Rabu, 03 Maret 2021

"Siluman" Dari Cina, Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman / Stealthy Air Superiority Fighter - Chengdu J-20


Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 1
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 3 Maret 2021

Asal-Usul Chengdu J-20: Menguak Jejak Pengembangan Jet Siluman Tiongkok


Foto pertama dari pesawat tempur siluman J-20 China muncul pada tahun 2010. Pesawat ini dirancang untuk bersaing dengan pesawat tempur generasi kelima, seperti F-22 Raptor AS dan pesawat tempur generasi keempat yang canggih, seperti Su-57 Rusia (sebelumnya dikenal sebagai PAK-FA). Diperkirakan, pengembangan J-20 itu dibantu oleh perusahaan avionik Rusia, MiG. Setelah runtuhnya Uni Soviet, perusahaan avionik ini menderita pukulan hebat akibat kehilangan pesanan dan juga masa depan yang tidak pasti. 

Secara tampilan eksternal, J-20 sangat mirip dengan pesawat tempur multi peran MiG 1.42 Rusia yang programnya dibatalkan. Pesawat demo MiG 1.42 pertama kali diumumkan ke publik pada tahun 1999. Pesawat ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2001, namun program pengadaan pesawat ini ditangguhkan karena Rusia menghadapi masalah keterbatasan anggaran yang kritis. 

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 3
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Merupakan hal yang diluar “kebiasaan”, dimana foto pesawat tempur siluman ini keluar bahkan sebelum penerbangan pertama, mengingat semua program militer Cina selalu dijaga kerahasiaannya dengan ketat. Namun selama dekade terakhir, Cina telah mengambil pendekatan yang lebih transparan dan “bersahabat” (terhadap calon pembeli tentunya) terhadap program militernya. 

Meski begitu, hanya ada sedikit informasi resmi tentang pesawat ini. Ketika foto pertama muncul, beberapa sumber berkesimpulan, bahwa pesawat ini adalah tipe pesawat penyergap jarak jauh untuk elevasi tinggi. Sumber lain memiliki kesimpulan yang berbeda, yaitu pesawat ini mungkin pesawat interdictor jarak jauh atau pembom taktis. 

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 5
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Superioritas Udara Chengdu J-20: Penantang Sepadan F-22 Raptor dan Su-57


Sumber resmi dari Cina sendiri mengatakan, bahwa pesawat J-20 sebenarnya adalah pesawat tempur superioritas udara jarak menengah dan jarak jauh, seperti F-22 milik AS, yang mungkin juga memiliki kemampuan serangan darat sekunder. Sebenarnya J-20 baru adalah pesawat tempur generasi keempat yang canggih, bukan pesawat tempur generasi kelima yang definitif. Meskipun demikian, pesawat ini diduga memiliki kemampuan mengalahkan jet tempur generasi keempat yang lebih tua, seperti F-16 milik Amerika Serikat atau Su-27 Rusia (masih berupa dugaan).


Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 7
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2011. Pada tahun 2015 sedikitnya 5 unit purwarupa telah dibuat. Produksi awal tingkat rendah dimulai pada tahun 2015. Pesawat baru Cina ini pertama kali diumumkan kepada khalayak pada tahun 2016. Pesawat tempur siluman J-20 operasional pertama dikirim ke angkatan udara Cina pada tahun 2016. Pesawat tempur J-20 secara resmi dioperasikan oleh angkatan udara Cina Pada tahun 2017. Beberapa sumber melaporkan, Cina memiliki rencana untuk memproduksi 570 unit pesawat tersebut untuk memperkuat Angkatan Udara RRC.

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 9
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Bedah Teknologi Chengdu J-20: Konfigurasi Canard Delta dan Ruang Senjata Internal


J-20 baru memiliki konfigurasi canard delta, material badan pesawat terbuat dari material komposit dengan profil penampang radar rendah, dan ekor kembar berdimensi besar dengan konfigurasi miring (mirip dengan konfigurasi pada pesawat F-22). Pesawat tempur China ini memiliki dua ruang senjata internal yang besar untuk rudal udara ke udara jarak jauh dan dua hardpoint kecil untuk rudal udara ke udara jarak pendek. Rudal disimpan di ruang senjata internal untuk mengurangi efek pantulan radar. Pesawat ini juga memiliki tangki bahan bakar besar untuk misi jarak jauh. Ini membawa lebih banyak bahan bakar dan senjata kalua dibandingkan dengan pesawat F-22 Raptor Amerika. Selain itu pesawat ini mampu beroperasi dengan kecepatan tinggi.

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 11
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 2016, masih belum diketahui mesin apa yang digunakan pesawat siluman baru ini sekarang. Beberapa sumber melaporkan, bahwa mesinnya kemungkinan berasal dari Rusia. Ini mungkin mesin turbofan AL-31, yang awalnya dikembangkan untuk pesawat tempur superioritas udara Su-27 Uni Soviet. Rencananya J-20 akan dilengkapi dengan mesin WS-15 yang merupakan mesin asli buatan Cina, namun mesin ini ternyata masih belum dapat dinyatakan siap secara operasional. Perlu dicatat, satu teknologi di mana Cina ternyata masih belum terlalu menguasai adalah mesin jet modern. Ada spekulasi bahwa Cina mungkin masih 10 tahun lagi untuk memproduksi mesin asli untuk pesawat siluman mereka.

