat
A33 Heavy Assault Tank Excelsior
militerbanget.blogspot.com

Memiliki dapur pacu mesin Meteor 447,4 kW/600 hp yang mampu menghela tank ini sampai pada kecepatan maksimum 39 km/jam, dimana tank ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dari Churcill.

Purwarupa kedua lalu dibuat, tetapi dengan dimensi track yang lebih lebar lagi (mengadopsi track dari Cromwell), dan diberi kode R/L Heavy Type.

Tetapi pada akhirnya, tank ini hanya berhenti di tahap purwarupa saja, dan tak pernah masuk ke dalam jalur produksi. Penyebabnya adalah kesuksesan pada peningkatan (upgrade) tank Churchill, yang ternyata mampu mendulang sukses di front Afrika Utara. Tank Churchill versi perbaikan/peningkatan  ini terbukti memiliki performa yang lebih baik dan mampu meladeni keganasan tank-tank Jerman terutama dari seri PzKpfw III. Akibatnya, proyek Excelsior dibatalkan dan sumber daya yang ada lalu dialihkan untuk memproduksi tank tempur medium, Comet. 

Tank Tempur Berat
A33 Heavy Assault Tank Excelsior
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Berat/A33 Heavy Assault Tank Excelsior


Asal Negara: Inggris
Mulai bertugas: 1943 (hanya versi purwarupa)
Kru: 5 Orang
Bobot: 45.722 kg/45,72 ton

Dimensi  

Panjang: 6.91 m  
Tinggi: (over turret hutch) 2,41 m 
Lebar: 3,39 m

Persenjataan  

Senjata utama: 
Meriam kaliber 75mm OQF (ordnance quick firing) gun
Senjata sekunder: 
1 x 7.92mm Besa machine gun (koaksial)
2 x 7.92mm Besa machine gun (di bagian depan)

Armor atau lapisan baja: Maksimum 114mm
Mesin: Rolls Royce Meteor V12 petrol 447,4 kW/600 hp 

Performa  

Kecepatan maksimum: 39 km/jam 
Jarak maksimum: 209 km 

Demikianlah artikel yang berjudul "Tank Tempur Berat/A33 Heavy Assault Tank Excelsior", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina, #Perang-Rusia-Ukraina, #Pertempuran-Rusia-Ukraina, #Serbuan-Rusia-Ukraina #Drone, #Kamikaze Drone, #Russian Drone, #Rudal Hipersonik, #Rudal Hipersonik Rusia

Selasa, 02 Juli 2019

Pesawat Patroli Pembom/Maritim Amfibi /Flying Boat Kawanishi H8K


Pesawat Patroli Maritim Amfibi
Kawanishi H8K
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019

Pada saat Jepang mulai berperang dengan Sekutu, pesawat flying boat patroli maritim yang dimiliki oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang adalah Kawanishi H6K. Tipe ini beroperasi dengan sangat baik pada fase awal perang, mampu menjalankan misi pengintaian dan pemboman, dan dianggap sudah cukup memadai. Tetapi, ketika arah perang mulai berbalik, dan pesawat tempur sekutu mulai banyak yang bermunculan, maka tampak jelas kelemahan pesawat ini. Pesawat ini mudah sekali dijatuhkan, karena minimnya senjata pertahanan diri pada pesawat ini. 

Melihat kenyataan ini, para petinggi militer kekaisaran Jepang lantas mengajukan satu proposal yang berisi spesifikasi pesawat yang lebih memiliki kecepatan yang lebih tinggi 30% dan memliki jarak terbang yang 50% lebih jauh dibanding dengan pesawat terbang sebelumnya.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-28)

Pesawat Patroli Maritim Amfibi
Kawanishi H8K
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi ini merupakan spesifikasi untuk satu pesawat yang lebih baik jika dibandingkan dengan Short Sunderland buatan Inggris ataupun pesawat amfibi Sikorsky XPBS-1 yang berasal dari Amerika Serikat. Para perancang Jepang lantas membuat salah satu flying boat atau pesawat amfibi terbaik di dunia dan pastinya pesawat terbang amfibi terbaik saat Perang Dunia ke II.

Agar dapat memenuhi spesifikasi tentang jarak terbang yang diinginkan, pesawat ini memiliki tangki bahan bakar kecil di bagian sayap (tangki bahan bakar ini tidak terproteksi) dan enam tangki bahan bakar besar di badan atau tepatnya di lambung pesawat. Tangki bahan bakar yang berada di lambung diproteksi dengan dengan self sealing dan dilengkapi dengan pemadam kebakaran karbon dioksida. 

