Kamis, 24 Desember 2020

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Patria AMV


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 24 Desember 2020

Kendaraan pengangkut personel lapis baja AMV (Advaced Modular Vehicle) ini dikembangkan oleh perusahaan Patria bekerja sama dengan Finish Defense Force. Tujuan utama dari rancang bangun APC ini adalah merancang sebuah platform dengan perlindungan yang lebih maksimal, mobilitas yang lebih tinggi, kapasitas muatan dan volume internal yang lebih besar dari Armored Personnel Carrier (APC) XA-203 6x6 yang operasional saat ini. Purwarupa pertama AMV ini diproduksi pada tahun 2001. 


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

Finish Army memesan total 86 unit AMV dalam berbagai konfigurasi. Kendaraan pertama dikirim pada tahun 2003 dan produksi dimulai pada tahun 2004. Negara pengguna lainnya adalah Kroasia (126 unit), Polandia (690 unit) dan Slovenia (30 unit). Patria AMV juga diproduksi dengan system lisensi di Polandia, di mana APC ini dikenal sebagai Rosomak (wolverine). Operator lainnya adalah Republik Makedonia, Afrika Selatan, Swedia, Uni Emirat Arab, dan kemungkinan Arab Saudi (sampai dengan artikel ini ditulis, proses tersebut sudah masuk dalam tahap negoisasi).

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

Patria AMV dilengkapi dengan perlindungan balistik system modular. Sistem proteksi terdiri dari beberapa modul yang dapat dipertukarkan dengan berbagai ketebalan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan misi. Modul proteksi yang berat dapat dilepas selama periode non operasional atau pada saat kendaraan ini dipindah (transportasi). Sistem proteksi modular ini baru dipasang pada saat APC ini siap operasional. 

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

Tingkat perlindungan maksimum lapisan pelindung ini mampu menahan hantaman balistik dari tipe armor penetration kaliber 30mm. APC ini juga memiliki perlindungan terhadap ledakan ranjau top class. Spesifikasi system perlindungan bawah kendaraan ini dapat menahan ledakan hingga 10 kg TNT. Hal ini dibuktikan pada saat dua unit kendaraan Angkatan Darat Polandia yang mengadopsi system proteksi ini dihantam RPG-7 di Afghanistan. Hantaman RPG-7 tersebut cukup kuat namun tidak merusak system proteksinya dan kendaraan berhasil kembali ke pangkalan dengan selamat. Sistem perlindungan dan pemadaman kebakaran NBC dipasang juga di APC ini sebagai perlengkapan standar.


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

AMV Patria milik Angkatan Darat Finlandia versi standar dipersenjatai dengan port senjata jarak jauh Protector M151, dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 12,7mm dan peluncur granat otomatis kaliber 40mm. Dalam Angkatan Darat Finlandia, varian ini dikenal sebagai XA-360. Berbagai macam senjata dapat dipasangkan pada APC ini tergantung pada kebutuhan atau permintaan dari operator. Pengangkut personel lapis baja ini memiliki berat antara 16 dan 26 ton tergantung pada sistem ptoteksi dan persenjataan yang diterapkan.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

APC ini dikendalikan oleh tiga orang awak dan mampu menampung hingga 10 pasukan dengan perlengkapan penuh.

Patria AMV menggunakan penggerak mesin diesel Scania DI12, yang mampu menghasilkan daya sebesar 480 atau 540 tenaga kuda, tergantung pada variannya. Mesin diesel lainnya, seperti Caterpillar, Cummins, atau MTU dapat dipasang tergantung pada permintaan operator. 

Mesin dipadukan dengan transmisi otomatis ZF dengan 7 kecepatan maju dan 1 kecepatan mundur. Suspensi bersifat hidropneumatik. Penyesuaian ketinggian juga diusulkan sebagai opsi tambahan. Dua as roda depan merupakan roda kemudi. Kendaraan dilengkapi dengan sistem inflasi ban sentral. Varian dasar dari Patria AMV memiliki kemampuan amfibi penuh. APC ini menggunakan penggerak dua unit mesin jet air pada saat melaju di air.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

Varian


Patria AMV 6x6. Ini adalah versi dengan bobot operasional yang lebih ringan dari kendaraan standar 8x8. Bobot tempur kendaraan ini mencapai 18 ton dan dapat membawa muatan hingga 6 ton.

