![]() |
| Helikopter Serbaguna Ringan Light Utility Helicopter - Ka-226 militerbanget.blogspot.com |
Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 2 Maret 2021
Kamov Ka-226 adalah helikopter serbaguna ringan dengan konfigurasi rotor koaksial khas pabrikan Kamov. Helikopter ini adalah versi generasi baru dari helikopter Ka-26 yang sukses sebelumnya (kode identifikasi NATO “Hoodlum”). Helikopter ini dikembangkan untuk menyasar pasar militer dan juga sipil. Ka-226 melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1997. Helikopter ini kemudian diadopsi oleh Angkatan Udara Rusia pada tahun 2002.
Sejumlah kecil helikopter ini juga dipesan oleh dinas keamanan Rusia (FSB) dan Kementerian Dalam Negeri. Angkatan bersenjata India juga memesan helicopter ini sebanyak 64 unit, dengan sedikit sedikit modifikasi dan penambahan fitur. Kementerian Situasi Darurat Ukraina memesan satu unit helikopter Ka-226. Beberapa helikopter ini juga telah dipesan oleh organisasi komersial di seluruh dunia.

Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Modul Serbaguna Kamov Ka-226: Dari Evakuasi Medis, SAR, hingga Crane Terbang

Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Fitur yang tergolong unik dari helikopter Ka-226 adalah bahwa helikopter ini memiliki modul yang dapat dipertukarkan, yang diletakkan pada kokpit berbentuk gelembung, bukan pada kabin konvensional. Berbagai modul telah dikembangkan, terutama modul untuk peran pencarian dan penyelamatan (SAR), evakuasi medis, bantuan bencana, patroli, polisi, pemadaman kebakaran, pembersihan tanaman, dan sebagainya. Helikopter dapat terbang dengan atau tanpa modul terpasang. konfigurasi yang sama juga terdapat pada helikopter Kamov Ka-26.
Helikopter Kamov Ka-226 dioperasikan oleh satu atau dua orang awak. Dengan modul penumpang terpasang, helikopter ini dapat mengangkut 6 sampai dengan 9 penumpang, tergantung pada modulnya. Helikopter ini memiliki kapasitas muatan internal seberat 1.400 kg. Atau dapat membawa beban hingga 1.500 kg pada sling eksternal. Jadi dengan modul dilepas, Ka-226 bahkan dapat digunakan sebagai crane terbang.

Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Keunikan Rotor Koaksial Kamov Ka-226: Helikopter Serbaguna Tanpa Rotor Ekor

Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Helikopter ringan ini memiliki rotor utama coaxial contra-rotating (rotor yang berputar secara berlawanan). Desain seperti ini memang khas bagi kebanyakan helikopter produksi dari Kamov. Konfigurasi ini menghilangkan kebutuhan akan rotor ekor, sehingga mengurangi ukuran keseluruhan helikopter.
(Baca juga artikel "Tiga Dari Deretan yang Terbaik, Helikopter Terbaik Rancangan Biro Desain Kamov")
![]() |
| Helikopter Serbaguna Ringan Light Utility Helicopter - Ka-226 militerbanget.blogspot.com |
Dan design seperti juga memiliki kelebihan, karena mampu mengurangi getaran secara signifikan. Ka-226 memiliki sistem rotor dan transmisi baru. Rotor-nya terbuat dari material komposit yang lebih ringan dan lebih kuat ketimbang material konvensional. Versi aslinya menggunakan dapur pacu mesin turboshaft Rolls-Royce 250C (Allison 250-C20R / 2) yang sudah teruji, masing-masing menghasilkan daya sebesar 450 shp.
Ketinggian rotor yang rendah mengharuskan penumpang untuk mendekati helikopter dari belakang, pada saat rotor berputar.
Dimensi kompak helikopter ini menjadi nilai lebih tersendiri, terutama pada saat helikopter ini harus beroperasi di daerah perkotaan. Beberapa sumber melaporkan bahwa helikopter ini bahkan dapat mendarat di bak truk besar.
Versi militer dari helikopter ini tidak dikonfigurasikan untuk membawa persenjataan tetap.

Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Performa Tangguh Varian Ka-226T: Solusi Handal untuk Medan Pegunungan Ekstrem

Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Versi Ka-226T dikembangkan secara khusus untuk memenuhi opsi persyaratan yang diajukan India, karena Ka-226 versi awal ternyata performanya kurang maksimal di medan pegunungan dan lingkungan yang panas. Untuk Ka-226T ini, dapur pacunya diganti dengan mesin 2G1 French Turbomeca Arrius 2G1 yang jauh lebih bertenaga, masing-masing mesin tersebut mampu menghasilkan daya sebesar 670 shp.
Karena mesin yang lebih bertenaga, Ka-226T memiliki performa dan kinerja yang handal dan mampu beroperasi di dataran tinggi, medan pegunungan, dan lingkungan yang panas. Elevasi operasional maksimum helikopter ini sekitar 7 km. Kamov Ka-226T juga mendapat avionik baru, sistem kontrol otomatis, sistem navigasi dan radar. Versi ini disertifikasi pada tahun 2015.
Pada tahun yang sama, India juga memesan 64 unit helikopter serbaguna kecil ini untuk digunakan oleh angkatan bersenjatanya. India kemungkinan akan mengajukan persyaratan tambahan untuk 197 unit helikopter ini.
Varian sipil khusus dari helikopter ini juga tersedia.

Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Spesifikasi Lengkap Helikopter Ringan Kamov Ka-226 Rusia

Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Informasi umum
- Asal negara: Rusia
- Operasional aktif: 2002
- Awak: 1 - 2 personel

Helikopter Serbaguna Ringan
Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
Dimensi dan berat

Light Utility Helicopter - Ka-226
militerbanget.blogspot.com
- Panjang: 8.1 m
- Diameter rotor utama: 13 m
- Tinggi: 4,15 m
- Berat (kosong): ~ 2 ton
- Berat (lepas landas maksimum): ~ 3,5 ton
Mesin dan performa
- Mesin: 2 x mesin turboshaft Rolls-Royce 250C
- Daya mesin: 2 x 450 shp
- Kecepatan maksimum: 205 km/jam
- Kecepatan jelajah ekonomis: 195 km/jam
- Elevasi operasional: 6.2 km
- Elevasi hovering maksimum: 2.5 km
- Jarak jelajah maksimum: 600 km
- Jarak jelajah feri:
- Daya tahan terbang: 4.5 jam
Kapasitas angkut
- Penumpang: 6 - 9 penumpang
- Kapasitas muatan (internal): 1.4 ton
- Kapasitas muatan (beban eksternal): 1,5 ton
Persenjataan
- Senjata mesin -
- Rudal: -
- Lain: -
Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:
1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain


Tidak ada komentar:
Posting Komentar