Pesawat Patroli Maritim Amfibi
Kawanishi H8K
militerbanget.blogspot.com

Terobosan teknologi luar biasa (pada saat itu) yang diterapkan pada sistem tangki ini adalah, tangki-tangki ini dirancang dengan sistem yang cerdik, yang apabila terjadi kebocoran pada satu tangki, maka bahan bakar yang berada dalam tangki bahan bakar yang bocor tersebut akan dikumpulkan dalam satu wadah atau fuel bilge, lalu dipompakan ke tangki bahan bakar yang masih baik secara merata. Pesawat ini memiliki kapasitas bahan bakar yang luar biasa, sekitar 15.816 liter yang apabila dihitung secara bobot, porsi berat keseluruhan bakar ini sekitar 29% dari berat lepas landasnya (MTOW).

Pesawat ini memiliki persenjataan defensif yang tergolong sangat kuat, meriam kaliber 20mm dipasang di hidung, di bagian atas, dan di area ekor, ditambah dua lagi dipasang di blister samping belakang. Persenjataan ini masih ditambah dengan tiga senapan mesin kaliber 7,7mm di sisi kiri dan kanan lubang palka dan mengarah ke bawah. Tidak hanya itu, keamanan kru juga diperkuat dengan memberikan lapisan baja pelindung pada tempat duduk kru.

Angkatan Laut Jepang sempat kagum dengan pesawat ini pada saat awal diluncurkan. Tetapi, pada saat uji terbang H8K pada akhir tahun 1940, ternyata performa pesawat ini jauh dari harapan, sehingga beberapa fitur harus mengalami perbaikan atau perombakan secara mendasar. Lambung pesawat yang dimensinya sempit membuat pesawat ini sulit dikendalikan saat berada di air. Saat hidung pesawat mendongak untuk lepas landas, seluruh badan pesawat menjadi tidak stabil. Tim perancang memperbaiki rancangan bentuk lambung ini dan produksi H8K1 (Navy Type 2 Flying Boat Model 11) dimulai pada pertengahan tahun 1941. Total produksi pesawat ini mencapai angka 175 unit, meliputi versi H8K1, H8K2 (yang merupakan versi pesawat H8K1 yang mengalami perbaikan pada mesin, penambahan senjata dan radar), serta versi angkut/transport 3H8K2-L.

Pesawat H8K memiliki empat mesin dari tipe Kasei 11 dengan 1.530hp atau tipe 12. Tipe mesin terakhir ini performanya lebih baik di elevasi tinggi dan menjadi mesin standar bagi produksi akhir H8K1. Pesawat ini juga dapat membawa senjata di bawah sayap bagian dalam yang meliputi dua torpedo dengan berat masing-masing 801 kg, atau delapan buah bom dengan berat masing-masing 60 kg, atau bom depth charge.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Patchett Sterling L2A1)

Misi pertama pertempuran pesawat H8K dilaksanakan pada malam hari tanggal 4-5 Maret 1942, dengan melaksanakan misi pemboman di pulau Oahu, Hawaii. Jarak yang harus ditempuh pesawat ini terbilang sangat jauh, sehingga pesawat yang mampu terbang jarak jauh ini harus mengisi bahan bakar dari kapal selam di jalur penerbangannya. Karena kondisi cuaca waktu itu sangat buruk, misi pengeboman itu lalu dibatalkan. Walaupun misi tersebut gagal, tetapi jelas menunjukkan, pesawat H8K ini adalah senjata yang tangguh dan sangat berguna saat perang. Pesawat ini menjadi flying boat tercepat sekaligus bersenjata defensif paling baik saat Perang Dunia ke II, sehingga pilot pesawat tempur sekutu sangat sulit menjatuhkan pesawat ini.

Pesawat H8K memiliki dimensi lambung yang besar, sehingga dapat dimodifikasi untuk versi angkut/transport. Versi angkut ini diberi kode H8K2-L, yang memiliki dua dek untuk penumpang. Pada dek bawah memanjang dari bagian hidung sampai dua per tiga badan, sedangkan pada dek bagian atas memanjang dari bagian sayap sampai ke ekor. Pada dek tersebut dapat dipasang 29 kursi penumpang dengan konfigurasi penumpang biasa, atau kursi dipasang secara memanjang untuk menampung 64 personil tentara. Khusus untuk versi angkut ini, persenjataan defensifnya dikurangi, serta jarak tempuhnya menjadi berkurang karena beberapa tangki di dalam lambung harus dilepas.