Infantry Fighting Vehicle (IFV), dilengkapi dengan meriam kaliber 30mm dan senapan mesin koaksial kaliber 7,62mm. Kendaraan sepenuhnya amfibi.

Ambulans lapis baja.

Kendaraan komando.

Kendaraan pengintai dan Bantuan Teknis.

Kendaraan pemulihan lapis baja/bantuan teknis.

Kendaraan pengintai.

Operator ATGM.
Kendaraan pendukung penembakan, dilengkapi dengan turret dengan awak dua orang CT-CV 105HP. Pada varian ini turret dipersenjatai dengan meriam kaliber 105mm. Meriam ini kompatibel dengan semua amunisi standar NATO. Kendaraan pendukung penembakan yang serupa adalah milik Polandia “Wilk”.

Sistem mortir AMOS.

Sistem mortir NEMO.

Rosomak, versi Patria AMV yang diproduksi dengan lisensi Polandia. Polandia mengoperasikan versi APC dan IFV.

Badger, versi AMV yang dimodifikasi dan memiliki system proteksi yang lebih baik untuk Angkatan Pertahanan Nasional Afrika Selatan. APC varian ini dilengkapi dengan turret yang dirancang oleh perusahaan lokal. Kendaraan tempur lapis baja ini dirancang untuk memenuhi persyaratan proyek Hoefyster (tapal kuda) yang dimaksudkan untuk menggantikan IFV beroda “Ratel” yang sudah menua. Sebanyak 238 Badgers dipesan pada tahun 2013. APC varian ini akan diproduksi dengan lisensi di Afrika Selatan oleh Denel Land Systems. Kendaraan produksi pertama rencananya akan dikirim pada medio 2015-2016. The Badger akan menjadi andalan pasukan infanteri mekanis Afrika Selatan.

Havoc, pabrikan Lockheed Martin bersaing untuk program Pengangkut Personil Marinir (MPC) Korps Marinir AS. Program ini bertujuan untuk menggantikan kendaraan lapis baja seri LAV untuk digunakan di resimen amfibi ringan. APC amfibi ini pertama kali terungkap pada tahun 2011. Namun, masa depan Havoc tidak pasti, karena Korps Marinir AS membatalkan persyaratan MPC pada 2013 untuk menggabungkannya dengan persyaratan ACV (Amphibious Combat Vehicle) pada 2014.

AMV35, pesaing Patria dan BAE System untuk program LAND400 Australia. Ini adalah pengangkut personel lapis baja Patria AMV, dipersenjatai dengan turret berawak dengan Meriam kaliber 35mm milik BAE Systems.

AMV XP adalah versi Patria AMV yang lebih baru, lebih baik dan performa yang lebih tinggi. "XP" adalah singkatan dari Extra Payload, Protection dan Performance. Busur depannya “kebal” dari hantaman amunisi tipe armor penetration kaliber 30mm. Perlindungan total terhadap hantaman amunisi peluru kaliber 14,5mm dengan spesifikasi armor penetration. APC ini juga tahan ledakan yang setara dengan 10 kg TNT. Kendaraan lapis baja ini dilengkapi dengan mesin yang lebih bertenaga, menghasilkan tenaga sebesar 603 hp. AMV XP pertama kali diperkenalkan kepada publik pada tahun 2013. APC ini kemudian  diadopsi oleh Slovakia. Militer Slovakia berencana mengadopsi 81 unit kendaraan lapis baja ini untuk realisasi antara tahun 2018 dan 2024.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - Patria AMV
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored personnel carrier - Patria AMV


Asal Negara: Finlandia
Operasional aktif: 2003
Awak: 3 orang
Kapasitas Angkut Personil: 10 pasukan

Dimensi dan berat
Bobot: 16 - 26 ton
Panjang: 7,75 m
Lebar: 2.83 m
Tinggi: 2,35 m

Persenjataan
Peluncur granat: 1 x kaliber 40mm
Senjata mesin: 1 x kaliber 12,7mm
Kisaran ketinggian senjata: - 8 hingga + 48 derajat
Rentang lintasan senjata: 360 derajat

Mobilitas
Mesin Scania: DI12 diesel
Tenaga mesin: 480/540 hp
Kecepatan jalan maksimum: lebih dari 100 km/jam
Kecepatan amfibi di atas air: 6-10 km / jam
Jarak jelajah maksimum: 800 km