J-20 bukan satu-satunya program pesawat tempur, yang dijalankan di industri penerbangan China. Pada tahun 2012 China mengungkapkan pesawat siluman lainnya, yaitu J-31. Pesawat ini ni lebih kecil dari J-20 dan ukurannya hampir sama dengan pesawat tempur multi-peran siluman F-35 Amerika Serikat. Saat ini pemerintah China memberikan perhatian yang sangat besar dan mencurahkan sumber daya pada level yang tinggi untuk produksi jet tempur canggih, yang bisa setara dengan jet tempur AS dan Rusia yang paling modern.

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 13
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Lengkap Chengdu J-20: Dimensi, Performa, dan Persenjataan


Informasi Umum

  • Kru: satu (pilot)
  • Panjang: 20,4 m (66,8 kaki)
  • Rentang Sayap: 13,5 m (44,2 kaki)
  • Area sayap: 78 m 2 (840 kaki persegi)
  • Berat kosong: 19.391 kg (42.750 lb)
  • Berat kotor: 32.092 kg (70.750 lb)
  • Berat lepas landas maks: 37.013 kg (81.600 lb)
  • Kapasitas bahan bakar: internal 11.340 kg (25.000 lb)
  • Mesin: 2 × Saturn AL-31 FM2 turbofan afterburning, 145 kN (33.000 lbf) dengan afterburner

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 15
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Performa

  • Kecepatan maksimum: Mach> 2.0
  • Jarak jelajah maksimum: 6.000 km (3.700 mil, 3.200 nmi)
  • Radius tempur: 2.000 km (1.200 mi, 1.100 nmi)
  • Elevasi maksimum: 20.000 m (66.000 kaki)
  • batas g: + 9 / -3
  • Kecepatan menanjak: 304 [130]  m / s (59.800 kaki / menit)
  • Beban sayap: 340 kg / m 2 (69 lb / sq ft)
  • Rasio Daya dorong / berat : 0,92 (1,12 dengan berat beban dan bahan bakar 50%) dengan mesin AL-31FM2 (masih berupa perkiraan)

Persenjataan

  • Ruang senjata internal
  • Rudal PL-10 Jarak Pendek AAM
  • Rudal PL-12 Jarak Menengah AAM
  • Rudal PL-15 BVR AAM jarak jauh
  • Rudal PL-21 Jarak Jauh AAM
  • Bom berpemandu presisi LS-6

Pesawat Tempur Superioritas Udara Siluman (Stealthy Air Superiority Fighter) - Chengdu J-20 17
Pesawat Tempur Siluman 
Stealth Fighter Chengdu J-20
militerbanget.blogspot.com

Hardpoint eksternal

  • Pylon bawah sayap 4 × yang mampu membawa tangki drop.

Avionik

  • Jenis 1475 (KLJ-5) array yang dipindai secara elektronik aktif
  • Sistem penargetan elektro-optik (EOTS) EOTS-86
  • Pencarian dan pelacakan inframerah EORD-31
  • Sistem apertur terdistribusi

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Selasa, 02 Maret 2021

Helikopter Serbaguna Ringan / Light Utility Helicopter - Ka-226


Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 1
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 2 Maret 2021

Kamov Ka-226 adalah helikopter serbaguna ringan dengan konfigurasi rotor koaksial khas pabrikan Kamov. Helikopter ini adalah versi generasi baru dari helikopter Ka-26 yang sukses sebelumnya (kode identifikasi NATO “Hoodlum”). Helikopter ini dikembangkan untuk menyasar pasar militer dan juga sipil. Ka-226 melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1997. Helikopter ini kemudian diadopsi oleh Angkatan Udara Rusia pada tahun 2002. 

Sejumlah kecil helikopter ini juga dipesan oleh dinas keamanan Rusia (FSB) dan Kementerian Dalam Negeri. Angkatan bersenjata India juga memesan helicopter ini sebanyak 64 unit, dengan sedikit sedikit modifikasi dan penambahan fitur. Kementerian Situasi Darurat Ukraina memesan satu unit helikopter Ka-226. Beberapa helikopter ini juga telah dipesan oleh organisasi komersial di seluruh dunia.

Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 3
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Modul Serbaguna Kamov Ka-226: Dari Evakuasi Medis, SAR, hingga Crane Terbang


Fitur yang tergolong unik dari helikopter Ka-226 adalah bahwa helikopter ini memiliki modul yang dapat dipertukarkan, yang diletakkan pada kokpit berbentuk gelembung, bukan pada kabin konvensional. Berbagai modul telah dikembangkan, terutama modul untuk peran pencarian dan penyelamatan (SAR), evakuasi medis, bantuan bencana, patroli, polisi, pemadaman kebakaran, pembersihan tanaman, dan sebagainya. Helikopter dapat terbang dengan atau tanpa modul terpasang. konfigurasi yang sama juga terdapat pada helikopter Kamov Ka-26.

Helikopter Kamov Ka-226 dioperasikan oleh satu atau dua orang awak. Dengan modul penumpang terpasang, helikopter ini dapat mengangkut 6 sampai dengan 9 penumpang, tergantung pada modulnya. Helikopter ini memiliki kapasitas muatan internal seberat 1.400 kg. Atau dapat membawa beban hingga 1.500 kg pada sling eksternal. Jadi dengan modul dilepas, Ka-226 bahkan dapat digunakan sebagai crane terbang.

Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 5
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Keunikan Rotor Koaksial Kamov Ka-226: Helikopter Serbaguna Tanpa Rotor Ekor


Helikopter ringan ini memiliki rotor utama coaxial contra-rotating (rotor yang berputar secara berlawanan). Desain seperti ini memang khas bagi kebanyakan helikopter produksi dari Kamov. Konfigurasi ini menghilangkan kebutuhan akan rotor ekor, sehingga mengurangi ukuran keseluruhan helikopter.


Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 7
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Dan design seperti juga memiliki kelebihan, karena mampu mengurangi getaran secara signifikan. Ka-226 memiliki sistem rotor dan transmisi baru. Rotor-nya terbuat dari material komposit yang lebih ringan dan lebih kuat ketimbang material konvensional. Versi aslinya menggunakan dapur pacu mesin turboshaft Rolls-Royce 250C (Allison 250-C20R / 2) yang sudah teruji, masing-masing menghasilkan daya sebesar 450 shp.

Ketinggian rotor yang rendah mengharuskan penumpang untuk mendekati helikopter dari belakang, pada saat rotor berputar.

Dimensi kompak helikopter ini menjadi nilai lebih tersendiri, terutama pada saat helikopter ini harus beroperasi di daerah perkotaan. Beberapa sumber melaporkan bahwa helikopter ini bahkan dapat mendarat di bak truk besar.

Versi militer dari helikopter ini tidak dikonfigurasikan untuk membawa persenjataan tetap.

Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 9
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Performa Tangguh Varian Ka-226T: Solusi Handal untuk Medan Pegunungan Ekstrem


Versi Ka-226T dikembangkan secara khusus untuk memenuhi opsi persyaratan yang diajukan India, karena Ka-226 versi awal ternyata performanya kurang maksimal di medan pegunungan dan lingkungan yang panas. Untuk Ka-226T ini, dapur pacunya diganti dengan mesin 2G1 French Turbomeca Arrius 2G1 yang jauh lebih bertenaga, masing-masing mesin tersebut mampu menghasilkan daya sebesar 670 shp. 

Karena mesin yang lebih bertenaga, Ka-226T memiliki performa dan kinerja yang handal dan mampu beroperasi di dataran tinggi, medan pegunungan, dan lingkungan yang panas. Elevasi operasional maksimum helikopter ini sekitar 7 km. Kamov Ka-226T juga mendapat avionik baru, sistem kontrol otomatis, sistem navigasi dan radar. Versi ini disertifikasi pada tahun 2015. 

Pada tahun yang sama, India juga memesan 64 unit helikopter serbaguna kecil ini untuk digunakan oleh angkatan bersenjatanya. India kemungkinan akan mengajukan persyaratan tambahan untuk 197 unit helikopter ini.

Varian sipil khusus dari helikopter ini juga tersedia.

Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 11
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Lengkap Helikopter Ringan Kamov Ka-226 Rusia


Informasi umum

  • Asal negara: Rusia
  • Operasional aktif: 2002
  • Awak: 1 - 2 personel

Helikopter Serbaguna Ringan (Light Utility Helicopter) Kamov - Ka-226 13
Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com

Dimensi dan berat

  • Panjang: 8.1 m
  • Diameter rotor utama: 13 m
  • Tinggi: 4,15 m
  • Berat (kosong): ~ 2 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): ~ 3,5 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 2 x mesin turboshaft Rolls-Royce 250C
  • Daya mesin: 2 x 450 shp
  • Kecepatan maksimum: 205 km/jam
  • Kecepatan jelajah ekonomis: 195 km/jam
  • Elevasi operasional: 6.2 km
  • Elevasi hovering maksimum: 2.5 km
  • Jarak jelajah maksimum: 600 km
  • Jarak jelajah feri: 
  • Daya tahan terbang: 4.5 jam

Kapasitas angkut

  • Penumpang: 6 - 9 penumpang
  • Kapasitas muatan (internal): 1.4 ton
  • Kapasitas muatan (beban eksternal): 1,5 ton

Persenjataan

  • Senjata mesin -
  • Rudal: -
  • Lain: -

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Senin, 01 Maret 2021

Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Fighter - F-15 Eagle



Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 1 Maret 2021

Warisan Si Sangar: Mengapa F-15 Eagle Masih Menguasai Langit?


Pesawat multiperan F-15 Eagle semula dirancang untuk menggantikan posisi dari “sang legenda” pesawat F-4 Phantom. Pesawat ini sangat lincah dan memiliki kemampuan tempur segala cuaca, sengaja diproduksi untuk keunggulan udara yang diemban oleh USAF. Eagle boleh dikatakan sebagai salah satu dari sederetan pesawat multi peran terbaik saat ini.



F-15A terbang perdana pada Juli 1972 dan uji terbang F-15B versi latih dilaksanakan pada Juli 1973. Eagle pertama untuk USAF (F-15B) diserahkan pada November 1974, sedangkan F-15 pertama untuk skuadron garis depan dikirim pada Januari 1976 dan sejumlah skuadron telah siap tempur pada akhir tahun yang sama.

Sebagai pesawat tempur, Eagle dapat meraih keunggulan udara dengan memadukan tingkat manuver yang tinggi dan akselerasi yang responsive serta mumpuni, jarak terbang, senjata, dan avionik. Sebagai pesawat serang, Eagle dapat menembus pertahanan udara musuh sekaligus dapat menghindari bahkan mampu mengeliminir ancaman dari pesawat tempur milik musuh. 