Pesawat Patroli Maritim Amfibi
Kawanishi H8K
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom/Patroli Maritim Amfibi /Flying Boat Kawanishi H8K


Asal Negara: Jepang
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom/Patroli Maritim Amfibi Berat 4 Mesin
Terbang Perdana: Akhir  1940  
Kru: 10 Orang
Bobot: 18.380 kg (Kosong), MTOW: 32.500 kg

Dimensi

Panjang Pesawat: 28,13 m 
Bentangan sayap: 38,0 m
Tinggi: 9.15 m
Wing Area: 160.0m2

Persenjataan:

5 X Meriam kaliber 20mm, 
5 X Senapan mesin Kaliber 7,7mm 
Muatan torpedo external sampai dengan 1.800 kg, depth charge atau bom seberat 2.000 kg

Mesin: 4 X Mitsubishi 1.850hp Kasei radial engines

Performa 

Kecepatan maksimum: 467 km/jam
Ketinggian maksimum: 8.760 m
Kecepatan menanjak: 480 m/menit
Jarak jelajah maksimum: 7.180 km

Demikianlah artikel tentang Pesawat Patroli Pembom/Maritim Amfibi /Flying Boat Kawanishi H8K, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron

Senin, 01 Juli 2019

Tank Tempur Ringan / Light Tank Hotchkiss H-35


Tank Tempur Ringan
Hotchkiss H35
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 1 Juli 2019

Tank tempur ringan ini dibuat untuk memenuhi permintaan pasukan kavalery Prancis akan sebuah tank yang mampu menunjang manuver pasukan tersebut. Untuk itu, maka dirancanglah Hotchkiss H-35 Light Tank pada tahun 1933 dan masuk dinas operasional pada tahun 1936, dan saat itu tugasnya meningkat, tidak lagi menjadi pendukung kavaleri, melainkan juga untuk mendukung pasukan Infantri.

Total ada sekitar 400 unit yang diproduksi, dengan pembagian tiga perempat jumlah tersebut diperuntukkan bagi pasukan kavaleri Prancis, dan sisanya untuk pasukan infantri. Khusus untuk pasukan infantri, tank ini digunakan untuk close support dan juga penarik perbekalan pasukan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun PPS-42/43 (Pistolet Pulemyot Sudayeva-42))

Dengan persenjataan utamanya yang hanya berupa meriam kaliber 37mm serta senjata sekunder berupa satu senapan mesin kaliber 7,5mm dan kecepatan jelajahnya yang terbilang lambat, membuat performanya kalah telak dibandingkan dengan tank sejenis milik Jerman. Daya tembak dan kekuatan mesin yang lemah menjadi nilai minus dari tank ini. 

Tank Tempur Ringan
Hotchkiss H35
militerbanget.blogspot.com

Satu-satunya kelebihan tank ini hanyalah pada lapisan bajanya yang lumayan tebal pada area turet serta bagian depan, yang tentu saja kurang memadai menghadapi taktik perang kilat yang diterapkan oleh Jerman.

Pada saat Perang Dunia ke II meletus, beberapa unit tank ini berhasil direbut oleh pasukan Jerman dalam keadaan utuh. Oleh militer Jerman, tank ini lalu dilepas turetnya, dan digunakan sebagai “schleppers”, yaitu kendaraan yang berfungsi untuk menarik meriam artileri beserta amunisinya.

Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-28)
 
Sedangkan turetnya, digunakan sebagai meriam untuk pertahanan statis. Tampaknya militer Jerman sama sekali tidak terkesan dengan performa tank ini dalam pertempuran, terlihat jelas dengan penggunaan tank ini yang hanya berupa “kuda beban” ketimbang kendaraan tempur.

Tank Tempur Ringan
Hotchkiss H35
militerbanget.blogspot.com

Versi Tank Encyclopedia

Meskipun telah dirancang dari tahun 1933 sebagai tank dukungan infanteri ringan yang agak lambat tetapi memiliki lapis baja yang baik, jenis ini pada awalnya ditolak oleh Infanteri Prancis karena terbukti sulit untuk dikemudikan saat mengemudi lintas negara, alih-alih diadopsi pada tahun 1936 oleh Kavaleri Prancis. 

Dari tahun 1938 versi yang ditingkatkan diproduksi dengan mesin yang lebih kuat, Modifikasi Char léger 1935 H modifikasi 39, yang dari tahun 1940 juga dilengkapi dengan meriam kaliber 37mm yang lebih baik performanya. versi ini dimaksudkan untuk menjadikan varian yang disempurnakan ini sebagai tank ringan standar, yang akan diproduksi dalam jumlah setidaknya empat ribu unit untuk melengkapi divisi lapis baja yang baru dibentuk,  baik dari Kavaleri dan Infanteri, tetapi karena kekalahan Prancis pada Juni 1940 total produksi kedua subtipe tetap terbatas pada sekitar 1.200 kendaraan. Selama sisa perang, Jerman dan sekutu-sekutunya menggunakan tank-tank Hotchkiss yang dirampas dalam beberapa modifikasi.