Kemampuan manuver
Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 30 derajat
Halangan vertical: 0,7 m
Halangan parit: 2 m
Kemampuan amfibi: Penuh

Artikel ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber : 
1. Military-today
2. Wikipedia 
3. Beberapa sumber lain

Rabu, 23 Desember 2020

Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 3


Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
MiG-21 (Fishbed)
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 23 Desember 2020

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya; "Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 2"

Untuk menghadapi pesawat MiG-21 ini, AS bahkan sampai memproduksi pesawat tempur produksi terbaru untuk menandinginya, yaitu A-4 Skyhawk dan F-5 Tiger II. Kehadiran pesawat AS dari generasi terbaru itu makin meramaikan dogfight (pertempuran udara) di atas ruang udara Vietnam hingga tahun 1970. Yang pasti, lebih dari 100 unit pesawat tempur AS terdiri dari beragam tipe berhasil dirontokkan oleh keganasan MiG-21. Dengan keberhasilan itu dibandingkan misi tempur di berbagai negara, MiG-21 yang dioperasikan oleh pilot AU Vietnam Utara, membukukan prestasi terbaik. Lebih dari 15 pilot Vietnam Utara berhasil membukukan ace yang cukup spektakuler.

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
MiG-21 (Fishbed)
militerbanget.blogspot.com

Operator China dan India


Mig-21 merupakan pesawat produk Uni Soviet yang memiliki rancang bangun paling baik pada zamannya. Demikian tangguh dan populernya MiG-21 ditunjukkan lewat produksi pesawat ini hingga 21 varian. MiG-21 yang mudah dioperasikan dikenal sangat efektif bagi negara yang kekuatan udaranya tidak membutuhkan armada besar. MiG-21 telah diproduksi lebih dari 10.000 unit. Rinciannya, selain di Uni Soviet, MiG-21 juga diproduksi di Chekoslovakia, China, dan India.

MiG-21 yang diproduksi secara lisensi oleh China, dinamai Xian-J-7. Sebanyak 80 Unit J-7 dibeli Mesir dan kemudian diupgrade dengan memasang senjata dan system avionic buatan Barat. Langkah Mesir terbilang sukses, karena MiG-21 ternyata cukup mudah dimodifikasi. Sedangkan MiG-21 yang diproduksi India mengalami kesuksesan termasuk langkah modifikasinya. Dari jumlah total MiG-21 yang tersebar di seluruh dunia, mengingat lebih dari 30 negara mengoperasikannya, 7.000 unit beragam tipe dibuat di Uni Soviet sampai pertengahan tahun 1970. Sejumlah 400 unit dibuat di china, 200 pesawat di Cheko, dan ratusan lainnya di India.

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
MiG-21 (Fishbed)
militerbanget.blogspot.com

Hingga saat ini, MiG-21 yang dimodifikasi bahkan masih dioperasikan oleh sejumlah negara. MiG-21 Rumania yang sudah diupgrade, masih dioperasikan oleh sejumlah negara. MiG-21 Rumania yang sudah diupgrade, masih dioperasikan sampai tahun 2012. 

Pada 2006, MiG-21 bahkan dipakai bertempur di Afrika khususnya untuk menggempur pemberontak di Kawasan Somalia. Upgrade MiG-21 yang dilaksanakan oleh India, bahkan mampu mengimbangi manuver pesawat AS, F-15 dan F-16. Kemampuan ini terbukti saat mereka latihan Bersama dalam Indo-US Joint Air Exercise. Kemampuan MiG-21 upgrade milik Angkatan Udara India ini dijadwalkan masih sanggup operasional hingga tahun 2017.