Rahasia Kelincahan F-15 Eagle: Perpaduan Mesin Monster dan Desain Sayap Presisi


Kehebatan manuver dan akselerasi F-15 dapat diwujudkan dengan sinergi yang cantik antara high engine thrust to weight ratio dan low wing-loading. Low wing-loading (rasio berat pesawat terhadap luasan sayap) menjadi faktor penting dalam manuver dan dikombinasi dengan high thrust to weight ratio, pesawat dapat melakukan manuver belokan yang tajam tanpa kehilangan kecepatan dalam prosesnya.

F-15E Strike Eagle yang terbang pertama kali pada Juli 1980 adalah versi berkursi ganda, pesawat tempur segala cuaca, mampu melaksanakan misi udara ke udara dan serang darat. Kokpit belakang disediakan untuk Weapon Systems Operator (WSO) dan dipasang banyak avionik udara ke darat terbaru. Pada empat layar di kokpit, WSO dapat menampilkan informasi dari radar, sistem perang elektronik, sensor inframerah, memonitor kondisi pesawat, status senjata, dan berbagai bentuk ancaman, dapat memilih target serta menggunakan "peta berjalan" untuk bernavigasi. Dua stick kendali digunakan untuk memilih tampilan baru dan memperbaharui informasi target pada layar. Layar dapat berganti dari satu layar ke layar lain, dipilih lewat menu pada layar pilihan.


Transformasi F-15E Strike Eagle: Dari Pemburu Udara Menjadi Pembom Serba Bisa


Eagle varian awal dirancang murni sebagai pesawat tempur, sedangkan varian F-15 E dirancang sebagai pesawat pembom tempur. F-15E dapat terbang dengan jarak jelajah yang jauh, mengeliminasi target lawan di darat, dan dapat melakukan pertempuran apabila kondisi memang mengharuskan.

Versi E dapat melaksanakan serangan udara ke udara dan udara ke darat termasuk penyerangan strategis di segala kondisi cuaca baik siang maupun malam. Dapur pacu pesawat ini berteknologi digital canggih untuk meningkatkan performanya dan akselerasi dari maximum afterburner dapat dilakukan dalam empat detik saja. Walaupun tugas primernya sebagai pesawat pembom, F-15E dapat juga mengusung peran untuk pertahanan udara dan misi pengawalan.


F-15E didapuk menjadi alutsista terbaik milik USAF Tactical Air Command saat itu, dan 405th Tactical Training Wing mulai menerima pesawat ini pada April 1988. Strike Eagle menjadi salah satu pesawat tempur buatan Amerika Serikat yang pertama kali beraksi saat pecah Perang Teluk, menjadi ujung tombak untuk menyerang pasukan darat Irak pada 16 Januari 1991.

F-15E dapat membawa muatan eksternal seberat 11 ton meliputi tangki bahan bakar cadangan, peluru kendali, dan bom. Menjadi pesawat tempur taktis tercanggih di dunia (pada saat itu tentunya), F-15E merupakan versi kelima dari F-15 yang muncul sejak 1972.

Lebih dari 1.500 F-15 unit telah dibuat di Amerika Serikat dan pembelinya meliputi Israel, Jepang, dan Arab Saudi. F-151 Thunder adalah versi serang yang didesain khusus untuk Israel, diproduksi di Amerika Serikat sebanyak 25 unit dan salah satunya tiba di Israel pada Januari 1998.


Rekam Jejak di Medan Tempur: Dari Perang Teluk Hingga Jet Tempur Andalan Dunia


F-15E Strike Eagle telah dikerahkan pada Operasi Desert Storm, Operasi Allied Force, Operasi Enduring Freedom, dan Operasi Odyssey Dawn. Pesawat ini melakukan serangan yang mematikan terhadap target bernilai tinggi, patroli tempur udara, dan memberikan dukungan udara dekat untuk pasukan koalisi. Hal ini juga terlihat tindakan dalam berbagai konflik di kemudian hari dan telah diekspor ke beberapa negara. 

Boeing F-15E Strike Eagle diproduksi dari tahun 1985 dan terbang perdana pada tanggal 11 Desember 1986. F-15E Strike Eagle diperkenalkan ke AU Amerika Serikat (USAF) pada April 1988. F-15E juga dimiliki oleh AU Arab Saudi, Israel, Korea Selatan, dan juga Singapura. F-15E Arab Saudi adalah F-15SA, Israel adalah F-15I, Korea Selatan adalah F-15K, dan Singapura adalah F-15SG.