Pengembangan

Pada tahun 1926 telah diputuskan untuk memberikan dukungan lapis baja kepada divisi infanteri reguler dengan membuat batalion tank otonom yang dilengkapi dengan tank infantri ringan dan murah, sebuah kompromi char d'accompagnement. Untuk peran ini pada awalnya Char D1 dikembangkan yang kemusian terbukti tidak terlalu ringan atau murah. 

Pada tahun 1933 perusahaan Hotchkiss atas inisiatifnya sendiri mempresentasikan rencana untuk menghasilkan desain yang lebih ringan yang dimungkinkan oleh penerapan teknologi baru yaitu menerapkan metode baja tuang untuk membangun seluruh lambung (bukan lagi teknik las yang terbukti lebih memakan waktu dan biaya). Pada 30 Juni 1933 proposal ini disetujui oleh Conseil Consultatif de l'Armement. 

Pada 2 Agustus 1933 spesifikasinya diumumkan: berat enam ton dan ketebalan lapis baja dikisaran 30 mm pada beberapa bagian penting. Tiga purwarupa dipesan dengan Hotchkiss, tetapi juga seluruh industri Prancis diundang untuk memberikan proposal alternatif. Ini memungkinkan perusahaan Renault untuk mengalahkan Hotchkiss dalam memberikan purwarupa pertama, yang kemudian dikembangkan menjadi Renault R35. Pada 18 Januari 1935 purwarupa Hotchkiss pertama, belum dibuat dari baja lapis baja, diserahkan kepada Komisi d'Expérience du Matériel Automobile (CEMA) di Vincennes; (masih berupa tank dengan dilengkapi meriam, namun tanpa turret). 

Purwarupa ini diuji sampai 4 Maret 1935, ketika digantikan oleh purwarupa identik kedua yang akan diuji hingga 6 Mei. Tetapi kemudian kedua purwarupa ini ditolak, karena spesifikasi baru telah dibuat pada 21 Juni 1934 untuk meningkatkan ketebalan lapisan baja hingga 40mm. Pada tanggal 27 Juni 1935 komisi menyetujui tipe tersebut, dengan ketentuan perubahan yang diperlukan akan dilakukan. 

Pada tanggal 19 Agustus purwarupa ketiga dikirimkan, dilengkapi dengan turet APX dan menampilkan lambung yang didesain ulang; purwarupa itu diuji hingga 20 September dan diterima. Pada 6 November pesanan pertama dibuat dari 200 kendaraan. Tank produksi pertama dikirim pada 12 September 1936, di mana tahun ini sudah ada dua pesanan tambahan yang masing-masing dibuat dari 92 dan 108 kendaraan. Pada 1 Januari 1937, 132 kendaraan telah diproduksi.

Penolakan oleh Infanteri dan adopsi oleh Kavaleri

Tank seri pertama sekali lagi diuji secara ekstensif dan intensif hingga 4 Desember 1936. Lewat pengujian ini menunjukkan bahwa tank ini sangat sulit dikemudikan di kondisi medan. Mustahil untuk mengendalikan tank dengan baik di medan dengan permukaan yang agak bergelombang (hal ini menjadikan tank ini menjadi berbahaya bagi pasukan infantry yang berada di dekatnya alias membahayakan kawan sendiri). 

Oleh karena itu, Infanteri memutuskan untuk menerima hanya seratus tank pertama untuk melengkapi hanya dua batalion dengan tipe: the 13e dan 38e Bataillon de Chars de Combat dan menolak pengadaan lebih lanjut. Namun karena alasan politis, konsekuensi normal dari keputusan ini, menghentikan produksi, tidak dapat diterima. Dengan demikian 300 kendaraan produksi lainnya ditawarkan kepada Kavaleri, yang mana mau tidak mau terpaksa menerima tank ini karena memang tidak ada tank lain. 

Karena unit-unit kavaleri akan lebih memanfaatkan jaringan jalan atau landasan yang sudah dipersiapkan oleh pasukan zeni infantri, masalah-masalah medannya tidak begitu penting dalam peran kavaleri. Juga H 35 adalah dengan kecepatan 28 km/jam agak lebih cepat daripada Renault R35, yang hanya memiliki kecepatan 20 km/jam, meskipun dalam prakteknya kecepatan rata-rata lebih rendah daripada R 35 karena posisi gear box yang lebih rendah.