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
MiG-21 (Fishbed)
militerbanget.blogspot.com

Data Teknis/Spesifikasi MiG-21


• WingSpan (rentang sayap): 23 ft. 6 in. (7,16 meter)
• Length (panjang): 51 ft. 9 in. (15,77 meter)
• Height (tinggi): 15 ft. 9 in. (4,88 meter)
• Weight (berat): 18.080 lbs. max. (8.200 kg)

• Mesin:
1. MiG-21: Tumansky R-11F-300 @ 12,675 lbst w/afterburner
2. J-7 III: Wopen-13 turbofan @ 14,550-lbst

• Kru: 1 orang awak
• Kecepatan Maksimum: 1.300 mph. (2.092 km/jam)
• Kecepatan jelajah ekonomis: 550 mph. (885 km)

• Jarak jelajah (Range):
1. MIG-21: 400 mil range (640 km)
2. MIG-21bis: 600 nm range (1.111 km)
3. J-7: 230 mi / 370 km lo-lo-lo radius 
4. J-7B: 375 mi / 600 km radius w/ 2 PL-2 AAM + internal fuel
5. J-7B: 450 mi / 750 km radius w/ 2 PL-2 AAM + drop tanks
6. J-7M: 550 mi / 875 km radius w/ 2 PL-2 AAM + drop tanks
7. J-7 III: 525 mi / 850 km radius hi-hi-hi air superiority w/ 2 AAM + drop tanks
8. J-7 III: 340 mi / 550 km radius lo-lo-hi ground attack w/ 2 bombs + drop tanks
9. J-7 III: 1.350 mi / 2.200 km ferry range

• Elevasi operasional: 14.000 meter

• Kapasitas Bahan Bakar internal
1. 2277 kg MIG-21pfs
2. 2364 kg MIG-21bis
3. 869 kg J-8

• In-Flight Refueling (kapasitas pengisian bahan bakar diudara): -
Drop Tank (Tanki bahan bakar cadangan):
1. MIG-21bis: Drop tank kapasitas 391kg bahan bakar untuk 51nm range
2. MIG-21bis: Drop tank kapasitas 631kg bahan bakar untuk 80nm range
3. MIG-21bis: Drop tank kapasitas 391kg bahan bakar untuk 50nm range
4. J-7: 800 l drop tank with 639kg bahan bakar untuk 111nm range

• Take-Off Runway (Panjang minimum landasan untuk lepas landas)
1. F-7M: 700-950 m
2. J-7 III: 800 m (2,625 ft) with afterburning

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
MiG-21 (Fishbed)
militerbanget.blogspot.com

• Landing Runway (Jarak pendaratan minimum)
1. F-7M: 600-900 m with brake-chute
2. J-7 III: 550 m with flap blowing, drag-chute and brakes

• Sensor
1. MIG-21pfs: Spin Scan (R1L) radar, RWR, Balistic bombsight
2. MIG-21bis: Jay Bird radar, RWR, Balistic bombsight
3. J-7: Type 222 ranging radar, RWR, Ballistic bombsight

• Armament (Persenjataan)
1. One NR-30 30mm cannon plus
2. MIG-21pfs: K-13 AA-2 atoll, FAB-500, FAB-250, UV-16-67 rocket pods
3. MIG-21bis: UV-69 57 rocket pods, AA-8 Aphid, FAB-250, FAB-500
4. J-7: 2 PL-2 or PL-7 AAM and 1 800 L drop tank (685 nm)

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Edisi Koleksi Angkasa “The Most Famous Jet Fighter” & Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Uni_Soviet
#Rusia
#Pesawat
#Pesawat_Tempur
#Fighter_Aircraft

Selasa, 22 Desember 2020

Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 2



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Rabu, 16 Desember 2020

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya; "Pesawat Tempur / Fighter Aircraft JET MiG-21 (Fishbed) Bagian 1"

Kendati tergolong sebagai sebagai pesawat tempur yang tangguh dan bandel dengan kecepatan Mach 2, secara otomatis akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakarnya. MiG-21 hanya sanggup terbang selama 1,5 jam dan setelah itu harus turun lagi untuk mengisi bahan bakar. Bahan bakar pada tangki utama MiG-21 sebanyak 1.470 liter dan pada tangki cadangan sebanyak 490 liter. Oleh karena itu, pada saat Presiden Soekarno berkuasa, pernah ada kejadian yang terbilang "mengesankan". MiG-21 yang sudah pada posisi terbang untuk berparade, terpaksa harus segera mendarat karena tak sanggup menunggu pidato Presiden Soekarno yang hobi berpidato berjam-jam itu.


Kisah lain seputar keterbatasan bahan bakar ini juga mengalir dari sejumlah penerbang TNI Angkatan Udara yang pernah mengoperasikan MiG-21. Banyak penerbang mengalami kejadian yang membuat jantung seperti mau copot, karena begitu MiG-21 ini mendarat, mesinnya seketika mati karena bahan bakar di tangki habis. 