Spesifikasi Lengkap dan Persenjataan F-15C & F-15E Strike Eagle


Ciri-ciri umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 63,8 ft
  • Rentang sayap: 42,8 ft
  • Tinggi: 18,5 ft
  • Luas sayap: 608 ft²
  • Airfoil: NACA 64A006.6 root, NACA 64A203 tip
  • Berat kosong: 28.000 lb
  • Berat isi: 44.500 lb
  • Berat maksimum saat lepas landas: 68.000 lb
  • Mesin: 2 × Pratt & Whitney F100-100,-220, atau -229 turbofan

Daya dorong 

  • Tanpa afterburner: 17.450 lbf (77,62 kN) masing-masing

Dengan afterburner: 

  • 25.000 lbf (111,2 kN ) masing-masing untuk varian mesin F220 
  • 29.000 lbf (129,0 kN ) masing-masing untuk varian mesin F229

Kinerja


Laju maksimum:

  • Elevasi rendah: Mach 1,2 (1.450 km/jam)
  • Elevasi tinggi: Mach 2,5 (3.018 km/jam)
  • Jarak jelajah feri: 3.000 nm (5.600 km) dengan bahan bakar eksternal
  • Elevasi operasional maksimum: 65.000 ft 
  • Kecepatan menanjak: >50.000 ft/min
  • Beban sayap: 73,1 lb/ft²
  • Rasio daya dorong/berat: 1,12 (F220), 1,30 (F229)

Persenjataan

  • Senjata api: 1× meriam M61A1 kaliber 20mm, 940 butir peluru
  • Hardpoint: 4 di bawah sayap, 4 di bawah badan, 2 stasiun sayap, stasiun tengah dengan kapasitas 7.300 kg

Rudal:

  • AIM-7F Sparrow
  • AIM-120 AMRAAM
  • AIM-9 Sidewinder

Avionik


Radar:

  • Raytheon AN/APG-63 atau AN/APG-70 atau
  • Raytheon AN/APG-63(V)2 Active Electronically Scanned Array (AESA)

Sistem pengecoh:

  • AN/APX-76 IFF interrogator
  • AN/ALQ-128 radar warning suite
  • AN/ALR-56 radar warning receiver
  • ALQ-135 internal countermeasures system
  • AN/ALE-45 chaff/flare dispensers

Spesifikasi Pesawat Tempur Multiperan F-15E


Karakteristik umum

  • Kru: 2 (pilot dan perwira sistem senjata)
  • Panjang: 63 kaki 9,6 inci (19,446 m)
  • Rentang Sayap: 42 kaki 9,6 inci (13,045 m)
  • Tinggi: 18 kaki 6 inci (5,64 m)
  • Area sayap: 608 kaki persegi (56,5 m 2 )
  • Airfoil : root: NACA 64A006.6 ; tip: NACA 64A203
  • Berat kosong: 31.700 lb (14.379 kg)
  • Berat lepas landas maks: 81.000 lb (36.741 kg)
  • Mesin: 2 × Pratt & Whitney F100-PW-220 (atau −229) afterburning turbofan, 14.590 lbf (64.9 kN) dorong masing-masing tanpa afterburner, 23.770 lbf (105.7 kN) dengan afterburner

Performa

  • Kecepatan maksimum: 1.434 kn (1.650 mph, 2.656 km/h) / Mach 2.5 + di elevasi tinggi & 782 kn (900 mph; 1.448 km/h) / M 1.2 pada elevasi rendah
  • Jarak tempur: 687 nmi (791 mi, 1.272 km)
  • Jarak jelajah feri: 2.100 nmi (2.400 mil, 3.900 km) dengan tangki bahan bakar konformal dan tiga tangki bahan bakar eksternal
  • Elevasi operasional maksimum: 60.000 kaki (18.000 m)
  • batas g: + 9
  • Kecepatan menanjak: 50.000 kaki/menit (250 m/s) +
  • Rasio daya dorong/berat : 0,93

Persenjataan

  • Senjata: 1 × 20 mm (0,787 in) M61A1 Vulcan 6 laras Gatling meriam , 500 peluru kedua M-56 atau PGU-28 amunisi
  • Hardpoint: 2 tiang sayap, tiang badan pesawat, rak bom pada CFT dengan kapasitas 23.000 lb (10.400 kg) bahan bakar dan persenjataan eksternal,

Rudal


Rudal udara-ke-udara:

  • 4 × AIM-7 Sparrow
  • 4 × AIM-9 Sidewinder
  • 8 × AIM-120 AMRAAM

Rudal udara-ke-permukaan:

  • 6 × RUPS-65 Maverick
  • 2 × AGM-84 Harpoon
  • 2 × RUPST-84H / K SLAM-ER
  • RUPST-130
  • RUPST-154 JSOW
  • RUPST-158 JASSM


Bom

  • Mk 82 bomb
  • Mk 84 bomb
  • GBU-15
  • GBU-10 Paveway II
  • GBU-12 Paveway II
  • GBU-24 Paveway III
  • GBU-27 Paveway III
  • GBU-28 (Penghancur bunker)
  • GBU-31 atau GBU-38 {8 GBU-31s atau 16 GBU-38s} (JDAM)
  • GBU-54 Laser JDAM (LJDAM)
  • GBU-39 Small Diameter Bomb (SDB)
  • Bom nuklir B61 atau B83
  • CBU-87 atau CBU-103 (CEM)
  • CBU-89 atau CBU-104 (GATOR)
  • CBU-97 atau CBU-105 (SFW)
  • CBU-107 Passive Attack Weapon
  • BLU-107 Durandal

Perlengkapan lain

  • Tangki lepas eksternal hingga 3 × 600 galon AS (2.300  L ) untuk penerbangan feri atau jarak tempuh yang diperpanjang / waktu terbang lebih lama
  • 1x 1.800 liter (480  US gal ) Tangki drop super.