Secara umum, Hotchkiss H35 adalah tank berdimensi kecil, dengan panjang 4,22 meter, lebar 1,95 m dan tinggi 2,15 m. Beratnya 11.370 kg. Lambung tank ini terdiri dari enam bagian lapisan besi cor yang disatukan: dek mesin, kompartemen awak, bagian depan lambung, bagian belakang lambung dan dua bagian memanjang kiri dan kanan membentuk bagian bawah. Sistem baja tuang memungkinkan untuk membuat posisi lapisan baja yang miring yang mana bsa mempertinggi ketahanan menghadapi tembakan frontal, untuk mengoptimalkan kemungkinan defleksi. 

Namun, ternyata spesifikasi proteksi ini tidak sesuai dengan syarat yang diinginkan oleh pasukan Infantri. Ketebalan lapis baja yang semula ditentukan 40mm ternyata realisasinya hanya 34mm. Juga ada masalah kualitas yang buruk, diperparah oleh kenyataan bahwa banyak subkontraktor harus digunakan (sehingga menyulitkan pada saat penyatuan tank): pada awalnya lapisan baja dibuat dengan spesifikasi baja yang lebih lunak; ketika tingkat kekerasan baja pelindung ditingkatkan, lapisan baja ini malah menjadi rapuh dan penuh gelembung dan dengan demikian menjadi titik-titik lemah. 

Tank ini memiliki dua awak. Pengemudi duduk di depan kanan, di belakang pintu ganda besar. Dan mengemudikan tank ini juga bukanlah perkara mudah. Hotchkiss tidak memiliki diferensial Cleveland dari kompetitor Renault-nya dan tidak merespons penyesuaian arah yang tidak terduga. Rem tidak banyak membantu untuk memperbaiki ini: mereka terlalu lemah, terutama saat berkendara menuruni lereng. Yang tidak kalah merepotkan adalah gearbox: sulit untuk menggunakan gigi kelima tertinggi dan karenanya kecepatan puncak teoritis 28 km / jam jarang tercapai. Penanganan kasar yang tak terhindarkan dari tank oleh pengemudi mengakibatkan banyak keausan. 

Keandalan mekanik dari tank buruk. Suspensi terdiri dari tiga bogies per sisi. Sepuluh kendaraan produksi pertama, yang dapat dianggap sebagai membentuk preseries terpisah, memiliki sisi bogie melengkung; pada kendaraan-kendaraan selanjutnya ini memiliki sisi lurus. Bogies dangkal menyerupai tipe R35, tetapi menggunakan pegas heliks horizontal bukan silinder karet. Tangki ini ditenagai oleh mesin 78 hp enam silinder 3480 cc. Jarak operasional maksimum sejauh 129 kilometer, dimungkinkan oleh tangki bahan bakar 180 liter.

Komandan itu menggunakan turet standar APX-R, lapis baja dengan baja tuang yang memiliki ketebalan 40mm dan dipersenjatai dengan meriam low velocity SA 18 kaliber 37mm (laras pendek), yang memiliki penetrasi lapis baja maksimum hanya 23 mm. Tank ini dapat membawa sekitar 100 amunisi untuk meriam dan 2.400 peluru untuk senapan mesin Reibel 7,5 mm. 

Ada palka di bagian belakang menara. Komandan bisa duduk di atasnya untuk pengamatan yang lebih baik, tetapi posisi ini membuatnya sangat rentan dan kurang responsive ketika harus menangani senjata utama (meriam). Alternatifnya adalah, pada saat pertempuran, komandan harus terus berada dalam turet. 

Kavaleri yang mengoperasikan tank ini tentu saja sangat keberatan dengan taktik ini, karena kemampuan melihat situasi dan sasaran dari dalam turret sangatlah buruk, belum lagi diperparah dengan performa meriam yang tergolong payah. Untuk mengatasi buruknya performa senjata utama, alternatif jalan pintas diambil, dengan menggunakan amunisi yang memiliki isi propellan yang lebih banyak, sehingga meningkatkan kecepatan laras menjadi sekitar 600 m/s dan penetrasi maksimum meningkat menjadi sekitar 30mm. Namun, hanya sebagian kecil dari tank ini yang memperoleh modifikasi ini, karena modifikasi ini ternyata mempercepat keausan laras, yang berujung pada singkatnya masa pakai senjata utama. Pada musim semi 1940, diascope asli tipe Chrétien berangsur-angsur diganti dengan episkop, menawarkan perlindungan lebih.

Karena Kavaleri menginginkan kecepatan tertinggi yang lebih baik, diputuskan untuk membawa hasil eksperimen yang sudah dilakukan dari Oktober 1936 untuk memasang mesin yang lebih kuat. Purwarupa baru dibuat pada tahun 1937, dengan 120 hp bukan mesin 78 hp. Lambung diperbesar untuk menampungnya dan lebar track serta elemen suspensi ditingkatkan, menaikkan bobot menjadi 12,1 ton. 