Namun sebenarnya kejadian seperti itu tidaklah mengherankan. Karena jika dilihat dari fungsinya sebagai pesawat penyergap dan ini dibuktikan dari bentuk sayapnya yang tipis, kehabisan bahan bakar seharusnya dilihat sebagai kesalahan dari bagian perencana operasi, salah sendiri, kenapa pesawat pencegat dibawa patroli sampai jauh!


Dibandingkan dengan pesawat tempur Amerika Serikat, MiG-21 juga boleh dikatakan tertinggal dalam hal kemampuan radar. AS bahkan menjuluki radar MiG-21 sebagai radar jadul “JayBird”. Radar milik MiG-21 hanya sanggup menjejak posisi pesawat musuh sejauh 20 mil (sekitar 35 km), sehingga fungsinya sebagai pesawat penyergap menjadi kurang maksimal. Untuk mendeteksi lawan, pilot lebih mengutamakan pandangan visual dan dalam hal ini, kemampuan pilot jelas sangat tergantung oleh kondisi cuaca.


Persenjataan

Sebagai pesawat penyergap paling efektif, MiG-21 dibekali persenjataan yang lengkap, mulai dari senapan mesin, rudal, roket, dan berbagai jenis bom. Persenjataan itu diantaranya AA2-2 advanced atoll radar guide air to air missile, tabung roket UB-16-57, roket 57mm, bom 500 kg mulai dari bom napalm, nuklir, kimia, dan lainnya. Juga dibekali 490 liter drop tank, 800 liter dan 1.300 liter tangka lainnya, kanon GP-9 pack (Gsh-23mm gun), 23mm ammunition, perangkat perintai yang terdiri dari kamera tiga dimensi, IR Line scan printer dan ECM chaff dispenser, AA-8 Aphid IR homing air to air missile, AA-2 Atoll IR homing air to air missile, dan ECM jammer pod.


Pada dasarnya persenjataan yang dipasang pada MiG-21 bersifat fleksibel karena senjata produk Barat sekalipun bisa diterapkan. Sebagai contoh, pada tahun 1982, AU Mesir sukses memodifikasi persenjataan pesawat MiG-21 dengan senjata produksi barat seperti rudal AIM-9P3 Sidewinder dan Emerson APQ-159 radar. Armada pesawat MiG-21 milik India bahkan sukses mengadopsi radar buatan Inggris yang biasa dipasang pada Sea Harrier FRS 1, Red Fox, sehingga kemampuan MiG-21 hasil modifikasi ini menjadi meningkat.


Sedangkan perangkat avionic dan senjata yang dipasangkan di fuselage luar antara lain canon GsH-23, pilon tengah kapasitas 500 kg, pilon sayap dalam kapasitas 250 kg, pilon sayap luar, radar, antenna IFF, ruang avionik utama, antenna HF, ILS, antenna radar altimeter,VHF/UHF, RWR (radar warning receiver), dan system data link dan VHF.


Catatan Pertempuran

Setelah dibeli oleh sejumlah negara, MiG-21 langsung diterjunkan dalam berbagai pertempuran besar seperti perang Vietnam, Timur Tengah, India-Pakistan, Yugoslavia dan Afrika. Di medan perang Vietnam, Bersama rekannya MiG-17 dan MiG-19, MiG-21 bertugas menyergap pembom AS, B-52 Stratofortress, yang sedang melancarkan operation Linebaker II. F-4 Phantom AS yang berusaha menahan sergapan MiG-21 banyak mengalami kesulitan karena kemampuan manuver MiG-21 ternyata lebih unggul. 


Pilot-pilot pesawat F-4 kadang mengalami kesulitan mengidentifikasikan MiG-21 karena ukuran dan bentuknya mirip F-4, MiG-21 juga tak meninggalkan jejak asap. Untuk menghindari salah tembak, pilot-pilot F-4 AS sampai diperintahkan untuk berhati-hati dan hanya boleh melepaskan rudalnya jika sasarannya betul-betul pesawat MiG-21.