Avionik


Radar

  • Raytheon AN / APG-70 atau AN / APG-82
  • Pod Radar AN / ASQ-236

Pod penargetan:

  • Pod penargetan LANTIRN atau Lockheed Martin Sniper XR atau LITENING

Sistem pengecoh:

  • Sistem Elektronik Northrop Grumman AN / ALQ-131 pod pengecoh elektronik
  • Hazeltine AN / APX-76 atau Raytheon AN / APX-119 Identify Friend / Foe (IFF) interogator
  • Magnavox AN / ALQ-128 Electronic Warfare Warning Set (EWWS) - bagian dari Tactical Electronic Warfare Systems (TEWS)
  • Loral AN / ALR-56 Radar warning receiver (RWR) - bagian dari TEWS
  • Northrop Grumman Electronic Systems ALQ-135 Internal Countermeasures System (ICS) - bagian dari TEWS
  • Marconi AN / ALE-45 Sistem dispenser chaff / Flare - bagian dari TEWS

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
   Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Minggu, 28 Februari 2021

Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara / Airborne Combat Vehicle - BMD-3


Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) - BMD-3 1
Kendaraan Tempur Lintas Udara
Airborne Combat Vehicle - BMD-3
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 28 Februari 2021

Lahir dari Pengalaman Tempur Afghanistan


Berdasarkan pengalaman pada saat mengoperasikan BMD-2 pada pertempuran di Afghanistan, terungkap fakta bahwa kendaraan tempur dengan turret berawak dua orang akan lebih efisien dan lebih efektif ketimbang turret berawak satu orang. Selain itu, BMD-2 terlalu ringan untuk dipadankan dengan meriam kaliber 30mm. Pada saat meriam ini ditembakkan, seluruh lambung terayun dan bergetar sehingga tingkat akurasinya menurun drastis. 

Untuk memodernisasi BMD-2 secara radikal, tidak mungkin dilakukan karena kemampuan peningkatannya sudah sudah mencapai batas maksimal. Akibatnya, kendaraan tempur lintas udara yang baru, yaitu BMD-3 kemudian dikembangkan dan mulai dioperasikan oleh Angkatan Darat Uni Soviet pada tahun 1990. 

Sayangnya, pengembangan alutsista ini harus terbentur dengan runtuhnya Uni Soviet, berakhirnya Perang Dingin dan keterbatasan anggaran untuk militer Rusia yang semakin mencekik, berefek pada tingkat produksi kendaraan tempur ini. Produksi BMD-3 dihentikan pada tahun 1996 dengan hanya mencatatkan jumlah produksi sebanyak 137 unit. Akhirnya desain yang lebih baru dan lebih maju kemudian diadopsi, seperti BMD-4M.

Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) - BMD-3 3
Kendaraan Tempur Lintas Udara
Airborne Combat Vehicle - BMD-3
militerbanget.blogspot.com

Sistem Persenjataan dan Daya Tembak Meriam 30mm


BMD-3 memiliki lambung yang didesign ulang, yang dirancang khusus untuk mampu menahan hentakan dari tembakan meriam otomatis kaliber 30mm. Kendaraan lapis baja ini memiliki fitur perlindungan lapis baja yang lebih baik dari pendahulunya, yaitu kendaraan tempur lintas udara BMD-1 dan BMD-2. Dan secara dimensi, BMD-3 memiliki dimensi yang lebih besar dari pendahulunya.

Kendaraan lapis baja ini memiliki turret serupa yang digunakan pada kendaraan tempur infanteri BMP-2, dan dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm. Sebuah peluncur rudal anti-tank Konkurs (Kode identifikasi dari NATO adalah “AT-5” atau “Spandrel”) memiliki empat rudal reload dan dapat menyerang tank tempur utama dari jarak yang signifikan.

Persenjataan sekunder terdiri dari senapan mesin kaliber 7,62mm koaksial. Senapan mesin kaliber 5,45mm tambahan dipasang di depan lambung dan ada juga peluncur granat otomatis AG-17 kaliber 40mm. Lebih dari 500 peluru dibawa untuk peluncur granat, 280 di antaranya terdapat pada magasen internal dan siap ditembakkan.

Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) - BMD-3 5
Kendaraan Tempur Lintas Udara
Airborne Combat Vehicle - BMD-3
militerbanget.blogspot.com

Kapasitas Pasukan, Mesin, dan Keunggulan Amfibi


BMD-3 dapat membawa lima personel lengkap, tetapi dalam kondisi darurat, 8 pasukan dapat juga diangkut. Dua di antaranya dilengkapi dengan port atau tingkap atau celah untuk menembak dan blok untuk mengintai.

Kendaraan tempur udara ini didukung oleh mesin diesel 2V-06, yang menghasilkan tenaga 450 hp. Kendaraan tepur ini memiliki suspensi hidropneumatik dengan kontrol ketinggian variabel, yang juga memungkinkan kendaraan balance dan stabil ke segala arah. Suspensi semacam itu juga memungkinkan kendaraan diterjunkan dari platform udara.

Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) - BMD-3 7
Kendaraan Tempur Lintas Udara
Airborne Combat Vehicle - BMD-3
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan ini adalah kendaraan amfibi dan dapat berlayar di perairan layaknya kendaraan amfibi (namun dalam batas-batas tertentu). BMD-3 sangat mumpuni saat berlayar di laut dan dapat tetap menembak target saat melaju di air. Dan ketahanan kendaraan ini juga terbilang cukup hebat. Walaupun kendaraan ini mengalami kebocoran, dan 30 persen bagian dalam kendaraan terisi dengan air, kendaraan akan tetap mengapung dan tidak akan tenggelam. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan pompa internal, yang berfungsi memompa keluar air keluar. Untuk bergerak di air, kendaraan digerakkan oleh dua mesin waterjets. Kecepatan kendaraan ini melaju di air dapat mencapai 10 km/jam.