Tipe yang ditingkatkan ini lebih cepat, dengan kecepatan tertinggi 36,5 km / jam (22,6 mph), tetapi juga lebih mudah dikendarai. Oleh karena itu pertama kali disampaikan kepada Komisi d'Expérimentations de l'Infanterie pada tanggal 31 Januari 1939 untuk melihat apakah keputusan negatif yang asli dapat diubah. 

Komisi memang menerima tipe itu, Char léger modèle 1935 H modifié 39; dan diputuskan pada tanggal 18 Februari untuk membiarkannya berhasil versi asli dari kendaraan 401 dan seterusnya, yang sama baiknya pada tahun 1937 dan 1938 pesanan telah dibuat dari 200 kendaraan dan produksi sudah dimulai, total pesanan dari tipe yang diperbaiki kemudian diperluas menjadi 900. 

Namun pengidentifikasi pabrik adalah Char léger Hotchkiss modèle 38 série D, pendahulunya adalah série B. Penunjukan tersebut telah menyebabkan banyak kebingungan; ini masih secara resmi tank yang sama dengan "H 35", hanya dalam varian selanjutnya. Namun bahkan pada saat itu, banyak yang mulai menyebutnya sebagai 38 H atau 39 H.

Subtipe baru berbeda dari yang asli dalam memiliki dek mesin dinaikkan dan lebih sudut (dalam kendaraan produksi kemudian dengan melintang bukan celah ventilasi memanjang di sisi kanan); jarak jelajah operasional menurun hingga 120 km; roda idler tertutup; dimensi track lebih lebar 2cm menjadi 27cm; track menggunakan logam sepenuhnya dan bukan lagi menggunakan tapak karet; peredam diarahkan ke belakang dan ventilator yang lebih besar, lebih dapat diandalkan dan efektif.

Awal 1940 sebuah program modernisasi dimulai. Ini termasuk selain pemasangan episkop, ekor, dan beberapa set radio, pengenalan bertahap senjata SA38 L / 35 37 mm yang lebih lama dengan kapasitas anti-tank yang jauh lebih baik (penetrasi 30 mm pada 1000 m); sekitar 350 kendaraan (kembali) dibangun dengan senjata yang lebih baik, di antaranya sekitar lima puluh "H 35". 

Meriam tipe baru tersebut menjadi fitur standar di jalur produksi pada bulan April. Sebelum perubahan itu, meriam-meriam yang baru yang tersedia mulai Januari 1940 secara bertahap dipasang ke tank-tank komandan pleton, kompi dan batalion; sekitar setengah dari kendaraan komandan di unit Hotchkiss dimodifikasi. Modifikasi baru dimaksudkan agar sesuai dengan senjata utama (meriam) yang memliki laras yang lebih panjang untuk semua tank selama paruh kedua 1940. Setelah perang itu untuk sementara waktu dengan keliru menganggap bahwa "H 38" adalah nama resmi tank dengan mesin baru, tetapi tanpa yang baru pistol dan "H 39" nama jenis yang memiliki peningkatan besar. 

Kesalahan-kesalahan ini masih umum dalam banyak literatur sekunder. "H 38" sebenarnya identik dengan "H 39" dan itu hanya benar untuk merujuk yang terakhir dalam pengertian informal. Sejalan dengan pengembangan R 40 untuk sementara waktu dianggap membuat "H 40" dengan mengadopsi suspensi AMX ditingkatkan dari kendaraan lain; pada akhirnya opsi ini ditolak.

Catatan Operasional

Tiga tank Hotchkiss versi "H 39" telah diekspor ke Polandia pada bulan Juli 1939 untuk diuji oleh Biro Studi Teknis Polandia dari Armored Weapons (pl. Biuro Badań Technicznych Broni Pancernych). Selama Invasi Polandia pada tahun 1939, tank-tank Hotchkiss bersama dengan tiga tank Renault R 35 dimasukkan ke dalam unit "setengah kompi" ad hoc dari letnan J. Jakubowicz yang dibentuk pada 14 September 1939 di Kiwerce, Polandia. Unit ini bergabung dengan satuan tugas "Dubno" dan kehilangan semua tanknya selama kampanye dan pertempuran dengan tentara Jerman dan Soviet dan pemberontak Ukraina

Pada April 1940, CACC 342 dikirim ke Norwegia setelah invasi Jerman ke negara itu, yang pertama kali dimaksudkan untuk membentuk bagian dari pasukan ekspedisi untuk membantu Finlandia dalam Perang Musim Dingin. Perusahaan otonom ini, dilengkapi dengan lima belas "H 39", semua dengan meriam laras pendek, bertempur di Narvik, setelah mendarat pada 7 Mei. Setelah pembebasan sementara kota itu, dua belas kendaraan yang tersisa ditarik ke Inggris pada 8 Juni, di mana mereka bergabung dengan pasukan pembebasan perancis, membentuk 1e Compagnie de Chars de Combat de la France Libre. Pada tahun 1940 dan 1941 CCC 1e ini berperang melawan pasukan Vichy di Gabon dan kemudian di Suriah.