Artikel oleh: Tuntas Trisunu


Sumber : 
Edisi Koleksi Angkasa “The Most Famous Jet Fighter” & Wikipedia
Beberapa sumber lain

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19

Senin, 14 Desember 2020

"Si Kuda Beban Udara dari Blok Timur" - Pesawat Transport Jarak Jauh / Long Range Transport aircraft - Ilyushin Il-76


Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Senin, 14 Desember 2020

Pesawat angkut/transport jarak jauh Ilyushin II-76 (Kode identifikasi NATO “Candid”) adalah desain landmark era Uni Soviet. Pesawat transpor berat dengan empat mesin jet pertama Rusia, dirancang dan digunakan untuk menerbangkan kargo militer strategis ke pangkalan udara di garis depan dalam kondisi operasional yang paling ekstrim. Purwarupa II-76 melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1971. 

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini semula dimaksudkan sebagai pengganti pesawat cargo turboprop An-12 yang sudah mulai menua, atau An-22 yang ternyata kurang memenuhi harapan. Il-76 adalah pesawat yang jauh lebih besar, yang dapat mengangkat beban hingga 50 ton, sedangkan An-12 memiliki kapasitas muatan hanya di kisaran 20 ton. Pesawat ini memasuki fase produksi secara definitif mulai pada tahun 1974.


Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Pesawat transport varian dasar II-76 (NATO nama pelaporan Candid-A) dirancang murni untuk keperluan dinas militer. Varian ini terlibat secara ekstensif selama perang Uni Soviet di Afghanistan. Lebih dari 800 unit pesawat kargo ini dibuat, serta sejumlah versi khusus. Il-76 saat ini masih dioperasikan oleh militer Rusia, Aljazair, Belarusia, Cina, Kuba, India, Iran, Libya, Korea Utara, Suriah dan Ukraina.


Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dirancang untuk dapat mengirimkan kendaraan berat dan mesin ke lapangan terbang terpencil yang kondisi akses tranportasinya buruk atau bahkan tidak memiliki akses transportasi sama sekali. Pesawat ini dapat beroperasi dari landasan pacu pendek, sederhana dan tidak beraspal. Il-76 tetap dapat beroperasi dengan baik dalam kondisi cuaca terburuk yang biasa terjadi di wilayah Siberia dan Arktik.

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Struktur badan pesawat yang tangguh dan dapat diandalkan menghasilkan banyak varian, yang mana beberapa varian dirancang untuk melakukan tugas transportasi dasar dengan lebih baik, dan varian yang lainnya berfungsi sebagai peran pendukung tempur taktis maupun strategis. Serangkaian varian khusus lainnya (yang identifikasinya sangat membingungkan) telah dikembangkan untuk berbagai tugas termasuk rumah sakit bergerak, pelatihan kosmonot dan pos komando udara, platform laser udara, dan pesawat pemadam kebakaran.

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Variants


Il-76M (Candid-B) adalah versi militer dari II-76T (Candid-A) sipil, dengan tangki bahan bakar tambahan, bobot operasi yang lebih tinggi, struktur ramp yang lebih kuat (untuk dapat dilalui oleh muatan yang berat), kabin sepenuhnya bertekanan, dan peralatan untuk penanganan barang di dalam kabin.

Il-76MD (Candid-B) adalah versi militer untuk sipil II-76TD (Candid-A) dengan mesin turbofan D-30KP-2 yang dimodernisasi untuk mempertahankan kinerja pada suhu lingkungan yang lebih tinggi, peningkatan kapasitas bahan bakar, dan struktur sayap yang diperkuat.

II-78 (Midas) adalah varian tanker pengisian bahan bakar standar angkatan udara Rusia, dan dilengkapi dengan tiga unit probe untuk pengisian bahan bakar eksternal UPAZ-1 (satu di bawah masing-masing sayap dan satu di badan pesawat belakang). Jika dilengkapi dengan tangki bahan bakar badan pesawat, II-78 dapat mentransfer hingga 65 ton / 84.639 liter bahan bakar pada radius tempur 1.000 km. Sekitar 50 unit dari pesawat ini dibuat.

Beriev A-50 (Mainstay) adalah varian yang dikembangkan untuk peran AWACS dengan radar pencarian Shmel yang dipasang di rotodome besar di atas badan pesawat bagian belakang. Sekitar 25 unit varian ini yang dibuat.

Tempat uji laser udara Beriev A-60. Dua dari pesawat ini dibangun, namun sedikit yang diketahui tentang proyek ini, yang masih dirahasiakan.