Kendaraan tempur lintas udara BMD-3 dapat diterjunkan dari pesawat dengan semua kru berada di dalamnya, sehingga dapat mempersingkat waktu konsolidasi di medan perang.

Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) - BMD-3 9
Kendaraan Tempur Lintas Udara
Airborne Combat Vehicle - BMD-3
militerbanget.blogspot.com

Varian Pengembangan BMD-3


BMD-3K adalah varian komando. Varian ini secara resmi diadopsi pada tahun 1996, tetapi karena masalah pendanaan varian ini tidak pernah mencapai tahap produksi.

Tank Ringan  2S25 Sprut-SD. Varian ini memiliki lambung yang membentang dan dilengkapi dengan meriam kaliber 125mm. Perlindungan lapis baja varian ini agak terbatas. Tank ringan ini resmi diadopsi pada tahun 2005.


Kendaraan pengintai nuklir, biologi dan kimia RKhM-5. Kendaraan pertama diproduksi dan dikirim ke unit udara Rusia pada tahun 2009.

Kendaraan tempur lintas udara BMD-4. Ini adalah pengembangan lebih lanjut dari BMD-3, dilengkapi dengan persenjataan yang jauh lebih mematikan.

Pendukung Pasukan Lintas Udara – Kendaraan Tempur Lintas Udara (Airborne Combat Vehicle) - BMD-3 11
Kendaraan Tempur Lintas Udara
Airborne Combat Vehicle - BMD-3
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis Kendaraan Tempur Lintas Udara / Airborne Combat Vehicle - BMD-3


Umum

  • Asal negara: Uni Soviet
  • Operasional aktif: 1990
  • Awak: 2 orang
  • Kapasitas angkut Personil: 5 + 3 orang

Dimensi dan berat

  • Bobot: 12.9 - 13.2 t
  • Panjang: 6,36 m
  • Panjang lambung: 6,1 m
  • Lebar: 3,11 m
  • Tinggi: 2,45 m

Persenjataan

  • Senjata utama: Meriam kaliber 30mm
  • ATGW: Konkurs
Senjata mesin: 
  • 1 x kaliber 7,62mm 
  • 1 x kaliber 5,45mm
  • Peluncur granat: 1 x kaliber 40mm

Mobilitas dan Performa

  • Dapur pacu: 1 x Mesin Diesel 2V-06
  • Tenaga mesin: 450 hp
  • Kecepatan maksimum jalan raya: 70 km/jam
  • Kecepatan amfibi di atas air: 10 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 500 km

Kemampuan manuver

  • Tanjakan: 60 derajat
  • Kemiringan samping: 30 derajat
  • Halangan vertikal: 0.8 m
  • Halangan parit: 1,8 m
  • Kemampuan Amfibi: Penuh

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Jumat, 26 Februari 2021

Helikopter Transport Medium / Medium Transport Helicopter - PZL Swidnik W-3 Sokol


Helikopter Transport Medium (Medium Transport Helicopter) - PZL Swidnik W-3 Sokol 1
Helikopter Transport Medium
Medium Transport Helicopter PZL Swidnik W-3 Sokol
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 26 Februari 2021

Awal Mula Sang "Elang" dari Polandia


Pada tahun 1979, dengan memiliki hampir 20 tahun pengalaman memproduksi helikopter sebagai salah satu bagian dari Mil, pabrikan PZL Swidnik Polandia menerbangkan purwarupa pertama dari rancang bangun baru yang diberi nama W-3 dan kemudian diberi nama Sokol (dalam Bahasa Inggris “falcon” atau “Elang” dalam Bahasa Indonesia). Ada serangkaian panjang pengujian (yang terlambat dari schedule rencana) dan perubahan desain ekstensif sebelum purwarupa kedua terbang pada Mei 1982, dan masih membutuhkan tiga tahun lagi sebelum produksi definitive dimulai. Sejak itu, PZL telah mengembangkan beberapa varian khusus untuk aplikasi militer dan sipil.

Pada tahun 1996 PZL telah menyelesaikan lebih dari 80 unit W-3, termasuk 12 unit untuk Myanmar. Lainnya diproduksi untuk angkatan bersenjata Polandia dan lembaga pemerintah, dan termasuk varian untuk angkatan laut, pemadam kebakaran, dan pencarian dan penyelamatan (SAR). Baru-baru ini Filipina juga telah memesan 8 unit helikopter W-3 made in Polandia ini.

Helikopter Transport Medium (Medium Transport Helicopter) - PZL Swidnik W-3 Sokol 3
Helikopter Transport Medium
Medium Transport Helicopter PZL Swidnik W-3 Sokol
militerbanget.blogspot.com

Versi awal W-3 Sokol dioperasikan oleh 3 orang awak, yaitu: pilot, co-pilot dan teknisi penerbangan. Pada versi yang lebih baru, konfigurasinya lebih simple dan lebih modern, sehingga teknisi penerbangan tidak lagi diperlukan (otomatis menambah kapasitas angkut helikopter ini).