Ketika Perang Dunia II dimulai, 640 tank Hotchkiss telah dikirimkan sesuai dengan daftar penerimaan. Persediaan sedikit menyimpang: dari 300 "H 35" yang dialokasikan untuk Kavaleri, 232 diturunkan oleh sepuluh skuadron kavaleri, 44 di depot, delapan di perombakan pabrik dan enam belas di Afrika Utara. Dari ratusan unit yang digunakan oleh Infanteri, sembilan puluh dikerahkan oleh dua batalion tank yang dilengkapi dengan jenis itu, enam di cadangan matériel dan dua digunakan untuk pelatihan mengemudi. 

Dari "H 39", enam belas digunakan oleh Kavaleri di Afrika Utara dan enam di depot; 180 diterjunkan oleh empat batalion tank Infanteri dan empat belas berada di cadangan matriri Infanteri. Diputuskan untuk memusatkan sebagian besar kapasitas produksi Sekutu untuk tank ringan ke dalam pembuatan tipe tunggal, dan tank Hotchkiss dipilih karena memiliki mobilitas yang diperlukan untuk digunakan dalam banyak divisi lapis baja yang direncanakan Entente untuk meningkatkan untuk menentukan yang diharapkan. serangan musim panas tahun 1941. 

Untuk tujuan ini industri berat Inggris dan Portugis harus membantu dalam memproduksi bagian baja tuang. Diharapkan untuk meningkatkan produksi menjadi 300 sebulan pada Oktober 1940, dan bahkan 500 sebulan dari Maret 1941, bagian dari 75 unit yang akan disediakan oleh Inggris dengan imbalan pengiriman bulanan sembilan Char B1's. Ini dapat dibandingkan dengan rencana produksi R 40: 120 per bulan, yang mencerminkan sedikit pentingnya yang sekarang melekat pada dukungan infantri.

Rencana ini terganggu oleh Pertempuran Prancis. Pada bulan Mei 1940 tipe yang dilengkapi dalam unit Kavaleri dua resimen tank (masing-masing memiliki kekuatan 47 unit) di masing-masing dari tiga Divisi Mekanis ringan dan berfungsi sebagai AMR di Divisi Infanteri Mekanik ke-9 dan ke-25 (masing-masing enam belas kendaraan), DLM ke-3 (22 "H35) "s dan 47" H 39 "s) dan di lima Divisi Kavaleri Ringan (masing-masing enam belas kendaraan). 

Dalam Infanteri itu melengkapi dua batalion otonom yang disebutkan di atas dan dua batalyon 45 di masing-masing dari tiga Divisi Cuirassées, yang terakhir dengan varian "H 39". Sebagian besar tank Hotchkiss terkonsentrasi di unit bermotor yang lebih besar, di divisi lapis baja yang melengkapi inti dari tank yang lebih berat, meskipun mereka tidak cocok: pertempuran "H 35" yang lebih lambat terjadi bersamaan dengan SOMUA S35 yang lebih cepat, sedangkan "H 39" yang lebih cepat bergabung B1 Char yang lebih lambat. 

Sebagian besar kendaraan ini masih menggunakan meriam dengan laras pendek. Beberapa unit ad hoc dan dibentuk kembali dengan tipe setelah invasi. Ini termasuk 4e DCR (empat puluh kendaraan) dan 7e DLM (47). Sebagian besar dari unit-unit ini dilengkapi dengan kendaraan baru yang dibuat dengan meriam laras panjang. Pada bulan Mei pengiriman mencapai puncaknya pada 122; gambar tank Hotchkiss dengan nomor seri 41200 menunjukkan bahwa pada bulan Juni setidaknya 121 unit diproduksi untuk total setidaknya 1.200 kendaraan, tidak termasuk purwarupa.

Sekitar 550 unit berhasil dirampas Jerman dan digunakan oleh Jerman sebagai Panzerkampfwagen 35H 734 (f) atau Panzerkampfwagen 38H 735 (f); sebagian besar untuk tugas pendudukan, tetapi Panzerabteilung 211e independen dikerahkan di Finlandia selama Operasi Barbarossa. 

Seperti Prancis sendiri, Jerman tidak membuat perbedaan yang jelas antara "H 38" dan "H 39". Beberapa kendaraan dimodifikasi menjadi pembawa amunisi atau traktor artileri (Artillerieschlepper 38H (f)) atau peluncur roket (Panzerkampfwagen 35H (f) mit Wurfrahmen 28/32 cm). Pada tahun 1942, 24 unit dikonversi menjadi Marder I Panzerjäger atau penghancur tank, 7,5 cm PaK40 (Sf) auf Geschützwagen 39H (f) dan 48 menjadi artileri mekanik, 10,5 cm leFH18 (Sf) auf Geschützwagen 39H (f) , semua akan digunakan oleh unit di Perancis. Sebuah kendaraan pengamatan artileri khusus telah dibuat: Panzerbeobachtungswagen 38H (f). Pada Juni 1943, 361 tank Hotchkiss masih terdaftar dalam inventaris Angkatan Darat Jerman sebagai tank gun 37 mm; jumlah ini menurun menjadi enam puluh pada Desember 1944.

Pada tahun 1943, pihak Jerman (walaupun diwarnai dengan protes), mengirim sembilan belas "H 39" ke Bulgaria untuk tujuan pelatihan, ketika terbukti tidak mungkin menemukan 25 Panzerkampfwagen Is yang tidak dimodifikasi, jenis yang benar-benar diinginkan oleh orang Bulgaria. Setelah perang, kendaraan ini digunakan oleh unit polisi. Jerman pada tahun 1944 mengirim lima belas unit ke Hongaria dan sejumlah kecil ke Kroasia.

Di Afrika Utara, 27 kendaraan (tiga belas H 35 dan empat belas "H 39") secara resmi bertugas di 1e Régiment de Chasseurs d'Afrique dan diizinkan untuk tetap di sana oleh kondisi gencatan senjata; lima lainnya disembunyikan di Maroko. Mereka bertempur melawan Sekutu selama fase awal Operation Torch dekat Casablanca pada bulan November 1942, menghancurkan empat M3 Stuarts. Di akhir perang, resimen ini kemudian bergabung dengan pasukan sekutu dan dioperasikan bersama dengan M4 Shermans pada musim panas 1943.

Setelah perang beberapa tank Hotchkiss digunakan oleh pasukan keamanan Prancis di koloni dan pasukan pendudukan di Jerman. Sepuluh "H 39" secara rahasia dijual ke Israel dan dikirim dari Marseilles ke Haifa pada tahun 1948. Setidaknya satu tetap beroperasi dengan IDF sampai 1952.

Kendaraan yang selamat

Delapan Hotchkiss H35 telah selamat, semua dari 39 subtipe modifikasi dan dimodifikasi oleh Jerman. Satu tank Hotchkiss dipajang di alun-alun kota di Narvik sebagai peringatan Pertempuran Narvik pada tahun 1940. Kendaraan kedua di Norwegia adalah bagian dari koleksi Pansarparken di Rena Leir. 

Di Inggris, koleksi pribadi Kevin Wheatcroft telah membeli contoh dari Museum Norwegia Arquebus Krigshistoriske di Rogaland. Di Prancis sendiri Musée des Blindés di Saumur memiliki kendaraan dalam kondisi berjalan; di dasar 501 / 503e RCC di Mourmelon-le-Grand a Hotchkiss berfungsi sebagai monumen yang dipulihkan dengan menara Renault R35, yang dilengkapi dengan senjata dummy. 

Museum Nasional Sejarah Militer Bulgaria menampilkan salah satu kendaraan yang digunakan oleh pasukan polisi Bulgaria. Di Latrun di Israel, Yad la-Shiryon Museum menunjukkan salah satu tank yang digunakan oleh IDF. Di Rusia, museum tank Kubinka memiliki tank Hotchkiss dalam kondisi berjalan, ditangkap dari 211. Panzerabteilung pada musim panas 1944.

Spesifikasi Tank Tempur Ringan / Light Tank Hotchkiss H-35


Asal Negara: Perancis
Operasional aktif: 1936
Kru: 2 Orang
Bobot: 10.600 kg/10,6 ton

Dimensi  

Panjang: 4.22 m  
Tinggi: (over turret hutch) 2,62 m 
Lebar: 1,96 m

Persenjataan  

Senjata utama: 
Meriam kaliber 37mm rifle gun
Senjata sekunder: 
1 x 7.5mm machine gun 

Armor: Maksimum 40mm

Mesin:  hotchkiss 1935 6-cylinder 55,91 kW/75 hp 

Performa  

Kecepatan maksimum: 27 km/jam 
Jarak maksimum: 150 km

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Ringan / Light Tank Hotchkiss H-35, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com
Wikipedia

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson & Jhonson, #CanSino, #Omicron