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Transport Jarak Jauh / Long Range Transport aircraft - Ilyushin Il-76


Asal negara: Uni Soviet/Rusia
Operasional aktif: 1974
Awak pesawat: 7 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 46,59 m
Rentang sayap: 50,5 m
Tinggi: 14,76 m
Berat (kosong): 72 ton
Berat (lepas landas maksimum): 190 ton

Mesin dan performa
Mesin: 4 x PNPP 'Aviadvigatel' D-30KP turbofan
Daya dorong mesin: 117,68 kN/mesin
Kecepatan maksimum: 850 km/jam
Elevasi operasional maksimum: 15,5 km
Jarak jelajah maksimum (dengan muatan 20 ton): 7.300 km
Jarak jelajah maksimum (dengan muatan maksimum): 3.650 km

Kapasitas Muatan
Muatan maksimum: 50 ton
Penumpang: hingga 140 pasukan atau 125 pasukan terjun payung

Persenjataan
Meriam: 2 x Meriam kaliber 23mm GSh-23L meriam dua laras di turret ekor

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

tag: 
#Rusia
#Pesawat
#Pesawat_Transport
#Pesawat_Transport_Jarak_Jauh

Minggu, 13 Desember 2020

Pesawat Serang Darat / Ground Attack Aircraft - Fairchild A-10 Thunderbolt II (Tulisan ke 2)



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 13 Desember 2020

(Baca juga artikel tulisan pertama tentang pesawat ini Dengan title; Si Pelahap Tank, Fairchild Republic A-10 Thunderbolt, disini)

Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat kontra gerilyawan (COIN – “COunter Insurgency”) untuk membantu upaya perang Amerika Serikat di Kawasan Asia Tenggara. Pesawat Fairchild A-10 muncul sebagai pesawat pendukung udara jarak dekat khusus dengan tugas utama menghancurkan kendaraan lapis baja musuh. Menurut beberapa sumber resmi, pesawat ini diciptakan untuk menghadapi ancaman monster-monster baja Blok Timur seperti T-55, T-62 dan T-72 yang jumlahnya “mengerikan”. 



Pertama kali terbang dalam model produksi A-10A pada 21 Oktober 1975 dan memasuki layanan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pada tahun 1977. Secara resmi pesawat ini diberi nama “Thunderbolt II”, tetapi pesawat ini mendapat julukan terkenal sebagai "Warthog" (artinya babi hutan atau “celeng"). Lebih dari 700 unit pesawat pendukung udara jarak dekat ini telah diproduksi. Beberapa ratus di antaranya masih terus beroperasi hingga saat ini. 


Dan hebatnya lagi, pesawat ini termasuk salah satu diantara beberapa pesawat yang dioperasikankan secara eksklusif oleh militer Amerika Serikat. Karena dinilai terlalu “spesifik” dan bernilai taktis yang tinggi, pesawat pendukung jarak dekat ini tidak pernah diekspor ke negara lain, bahkan ke negara-negara sekutu AS.



Pesawat A-10 dirancang dengan persenjataan utamanya adalah meriam kaliber 30mm, GAU-8 Avenger, meriam terkuat yang pernah dijadikan senjata standar untuk pesawat terbang. Selain meriam tersebut, pesawat A-10 masih diharuskan untuk dapat membopong sejumlah besar persenjataan untuk serangan darat dan harus sanggup bertahan dalam menghadapi tembakan anti-pesawat dari daratan di medan perang yang intens.



Walaupun kokpitnya tidak dilengkapi dengan pengatur tekanan dan tanpa radar (tapi tetap dilengkapi dengan avionic pendukung), A-10A ini masih menjadi pesawat terbang yang sangat tangguh dan memiliki sistem proteksi yang sangat kuat. Kokpitnya memiliki sistem proteksi berupa “cangkang” dari material komposit baja dan titanium, yang mampu menahan gempuran tembakan meriam kaliber 23mm. 

Julukan Warthog (Babi Hutan dalam Bahasa Indonesia) disematkan pada pesawat ini karena profilnya yang canggung dan tidak aerodinamis seperti kebanyakan pesawat tempur pada era itu. Namun, rancang bangun yang tidak konvensional alias nyeleneh tersebut ternyata memang disengaja untuk meningkatkan kemampuan pesawat ini untuk terus dapat bertahan di lingkungan medan perang yang mematikan. 


Mesin turbofan dengan performa yang hemat bahan bakar dan juga memiliki jejak infra merah yang rendah dipasang di atas badan pesawat bagian belakang. Hebatnya lagi, A-10 ini tetap dapat terbang walaupun dengan mesin, ekor atau bagian lainnya hancur terkena tembakan atau sebab lain.

Walaupun pada awalnya pesawat ini banyak dicemooh dan diprediksi akan pensiun dini sebelum Perang Teluk 1991, tetapi kenyataan di medan perang membuktikan hal sebaliknya, A-10A dan juga berbagai variannya berhasil membuktikan “kedigdayaannya” dan berefek pada masih operasionalnya pesawat ini dibawah kendali dan biasanya selalu ditempatkan di garis depan. 


Saat ini sebagian besar A-10 yang masih operasional telah diremajakan dan dimodifikasi dengan menaambahkan fitur autopilot dan juga berbagai instrument serta radar untuk meningkatkan akurasi senjatanya dan juga meningkatkan kemampuan pesawat ini dalam menggotong berbagai macam persenjataan modern.

Saat ini, A-10 telah dapat dipersenjatai dengan alutsista modern seperti rudal AGM-65 Maverick, dan beberapa bom pintar, tetapi meriam kaliber 30mm yang menjadi ciri khas pesawat ini tetap dipertahankan. A-10 saat ini telah menjadi pemain kunci dalam berbagai operasi USAF, termasuk pertempuran di negara-negara bekas Yugoslavia. 

Meskipun rencana untuk memasok A-10A bekas ke Turki telah dibatalkan, tipe tersebut akan tetap dalam layanan USAF untuk beberapa waktu. Meskipun saat ini USAF mengadopsi pesawat tempur multi-peran siluman F-35A Lightning II, yang akan mengambil sebagian peran dari A-10.


Variants

A-10A adalah versi produksi seri A-10.

A-10C adalah versi terbaru dari A-10A di bawah program Precision Engagement tambahan. Pada 2015 militer AS mengoperasikan 283 pesawat ini.

OA-10A adalah versi A-10A, digunakan untuk pesawat pengendali pertempuran di darat.


Spesifikasi Pesawat Serang Darat / Ground Attack Aircraft - Fairchild A-10 Thunderbolt II


Asal negara: Amerika Serikat
Operasional aktif: 1977
Awak: 1 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 16,26 m
Rentang sayap: 17,53 m
Tinggi: 4,47 m
Berat (kosong): 11,32 ton
Berat (lepas landas maksimum): 22,68 ton

Mesin dan performa
Mesin: 
2 x mesin turbofan TF34-GE-100 General Electric
Daya dorong mesin: 2 x 40,32 kN
Kecepatan maksimum: 706 km/jam
Radius tempur: 463 km

Persenjataan
Meriam: 1 x GAU-8A meriam kaliber 30mm
Rudal: Rudal udara ke permukaan AGM-65B / C dengan panduan IR atau TV. 
4 x AIM-9L / M Sidewinder rudal udara ke udara
Persenjataan Lain: 6 x LAU-68 pod peluncur roket tanpa pemandu kaliber 70mm (satu pod berisi 7 roket)


Keterangan tambahan:

GAU-8 Avenger adalah kanon pesawat paling kuat yang ada saat ini (paling tidak sampai artikel ini ditulis). GAU-8 merupakan kanon putar dengan tujuh laras berpenggerak hidrolik yang dirancang untuk peran anti-tank dengan laju tembakan yang tinggi. Rancangan aslinya dapat diubah oleh pilot menjadi 2.100 atau 4.200 peluru penusuk lapis baja uranium per menit, tetapi setelan ini kemudian diubah menjadi kecepatan tetap 3.900 peluru per menit (untuk memudahkan operasional serta mempertimbangkan keawetan laras).

Mesin turbofan adalah jenis mesin jet yang menggunakan kombinasi aliran udara inti dan udara bypass yang dipercepat oleh kipas untuk menghasilkan daya dorong. Secara sederhana, mesin ini memiliki kipas di bagian depan yang menyedot udara, lalu udara tersebut melewati inti mesin dan sebagian dibypass keluar melalui saluran di sekitar inti, menciptakan daya dorong tambahan. 

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

tag: 
#Air_close_support
#Pesawat
#Pesawat_Serang_Darat
#Amerika_Serikat