Dalam bentuk varian transportasi dasarnya, W-3 memiliki kapasitas angkut 12 penumpang, yang ditempatkan pada kursi yang dapat dilepas. Helikopter dapat digunakan untuk mengangkut kargo atau tandu sebagai alternatif penumpang yang duduk.

Helikopter Polandia ini menggunakan dapur pacu dua mesin turbochaft WSK-PZL Rzeszow PZL-10W, masing-masing memiliki daya 900 shp. Mesin ini juga mampu dipacu hingga 1.000 shp untuk kondisi darurat selama 30 menit.

Helikopter Transport Medium (Medium Transport Helicopter) - PZL Swidnik W-3 Sokol 5
Helikopter Transport Medium
Medium Transport Helicopter PZL Swidnik W-3 Sokol
militerbanget.blogspot.com

Fleksibilitas Varian: Dari Misi SAR hingga Long-Kabin


Diberi julukan sebagai “Anakonda”, W-3RM adalah varian untuk peran SAR dilengkapi dengan ponton apung, kabin yang kedap air, dan alat angkat winch. Varian ini memiliki kapasitas angkut 8 orang dan 2 orang petugas penyelamat. Varian “Alligator” W-3U-1 diajukan untuk mengusung peran anti-kapal selam. Ada juga varian W-3 Sokol-Long yang dirancang dengan kabin yang lebih panjang yang dapat mengangkut hingga 14 personel bersenjata lengkap. Sayangnya, varian ini kemudian dihentikan pada tahun 1993 (kemungkinan karena sepinya peminat untuk varian ini, salah satu kemungkinan adalah kalah dengan Mi-17).


Helikopter Transport Medium (Medium Transport Helicopter) - PZL Swidnik W-3 Sokol 7
Helikopter Transport Medium
Medium Transport Helicopter PZL Swidnik W-3 Sokol
militerbanget.blogspot.com

Eksperimen Senjata & Kerjasama Global yang Gagal


W-3 juga dapat dilengkapi dengan beberapa senjata yang berbeda, termasuk rudal anti-tank Shturm-V (kode identifikasi NATO “AT-6” atau “Spiral”) dan rudal anti-pesawat Strela-2 (kode identifikasi NATO adalah “SA-7” atau “Grail”), Meriam kaliber 20mm dan meriam keliber 23mm, dan juga peluncur roket tanpa pemandu. Untuk meningkatkan nilai kompetitifnya, pabrikan ini juga bekerja sama dengan Kentron dari Afrika Selatan untuk menawarkan versi ekspor dengan sistem persenjataan yang mirip dengan helicopter Denel AH-2 Rooivalk, tetapi sayangnya, kemitraan ini ternyata tak berjalan dengan baik dan dihentikan pada tahun 1994.

Ada juga kabar (menurut satu sumber) dimana perusahaan AS Rockwell telah mengusulkan modifikasi dari W-3W dengan “sentuhan” barat, yang dilengkapi dengan avionik barat yang lebih modern, dilengkapi juga dengan kemampuan peperangan elektronik dan sistem penargetan, serta dilengkapi dengan peluru kendali anti-tank Hellfire.

Hanya satu contoh dari W-3WB Huzar yang telah diselesaikan. Ini adalah versi W-3A.

Helikopter Transport Medium (Medium Transport Helicopter) - PZL Swidnik W-3 Sokol 9
Helikopter Transport Medium
Medium Transport Helicopter PZL Swidnik W-3 Sokol
militerbanget.blogspot.com

W-3PL Głuszec: Transformasi Menjadi Helikopter Serbu Taktis


W-3PL Gluszec adalah versi bersenjata lain dari W-3 Sokol. Ini adalah helikopter pengangkut serbu, dirancang untuk dapat membawa pasukan taktis ke medan tempur sekaligus mendukung mereka dengan daya tembaknya. Kontrak pengembangan varian ini ditandatangani pada tahun 2003. Batch awal dari 4 helikopter dikirim ke militer Polandia pada tahun 2010. Ini adalah helikopter W-3 yang ditingkatkan ke standar W-3PL Gluszec. Varian medernisasi ini memiliki turret hidung kecil, yang dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 12,7mm. Varian ini juga dapat dilengkapi dengan senjata lain, seperti meriam kaliber 23mm.

Helikopter Transport Medium (Medium Transport Helicopter) - PZL Swidnik W-3 Sokol 11
Helikopter Transport Medium
Medium Transport Helicopter PZL Swidnik W-3 Sokol
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis Helikopter Transport Medium / Medium Transport Helicopter - PZL Swidnik W-3 Sokol


Umum

  • Asal negara: Polandia
  • Operasional aktif: 1985
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 14,2 m
  • Diameter rotor utama: 15,7 m
  • Tinggi: 4,12 m
  • Berat (kosong): 3,3 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 6,4 ton

Mesin dan performa

  • Dapur pacu: 2 x mesin PZL-10W turboshaft
  • Tenaga mesin: 2 x 900 shp
  • Kecepatan maksimum: 250 km/jam
  • Elevasi operasional maksimum: 5.1 km
  • Jarak jelajah maksimum: 760 km
  • Jarak jelajah maksimum (dengan tangki bahan bakar tambahan): 1.180 km
  • Daya tahan terbang: 4 jam 12 menit

Kapasitas angkut

  • Muatan maksimum (internal): 2.550 kg
  • Muatan maksimum (eksternal): 2.550 kg
  • Kapasitas angkut penumpang: 12 penumpang

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain